cover
Contact Name
Juhriyansyah Dalle
Contact Email
j.dalle@ulm.ac.id
Phone
+6281312979899
Journal Mail Official
j.dalle@ulm.ac.id
Editorial Address
Jl.Padat Karya Komp. Taman Pesona Permai No. 66 Sei. Andai Banjarmasin
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Penelitian Tindakan dan Pendidikan
Published by Rumah Jurnal Press
ISSN : 2460349X     EISSN : 26157640     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Penelitian Tindakan dan Pendidikan (Journal of Action Research and Education) is an open access and peer-reviewed journal.The journal is a scientific journal that contains and disseminates research results, in-depth study, and innovative ideas in the field of educational science. The innovation of teachers and lecturers in the development of the education sector can contribute positively to schools and educational institutions. JPTP published by RUMAH JURNAL PRESS periodically published every three months (quarterly) in March, June, September and December each year. Sponsors by SMK Negeri 4 Banjarmasin and SMA Negeri 2 Barabai. The primary aim of this publishing company is to perform fast and reliable process for contributors. Once a paper is accepted, our staffs work hard to provide online version of the papers as quickly as possible. All papers are assigned valid DOI number once they appear online just to make sure that the other researchers cite them while no volume and numbers are still assigned to the papers.
Articles 177 Documents
Meningkatkan Hasil Belajar Konsep Pecahan Sederhana dan Penggunaannya dalam Pemecahan Masalah Menggunakan Media Gambar Blok Pecahan pada Siswa Kelas III SD Nuralimah
Jurnal Penelitian Tindakan dan Pendidikan Vol 6 No 2 (2020)
Publisher : Rumah Jurnal Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar konsep Pecahan Sederhana dan Penggunaannya dalam Pemecahan Masalah menggunakan media gambar blok pecahan pada siswa Kelas III SDN 2 Karatungan Kecamatan Limpasu Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Pelaksanaan tindakan kelas ini pada kelas III SDN 2 Karatungan Kecamatan Limpasu Kabupaten Hulu Sungai Tengah tahun pelajaran 2018/2019 semester genap dengan jumlah siswa 10 orang terdiri dari 3 orang laki-laki dan 7 orang perempuan dalam mata pelajaran Tematik Materi Matematika konsep Pecahan Sederhana dan dan Penggunaannya dalam Pemecahan Masalah. Hasil Penelitian PTK menyimpulkan bahwa penggunaan media gambar blok pecahan guna meningkatkan hasil belajar konsep Pecahan Sederhana dan Penggunaannya dalam Pemecahan Masalah pada siswa Kelas III SDN 2 Karatungan Kecamatan Limpasu Kabupaten Hulu Sungai Tengah adalah baik sekali dengan adannya peningkatan aktivitas guru dalam siklus I pertemuan pertama hanya mencapai rata-rata 48% dengan kategori cukup, pada pertemuan berikutnya yaitu siklus I pertemuan kedua persentasi guru mencapai 64% dengan kategori baik dan pada siklus II meningkat lagi mencapai 77% dengan kategori baik pula dan pada siklus II pertemuan kedua yang juga sebagai pertemuan terakhir mencapai persentasi 95% dengan kategori baik sekali. Peningkatan aktivitas belajarnya siswa yaitu pada siklus I pertemuan pertama persentasi aktivitas siswa hanya mencapai rata-rata 55% kategori cukup, kemudian pada siklus I pertemuan kedua meningkat persentasi aktivitasnya menjadi 66% dengan kategori aktif, dan pada siklus II pertemuan pertama meningkat lagi mencapai 75% kategori aktif dan pada siklus I pertemuan kedua meningkat mencapai 96% dengan kategori aktif sekali. Hasil belajar mengalami peningkatan yang sangat baik yaitu pada siklus I mulai rata-rata 59 meningkat menjadi rata-rata 72, dan tes akhir siklus I mendapat nilai 71 kemudian pada siklus II pertemuan kedua memperoleh nilai 84 kemudian meningkat menjadi 92 serta tes akhir siklus II mencapai rata-rata 90 di atas KKM yang ditetapkan sekolah yaitu 70.
Meningkatkan Kemampuan Guru Menerapkan Pendekatan Saintifik dalam Pembelajaran melalui Supervisi Teknik Demonstration Teaching Muhammad Subhan
Jurnal Penelitian Tindakan dan Pendidikan Vol 6 No 2 (2020)
Publisher : Rumah Jurnal Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan guru menerapkan pendekatan saintifik dalam pembelajaran melalui kegiatan supervisi dteknik demonstration teaching yang dilakukan kepala sekolah sebagai peneliti. Pendekatan saintifik merupakan suatu pendekatan yang digunakan dalam pembelajaran yang menitikberatkan pada penggunaan metode ilmiah dalam kegiatan belajar mengajar. Teknik pembinaan dilakukan melalui supervisi teknik demonstration teaching. Supervisi teknik demonstration teaching adalah pembinaan yang dilakukan kepada guru melalui peragaan/contoh dari supervisor ataupun guru peserta yang memiliki kemampuan. Penelitian tindakan sekolah ini dilaksanakan di SDN Panaan Kecamatan Bintang Ara dengan dua siklus tindakan. Subyek penelitian ini adalah guru SDN Panaan yang berjumlah 8 orang. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan kemampuan guru menerapkan pendekatan saintifik dalam pembelajaran setelah dilaksanakan supervisi teknik demonstration teaching. Pada siklus 1 pertemuan 1 rata-rata kemampuan guru menerapkan pendekatan saintifik dalam pembelajaran 50%, sedangkan pada pertemuan 2 menjadi 64% . Pada siklus 1I pertemuan 1 rata-rata kemampuan guru meningkat menjadi 74% sedangkan pada pertemuan 2 menjadi 81%. Pelaksanaan supervisi teknik demonstration teaching pada guru siklus I pertemuan 1 adalah 70% meningkat pada pertemuan 2 menjadi 80%. Pada siklus II pertemuan 1 meningkat menjadi 85% dan pada pertemuan 2 menjadi 95%. Dengan menggunakan supervisi teknik demonstration teaching dapat meningkatkan kemampuan guru menerapkan pendekatan saintifik dalam pembelajaran.
Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Matematika Materi Kesetaraan Hubungan Antar Satuan Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Talking Stick Rusfadillah
Jurnal Penelitian Tindakan dan Pendidikan Vol 6 No 2 (2020)
Publisher : Rumah Jurnal Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang peningkatan aktivitas dan hasil belajar matematika khususnya materi hubungan kesetaraan antar satuan pada siswa kelas IV. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan tahun pelajaran 2017/2018 pada semester 1 di kelas IV SDN Pasar Minggu dengan dua siklus tindakan. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas IV yang berjumlah 17 orang terdiri dari 9 orang siswa laki-laki dan 8 orang siswa perempuan. Pelaksanaan penelitian yang telah dilakukan menunjukkan terjadinya peningkatan aktivitas dan hasil belajar matematika materi hubungan kesetaraan antar satuan siswa kelas IV setelah menggunakan model pembelajaran Talking Stick dalam pembelajaran. Pada siklus 1 pertemuan 1 rata-rata aktivitas siswa 53% dengan katagori cukup, pada pertemuan 2 menjadi 69% dengan katagori baik. Pada siklus 1I pertemuan 1 rata-rata aktivitas siswa 77% terjadi lagi peningkatan pada pertemuan 2 menjadi 82% dengan katagori sangat baik. Hasil belajar siswa siklus I pertemuan 1 rata-rata 61 meningkat pada pertemuan 2 menjadi 66. Pada siklus 2 pertemuan 1 rata-rata hasil belajarnya 79 meningkat pada pertemuan2 menjadi 85. Dengan demikian penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick dalam pembelajaran matematika materi hubungan kesetaraan antar satuan dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.
Peningkatan Kemampuan Guru Dalam Memanfaatkan Lingkungan Sekolah Sebagai Sumber Belajar Melalui Diskusi Kelompok Rahimi
Jurnal Penelitian Tindakan dan Pendidikan Vol 6 No 2 (2020)
Publisher : Rumah Jurnal Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu strategi pembelajaran yang sesuai dengan KTSP adalah pembelajaran dengan pendekatan Pakem. Dengan memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar maka implementasi pembelajaran pakem akan memungkinkan siswa bisa mengembangkan kreativitas, motivasi dan partisipasinya dalam pembelajaran. Penelitian ini dirancang dalam bentuk Penelitian Tindakan Sekolah yang direncanakan dilaksanakan dalam dua siklus, dimana setiap siklusnya dilaksanakan dalam dua sampai tiga kali pertemuan. Adapun subyek penelitian ini adalah guru-guru di SDN 2 Sei Buluh yang terdiri dari lima orang guru kelas dan dua orang guru bidang studi. Pada siklus I nilai rata-rata yang diperoleh dari sikap guru berdiskusi adalah 77,57 katagori ”cukup”, sedangkan pada siklus II nilai rata-rata yang diperoleh adalah 83,28, katagori “baik”, nilai rata-rata yang diperoleh dari penilaian skenario pembelajaran pada siklus I yaitu 75,71 katagori “cukup” sedangkan pada siklus II nilai rata-rata yang diperoleh adalah 81,42 katagori “baik”, nilai rata-rata yang diperoleh dari penilaian pelaksanaan pembelajaran pada siklus I yaitu 74,28 katagori “cukup”, sedangkan pada siklus II nilai rata-rata yang diperoleh adalah 83,00 katagori “baik”. Berdasarkan keberhasilan tersebut di atas disarankan kepada guru-guru di SDN 2 Sei Buluh agar lebih mengoptimalkan pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar dengan memperbanyak variasi metode pembelajaran dalam penyusunan skenario pembelajaran maupun dalam pelaksanaan pembelajaran.
Upaya Meningkatkan Kualitas Kompetensi Pedagogik Guru SMP Menyusun dan Mengembangkan Silabus serta Pembuatan RPP melalui Workshop Tjatur Wardani
Jurnal Penelitian Tindakan dan Pendidikan Vol 6 No 2 (2020)
Publisher : Rumah Jurnal Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh workshop dalam menyusun serta mengembangkan Silabus dan RPP pada Guru SMP Negeri 2 Haruai dengan menggunakan metode penelitian tindakan sekolah (PTS) dengan dua siklus yang masing-masing siklusnya terdiri dari tahap (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan perbaikan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (a) sebelum diadakan workshop guru hanya mendapatkan kategori nilai cukup artinya sebagian belum paham, setelah diadakan workshop bahkan sampai empat kali terjadi peningkatan dalam pemahaman menyusun dan mengembangkan Silabus dan RPP. Penilaian melalui Rubrik Penilaian silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) pada siklus 1 yang mendapat kategori cukup, dan hasil penilaian pada siklus kedua mencapai baik, dan (b) aktivitas guru dalam mengikuti workshop penyusunan, pengembangan Silabus dan RPP yang lengkap dan sistematis pada siklus kedua lebih baik daripada pada saat siklus kesatu. Penilaian melalui Rubrik Penilaian Aktivitas Guru dalam menyusun, mengembangkan Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) selama Kegiatan Workshop pada siklus kesatu yang mencapai kategori cukup baik, dan pada siklus kedua mencapai sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian ini penulis merekomendasikan kepada guru SMP Negeri 2 Haruai agar mengoptimalkan perannya sebagai perencana, pengorganisir, dan penilai pembelajaran, penyusunan Silabus dan RPP agar terus dikembangkan dalam MGMP
Meningkatkan Kompetensi Guru SD dalam Membuat Media Pembelajaran Power Point melalui Kegiatan Workshop Yani Lestari
Jurnal Penelitian Tindakan dan Pendidikan Vol 5 No 4 (2019)
Publisher : Rumah Jurnal Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kompetensi guru di SDN 1 Pajukungan dalam membuat media pembelajaran power point masih tergolong kurang. Karenanya guru jarang menggunakannya dalam kegiatan pembelajaran. Mengatasi hal demikian perlu dilakukan kegiatan pengembangan dan pembinaan melalui workshop. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk meningkatkan kompetensi guru dalam membuat media power point, di samping untuk mengetahui aktivitas guru dan pelaksanaan workshop. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) yang dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2018/2019 dengan subjek 9 orang guru di SDN 1 Pajukungan. Penelitian berlangsung 2 siklus dan setiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Data penelitian meliputi kompetensi guru dalam membuat media power point, aktivitas guru dan pelaksanaan workshop oleh peneliti. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan diskusi. Data penelitian dianalisis secara deskriptif berdasarkan nilai persen (%) yang tercapai pada masing-masing aspek. Hasil penelitian disimpulkan, bahwa dari siklus I ke siklus II kegiatan workshop terlaksana semakin baik dari 75% dalam kategori baik menjadi 90% dalam kategori sangat baik. Aktivitas guru semakin meningkat dari 62% dalam kategori cukup aktif menjadi 81% dalam kategori aktif. Kompetensi guru dalam membuat power point semakin meningkat dari 54% dalam kategori cukup baik menjadi 80% dalam kategori baik. Disarankan kepada rekan kepala sekolah hendaknya dapat melaksanakan workshop di sekolah sebagai sarana supervisi manajerial dengan menyesuaikan tujuan atau urgensinya.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Mengenal Angka melalui Media Kartu Angka pada Anak Ratnawati
Jurnal Penelitian Tindakan dan Pendidikan Vol 6 No 2 (2020)
Publisher : Rumah Jurnal Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pembelajaran matematika pada anak diorganisir secara terpadu melalui tema-tema pembelajaran yang paling dekat dengan konteks kehidupan anak dan pengalaman-pengalaman riil. Guru dapat menggunakan media permainan dalam pembelajaran yang memungkinkan anak bekerja dan belajar secara individual, kelompok dan juga klasikal. Penggunaan media pada kegiatan pembelajaran matematika anak usia dini, khususnya dalam pengenalan konsep bilangan bertujuan mengembangkan pemahaman anak terhadap bilangan dan operasi bilangan dengan benda-benda kongkrit sebagai pondasi yang kokoh pada anak untuk mengembangkan kemampuan matematika pada tahap selanjutnya. Berdasarkan observasi yang telah dilakukan penulis di lapangan ditemukan adanya permasalahan dalam kegiatan pengembangan di kelas yaitu rendahnya kemampuan mengenal konsep bilangan di RA Miftahussalam Anjir Serapat Baru pada Kelompok B. Pada saat proses pembelajaran peneliti melihat peran guru masih menekankan pengajaran yang berpusat pada guru (teacher centered). Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya peran guru yang terlalu menguasai kelas. Guru dengan spontan memberikan tugas kepada anak tanpa memberikan pilihan kegiatan kepada anak. Kondisi ini ditengarai penyebabnya adalah dalam proses pembelajaran guru kurang memanfaatkan media pembelajaran dan permainan yang tepat yang dapat menumbuhkan motivasi belajar anak.
Evaluasi Sumatif Ketepatan Pemilihan Media Pembelajaran Tepat Guna di Sekolah Dasar (SD) Se-Kota Banjarmasin Agus Salim; Agus Hadi Utama
Jurnal Penelitian Tindakan dan Pendidikan Vol 6 No 2 (2020)
Publisher : Rumah Jurnal Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media pembelajaran merupakan komponen pembelajaran yang menjadi bagian integral dari proses pembelajaran. Penggunaan media pembelajaran membantu proses penyampaian pesan dari guru kepada siswa. Pemilihan media pembelajaran tepat guna menuntut dipergunakannya suatu prinsip-prinsip dan kriteria tertentu agar tepat dalam memilih suatu media pembelajaran, karena setiap media pembelajaran memiliki karakteristik dan spesifikasi kegunaan yang berbeda-beda. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi sumatif ketepatan pemilihan media pembelajaran tepat guna yang digunakan oleh guru saat mengajar di sekolah dasar (SD) se-Kota Banjarmasin. Media pembelajaran tepat guna yang akan di evaluasi sumatif adalah semua mata pelajaran yang ditemukan oleh peneliti di sekolah dasar (SD) se-Kota Banjarmasin melalui metode populasi dan sampel menggunakan teknik purposive random sampling sebanyak 20 sekolah dasar (SD) se-Kota Banjarmasin. Metode pengumpulan data menggunakan Teknik dokumentasi, observasi, dan wawancara. Dokumentasi dan observasi digunakan untuk mengetahui media pembelajaran yang digunakan guru, sedangkan wawancara untuk mengetahui kegiatan pembelajaran dan media pembelajaran yang digunakan oleh guru. Teknik analisis data dalam evaluasi sumatif ini dilakukan secara deksriptif-kualitatif menggunakan model prinsip-prinisp dan kriteria yang digunakan untuk mengevaluasi ketepatan pemilihan media pembelajaran tepat guna yang terdiri dari empat komponen, yaitu: kesesuaian dengan materi, kesesuaian dengan karakteristik siswa, kesesuaian dengan gaya belajar siswa, dan kesesuaian dengan fasilitas pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemetaan ketepatan pemilihan media pembelajaran tepat guna di sekolah dasar (SD) se-Kota Banjarmasin telah memenuhi empat kriteria ketepatan pemilihan media pembelajaran yang tepat dengan kategori baik.
Strategi Belajar Mengajar dengan Menerapkan Metode Demonstrasi untuk Meningkatkan Prestasi Belajar IPS Materi Kondisi Fisik Wilayah Indonesia pada Siswa KelasVIII SMPN 3 Kelua Tahun Pelajaran 2017/2018 Sugiati
Jurnal Penelitian Tindakan dan Pendidikan Vol 6 No 3 (2020)
Publisher : Rumah Jurnal Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan metode demonstrasi diharapkan dapat meningkatkan aktivitas siswa dalam proses belajar mengajar sehingga dalam proses belajar mengajar itu aktivitas belajar mengajar tidak terjadi kejenuhn, dengan demikian siswa akan terlibat secara fisik, emosional dan intelektual yang pada gilirannya diharapkan konsep perubahan benda yang diajarkan oleh guru dapat dipahami oleh siswa. Permasalahan yang ingin dikaji dalam penelitian ini adalah: (a) Bagaimanakah peningkatan prestasi belajar IPS dengan diterapkannya metode demonstrasi? (b) Bagaimanakah pengaruh metode demostrasi terhadap motivasi belajar siswa? Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Ingin mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa setelah diterapkannya metode demonstrasi. (b) Ingin mengetahui pengaruh motivasi belajar siswa setelah diterapkan metode demonstrasi. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas VIII SMPN 3 Kelua Tahun Pelajaran 2017/2018. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analisis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I pertemuan ke 1 sampai siklus II pertemuan ke 2 yaitu, siklus I pertemuan ke 1 (20,00%), Siklus I Pertemuan ke 2 (45,00%), siklus II pertemuan ke 1 (65,00%), dan siklus II pertemuan ke 2 (95,00%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah pembelajaran dengan metode demonstrasi dapat berpengaruh positif terhadap prestasi dan motivasi belajar Siswa VIII SMPN 3 Kelua Tanjung tahun pelajaran 2017/2018 serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam.
Efektivitas Pembelajaran Kontekstual Model Pengajaran Berbasis Masalah dalam Meningkatkan Prestasi dan Penguasaan Materi Hubungan antara Gaya dan Gerak pada Siswa Kelas IV SDN Rakhmadi
Jurnal Penelitian Tindakan dan Pendidikan Vol 6 No 3 (2020)
Publisher : Rumah Jurnal Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk bisa mempelajari sesuatu dengan baik, kita perlu mendengar, melihat, mengajukan pertanyaan tentangnya, dan membahasnya dengan orang lain. Bukan Cuma itu, siswa perlu “mengerjakannya”, yakni menggambarkan sesuatu dengan cara mereka sendiri, menunjukkan contohnya, mencoba mempraktekkan keterampilan dan mengerjakan tugas yang menuntut pengetahuan yang telah mereka dapatkan. Hasil belajar siswa belum mencapai KKM (70%) dan motivasi belajar siswa lemah, data ini didapat pada hasil belajar tahun lalu. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setian putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas IV SDN 2 Palapi Tahun Pelajaran 2018/2019. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analisis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I pertemuan ke 1 sampai siklus II pertemuan ke 2 yaitu, siklus I pertemuan ke 1 (30,00%), Siklus I pertemuan ke 2 (50,00%), siklus II peremuan ke 1 (75,00%), siklus II pertemuan ke 2 (95,00%). Simpulan dari penelitian ini adalah pembelajaran kontekstual berbasis masalah dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa VI SDN 2 Palapi Tahun Pelajaran 2018/2019, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative pembelajaran IPA.