cover
Contact Name
Ahmad Gawdy Prananosa
Contact Email
ahmadgawdynano@yahoo.com
Phone
+6281377987485
Journal Mail Official
ipm2kpeliteratur@gmail.com
Editorial Address
Jl.Gunung Sari Kelurahan Karya Bakti. Kecamatan Lubuklinggau Timur II Kota Lubuklinggau Sumatera Selatan Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
LITERATUR: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran
ISSN : 27462641     EISSN : 27460134     DOI : https://doi.org/10.31539/literatur.v1i2
Core Subject : Education, Art,
LITERATUR: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran is published by IPM2KPE as an information and communication media for practitioners, researchers and academics who are interested in the field of language science, literature and teaching, language teaching and linguistics
Articles 73 Documents
English Teachers' Online Teaching Difficulties at Senior High School 1 Payakumbuh Districts Ifna Nifriza
LITERATUR: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol 2 No 2 (2022): LITERATUR: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/literatur.v2i2.3978

Abstract

Abstract: This research was conducted to find out the difficulties faced by English teachers in teaching English through online class at SMA Negeri 1 Kec. Payakumbuh. The participants of this research are four English teachers. Qualitative descriptive design is used in this research. The purpose of this research was to describe difficulties faced by English teachers in teaching English through online class. Instrument data of this research was interviewed. The results of this research showed that the difficulties faced by English teachers in teaching English through online class as follows; lack of students’ motivation and engagement, unstable internet connection and limited quota, time consuming to prepare materials of online class, the absence of a representative online class platform, and needs for professional development and trainings. New difficulties were found in this research, decreased interaction among teachers, shortage of time, lack of recognition students’ characters and lack of a fair assessment. Keywords: online class, teaching english, difficulties.
Ambiguitas dalam Kumpulan Artikel tentang Himpunan Mahasiswa Islam (Hmi) Cabang Rokan Hulu pada Media Online Jamal Wahab; Rita Arianti; Delia Putri
LITERATUR: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol 3 No 1 (2022): LITERATUR: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/literatur.v3i1.4137

Abstract

Latar belakang penelitian ini karena adanya kesalahan pemilihan diksi serta struktur kalimat dalam artikel tentang Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Rokan Hulu pada media online sehingga menimbulkan ambiguitas pada artikel tersebut. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk dan makna ambiguitas yang terdapat pada artikel-artikel yang membahas tentang HMI cabang Rokan Hulu. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah ditemukan 52 data secara keseluruhan, yaitu 0 data ambiguitas fonetik, 19 data ambiguitas leksikal dan 33 data ambiguitas gramatikal. Data yang dominan ditemukan adalah ambiguitas gramatikal dan yang paling sedikit adalah ambiguitas leksikal. Simpulan dari penelitian ini, dalam menulis harus memperhatikan struktur kalimat, tanda baca, dan pemilihan diksi yang benar dan berpedoman pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Pedomam Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) agar tulisan tidak ambigu (bermakna ganda) sehingga mudah dipahami pembaca. Kata Kunci :, Ambiguitas, Artikel, Semantik
Analisis Nilai Moral dalam Novel Gadis Kecil di Tepi Gaza Karya Vanny Charisma W. Nurlaili Nurlaili; Delia Putri; Rita Arianti
LITERATUR: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol 3 No 1 (2022): LITERATUR: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/literatur.v3i1.4483

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah meneliti nilai moral dalam novel Gadis Kecil di Tepi Gaza karya Vanny Chrisma W. yaitu untuk menanamkan kembali nilai moral pada generasi muda, karena moral merupakan gambaran baik buruknya perilaku seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai moral dalam novel Gadis Kecil di Tepi Gaza karya Vanny Chrisma W. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan Metode deskriptif. Hasil penelitian ini ditemukan 74 data nilai moral pada novel Gadis Kecil di Tepi Gaza Karya Vanny Chrisma W. Dari 74 data tersebut dikelompokkan menjadi 3 jenis nilai moral. Secara garis besar terdapat 3 jenis nilai moral pada Novel Gadis Kecil di Tepi Gaza Karya Vanny Chrisma W, yaitu: (1) hubungan manusia dengan tuhannya sebanyak 28 data, yang diklasifikasikan ke dalam 3 jenis yaitu kepercayaan 9 data, bersyukur 6 data dan doa 13 data. (2) hubungan manusia dengan diri sendiri sebanyak 21 data yang diklasifikasikan ke dalam 3 jenis yaitu teguh pendirian 12 data, optimis 7 data, penyesalan 2 data dan (3) hubungan manusia dengan manusia lain sebanyak 25 data yang diklasifikasikan ke dalam 3 jenis yaitu peduli 18 data, berterima kasih 2 data dan menghargai 5 data. Berdasarkan analisis tersebut nilai moral yang paling dominan adalah nilai moral hubungan manusia dengan manusia lainnya terutama nilai peduli 18 data. Hal ini dibuktikan yang paling kuat adalah nilai moral Peduli, sebab orang-orang yang berada di sekeliling Palestine sangat menyayangi Palestine sehingga mereka saling peduli satu sama lain. Disimpulkan bahwa manusia pada dasarnya mahluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lain dan sikap peduli hadir kerena rasa terpanggil untuk melibatkan diri dalam persoalan, keadaan atau kondisi yang ada di sekitar kita. Mengingat bahwa manusia pada dasarnya makhluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lain termasuk dengan alam sekitar sebagai kelengkapan dalam hidupnya. Kata kunci; Analisis, moral, nilai, novel
Analisis Citraan dalam Antologi Puisi Langit Air Langit Basah Karya Akhmad T Bacco Zuriani Putri; Rita Arianti; Hermawan Hermawan
LITERATUR: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol 3 No 1 (2022): LITERATUR: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/literatur.v3i1.4488

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah terdapatnya citraan dalam antologi puisi Langit Air Langit Basah karya Akhmad T Bacco yang menimbulkan nilai keindahan dan kepuitisan puisi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan jenis citraan dalam antologi puisi Langit Air Langit Basah karya Akhmad T Bacco. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian ini adalah ditemukan 93 data citraan yaitu 18 data citraan penglihatan, 25 data citraan pendengaran, 6 data citraan penciuman, 4 data citraan pengecapan, 4 data citraan rabaaan, dan 36 data citraan gerak. Citraan yang paling dominan ditemukan dalam antologi puisi Langit Air Langit Basah karya Akhmad T Bacco adalah citraan gerak yaitu 36 data karena tema-tema yang diangkat dalam puisi tersebut lebih cenderung tentang mengekspresikan kesedihan, kritikan terhadap ketidakadilan, kesewenangan, kekecewaan, dan penyesalan terhadap kehidupan. Penyair mengekspresikan semua ide, pikiran, dan perasaannya dalam memandang sesuatu melalui kata-kata yang tidak diungkapkan secara jelas atau kata bermakna konotasi. Sedangkan citraan yang paling sedikit ditemukan adalah citraan pengecapan dan citraan perabaan yaitu sama-sama 4 karena tema-tema yang diangkat dalam puisi yaitu tidak tentang kebahagiaan dan percintaan tetapi tentang kekecewaan, penyesalan, dan kritikan kehidupan maka citraan penciuman dan perabaan sedikit digunakan. Dapat disimpulkan bahwa penyair antologi puisi Langit Air Langit Basah beraliran impresionisme. Aliran impresionisme merupakan aliran sastra yang berusaha melukiskan kesan sesaat dari sesuatu hal yang diamati penyairnya. Aliran impresionisme menggambarkan sesuatu seperti sketsa, semuanya tidak dilukiskan secara jelas. Kata kunci; antologi, citraan, puisi, Akhmad T Bacco
The Role of Blended Learning Model in Learning for Students Wahyu Purnomo; Dewi Syafitri; Citra Raflesia
LITERATUR: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol 3 No 1 (2022): LITERATUR: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/literatur.v3i1.4999

Abstract

The COVID-19 pandemic past years is a big challenge for education worldwide because education has to be done virtually to stop the spread of the COVID-19. Diverse geographical conditions in Indonesia consisting of highlands, valleys, lowlands, mountains and some areas that are far away from cities make students difficult to connect to the internet and thus, virtual teaching is challenging. One form of learning that is able to develop independence student learning is blended learning, this learning model combines online and offline learning. This form of learning model enable students to learn effectively and efficiently, more easy access to teaching materials, and ultimately increase independence student learning because learning is done independently. This study concludes that blended learning can be considered as an efficient approach of distance learning in terms of students’ learning experience, student-student interaction as well as student instructor interaction and is likely to emerge as the predominant education model in the future. Keywords: Blended Learning; Language Learning; Learning Model
Kajian Nilai dalam Cerita Rakyat Asal Mula Batu Serombau Resi Restika; Misra Nofrita; Rita Arianti
LITERATUR: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol 3 No 1 (2022): LITERATUR: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/literatur.v3i1.5029

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah terdapatnya kajian nilai dalam cerita rakyat asal usul batu Serombau yang mengandung nilai religius pada teks cerita. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan nilai-nilai yang ada dalam cerita rakyat asal usul batu Serombau. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan mengunakan metode deskriptif. Hasil penelitian ini adalah ditemukan 12 nilai yang ada dalam cerita rakyat asal usul Serombau yaitu 7 nilai keagamaan, 2 nilai Sosial dan 3 nilai moral. Nilai yang dominan ditemukan adalah nilai keagamaan, sedangkan nilai yang paling sedikit yaitu nilai sosial. Dapat disimpulkan bahwa cerita rakyat asal usul batu serombau ini milik masyarakat yang dominan memeluk agama Islam serta menganut kepercayaan ilmu tarikat, “bersuluk” ditambah lagi cerita ini milik masyarakat Rokan Hulu, di mana kabupaten Rokan Hulu ini memiliki julukan, “Negri seribu Suluk” banyak rumah-rumah tempat bersuluk, yaitu tempat beribadah bagi masyarakat yang ingin mengamalkan ilmu tasauh. Sebab nilai keagamaan lebih menonjol pada cerita rakyat asal usul batu serombau ini kerena cerita rakyat ini cerita religius. Kata Kunci: Cerita rakyat Asal Usul Batu Serombau, Nilai
Nilai-Nilai Keimanan dalam Novel Ayat-Ayat Cinta 1 Karya Habiburrahman El Shirazy Nurcholis Majid; Tato Nuryanto; Lilik Herawati
LITERATUR: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol 3 No 2 (2023): LITERATUR: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/literatur.v3i2.5362

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai keimanan dalam novel Ayat-Ayat Cinta 1 karya Habiburrahman El Shirazy. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian deskriptif kualitatif. Untuk memperoleh informasi yang lengkap sesuai dengan fokus penelitian, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik baca, catat dan dokumentasi. Keabsahan data dalam penelitian ini diperiksa dengan triangulasi sumber, data dan metode. Teknik analisis data yang digunakan selama prosedur penelitian menakup teknik analisis isi, interpretasi, reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel Ayat-Ayat Cinta 1 karya Habiburrahman El Shirazy mengandung nilai keimanan yang lengkap sesuai asas dari rukun iman, yaitu a) iman kepada Allah, b) iman kepada malaikat, c) iman kepada kitab, d) iman kepada rasul, e) iman kepada hari akhir, dan f) iman kepada qada dan qadar Kata kunci: Ayat-Ayat Cinta, Habiburrahman El Shirazy, Nilai Keimanan
Ilokusi dalam Film From London To Bali Karya Angling Sagaran dan Fajar Bustomi Robi Irwansyah; Agung Nugroho; Sri Murti
LITERATUR: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol 3 No 2 (2023): LITERATUR: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/literatur.v3i2.7262

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk tindak tutur ilokusi dalam film From London to Bali karya Angling Sagaran dan Fajar Bustomi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kulitatif yang bersifat deskriptif. Data dalam penelitian ini adalah tuturan ilokusi meliputi ilokusi representatif, direktif, ekspresif, komisif, deklarasi dalam dialog-dialog film From London to Bali karya Angling Sagaran dan Fajar Bustomi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi, teknik simak, dan teknik mentranskripsikan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tindak tutur ilokusi dalam film From London to Bali karya Angling Sagaran dan Fajar Bustomi terdiri dari ilokusi representatif yakni menyatakan atau mengatakan berjumlah 8 tuturan, 18 tuturan melaporkan atau memberitahukan dan 18 tuturan menyebutkan. Ilokusi representatif ialah ilokusi yang paling banyak ditemukan di film From London to Bali karya Angling Sagaran dan Fajar Bustomi. Ilokusi direktif yakni menyuruh berjumlah 12 tuturan, 2 tuturan memohon, 3 tuturan menuntut dan 8 tuturan menyarankan. Ilokusi ekspresif yakni memuji berjumlah 6 tuturan, 13 tuturan mengucapkan terimah kasih, 5 tuturan mengkritik, 4 tuturan meminta maaf, 4 tuturan mengeluh dan 2 tuturan mengucapkan selamat. Ilokusi komisif yakni tuturan mengancam berjumlah 1. Ilokusi deklarasi yakni memutuskan berjumlah 1 tuturan, 2 tuturan melarang, dan 4 tuturan memberi maaf.
Pengembangan LKS Mengidentifikasi Cerita Rakyat Berbasis Kontektual Siswa Kelas X Sma Mazro’illah Lubuklinggau Juliantoro Juliantoro
LITERATUR: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol 3 No 2 (2023): LITERATUR: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/literatur.v3i2.7263

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan LKS mengidentifikasi cerita rakyat berbasis kontekstual siswa kelas X SMA Mazro’illah Lubuklinggau. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu wawancara, dan kuisioner/angket. Sedangkan teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu uji validitas, dan uji kepraktisan. Hasil penelitian dapat diperoleh kevalidan LKS mengidentifikasi cerita rakyat berbasis kontekstual tergolong dalam kategori baik dengan persentase 80,8%. Selanjutnya kepraktisan LKS memperoleh persentase 86,65%. Dengan demikian terdapat perbedaan antara sebelum dan sesudah menggunakan LKS mengidentifikasi cerita rakyat berbasis kontekstual, selanjutnya bahan ajar valid dan praktis digunakan dalam pembelajaran. Simpulan yang diperoleh yaitu LKS mengidentifikasi cerita rakyat berbasis kontekstual yang dikembangkan oleh peneliti yaitu bahan ajar dengan penyajian materi yang secara singkat dengan disertai materi, contoh dan latihan. Kata kunci: LKS, Kontekstual, Mengidentifikasi Cerita Rakyat, Pengembangan
Analisis Kesantunan Berbahasa dalam Debat Publik Calon Presiden Tahun 2019 Mikha Dormauli Septiana
LITERATUR: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol 3 No 2 (2023): LITERATUR: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/literatur.v3i2.7264

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pematuhan dan pelanggaran terhadap prinsip kesantunan berbahasa dalam Debat Publik Calon Presiden Tahun 2019. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskripsi kuantitatif sehingga data pada penelitian ini berupa kalimat-kalimat yang mengandung pematuhan dan pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara yaitu (1) dokumentasi, (2) transkipsi (3) metode simak dan baca, dan (4) pengkodean. Bentuk pematuhan dan pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa ditentukan dengan teori kesantunan berbahasa yang terdiri dari enam maksim, yaitu maksim kebijaksanaan, maksim kedermawanan, maksim penerimaan, maksim kerendahan hati, maksim kesetujuan, dan maksim kesimpatian. Dari hasil penelitian, tidak semua maksim kesantunan berbahasa ditemukan dalam Debat Publik Calon Presiden Tahun 2019. Bentuk pematuhan dan pelanggaran terhadap maksim kesantunan berbahasa sama-sama didominasi oleh maksim kebijaksanaan. Bentuk pematuhannya berupa janji-janji dan informasi yang menguntungkan orang lain, sedangkan bentuk pelanggarannya berupa sindiran yang menjatuhkan dan merugikan orang lain. Persentase kesantunan berbahasa dalam Debat Publik Calon Presiden Tahun 2019 dikategorikan cukup santun karena 54,45% data dari jumlah keseluruhan telah mematuhi maksim kesantunan berbahasa. Kata kunci: Calon Presiden, Debat, Kesantunan Berbahasa