cover
Contact Name
Mohammad Salehudin
Contact Email
jider@iel-education.org
Phone
+628113212014
Journal Mail Official
sarthi339@gmail.com
Editorial Address
Wage Asri 2, Taman, Sidoarjo West Java Province, Indonesia 61257
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Journal of Instructional and Development Researches
ISSN : 2807548X     EISSN : 28075471     DOI : https://doi.org/10.53621/jider
Core Subject : Education,
Journal of Instructional and Development Researches (JIDeR) is a scientific journal published by Indonesia Emerging Literacy Education. This journal publishes related research papers and covers a wide range of topics in the field of knowledge: learning research, educational development research. Articles are original research results with a maximum plagiarism of 25%. Articles submitted to JIDeR will be reviewed by at least 2 (two) reviewers. Articles submitted must meet the assessment criteria and comply with the instructions and templates provided by JIDeR.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 192 Documents
Model Pembelajaran Berbasis Aktivitas pada Siswa Kelas VII di MTs Al-Hidayah Sungai Tabukan Ramdhani
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 1 No. 3 (2021): December
Publisher : Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (32.525 KB) | DOI: 10.53621/jider.v1i3.59

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan tingkat pendekatan berbasis aktivitas dalam menumbuhkan motivasi belajar aqidah akhlak pokok bahasan Taubat MTs Al-Hidayah Sungai Tabukan pada siswi kelas VII B pada semester I tahun pelajaran 2020/2021. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang ingin mengungkap seberapa tinggi tingkat efektifitas pendekatan berbasis aktivitas dalam menumbuhkan motivasi belajar aqidah akhlak pokak bahasan Taubat pada siswi kelas VII. Lokasi penelitian tindakan ini adalah Madrasah Tsanawiyah Al-Hidayah Sungai Tabukan, kelas VII B semester I terdiri dari 14 siswi. Hasil penelitian menemukan bahwa pembelajaran materi taubat dengan menggunakan metode Saintifik/inquiry pada siswi kelas VII B dirasa dapat meningkatkan proses pembelajaran materi taubat. Dimana dapat dilihat dari peningkatan rata-rata perolehan skor dari siklus 1 sebesar (85%) dan meningkat pada siklus 2 sebesar (95%).
Analisis Kesulitan Belajar Siswa (Disleksia dan Disgrafia) di Masa Pandemi Covid-19 Nik Haryanti; Muhibbudin Muhibbudin; Imam Junaris
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 2 No. 1 (2022): February
Publisher : Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.881 KB) | DOI: 10.53621/jider.v2i1.60

Abstract

Kesulitan belajar dianggap sebagai salah satu hambatan yang mencakup pemahaman dan penyampaian pengetahuan baik dalam bentuk tulisan maupun lisan. Tujuan penelitiannya adalah untuk menganalisis bentuk-bentuk kesulitan belajar siswa Masa Pandemi Covid-19 di Kelas 3 SDI Miftahul Huda Plosokandang Kedungwaru Tulungagung, untuk menganalisis upaya mengatasi kesulitan belajar siswa Masa Pandemi Covid-19 di Kelas 3 SDI Miftahul Huda Plosokandang Kedungwaru Tulungagung. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas 3 SDI Miftahul Huda Plosokandang Kedungwaru Tulungagung di Masa Pandemi Covid-19. Jumlah siswa sebagai subjek dalam penelitian ini adalah 2 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode angket wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian: Bentuk-bentuk kesulitan belajar membaca siswa Masa Pandemi Covid-19 di Kelas 3 SDI Miftahul Huda Plosokandang Kedungwaru Tulungagung meliputi tidak lancar dalam membaca, terdapat banyak kesalahan dalam membaca, sulit membedakan huruf yang mirip, memiliki kekurangan dalam memori visual, dan tidak mampu memahami simbol bunyi. Bentuk-bentuk kesulitan belajar menulis siswa Masa Pandemi Covid-19 di Kelas 3 SDI Miftahul Huda Plosokandang Kedungwaru Tulungagung yang diteliti tulisan tidak terbaca, terlambat dalam menulis, huruf hilang atau terbalik dan kesalahan dalam memegang pensil. Upaya mengatasi kesulitan belajar siswa Masa Pandemi Covid-19 di Kelas 3 SDI Miftahul Huda Plosokandang Kedungwaru Tulungagung dilakukan dengan: Pemberian motivasi kepada siswa yang mengalami kesulitan membaca dan menulis dengan terus belajar dan mengikuti pembelajaran dengan antusias, Menggunakan Media Pembelajaran yang menarik, Melakukan bimbingan seperti les di akhir pembelajaran, 4) Melakukan kerjasama antara sekolah dan orang tua.
Optimalisasi pembelajaran abad 21 pada SMP dan SMA Yulianda Putri Rahmawati; Mohammad Salehudin
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 1 No. 3 (2021): December
Publisher : Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.812 KB) | DOI: 10.53621/jider.v1i3.67

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh bagaimana memaksimalkan suatu pembelajaran pada abad ini. Ada beberapa konsep pembelajaran abad 21 yang harus dimiliki oleh dunia pendidikan sekarang ialah 21 stCentury Skills (keterampilan abad 21), Scientific Approach (pendekatan saintifik) dan Auntentik Assessment (penilaian autentik). Dari ketiga metode tersebut yang banyak digunakan dalam bidang pendidikan agar dapat bertahan dan menghadapi tantangan dan perubahan zaman yang sepenuhnya difokuskan oleh peserta didik dan di dukung oleh guru dalam mengembangkannya ialah “keterampilan abad 21”. Keterampilan terdiri dari 1) Communication (Komunikasi); 2) Critical Thinking (Berpikir Kritis); 3) Collaboration (Kolaborasi); 4) Creativity (Kreatifitas) atau biasa disebut dengan 4C. tentunya degan hal ini dapat memberikan pengaruh yang hebat guna pemuda (generasi penerus) dalam menantang sebuah acuan kehidupan revolusi 4.0 (abad 21) dan tentunya peserta didik akan menjadi manusia pemikir, terampil serta sadar informasi, pengetahuan maupun teknologi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui seberapa optimalnya pembelajaran abad 21 di tingkat SMP dan SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian menggunakan jenis penelitian deskriptif melalui pendekatan kuantitatif dan diatur dengan model survey. Populasi dan sampel didapatkan menggunakan teknik random sampling dengan menunjuk beberapa guru dan pelajar ditingkat SMP dan SMA untuk dijadikan responden. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa sedikit responden yang menyatakan ketidak setujuannya dalam penerapan keterampilan 4C dan terdapat 32 dari 45 responden yang menyatakan persetujuannya dalam penerapan keterampilan 4C. Sehingga dalam menerapkan keterampilan tersebut dapat dikatakan maksimal. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh bagaimana memaksimalkan suatu pembelajaran pada abad ini. Ada beberapa konsep pembelajaran abad 21 yang harus dimiliki oleh dunia pendidikan sekarang ialah 21 stCentury Skills (keterampilan abad 21), Scientific Approach (pendekatan saintifik) dan Auntentik Assessment (penilaian autentik). Dari ketiga metode tersebut yang banyak digunakan dalam bidang pendidikan agar dapat bertahan dan menghadapi tantangan dan perubahan zaman yang sepenuhnya difokuskan oleh peserta didik dan di dukung oleh guru dalam mengembangkannya ialah “keterampilan abad 21”. Keterampilan terdiri dari 1) Communication (Komunikasi); 2) Critical Thinking (Berpikir Kritis); 3) Collaboration (Kolaborasi); 4) Creativity (Kreatifitas) atau biasa disebut dengan 4C. tentunya degan hal ini dapat memberikan pengaruh yang hebat guna pemuda (generasi penerus) dalam menantang sebuah acuan kehidupan revolusi 4.0 (abad 21) dan tentunya peserta didik akan menjadi manusia pemikir, terampil serta sadar informasi, pengetahuan maupun teknologi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui seberapa optimalnya pembelajaran abad 21 di tingkat SMP dan SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian menggunakan jenis penelitian deskriptif melalui pendekatan kuantitatif dan diatur dengan model survey. Populasi dan sampel didapatkan menggunakan teknik random sampling dengan menunjuk beberapa guru dan pelajar ditingkat SMP dan SMA untuk dijadikan responden. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa sedikit responden yang menyatakan ketidak setujuannya dalam penerapan keterampilan 4C dan terdapat 32 dari 45 responden yang menyatakan persetujuannya dalam penerapan keterampilan 4C. Sehingga dalam menerapkan keterampilan tersebut dapat dikatakan maksimal.
Penggunaan Website dan Internet dalam Pembelajaran Said Zulfikar
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 1 No. 3 (2021): December
Publisher : Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.904 KB) | DOI: 10.53621/jider.v1i3.70

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membangun pemahaman serta menyelesaikan latihan pembelajaran terhadap pendidik dan untuk mendapatkan data tentang pemanfaatan website dan internet sebagai pengembangan pembelajaran di sekolah. Sasaran mendasar dari penelitian tersebut adalah untuk memutuskan pemanfaatan model pembelajaran yang menggunakan model berbasis website dan internet. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi literatur atau penelitian perpustakaan, membaca dan memeriksa beberapa artikel nasional untuk menjawab tujuan penelitian tersebut. Hasil penelitian menemukan pengertian, pemanfaatan, kekurangan website dan internet dalam pembelajaran. Hal ini sangat mempengaruhi pengajar dalam menyampaikan materi ajar terhadap pendidik yang telah diputuskan, serta dapat diterima sesuai dengan sarana dalam model pembelajaran. Sehingga dapat memberikan waktu kepada pendidik untuk berpikir dalam sistem pembelajaran. Demikian pula dengan latihan pembelajaran, pendidik memiliki pilihan untuk mengikuti sistem pembelajaran dengan baik dan penuh semangat menggunakan website dan internet sebagai bahan untuk mengungkap data. Hal ini terlihat dari korelasi jika mereka tidak menggunakan website dan internet dalam menggali data, maka mereka pada umumnya akan mengalami keterlambatan dalam memahami pembelajaran.
Peningkatan Kedisplinan Belajar Pendidikan Agama Islam Melalui Pembiasaan Tadarrus Siswa M. Rijal
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 1 No. 3 (2021): December
Publisher : Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.566 KB) | DOI: 10.53621/jider.v1i3.71

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pembiasaan tadarrus dapat meningkatkan Kedisplinan siswa pada mata pelajaran pendidikan agama Islam Kelas 8.A di SMP Negeri 9 Balikpapan. Penelitian ini dirancang dengan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau yang disebut classroom action research, prosedur pelaksanaan tindakan kelas dalam penelitian ini diatur dalam skenario model penelitian tindakan kelas dengan rancangan distrukturkan dalam dua siklus, dimana Siklus I merupakan prerekuiset dari siklus berikutnya. Setiap siklus terdiri dari 4 tahapan (langkah), yaitu Perencanaan, Pelaksanaan, Pengamatan dan Refleksi, Hasil penelitian menemukan adanya peningkatan persentase kedisplinan belajar siswa pada pelajaran PAI pada saat pembelajaran, sebelum tindakan sebesar 30% (3 siswa) menjadi 50% (10 siswa) pada siklus I, dan pada siklus II meningkat menjadi 80% (8 siswa). Pada awal siklus terdapat beberapa kelemahan dalam proses pembelajaran, tetapi setelah diadakan refleksi dan perbaikan maka proses pembelajaran pada siklus II dapat mencapai keberhasilan sesuai target yang diharapkan. Jadi semua indikator kinerja telah tercapai, maka hipotesis tindakan yang berbunyi “Bahwa melalui pembiasaan tadarrus dapat meningkatkan kedisplinan belajar siswa pada mata pelajaran PAI Kelas VIII.A SMP Negeri 9 Balikpapan.
Participatory Approach in Designing Tunas Bangsa 02 PAUD School Learning Facilities Tutut Nani Prihatmi; Ghoustanjiwani Adiputra; Hani Zulfia Zahro
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 2 No. 1 (2022): February
Publisher : Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.629 KB) | DOI: 10.53621/jider.v2i1.72

Abstract

School’s learning facility is one of the crucial components in supporting optimal education to achieve the educational goals, including early childhood education (PAUD). However, Tunas Bangsa 02 PAUD School is a private school that raises its finances and does not take any school fees (free tuition). The improvements to infrastructure and teaching resources are limited and carried out independently. It is necessary to have proper and directed planning so that the development of the learning facility follows the most critical needs. This study describes the design of participatory assistance to map the learning facilities. The participants in this program were the owner of the foundation, financial donors, representatives of parents, and all teachers, accompanied by a team of experts. Of the eight participatory design processes that have been implemented in this initial study, the researchers found that the participatory approach can be applied optimally and able to provide convenience for the school to map, plan and arrange their learning facilities, and a program design of Consultation Stage that consists of 5 stages can be implemented in the following years.
Implementasi Media Visual Dalam Meningkatkan Semangat Belajar Siswa Kelas IV MI Nahdatul Ulama’ Ngingas Waru Sidoarjo Mohammad Roni; Melvy Karenia Putri; Juhaeni Juhaeni; Ninik Mahyuni; Safaruddin Safaruddin
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 1 No. 3 (2021): December
Publisher : Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.622 KB) | DOI: 10.53621/jider.v1i3.73

Abstract

Penelitian ini dilakukan di MI NAHDATUL ULAMA’ NGINGAS WARU SIDOARJO. Penilitian ini uga bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan media berbasis visual yang dapat meningkatkan semangat belajar siswa dalam proses pembelajaran. Metode Penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil Penelitian yang telah diperoleh bahwa terdapat siswa yang tidak memiliki semangat belajar yang tinggi ketika guru hanya mengandalkan metode ceramah dalam kegiatan pembelajaran, oleh karena itu guru diharapkan menggunakan media agar siswa dapat bersemangat dalam mengikuti pembelajaran. Berdasarkan penelitian dan pengamatan yang dilakukan di kelas IV MI NAHDATUL ULAMA’ NGINGAS WARU SIDOARJO, implementasi media visual sangat berperan dalam meningkatkan semangat belajar siswa. Implemetasi media visual Juga berpengaruh dalam proses belajar mengajar yaitu dengan meningkatnya semangat siswa sehingga tujuan pembelajaran mudah dicapai. Media visual juga bisa dijadikan sebagai alat yang membantu proses pembelajaran. Sehingga guru yang telah memilih media dengan tepat dan sesuia dengan materi serta prosedur yang ada diaharapkan siswa dapat menerima materi yang diajarkan oleh guru secara sempurna.
Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Menciptakan Pembelajaran Daring Nabila Ellysa
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 2 No. 1 (2022): February
Publisher : Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.402 KB) | DOI: 10.53621/jider.v2i1.94

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kepemimpinan kepala sekolah dalam menciptakan pembelajaran daring bagi guru dan siswa selama masa pandemik dengan mengharapkan peserta didik mendapatkan pendidikan yang efektif dan kondusif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah dapat menciptakan pelaksanaan belajar mengajar dengan menerapkan sistem belajar daring yang baik. Selanjutnya kepala sekolah dituntut untuk kreatif dan menjadi motivasi yang baik untuk merancang kurikulum dan pembelajaran, menggunakan google classroom, whatsApp, zoom meeting dan media lainnya untuk menerapkan model pembelajaran daring yang sesuai dengan teknologi bagi semua pihak di sekolah agar menumbuhkan tujuan pendidikan siswa yang cakap dan pandai.
Optimalisasi Guru PAI dalam Merancang Media Pembelajaran Ahmad Syaiful; Fani Selviani
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 2 No. 1 (2022): February
Publisher : Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.502 KB) | DOI: 10.53621/jider.v2i1.115

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana Optimalisasi Guru PAI Dalam Merancang Media Pembelajaran berdasarkan pendapat dari mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan dan untuk mengetahui factor-faktor apa saja yang menghambat dalam merancang media pembelajaran Guru atau Dosen PAI. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian menggunakan analisis data. Sampel penelitian ini berjumlah 24 responden yang berasal dari mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan dan pengumpulan data menggunakan kuisioner. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa Optimalisasi Guru PAI Dalam Merancang Media Pembelajaran di Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan telah berkembang mengikuti perkembangan zaman.
Analisis Pembelajaran Daring Di Masa Pandemi Covid-19 Pada Kemampuan Technological Pedagogical And Content Knowledge (TPACK) Guru Sekolah Dasar Hariati Hariati; M. Ilyas M. Ilyas; Mohammad Siddik
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 2 No. 1 (2022): February
Publisher : Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.173 KB) | DOI: 10.53621/jider.v2i1.119

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah pertama: Menganalisis pembelajaran daring dengan kemampuan pengetahuan teknologi (TK) guru Sekolah Dasar. Kedua: Menganalisis pembelajaran Daring dengan kemampuan pengetahuan pedagogik (PK) guru Sekolah Dasar. Ketiga: Menganalisis Pembelajaran Daring dengan kemampuan pengetahuan konten (CK) guru Sekolah Dasar. Penelitian dilaksanakan di SDN 006 Sangkulirang Kutai Timur, pengumpulan data dengan menetapkan informan penelitian ini adalah para guru yang memiliki kualifikasi guru yang menerapkan TPACK, dilakukan pula observasi secara langsung serta wawancara mendalam dan tinjauan dokumen sebagai data sekunder. Wawancara dengan menggunakan teknik wawancara terstruktur, dengan mempersiapkan pedoman wawancara, alat bantu wawancara dengan buku catatan, rekaman audio dan atau kamera smartphone. Teknik analisis data dengan model miles and Huberman, tiga tahapan analisis kegiatan, yaitu data condensation, data display dan conclusion / verifications. Hasil penelitian menemukan pada pengetahuan teknologi (TK) bahwa guru mampu dan baik dalam menggunakan teknologi untuk pembelajaran, sesuai kemampuan dan kondisi pembelajaran menggunakan WhatsApp, Zoom meeting atau google classroom guru mampu mendownload materi dari Internet atau website dan materi dari youtube dan kemudian guru mampu membagikan dan menshare ke peserta didik dengan menggunakan teknologi, guru sudah mengetahui manfaat dan keunggulan teknologi, guru dapat melakukan interaksi dengan peserta didik pada pembelajaran daring. Untuk kemampuan Pengetahuan Pedagogik (PK) guru sudah baik dan tepat, karena guru mampu merancang perangkat pembelajaran, guru mampu menggunakan media pembelajaran yang menarik, Guru menyesuaikan karakter dengan metode yang digunakan serta Guru melakukan evaluasi pembelajaran. Sedangkan pada kemampuan pengetahuan konten (CK) adalah sudah baik dan mampu, yakni guru memiliki kemampuan yang baik, guru mampu menyusun materi atau bahan ajar dan Guru menggunakan sumber belajar berbasis teknologi.

Page 2 of 20 | Total Record : 192