cover
Contact Name
I Putu Udiyana Wasista
Contact Email
jurnal.vastukara@isi-dps.ac.id
Phone
+6287861236918
Journal Mail Official
jurnal.vastukara@isi-dps.ac.id
Editorial Address
Program Studi Desain Interior, Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Denpasar Jl. Nusa Indah, Sumerta, Kec. Denpasar Timur, Kota Denpasar, Bali 80235
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Vastukara: Jurnal Desain Interior, Budaya, dan Lingkungan Terrbangun
ISSN : -     EISSN : 27981703     DOI : -
Jurnal Vastukara dikonstruksi sebagai jurnal online (e-journal). Jurnal ini di-review menggunakan sistem blind review. Jurnal Vastukara ditujukan sebagai media pengembangan keilmuan desain interior, budaya, dan lingkungan terbangun, untuk dapat dipublikasikan secara berkelanjutan. Publikasi ini nantinya agar dapat diakui oleh lembaga-lembaga akreditasi dan diakui secara luas. Semua artikel dalam Jurnal Vastukara akan diproses oleh editor melalui open access journal dan penulis dapat memantau seluruh proses di area anggota. Artikel-artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Vastukara berbentuk soft copy, tersedia sebagai akses terbuka untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan kepustakaan. Dewan redaksi Jurnal Vastukara tidak bertanggung jawab atas berbagai tindakan pelanggaran hak cipta ataupun pelanggaran lainnya yang dapat merugikan kredibilitas Jurnal Vastukara ataupun masyarakat secara luas. Topik yang diterima adalah: 1) Desain Interior; 2) Interior Arsitektur; 3) Desain furnitur; 4) Desain Elemen Estetik dalam Ruang; 5) Desain Lanskap ; 6) Desain Interior dan Proses Kreatif; 7) Konsep Desain berbasis Budaya; 8) Desain Interior dan Teknologi; 9) Materialitas Interior; 10) Pendidikan Desain Interior; 11) Desain Berkelanjutan
Articles 142 Documents
APLIKASI KONSEP BALI COLONIAL & ART DECO STYLE PADA DESAIN KRISNA WISATA KULINER, TUBAN Baiq Riska Nadia Minarti; Olih Solihat Karso; I Putu Udiyana Wasista
Jurnal Vastukara: Jurnal Desain Interior, Budaya, dan Lingkungan Terbangun Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Vastukara
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Krisna Wisata Kuliner merupakan restaurant yang menjadi bagian dari Krisna Oleh-Oleh Bali, juga merupakan pusat oleh-oleh terbesar dan terlengkap di Asia Tenggara yang juga menjadi icon dari Bali sendiri. Krisna memiliki bangunan khas yang menjunjung tinggi ciri Arsitektur Bali dan kearifan lokal Bali, ciri khas tersebut dapat ditemukan dari penggunakan material yang dipakai, pedestal berundak-undak dan ukiran- ukiran Bali. Pada proyek renovasi kali konsep Bali Colonial & Art Deco Style menjadi pilihan yang tepat untuk diterapkan di Krisna Wisata Kuliner karena akan menjadi tempat pertama yang akan dikunjungi wistawan saat tiba di Bali dan mampu memberikan kesan pertama yang baik terhadap Bali. Penerapan Bali Colonial Style biasanya terlihat seperti bangunan colonial Belanda namun disesuaikan dengan iklim tropis dan nilai-nilai Arsitektur Bali.
PELAKSANAAN REDESAIN PRESIDENTIAL SUITE ROOM 5070-5071 PADA SILOAM HOSPITALS BALI I Gusti Ayu Agung Istri Widyasari; I Made Pande Artadi; Toddy Hendrawan Yupardhi
Jurnal Vastukara: Jurnal Desain Interior, Budaya, dan Lingkungan Terbangun Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Vastukara
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada program magang/praktik kerja MBKM ini berlangsung di perusahaan CV. Asta Loma. Program ini bertujuan untuk memberikan pengalaman yang cukup kepada mahasiswa melalui pembelajaran langsung di tempat kerja. Metode yang digunakan dalam penyusunan laporan ini diantaranya yakni metode wawancara, observasi, dokumentasi, serta studi literatur. Adapun beberapa pekerjaan yang telah dilaksanakan selama menjalankan kegiatan magang/praktik kerja, salah satunya diberikan kesempatan untuk ikut serta dalam melaksanakan proses pengawasan di lokasi proyek serta dalam pembuatan gambar as built drawing pada proyek redesain IPD (In Patient Department) Room atau ruang unit rawat inap pada Siloam Hospitals yang berlokasi di Jl. Sunset Road, Kuta, Bali. Pada penelitian ini diangkat salah satu ruang pasien rawat inap tersebut yakni pada redesain Presidential Suite Room 5070 - 5071. Dalam proses pelaksanaan redesain tersebut melalui tahapan-tahapan serta tidak lepas dengan mematuhi tata tertib konstruksi yang diberlakukan oleh pihak Siloam Hospitals Bali untuk tercapainya hasil yang maksimal. Selama melaksanakan proses pengerjaan redesain tersebut tentunya tidak terlepas dari adanya kendala-kendala yang dialami. Dengan adanya kendala tersebut, maka dibutuhkan upaya-upaya yang harus dilakukan untuk mengurangi atau mengatasi kendala tersebut agar pelaksanaan proyek dapat berjalan dan terselesaikan dengan baik. Dari kegiatan yang telah dilakukan oleh penulis selama melaksanakan magang/praktik kerja tersebut, penulis mampu memperoleh beberapa ilmu tambahan, mulai dari segi pengetahuan, keterampilan, ataupun teknologi baru yang telah didapatkan.
PERANCANGAN WORKSPACE UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS PADA HUMAN CAPITAL MANAGEMENT OF CITRALAND SURABAYA Cecilia Hana Linawati
Jurnal Vastukara: Jurnal Desain Interior, Budaya, dan Lingkungan Terbangun Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Vastukara
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Workspace atau area kerja adalah tempat atau ruang yang difungsikan untuk bekerja atau melakukan aktivitas tertentu, oleh karena itu kondisi workspace sangat mempengaruhi produktivitas dari penggunanya. Human Capital Management of CitraLand adalah salah satu kantor CitraLand di Surabaya yang bertugas untuk mengurusi penerimaan dan pelatihan pegawai baru serta mengatur upah pegawai sehingga diperlukan produktivitas yang cukup tinggi pada setiap pegawainya namun workspace tiap penggunanya masih belum belum maksimal untuk mendukung produktivitas pengguna. Perancangan Human Capital Management of CitraLand di Surabaya ini dilakukan dengan membuat rancangan redesain yang bertujuan untuk memberikan solusi pada setiap permasalahan interior yang ada seperti area workspace setiap pengguna dan ruangan pendukung lainnya, desain sirkulasi layout yang kurang optimal yang menyebabkan aktivitas pengguna kurang produktif. Proses perancangan ini diawali dengan menggunakan metode kualitatif dengan mengumpulkan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan literature khusunya untuk kantor. Tujuan lainnya yaitu agar pegawai lebih produktif dalam melakukan aktivitas pekerjaannya. Perancangan ini juga menggunakan penerapan sustainable design, universal design, eco design dan new normal design agar pengguna merasa lebih aman.
REDESAIN RUANG RAWAT INAP SILOAM HOSPITALS BALI DI KUTA, BALI Indah Pradnya Pramesti; I Gede Mugi Raharja; Putu Ari Darmastuti
Jurnal Vastukara: Jurnal Desain Interior, Budaya, dan Lingkungan Terbangun Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Vastukara
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah sakit adalah sebuah tempat fasilitas medis yang memberikan perawatan kesehatan kepada pasien. Ruang rawat inap pasien merupakan salah satu dari sekian banyak fasilitas penting yang harus ada pada tiap rumah sakit. Ruang rawat inap pasien diperlukan untuk tempat perawatan bagi pasien yang mengidap penyakit tertentu dan harus mendapatkan pengawasan dari rumah sakit. Sama halnya seperti interior ruangan lainnya, interior dari ruang rawat inap juga harus fungsional, nyaman, dan tidak melupakan sisi estetikanya. Hal ini dikarenakan agar pasien yang tengah menjalani perawatan merasa nyaman. Maka dari itu Siloam Hospitals Bali melakukan redesain interior ruang rawat inap pasiennya untuk bisa membuat desain interior ruang rawat inap pasien yang lebih baik. Melalui magang di CV. Asta Loma, penulis mendapatkan pengalaman dalam menjalani proyek ini, terutama pada bagian pengawasan proyek di lapangan serta pembuatan gambar as built drawing. Dengan menggunakan metode project based learning, metode pengumpulan data kualitatif berupa deskripsi, dan penyajian data mengenai proyek yang didapatkan melalui wawancara dan observasi, penulis mengetahui tahapan yang dilalui selama proses redesain terjadi. Mulai dari briefing dengan pihak Siloam Hospitals, membuat desain konsep, pengajuan RAB, briefing kembali mengenai teknis pengerjaan, pengerjaan elemen interior di proyek dan pembuatan furniture, setting furniture di lapangan, hingga tahap final yaitu pengecekan realisasi redesain bersama dengan pihak Siloam. Selama pengerjaan proyek berlangsung, segala kendala yang terjadi tak bisa terelakkan. Walau begitu kendala-kendala tersebut dapat dilewati tanpa adanya masalah yang berarti hingga tahap akhir dan hasil realisasi redesain ruang rawat inap ini mampu memuaskan dan sesuai dengan keinginan pihak Siloam Hospitals Bali.
PERANCANGAN DESAIN INTERIOR PROJECT INDIGO SEA Anak Agung Sagung Kartika Pradnya Sari; I Putu Udiyana Wasista; Ni Luh Kadek Resi Kerdiati
Jurnal Vastukara: Jurnal Desain Interior, Budaya, dan Lingkungan Terbangun Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Vastukara
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan desain interior bertujuan untuk memecahkan masalah yang kompleks berkaitan dengan respon manusia terhadap ruang.Dalam perancangan pengaturan ruang dan tata letak didalam suatu bangunan dibutuhkan elemen pembentuk ruang dan elemen pelengkap pembentuk ruang serta elemen dekorasi. Apabila salah satu elemen di antaranya tidak ada maka bukanlah disebut interior. Penulis melakukan perancangan dari salah satu project di Saara Bali yaitu perancangan desain interior project Indigo Sea yang berlokasi di Jalan Padanglinjong nomor 11a, Canggu, Badung, Bali. Metode yang dipakai Penulis dalam melaksanakan keseluruhan kegiatan yaitu : Metode Wawancara, Metode Observasi, Metode Dokumentasi dan Metode Kepustakaan. Hasil dalam perancangan tersebut Penulis membuat 3D modeling, rendering, Lay-out plan, ceiling plan, electric plan, floor plan, section,dan facade. Dalam perancangan tersebut diharapkan dapat menciptakan suasana desain interior yang natural dan hangat, serta untuk Penulis yang melaksanakan perancangan diharapkan dapat menerapkan ilmu yang didapat sekaligus mempelajari dunia interior yang sebenarnya.
DESAIN INTERIOR RUMAH TINGGAL SEKAR TUNJUNG DENGAN GAYA MODERN TROPICAL Kelvin Darma Putra; I Wayan Balika Ika; I Gede Mugi Raharja
Jurnal Vastukara: Jurnal Desain Interior, Budaya, dan Lingkungan Terbangun Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Vastukara
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah tinggal merupakan sebuah bangunan yang memiliki arti sangat penting bagi kehidupan manusia. Hal tersebut dikarenakan rumah tinggal dapat berfungsi sebagai tempat beristriahat dan berlindung, sekaligus sebagai tempat yang dapat membuat penghuninya merasa nyaman, damai, dan tentram saat berada di dalamnya. Pentingnya keberadaan rumah tinggal tersebut semakin dirasakan saat terjadinya pandemi Covid-19. Pentingnya keberadaan rumah tinggal itulah yang membuat penulis tertarik untuk mengangkat Proyek Sekar Tunjung sebagai studi kasus dari artikel ini. Proyek Sekar Tunjung merupakan sebuah proyek rumah tinggal yang terletak di Jalan Sekar Tunjung, Bali. Rumah tinggal ini didesain menggunakan gaya modern tropical. Pengambilan Proyek Sekar Tunjung sebagai kasus dari judul artikel ini, yaitu untuk mengetahui alur dari pengerjaan sebuah proyek dan bagaimana keterlibatan mahasiswa dalam pengerjaan proyek tersebut. Metode pembelajaran yang digunakan pada pada pengerjaan proyek ini, yaitu project based learning. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data dari proyek ini yaitu menggunakan metode kualitatif, yang dapat berupa narasi, deskripsi, maupun gambar seputar proyek yang dibahas. Penggunaan tipe penelitian ini, bisa didapatkan dengan melalui wawancara, observasi, serta studi kasus ataupun literatur. Tujuan dari penulis mengangkat proyek Sekar Tunjung sebagai studi kasus, yaitu untuk memaparkan hasil kerja mahasiswa selama mengerjakan proyek pada program magang merdeka belajar – kampus merdeka. Hal lainnya yang membuat saya mengangkat proyek ini, dikarenakan proyek ini memiliki konsep desain yang menarik, yaitu sebuah rumah tinggal dengan suasana desain seperti berada di vila. Hasil akhir yang didapatkan dari pengerjaan proyek Sekar Tunjung ini, yaitu menghasilkan 3D rendering setiap ruang, dengan menggunakan program Sketchup untuk 3D modelling dan program Enscape untuk rendering
DINAMIKA PERANCANGAN INTERIOR VILLA UNGASAN DI PT. REKA MASSA ARCHITECT Ida Bagus Bagaskara Manuaba
Jurnal Vastukara: Jurnal Desain Interior, Budaya, dan Lingkungan Terbangun Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Vastukara
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan interior Villa Ungasan merupakan sebuah proses yang sangat dinamis. Perubahan-perubahan konsep yang diminta dan waktu penyelesaiannya yang cepat menjadi suatu tekanan di dalam prosesnya. Pengalaman ini terjadi pada kegiatan magang mahasiswa, sebagai suatu upaya mendapatkan pengalaman langsung terhadap proses tersebut.Pendalaman yang dilakukan selama magang adalah bagaimana penerapan teori-teori perancangan interior di PT. Reka Massa Architect dilakukan secara maksimal, mengkombinasikan teori dengan ide-ide terbaru baik secara lokal, nasional maupun internasional, seperti ide-ide interior Jepang. Kendala selama proses perancangan yang dihadapi adalah sulitnya mengikuti keinginan klien yang berubah-ubah. Hal ini ditasi dengan selalu berkomunikasi, tidak membiarkan suatu masalah menjadi tertunda, dan menangani perubahan-perubahan secara lebih cepat sehingga menggiring klien untuk dapat mengambil keputusan final.Program Magang MBKM ini dilaksanaan dengan tujuan untuk lebih menyiapkan mahasiswa dalam menghadapi realitas dunia kerja. Jurang perbedaan pada bangku perkuliahan dengan dunia kerja merupakan hambatan tersendiri bagi mahasiswa untuk dapat beradaptasi. Dengan mengikuti Program Mata Kuliah Magang, merupakan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengetahui lebih dini kondisi dunia kerja dengan praktik langsung di dalamnya.Pelaksanaan magang ini menggunakan Metode Kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan kepustakaan. Teknik Observasi, dilakukan dengan terlibat langsung pada proyek perencanaan Villa Ungasan yang ditangani oleh PT. Reka Massa Architect. Keterlibatan langsung pada proses, maka mahasiswa dapat melakukan pengamatan secara teliti dengan pencatatan secara sistematis. Teknik Wawancara, dimana mahasiswa berhadapan dengan narasumber untuk mendapatkan informasi secara langsung (data primer). Sedangkan Teknik Kepustakaan, dilakukan dengan melakukan penelusuran literatur yang diperlukan sebagai data sekunder.Berdasarkan pengalaman tersebut maka pelaksanaan magang menunjukan bahwa Program Magang MBKM memberi perubahan yang signifikan terhadap mahasiwa dalam pembentukan mental dan percepatan pengetahuan lapangan. Pelaksanaan program tersebut juga menambah wawasan yang bermanfaat bagi mahasiswa dan kampus.
GAYA KONTEMPORER JAWA PADA INTERIOR SPA Khadziya Maharani Kusuma; Sella Malinda; Agus Dody Purnomo
Jurnal Vastukara: Jurnal Desain Interior, Budaya, dan Lingkungan Terbangun Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Vastukara
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di zaman sekarang, perawatan tubuh sudah menjadi gaya hidup, khususnya bagi kaum wanita. Fasilitas yang menunjang perawatan tubuh saat ini menjadi suatu kebutuhan bagi masyarakat urban. Desain interior SPA tidak hanya sekedar fungsional dan nyaman namun juga diharapkan dapat memberikan citra yang berbeda. Untuk itu, dibutuhkan gaya atau langgam pada desain interiornya. Tujuan penelitian ini, untuk mengkaji penerapan gaya kontemporer Jawa pada desain interior Martha Tilaar Salon Day SPA. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif. Gaya kontemporer Jawa berasal dari unsur tradisional yang dihadirkan dengan bentuk kekinian. Seperti pada penerapan elemen dekorasi yang diambil dari motif batik dan diolah dengan menggunakan material kayu solid dan akrilik. Ornamen yang diterapkan pada desain interiornya antara lain batik kawung, gunungan, dan mega mendung. Penempataan ornamen tersebut tanpa menghilangkan filosofi dari motif batik yang digunakan. Gaya kontemporer Jawa pada desain interior Martha Tilaar Salon Day SPA sesuai dengan brand identity perusahaan yang mengangkat kearifan lokal Indonesia dengan tradisi gaya hidup modern.
PERSEPSI PENGUNJUNG TERHADAP 9 ELEMEN INTERIOR KAFE BERGAYA VINTAGE DI SURABAYA (STUDI KASUS: GRANDFATHER COFFEESHOP) Elisabet Elisabet; Hedy Constancia Indrani
Jurnal Vastukara: Jurnal Desain Interior, Budaya, dan Lingkungan Terbangun Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Vastukara
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kafe merupakan tempat yang banyak dikunjungi oleh generasi milenial. Kafe banyak dikunjungi dengan berbagai tujuan, yaitu untuk melakukan berbagai aktivitas seperti berinteraksi, bekerja, makan dan minum, serta banyak hal lain. Kafe sendiri dapat dinilai melalui konsep yang digunakan dalam desain interior kafe tersebut. Tidak semua kafe memiliki interior dengan konsep yang menarik. Desain interior sendiri memiliki banyak konsep interior yang dapat dilihat dari elemen interior dalam tempat tersebut. Banyak konsep desain yang diminati oleh generasi milenial, salah satunya desain interior bergaya vintage. Konsep desain bergaya vintage merupakan gaya yang juga mulai banyak digunakan pada area publik, seperti kafe. Vintage sendiri merupakan desain yang memiliki karakteristik yang khas, mengacu pada suatu hal yang jadul atau kuno dan berada di era sekitar 100 tahun lalu dari masa sekarang. Penelitian persepsi pengunjung terhadap 9 elemen interior kafe bergaya vintage ini bertujuan untuk menjabarkan 9 elemen interior yaitu environment; space; enclosure; ground plane; light; decoration; support; display, storage and worksurfaces; dan information terhadap kafe. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa pendekatan kualitatif deskriptif serta pengumpulan data dengan observasi di lapangan, wawancara dengan pemilik kafe maupun pengunjung dan kuisioner yang akan disebar kepada pengunjung kafe generasi milenial. Hasil dan kesimpulan yang didapat dari penelitian ini akan mencakup persepsi pengunjung mengenai bagaimana suasana lingkungan kafe, mulai dari interior, pencahayaan, perabot, media penyimpanan maupun informasi yang digunakan oleh kafe apakah sudah mengekspresikan konsep interior bergaya vintage atau belum.
PERANCANGAN GAYA MODERN KONTEMPORER PADA VILLA BELAKANG, GRAND VILLA PERERENAN Made Meitalia Sari; I Nyoman Artayasa; Made Ida Mulyati
Jurnal Vastukara: Jurnal Desain Interior, Budaya, dan Lingkungan Terbangun Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Vastukara
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bali merupakan salah satu destinasi terpopuler pada masa liburan setiap tahunnya. Maka dari itu pemesanan penginapan biasanya dilakukan sejak jauh-jauh hari. Penginapan pun memiliki jenis yang berbeda-beda, yakni hotel, boutique hotel, resort, cottage, villa, losmen, inn, dan lain sebagainya. Salah satu penginapan di Bali yang akan dibangun yaitu Grand Villa Pererenan. Di dalam kompleks villa akan dibangun 2 tipe villa yaitu Villa 2 Kamar dan Villa Belakang. Villa Belakang Pererenan yang memiliki luasan tanah 4 are ini dirancang dengan mengusung gaya modern-kontemporer yang mana memiliki karakteristik rapi, bersih, dan minim dekorasi. Dalam mengerjakan proyek ini dilakukan metode dokumentasi dan studi literatur dalam pengumpulan data-datanya. Gaya modern-kontemporer diterapkan pada seluruh interior baik pada elemen pembentuk ruang hingga furniturnya. Desainnya banyak menggunakan bentuk geometris seperti persegi dan lingkaran serta garis horizontal dan vertikal. Untuk menerapkan karakteristiknya yang bersih dan rapi, interior didesain dengan minim aksen dan dekorasi. Walaupun demikian interior tetap terlihat menarik karena pengaplikasian material sangat diperhatikan sehingga dapat menjadi sebuah daya tarik dan titik fokus. Interiornya dominan menggunakan warna monokrom yang netral dan sedikit sentuhan warna alami kayu yang dapat memberikan kesan natural dan titik fokus di antara furnitur lainnya. Sedangkan bagian pencahayaan menggunakan pencahayaan alami dan buatan yang berasal dari downlight, lampu gantung, dan LED strip. Warna yang digunakan pada lampu yakni warm white agar interior memberikan kesan hangat dan nyaman untuk dihuni.

Page 5 of 15 | Total Record : 142