cover
Contact Name
Andi Safitri Sacita
Contact Email
jurnalperbal@gmail.com
Phone
+6281213302660
Journal Mail Official
jurnalperbal@gmail.com
Editorial Address
https://journal.uncp.ac.id/index.php/perbal/about/editorialTeam
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan
ISSN : 23026944     EISSN : 25811649     DOI : https://doi.org/10.30605/perbal
Core Subject : Agriculture,
Jurnal ini berisi tentang lingkup ilmu-ilmu pertanian, dengan prioritas pada ilmu dan teknologi tanaman (pangan, perkebunan, hortikultura, dan kehutanan), termasuk aspek pascapanen, sosial ekonomi, maupun ketatawilayahan.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2016)" : 8 Documents clear
Peran penyuluh pertanian terhadap pengelolaan budidaya kakao di Desa Pengkendekan Kecamatan Sabbang Kabupaten Luwu Utara Idawati Idawati
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.072 KB) | DOI: 10.30605/perbal.v4i1.288

Abstract

pengelolaan budidaya Kakao di Desa Pengkendekan, Kecamatan Sabbang, Kabupaten Luwu Utara. Kegunaa penelitian ini adalah: 1) Dapat memberikan sumbangan pemikiran bagi pemerintah daerah Kabupaten Luwu Utara dalam upaya peningkatan pelayanan penyuluh pertanian kepada kelompok tani, 2).Dapat mendorong penelitiannya yang berkeinginan untuk meneliti lebih dalam lagi tentang berbagai hal dalam pelayanan publik utamanya kelompok tani. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei sampai Juli 2014.Penelitian ini dilakukan di Desa Pengkendekan, Kecamatan Sabbang, Kabupaten Luwu Utara. Penentuan sampel dilakukan secara purposive sampling, dengan mengambil 3 kelompok tani (Yakni sebanyak 60 orang) yang aktif dalam pengelolaan budidaya tanaman kakao dan satu informan tambahan adalah penyuluh yang bertugas bertugas di Desa Pengkendekan, Kecamatan Sabbang, Kabupaten Luwu Utara yang melakukan aktifitas penyuluhan dalam pelayanan kelompok tani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran penyuluh pertanian kepada kelompok tani dalam hal pengelolaan budidaya Kakao di Desa Pengkendekan, Kecamatan Sabbang, Kabupaten Luwu Utara dalam hal pelaksanaan penyuluhan,evaluasi dan pelaporan serta pengembangan penyuluhan, peran penyuluh berkategori “tinggi”.
Peranan penyuluh dan efektivitas pelaksanaan penyuluhan bagi petani jagung Di Desa Sukamaju, Kecamatan Sukamaju, Kabupaten Luwu Utara Intisari Intisari
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.987 KB) | DOI: 10.30605/perbal.v4i1.289

Abstract

Penelitian ini bertujuan : 1) Menganalisis peranan penyuluh bagi petani jagung di Desa Sukamaju, Kecamatan Sukamaju, Kabupaten Luwu Utara, 2) Menganalisis efektivitas pelaksanaan penyuluhan pertanian terhadap petani jagung di Desa Sukamaju, Kecamatan Sukamaju, Kabupaten Luwu Utara Sampel dalam penelitian ini diambil dengan metode purposive sampling, dengan pertimbangan bahwa kelompok tani ini sudah lama terbentuk dan masih eksis sampai sekarang, yaitu Kelompok Tani Bina Marga sehingga jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 25 orang responden.Untuk menganalisis peranan penyuluh pertanian dan efektivitas pelaksanaan penyuluhan bagi petani jagung di Desa Sukamaju, Kecamatan Sukamaju, Kabupaten Luwu Utara digunakan skala pengukuran semantic diferensial (Simamora, 2004) yaitu 1 (sangat tidak setuju) sampai 5 (sangat setuju), dan untuk menginterpretasi data digunakan skala interval. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Peranan penyuluh pertanian terhadappetani jagung di Kecamatan Sukamaju, Kabupaten Luwu Utara adalah kuat yaitu senilai 42,76. (2) Efektivitas pelaksanaan penyuluhan pertanian di Desa Sukamaju, Kecamatan Sukamaju, Kabupaten Luwu Utara adalah sangat efektif, yaitu senilai 29,88.
EFEKTIVITAS LIMBAH PULP KAKAO (Theobroma cacao L.) SEBAGAI HERBISIDA GULMA RUMPUT TEKI (cyperus kyllingia) Rahmawasiah Rahmawasiah
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.768 KB) | DOI: 10.30605/perbal.v4i1.285

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Cokroaminoto Palopo, di Kelurahan To’ Bulung, Kecamatan Bara Kota Paolopo yang dimulai pada bulan April sampai dengan Juli 2015. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pulp kakao sebagai herbisida gulma rumput teki. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan yakni P0 (control), P1 (200 ml fermentasi pulp kakao), P2 (300 ml fermentasi pulp kakao), P3 (400 ml fermentasi pulp kakao), P4 (500 ml fermentasi pulp kakao) yang diulang sebanyak 5 kali. Data dianalisis secara statistika dengan uji F pada taraf 5% dan 1%, dan apabila F hitung perlakuan lebih besar dari F tabel 5% dan 1%, maka dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keracunan gulma tertinggi terdapat pada perlakuan P4 (500 ml fermentasi pulp kakao), dan yang terendah terdapat pada perlakuan P0 sedangkan untuk berat kering gulma tertinggi terdapat pada perlakuan P0 dan yang terendah terdapat pada perlakuan P2 (300 ml fermentasi pulp k
Respon pertumbuhan dan produksi tanaman mentimun (cucumis sativus l.) Pada berbagai lebar piringan dan dosis pupuk dari limbah kulit buah kakao Muhammad Yusuf Idris
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.891 KB) | DOI: 10.30605/perbal.v4i1.290

Abstract

RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN MENTIMUN (Cucumis sativus L.) PADA BERBAGAI LEBAR PIRINGAN DAN DOSIS PUPUK DARI LIMBAH KULIT BUAH KAKAO yang dilaksanakan pada bulan Desember 2014 sampai Mei 2015 di Desa Sabbang, Kecamatan Sabbang, Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (Rak) dan faktorial yang diulang sebanyak 3 kali. Faktor pertama adalah lebar piringan (C) yang terdiri dari 2 taraf : 10 cm dari titik penanaman (c1), 20cm dari titik penanaman (c2). Faktor ke dua yaitu dosis pupuk (D) yang terdiri dari 5 taraf : 100 gram/tanaman (d1), 200 gram/tanaman (d2), 300 gram/tanaman (d3), 400 gram/tanaman (d4) dan 500 gram/tanaman (d5). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu (1). Lebar piringan 10 cm dari titk tanam (c1) cenderung memberikan pengaruh yang terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman mentimun dalam hal ini pada jumlah daun (60 helai), umur berbunga (30,8 hari), cabang produktif (2,3), jumlah buah (3,2), panjang buah (18,7 cm) dan berat buah (224,2 gram), (2). Dosis pupuk 400 gram/tanaman (d4) cenderung memberikan pengaruh yang terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman mentimun dalam hal ini pada jumlah daun (57,7 helai) , jumlah ruas (50), umur berbunga (31,5 hari) dan jumlah buah (3,5), (3). Interaksi (d4c1) antara dosis pupuk (400 gram/tanaman) dan lebar piringan (10 cm) cenderung memberikan pengaruh yang terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman mentimun dalam hal ini pada jumlah daun (67 helai), umur berbunga (22,3 hari), jumlah buah (4,3) dan panjang buah (20,7 cm).
Pengaruh perakaran terhadap penyerapan nutrisi dan sifat fisiologis pada tanaman tomat (lycopersicum esculentum) Baso Amir
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.731 KB) | DOI: 10.30605/perbal.v4i1.286

Abstract

Akar sebagai organ vegetatif tanaman sangat bermanfaat untuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman, merupakan alat penyalur nutrisi dari tempat serapan kemudian disalurkan ke bagian tanaman lainnya yang membutuhkan sehingga berpengaruh pada proses fisiologis tanaman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang sifat tanaman dengan akar yang berbeda dan kaitannya dengan kemampuan untuk menyerap nutrisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa klorofil a, b dan total pada perlakuan pemupukan 100% cenderung lebih tinggi dibandingkan 50%, perlakuan tanpa pemotongan akar cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan pemotongan akar. Sementara pada Aktivitas Nitrat Reduktase perlakuan pemotongan akar baik pada pemupukan 50% maupun 100%.cenderung lebih tinggi dibandingkan perlakuan tanpa pemotongan akar
Organogenesis tanaman jagung (zea mays l) pada berbagai konsentrasi naa, kinetin, casein hidrolisa secara in-vitro Rahman Hairuddin; Suarti suarti
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/perbal.v4i1.291

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh organogenesis tanaman jagung (Zea masy L) pada berbagai konsentrasi NAA, Kinetin, Casein Hidrolisa secara In-Vitro. Dilaksanakan diLaboratorium Kultur Jaringan Universitas Cokroaminoto Palopo, dimulai pada bulan Mei sampai September 2015. Percobaan ini disusun berdasarkan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan masing-masing P0 (Kontrol) P1 (1ppm NAA+ 1ppm Kinetin + 1ppm Casein Hidrolisa) P2 (2ppm NAA + 2ppm Kinetin + 2ppm Casein Hidrolisa) P3 (3ppm NAA + 3ppm Kinetin + 3ppm Casein Hidrolisa) masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 ulangan. Data dianalisis secara statistika dengan uji F pada taraf nyata 5 % dan 1 % dan apabilah F hitung perlakuanya lebih besar dari F tabel 5% dan 1 % maka dilanjutkan dengan uji beda nyata jujur (BNJ) pada taraf 5 %. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa zat pengatur tumbuh NAA, Kinetin, Casein Hidrolisa memberikan pengaruh yang tidak nyata teprhadap umur berkecambah, hari muncul akar, tinggi tanaman, lebar daun, panjang daun, jumlah akar, panjang akar, jumlah daun, bobot planlet pada pertumbuhan tanaman jagung dan yang terbaik pertumbuhanya yaitu P3 (3ppm NAA + 3 ppm Kinetin + 3ppm Casein Hidrolisa).
Efektifitas tiga ekstrak tumbuhan dalam menekanan intensitas serangan hama Riptortus Linearis Fab pada tanaman kedelai Eka Sudartik
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/perbal.v4i1.287

Abstract

Salah satu hama yang paling mengkhawatirkan pada pertanaman kedelai di Sulawesi-Selatan yaitu Riptortus linearis ( Kepik penghisap polong) merupakan hama yang tergolong dalam ordo Hemiptera famili Alydidae tersebar di seluruh sentra pertanaman kedelai dan kacang hijau Keberadaan hama pada pertanaman kedelai merupakan kendala dalam memajukan usaha pertanian di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak penggunaan tiga ektrak tumbuhan yang berasal dari daun nimba, mahoni,dan tehprosia sebagai insektisida nabati terhadap aspek intensitas serangan hama R linearis. Penelitian ini terdiri dari 7 perlakuan yaitu ekstrak segar tanaman daun nimba, ekstrak segar tanaman daun tephorisa, ekstrak segar daun mahoni, ekstrak fermentasi daun nimba, ekstrak fermentasi daun tephorisa, dan ekstrak fermentasi daun mahoni selanjutnya perlakuan diulang 3 kali sehingga diperoleh 21 unit satuan percobaan dan masing-masing perlakuan menggunakan konsentrasi aplikasi sebesar 25 % .Penelitian ini menunjukkan bahwa pada perlakuan ekstrak berbeda nyata dengan kontrol. Pada perlakuan ekstrak segar daun nimba dapat menekan jumlah intensitas serangan R linearis sebesar 4,89 %, ekstrak segar daun mahoni sebesar 5,64%, ekstrak segar daun tephorisa sebesar 5,56 %, ekstrak fermentasi daun nimba 3,00%, ekstrak fermentasi daun mahoni 4,45%, ekstrak fermentasi daun tephorisa 4,91%, kontrol 9,64%. Penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak fermentasi daun nimba dapat menekan jumlah intensitas serangan hama R Linearis.
Strategi pengembangan produk unggulan kakao skala ikm di kabupaten luwu utara Rahmi Azizah Mudaffar
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/perbal.v4i1.292

Abstract

Pengembangan produk unggulan Kakao skala IKM di Kabupaten Luwu Utara, masih terhambat sejumlah persoalan, baik pada tingkat usaha tani maupun tingkat industri pengolahan. Tujuan penelitian ini adalah melakukan pemilihan prioritas produk unggulan Kakao, menentukan lokasi atau pusat pengembangan produk unggulan Kakao, dan merumuskan strategi dan program pengembangan produk unggulan Kakao skala IKM di Kabupaten Luwu Utara. Penelitian dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu mengidentifikasi potensi Kakao di Kabupaten Luwu Utara dengan metode survey dan studi pustaka, pemilihan prioritas produk unggulan kakao dan penetuan lokasi/pusat pengembangan produk unggulan Kakao dengan Metode Perbandingan Eksponensial (MPE) dan penyusunan strategi pengembangan produk unggulan Kakao skala IKM dengan metode SWOT dan QSPM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cokelat kemasan, permen cokelat, dan cokelat batangan menjadi prioritas produk unggulan untuk dikembangkan, sedangkan lokasi/pusat pengembangan produk unggulan Kakao yaitu di Masamba, Sabbang dan Sukamaju. Strategi yang dapat diterapkan untuk pengembangan produk unggulan Kakao skala IKM di Kabupaten Luwu Utara yaitu : pengembangan kerjasama/kemitraan dengan swasta dan lembaga lainnya, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan SDM berbasis kompetensi, pengembangan jejaring pemasaran, peningkatan kemampuan teknologi industri, pemeliharaan kontinuitas pengadaan bahan baku, pengembangan dan penerapan layanan informasi, penguatan kelembagaan, mendorong penyebaran IKM di lokasi/pusat pengembangan produk unggulan Kakao serta pengembangan fasilitas ekonomi, sosial dan pemerintahan.

Page 1 of 1 | Total Record : 8