cover
Contact Name
Gede Aditra Pradnyana
Contact Email
gede.aditra@undiksha.ac.id
Phone
+6236222928
Journal Mail Official
putu.spyanawati@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jalan Udayana No 11 Singaraja Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha
ISSN : 25992597     EISSN : 25992589     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjp
Core Subject : Health, Education,
the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Physical education sport and health Undiksha. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Physical education sport and health Undiksha
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,198 Documents
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR BERGULING SENAM LANTAI PADA SISWA KELAS VII.I SMP LABORATORIUM UNDIKSHA SINGARAJA PELAJARAN 2015/2016 ., Ni Putu Eka Sumariani; ., I Ketut Budaya Astra, S.Pd, M.Or; ., Kadek Yogi Parta Lesmana, S.Pd.,M.Pd
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i1.6891

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar berguling senam lantai pada siswa kelas VII.I SMP Laboratorium Undiksha Singaraja tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yaitu guru sebagai peneliti yang dilaksanakan dalam dua siklus, terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi atau evaluasi dan refleksi, jumlah subjek penelitian yang akan digunakan 33 orang siswa dan hal yang yang di analisis adalah aktivitas dan hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan rata-rata aktivitas belajar teknik dasar berguling (depan dan belakng) senam lantai secara klasikal pada observasi awal 5.81 (cukup aktif), pada siklus I meningkat menjadi 75,76 (aktif), dan 96.97 (aktif) pada siklus II. Sedangkan persentase ketuntasan hasil belajar pada observasi awal sebesar 5 orang tuntas (15,15% ), pada siklus I menjadi 22 orang tuntas (66,67%) dan 28 orang tuntas (84,85%) pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar berguling (depan dan belakng) senam lantai meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS). Dengan demikian disarankan kepada guru penjasorkes agar menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe TPS. Kata Kunci : Kata-kata kunci: Kooperatif TPS, aktivitas belajar, hasil belajar, Berguling senam lantai. ABSTRACT This study aims to improve the activity and results of rolling learned the basic techniques in gymnastics floor VII.I grade students of SMP Laboratory Undiksha Singaraja academic year 2015/2016. This research is a class act that is teacher as researcher conducted in two cycles, consisting of a plan of action, action, observation or evaluation and reflection, the number of research subjects to be used 33 students and things in the analysis is the activity and learning outcomes students. Based on the results, the average activity of learning fundamental techniques roll (front and belakng) gymnastics floor classically on preliminary observations 5.81 (quite active), the first cycle increased to 75.76 (active), and 96.97 (active) in the second cycle , While the percentage of completeness learning outcomes in the initial observation completed by 5 people (15.15%), the first cycle to 22 people completed (66.67%) and 28 people completed (84.85%) in the second cycle. Based on the analysis of data and discussion concluded that the activities and results of learning basic techniques roll (front and belakng) floor exercises increase through the implementation of cooperative learning model Think Pair Share (TPS). It is strongly advised to teachers penjasorkes to implement cooperative learning model TPS.keyword : Key words : Cooperative TPS , learning activities , learning outcomes , Rolling gymnastics floor .
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) TERHADAP HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PUKULAN PENCAK SILAT Suriantika, I Komang Dedi; Rai, I Wayan; Suwiwa, I Gede
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v7i1.36480

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe NHT terhadap hasil belajar teknik dasar pukulan pencak silat. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen sesungguhnya dengan menggunakan rancangan penelitian the randomize pretest-posttest control group the same subject design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Banjar tahun pelajaran 2018/2019 yang berdistribusi ke dalam 10 kelas. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik rancangan the pretest-posttest control grup design. Pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar dengan melalui pre-test dan post-test. Data dianalisis menggunakan Uji-t dengan bantuan SPSS 16.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan hasil belajar pukulan pencak silat antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe NHT dengan rata-rata gain score 17.74 dan standar deviasi 0.01870. Sedangkan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional dengan rata-rata gain score 10.53 dan standar deviasi 0.02017. Angka signifikansi yang diperoleh melalui uji normalitas adalah 0.200, uji homogenitas adalah 0,607, dan uji-t adalah p=0.000. Disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT berpengaruh sangat signifikan terhadap peningkatan hasil belajar teknik dasar pukulan pencak silat pada siswa. Dengan demikian disarankan kepada guru PJOK dapat menerapkan model pembelajaran kooperatif tie NHT karena terbukti berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa.
PEMBELAJARAN KOOPERATIF GI UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR BERGULING SENAM LANTAI ., Komang Sri Widiasih; ., I Wayan Artanayasa, S.Pd, M.Pd.; ., I Made Satyawan, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v2i1.2217

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar berguling (roll) senam lantai pada siswa kelas X F SMA Negeri 1 Kubutambahan tahun pelajaran 2013/2014”. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas X F SMA Negeri 1 Kubutambahan yang berjumlah 39 orang terdiri dari 28 orang siswa putra dan 11 orang siswa putri. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian aktivitas pada siklus I secara klasikal adalah 7,76 pada kategori aktif dan hasil belajar mencapai 56,41%, pada siklus II aktivitas belajar secara klasikal adalah 8,36% pada kategori aktif dan hasil belajar mencapai 89,74%. Berdasarkan hasil analisis data, simpulan penelitian ini adalah aktivitas dan hasil belajar teknik dasar Berguling (Roll) Senam Lantai meningkat melalui Penerapan Kooperatif Tipe GI. Disarankan kepada guru penjasorkes dapat menerapakan model pembelajaran kooperatif tipe GI dalam proses pembelajaran karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar Berguling (Roll) Senam Lantai. Kata Kunci : GI, Aktivitas dan Hasil Belajar Senam Lantai (Roll) This study aims to improve activity and the learning outcomes of Gymnastics (roll) through the Implementation of GI Cooperative Learning Model to Improve Activity and the Learning Outcomes of Basketball Passing. This study was an action research, in which the teacher was the researcher. The research subject was X F class of Junior High School No 1 Kubutambahan in which consists of 39 students. The data were analyzed by using descriptive statistical analysis. The result of the first cycle classically was 7,76 in a fairly active catagory and the learnig outcomes achieved 56.41%. The activity of the second cycle classically was 8,36 in the active category and the learning outcomes was at 89,74%. Based on the data analysis and discussion, the conclusion of the research was the activty and learning outcomes of the basic techniques of basketball passing improved through the implementation of GI cooperative learning model. It is recomended for the teachers to implement GI cooperative learning model into the learning process in order to increase the activity and learning outcomes of the basic techniques Gymnastics.keyword : GI, activities and learning outcomes of Gymnastics (roll)
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) TERHADAP HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING BOLA VOLI ., A A Km Surya Hadi; ., Drs. I Made Danu Budhiarta, M Pd.; ., dr. I Made Kusuma Wijaya, S.Ked., M.Kes.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v5i2.13030

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model pembelajaran Kooperatif Tipe STAD terhadap hasil belajar passing bawah dan passing atas bola voli. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan menggunakan rancangan penelitian the non-randomized control group pretest posttest design. Sampel penelitian adalah siswa kelas VII A dan VII B SMP Mutiara Singaraja Tahun Pelajaran 2017/2018 berjumlah 55 orang siswa Pengundian kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dilakukan dengan purposive sampling. Data hasil belajar dikumpulkan melalui pretest dan posttest. Analisis data menggunakan Uji-t dengan bantuan SPSS 16.0 for Windows. Pada kelompok eksperimen nilai pretest diperoleh rata-rata nilai 67,77 sedangkan kelompok kontrol 64,55 kemudian hasil nilai posttest didapatkan hasil nilai pada kelompok eksperimen diperoleh nilai rata-rata 81,48. Sedangkan pada kelompok kontrol diperoleh nilai rata-rata 71,1. Rata-rata gain score normalisasi yang didapatkan pada masing-masing kelompok adalah pada kelompok eksperimen sebesar 0,40 sedangkan kelompok kontrol mengalami sebesar 0,17. Angka signifikansi yang diperoleh melalui Uji t adalah sig0,000
IMPLEMENTASI KOOPERATIF GI UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING BOLA BASKET Indriani Manuain, Angel
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 1, No 2 (2013): ARTICLE
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i2.1037

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola basket melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe GI pada siswa kelas VII.A SMP Negeri 2 Tabanan tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas yaitu peneliti sebagai guru. Penelitian dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Subyek penelitian adalah siswa kelas VII.A SMP Negeri 2 Tabanan yang berjumlah 36 orang siswa (17 orang putra dan 19 orang putri). Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis data pada Siklus I aktivitas belajar passing (chest pass dan bounce pass) Bola Basket secara klasikal sebesar 6,9 dan Siklus II secara klasikal sebesar 8,3. Dari Siklus I ke Siklus II mengalami peningkatan sebesar 1,4. Persentase ketuntasan hasil belajar passing Bola Basket pada Siklus I secara klasikal sebesar 63,90% dan Siklus II secara klasikal sebesar 83,30%. Dari Siklus I ke Siklus II mengalami peningkatan sebesar 19,40%. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola basket meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe GI pada siswa kelas VII.A SMP Negeri 2 Tabanan tahun pelajaran 2012/2013. Oleh karena itu, disarankan kepada guru penjasorkes dapat mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe GI dalam pembelajaran teknik dasar passing bola basket.   Abstract: This research is aimed for improving the activity and achievement of basket ball passing basic technique through the implementation of cooperative teaching and learning strategy type GI to the students in class VII A Junior High School of 2 Tabanan in academic year 2012/2013. This reasearch is categorized as class behavior research of which the researcher is as a teacher. This research is held for 2 cycles. The subjects of the research are students of class VII A Junior High School of 2 Tabanan which are 36 students (including 17 boys and 19 girls). The data is analyzed by using descriptive statistic. The result of data analysis on the first cycle of passing (chest pass and bounce pass) learning activity, the basket ball is classically about 6.9 and the second cycle is classically about 8.3. From the first to second cycles, it gets increased which is about 1.4. The percentage of learning result exhaustiveness of basket ball passing on the first cycle is classically about 63.90% and the second cycle is classically about 83.30%. From the first to second cycle, it gets increased which is about 19.40%. According to the result of data anlysis and study, it could be concluded that the activity and the achievement of basket ball passing basic technique is increasing through the implementation of cooperative teaching and learning strategy type GI on class VII A of Junior High School of 2 Tabanan in academic year 2012/2013. As a result, it is advised to the penjasorkes teachers could implement the of cooperative teaching and learning strategy type GI on the learning of basket ball passing basic technique.   Kata-kata Kunci:   Model pembelajaran kooperatif, aktivitas, hasil belajar, dan passing bola basket.
IMPLEMENTASI KOOPERATIF STAD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING BOLA BASKET ., Gede Reza Sunarya Juliadipa; ., I Putu Darmayasa, S.Pd, M.For; ., dr. I Made Kusuma Wijaya, S.Ked.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 4, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i3.8616

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing (chest pass dan bounce pass) bola basket melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan bentuk guru sebagai peneliti, yang dilaksanakan dalam dua siklus, terdiri dari tahap perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian meliputi siswa kelas IX A SMP Negeri 1 Seririt yang berjumlah 32 orang terdiri dari 15 orang putra dan 17 orang putri. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil analisis data aktivitas belajar pada siklus I secara klasikal 7,38 (aktif) dan ketuntasan hasil belajar pada siklus I mencapai 53% (belum tuntas). Pada siklus II, aktivitas belajar secara klasikal 8,11 (aktif) dan ketuntasan hasil belajar mencapai 90,6% (tuntas). Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar passing (chest pass dan bounce pass) bola basket meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas IX A SMP Negeri 1 Seririt tahun pelajaran 2016/2017. Disarankan kepada guru penjasorkes dapat mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe STAD, karena terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar.Kata Kunci : Model pembelajaran, kooperatif, STAD, aktivitas, hasil belajar, bola basket. This study aims to improve the activity and learning outcomes basic techniques of passing (chest pass and bounce pass) basketball through the implementation of cooperative learning model STAD. This research is a form of class action with the teacher as researcher, who conducted in two cycles, comprising the steps of action planning, action, observation/evaluation and reflection. Subjects of study include class IX A SMP Negeri 1 Seririt which numbered 32 people consisting of 15 sons and 17 daughters. Data were analyzed using descriptive statistical analysis. The results of the data analysis of learning activities in the first cycle in the classical 7.38 (active) and learning outcomes in the first cycle reaches 53% (not complete). In the second cycle, the classical learning activity 8.11 (active) and learning outcomes reached 90,6% (complete). Based on the results of the data analysis and discussion concluded that the activities and learning outcomes passing (chest pass and bounce pass) basketball increased through the implementation of cooperative learning model STAD in class IX A SMP Negeri 1 Seririt academic year 2016/2017. It is recommended to teachers penjasorkes can implement cooperative learning model STAD, as shown to increase the activity and learning outcomeskeyword : learning models, cooperative, STAD, activities, learning outcomes, basketball.
IMPLEMENTASI KOOPERATIF STAD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING BOLA VOLI ., I Nym Gd Oka Wahyuna; ., I Gst Lanang Agung Parwata,S.Pd, M.Kes; ., Ni Luh Putu Spyanawati, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i1.6924

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola voli melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan bentuk guru sebagai peneliti, yang dilaksanakan dalam dua siklus, terdiri dari tahap rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian yaitu siswa kelas X Multimedia I SMK Negeri 1 Sukasada yang berjumlah 22 orang, (12 orang siswa putra dan 10 orang siswa putri). Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data rata-rata aktivitas belajar secara klasikal pada siklus I sebesar 7,54 (aktif), dan meningkat pada siklus II menjadi 8,57 (aktif). Sedangkan persentase ketuntasan hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 54,54% (sangat kurang), dan meningkat pada siklus II menjadi 95,45% (sangat baik). Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar passing bola voli meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas X Multimedia I SMK Negeri 1 Sukasada tahun pelajaran 2015/2016. Disarankan kepada guru Penjasorkes agar dapat mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe STAD, karena terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola voli.Kata Kunci : kooperatif STAD, aktivitas belajar, hasil belajar, passing bola voli. This study aims to improve the activity and results of learning the basic techniques of volleyball passing through the implementation of cooperative learning model type STAD. This research is a class act with a form teacher as researcher, conducted in two cycles, comprising the step plan of action, action, observation / evaluation and reflection. The research subject is class X Multimedia I SMK Negeri 1 Sukasada numbering 22 people, (12 man and 10 woman student). Data were analyzed using descriptive statistical analysis. Based on the analysis the average activity in the classical study in the first cycle of 7.54 (active), and increased in the second cycle becomes 8.57 (active). While completeness of student learning outcomes in the classical style in the first cycle of 54.54% (very less), and increased in the second cycle into 95.45% (very good). Based on the analysis of data and discussion is concluded that the activity and learning outcomes passing volleyball improved through the implementation of cooperative learning model STAD in class X Multimedia I SMK Negeri 1 Sukasada the academic year 2015/2016. It is the recommended to physical education to teachers in order to implement cooperative learning model STAD, as shown to increase the activity and results of learning the basic techniques of passing a volleyball.keyword : cooperative STAD, learning activities, learning outcomes, passing volleyball
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN NHT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR DRIBBLING BOLA BASKET ., I Kadek Darmika; ., Prof. Dr. I Wayan Rai, MS; ., I Putu Darmayasa, S.Pd, M.For
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v2i1.2326

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar dribbling bola basket melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas VIII.E SMP Negeri 2 Selat Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK), dengan peneliti sebagai guru yang dilaksanakan sebanyak dua siklus. Subyek penelitian siswa kelas VIII.E SMP Negeri 2 Selat, berjumlah 28 siswa (16 siswa putra dan 12 siswa putri). Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis aktivitas belajar teknik dasar dribbling bola basket meningkat sebanyak 6 siswa (21,4%) dari observasi awal ke siklus I, kemudian meningkat 3 siswa (10,7%) dari siklus I ke siklus II dan meningkat 9 siswa (32,11%) dari observasi awal ke siklus II. Peningkatan hasil belajar sebanyak 12 siswa (43%) dari observasi awal ke siklus I, kemudian meningkat sebanyak 3 siswa (10,6%) dari siklus I ke siklus II dan meningkat sebanyak 15 siswa (53,6%) dari observasi awal ke siklus II. Disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar dribbling bola basket meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas VIII.E SMP Negeri 2 Selat Tahun Pelajaran 2013/2014. Disarankan kepada guru penjasorkes untuk menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT, karena terbukti efektif untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar.Kata Kunci : NHT, aktivitas, hasil belajar, dribbling bola basket. This research direction at improving the activity and learning results the basic techniques of dribbling a basketball through the implementation of cooperative learning model type NHT at a student class VIII.E in SMP Negeri 2 Selat Academic Year 2013/2014 . This research is a class action research (PTK), in which the teacher’s role as the researcher within two cycles. The research subjects VIII.E in SMP Negeri 2 Selat, totaling 28 students (16 boys and 12 girls). Data were analyzed using descriptive statistics . The results of activity analysis techniques to learn basic basketball dribbling increased much to 6 students (21.4%) from early observation to the first cycle , and then increased much to 3 students (10.7%) from the first cycle to the second cycle and increased 9 students (32,11%) from the early observation to the second cycle. The improved to learning result a much 12 students (43%) from the early observation to the first cycle , then increased 3 students (10.6%) from the first cycle to the second cycle and increased a much to 15 students (53.6%) from the early observation to second cycle. Concluded that the activities and learning results the basic techniques of basketball dribbling improved through the implementation of cooperative learning model type NHT in students class of SMP Negeri 2 VIII.E Selat Academic Year 2013/2014 . Penjasorkes recommended to teachers to use cooperative learning model type NHT , because it proved to be effective to increase the activity and learning outcomes keyword : NHT, activity, learning result, dribbling a basketball
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN DENGAN MODEL ADDIE MATERI PASSING BOLA BASKET ., Miftakul Sokheh; ., Dr. Wahjoedi,S.Pd,M.Pd; ., I Gede Suwiwa, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v5i2.13082

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengembangkan produk pembelajaran berupa media video pembelajaran dengan model ADDIE materi passing bola basket untuk siswa kelas VII smp Negeri 6 Singaraja. Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE meliputi 5 tahap yaitu: tahap Analisis (Analyze), Perancangan (Design), Pengembangan (Development), Penerapan (Implementation),dan Evaluasi (Evaluation). Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, pencatatan dokumen dan kuesioner. Langkah validasi bahan yang meliputi empat tahapan yaitu: evaluasi ahli, uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil, dan uji lapangan. Data analisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi media ditinjau dari aspek isi adalah baik dengan persentase 88,00%. Validasi media ditinjau dari aspek media pembelajaran adalah sangat baik dengan persentase 96,00%, Validasi media ditinjau dari aspek desain pembelajaran adalah baik dengan persentase 84,00%. Hasil uji perorangan adalah sangat baik dengan persentase 94,67%, hasil uji kelompok kecil adalah baik dengan persentase 89,34%, hasil uji lapangan sangat baik dengan persentase 91,21%. Dari hasil diatas maka dapat dikatakan bahwa media video pembelajaran dengan model ADDIE materi passing bola basket dapat dikatakan valid dan dapat digunakan untuk pembelajaran atau penelitian lebih lanjut.Kata Kunci : pengembangan, media video pembelajaran, model ADDIE The purpose of this research is to develop the learning products in the form of media video learning for the subjects Penjasorkes learning basic technique passing basketball which model ADDIE for grade VII SMP Negeri 6 singaraja students. Model which is used is ADDIE that consists of 5 steps namely : analysis, design, development, implementation, and evaluation. A data collection method which is used in this study is questionnaire. The validation of the learning materials adopting Dick Carey and Carey Formative evaluation model, which has four steps namely expert evaluation, individual trial, small group trial, and field trial. The data were analyzed by using qualitative descriptive analysis and quantitative descriptive analiysis. The results of the research showed that the validity of the media in terms of content aspects is good at 88.00%, media validation is reviewed from the aspek of instructional media is very good at 96,00%, the validity of the media in terms of design aspect of the learning media is good at 84,00%. The result of Individual trial was very good at 94,67%, the result of trial for small group is good at 89,34%, the above result of field trial is very good at 91,21%. From the result above it can be said that the video learning media ADDIE model of basketball passing material can be said to be valid and can be used for learning or further research.keyword : Development, Media video learning, Model ADDIE
PENERAPAN MODEL KOOPERATIF STAD MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING CONTROL SEPAKBOLA Darma Putra, I Gusti Agung Gede
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 1, No 2 (2013): ARTICLE
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i2.1073

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar passing control sepakbola pada siswa kelas XI IPS 2 SMA Negeri 2 Mengwi tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas dilaksanakan dua siklus. Masing-masing siklus terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas  XI IPS 2 SMA Negeri 2 Mengwi yang berjumlah 36 siswa yaitu dari 22 siswa putra dan 14 siswa putri. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis data aktivitas belajar passing control pada siklus I adalah 21 siswa (58,33%) aktif dan pada siklus II sebesar 36 siswa (100%) aktif. Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 15 siswa (41,67%). Hasil belajar passing control pada siklus I adalah 24 siswa (66,67%) tuntas dan pada siklus II sebesar 30 siswa (83,33%) tuntas. Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 6 siswa (16,67%). Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar passing control sepakbola meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas XI IPS 2 SMA Negeri 2 Mengwi tahun pelajaran 2012/2013. Disarankan kepada guru penjasorkes untuk menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing control sepakbola pada siswa.   Abstract: This study aimed at improving students’ football passing control learning activity and learning achievement of XI IPS 2 SMA Negeri 2 Mengwi in Academic Year 2012/2013. This study was an action-based research conducted in two cycles. Each cycle consisted of planning, implementation, observation, and reflection. The subject of this research was 36 students of XI IPS 2 SMA Negeri 2 Mengwi with 22 male and 14 female. The data were analyzed descriptively. The result for passing control learning activity in the first cycle was 21 students (58.33%) were active and then in the second cycle 36 students (100%) were active. There was a significant improvement of 15 students (41.67%) from the first cycle to the second cycle. Passing control learning achievement in the first cycle was 24 students (66.67%) passed and 30 students (83.33%) passed. There was a significant improvement of 6 students (16.67%) from the first cycle to the second cycle. Based on the result of the analysis and the discussion, it can be concluded that football passing control learning activity and learning achievement improved through the implementation of cooperative learning model “STAD” on XI IPS students of SMA Negeri 2 Mengwi in Academic Year 2012/2013. Penjasorkes recommended to teachers to use STAD cooperative learning model because it can increase the activity and results of learning the basic techniques of football passing control to students   Kata-kata kunci: Model pembelajaran kooperatif tipe STAD, aktivitas, hasil belajar, dan passing control sepakbola.

Page 37 of 120 | Total Record : 1198