Jurnal Sociopolitico
SOCIOPOLITICO Is a Journal of Scientific Studies in Social Sciences and Political Sciences published by FISIPOL PGRI Palangka Raya. This journal is published two times a year in February and August. It contains writings raised from the results of research and critical analysis. SOCIOPOLITICO publication aims to increase the lecturer creativity and competency especially and intellectual communities generally. It also aims at giving the contribution of thoughts, creative ideas, and things that can be used for community services, nationalism in carrying out Tri Darma College.
Articles
111 Documents
JEJAK NANSARUNAI DAN TANTANGAN GLOBALISASI
Effrata Effrata
JURNAL SOCIOPOLITICO Vol 3 No 1 (2021): JURNAL SOCIOPOLITICO
Publisher : FISIPOL Universitas PGRI Palangka Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (180.653 KB)
|
DOI: 10.54683/sociopolitico.v3i1.38
Nansarunai disebut dalam sebuah nyanyian (wadian) dari masyarakat asli, yaitu masyarakat dayak maanyan. Menurut Sutopo Ukip Bae, dkk. (2000: tanpa halaman) nansarunai yang terdiri dari masyarakat maanyan sudah mendiami DAS Barito jauh sebelum muncul kerajaan Dipa, sebagai hasil penaklukan Majapahit. Wilayah kekuasaan nansarunai diyakini berada diwilayah sekitar sungai tabalong. Nansarunai adalah sebuah kerajaan yang makmur pada masanya, banyak pendapat dan temuan-temuan yang memperlihatkan hasil yang berbeda tentang nansarunai, akan tetapi suku dayak maanyan tetap percaya pada cerita turun-temurun yang diwariskan oleh nenek moyang utus nansarunai. Oleh sebab itu tulisan ini akan membahas tentang bagaimana cara generasi dayak maanyan mempertahankan eksistensi dan sejarah nansarunai di tengah tantangan globalisasi. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian deskriftif karena data yang dikumpulkan berupa kata-kata, gambar dan bukan berupa angka. Metode penelitian deskriptif yaitu mengupayakan suatu penelitian dengan cara menggambarkan secara sistematis, faktual, dan akurat mengenai fakta dari suatu peristiwa serta sifat-sifat dari individu dan keadaan masyarakat. Pendekatan penelitian yang digunakan ialah pendekatan kualitatif. Menurut Bogdan dan Guba, metode penelitian kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati. Orang-orang nansarunai zaman dahulu menyimpan sesuatu lewat bunyi dan gambar, sehingga yang sampai pada generasi-generasi selanjutnya adalah berupa perkataan dan pemahaman yang hanya dipahami oleh orang-orang dayak maanyan karna memang mereka telah diajarkan dari turun temurun. Sebagai contoh pada saat upacara-upacara yang mengunakan bahasa-bahasa yang hanya mereka yang paham. Semula semuanya didengarkan dihapalkan, baru kemudian dituliskan dalam bentuk aksara. Budaya nansarunai adalah tahap awal dari peradaban bunyi dan gambar, belum menuju aksara. Di tengah tantangan globalisasi cara menjaga eksistensi budaya nansarunai adalah dengan memperkaya pengetahuan tiap individu untuk mempelajari dan melestarikian budaya agar tidak punah.
EFEKTIFITAS PENGGUNAAN MEDIA ONLINE DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN VOCABULARY SISWA PAKET C DI PKBM DARUSSA’ADAH KOTA PALANGKA RAYA
Tutik Haryani
JURNAL SOCIOPOLITICO Vol 3 No 1 (2021): JURNAL SOCIOPOLITICO
Publisher : FISIPOL Universitas PGRI Palangka Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (429.165 KB)
|
DOI: 10.54683/sociopolitico.v3i1.39
Kosakata (Vocabulary) merupakan dasar seberapa baik siswa belajar berbicara, mendengar, membaca dan menulis suatu bahasa. Salah satu strategi belajar bahasa Inggris yang digunakan untuk memotivasi siswa belajar kosakata bahasa Inggris adalah melalui media. Salah satu media yang dapat digunakan adalah penggunaan media online. Dengan pembelajaran melalui media online, siswa diharapkan lebih antusias dan termotivasi untuk menghafalkan dan memahami kosakata bahasa Inggris. Melalui penelitian ini, peneliti menguji seberapa tinggi efektifitas Media Online dalam meningkatkan kemampuan kosakata pada siswa di Paket C PKBM Daruss’adah kota Palangka Raya. Penelitian ini mengaplikasikan True Experimental Design, dimana sampel yang digunakan adalah 30 responden kelompok eksperimen dan 30 responden kelompok kontrol yang diambil secara random dari seluruh populasi. Berdasarkan pengumpulan data hasil t-test dan hasil kuesioner menunjukkan bahwa hasil uji-T yang dilaksanakan sebelum treatment adalah 1,001 sedangkan hasil tes setelah treatment adalah 1,667. Sedangkan tabel T menunjukkan 1,045. Sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil nilai akhir uji-T lebih tinggi dari nilai tabel-T. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan Media Online efektif untuk pembelajaran bahasa Inggris khususnya dalam pembelajaran kosakata ( vocabulary).
ANALISIS PENYELENGGARAAN PEMILIHAN KEPALA DESA SERENTAK
Alfrid Sentosa;
Aston Pakpahan;
Della Eka Pratama
JURNAL SOCIOPOLITICO Vol 3 No 1 (2021): JURNAL SOCIOPOLITICO
Publisher : FISIPOL Universitas PGRI Palangka Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (236.047 KB)
|
DOI: 10.54683/sociopolitico.v3i1.40
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) untuk mengetahui dan menggambarkan penyelenggaraan pemilihan kepala desa serentak di Desa Bandar Agung Kecamatan Parenggean, 2) Untuk mengetahui dan menggambarkan faktor-faktor yang menghambat dan mendukung penyelenggaraan pemilihan kepala desa serentak di Desa Bandar Agung Kecamatan Parenggean. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Pendekatan kualitatif ini bertujuan untuk mengungkap informasi kualitatif sehingga lebih menekankan pada masalah proses dan makna dengan cara mendeskripsikan permasalahan secara factual, sistematik dan akurat. Melalui pendekatan kualitatif ini, data dan informasi diterjemahkan dan diinterpretasikan sedemikian rupa sehingga proses pemilihan kepala desa serentak di Kecamatan Parenggean dapat terlihat sebagaiaman mestinya. Adapun yang menjadi informan dalam penelitian ini terdiri atas: Camat Parenggean, Kepala Badan Pemerintahan Desa, Panitia Pelaksana, Kepala Desa terpilih, Kepala Desa tidak terpilih, Tim Sukses Calon,Tokoh Masyarakat. Teknik pengumpulan data penelitian dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi Hasil Penelitian: 1) Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Serentak di Desa Bandar Agung dimulai dari tahapan Persiapan, Pencalonan hingga pemungutan suara dapat penulis simpulkan bahwa telah berjalan sesuai dengan prosedur tetapi harus lebih teliti lagi dalam melakukan pemeriksaan terhadap persyaratan calon yang meliputi verifikasi dan klarifikasi kelengkapan dan keabsahan administrasi pencalonan. Pada tahapan pemungutan suara berjalan dengan aman dan lancar serta masyarakat yang menggunaka hak suaranya ±98,6%. Angka yang baik jika diukur dari tingkat partisipasi masyarakat dalam memilih pemimpin Desa. 2) Adapun Faktor yang mempengaruhi jalannya pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa serentak adalah Pertama, ketidak jelasan tentang persyaratan ijazah bagi calon. Kedua, Kurang telitinya panitia pemelihan tingkat desa dalam memverifikasi berkas calon.
PRESEPSI MASYARAKAT TERHADAP PELAYANAN ADMINISTRASI PADA KANTOR KELURAHAN PALANGKA KECAMATAN JEKAN RAYA
Betty Karya;
Dawit Dawit
JURNAL SOCIOPOLITICO Vol 3 No 1 (2021): JURNAL SOCIOPOLITICO
Publisher : FISIPOL Universitas PGRI Palangka Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (199.735 KB)
|
DOI: 10.54683/sociopolitico.v3i1.41
Tujuan penelitian ini adalah pertama, Untuk mengetahui bagaimana pelayanan administrasi yang diterapkan di Kelurahan Palangka Kecamatan Jekan Raya. Kedua, Untuk mengetahui bagaimana persepsi masyarakat terhadap pelayanan Administrasi Kelurahan Palangka Kecamatan Jekan Raya. Penulisan skripsi ini penulis menggunakan berbagai macam metode diantaranya metode library research (penelitian pustaka) yaitu dengan mencari data dengan berupa buku-buku dan metode field research (penelitian lapangan) yaitu penelitian yang dilakukan secara langsung guna memperoleh data yang erat kaitannya dengan penelitian dengan angket (questionnaire). Sampel yang digunakan adalah accidental sampling pengambilan sampel dengan mengambil individu siapa saja yang dapat dijangkau atau ditemui dengan perincian: perangkat Kelurahan Palangka sebanyak 10 orang, tokoh masyarakat 50 orang, PNS 20 orang, TNI/POLRI 20 orang. Dengan jumlah sampel semua 100 orang. Data dianalisis melalui analisis kuantitatif yaitu analisis yang berbentuk angka-angka, tabel, dan diagram. Dengan menggunakan rumus hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pelayanan administrasi yang diterapkan Kelurahan Palangka Kecamatan Jekan Raya sudah sebagian besar baik dan efektif terhadap pelayanan administrasi maupun dengan sistem pelayanan masyarakat sehingga berjalan dengan maksimal.
TATA KELOLA PENYELENGGARAAN PEMERINTAH DESA
Wijoko Lestariono;
Linda Susanti
JURNAL SOCIOPOLITICO Vol 3 No 2 (2021): JURNAL SOCIOPOLITICO
Publisher : FISIPOL Universitas PGRI Palangka Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (337.456 KB)
|
DOI: 10.54683/sociopolitico.v3i2.42
Penelitian ini mengkaji Tata Kelola Penyelenggaraan Pemerintahan Desa (Studi Pemerintahan Desa Mekar Jaya Kecamatan Parenggean). Masalah penelitian ini berbicara Tata Kelola Penyelenggaraan Pemerintahan Desa di Desa Mekar Jaya dalam daya upaya penyelenggaraan pemerintahan desa bersama masyarakat diantaranya dalam hal ini pembangunan desa dan peningkatan sumber daya manusia. Berdasarkan undang-undang No.6 Tahun 2014 tentang desa, maka setiap desa diharapkan dapat melakukan perubahan tata kelola Desa baik dari segi pembangunan, struktur lembaga, pemberdayaan masyarakat dan proses pemerintahan dalam mewujudkan pemerintahan yang efektif. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana penerapan undang-undang No.6 Tahun 2014 tentang desa dan faktor-faktor terbitnya undang-undang No.6 Tahun 2014 tentang desa Jenis penelitian menggunakan tipe penelitian kualitatif dengan analisi deskriptif. Sumber data yang diperoleh yaitu data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara dan melalui kajian literatur pustaka. Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analisa secara kualitatif yang selanjutnya disajikan secara deskriptif. Adapun kerangka konseptual dan teoritis yang penulis gunakan yaitu teori implementasi kebijakan , teori otonomi daerah dan teori good governance. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk mewujudkan pemerintahan yang baik dalam hal ini pada Tata Kelola Penyelenggaraan Pemerintah desa pada penerapan dan faktor-faktor terbitnya UU No.6 Tahun 2014 ada 10 prinsip yang harus diterapkan, empat diantaranya yaitu 1. Pengawasan 2. Daya Tanggap 3. Transparansi 4. Partisipasi. Faktor-faktor yang mendukung penerapan UU No.6 tahun 2014 di desa majannang diantaranya 1. Kondisi lingkungan; 2.SDM aparatur; 3. Masyarakat
PERAN KEKERABATAN DALAM PEMENAGAN PEMILIHAN KEPALA DESA MENJALIN TAHUN 2018
Kur Junaidi;
Tuti Lestari
JURNAL SOCIOPOLITICO Vol 3 No 2 (2021): JURNAL SOCIOPOLITICO
Publisher : FISIPOL Universitas PGRI Palangka Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (232.395 KB)
|
DOI: 10.54683/sociopolitico.v3i2.43
Tujuan penelitian yang pertama untuk mengetahui bagaimana bentuk politik kekerabatan Desa Menjalin mencakup wilayah kerabat, pengamatan, dan praktek kehidupan bersama dalam lingkup politik desa.Kedua untuk mengetahui peran dan upaya kerabat dalam Pemilihan Kepala Desa 2018. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Field research. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan penelitian ini adalah observasi, in dept interview (wawancara mendalam) dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisa data kualitatif meliputi reduksi data, display data, verifikasi dan simpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan yang digunakan adalah trianggulasi, sedangkan teori yang digunakan adalah antropologi politik, konsep kekuasaan. Hasil Penelitian: a) kekerabatan yang terdapat dalam Desa Menjalin keluarga yang luas dari keturunan ayah atau ibu atau disebut bilateral juga bisa dikatakan kekerabatan kindred dimana kesatuan kerabat yang melakukan interaksi atau berkumpul antar anggota kerabat pada waktu tertentu. Dalam kehidupan politik memang sudah terjadi pengkaderan dari saudara-saudara yang lebih terdahulu memimpin meskipun tidak terlihat secara masif namun sudah disiapkan untuk memimpin Desa Menjalin selanjutya. b) Peran kerabat dalam hal ini sudah sangatlah jelas, jika sudah ada pengkaderan maka tugas kerabat yang lain pastinya gerakannya yakni menjadi tim sukses yakni mempengaruhi tetangga sekitar untuk memilih nama kerabat yang diusung dan memastikan kerabat yang diusung berhasil menduduki Menjalin satu.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMERINTAH DESA DALAM ALOKASI DANA DESA
Aston Pakpahan;
Dewi Ratna Sari
JURNAL SOCIOPOLITICO Vol 3 No 2 (2021): JURNAL SOCIOPOLITICO
Publisher : FISIPOL Universitas PGRI Palangka Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (184.639 KB)
|
DOI: 10.54683/sociopolitico.v3i2.44
Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan: 1) Untuk mengetahui bagaimana kemampuan pemerintah desa dalam pengelolaan alokasi dana desa di Kecamatan Parenggean. 2) Untuk mengetahui bagaimana model pengelolaan alokasi dana desa dikantor desa Kecamatan Parenggean. Penelitian ini berlangsung kurang lebih 2-3 bulan dan berlokasi di Desa Bandar Agung Kecamatan Parenggean. Tipe penelitian yang digunakan adalah tipe deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk memberikan gambaran secara mendalam terkait dengan masalah yang diteliti. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang menghasilkan prosedur analisayang tidak menggunakan prosedur analaisa statistic atau cara kuantitatifikasi lainnya. Penelitian kualitatif memiliki karakteristik dengan mendeskripsikan suatu keadaan yang sebenarnya, tetapi laporannya bukan sekedar bentuk laporan suatau kejadian tanpa suatu interprestasi ilmiah serta memahami atau memperoleh pemahaman mengenai fenomena atau gejala yang diangkat untuk diteliti secara mendalam. Hasil Penelitian: 1) Pengelolaan ADD di Desa Bandar Agung Kecamatan Parenggean untuk saat ini sudah berjalan secara optimal. Hal tersebut dikarenakan. Kemampuan pemerintah desa baik dari aspek administratif maupun dalam penentuan program kerja dalam penggunaan ADD yang sudah baik Model pengelolaan ADD yang dijalankan di Desa Bandar Agung sudah berjalan dengan baik dengan bukti bahwa untuk keterwakilan musrembang dari kereterwakilan masyarakat disampaikan oleh RT masing-masing ini menunjukan bahwa adanya transparansi dalam penggunaaan dana desa, dan masyarakat mendapatkan manfaatnya meskipun dalam pengelolaan keuangan pemerintah desa juga mengalami kurangnya sumber daya manusia dalam membantu pengelolaan keuangan secara baik.
PENDIDIKAN POLITIK DAN PARTISIPASI MASYARAKAT DESA MEKAR JAYA
Tutik Haryani;
Seto Hadi
JURNAL SOCIOPOLITICO Vol 3 No 2 (2021): JURNAL SOCIOPOLITICO
Publisher : FISIPOL Universitas PGRI Palangka Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (247.201 KB)
|
DOI: 10.54683/sociopolitico.v3i2.45
Penelitian ini bertujuan; a) Untuk menggambarkan dan menganalisa pendidikan politik dan pengaruhnya terhadap partisipasi politik masyarakat di Desa Mekar Jaya Kecamatan Parenggean berdasarkan latar belakangnya. b) Untuk menggambarkan dan menjelaskan bagaimana dan sampai dimana partisipasi politik masyarakat Desa Mekar Jaya Kecamatan Parenggean dalam pemilihan Presiden dan Wakil Presiden. c) Untuk mengetahui bagaimana serta apa saja faktor yang mempengaruhi partisipasi politik masyarakat di Desa Mekar Jaya Kecamatan Parenggean. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif yang bertujuan untuk menggambarkan bagaimana partisipasi masyarakat pada pilpres 2019, di Desa Mekar Jaya Kecamatan Parenggean. Hasil Penelitian: a) Pendidikan serta partisipasi politik masyarakat di Desa Mekar Jaya Kecamatan Parenggean Kabupaten Kotawaringin Timu Terbilang kurang baik karena kurangnya masyarakat ikut serta dalam menggunakan hak suara mereka diakibatkan tingkat pendidikan serta partisipasi politik masyarakat di Desa Mekar Jaya tersebut kurang memahami apa itu pesta demokrasi yang sebenarnya, mereka lebih memilih golput tidak menggunakan hak suara nya di bandingkan ikut serta dalam pemilihan. b) Faktor- faktor yang mempengaruhi partisipasi politik yang kaitannya dengan konteks sosial. Kongkretnya, memilih seseorang dalam pemilihan umum dipengaruhi latar belakang demografi dan sosial ekonomi, seperti jenis kelamin, tempat tinggal (kota-desa), pekerjaan, pendidikan, kelas, pendapatan dan agama. Faktor fisikologi merujuk pada persepsi pemilih atas partai-partai yang ada atau keterkaitan emosional pemilih terhadap partai tertentu serta faktor pendekatan rasional melihat kegiatan memilih sebagai produk kalkulasi untung dan rugi.
PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG PARTISIPASI PEREMPUAN DALAM KEANGGOTAAN LEGISLATIF DI KECAMATAN PARENGGEAN
Betty Karya;
Puspa Pandini
JURNAL SOCIOPOLITICO Vol 3 No 2 (2021): JURNAL SOCIOPOLITICO
Publisher : FISIPOL Universitas PGRI Palangka Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (183.769 KB)
|
DOI: 10.54683/sociopolitico.v3i2.46
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan persepsi masyarakat tentang partisipasi perempuan dalam keanggotaan legislatif di lingkungan I Kelurahan di Kecamatan Parenggean. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat lingkungan I Kelurahan di Kecamatan Parenggean yang terdiri dari RT. 001. RT. 002, RT. 003 yang terdaftar sebagai pemilih tetap. Instrumen pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi Hasil Penelitian: a) Bahwa persepsi masyarakat terhadap caleg perempuan yang mencalon sebagai anggota legislatif yaitu masih ada keragu-raguan terhadap kemampuan menjadi wakil rakyat di DPRD nantinya, kurangnya sosialisasi dari caleg perempuan terhadap masyarakat sehingga menimbulkan persepsi masyarakat kurang menimbulkan pengaruh dan kurang dikenal oleh calon pemilih. b) Anggota legislatif perempuan di kabupaten serdang bedagai masih banyak menemui kendala disana sini. Salah satu penyebabnya yaitu: disebabkan masih kuatnya budaya patriarki atau anggota legislative laki-laki yang mendominasi dalam peran kepemimpinan politik yang telah melekat bagi setiap anggota legislatif sehingga sering kali ketika melakukan program kerja masih menemui kendala dan anggota legislatif perempuan itu merasa tersingkirkan. c) Faktor-faktor penghalang keterwakilan perempuan dilembaga legislatif, yaitu: Hambatan Kultural, Hambatan Sosial, Hambatan Ekonomi, Hambatan Politik
PANITIA PEMUNGUTAN SUARA DALAM KESIAPAN PELAKSANAAN PEMILIHAN GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH TAHUN 2020
Alfrid Sentosa;
Metiana Agustina
JURNAL SOCIOPOLITICO Vol 3 No 2 (2021): JURNAL SOCIOPOLITICO
Publisher : FISIPOL Universitas PGRI Palangka Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (225.607 KB)
|
DOI: 10.54683/sociopolitico.v3i2.47
Penelitian ini mengangkat tentang kapasitas Panitia Pemungutan Suara (PPS) dalam kesiapan pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah tahun 2020 pada masa pandemi Cocid-19 di Kelurahan Bukit Tunggal Kota Palangka Raya dengan tujuan mendeskripsikan dan mengetahui kapasitas PPS dalam kesiapan pemilhan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Tahun 2020 pada masa pandemi covid-19 Penelitian dalam skripsi ini berjenis kualitatif dengan pendekatan deskriftif. Lokasi penelitian ini dilakukan di kelurahan Bukit Tunggal Kota Palangka Raya. Informan dalam penelitian adalah Lurah, Ketua PPS, Sekretaris PPS, Anggota PPS, dan Tokoh Masyarakat. Hasil penelitian menunjukan bahwa kapasitas PPS dalam kesiapan pelaksanaan Pilkada Kalteng dapat dilihat dari 1) Pemahaman, yaitu PPS sangat memahami tugas mereka dalam menyelenggarakan persiapan pemilihan di Kelurahan Bukit Tunggal, serta memberikan pemahaman kepada masyarakat melalui sosialisasi. 2) Keterampilan, dilakukan dengan menjalankan tugas dengan sarana dan prasarana yang terbatas, teliti, serta memiliki ide-ide yang kreatif dengan membangun kerjasama dengan beberapa pihak dalam persiapan Pilkada Kalteng 2020. 3) Kemampuan, dilakukan dengan mampu menjalankan tugas dengan tepat waktu yang diberikan. Faktor pendukung yaitu tersedianya sarana prasarana, ada keinginan untuk berkembang, ketersediaan anggaran serta adanya kerjasama. Sedangkan faktor penghambat adalah keterbatasan sumber daya manusia, keterbatasan komunikasi, kurangnya partisipasi masyarakat akibat adanya pandemi Covid-19.