cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnal.P4I@gmail.com
Phone
+6289681071805
Journal Mail Official
jurnal.P4I@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik
ISSN : 28072294     EISSN : 28071808     DOI : https://doi.org/10.51878/academia.v1i2.649
Core Subject : Education,
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Academic Research
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 3 (2022)" : 14 Documents clear
SARANA PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOMARA NUR IKHSAN
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v2i3.1447

Abstract

Learning facilities and infrastructure are everything that can facilitate and expedite the implementation of a business which can be in the form of objects, in this case learning facilities and infrastructure can be equated with learning facilities. Madrasas seek to facilitate the needs of students such as: Providing a fairly representative classroom, decent desk chairs, textbooks and learning support media such as focus, learning aids. The learning infrastructure in the three MTs is still lacking, especially the insufficient laboratory space so that learning in the laboratory often cannot be carried out perfectly. So that it hinders the learning process which has implications for the difficulty of teachers to develop active and creative learning models. ABSTRAKSarana dan prasarana pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat memudahkan dan memperlancar pelaksanaan suatu usaha yang dapat berupa benda dalam hal ini sarana dan prasarana belajar bisa disamakan dengan fasilitas belajar. Madrasah berupaya memfasilitasi kebutuhan peserta didik seperti : Menyediakan ruang kelas yang cukup representatif, kursi meja yang layak, buku pelajaran dan media pendukung pembelajaran seperti infokus, alat peraga pembelajaran. Sarana prasarana pembelajaran di tiga MTs masih kurang, terutama ruang laboratorium belum memadai sehingga pembelajaran di laboratorium sering tidak bisa dilaksanakan dengan sempurna. Sehingga menghambat  terhadap proses pembelajaran yang berimplikasi kepada sulitnya guru untuk mengembangkan model-model  pembelajaran yang aktif dan kreatif.
IMPLEMENTASI PENGGUNAAN TEKNOLOGI INFORMASI BAGI GURU PAK DALAM PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN DI SMP KRISTEN BIJI SESAWI INDONESIA YESKIEL HELUKA; RASINUS RASINUS; EDIE RANTE TASAK
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v2i3.1455

Abstract

The development of the world community has entered an information society which is a continuation of modern society with characteristics that are rational, future-oriented, open, respecting time, creative, independent, and innovative, or can be called a global village, namely the marriage between the latest transmission technology. With computers gave birth to a new era, namely the information age, which can be said as the world of the year. The so-called information society is characterized by mastery of information technology, able to compete, willing, imaginative, able to turn challenges into opportunities, and master various methods of solving problems. Because, the problems that arise in this era of globalization are much more complex and require more diverse and accommodating responses, and by using these information technology tools to search, explore, analyze, and exchange information efficiently and effectively, students will quickly get ideas and experience from various circles and education or learning will be more developed and assisted in the learning process for each student. ABSTRAKPerkembangan masyarakat dunia telah memasuki masyarakat informasi yang merupakan kelanjutan dari masyarakat modern dengan ciri-cirinya yang bersifat rasional, berorientasi ke masa depan, terbuka, menghargai waktu, kreatif, mandiri, dan inovatif, atau bisa disebut dengan global village yaitu perkawinan antara teknologi transmisi mutakhir dengan computer melahirkan sebuah era baru yaitu era informasi, yang dapat dikatakan sebagai world of the year. Disebut masyarakat informasi ditandai dengan penguasaan teknologi informasi, mampu bersaing, serba ingin tahu, imajinatif, mampu mengubah tantangan menjadi peluang, dan menguasai berbagai metode dalam pemecahan masalah. Sebab, problem yang muncul di zaman globalisasi ini jauh lebih kompleks dan memerlukan respons yang lebih beragam dan akomodatif, dan dengan menggunakan perangkat teknologi informasi tersebut untuk mencari, mengeksplorasi, menganalisis, dan saling tukar informasi secara efisien dan efektif, siswa akan dengan cepat mendapatkan ide dan pengalaman dari berbagai kalangan dan Pendidikan atau pembelajaran akan lebih berkembang dan terbantu terhadap proses pembelajaran bagi setiap siswa.
PENINGKATAN KINERJA GURU MELALUI SUPERVISI AKADEMIK DI MTS NURUDDIN KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN ROSLENA ROSLENA
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v2i3.1456

Abstract

This study aims to describe the application of academic supervision with classroom observation techniques to improve the ability of MTs Nuruddin teachers in planning and implementing learning in the Even Semester of the 2021/2022 Academic Year. This research is a type of School Action Research (PTS) which was carried out in two cycles with 5 teachers as research subjects, which were determined based on the results of observations in the pre-cycle. The data was collected using observation techniques, then the data were analyzed by quantitative descriptive analysis. The results showed that there was an increase in achievement, creativity, cooperation, activity and motivation by conducting academic supervision. Compared to the first cycle which only reached 62.86% after implementing the second guidance, there was a significant increase of 88.95%. So that by directly influencing student learning outcomes in the second cycle, namely 89.20%. The conclusion of this school action research is that in this school action research it was found that the aspects of observation (Creativity, Cooperation, Activity, and Motivation) in carrying out the learning process have a significant and positive impact. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan supervisi akademik dengan teknik observasi kelas untuk meningkatkan kemampuan guru-guru MTs Nuruddin dalam merencanakan dan melaksanakan pembelajaran pada semester Genap Tahun Pelajaran 2021/2022. Penelitian ini termasuk jenis Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) yang dilakukan dalam dua siklus dengan subjek penelitian sebanyak 5 orang guru, yang ditentukan berdasarkan hasil observasi pada pra siklus. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, selanjutnya data tersebut dianalisis dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan prestasi, kreatifitas, kerjasama, aktifitas dan motivasi dengan mengadakan Supervisi akademik. Dibandingkan dengan siklus pertama yang hanya mencapai 62,86% setelah melaksanakan bimbingan  kedua terjadi peningkatan yang signifikan yaitu 88,95%. Sehingga dengan secara langsung mempengaruhi hasil belajar siswa pada siklus kedua yaitu 89,20%. Kesimpulan penelitian tindakan sekolah ini ialah bahwa Pada penelitian tindakan sekolah ini didapati bahwa aspek-aspek observasi (Kreatifitas, Kerjasama, Aktifitas, dan Motivasi) dalam melaksanakan proses pembelajaran memberikan pengaruh yang signifikan dan dampak positif.
MEMBANGUN KARAKTER SANTRI YANG KREATIF, TOLERAN, DAN BERTANGGUNG JAWAB ASRIYAH ASRIYAH
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v2i3.1482

Abstract

Pesantren has several functions, among others, as a character education institution. Among the many characters that must be instilled in students, creative characters, tolerance, and responsibility are the three main character pillars. Creative characters need to be instilled in students so that students are not out of date. With a creative character, students will always seek and find new things in their lives. Tolerance is important for students because they will face diversity both inside and outside the pesantren. Responsibility is very important, because responsibility is a basic character that must be instilled early on in students. From these problems, motivation emerged to study efforts to build creative character, tolerance, and responsibility in students. This study uses a descriptive method with a qualitative approach. The results of this study indicate that efforts to build the students who have creativity, tolerance, and responsibility in general can be done by creating an environment that is creative, tolerant, and responsible. In particular, it can be done using a normative approach, a model approach, a reward and punishment approach, a value planting approach, a substantive learning approach, and a reflective learning approach. ABSTRAKPesantren memiliki beberapa fungsi antara lain sebagai lembaga pendidikan karakter. Di antara banyak karakter yang harus ditanamkan pada peserta didik, karakter kreatif, toleransi, dan tanggung jawab merupakan tiga pilar karakter yang utama. Karakter kreatif perlu ditanamkan kepada santri agar santri tidak tidak ketinggalan zaman. Dengan karakter kreatif, santri akan senantiasa mencari dan menemukan hal-hal yang baru dalam kehidupannya. Karakter toleransi penting dimiliki santri karena ia akan menghadapi keragaman baik di dalam maupun di luar pesantren. Adapun karakter tanggung jawab penting, karena tanggung jawab adalah karakter dasar yang harus ditanamkan sejak dini pada peserta didik, termasuk santri. Dari permasalahan tersebut, muncul motivasi untuk mengkaji tentang upaya membangun karakter kreatif, toleransi, dan tanggung jawab pada santri. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upaya membangun karakter santri yang kreatif, toleran, dan bertanggung jawab secara umum dapat dilakukan dengan menciptakan lingkungan yang kreatif, penuh toleransi, dan tanggung jawab. Adapun secara khusus dapat dilakukan dengan pendekatan normatif, pendekatan model, pendekatan ganjaran dan hukuman, pendekatan penanaman nilai, pendekatan pembelajaran substantif, dan pendekatan  pembelajaran reflektif.
PEMODELAN KOMPARATIF PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN DARING DETERMINAN SERTA DAMPAKNYA TERHADAP PRESTASI SISWA DAN KINERJA GURU MELALUI PEMBELAJARAN DARING SELAMA PANDEMI COVID-19 WARTININGSIH WARTININGSIH; IMAN MURTONO SOENHADJI
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v2i3.1483

Abstract

Learning achievement for students is very necessary because it is an illustration of the success rate in teaching and learning activities. However, the world of education is being tested with the advent of the covid-19 pandemic. Teaching and learning activities were originally carried out face-to-face, then, to prevent the spread, online learning was carried out.  This issue affected student achievement and teacher performance. The purpose of this research is to analyze the direct and indirect influence on student learning achievement and teacher performance with the mediation of online learning variables.  This type of research is associative research with a quantitative approach that aims to find relationships that explain measurable causes and facts, show the relationship of variables and analyze. The subjects in this study were female students and teachers of SMA / SMK throughout JABOTABEK. The study respondents were 275 students and 70 teachers. Based on the results of the research, it was found that for students, the most dominant variable in explaining online learning is technology adoption, and for teachers, it is resistance. Another result of the most dominant variable or the one that contributes the most to explaining student learning achievement and teacher performance is online learning. ABSTRAKPrestasi belajar untuk siswa merupakan hal yang sangat penting karena merupakan gambaran tingkat keberhasilan dalam kegiatan belajar mengajar. Namun dunia pendidikan  sedang diuji dengan munculnya pandemi covid-19. Kegiatan belajar mengajar yang awalnya dilakukan secara tatap muka, maka untuk mencegah penyebarannya dilakukan pembelajaran secara daring. Hal ini  dapat mempengaruhi prestasi siswa dan kinerja guru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh langsung dan tidak langsung pada prestasi belajar siswa dan kinerja guru dengan mediasi variabel pembelajaran daring.  Jenis penelitian ini adalah penelitian asosiatif dengan pendekatan kuantitatif yang bertujuan mencari hubungan yang menjelaskan sebab dan fakta yang terukur, menunjukkan hubungan variabel serta menganalisa. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa siswi dan guru SMA/SMK se-jabotabek. Responden penelitian sebanyak  275 siswa dan 70 guru. Berdasarkan hasil peneltian diperoleh data bahwa bagi siswa variabel yang paling dominan atau yang berkontribusi paling besar dalam menjelaskan pembelajaran daring adalah adopsi teknologi, dan bagi guru adalah resistensi. Hasil lainnya variabel yang paling dominan atau yang berkontribusi paling besar dalam menjelaskan prestasi belajar siswa dan kinerja guru adalah pembelajaran daring.
PRODUKTIFITAS AKADEMISI TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIK DALAM MENGHASILKAN KARYA ILMIAH TRI DHARMA PERGURUAN TINGGI ASRI JUMADEWI; SAFWAN SAFWAN; ZURIANI RIZKI
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v2i3.1488

Abstract

The Tri Dharma of Higher Education requires lecturers to carry out educational and teaching activities, research and community service as required in the Lecturer Workload (BKD). This obligation is a demand of almost all universities in Indonesia. Growing motivation and encouragement to lecturers in increasing output in the field of Tri Dharma is considered important to facilitate and develop a culture of writing and publishing academic scientific works. This output will be achieved by providing training and assistance in producing scientific papers. This research was conducted at the Medical Laboratory Technology Study Program (TLM) of the Health Polytechnic of the Ministry of Health of Aceh. This type of research is descriptive with a cross-sectional design, which aims to describe the productivity of medical laboratory technology academics in producing Tri Dharma College scientific papers. The sample of this research is all TLM lecturers, totaling 13 people with total sampling technique. The data collection method was carried out during the pre-test and post-test. The results showed that the post-test increased the results of lecturers' scientific work in the field of education in the form of practical guide books with ISBN as much as 61.5% and textbooks with ISBN as much as 38.5%. Furthermore, the production of scientific works in the field of research increased after being given training in the form of work publication output as much as 46.1%, monograph books with ISBN as much as 30.8%, and obtaining HKI increased to 23.1%. Meanwhile, producing scientific works in the field of community service increased from before being given training to 38.5% of publications in community service journals and 7.7% of books with ISBN. ABSTRAKTri Dharma Perguruan Tinggi mewajibkan dosen untuk melakukan kegiatan pendidikan dan pengajaran, penelitian serta pengabdian kepada masyarakat sebagaimana yang diharuskan dalam Beban Kerja Dosen (BKD). Kewajiban ini menjadi suatu tuntutan hampir semua perguruan tinggi di Indonesia. Menumbuhkan motivasi dan dorongan kepada dosen dalam meningkatkan output di bidang Tri Dharma dirasa penting untuk memudahkan dan mengembangkan budaya menulis dan publikai karya ilmiah akademisi. Output ini akan dapat dicapai dengan memberikan pelatihan dan pendampingan menghasilkan karya ilmiah. Penelitian ini dilakukan di Program Studi Teknologi Laboratorium Medik (TLM) Poltekkes Kemenkes Aceh. Jenis penelitian adalah deskriptif dengan desain crossectional, yang bertujuan untuk mengetahui gambaran produktifitas akademisi teknologi laboratorium medik dalam menghasilkan karya ilmiah Tri Dharma Perguruan Tinggi. Sampel penelitian ini adalah seluruh dosen TLM yang berjumlah 13 orang dengan teknik total sampling. Metode pengambilan data dilakukan saat pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa post-test meningkatkan hasil karya ilmiah dosen di bidang pendidikan berupa buku penuntun praktikum ber-ISBN sebanyak 61,5% dan buku ajar ber-ISBN sebanyak 38,5%. Selanjutnya, menghasilkan karya ilmiah di bidang penelitian meningkat sesudah diberikan pelatihan berupa output publikasi karya sebanyak 46,1%, buku monograf ber-ISBN sebanyak 30,8%, dan mendapat HKI meningkat menjadi 23,1%. Sedangkan menghasilkan karya ilmiah di bidang pengabdian masyarakat meningkat dari sebelum diberikan pelatihan menjadi 38,5% publikasi karya ke jurnal pengabdian masyarakat dan 7,7% buku ber-ISBN.
STRATEGI PENINGKATAN SARANA DAN PRASARANA MIN DENPASAR JAMALLUDIN JAMALLUDIN
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v2i3.1507

Abstract

This study aims to improve the facilities and infrastructure of MIN Denpasar with several strategies used. The approach used in this study is a qualitative approach using descriptive methods. The data obtained from the respondents are used as is. Analysis of the data obtained from the research is analyzed using certain procedures so as to produce findings. The place for this research is Madrasah Ibtidaiyah Negeri Denpasar, Bali. The results of this study obtained educational facilities, namely equipment that is directly used for the educational process, such as tables, chairs, classes, and teaching media. Educational infrastructure is facilities that indirectly support the educational process, such as yards, gardens, and parks. MIN Denpasar at this time, it seems that the overall facilities and infrastructure owned have not met the minimum standards. In fulfilling the minimum standard of facilities and infrastructure only, efforts are needed that can produce or recommend that the facilities and infrastructure of MIN Denpasar, especially above the minimum standard. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan sarana dan prasarana MIN Denpasar dengan beberapa strategi yang digunakan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Data yang diperoleh dari responden digunakan sebagaimana adanya. Analisa data yang didapat dari penelitian dianalisa dengan menggunakan prosedur tertentu sehingga menghasilkan temuan. Tempat pelaksanaan penelitian ini adalah di Madrasah Ibtidaiyah Negeri Denpasar, Bali. Hasil penelitian ini didapatkan Sarana pendidikan, yaitu perlengkapan yang secara langsung dipergunakan untuk proses pendidikan, seperti meja, kursi, kelas, dan media pengajaran. Prasarana pendidikan ialah fasilitas yang secara tidak langsung menunjang jalannya proses pendidikan, seperi halaman, kebun, dan taman. MIN Denpasar saat ini, tampaknya secara keseluruhan sarana maupun prasarana yang dimiliki belum memenuhi standar minimal. Dalam pemenuhan standar  minimal sarana dan prasarana saja, sangat diperlukan upaya–upaya yang dapat menghasilkan ataupun merekomendasikan agar kiranya sarana dan prasarana MIN Denpasar apalagi di atas standar minimal.
PENGARUH FASILITAS BELAJAR, KOMPETENSI, DAN KINERJA GURU TERHADAP MUTU PENDIDIKAN DI SMK KABUPATEN BOGOR SUCI PUTRI MANTIKA; ANIM PURWANTO
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v2i3.1508

Abstract

The purpose of this research is to determine, identify, and assess the influence of independent factors such as learning facilities, competency, and teacher performance on the dependent variable, namely education quality in Bogor Regency Vocational Schools. This study employed a survey method with a quantitative approach. The target population is 133 instructors, while the study sample is 100 teachers after applying the Slovin formula. A questionnaire was utilized to collect data for this study. The data was processed using Structural Equation Modeling Partial Least Squares (SEM-PLS). SmartPLS 3.0 is the program used to process the data. In this study, assessing the data comprises testing the outer model, the inner model, and the hypothesis. The coefficient of determination (R Square) was found to be 42,4 percent. The remaining 57,6 percent is explained by factors other than the study model. As a result of these findings, this study model may be deemed to have a high goodness of fit. In evaluating the hypothesis, learning facilities have a direct positive influence on educational quality. Teacher competency has a direct beneficial impact on educational quality. Meanwhile, teacher performance has little direct impact on educational quality. This teacher performance characteristic requires careful study so that teacher can deliver the best possible performance in the classroom. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mengidentifikasi dan menganalisis pengaruh variabel bebas yang terdiri dari fasilitas belajar, kompetensi dan kinerja guru terhadap variabel terikat yaitu mutu pendidikan di SMK Kabupaten Bogor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan pendekatan kuantitatif.  Populasi target sebanyak 133 guru dan setelah dihitung dengan rumus Slovin, diperoleh sampel penelitian sebanyak 100 guru. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan kuesioner. Pengolahan data dilakukan dengan Structural Equation Modelling Partial Least Squares (SEM-PLS). Aplikasi yang digunakan untuk mengolah data adalah SmartPLS versi 3.0. Pengujian data dalam penelitian ini meliputi pengujian outer model, pengujian inner model dan pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 42,4%. Sedangkan sisanya sebesar 57,6% dijelaskan oleh faktor lain yang berada di luar model penelitian ini. Dengan demikian, dari hasil tersebut maka model penelitian ini dapat dinyatakan telah memiliki goodness of fit yang baik. Pada pengujian hipotesis diperoleh, fasilitas belajar berpengaruh langsung positif terhadap mutu pendidikan. Kompetensi guru berpengaruh langsung positif terhadap mutu pendidikan. Sedangkan kinerja guru tidak berpengaruh langsung terhadap mutu pendidikan.  Variabel kinerja guru ini perlu mendapat pertimbangan kritis agar guru dapat memberikan kinerja tertinggi di sekolah.
EVALUASI PROGRAM PENINGKATAN KUALIFIKASI AKADEMIK GURU MELALUI PELATIHAN GURU DI LINGKUP DINAS PENDIDIKAN KOTA MATARAM SAHAT T. SIMORANGKIR
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v2i3.1509

Abstract

This study aims to evaluate the program for Improving the Academic Qualifications of Teachers in Positions. The research method is a qualitative descriptive program evaluation of the CIPPO model (Context, Input, Process, Product, Outcome). Collecting data through observation, interviews, questionnaires and documentation review. The results of the study: 1) The results of the context evaluation showed that the program's goals and objectives were appropriate in accordance with Law Number 14 of 2005 concerning Teachers and Lecturers, 2) The results of the input evaluation showed that human resources and other resources were quite good, 3) the results Process evaluation shows that the Implementation of the Learning Process has gone well in accordance with the guidelines and signs that have been set, 4) Product Evaluation Results show that the Graduate Achievement Index is generally good with a very satisfactory predicate, 5) Outcome evaluation results, namely teacher competence at generally Good. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi program Peningkatan Kualifikasi Akademik Guru dalam Jabatan. Metode penelitian adalah evaluasi program deskriptif kualitatif model CIPPO (Context, Input, Process, Product, Outcome). Pengambilan data melalui observasi, wawancara, angket dan telaah dokumentasi. Hasil penelitian: 1) Hasil evaluasi konteks menunjukan bahwa tujuan dan sasaran program sudah tepat sesuai dengan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, 2) Hasil evaluasi Input menunjukan bahwa sumber daya manusia dan sumber daya lainnya Cukup Baik, 3) Hasil evaluasi Proses menunjukkan bahwa Pelaksaan Proses Pembelajaran sudah berjalan dengan baik sesuai dengan pedoman dan rambu-rambu yang sudah ditetapkan, 4) Hasil Evaluasi Produk menunjukkan bahwa Indeks Prestasi lulusan pada umumnya baik dengan predikat sangat memuaskan, 5) Hasil evaluasi Outcome, yaitu kompetensi Guru pada umumnya Baik.
UPAYA MENINGKATKAN KOMPETENSI PENYUSUNAN RPP MELALUI KEGIATAN IN HOUSE TRAINING BAGI GURU SDN 048 SUNGAI BENGKAL BARAT ALI AMIN
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v2i3.1527

Abstract

This study aims to: 1) To find out the steps for implementing IHT activities in preparing RPP to improve teacher professional competence for teachers at SDN 3 Sungai Bengkal Barat, Tebo Regency in carrying out learning. 2) To find out the improvement of teacher competence at SDN 3 Sungai Bengkal Barat, Tebo Regency, Jambi Province in Developing Learning Implementation Plans through IHT activities. The subjects of this study were all teachers of SDN 3 Sungai Bengka Barat, Tebo Regency, Jambi Province. This research is School Action Research (PTS) which consists of two cycles, each cycle includes the stages of planning, implementation, observation, and reflection. The data analysis technique used is comparative descriptive. From the results of the study it can be concluded that: 1) The steps for implementing IHT in order to improve the professional competence of teachers in preparing lesson plans at SDN 3 Sungai Bengka Barat are as follows: (a) Delivering announcements to teachers about the implementation of IHT activities regarding the preparation of lesson plans; (b) Prepare guidance materials in the form of implementation of learning accompanied by simulations; (c) Preparing IHT instruments; (d) Carry out IHT activities without interfering with learning activities; and e) Carrying out observations in the classroom when learning activities are carried out by the teacher; and 2) IHT can improve the professional competence of SDN 3 Sungai Bengkal Barat teachers in preparing lesson plans. This is indicated by the increasing professional competence of teachers both in the preparation and implementation stages. This is indicated by the increase in competency achievement from 69.58 in the initial condition, to 72.81 at the end of Cycle 1 action, and increased to 83.13 in Cycle II action. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk: 1) Untuk mengetahui langkah-langkah pelaksanaan kegiatan IHT dalam menyusun RPP untuk meningkatkan kompetensi profesional guru bagi guru di SDN 3 Sungai Bengkal Barat, Kabupaten Tebo dalam melaksanakan pembelajaran. 2) Untuk mengetahui peningkatan kompetensi guru di SDN 3 Sungai Bengkal Barat, Kabupaten Tebo Provinsi Jambi dalam Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran melalui kegiatan IHT. Subyek penelitian ini adalah semua guru SDN 3 Sungai Bengka Barat, Kabupaten Tebo Provinsi Jambi. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) yang terdiri dari dua siklus, setiap siklusnya meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif komparatif. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1) Langkah-langkah pelaksanaan IHT guna meningkatkan kompetensi profesional guru dalam Menyusun RPP di SDN 3 Sungai Bengka Barat adalah sebagai berikut: (a) Menyampaikan pengumuman kepada guru tentang akan dilaksanakannya kegiatan IHT mengenai penyusunan RPP; (b) Mempersiapkan materi bimbingan berupa pelaksanaan pembelajaran disertai simulasinya; (c) Mempersiapkan instrumen IHT; (d) Melaksanakan kegiatan IHT dengan tidak mengganggu kegiatan pembelajaran; dan e) Melaksanakan pengamatan di kelas saat dilaksanakan kegiatan pembelajaran oleh guru; dan 2) IHT dapat meningkatkan kompetensi profesional guru SDN 3 Sungai Bengkal Barat dalam menyusun RPP. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya kompetensi profesional guru baik dalam tahap persiapan maupun pelaksanaan. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya ketercapaian kompetensi dari sebesar 69,58 pada kondisi awal, menjadi sebesar 72,81 pada akhir tindakan Siklus 1, dan meningkat menjadi 83,13 pada tindakan Siklus II.

Page 1 of 2 | Total Record : 14