cover
Contact Name
Aditiya Puspanegara
Contact Email
jurnal@univ-bhi.ac.id
Phone
+628112377758
Journal Mail Official
jurnal@univ-bhi.ac.id
Editorial Address
Jl.Lingkar Kadugede No.2 Kuningan Jawabarat 45561
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Health Research Science
ISSN : -     EISSN : 27987442     DOI : https://doi.org/10.34305/jhrs.v1i02
Core Subject : Health,
Health administration and policy Environmental health Occupational safety and health Ergonomics Health promotion and behavioral science Health law Demography Urban and rural health Vector control Infectious and non-communicable diseases Environmental health technology Environmental toxicology Medical Surgical Nursing Maternity Nursing Pediatric Nursing Psichiatric Nursing Comunity Management Emergency Nursing Geontology Nursing Family Nursing Vaccines and immunization Maternal and Child health Reproductive health Family planning Health education and counseling Midwifery community Gender Midwifery in complementary Pathology
Articles 192 Documents
Kesiapan rumah sakit dalam penerapan tanda tangan elektronik pada sistem rekam medis elektronik: scoping review Leo P. Agung; Dumilah Ayuningtyas
Journal of Health Research Science Vol. 6 No. 01 (2026): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/ek34k440

Abstract

Latar Belakang: Permenkes No. 24 Tahun 2022 mewajibkan implementasi Rekam Medis Elektronik (RME) paling lambat 31 Desember 2023, termasuk penggunaan Tanda Tangan Elektronik (TTE) yang sah. Penelitian ini membandingkan kesiapan organisasi rumah sakit dalam menerapkan TTE pada sistem RME.Metode: Scoping review sistematis berbasis kerangka PRISMA ini menelaah literatur periode 2016–2026 dari PubMed, Google Scholar, dan pencarian manual.Hasil: Hambatan utama bersumber dari keterbatasan pelatihan sumber daya manusia, ketiadaan standar operasional prosedur khusus, instabilitas jaringan, dan kelemahan keamanan sistem. Temuan kritis menunjukkan 10 dari 12 rumah sakit masih menggunakan tanda tangan elektronik tidak tersertifikasi. Faktor dukungan manajemen serta pendanaan juga sangat bervariasi. Kesimpulan: Kesiapan rumah sakit di Indonesia masih berada pada tahap berkembang. Keberhasilan adopsi tanda tangan elektronik memerlukan penguatan simultan lima dimensi: pelatihan sumber daya manusia, standardisasi standar operasional dan prosedur, keandalan jaringan, migrasi sertifikasi BSrE, dan komitmen anggaran manajemen.
Hubungan tingkat pendidikan, sumber informasi dan dukungan keluarga dengan penatalaksanaan hipertensi pada lansia Naura Khaira Zahra Hasnul Aziz; Nabila Huriya Zahra Hasnul Aziz; Nurvita Trianasari; Johan Budhiana
Journal of Health Research Science Vol. 6 No. 01 (2026): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/wy9dzs02

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi pada lansia masih menjadi masalah kesehatan karena tingginya prevalensi dan rendahnya keberhasilan pengendalian tekanan darah. Hubungan tingkat pendidikan, sumber informasi, dan dukungan keluarga terhadap penatalaksanaan hipertensi pada lansia masih belum banyak dikaji.Metode: Penelitian menggunakan desain cross-sectional. Populasi yaitu lansia penderita hipertensi, dengan sampel 150 responden menggunakan proportional random sampling. Instrumen meliputi Perceived Social Support-Family untuk dukungan keluarga dan kuesioner penatalaksanaan hipertensi yang telah valid dan reliabel. Analisis data menggunakan uji Chi-square.Hasil: Sebagian besar responden memiliki dukungan keluarga tinggi (62,7%) dan penatalaksanaan hipertensi baik (58%). Terdapat hubungan tingkat pendidikan (p=0,002), sumber informasi (p=0,008), dan dukungan keluarga (p=0,005) dengan penatalaksanaan hipertensi.Kesimpulan: Tingkat pendidikan, sumber informasi, dan dukungan keluarga berhubungan dengan penatalaksanaan hipertensi. Edukasi dan keterlibatan keluarga perlu ditingkatkan untuk mendukung pengelolaan hipertensi.