cover
Contact Name
Aditiya Puspanegara
Contact Email
jurnal@univ-bhi.ac.id
Phone
+628112377758
Journal Mail Official
jurnal@univ-bhi.ac.id
Editorial Address
Jl.Lingkar Kadugede No.2 Kuningan Jawabarat 45561
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Health Research Science
ISSN : -     EISSN : 27987442     DOI : https://doi.org/10.34305/jhrs.v1i02
Core Subject : Health,
Health administration and policy Environmental health Occupational safety and health Ergonomics Health promotion and behavioral science Health law Demography Urban and rural health Vector control Infectious and non-communicable diseases Environmental health technology Environmental toxicology Medical Surgical Nursing Maternity Nursing Pediatric Nursing Psichiatric Nursing Comunity Management Emergency Nursing Geontology Nursing Family Nursing Vaccines and immunization Maternal and Child health Reproductive health Family planning Health education and counseling Midwifery community Gender Midwifery in complementary Pathology
Articles 178 Documents
Implementasi rekam medis elektronik (RME) di instalasi gawat darurat rumah sakit umum daerah Mentari, Witri Dewi; Muplihah, Delia Nurlaeli; Sulaeman, Dadang; Wahyudin, Uyu; Mentari, Melani Putri
Journal of Health Research Science Vol. 5 No. 02 (2025): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/ma9ejq48

Abstract

Latar Belakang: Meskipun Rekam Medis Elektronik (RME) berpotensi besar dalam memfasilitasi akses informasi yang cepat dan mudah, implementasinya, termasuk di RSUD 'X', sering terhambat oleh kendala teknis yang memengaruhi kelancaran pelaksanaan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam implementasi RME di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD 'X', unit yang vital, sebagai kebaruan untuk memahami pelaksanaan RME secara spesifik di lingkungan berisiko tinggi ini.Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Adapun untuk teknik pengumpulan data yang digunakan adalah triangulasi.Hasil: Implementasi RME di RSUD 'X' telah berjalan bertahap, menawarkan manfaat seperti akses cepat dan efisiensi, namun masih terkendala oleh kepatuhan pengisian RME yang rendah, absennya SOP khusus, dan masalah teknis (jaringan tidak stabil dan sistem error). Kendala ini diatasi melalui rencana backup manual dan koordinasi teknis.Kesimpulan: Implementasi RME di RSUD 'X' telah dilakukan bertahap dan strategis (dimulai dari rawat jalan, IGD, hingga rawat inap) sebagai respons terhadap regulasi. Secara umum, RME terbukti meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan dengan mempercepat akses informasi medis, mengurangi kesalahan pencatatan, dan mendorong efisiensi operasional.
Analisis pelaksanaan program universal health coverage jaminan kesehatan medan berkah Silaban, Ratnawati; Ketaren, Otniel; Sitorus, Mido Ester J.; Nababan, Donal; Tarigan, Frida Lina
Journal of Health Research Science Vol. 5 No. 02 (2025): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/va7zb685

Abstract

Latar Belakang: Program Jaminan Kesehatan Medan Berkah merupakan kebijakan strategis Pemerintah Kota Medan untuk mewujudkan Universal Health Coverage. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi tantangan teknis dan anggaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan, implementasi, serta kendala kebijakan Jaminan Kesehatan Medan Berkah di UPT Puskesmas Simpang Limun Medan menggunakan pendekatan Segitiga Kebijakan Kesehatan.Metode: Penelitian kualitatif dengan desain fenomenologi. Pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam terhadap 9 informan (Dinas Kesehatan, Kepala Puskesmas, Petugas, dan Masyarakat). Analisis data menggunakan triangulasi sumber dan teknik.Hasil: Pemanfaatan Jaminan Kesehatan Medan Berkah berhasil meningkatkan akses layanan kesehatan gratis bagi masyarakat kurang mampu hanya dengan KTP. Meskipun sukses dari aspek fasilitas dan informasi, program ini terkendala keterbatasan APBD, kurangnya pemahaman prosedur, dan integrasi data yang belum sempurna dengan BPJS Kesehatan.Kesimpulan: Jaminan Kesehatan Medan Berkah efektif memperluas cakupan kesehatan, namun memerlukan penguatan sistem verifikasi data digital dan sosialisasi yang lebih masif untuk menjamin keberlanjutan program.
Analisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil Soares, Filomena; Susianto, Susianto; Febriani, Esty
Journal of Health Research Science Vol. 5 No. 02 (2025): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/wdc3p313

Abstract

Latar Belakang: Timor-Leste masih menghadapi masalah kesehatan ibu dengan AKI 195 per 100.000 kelahiran hidup (DHS, 2016). Anemia pada kehamilan meningkatkan risiko komplikasi obstetri. Prevalensi anemia di Puskesmas Comoro yaitu 25,8% (2022), menurun menjadi 21,6% (2023), dan kembali meningkat menjadi 21,6 % (2024). Penelitian ini bertujuan  mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan anemia pada ibu hamil.Metode: Studi kuantitatif dengan desain potong lintang dilakukan pada 187 ibu hamil dari populasi 350 menggunakan  simple random sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner dan dianalisis dengan uji Chi-Square serta regresi logistik.Hasil: Analisis bivariat menunjukkan hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan (p=0,045; OR=1,906, 95% CI= 1.009 -3.600), status sosial ekonomi (p=0,012; OR=2,243, 95% CI= 1.183- 4.256), dan status gizi (p=0,001; OR=2,870, 95% CI= 0.495-5.510) dengan anemia. Sementara itu, pendidikan, paritas, dan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah tidak signifikan. Analisis multivariat menegaskan status gizi sebagai faktor dominan (p=0,011; OR = 2,465; 95% CI = 1,237–4,910).Kesimpulan: Tingkat pengetahuan, status sosial ekonomi, dan status gizi berhubungan signifikan dengan anemia, dengan status gizi sebagai faktor utama sehingga perlu menjadi prioritas dalam pencegahan anemia kehamilan.
Analisis penggunaan rekam medis elektronik berdasarkan technology acceptance model di rumah sakit: scoping review Fatharanni, Mentari Olivia; llyas, Yaslis
Journal of Health Research Science Vol. 5 No. 02 (2025): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/34776a40

Abstract

Latar Belakang : Transformasi RME di Indonesia ditujukan untuk meningkatkan mutu layanan, namun masih terkendala aspek penerimaan pengguna. Belum ada pemetaan komprehensif terkait faktor penerimaan RME berbasis TAM, sehingga scoping review ini dilakukan untuk mengidentifikasi pola, inkonsistensi, dan faktor eksternal yang memengaruhi penerimaan.Metode : Review dilakukan menggunakan kerangka PRISMA, dengan pencarian literatur sistematis di PubMed, Google Scholar, dan Manual.Hasil : Dari 20 studi, ditemukan bahwa hubungan variabel inti TAM konsisten signifikan, dengan Perceived Ease of Use (PEOU) sebagai faktor paling krusial sekaligus hambatan utama. Faktor eksternal seperti dukungan manajemen, infrastruktur, dan pelatihan turut memperkuat penerimaan.Kesimpulan : Penerimaan RME sangat dipengaruhi kemudahan penggunaan serta dukungan organisasi yang berkelanjutan. Implementasi perlu dilakukan secara holistik melalui desain sistem yang intuitif, pelatihan berkesinambungan, dan dukungan manajerial.
Hubungan faktor pengetahuan, obesitas, genetik dan aktivitas fisik dengan kejadian diabetes melitus Handayani, Yusra; Fahdhienie, Farrah; Ariscasari, Putri
Journal of Health Research Science Vol. 5 No. 02 (2025): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/bgp98293

Abstract

Latar Belakang: Diabetes Mellitus adalah penyakit akibat gangguan metabolisme yang menyebabkan kadar gula darah tinggi. Provinsi Aceh, prevalensi Diabetes Melitus tipe 2 mencapai 1,9% lebih tinggi dari rata-rata nasional (1,7%), hal itu disebabkan sebagian besar penderita diabetes melitus tidak menyadari kalau dirinya menderita penyakit diabetes melitus dan kurangnya kesadaran pasien terhadap kontrol berkala. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan faktor pengetahuan, obesitas, genetik dan aktivitas fisik dengan kejadian diabetes mellitus di wilayah kerja Puskesmas Grong-Grong Kabupaten Pidie Tahun 2024.Metode: Analitik dengan pendekatan Case Control. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner terhadap 90 pasien DM dan 22 pasien non-DM. Analisis dilakukan dengan Chi-square pada Tingkat kepercayaan 95%.Hasil: Terdapat hubungan antara obesitas (p=0,014), faktor genetik (p=0,004), pengetahuan (p=0,028) dan aktivitas fisik (p=0,048) dengan kejadian DM, Dari 90 responden, 59% mengalami obesitas, 50% memiliki riyawat genetik DM, 34,1% pengetahuannya kurang baik dan 68,2% memiliki aktivitas fisik kurang baik.Kesimpulan: Ada hubungan antara pengetahuan, obesitas, genetik dan aktivitas fisik dengan kejadian Diabetes Melitus.
Hubungan usia dan kadar hemoglobin pre transfusi dengan kualitas hidup pada anak penyandang thalasemia Eliya, Pega; Fetriyah, Umi Hanik; Wijaksono, Muhammad Arief; Mahdiyah, Dede
Journal of Health Research Science Vol. 5 No. 02 (2025): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/java6549

Abstract

Latar Belakang: Thalasemia pada anak memerlukan transfusi darah untuk mempertahankan kadar hemoglobin sesuai target agar mengurangi resiko penurunan kualitas hidup. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara usia dan kadar hemoglobin  pre-transfusi dengan kualitas hidup pada anak penyandang thalasemia.Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik cross-sectional dengan 32 sampel anak Thalasemia yang diambil melalui purposive sampling. Data kadar hemoglobin diambil dari rekam medis, sementara kualitas hidup diukur menggunakan kuesioner PedsQL. Analisis data menggunakan Uji Spearman Rank.Hasil: Sebagian besar responden berjenis kelamin laki-laki (62,5%), rata-rata berusia 11-18 tahun, dan hampir seluruhnya dengan kadar hemoglobin Pre Transfusi dibawah rata-rata (<9,5 gr/dL) (93,8%). Hasil uji usia dengan kualitas hidup pada anak penyandang Thalasemia (p= 0,529; r= -0,116). Hasil uji kadar hemoglobin pre-transfusi dengan kualitas hidup anak (p= 0,000; r= 0,852).Kesimpulan: Usia tidak memengaruhi Hb pra-transfusi anak thalasemia. Namun, Hb yang lebih tinggi berhubungan positif dengan kualitas hidup yang lebih baik. Oleh karena itu, kepatuhan jadwal transfusi disarankan untuk meningkatkan kualitas hidup anak.
Hubungan nilai kadar feritin dan lama sakit dengan kualitas hidup anak penyandang thalasemia Trianjani, Yesa Septia; Fetriyah, Umi Hanik; Palimbo, Adriana; Noval, Noval
Journal of Health Research Science Vol. 5 No. 02 (2025): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/2n75ng49

Abstract

Latar Belakang: Thalasemia dengan transfusi berulang dapat menurunkan kualitas hidup anak akibat penumpukan zat besi. Kadar feritin dan lama sakit diduga berhubungan dengan kualitas hidup.Metode: Penelitian cross-sectional pada 48 anak thalasemia. Kualitas hidup diukur dengan PedsQL 4.0, data feritin dan lama sakit dari rekam medis, dianalisis menggunakan uji Spearman Rank.Hasil: Tidak ada hubungan antara kadar feritin dengan kualitas hidup anak penyandang thalasemia (p = 0,836; r = 0,031). Tidak terdapat hubungan antara lama sakit dengan kualitas hidup anak (p = 0,513).Kesimpulan: Kadar feritin dan lama sakit tidak menunjukkan hubungan yang bermakna dengan kualitas hidup anak penyandang Thalasemia. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas hidup anak dipengaruhi oleh faktor lain di luar dua variabel tersebut.
Hubungan length of stay dengan resiko dekubitus Riduansyah, Muhammad; Wineiniati, Noni; Mahmudah, Rifa’atul
Journal of Health Research Science Vol. 5 No. 02 (2025): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/yw8yec77

Abstract

Latar Belakang: Length of stay adalah indikator mutu dan efisiensi pelayanan rumah sakit. Semakin lama pasien dirawat semakin meningkat pula risiko komplikasi, terutama dekubitus, yang dapat memperburuk kondisi pasien dan meningkatkan biaya. Penelitian ini bertujuan menganalisis korelasi antara length of stay dan risiko dekubitus pada pasien rawat inap di RSUD Ulin Banjarmasin.Metode: Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain survei analitik pendekatan cross sectional pada 62 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui observasi dan pengisian kuesioner menggunakan Braden Scale, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square.Hasil: Sebagian besar responden memiliki lama rawat lebih dari rata-rata yaitu 54,8%. Sebagian besar berada pada kategori risiko dekubitus ringan sebanyak 56,5%. Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p = 0,000 yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara Length of stay dengan risiko dekubitus di Ruang Seruni RSUD Ulin Banjarmasin.Kesimpulan: Semakin lama pasien dirawat, semakin tinggi risiko terjadinya dekubitus. Diharapkan tenaga keperawatan melakukan skrining risiko dekubitus sejak awal menggunakan Braden Scale dan melakukan pencegahan melalui reposisi, penggunaan matras antidekubitus, serta pemenuhan nutrisi.