cover
Contact Name
Aditiya Puspanegara
Contact Email
jurnal@univ-bhi.ac.id
Phone
+628112377758
Journal Mail Official
jurnal@univ-bhi.ac.id
Editorial Address
Jl.Lingkar Kadugede No.2 Kuningan Jawabarat 45561
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Health Research Science
ISSN : -     EISSN : 27987442     DOI : https://doi.org/10.34305/jhrs.v1i02
Core Subject : Health,
Health administration and policy Environmental health Occupational safety and health Ergonomics Health promotion and behavioral science Health law Demography Urban and rural health Vector control Infectious and non-communicable diseases Environmental health technology Environmental toxicology Medical Surgical Nursing Maternity Nursing Pediatric Nursing Psichiatric Nursing Comunity Management Emergency Nursing Geontology Nursing Family Nursing Vaccines and immunization Maternal and Child health Reproductive health Family planning Health education and counseling Midwifery community Gender Midwifery in complementary Pathology
Articles 161 Documents
Faktor-faktor yang berhubungan pada kejadian penyakit pneumonia di balita usia 1-5 tahun Fattah, Teuku Muhammad; Arbi, Anwar; Septiani, Riza
Journal of Health Research Science Vol. 5 No. 02 (2025): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jz71za59

Abstract

Latar Belakang: Pneumonia merupakan penyakit yang menyerang saluran pernafasan. Kasus pneumonia di Aceh tahun 2022 secara keseluruhan yaitu sebesar 22,62 %. Aceh Besar menduduki peringkat ketiga tertinggi setelah Aceh Tengah dan Kota Langsa. Berdasarkan laporan data dari Puskesmas Peukan Bada, sekitar 45 balita terkena penyakit pneumonia dari total kunjungan balita sakit sekitar 1.087. Penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan pada kejadian penyakit pneumonia di balita usia 1-5 tahun. Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif pada desain case control.Metode: Pengumpulan data dengan wawancara menggunakan kuesioner. Populasi penelitian yaitu orang tua balita usia 1-5 tahun, kelompok kasus 27 orang dan kontrol 27 orang dengan total sampel 54 sampel. Penelitian ini dilakukan pada Februari 2025. Uji statistik menggunakan Chi Square Test.Hasil: Hasil penelitian menunjukan balita di kelompok kasus ada sekitar 50,0% dan kelompok kontrol 50%, status gizi baik sekitar 50,0%, pengetahuan cukup sekitar 41,7%, pendidikannya menengah ada sekitar 53,3%, tidak merokok ada sekitar 40,0%, ventilasi rumahnya di kategori memenuhi syarat ada sekitar 56,7%.Kesimpulan: Terdapat hubungan status gizi (p= 0,001), pengetahuan (p= 0,004), pendidikan (p= 0,026), status merokok (p= 0,002), dan ventilasi (p=0,003) pada kejadian penyakit pneumonia di balita usia 1-5 tahun.
Hubungan penggunaan gadget dengan kualitas tidur pada remaja putri Alfatihah, Sovia; Utami, Tri; Novhriyanti, Dhinny; Martini, Eva
Journal of Health Research Science Vol. 5 No. 02 (2025): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/ph7tz389

Abstract

Latar Belakang: Perangkat elektronik atau gadget berfungsi untuk mempermudah akses terhadap informasi dan hiburan, namun apabila digunakan secara berlebihan, dapat mengakibatkan dampak buruk pada kesehatan fisik dan mental. Indonesia mencatatkan angka tertinggi untuk kecanduan gadget di seluruh dunia, dengan rata-rata penggunaan mencapai 5,7 jam setiap harinya. Sekitar 19,3% dari remaja dan 14% dari orang dewasa muda dikategorikan mengalami kecanduan, dengan waktu online yang dapat mencapai 11,6 jam setiap hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penggunaan gadget dan kualitas tidur pada remaja perempuan.Metode: Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian lintas-seksi. Dalam studi ini, digunakan metode penghitungan sampel dengan teknik total sampling, di mana jumlah sampel yang dianalisis adalah 32 individu. Data dianalisis menggunakan uji Chi Square.Hasil: Hasil dari pengujian statistika chi-square menunjukkan nilai p-Value sebesar <0,001 yang berarti lebih kecil dari 0,05 sehingga H0 ditolak.Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara penggunaan gadget dan kualitas tidur di kalangan remaja perempuan. Disarankan remaja perempuan untuk lebih bijaksana dalam penggunaan gadget, khususnya dengan membatasi waktu penggunaannya pada malam hari agar tidak mengganggu kualitas tidur yang krusial untuk konsentrasi, pertumbuhan, dan keseimbangan emosi.
Pengaruh edukasi healthseed game terhadap pengetahuan dan sikap konsumsi buah sayur siswa kelas 5 MI Ratnaningtyas, Fitria Desy; Yudiernawati, Atti; Lala, Handy
Journal of Health Research Science Vol. 5 No. 02 (2025): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/mj965m32

Abstract

Latar Belakang: Anak usia sekolah dasar memiliki karakteristik senang belajar melalui pengalaman langsung. Pengetahuan dan sikap yang kurang tentang pentingnya konsumsi buah sayur menjadi faktor utama. Dibutuhkan inovasi seperti HealthSeed Game, permainan edukatif modifikasi congklak tradisional yang mengintegrasikan pembelajaran tentang buah sayur. Tujuan penelitian mengetahui pengaruh edukasi kesehatan dengan Healthseed Game terhadap pengetahuan dan sikap konsumsi buah sayur siswa kelas 5 MI MPI Cendono.Metode: Penelitian menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest posttest. Subjek penelitian adalah 64 siswa kelas 5 dipilih melalui proportional random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan dan ceklis sikap sebelum dan sesudah intervensi, dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks.Hasil: Terdapat peningkatan pengetahuan dan perbedaan sikap siswa setelah dilakukannya edukasi dengan menggunakan Healthseed Game. Pengetahuan kategori baik meningkat dari 39,06% menjadi 82,81%. Sikap positif meningkat dari 40,63% menjadi 57,81%. Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value < 0,001, pada kedua variabel.Kesimpulan: Edukasi kesehatan dengan Healthseed Game tentang konsumsi buah sayur siswa kelas 5 MI MPI Cendono berpengaruh signifikan terhadap pengetahuan dan sikap siswa.
Penggunaan arm bag infused terhadap kenyamanan dan efektivitas mobilisasi pasien rawat inap Faidah, Nur Laely; Anggraeni, Atika Dhiah; Isnaini, Nur; Aprilina, Happy Dwi
Journal of Health Research Science Vol. 5 No. 02 (2025): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/48bgn814

Abstract

Latar Belakang: Ketidaknyamanan akibat keterbatasan stand infus dapat menghambat aktivitas pasien seperti roda macet, tiang berkarat, risiko tersandung atau cedera kaki karena berjalan sambil mendorong stand infus, mengurangi privasi dan terjadi arus balik darah. Oleh karena itu, penelitian yang berfokus pada kenyamanan pasien melalui inovasi alat pengganti stand infus, terutama yang mendukung mobilitas pasien menjadi sangat krusial. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penggunaan Arm Bag Infused terhadap kenyamanan dan efektivitas mobilisasi pasien rawat inap.Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi eksperimental dengan pendekatan pretest-posttest pada 30 responden kelompok intervensi dan kontrol yang memenuhi kriteria inklusi. Data diperoleh melalui observasi 8 jam dan lembar observasi yang kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test.Hasil: Terdapat selisih mean rank kelompok Arm Bag Infused sebesar 36,05 sedangkan pada kelompok stand infus 23,95. Hasil analisis menggunakan uji mann-whitney menunjukkan Arm Bag Infused efektif dalam meningkatkan kenyamanan pasien rawat inap dengan nilai p value 0,014 (<0,05) yang berarti terdapat perbedaan signifikan.Kesimpulan: Penggunaan Arm Bag Infused dapat meningkatkan kenyamanan dan efektivitas mobilisasi pasien rawat inap.
Pengaruh asupan olahan lokal bubur creamy labu kuning terhadap peningkatan berat dan tinggi badan balita stunting Rusmianingsih, Nining; Nengsih, Neneng Aria; Saprudin, Nanang; Syawalia, Daniar Rahma
Journal of Health Research Science Vol. 5 No. 02 (2025): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/564swj40

Abstract

Latar Belakang: Stunting merupakan kegagalan tumbuh kembang ditandai dengan perawakan pendek. Prevalensi Stunting cenderung terus meningkat di Kabupaten Kuningan. Labu kuning kaya nutrisi yang baik untuk balita Stunting. Penelitian mempunyai tujuan menganalisis pengaruh pemberian labu kuning terhadap perubahan berat dan tinggi badan balita Stunting.Metode: Desain quasi eksperimental dengan nonequivalent control group. Sampel sebanyak 36 balita Stunting menggunakan teknik consecutive sampling. Instrumen menggunakan timbangan badan, mikrotuase dan SOP. Waktu pemberian bubur creamy labu kuning setiap hari selama 3 minggu. Analisis data menggunakan uji-t dependent dan uji-t independen.Hasil: Terdapat peningkatan berat badan (0,76 kg, p =0,000) dan tinggi badan (1,28 cm, p= 0,000). Terdapat peningkatan berat badan (0,27 kg, p= 0,000) dan tinggi badan (0,93 cm, p= 0,006). Tidak terdapat perbedaan berat dan tinggi badan kelompok intervensi dan kontrol (intervensi p=0,179 dan kontrol p=1,000).Kesimpulan: Kelompok intervensi lebih signifikan dalam meningkatkan berat dan tinggi badan balita Stunting dibandingkan dengan kelompok kontrol. Orang tua agar menyusun menu harian yang mengandung olahan lokal bubur creamy labu kuning dalam berbagai bentuk seperti puree, puding, atau campuran bahan lain untuk mendukung pertumbuhan tinggi dan berat badan balita Stunting.
Analisis sistem keselamatan dan kesehatan kerja pada gedung universitas Nugroho, Bayu Yoni Setyo; Aldina, Azhar Tegar; Donny, Firdaus; Salsabela, Hana; Mayratnaprima, Vimelani Afiska
Journal of Health Research Science Vol. 5 No. 02 (2025): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/yfx48r86

Abstract

Latar Belakang: Keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan kampus memerlukan perhatian serius, terutama pada gedung universitas dengan aktivitas padat. Gedung H Universitas X merupakan gedung 7 lantai dengan fungsi akademik dan non-akademik yang menampung ratusan pengguna setiap harinya. Tujuan penelitian mengevaluasi kesesuaian fasilitas keselamatan kebakaran Gedung H Universitas X terhadap standar keselamatan kerja nasional dan internasional.Metode: Penelitian menggunakan metode observasi pengukuran fisik, dan dokumentasi visual. Evaluasi mencakup sistem proteksi aktif, sistem proteksi pasif. Penilaian mengacu pada SNI 03-1745-2000, SNI 03-1746-2000, Permenaker PER.04/MEN/1980, NFPA 10, NFPA 13, NFPA 101, dan ISO 45001:2018.Hasil: Ditemukan ketidaksesuaian signifikan: APAR belum memiliki inspeksi rutin bulanan dan 40% unit bertekanan di luar zona aman; sprinkler terdistribusi tidak merata dengan jarak tidak seragam; jalur evakuasi terhalang benda, tanpa fire door, dan pintu darurat membuka ke dalam; tangga darurat memiliki lebar anak tangga 17 cm (standar minimum 25 cm, defisit 32%).Kesimpulan: Fasilitas K3 tersedia, implementasi dan pemeliharaannya belum optimal. Kondisi ini menempatkan penghuni pada risiko tinggi jika terjadi kebakaran. Diperlukan intervensi mendesak meliputi: pembebasan jalur evakuasi, inspeksi APAR bulanan, pembentukan ERT, instalasi fire door, renovasi tangga darurat, dan pelaksanaan simulasi evakuasi minimal setahun sekali sesuai Permendikbud No. 33 Tahun 2019.
Pengembangan aplikasi penentu status gizi balita (sipeta sepat) dalam deteksi dini masalah gizi Nevia, Ike Elis; Wulandari, Lusia Asih; Sukarni, Sukarni; Sari, Desi Kumala; D., Vivian Nanny Lia
Journal of Health Research Science Vol. 5 No. 02 (2025): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/brpvvy72

Abstract

Latar Belakang: Di Indonesia, masalah gizi masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang penting. Dalam praktiknya di sebuah posyandu, untuk melakukan pengukuran status gizi bayi diperlukan kemampuan mengingat.  Oleh karena itu, diperlukan sebuah aplikasi yang mampu meringankan dan mempercepat proses penilaian status gizi balita berbasis digital. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan aplikasi penentu status gizi balita dalam deteksi dini masalah gizi.Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dan kuantitatif dengan desain penelitian dan pengembangan Research And Development  (R&D)  dan model pengembangan ADDIE (Analysis-Design-Develop-Implement-Evaluate).Hasil: Evaluasi aplikasi dengan metode kuantitatif didapatkan nilai SUS 75,3 yang berarti bahwa aplikasi ini dapat digunakan dengan baik sedangkan evaluasi secara kualitatif didapatkan bahwa aplikasi sipeta sepat efektif dalam deteksi dini masalah gizi balita di Puskesmas Sidoharjo yang dilihat dari cepatnya data terbaca, intervensi yang dilakukan, kemudahan aplikasi  dan minimnya hambatan.Kesimpulan: Aplikasi Sipeta Sepat efektif dalam deteksi dini masalah gizi balita. Disarankan agar aplikasi ini bisa digunakan secara luas dan dikembamgkan lebih lanjut.
Efektivitas terapi murottal dalam mengurangi kecemasan mahasiswa Dinulloh, Hafidz; Pristianto, Arif; Perdana, Suryo Saputra
Journal of Health Research Science Vol. 5 No. 02 (2025): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/hdz25f15

Abstract

Latar Belakang: Mahasiswa sering mengalami kecemasan karena tekanan akademik dan sosial. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas terapi murottal Al-Qur'an sebagai bentuk intervensi spiritual non-farmakologis yang baru diterapkan pada mahasiswa, untuk meningkatkan kesehatan mental mereka.Metode: Studi ini menggunakan desain pre-eksperimental satu grup pre-test-post-test dengan sampel 54 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta angkatan 2022 yang dipilih secara purposive.  Metode Beck Anxiety Inventory (BAI) digunakan untuk mengukur tingkat kecemasan seseorang.  Selama tujuh hari, intervensi dilakukan melalui pemutaran murottal Surah Ar-Rahman oleh Qari Muzammil Hasballah selama lima belas menit setiap hari.  Data diuji dengan uji Mann–Whitney dan tingkat signifikansi p <0,05.Hasil: Terjadi penurunan rata-rata skor BAI dari 16,52 menjadi 12,33 (p=0,044).Kesimpulan: Hasil menunjukkan bahwa terapi murottal efektif dalam menurunkan kecemasan mahasiswa dan layak sebagai intervensi murah dan sederhana yang sesuai dengan konteks spiritual-budaya mahasiswa di Indonesia.
Efektivitas konsumsi daun kelor terhadap peningkatan hemoglobin ibu hamil anemia Marwati, Marwati; Handayani, Bekti; Octavianti, Maria; Moedjiherwati, Trijani; Murphi, Maghfiroh Realis
Journal of Health Research Science Vol. 5 No. 02 (2025): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/96nqqf49

Abstract

Latar Belakang: Walaupun telah dilakukan berbagai upaya untuk mengatasi anemia, namun belum terlihat penurunan yang berarti. Secara empiris, daun kelor memiliki kandungan zat besi sekitar 28-29 mg setiap 100 gram, sedangkan tanaman lainnya hanya mengandung besi sekitar 15-20 mg per 100 gram. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas konsumsi daun kelor terhadap ibu hamil anemia di Puskesmas Pancur pada tahun 2025.Metode: Penelitian ini adalah Quasi Eksperiment dengan pendekatan desain pre test dan post test satu kelompok. Studi ini melibatkan 30 ibu hamil yang menderita anemia di Puskesmas Pancur. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah consecutive sampling.Hasil: Berdasarkan analisis bivariat dengan uji Paired Sample T-Test, diperoleh nilai p-value < 0,05 yaitu 0,001, yang menunjukkan bahwa setelah konsumsi daun kelor, kadar hemoglobin rata-rata responden adalah 8,27 gram/dl, dan meningkat menjadi 9,62 gram/dl setelahnya.Kesimpulan: Daun kelor berperan dalam meningkatkan kadar hemoglobin bagi ibu hamil yang menderita anemia di Puskesmas Pancur. Tenaga kesehatan disarankan untuk memberikan penyuluhan kepada ibu hamil mengenai manfaat daun kelor dan meningkatkan kadar hemoglobin.
Kepatuhan minum obat pada pasien lansia dengan diabetes melitus Sari, Dwi Evi Diyan; Seran, Krisogonus Ephriono; Fajriyah, Shofiatul; Anjani, Ade Giriayu; Wahyuni, Kumala Sari Poespita Dewi
Journal of Health Research Science Vol. 5 No. 02 (2025): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/51mj0d78

Abstract

Latar Belakang: Kepatuhan pengobatan pada pasien diabetes melitus lanjut usia masih rendah akibat penurunan kognitif dan keterbatasan fisik. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh faktor sosiodemografi terhadap kepatuhan pengobatan pada lansia dengan diabetes melitus di Kabupaten Sleman.Metode: Penelitian observasional analitik cross sectional pada 76 lansia dengan diabetes tipe 2 peserta Prolanis Puskesmas. Data diperoleh dari rekam medis dan wawancara menggunakan kuesioner Morisky Green Levine Scale (MGLS). Analisis hubungan dilakukan dengan uji Chi-Square.Hasil: Mayoritas peserta perempuan (61,84%), usia 60–70 tahun (76,32%), dan berpendidikan menengah (55,26%). Tingkat kepatuhan didominasi kategori sedang (53%), diikuti rendah (35%) dan tinggi (12%). Tidak ditemukan hubungan antara faktor sosiodemografi (usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, durasi penyakit, jumlah obat) dan tingkat kepatuhan (p > 0,05).Kesimpulan: Mayoritas pasien lanjut usia dengan diabetes melitus di Kabupaten Sleman memiliki kepatuhan sedang terhadap pengobatan dan tidak ada keterkaitan antara faktor sosiodemografi dengan kepatuhan pengobatan.