cover
Contact Name
Aditiya Puspanegara
Contact Email
jurnal@univ-bhi.ac.id
Phone
+628112377758
Journal Mail Official
jurnal@univ-bhi.ac.id
Editorial Address
Jl.Lingkar Kadugede No.2 Kuningan Jawabarat 45561
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Health Research Science
ISSN : -     EISSN : 27987442     DOI : https://doi.org/10.34305/jhrs.v1i02
Core Subject : Health,
Health administration and policy Environmental health Occupational safety and health Ergonomics Health promotion and behavioral science Health law Demography Urban and rural health Vector control Infectious and non-communicable diseases Environmental health technology Environmental toxicology Medical Surgical Nursing Maternity Nursing Pediatric Nursing Psichiatric Nursing Comunity Management Emergency Nursing Geontology Nursing Family Nursing Vaccines and immunization Maternal and Child health Reproductive health Family planning Health education and counseling Midwifery community Gender Midwifery in complementary Pathology
Articles 192 Documents
Pengaruh edukasi smoke-free home terhadap perilaku orang tua perokok aktif dalam melindungi balita Dyah Novita Kusumastuti; Sutantri Sutantri
Journal of Health Research Science Vol. 6 No. 01 (2026): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/g0ehkf13

Abstract

Latar Belakang: Rokok merupakan masalah kesehatan global bagi perokok aktif dan pasif, terutama balita. Pemerintah Indonesia telah mengembangkan program smoke-free home, namun penerapannya masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan melihat perubahan pengetahuan, persepsi, dan perilaku orang tua melalui edukasi smoke-free home dengan pendekatan asuhan keperawatan keluarga.Metode: Desain penelitian berupa laporan kasus (case report) dengan pendekatan asuhan keperawatan keluarga. Studi kasus ini melibatkan satu keluarga dengan balita terpapar asap rokok di lingkungan rumah yang dilakukan selama empat minggu dengan pengukuran kuesioner pre dan posttest.Hasil: Terdapat peningkatan pengetahuan orang tua mengenai bahaya asap rokok, perubahan perilaku merokok, dan adanya penerapan kebijakan smoke-free home pada keluarga yang diteliti.Kesimpulan: Edukasi smoke-free home meningkatkan pengetahuan, persepsi, dan perilaku orang tua dalam melindungi balita dari paparan asap rokok pada keluarga yang diteliti.
Pengaruh pengingat tablet tambah darah berbasis WhatsApp terhadap pengetahuan, kepatuhan dan kadar hemoglobin Lutri Hadian; Dyan Kunthi Nugrahaeni; Suhat Suhat; Ayu Laili R; Agus Riyanto
Journal of Health Research Science Vol. 6 No. 01 (2026): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/qk853r29

Abstract

Latar Belakang: Anemia pada remaja putri ditandai kadar hemoglobin di bawah nilai normal dan dapat mengganggu konsentrasi belajar serta aktivitas harian. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh media pengingat minum tablet tambah darah dan edukasi melalui WhatsApp terhadap pengetahuan, kepatuhan, dan kadar hemoglobin remaja putri anemia di wilayah kerja Puskesmas Melong Asih Kota Cimahi tahun 2025.Metode: Penelitian true experimental dengan desain posttest only control group pada 40 siswi anemia yang dibagi menjadi kelompok perlakuan dan kontrol (n=20). Kelompok perlakuan mendapat edukasi dan pengingat melalui WhatsApp. Data dianalisis menggunakan uji Mann Whitney (α=0,05).Hasil: Terdapat perbedaan bermakna skor kepatuhan (p = 0,015) dan kadar hemoglobin (p = 0,034) antara kedua kelompok, namun perbedaan skor pengetahuan tidak bermakna secara statistik (p = 0,196).Kesimpulan: Pengingat dan edukasi melalui WhatsApp terbukti meningkatkan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah dan kadar hemoglobin remaja putri anemia, sehingga berpotensi diintegrasikan dalam program kesehatan sekolah dan Puskesmas.
Pengaruh permainan lari warna dan tugas terhadap perilaku attention deficit hyperactivity disorder pada anak prasekolah Hasna Wafaa’ Nur Shadrina; Atika Dhiah Anggraeni; Sodikin Sodikin; Deisy Sri Hardini
Journal of Health Research Science Vol. 6 No. 01 (2026): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/svnztx81

Abstract

Latar Belakang: Perilaku Attention Deficit Hyperactivity Disorder pada anak prasekolah dapat memengaruhi fungsi sosial dan akademik. Intervensi nonfarmakologis berbasis permainan berpotensi membantu mengurangi masalah tersebut.Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimental one-group pretest–posttest. Sampel berjumlah 31 anak yang teridentifikasi berisiko Attention Deficit Hyperactivity Disorder berdasarkan Abbreviated Conners’ Teacher Rating Scale (ACTRS). Intervensi diberikan selama 15–20 menit per sesi, tiga kali per minggu selama dua minggu. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon signed-rank dengan tingkat signifikansi p < 0,05.Hasil: Sebelum intervensi, hampir seluruh responden 90,3% berada pada kategori kemungkinan Attention Deficit Hyperactivity Disorder, sedangkan setelah intervensi sebagian besar 58,1% berada pada kategori normal. Hasil uji statistik menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah intervensi p < 0,05.Kesimpulan Permainan lari warna dan tugas berpengaruh dalam menurunkan perilaku Attention Deficit Hyperactivity Disorder dan berpotensi sebagai intervensi nonfarmakologis yang sederhana dan aplikatif di pendidikan anak usia dini.
Hubungan pengetahuan, sikap dengan kesiapsiagaan bencana gempa bumi pada remaja program kesetaraan Aziz Nurahim; Johan Budhiana; Ady Waluya
Journal of Health Research Science Vol. 6 No. 01 (2026): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/ct617b32

Abstract

Latar Belakang: Remaja program kesetaraan merupakan kelompok yang penting diteliti karena memiliki karakteristik pendidikan dan akses informasi yang berbeda dibandingkan remaja pada pendidikan formal, sementara penelitian kesiapsiagaan bencana pada kelompok ini masih terbatas. Tingginya jumlah korban akibat gempa bumi salah satunya dipengaruhi oleh rendahnya pengetahuan dan sikap dalam menghadapi bencana. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pengetahuan dan sikap dengan kesiapsiagaan bencana gempa bumi pada remaja program kesetaraan.Metode: Penelitian korelasional dengan rancangan cross-sectional dilakukan pada 77 remaja program kesetaraan di Pondok Pesantren Salafiyah Whustho menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Somers’D.Hasil: Sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik (74%), sikap positif (79%), dan kesiapsiagaan sangat siap (65%). Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan antara pengetahuan dengan kesiapsiagaan (p=0,012) dan sikap dengan kesiapsiagaan (p=0,033).Kesimpulan: Pengetahuan (p=0,012; r=0,263) dan sikap (p=0,033; r=0,151) berhubungan secara signifikan dengan kesiapsiagaan bencana gempa bumi pada remaja program kesetaraan, meskipun kekuatan hubungan yang terbentuk tergolong rendah hingga sangat rendah.
Pengaruh administrasi kesehatan dan keputusan manajerial dokter spesialis terhadap efisiensi rumah sakit Dwi Untari Fadillah Asih; Sholihul Absor; Mundakir Mundakir; Pipit Festi Wiliyanarti
Journal of Health Research Science Vol. 6 No. 01 (2026): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/bw0vap80

Abstract

Latar Belakang:  Efisiensi operasional rumah sakit merupakan tantangan utama dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh peran tenaga administrasi kesehatan dan keputusan manajerial dokter spesialis terhadap efisiensi operasional rumah sakit.Metode: Penelitian kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional dilakukan pada 120 responden yang dipilih secara simple random sampling dari 172 tenaga kesehatan dan administrasi rumah sakit umum. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang valid dan reliabel, kemudian dianalisis dengan regresi linier berganda. Penelitian telah memperoleh persetujuan etik dan izin penelitian Nomor 10/Dep.Kep/III/2026.Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa peran tenaga administrasi kesehatan berpengaruh terhadap efisiensi operasional rumah sakit (β=0,45; p<0,001). Keputusan manajerial dokter spesialis juga berpengaruh terhadap efisiensi operasional rumah sakit (β=0,38; p<0,001). Secara simultan, kedua variabel menjelaskan 62% variasi efisiensi operasional rumah sakit (R²=0,62).Kesimpulan: penguatan fungsi administrasi kesehatan dan peningkatan kapasitas manajerial dokter spesialis berkontribusi terhadap peningkatan efisiensi operasional rumah sakit.
Terapi tertawa untuk mengurangi ansietas pada lansia Aulia Windhy Istiwi; Ady Irawan; Dwi Nurjayanti; Budi Kristianto
Journal of Health Research Science Vol. 6 No. 01 (2026): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/rxrwyb66

Abstract

Latar Belakang: Ansietas pada lansia merupakan masalah kesehatan mental yang sering tidak teridentifikasi dan berdampak terhadap penurunan kualitas hidup, gangguan tidur, penurunan fungsi sosial, peningkatan risiko penyakit kronis, serta meningkatnya penggunaan obat ansiolitik. Terapi farmakologis tersedia dengan penggunaan pada lansia berisiko menimbulkan efek samping dan ketergantungan sehingga diperlukan intervensi nonfarmakologis yang efektif, aman, mudah diterapkan, terapi tertawa menjadi alternatif yang layak untuk meningkatkan kesehatan mental lansia. Penelitin ini bertujuan untuk mengimplementasikan terapi tertawa untuk mengurangi ansietas pada lansia.Metode: Desain penelitian ini menggunakan pre-eksperimental dengan tipe one group pre-post test design dengan teknik pengambilan sampling dengan cara nonprobability sampling dengan teknik purposive sampling. Sampel penelitian 46 responden yang sesuai kriteria inklusi. Instrumen yang digunakan kuesioner HARS. Uji statistic yang digunakan Wilcoxon Singned Rank Test.Hasil : Hasil penelitian menunjukan bahwa sebelum diberikan terapi sebesar 70% responden memiliki tingkat kecemasan sedang dan setelah diberikan terapi responden yang mengalami kecemasan sedang berkurang menjadi 13%. Berdasarkan hasil analisis uji statistik Wilcoxon Singned Rank Test didapatkan nilai P-Value 0,000 < 0,05.
Upaya dan strategi Dinas Kesehatan dalam mewujudkan zero new stunting Witri Dewi Mentari; Nadya Nur Afifah; Gita Arisara; Uu Sunarya; Dadang Sulaeman
Journal of Health Research Science Vol. 6 No. 01 (2026): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/fdthmh28

Abstract

Latar Belakang: Stunting masih menjadi prioritas nasional karena berdampak pada kualitas sumber daya manusia. Kabupaten Sumedang menargetkan Zero New Stunting. Prevalensi turun dari 27,6% (2022) menjadi 14,4% (2023), namun naik menjadi 17,1% (2024) (SSGI), sementara data penimbangan balita turun dari 8,27% menjadi 7,32%. Fluktuasi menunjukkan target belum tercapai dan memicu salah sasaran intervensi, sehingga evaluasi strategi Dinas Kesehatan mendesak dilakukan.Metode: Penelitian kualitatif dengan desain studi kasus melalui wawancara mendalam terhadap 4 orang informan dan analisis data sekunder.Hasil: Dinas Kesehatan telah melaksanakan intervensi seperti pemantauan tumbuh kembang, suplementasi gizi, edukasi keluarga, dan pemberian makanan tambahan. Hambatan meliputi aspek struktural, kultural, dan sistemik, terutama koordinasi lintas sektor. Strategi dilakukan secara berbasis data, evaluatif, dan kolaboratif melalui penguatan kepemimpinan, tenaga kesehatan, layanan primer, serta digitalisasi e-SIMPATI.Kesimpulan: Perlu penguatan berbasis komunitas, peningkatan koordinasi lintas sektor (pentahelix), penguatan peran kecamatan, serta optimalisasi sistem pencatatan digital terintegrasi.
Gambaran status gizi, kebiasaan sarapan dan status anemia pada siswa Kiki Puspasari; Firdawati Firdawati; Yeti Rahelli; Egi Nisura; Desta Ayu Pramana
Journal of Health Research Science Vol. 6 No. 01 (2026): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jcy8sc12

Abstract

Latar Belakang: Kesehatan remaja di Kabupaten Menggala perlu mendapat perhatian karena masih jarang dilakukan penelitian terhadap masalah kesehatan remaja. Dari hasil wawancara awal dengan Guru BK, SMKN  1 Penawartama masih kurang diberikan intervensi kesehata. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis  gambaran status gizi, kebiasaan sarapan pagi, dan status anemia pada siswa SMKN 1 penawartama Kabupaten Tulang Bawang.Metode: Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner. Populasi penelitian ini yaitu siswa dan siswi SMKN 1 Penawartama kelas 11 dengan usia 16-17 tahun. Metode yang digunakan yaitu desain cross sectional. Uji statistik menggunakan uji analisis dekriptif frekuensi.Hasil: Status gizi responden 20 orang (48,8%). Kebiasaan sarapan pagi pada responden setiap hari sarapan sebanyak 16 orang (39,0%). Sebanyak 38 orang (92,7) membawa bekal ke sekolah. Sebanyak 20 orang (48,8%) tidak pernah melakukan pengecekan kadar haemoglobin (Hb). Tablet tambah darah diberikan oleh pihak sekolah kepada seluruh Siswi SMKN 1  Penawartama (100%).Kesimpulan: Penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa setengah responden memiliki kebiasaan sarapan pagi. Perlu dilakukan pengecekan kadar Hb pada oleh pihak sekolah untuk mengetahui status anemia Siswi SMKN 1 Penawartama.
Persepsi pasien tentang komunikasi efektif tenaga kesehatan pada pelayanan poli gigi puskesmas Muhammad Arif Wardhana; Retno Kusniati; Hayyu Failasufa; Megawati Prajarini
Journal of Health Research Science Vol. 6 No. 01 (2026): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/r8cwgm46

Abstract

Latar Belakang: Kesalahan komunikasi merupakan penyebab utama insiden keselamatan pasien dan menyumbang 60–70% kematian akibat kegagalan layanan kesehatan. Komunikasi yang efektif memainkan peran penting dalam membangun dan meningkatkan kepercayaan pasien terhadap penyedia layanan kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi pasien tentang komunikasi efektif oleh penyedia layanan kesehatan di Puskesmas Kedungmundu.Metode: Penelitian yaitu observasional deskriptif dengan rancangan cross- sectional. Sampel terdiri dari 264 pasien Poli Gigi Puskesmas Kedungmundu, Kota Semarang. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen Communication Assessment Tool (CAT) kemudian dikonversi menurut Bloom’s cut-off point terdiri dari 3 kategori yaitu baik, cukup, dan kurang, teknik pengambilan sampel berupa accidental sampling.Hasil: Sebanyak 78,4% pasien poli gigi tentang komunikasi efektif menggunakan instrumen CAT dengan persepsi baik, sebanyak 21,6% pasien poli gigi tentang komunikasi efektif dengan persepsi cukup.Kesimpulan: Persepsi pasien tentang komunikasi efektif tenaga kesehatan di Poli Gigi Puskesmas Kedungmundu berdasarkan instrumen CAT sebagian besar berada dalam kategori baik sebesar 78,4%, komunikasi dibangun dengan baik mengimplikasikan unsur yakni keterbukaan, empati, kesetaraan, sikap mendukung, sikap positif dalam memberikan pelayanan kesehatan.
Faktor yang mempengaruhi ibu dalam pengalaman pemanfaatan layanan pijat bayi Fikria Nur Ramadani; Fitria Lestari; Rindasari Munir; Annisa Fitri Rahmadini; Atifah Salma Ramadani
Journal of Health Research Science Vol. 6 No. 01 (2026): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/pwhwp689

Abstract

Latar Belakang: Pijat bayi dapat meningkatkan kualitas tidur bayi (76%) dan meningkatkan hubungan emosional ibu dan bayi (68%). Ibu dengan ekonomi rendah (58%) tetap memanfaatkan layanan pijat bayi karena biaya terjangkau dan adanya dukungan budaya masyarakat terhadap praktik pijat bayi.Metode: Penelitian menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi seluruh ibu yang memiliki baduta sehat dan menggunakan layanan kesehatan di TPMB Bd. M. Kota Bogor sebanyak 78 responden. Teknik pengambilan sampel adalah consecutive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis yang digunakan analisis statistik deskriptif dan uji Chi-Square.Hasil: Responden memiliki pengetahuan baik (59%), status ekonomi rentan (57,7%), persepsi pijat bayi positif (57,7%), dukungan keluarga mendukung (84,6%) dan tidak pernah mempunyai pengalaman pemanfaatan pijat bayi (55,1%). Analisis bivariat menunjukkan tidak terdapat hubungan antara pengetahuan dengan pengalaman ibu (p = 0,948), persepsi terhadap pengalaman ibu (p = 0,288), dukungan keluarga terhadap pengalaman ibu (p = 0,182), sedangkan ada hubungan antara tingkat ekonomi ibu dengan pengalaman ibu (p = 0,031).Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat ekonomi memiliki hubungan dengan pemanfaatan penggunaan layanan pijat bayi.