cover
Contact Name
Aditiya Puspanegara
Contact Email
jurnal@univ-bhi.ac.id
Phone
+628112377758
Journal Mail Official
jurnal@univ-bhi.ac.id
Editorial Address
Jl.Lingkar Kadugede No.2 Kuningan Jawabarat 45561
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Health Research Science
ISSN : -     EISSN : 27987442     DOI : https://doi.org/10.34305/jhrs.v1i02
Core Subject : Health,
Health administration and policy Environmental health Occupational safety and health Ergonomics Health promotion and behavioral science Health law Demography Urban and rural health Vector control Infectious and non-communicable diseases Environmental health technology Environmental toxicology Medical Surgical Nursing Maternity Nursing Pediatric Nursing Psichiatric Nursing Comunity Management Emergency Nursing Geontology Nursing Family Nursing Vaccines and immunization Maternal and Child health Reproductive health Family planning Health education and counseling Midwifery community Gender Midwifery in complementary Pathology
Articles 178 Documents
Dukungan keluarga sebagai faktor penentu adaptasi fisik dan tingkat kelelahan pada pasien gagal jantung Ammar, Naufal; Kristinawati, Beti
Journal of Health Research Science Vol. 5 No. 02 (2025): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/vhxmtt71

Abstract

Latar Belakang: Kegagalan fungsi jantung menyebabkan penurunan fungsional, berdampak pada aktivitas fisik, dan menimbulkan tantangan, terutama saat pasien melakukan perjalanan jarak jauh. Dukungan dan keterlibatan keluarga penting untuk meningkatkan motivasi, rasa percaya diri, dan kemampuan pasien beradaptasi dengan tantangan fisik. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara dukungan keluarga, kemampuan adaptasi fisik, dan tingkat kelelahan pada pasien gagal jantung.  Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional. Sampel terdiri dari 134 pasien gagal jantung rawat jalan di rumah sakit Jawa Timur. Data dikumpulkan menggunakan instrumen Family Support Scale, Cardiac Self-Efficacy Scale, Fatigue Assessment Scale.Hasil: Temuan ini mengungkapkan jika terdapat hubungan yang positif di antara dukungan keluarga dan kemampuan adaptasi fisik pasien, serta tingkat kelelahan pasien (p < 0,05).Kesimpulan: Semakin tinggi dukungan keluarga yang diterima, semakin baik kemampuan fisik pasien dalam beradaptasi dilingkup pasien maupun saat berpergian. Berdasarkan temuan penelitian ini, disarankan agar keluarga mendukung penuh adaptasi fisik pasien gagal jantung.
Faktor-faktor yang berhubungan dengan kesiapsiagaan darurat kebakaran Kinasih, Lalita Vania; Syuhada, Ambar Dani; Ahmad, Nasir; Dewita, Trisna
Journal of Health Research Science Vol. 5 No. 02 (2025): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/rs9hp359

Abstract

Latar Belakang: Potensi bahaya kebakaran sangat tinggi pada beberapa area kerja, seperti area produksi, bejana tekan, proses penggorengan, dan warehouse. Kondisi tersebut masih adanya sumber panas, bahan mudah terbakar, serta potensi percikan api yang dapat memicu keadaan darurat apabila tidak diantisipasi dengan kesiapsiagaan yang baik dari pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kesiapsiagaan kebakaran.Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional dan melibatkan 73 responden yang dipilih melalui proportional sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square.Hasil: Menunjukkan adanya hubungan antara kesiapsiagaan kebakaran dengan pengetahuan (p = 0,012), masa kerja (p = 0,001), pendidikan (p = 0,002), jenis kelamin (p = 0,020), sarana prasarana (p = 0,000), dan pelatihan kebakaran (p = 0,000).Kesimpulan: Pekerja di area Plan 1 PT. X umumnya memiliki pengetahuan rendah tentang kesiapsiagaan kebakaran, didominasi oleh laki-laki berpendidikan SMA, masa kerja 0–5 tahun, serta minim pelatihan dan keterbatasan sarana prasarana.
Pengaruh edukasi kesehatan dengan media buku cerita terhadap pengetahuan dan keterampilan tentang cuci tangan pakai sabun Putri, Effie; Wandi, Wandi
Journal of Health Research Science Vol. 5 No. 02 (2025): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/x786yy31

Abstract

Latar Belakang: Mencuci tangan dengan sabun (CTPS) merupakan salah satu perilaku kunci dalam penerapan pola hidup bersih dan sehat yang memiliki peranan penting untuk menjaga kesehatan individu maupun masyarakat, terutama dalam mencegah penyebaran penyakit pada anak usia sekolah. Penelitian ini bertujuan menelaah pengaruh edukasi kesehatan melalui media buku cerita terhadap pengetahuan dan keterampilan cuci tangan pakai sabun (ctps).Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain one group pre- post test design dan melibatkan 49 responden sebagai sampel. Pengumpulan data pengetahuan dilakukan melalui kuesioner, sedangkan data keterampilan diperoleh menggunakan lembar observasi.Hasil: Sebelum pelaksanaan edukasi melalui media buku cerita, hampir setengah dari responden memiliki pengetahuan dalam kategori kurang. Namun, setelah diberikan edukasi tersebut, hampir seluruh responden menunjukkan pengetahuan yang baik. Kondisi serupa juga terlihat pada keterampilan, di mana sebelum edukasi, hampir setengah responden memiliki keterampilan rendah, sedangkan setelah edukasi, mayoritas responden menunjukkan keterampilan yang tinggi.Kesimpulan: Buku cerita dapat menjadi alat media edukasi salah satu media untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tentang cuci tangan pakai sabun(CTPS) pada siswa sekolah dasar.
Perbedaan efektivitas leaflet dan video terhadap pengetahuan ibu tentang imunisasi campak Lubis, Yessi Aprilia; Agustina, Agustina; Arlianti, Nopa
Journal of Health Research Science Vol. 5 No. 02 (2025): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/d6378c38

Abstract

Latar Belakang: Data Dinas Kesehatan Banda Aceh tahun 2022 melaporkan bahwa cakupan imunisasi Puskesmas Banda Raya 21,5% masih sangat jauh dari target cakupan imunisasi yaitu 80%. Penelitian dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang imunisasi campak.Metode: Menggunakan desain quasi esperiment. Sampel yang ditentukan dengan total sampling 81 responden namun sebanyak 13 responden tidak koperatif maka penelitian dilaksanakan terhadap 68 responden dengan 34 responden media video dan 34 responden media leaflet. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji t independen melalui perangkat lunak SPSS.Hasil: Dari analisis univariat responden kelompok media video memiliki rata-rata nilai posttest lebih tinggi di bandingkan pretest yang artinya ada peningkatan pengetahuan Setelah diberikan media video dan kelompok media leaflet rata-rata nilai nilai posttest lebih tinggi di bandingkan pretest yang artinya ada peningkatan pengetahuan sesudah diberikan media leaflet.Kesimpulan: Keduanya dapat meningkatkan pengetahuan responden, tetapi media video lebih efektif dalam meningkatkan pengetahuan responden.
Analisis implementasi absensi finger print terhadap tingkat disiplin pegawai puskesmas jatirogo Khamdi, Abdullah; Roikan, Roikan; Nuzuhria, Ratih
Journal of Health Research Science Vol. 5 No. 02 (2025): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/q28y3t62

Abstract

Latar Belakang: Sistem absensi manual yang hanya tanda tangan di puskesmas Jatirogo dinilai kurang efektif dalam memantau kedisiplinan pegawai karena sistem manual rentan terhadap manipulasi data, seperti pengisian absensi ganda atau titip absen. Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat disiplin kehadiran pegawai puskesmas.Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yang mana pengumpulkan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi.Hasil: Terdapat 2 karyawan tergolong absensi tinggi, 26 karyawan absensi sedang, dan 1 karyawan absensi rendah.  Kesimpulan: Implementasi absensi finger print cukup efektif membantu peningkatan disiplin kehadiran karyawan puskesmas Jatirogo serta absen manual tetap bisa digunakan jika terjadi gangguan teknis pada finger print.
Modalitas tata laksana gangguan afektif bipolar Fitriani, Gina; Dewi, Suzy Yusna; Gunawan, Shirly
Journal of Health Research Science Vol. 5 No. 02 (2025): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/bsysja85

Abstract

Latar Belakang: Gangguan afektif bipolar remaja merupakan tantangan diagnosis dan penanganan karena gejala tumpang tindih dengan gangguan lain serta faktor psikososial seperti trauma dan konflik sosial yang mempengaruhi kondisi pasien. Penelitian ini bertujuan menggambarkan proses diagnosis dan tata laksana komprehensif pada pasien remaja dengan bipolar depresif psikotik serta menganalisis faktor neurobiologis, psikososial, dan ritme sirkadian yang memengaruhi kondisi klinisnya.Metode: Studi kasus deskriptif kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi, dan penelusuran rekam medis, menegakkan diagnosis ICD-10, dan menganalisis respons terapi farmakologis serta intervensi non-farmakologis terhadap pasien remaja dengan gangguan bipolar.Hasil: Pasien menunjukkan perbaikan gejala depresif berat disertai psikotik setelah terapi multimodal, dengan dukungan keluarga aktif serta pendekatan holistik, menegaskan pentingnya diagnosis dini dan strategi penanganan terintegrasi pada gangguan bipolar remaja.Kesimpulan: Pendekatan holistik dan diagnosis dini krusial untuk keberhasilan penanganan gangguan bipolar pada remaja, meningkatkan peluang pemulihan dan mencegah kekambuhan melalui kolaborasi tim medis dan partisipasi aktif keluarga maupun pasien.
Analisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kepuasan pasien pada pelayanan rawat jalan Correia, Maria das Dores; Badriah, Dewi Laelatul; Febriani, Esty
Journal of Health Research Science Vol. 5 No. 02 (2025): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/4x9efb31

Abstract

Latar Belakang: Puskesmas Comoro, Dili, gagal mencapai target kunjungan rawat jalan nasional (hanya 3,6% dari target 4%) karena adanya kendala pelayanan seperti waktu tunggu lama, fasilitas terbatas, dan komunikasi kurang efektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan pasien terhadap pelayanan rawat jalan di Puskesmas tersebut.Metode: Penelitian ini merupakan analitik deskriptif dengan desain korelasional, menggunakan 150 pasien sebagai sampel melalui teknik accidental sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner, dianalisis secara univariat serta bivariat menggunakan uji statistik Rank-Spearman.Hasil: Uji bivariat menunjukan terdapat hubungan yang bermakna secara statistik hubungan antara ketersediaan layanan (p < 0,05; r = 0,270), lamanya waktu tunggu (p < 0,05; r = 0,170), dan kondisi fasilitas (p < 0,05; r = 0,166) dengan kepuasan pasien. Sebaliknya, komunikasi pasien–tenaga medis (p > 0,584; r = 0,045) serta informasi dan edukasi (p > 0,438; r = –0,064) tidak menunjukkan hubungan signifikan.Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan hubungan signifikan antara ketersediaan layanan, kondisi fasilitas, dan lamanya waktu tunggu dengan kepuasan pasien pada pelayanan rawat jalan di Puskesmas Comoro tahun 2025.
Model tata kelola manajemen farmasi adaptif di rumah sakit umum daerah sinjai Susilawaty, Andi; Sukmawati, Andi; Raodhah, Sitti; Satrianegara, M. Fais; Ahmad, La Ode Ismail
Journal of Health Research Science Vol. 5 No. 02 (2025): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/bmp2mf61

Abstract

Latar Belakang: Tata kelola farmasi RS berperan dalam menjamin mutu dan ketersediaan obat, namun terkendala birokrasi, SDM terbatas, dan tuntutan layanan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penerapan Good Governance (Taat Agama, Aturan, Administrasi, Anggaran) dan Blue Ocean Strategy (BOS) terhadap model tata kelola farmasi di RSUD Sinjai.Metode: Desain cross-sectional dengan 40 orang staf farmasi direkrut sebagai sampel. Instrumen kuesioner tervalidasi dan data dianalisis dengan uji bivariat (Mann-Whitney, Kruskal-Wallis, dan Korelasi Spearman), serta analisis multivariat berupa Exploratory Factor Analysis (EFA).Hasil: Terdapat perbedaan signifikan persepsi tata kelola berdasarkan jenis kelamin (p=0,006). Analisis korelasi Spearman mengonfirmasi adanya hubungan positif kuat antara item-item kunci 4 TA dan BOS.Kesimpulan: EFA berhasil membentuk model tata kelola tiga faktor yaitu: (1) Efisiensi dan Kolaborasi Tata Kelola (44,3%), (2) Kepatuhan Regulatif dan Nilai Institusional (25,4%), dan (3) Orientasi Inovasi dan Nilai Tambah (7,1%). Integrasi Prinsip 4 TA dan BOS menghasilkan model tata kelola farmasi yang adaptif, efisien, dan berorientasi mutu.
Strategi optimalisasi pelatihan kader melalui 25 keterampilan dasar posyandu dalam pencegahan stunting Fitriani, Nurlita; Alamsyah, Dedi; Marlenywati, Marlenywati; Trisnawati, Elly; Munadji, Munadji
Journal of Health Research Science Vol. 5 No. 02 (2025): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/1s9zaa45

Abstract

Latar Belakang: Stunting merupakan masalah gizi besar di dunia, dengan prevalensi di Kalimantan Barat mencapai 24,5%. Meskipun kader posyandu diharapkan menjadi garda terdepan pencegahan, keterampilan mereka masih kurang memadai. Penelitian ini bertujuan meningkatkan 25 keterampilan dasar kader posyandu guna mengoptimalkan peran mereka dalam pencegahan stunting di wilayah binaan CSR PT. Antam Tbk. UBPB Kalimantan Barat.Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Seluruh populasi yang berjumlah 40 kader dari Desa Pedalaman dan Desa Tanjung Bunut diambil sebagai sampel total. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan univariat dan bivariat (Chi Square).Hasil: Sebagian besar kader tergolong kurang terampil dalam keterampilan dasar posyandu. Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa usia (p=0,265) dan tingkat pendidikan (p=1,000) tidak berhubungan dengan keterampilan kader. Namun, lama menjadi kader (p=0,038) terbukti memiliki hubungan yang signifikan secara statistic karena p-value <0,05..Kesimpulan: Dengan demikian, keterampilan kader masih perlu ditingkatkan dan pengalaman lama menjadi kader merupakan faktor penentu keterampilan, sehingga pemberian pelatihan intensif sangat disarankan.
Hubungan literasi keuangan dan sikap ibu dengan efektivitas penggunaan dana program keluarga harapan Mubaroq, Muhammad Husni; Dewi, Ervi Rachma; Agustina, Lina; Caesar, David Laksamana; Ulfa, Maria
Journal of Health Research Science Vol. 5 No. 02 (2025): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/nj9ch205

Abstract

Latar Belakang: Pola konsumsi makanan sehat keluarga PKH ditentukan oleh literasi keuangan dan sikap ibu dalam mengelola bantuan tunai. Penelitian ini berlokasi di Desa Tlogodowo (wilayah stunting tinggi) dan bertujuan menganalisis hubungan simultan antara literasi keuangan dan sikap ibu dengan efektivitas penggunaan dana PKH untuk penyediaan makanan sehat.Metode: Penelitian kuantitatif cross-sectional dilakukan pada 60 ibu penerima PKH (simple random sampling). Data kuesioner dianalisis menggunakan uji Chi-Square dan Odds Ratio (OR). Penelitian ini telah mendapatkan izin dan persetujuan etik.Hasil: Sebagian besar ibu penerima PKH menunjukkan literasi keuangan baik (46,7%) dan sikap positif (75%), berkorelasi dengan tingginya efektivitas penggunaan dana (86,7%); uji statistik mengonfirmasi bahwa baik literasi keuangan (p = 0,004; OR = 1,54) maupun sikap ibu (p = 0,021; OR = 7,00) berhubungan signifikan dengan efektivitas penggunaan dana.Kesimpulan: Ada hubungan antara literasi keuangan dan sikap ibu dengan pemanfaatan bantuan sosial untuk pemenuhan kebutuhan pangan bergizi.