cover
Contact Name
Anton Widyanto
Contact Email
anton.widyanto@ar-raniry.ac.id
Phone
+628126914953
Journal Mail Official
jrpm@ar-raniry.ac.id
Editorial Address
LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LP2M) UIN AR-RANIRY BANDA ACEH Jl/ Syeikh Abdul Rauf Kopelma Darussalam, Kec. Syiah Kuala, Banda Aceh 23111.
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Riset dan Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27748642     EISSN : 27749339     DOI : 10.22373/jrpm
Jurnal Riset dan Pengabdian Masyarakat focuses to publish research articles related to community engagement and development in all aspects, including Education, Social, Human Resource Development, Health, and technology. The articles must be based on appropriate research methodologies such as Participatory Action Research, Asset-Based Community Development, Community-Based Research, Service Learning, or Community Empowerment.
Articles 180 Documents
Sosialisasi Menghapus Jejak Bullying “Peran Edukasi Dalam Membangun Kerakter Anak Yang Positif Di Sekolah Dasar Negeri Reukih, Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar” Syahriga, Razik; Jarnawi M. Nur Ishaq
Jurnal Riset dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Riset dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bullying merupakan masalah sosial yang dapat mempengaruhi perkembangan psikologis dan fisik anak, serta mengganggu proses belajar mengajar di SD N Reukih. Sosialisasi Stop Bullying menjadi salah satu program unggulan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran edukasi dalam menghapus bullying di sekolah dasar dan dampaknya terhadap pembentukan karakter anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sosialisasi yang dilakukan dengan pendekatan yang positif dapat meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya saling menghargai dan menghindari tindakan kekerasan. Program edukasi yang terintegrasi dengan kurikulum dan kegiatan ekstrakurikuler mampu menciptakan iklim sekolah yang lebih inklusif dan mendukung perkembangan karakter anak yang lebih baik. Jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif yang Objeknya adalah SD N Reukih serta Subjeknya adalah Siswa-siswi di SD N Reukih.
Konsep Mendidik Anak Tanpa Kekerasan (Kajian Hadist- Hadist Tarbawi) Rizki, Muhammad; Saifullah; Cut Nur Nabilah Fildzah
Jurnal Riset dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Riset dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jrpm.v5i1.6355

Abstract

Menggunakan kekerasan dalam mendidik anak dan mengeluarkan kata-kata kotor terkadang menjadi kebiasaan orang tua yang tidak memiliki ilmu agama dalam konsep mendidik, apalagi orang tua yang mempunyai pemikiran jika mendidik anak-anak dengan tidak keras maka anak tidak akan menurut kepada orang tuanya, namun tidak demikian karena agama Islam mengatur semua aspek di dalam kehidupan manusia, terutama dalam konsep mendidik anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana konsep mendidik anak tanpa kekerasan kajian hadits tarbawi. Menggunakan metode kualitatif, metode penelitian kualitatif ini berlandaskan pada filsafat postpositivisme digunakan untuk meneliti pada kondisi objek yang alamiah dimana peneliti adalah sebagai instrumen kunci. Adapun sumber data dalam penelitian ini adalah sumber data primer yaitu Hadist-hadist Tarbawi dan data-data yang relevan dengan Hadist-hadist Tarbawi. Metode pengumpulan data dengan menelaah dan menganalisis hadis-hadis Tarbawi tersebut dengan mengkaji konsep mendidik anak tanpa kekerasan. Sedangkan teknik pengolahan dan analisis data dengan beberapa tahap yaitu melalui deskriptif, analisis data dan komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam mendidik anak tidak baik dengan kekerasan dan sebaiknya dihindari, karena akan berdampak negatif terhadap perkembangan anak. Banyak cara mendidik anak tanpa kekerasan yang telah penulis sebutkan berdasarkan hadist-hadist, jika harus memakai kekerasan maka ikuti kaidah-kaidah memukul, seperti cara mendidik yang telah dicontohkan rasulullah saw melalui hadis-hadisnya yaitu Anjuran mendidik anak dengan teguran baru di sertakan hukuman yang tidak menyiksa dan hanya cukup memberikan pemahaman jika perbuatan tersebut adalah salah, mendidik dengan kasih sayang dan perhatian kasih sayang bukan memanjakan anak namun yang dimaksud dengan kasih sayang adalah memenuhi kebutuhan jasmani dan rohani anak, sebaiknya orang tua tidak segan-segan memberi ciuman kepada anak, mendidik dengan teladan dan memakai kata-kata yang sopan dan lembut dalam menjelaskan suatu perihal kepada anaknya, seperti yang dicontoh Rasulullah.
Kompetensi Sosial Guru Pendidikan Agama Islam dalam Pembinaan Karakter Siswa di SMA Negeri 12 Banda Aceh Auliawati, Sitti
Jurnal Riset dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Riset dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teachers are required to have adequate social competence to establish effective communication and interaction with students, fellow educators, and education staff, parents or guardians of students, and the community. Teachers who are able to implement their social competencies optimally directly provide positive role models who can become role models for students. This research aims to identify the social competence of Islamic Religious Education (PAI) teachers and their relevance in developing student character, the opportunities and challenges faced in this process, as well as the efforts made by PAI teachers to develop their social competence at SMA Negeri 12 Banda Aceh. This research uses a qualitative approach with data collection methods in the form of observation, interviews, and documentation. The research results show: First, the social competence of PAI teachers: PAI teachers at SMA Negeri 12 Banda Aceh demonstrate the ability to communicate and establish good relationships with various parties, be inclusive, be objective, non-discriminatory, and be able to adapt well to their place of work. Second, the relevance of social competence in developing student character: PAI teachers' social competence has a positive influence on the formation of student character because students tend to imitate the teacher's behavior as a role model. Third, opportunities and challenges: Opportunities for successful character development are supported by the school principal, colleagues, and the participation of parents and guardians. However, the main challenge comes from the influence of peers and internal factors of students who are less motivated to improve their character. Fourth, efforts to develop social competence: PAI teachers actively participate in social activities and take part in training to improve their social skills.
Efektivitas Bimbingan Belajar Matematika Terhadap Minat Siswa Dalam Lomba Festival Prestasi Kec. Ingin Jaya, Kab. Aceh Besar Juliarta Marpaung; Faizatul Faridy; T. Muharram Vibran; Sakinah Alfarina
Jurnal Riset dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Riset dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jrpm.v5i2.6901

Abstract

Pengadaan kegiatan bimbingan belajar melalui program pengabdian mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry Banda Aceh kepada siswa di Gampong Lubok Batee Kec. Ingin Jaya bertujuan untuk mengetahui keefektifan bimbingan belajar matematika dalam meningkatkan minat belajar siswa terhadap matematika, khususnya dalam konteks partisipasi mereka dalam lomba festival prestasi Kec. ingin jaya dalam bidang matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bimbingan belajar matematika dapat meningkatkan minat siswa terhadap pelajaran matematika dan memotivasi mereka untuk berpartisipasi lebih aktif dalam lomba festival prestasi kec, ingin jaya. Siswa menunjukkan peningkatan motivasi, kepercayaan diri, serta antusiasme dalam belajar matematika setelah mengikuti program bimbingan.
Peran Sekolah Tahfidz dalam Pembentukan Generasi Qur'ani Berwawasan Sains: Studi Kasus di Pesantren Sekolah Menengah Sains Tahfidz Alor Setar Kedah, Malaysia Mawardi; Lazuardi Muhammad Latif; Juwaini; Afkar Azizi; Muhammad Syafiq bin Asli; Ahmad Irfan Firdaus Bin Jamaluddin; Nelsa Erdarisna; Muhammad Aidil Rifky; Muhammad Alwi Syahputra; Arif Rahmani; Nandini; Cut Ade Kurnia Saifa Alhajd Quraisy; Zuhari Alvinda Haris; Rifky Al Kautsar; Aulia Raysa Yani
Jurnal Riset dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Riset dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jrpm.v5i2.8692

Abstract

This journal aims to describe the role of Pesantren Sekolah Menengah Sains Tahfidz (Semesti) Alor Setar, Kedah, Malaysia in shaping a Qur’anic generation with a scientific outlook. This research is part of the Community Service Program (KPM) carried out by students of the Faculty of Ushuluddin and Philosophy, UIN Ar-Raniry Banda Aceh, at the institution. The main focus of the study is the integration of Qur’an memorization (tahfidz) with the strengthening of science subjects at the secondary school level. The KPM activities conducted, such as tasmi’ (Qur’an recitation), teacher assistance, exam supervision, and organizing competitions, became a medium for us to directly observe how a Qur’anic generation with scientific insight is formed. The method used in this study is a qualitative approach through field observation, interviews with the pesantren’s staff, and active participation in learning activities. The findings indicate that the implementation of the tahfidz program combined with the science curriculum is carried out systematically, both through regular learning schedules and extracurricular activities. Furthermore, the boarding school system also contributes to shaping students’ religious character and discipline. The integration of science subjects within the pesantren environment enables students not only to focus on memorization but also to gain applicable scientific understanding. This research is expected to serve as a reference for other educational institutions that wish to develop an integrative education model between tahfidz and science.
Meningkatkan Keterampilan Masyarakat Melalui Kegiatan Sosialisasi Pembuatan Pupuk Organik dan Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring dengan Menggunakan Bahan Alami Barizatulhuda
Jurnal Riset dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Riset dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah merupakan masalah umum yang terjadi di masyarakat dan dapat menimbulkan kerugian baik berupa materi maupun kerugian lainnya. Sementara itu, sabun cuci piring yang dijual secara komersil sering menimbulkan efek samping bagi kulit. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dalam bentuk pengabdian masyarakat kepada. Sasaran penelitian ini adalah masyarakat di Gampong Meunasah Intan. Hasil penelitian adalah sosialisasi produksi pupuk organik dapat merangsang kreativitas masyarakat dalam memanfaatkan pupuk organik yang bermanfaat dan bernilai ekonomis. Produksi sabun cuci piring yang dilakukan di Gampong Meunasah Intan menggunakan bahan-bahan alami seperti garam dan sari jeruk nipis. Sabun cuci piring dengan menggunakan sari jeruk nipis akan lebih aman digunakan karena tidak mengandung bahan kimia berbahaya, sari jeruk nipis memiliki sifat antibakteri yang dapat membantu menghilangkan bakteri dan kuman pada peralatan. Oleh karena itu, sebaiknya kegiatan ini dilanjutkan dengan kegiatan yang berjangka lebih panjang.
Isu dan Cabaran dalam Pemahaman Aqidah di Kedah Malaysia (Perbandingan Antara Generasi Tua dan Muda) Salman Abdul Muthalib; Noval Liata; Syukran Abu Bakar; Muhammad Wildan Nafis; Muhammad Ariff Muzakkir Bin Zakaria; Miftahul Khair K; Nisa Ul Awla; Muhammad Hafifi; Afkar Zharief; Furqan Syahputra Muharli; Amelia Anggraena; Kaulama Puger Melala; Nik Ahmad Annasaei Bin Nikmat; Tuan Muhammad Akma Asyraaf Bin Tuan Mohd Nasir; Rijal Fandika
Jurnal Riset dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Riset dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jrpm.v5i2.8691

Abstract

Issues and challenges regarding understanding Aqidah are interesting things to research, considering the long history of the development of Islam in the State of Kedah, which strictly adheres to the Aqidah of Ahli Sunnah Wal Jama'ah. The Sultanate and Islamic clerics of Kedah strive that the Aqidah Ahli Sunnah Wal Jama'ah education delivered by Imam Abu Hasan al-Asy'ari and Imam Abu Mansur al-Maturidi must be accepted by all Kedah Muslims. This study discusses the issues and challenges in understanding the Aqidah of Muslims in the State of Kedah, Malaysia, with a focus on the comparison between the older and younger generations. Major changes in social frameworks, technology and global cultural influences have had a significant impact on the thinking and understanding of Aqidah, the older generation tends to be more attached to traditions, Islamic boarding school teachings and recitations at each mosque. Meanwhile, the younger generation who are exposed to various forms of information media tend to find it difficult to learn in a structured and traditional manner. This study uses a qualitative approach through interviews and document findings and pays attention to empirical factors to identify differences in understanding patterns between the two generations. And how to turn the challenge of these differences into an opportunity to increase understanding of Aqidah in both the older and younger generations. This article emphasizes the importance of an approach to preaching and Aqidah education that is inclusive, dynamic and keeps up with current developments so that understanding of Aqidah between generations can be strengthened.
Program Kesehatan Jiwa Berbasis Gampong Melalui Kolaborasi Mahasiswa dan Kader Kejiwaan dalam Upaya Meningkatkan Partisipasi dan Kepercayaan Diri Penyandang Disabilitas di Gampong Lampaya desi maharani, fifi
Jurnal Riset dan Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Riset dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persons with disabilities, particularly those with mental disabilities, continue to face limited social participation and low self-confidence due to stigma and the lack of inclusive activity spaces at the community level. The gampong (village), as the social structure closest to the community, plays a strategic role in supporting community-based mental health initiatives. This article aims to describe the implementation of a Gampong-Based Mental Health Program in enhancing the participation and self-confidence of persons with disabilities in Gampong Lampaya, Lhoknga District, Aceh Besar Regency. This study employed a descriptive qualitative approach, with data sources obtained through observation, interviews with mental health cadres, assessments and home visits of persons with disabilities, as well as activity documentation. The results indicate that the gampong-based mental health program, implemented through collaboration between KPM students and mental health cadres, was able to increase the participation of persons with disabilities not only in terms of attendance but also through active involvement and more open social interaction. In addition, the program contributed to strengthening the self-confidence of persons with disabilities through inclusive and supportive activity approaches. These findings affirm that a gampong-based mental health approach has strong potential as a relevant social empowerment strategy for improving the psychosocial functioning of persons with disabilities at the community level.
Analisis Perkembangan Literasi Anak Usia 4-5 Tahun di Desa Ajee Pagar Air Rizqi, Alifah; Aida Fitri; Tasyatul Mahfirah; Faizatul Faridy
Jurnal Riset dan Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Riset dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jrpm.v6i1.6924

Abstract

Literasi merupakan aspek penting dalam perkembangan anak usia dini, yang berpengaruh terhadap kemampuan mereka dalam membaca, menulis, dan memahami informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perkembangan literasi anak usia 4-5 tahun di Desa Ajee Pagar Air dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Berbagai faktor yang memengaruhi perkembangan literasi, seperti peran keluarga, lingkungan, dan metode pembelajaran, dianalisis melalui observasi, wawancara dengan orang tua serta pendidik, dan tes sederhana terkait kemampuan membaca dan menulis anak. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi tingkat literasi di kalangan anak-anak desa tersebut, di mana keterlibatan orang tua dan faktor lingkungan memiliki pengaruh besar terhadap kemampuan literasi mereka. Beberapa anak mampu mengenali huruf dan kata sederhana dengan baik, sementara yang lain masih mengalami kesulitan dalam memahami konsep dasar membaca. Oleh karena itu, studi ini merekomendasikan penguatan program literasi berbasis komunitas guna mendukung perkembangan literasi anak secara lebih optimal.
Pentingnya Bimbingan Belajar Dalam Mengatasi Kesulitan Matematika Siswa di Wilayah Pedesaan Salmi, Annuri; Subhan
Jurnal Riset dan Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Riset dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesulitan dalam memahami matematika masih menjadi tantangan bagi siswa di wilayah pedesaan, terutama akibat keterbatasan akses sumber belajar dan minimnya pendampingan akademik. Di Desa Ateuk Anggok, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, bimbingan belajar menjadi salah satu solusi efektif dalam membantu siswa mengatasi hambatan tersebut. Melalui pendekatan interaktif dan kontekstual, bimbingan belajar tidak hanya meningkatkan pemahaman konsep matematika, tetapi juga membangun kepercayaan diri serta motivasi siswa dalam belajar. Dengan metode yang lebih personal, siswa mampu mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah secara lebih efektif. Hasil dari program bimbingan belajar menunjukkan dampak positif terhadap prestasi akademik siswa, menjadikannya sebagai sarana penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan matematika di daerah pedesaan.