cover
Contact Name
Reski Yulina Widiastuti
Contact Email
reskiyulina@unej.ac.id
Phone
+6281332106500
Journal Mail Official
jecer@unej.ac.id
Editorial Address
Jl. Kalimantan Tegalboto No.37, Krajan Timur, Sumbersari, Kec. Sumbersari, Kabupaten Jember, Jawa Timur 68121
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Journal Of Early Childhood Education And Research (JECER)
Published by Universitas Jember
ISSN : -     EISSN : 27742164     DOI : https://doi.org/10.19184/jecer.v2i1.23565
Core Subject : Education, Social,
media publikasi ilmiah di bidang Pendidikan anak usia dini yang terbit secara periodik dua kali dalam setahun setiap bulan Juni dan Desember. JECER dipublikasikan melalui media elektronik (website). JECER pertama kali terbit pada Desember 2020. JECER di publikasikan oleh Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Lingkup JECER mencakup bidang Perkembangan anak, pembelajaran dan manajemen pada PAUD.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 1 (2020)" : 5 Documents clear
Implementasi Model Pembelajaran Sentra Iman dan Taqwa Pada Pembelajaran Kelompok A Di PAUD Terpadu Al Furqan Jember Khuriyanah Khuriyanah; Khutobah Khutobah; Senny Weyara Dienda Saputri
JECER (journal Of Early Childhood Education And Research) Vol 1 No 1 (2020)
Publisher : FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.652 KB) | DOI: 10.19184/jecer.v1i1.12941

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model pembelajaran sentra iman dan taqwa pada pembelajaran kelompok A PAUD Terpadu Al Furqan Jember. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran sentra iman dan taqwa lebih berfokus untuk membangun pemahaman ibadah dan akhlak pada anak. Guru sebagai fasilitator menyediakan berbagai alat main bernuansa agama, anak dibiasakan mengucapkan salam dan meminta ijin sebelum memasuki ruangan, membaca doa sebelum dan sesudah kegiatan, menjelasan surat Al-Qur’an dan terjemahannya, menjelaskan sejarah Islam, kenabian, dan hukum syariat Islam. Metode pembelajaran yang digunakan adalah metode bercakap-cakap, tanya jawab, bercerita, dan bermain. Evaluasi yang dilakukan guru adalah pengamatan langsung, mencatat pilihan main, dan tahapannya, menyimpulkan hasil kerja anak, ucapan, pertanyaan anak, dan dokumentasi. Lingkungan belajar yang telah direncanakan oleh guru sesuai dengan kebutuhan anak, pengaturan ruangan sentra yang menarik dengan penataan alat main yang bervariasi. Hambatan dalam penerapan pembelajaran sentra iman dan taqwa adalah kurangnya jumlah tempat main, rasio guru dan anak belum seimbang, persiapan guru, dan manajemen waktu guru. Sedangkan kelebihannya adalah sarana alat main yang memadai, kompetensi guru, serta ruangan sentra yang luas dan menarik
Studi Kasus Masalah Belajar Anak Kelompok B TK Plus Al-Hujjah Kabupaten Jember Mustika Ratu; Senny Weyara Dienda Saputri; Nanik Yuliati
JECER (journal Of Early Childhood Education And Research) Vol 1 No 1 (2020)
Publisher : FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.817 KB) | DOI: 10.19184/jecer.v1i1.12029

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui masalah belajar yang dialami salah satu anak kelompok B1 di TK Plus Al-Hujjah Kabupaten Jember. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan tekhnik analisis data Miles dan Huberman meliputi, analisis reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan “I” mengalami hasil belajar yang dicapai kurang memenuhi target disebabkan oleh suasana hati “I” yang kurang baik. Pada saat pembelajaran berlangsung sekitar 2-5 menit, “I” mulai bergerak tidak terarah, ia sibuk dengan dirinya sendiri, mengelilingi ruangan kelas, dan keluar kelas tanpa disadari oleh guru. Sehingga “I” kurang memperhatikan guru yang sedang menyampaikan pembelajaran, ia bersikap acuh tak acuh dengan peraturan dan prosedur yang dibuat oleh guru seperti pemberian tugas pembelajaran “I” hanya menyelesaikan sebagian saja bahkan tidak mau mengerjakan tugas pembelajaran yang diberikan oleh guru. Ia cenderung membuat kegaduhan di dalam kelas dengan mengganggu teman sekelasnya, berebut mainan serta melakukan hal yang disukai masih menurutnya walaupun orang disekitarnya tidak menyukainya. Hal tersebut dipicu oleh pola tidur “I” yang tidak teratur dan keinginannya yang harus dipenuhi. Ketika keinginannya tidak dipenuhi “I” mudah tersinggung, mengamuk dengan membanting dan membuang barang yang ada disekitarnya serta menangis meronta-ronta sambil berteriak di depan umum. “I” juga memiliki perilaku yang kurang wajar yaitu kebiasaan terlambat masuk sekolah dan jarang sekolah disebabkan oleh beberapa faktor yang mendominasi dan mendukung masalah belajarnya. Faktor yang mendominasi penyebab “I” mempunyai masalah belajar yaitu pola asuh orang tua yang diberikan kepada “I” cenderung permisif yang menjadi sumber penguatan (reinforcement) untuk “I” melakukan hal yang ia inginkan, media massa yang melekat pada diri anak menjadi pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari, serta lingkungan sekitar yang menjadi sumber pemicu modelling/meniru bagi “I”.
Hubungan Antara Pola Asuh Permisif Dengan Tingkat Agresivitas Anak Kelompok B Di TK Dewi Masyithoh 60 Paleran Kabupaten Jember Anisatul Khoiroh; Khutobah Khutobah; Luh Putu Indah Budyawati
JECER (journal Of Early Childhood Education And Research) Vol 1 No 1 (2020)
Publisher : FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.841 KB) | DOI: 10.19184/jecer.v1i1.9932

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengaruh pola asuh terhadap perilaku anak. Penerapan pola asuh yang diterapkan orang tua tidak sesuai dengan karakteristik anak akan memberi dampak negatif pada perkembangannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pola asuh permisif dengan tingkat agresivitas anak dan untuk mengetahui apakah hubungan tersebut signifikan. Penelitian ini dilaksanakan di TK Dewi Masyithoh 60 Paleran Kecamatan Umbulsari Kabupaten Jember tahun ajaran 2018/2019 pada kelompok B pada bulan Januari 2019 pengambilan sampel ditentukan dengan teknik purposive sampling, melibatkan 18 anak dan 18 orang tua. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, angket, dan dokumentasi sedangkan teknik analisis datanya menggunakan analisis data kuantitatif dengan korelasi tata jenjang. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh permisif dengan tingkat agresivitas anak kelompok B di TK Dewi Masyithoh 60 Paleran Kecamatan Umbulsari Kabupaten Jember tahun ajaran 2018/2019 dengan jumlah r hitung sebesar 0,599 sedangkan r tabel adalah 0,475.
Pengembangan Media Lift The Flap Book Untuk Mengenalkan Perilaku Hidup Sehat Pada Anak Kelompok B Di TK Puri Ananda Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember Dewy Rizkha Ari Tri Utami; Nanik Yuliati; Laily Nur Aisiyah
JECER (journal Of Early Childhood Education And Research) Vol 1 No 1 (2020)
Publisher : FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.461 KB) | DOI: 10.19184/jecer.v1i1.16062

Abstract

Lift the flap book merupakan salah satu inovasi terbaru dari buku cerita. Lift the flap book dikemas dengan menyusun/menumpuk beberapa kertas, lalu mengunci salah satu sisi susunan kertas dan menyisakan sebagian kertas untuk dapat ditutup dan buka kembali. Lift the flap book sangatlah menarik karena anak menemukan gambar baru saat membuka bagian buku yang dapat dibuka dan dapat ditutup kembali, selain itu lift the flap book dapat meningkatkan daya tarik atau minat anak terhadap buku cerita. Penelitian ini dilaksanakan di TK Puri Ananda Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengenalkan perilaku hidup sehat pada anak kelompok B. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan 4-D (four D model) dikembangkan oleh Thiagrajan. Populasi dalam penelitian ini adalah anak kelompok B. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah validasi ahli, observasi, tes, angket dan dokumentasi. Pada penelitian ini menggunakan teknik analisis data validasi, teknik analisis kepraktisan, dan teknik analisis keefektifan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media lift the flap book dapat digunakan untuk mengenalkan perilaku hidup sehat pada anak kelompok B di TK Puri Ananda Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember.
Analisis Pola Asuh Keluarga yang Menikah di Usia Dini Terhadap Kecerdasan Emosional Anak Usia 5-6 Tahun Inas Bilqis Nusaibah; Misno A. Lathif; Senny Weyara Dienda Saputri
Journal Of Early Childhood Education And Research Vol 1 No 1 (2020)
Publisher : FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.082 KB) | DOI: 10.19184/jecer.v1i1.16728

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk memahami pola asuh yang diterapkan orang tua menikah diusia dini dengan kecerdasan emosional anak di Desa Talun kulon, Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimanakah pola asuh yang diterapkan orang tua berkaitan dengan kecerdasan emosional anak pada keluarga yang menikah di usia dini. Tujuan penelitian ini untuk memahami pola asuh yang diterapkan orang tua berkaitan dengan kecerdasan emosional anak pada keluarga yang menikah di usia dini. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Subjek dalam penelitian ini adalah orang tua (Ayah dan Ibu) dari 3 keluarga dengan rentan usia 17-20 tahun yang memiliki anak usia 5-6 tahun. Metode pengumpulan data penelitian ini adalah observasi dengan alat bantu check list, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian diketahui bahwa respon dan tuntutan yang diberikan orang tua menunjukkan tipe pola asuh yang diterapkan pada anak. Pengasuhan yang diberikan oleh orang tua merupakan hasil dari pendidikan dan lingkungan yang membentuk keluarga tersebut. Orang tua yang menikah di usia dini dengan karakteristik ekonomi dan pendidikan rendah cenderung menganggap kecerdasan emosional anak akan tumbuh seiring kedewasaan pada diri anak, serta memiliki pola asuh campuran menyesuaikan arahan dari keluarga atau kerabat. Orang tua yang menikah di usia dini dengan karakteristik ekonomi dan pendidikan baik cenderung menganggap kecerdasan emosional merupakan pengajaran dan pendidikan sepanjang hidup, tidak serta merta ada, dan perlu diajarkan sejak dini memiliki tipe pola asuh demokratis. Keterlibatan keluarga atau kerabat dalam pengasuhan, terjadi dikarenakan keluarga atau kerabat menganggap bahwa orang tua yang menikah di usia dini tersebut belum cukup umur dan mampu mendidik dan membimbing anak-anak mereka, sedangkan keluarga atau kerabat yang menganggap orang tua yang menikah di usia dini telah memiliki tanggung jawab dan mampu mendidik anak, tidak terlibat dalam pengasuhan. Anak dengan orang tua yang memahami dan mengajarkan pendidikan emosional sama pentingnya dengan pendidikan intelektual memunculkan karakteristik kecerdasan emosional dan wawasan lebih baik.

Page 1 of 1 | Total Record : 5