cover
Contact Name
Urip Nurwijayanto Prabowo
Contact Email
urip.np@unsoed.ac.id
Phone
+6285642698634
Journal Mail Official
urip.np@unsoed.ac.id
Editorial Address
Jl. Dr. Soeparno 61, Karangwangkal, Purwokerto Utara, Banyumas 53123 Tel. (0281) 638793 Fax. (0281) 638793
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Serambi Abdimas
Core Subject : Social,
Community Services and Community Empowerment Training, Marketing, Appropriate Technology, Design Education for Sustainable Development SMEs and local communities
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 60 Documents
Sosialisasi Hasil Survei Geolistrik dan Korelasinya dengan Data Hasil Pengeboran Sumur di Desa Petir Kecamatan Purwanegara Kabupaten Banjarnegara Muhammad Sehah
Serambi Abdimas Vol 3 No 01 (2022): Jurnal Serambi Abdimas
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.sa.2022.3.01.5608

Abstract

Desa Petir, Kecamatan Purwanegara, Kabupaten Banjarnegara merupakan wilayah yang terletak di zona Pegunungan Serayu Selatan dengan kondisi geologi yang sangat komplek. Desa ini berada di luar cekungan air tanah, sehingga permasalahan yang sering terjadi adalah kekeringan dan krisis air. Kegiatan PKM telah dilakukan untuk membantu masyarakat Desa Petir memperoleh sumber air tanah. Kegiatan ini diawali dengan survei geolistrik, sehingga diperoleh lapisan akuifer. Lapisan akuifer di desa ini diperkirakan tersusun atas kerakal dan kerikil dengan nilai resistivitas sebesar 16,49 Wm pada kedalaman 65,18 – 86,97 m. Data kedalaman ini ditindaklanjuti dengan pengeboran sumur di sekitar Masjid At-Taqwa hingga kedalaman 100 m. Sosialisasi hasil survei geolistrik dan korelasinya dengan data hasil pengeboran sumur telah dilaksanakan bersama dengan penyerahan sumur bor dari mitra kegiatan kepada khalayak sasaran. Kegiatan PKM telah berhasil dengan baik berdasarkan hasil observasi, dengan beberapa faktor pendukung dan penghambat.
Sosialisasi Mendisain dan Mengerjakan Riset Sederhana Didukung dengan Pengolahan Data Menggunakan SPSS Agung Prabowo
Serambi Abdimas Vol 3 No 01 (2022): Jurnal Serambi Abdimas
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.sa.2022.3.01.5729

Abstract

Melakukan penelitian dan mempublikasikan artikel hasil dari penelitian merupakan dua hal yang berbeda. Dalam rangka menumbuhkan minat dalam meneliti, riset (penelitian) sederhana dapat dipilih untuk dipraktikan oleh periset pemula. Riset sederhana dapat dijalankan dalam bentuk pembelajaran untuk menjaring nilai pretes, nilai postes, dan data kualitatif jalannya proses pembelajaran. Model pembelajaran inovatif dapat dipraktikkan dalam riset sederhana dengan tujuan untuk mengetahui terjadi tidaknya peningkatan kemampuan siswa dalam mempelajari atau memahami materi. Tujuan dari penulisan artikel ini adalah memaparkan kegiatan yang telah dilakukan pada pengabdian yang pertama kali dilakukan dari rencana sebanyak empat kali kegiatan pengabdian, melaporkan hasil praktik pengolahan data dengan SPSS, dan menyajikan nilai pretes dan postes yang berhasil dijaring oleh para guru dalam menjalankan riset sederhana. Mitra pengabdian ini adalah seluruh guru di SMA Negeri 1 Mirit, Kabupaten Kebumen yang sejumlah 30 orang. Pelaksanaan pengabdian dilakukan dalam bentuk penyuluhan/sosialisasi dan workshop, yaitu sosialisasi riset sederhana, workshop praktik pengolahan data dengan SPSS dan praktik menjaring nilai pretes dan postes dalam pembelajaran di kelas. Pengabdian ini menjadi jendela untuk meneropong keberhasilan dari keseluruhan kegiatan pengabdian. Berdasarkan observasi langsung terhadap (1) kesungguhan guru selama mengikuti pengabdian yang pertama, (2) setiap guru melakukan simulasi dan praktik pengolahan data dengan SPSS, (3) pembentukan grup WA untuk pembimbingan riset dan menulis artikel, dilanjutkan dengan (4) terobosan Kepala Sekolah yang menggelar workshop model-model pembelajaran inovatif, maka dengan tingkat keyakinan 95% pengabdian ini akan mencapai hasil yang direncanakan. Hasil dari pengabdian yang pertama ini adalah ketersediaan nilai pretes dan postes yang nantinya akan diolah dengan SPSS dalam rangka menghasilkan artikel ilmiah. Sampai dengan disusunnya artikel ini, 20 dari 29 guru atau sekitar 70% sudah mampu menjalankan riset sederhana dan menjaring nilai pretes dan postes.
Sosialisasi dan Pembuatan Pupuk Bokashi Dari Limbah Sekam dan Jerami di Desa Sumberagung, Kabupaten Grobogan Ridlo Febi Wicaksono
Serambi Abdimas Vol 3 No 01 (2022): Jurnal Serambi Abdimas
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.sa.2022.3.01.5632

Abstract

Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk pengamalan tri dharma perguruan tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat. Adapun pengabdian bertujuan untuk mengoptimalkan potensi desa, memberikan informasi, sarana dan prasana untuk meningkatkan pengetahuan desa, dan meningkatkan kemampuan problem solving terhadap permasalahan yang ada di desa. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan berupa sosialisasi dan pembuatan pupuk bokashi dari limbah sekam dan jerami di Desa Sumberagung, Ngaringan, Grobogan, Jawa Tengah. Kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui metode sosialisasi dan praktik pembuatan pupuk bokashi. Partisipasi dan antusiasme peserta dalam kegiatan tergolong cukup baik. Perangkat desa mendukung secara penuh atas terlaksananya kegiatan ini. Manfaat yang diharapkan dari kegiatan ini yaitu mampu meningkatkan pengetahuan dan pengalaman kelompok tani Desa Sumberagung dalam memanfaatkan limbah padi menjadi produk yang lebih bermanfaat seperti pupuk bokashi untuk mengurangi ketergantungan terhadap produk agrokimia.
Pembuatan Pembuatan Fiberglass Berbasis Epoksi Resin Dan Serat E-glass Dengan Metode Multi Layer (ML) di Desa Karangsari Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas Kartika Sari
Serambi Abdimas Vol 3 No 01 (2022): Jurnal Serambi Abdimas
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.sa.2022.3.01.5945

Abstract

Fiberglass merupakan salah satu alternatif yang dapat digunakan sebagai pelindung atau atap rumah. Fiberglass berbahan dasar epoksi resin dan serat E-glass menggunakan metode Multi layer (ML). Pelaksanaan pembuatan fiberglass berbahan dasar epoksi resin dan serat E-glass dengan metode multi layer di desa Karangsari Kembaran yang bertujuan untuk melatih dan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat sasaran. Keunggulan fiberglass yang dihasilkan dibandingkan fiberglass pabrikan adalah mampu mempertahankan bentuk, dapat mengatur suhu sekitar dan tahan terhadap benturan benda keras. Metode yang digunakan dalam pelatihan adalah dengan memberikan sosialisasi, menyediakan fasilitas penunjang, dan pelatihan bagi masyarakat mengenai pemanfaatan epoksi resin dan serat E-glass sebagai bahan dasar pembuatan fiberglass. Sebelum, selama dan akhir kegiatan dilakukan monitoring untuk memantau dan merespon hasil kegiatan dalam bentuk kueisioner. Jumlah responden yang mengikuti kegiatan PKM sebanyak 20 orang. Sebelum kegiatan pelatihan sebanyak 57,14% responden tidak mengetahui dan memahami cara pembuatan fiberglass berbasis epoksi resin dan serat E-glass. Sedangkan, 74,17% responden selama kegiatan pelatihan dapat membuat fiberglass, dan akhir kegiatan sebanyak 85% responden dapat menggunakan poliester sebagai filler fiberglass. Hasil pelatihan yang diharapkan responden dapat meningkatkan pemahaman dan ketrampilan tentang cara pembuatan fiberglass berbasis epoksi resin dan serat E-glass.
Otomatisasi Filter Aliran Air Kolam Ikan Aris Haryadi Haryadi
Serambi Abdimas Vol 3 No 01 (2022): Jurnal Serambi Abdimas
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.sa.2022.3.01.6162

Abstract

Kelompok Tani ikan “Mina Arsantaka” di Arcawinangun, Purwokerto berlokasi strategis di tepi sungai Pelus yang terjamin pasokan aliran airnya sepanjang tahun. Namun, aliran air yang masuk ke kolam sering terganggu oleh sumbatan sampah. Juga tempat tinggal petani yang cukup jauh dari kolam meyebabkan kondisi aliran air kurang terkontrol. Kondisi ini sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang ikan. Tujuan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah menempatkan sistem filter aliran air dengan pembuang sampah otomatis. Pelaksanaan kegiatan dibagi menjadi tiga tahap, yaitu sosialisasi, alih teknologi dan monitoring. Materi sosialisasi meliputi pengenalan sistem otomatis, cara pemasangan dan perawatannya. Alih teknologi dilakukan perakitan dan instalasi filter dengan komponen utama terdiri dari; filter air, linear aktuator, pelampung dan posisi switch on-off. Pada saat filter air tersumbat, ketinggian permukaan air bak kontrol turun sehingga pelampung juga ikut turun dan switch on terhubung ke linear aktuator untuk mengangkat sampah. Pada saat bak kontrol kolam terisi air maka pelampung juga ikut naik dan switch off terputus untuk menutup kembali filter air. Sistem otomatisasi dirancang sangat sederhana sehingga dapat diaplikasikan oleh kelompok tani. Monitoring dan evaluasi dilakukan secara daring menggunakan aplikasi g-form lewat Whatsapp grup. Hasil monitoring dan evaluasi menunjukkan 94% dari 11 responden setuju kegiatan sosialisasi filter air kolam otomatis, 63% menyatakan setuju bahwa alat dapat meningkatkan pemenuhan kebutuhan air dan pertumbuhan ikan, 80% setuju bahwa bantuan alat dapat meningkatkan semangat dan produksi ikan, 94 % setuju bahwa penerapan teknologi sederhana filter air otomatis tidak membebani biaya pembayaran listrik dan 97% menyatakan keinginan keberlanjutan PKM untuk penerapan teknologi lainnya. Secara keseluruhan responden dapat menerima, mendapatkan manfaat dan setuju untuk keberlanjutan aplikasi lainnya
Pelatihan Teknis Pembuatan Filter Air Bertekanan Rendah bagi Masyarakat Desa Kedungrandu Kecamatan Patikraja Kabupaten Banyumas Muhammad Sehah
Serambi Abdimas Vol 1 No 01 (2020): Jurnal Serambi Abdimas
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Technical training on manufacturing low pressure water filter for community of Kedungrandu Village, Patikraja District, Banyumas Regency has been done in April – July 2017. The background of this activity is the presence of pollution in the community wells water that allegedly due to intrusion of liquid waste resulted from decomposition process of organic waste at the landfill of Gunung Tugel, Kedungrandu Village. The objective of this activity is to do socialization and technical training of manufacture the low pressure water filter to treat the well water which been contaminated into water that feasible to be consumed based on the physics parameter. While the expected benefits of this activity is be obtained the well water which clean, clear, hygienic, and feasible to be consumed for people that living in the area around of the TPA Gunung Tugel. After the technical training activity has been done, the largely participants give some positively response on this activity and there are their desire to implement and disseminate it. The average attainment index of this activity successfulness that based on the observation results utilizes quiz is 85.16%; with the highest index is 92.19% (for item of support to the technical training activity with topics like the above as effort to add knowledge) and the lowest index is 77.34%% (for item of able to understand the material of PKM that been tought by the team of lecturers nicely). The understanding and mastery of participant of the activity to the technical training matters that given have rather good, although still needs improved again. It can be known from the recapitulation results of pre-test and post-test values, where the average of the pre-test value is 3.375; and while the average of the post-test value is 7.178. Thus there is the ascension from the pre-test value up to the post-test value is about of 112.70%. Although the cost is relatively cheap, the realization of the water filter manufacturing is also lacking, due limited funds and no special fund support from the village government
Penyuluhan pentingnya berjalan kaki bagi peningkatan kebugaran siswa SMPIT Harapan Bunda Purwokerto di masa pandemi Wiwiek Fatchurohmah; Mukhtar Effendi; Khusnul Muflikhah
Serambi Abdimas Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Serambi Abdimas
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.sa.2022.3.2.4867

Abstract

Kebugaran fisik adalah kemampuan tubuh untuk menjalankan aktifitas sehari-hari tanpa mengalami kelelahan. Di masa pandemi, dimana diterapkan sistem pembelajaran jarak jauh, terdapat masalah penurunan kebugaran fisik pada banyak siswa SMPIT Harapan Bunda Purwokerto yang ditandai dengan siswa mengeluh cepat lelah. Tujuan dari kegiatan penyuluhan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran siswa dan guru akan pentingnya menjaga kebugaran fisik sekaligus mengenalkan teknik berjalan kaki yang dapat dilakukan di dalam rumah selama masa pandemi. Kegiatan ini dilaksanakan dalam 3 tahapan yaitu persiapan, penyuluhan dengan metode ceramah dan praktek, serta pendampingan. Sebanyak 51 peserta hadir yang merupakan perwakilan dari siswa dan guru. Hasil penilaian pengetahuan didapatkan peningkatan sebesar 5,2% dan hasil uji statistik menunjukkan perbedaan bermakna (p≤0,05). Berdasarkan hal tersebut maka dapat disimpulkan bahwa siswa mengalami peningkatan pengetahuan setelah mengikuti kegiatan penyuluhan.
Pelatihan Teknis Pembuatan Instalasi Sederhana Pengolahan Air Hujan Menjadi Air Minum Bagi Masyarakat Desa Banteran Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas Muhammad Sehah; Urip Nurwijayanto Prabowo; Dwi Kartika
Serambi Abdimas Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Serambi Abdimas
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.sa.2022.3.2.6815

Abstract

Pelatihan teknis pembuatan instalasi sederhana pengolahan air hujan menjadi air minum bagi masyarakat Desa Banteran Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas telah dilaksanakan. Tujuan kegiatan adalah untuk memberikan pelatihan teknis bagi masyarakat Desa Banteran terkait pembuatan instalasi sederhana pengolahan air hujan menjadi air minum. Tahapan kegiatan yang telah dilakukan meliputi pelatihan teknis dan realisasi pembuatan instalasi. Kegiatan ini diharapkan memberikan kontribusi bagi pemerintah dan masyarakat dalam membantu penyediaan air minum yang murah dan mudah sehingga terwujud pola hidup sehat dan ekonomis. Setelah pelatihan teknis dan realisasi instalasi dilaksanakan, selanjutnya dilakukan observasi. Hasil observasi menggunakan kuisioner menunjukkan bahwa sebagian besar peserta memberikan respon positif terhadap kegiatan ini. Hal ini ditunjukkan dari capaian rata-rata keberhasilan kegiatan sebesar 78,83%; dengan nilai capaian tertinggi sebesar 88,33% untuk item dukungan dilakukan kegiatan pelatihan teknis untuk menambah wawasan masyarakat desa tentang teknologi tepat guna; serta nilai capaian terendah sebesar 66,67% untuk kesediaan peserta menjadi pioneer dalam menyebarluaskan hasil kegiatan pelatihan teknis. Rendahnya nilai capaian ini diperkirakan karena peserta belum memiliki kesiapan dan pemahaman yang cukup untuk menjadi pioneer penyebarluasan hasil-hasil kegiatan. Hal ini didukung pemahaman peserta terhadap materi pelatihan teknis yang telah disampaikan tim dosen yang hanya memperoleh capaian sebesar 73,33%.
Program Edukasi Kepatuhan Terapi pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Klinik Tanjung Purwokerto Ika Murti Harini; Pugud Samodro; Diyah Lestari; Nur Gumilas; Nafiisah Nafiisah; Viva Ati; Dwi Ernawati
Serambi Abdimas Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Serambi Abdimas
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.sa.2022.3.2.7058

Abstract

Hasil penelitian yang dilakukan oleh tim pengabdi melaporkan bahwa kepatuhan terapi pada pasien diabetes melitus (DM) di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Klinik Tanjung Purwokerto sebagian besar termasuk dalam kategori rendah dan terdapat korelasi yang signifikan antara kepatuhan terapi dengan kadar HbA1c. Kadar HbA1c berperan penting dalam manajemen pasien DM karena merupakan penanda baku adekuat atau tidaknya penanganan glikemia serta berkaitan dengan komplikasi DM. Permasalahan-permasalahan di FKTP Klinik Tanjung ini perlu dicari solusinya karena diagnosis yang tepat, pemilihan serta pemberian obat yang benar belum cukup untuk menjamin keberhasilan suatu terapi jika tidak diikuti dengan kepatuhan pasien dalam menjalankan pengobatannya. Solusi yang dilaksanakan oleh tim pengabdi dalam mengatasi permasalahan ini adalah dengan memberikan edukasi kepatuhan terapi kepada pasien secara komprehensif, tidak hanya fokus pada aspek medis atau klinis pasien, melainkan juga terkait aspek psikososial pasien. Sebelum diberikan materi dilakukan pretest dan diketahui rerata nilai pretest sebesar 66,1. Rerata nilai postest peserta setelah diberikan materi sebesar 71,1. Berdasarkan hasil ini diketahui terdapat peningkatan nilai postest dibandingkan nilai pretest. Melalui kegiatan ini pasien DM tipe 2 di FKTP Klinik Tanjung mendapatkan manfaat berupa tambahan pengetahuan tentang pentingnya kepatuhan terapi dalam pengobatan DM dan dapat mempraktekkannya untuk menunjang keberhasilan terapi dan mencegah komplikasi DM lebih lanjut.
Peningkatan Pengetahuan Tentang Pemasaran Online Bagi Pelaku Kerajinan Anyaman Tas Di Kabupaten Jember Wahyu Nur Achmadin; Zuwidatul Masruroh; Audia Dwi Retno Wulandari
Serambi Abdimas Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Serambi Abdimas
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.sa.2022.3.2.7070

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan jumlah penjualan hasil produksi anyaman tas secara online. Sistem penjualan selama ini adalah dengan menitipkan produk dengan jumlah tertentu di toko-toko kecil yang ada di lingkungan sekitar pengrajin dan menjual langsung di pasar tempat pengrajin berdagang. Oleh karena itu, pemecahan masalah yang tepat diperlukan untuk meningkatkan pemasaran, yakni peningkatan pengetahuan para pelaku kerajinan dalam pemasaran online. Ceramah pelatihan dan pendekatan individual kepada pengrajin anyaman tas merupakan salah satu dari beberapa metode yang digunakan. Para peserta pengrajin anyaman tas khususnya sangat antusias dalam mengikuti pelatihan yang diberikan dalam pelaksanaan kegiatan. Hal tersebut dikarenakan kesadaran para pelaku kerajinan anyaman untuk meningkatkan pemasaran secara online dan sekaligus meningkatkan perekonomian mereka. Selain peningkatan pengetahuan secara teori dan praktik, para pelaku kerajinan anyaman tas juga diberikan pelatihan motivasi guna meningkatkan mentalitas mereka dalam berbisnis melalui online. Kegiatan ini memberikan kontribusi bagi peningkatan pengetahuan pelaku kerajinan anyaman tas dalam pemasaran online.