cover
Contact Name
Rizki Noviyanti
Contact Email
jidanunhaj20@gmail.com
Phone
+6282210320552
Journal Mail Official
jidanunhaj20@gmail.com
Editorial Address
universitas haji sumatera utara jln. Rumah sakit Haji Medan Medan Estate, Kabupaten Deli Serdang
Location
Kota binjai,
Sumatera utara
INDONESIA
JIDAN (JURNAL ILMIAH KEBIDANAN)
ISSN : -     EISSN : 27744671     DOI : https://doi.org/10.51771/jdn
Core Subject : Health,
JIDAN (JURNAL ILMIAH KEBIDANAN) adalah sebuah jurnal kebidanan yang menerbitkan karya ilmiah untuk akademisi, dan praktisi. JIDAN merupakan akses terbuka, menyambut dan mengundang artikel penelitian asli dan relevan di bidang kebidanan, serta studi pustaka dan laporan kasus khususnya di bidang kebidanan. Jurnal ini diterbitkan dua kali setahun..  Semua makalah diterbitkan segera setelah diterima. Penerbit JIDAN adalah UNIVERSITAS HAJI SUMATERA UTARA.
Articles 154 Documents
Pengaruh Delayed Cord Clamping Terhadap Kadar Hemoglobin Pada Bayi Di BPM Winda Sri Wahyuni Mustika, Rani; Rahmadani, Rani; Yanti, Ratmi; Manik, Rayani; Anggraini, Suhelis; Novalinda Ginting, Chrismis
JIDAN: Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 3 No. 1 (2023): Edisi Januari 2023
Publisher : UNIVERSITAS HAJI SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jidan.v3i1.465

Abstract

Hemoglobin komponen yang sangat penting dalam tubuh, pada bayi yang lahir sangat perlu diperhatikan untuk mencegah terjadinya anemia. Penundaan pemotongan tali pusat merupakan tindakan menunda penjempitan dan pemotongan tali pusat pada bayi baru lahir sampai setelah denyutan berhenti, atau sampai setelah plasenta lahir seluruhnya. Tindakan ini dapat mencegah terjadinya anemia dengan meningkatkan kadar hemoglobin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh delayed cord clamping terhadap kadar hemoglobin pada bayi di BPM Winda Sri Wahyuni Pematang Siantar tahun 2022. Penelitian ini menggunakan QuasyxEksperiment denganxdesain PosttestxOnly ControlxGroup Design. Hasil uji Independent T-Test didapatkan nilai p-value sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05 (0,000<0,05), sehingga dapat kita nyatakan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima,. Kesimpulannya terdapat pengaruh delayed cord clamping terhadap kadar hemoglobin pada bayi di BPM Winda Sri Wahyuni Pematang Siantar tahun 2022. Diharapkan dengan penelitian ini dapat memberikan informasi bahwa tindakan delayed cord clamping sangat penting dan bermanfaat karena dapat meningkatkan kadar hemoglobin pada bayi sehingga terhindar dari kejadian anemia.
Pengaruh Pemberian MP-ASI Dini Terhadap Kejadian Konstipasi Bayi Di Klinik Ina Gurky Kabupaten Deli Serdang Makdalena, Makdalena; Anggraini, Livia; Tresun Br Turnip, Malna; Emilia Laia, Maria; Mariana, Mariana; Novalinda Ginting, Chrismis
JIDAN: Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 3 No. 1 (2023): Edisi Januari 2023
Publisher : UNIVERSITAS HAJI SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jidan.v3i1.467

Abstract

Makanan tambahan ASI dini adalah makanan bayi selain ASI (MP-ASI) dan terjadi ketika bayi baru lahir diberikan makanan atau minuman yang mengandung nutrisi sebelum usia enam bulan untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya . Bayi yang diberikan makanan tambahan sebelum usia enam bulan lebih mungkin untuk mengalami masalah kesehatan.  Konstipasi merupakan salah satu efek samping pemberian MP ASI sejak dini. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh pemberian MP-ASI dini terhadap kejadian konstipasi bayi di klinik ina gurky kabupaten deli serdang tahun 2022. Penelitian ini menggunakan  penelitian Survei Analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Hasil uji chi-square diperoleh nilai p-value 0,000 (p<α (0,000<0,05), sehingga dapat kita nyatakan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulannya terdapat pengaruh Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) dini terhadap kejadian Konstipasi Bayi di Klinik Ina Gurky Kab. Deli Serdang tahun 2022. Diharapkan dengan penelitian ini dapat memberikan informasi bahwa bahwa Pemberian makanan pendamping asi dini dapat mengakibatkan kejadian konstipasi pada bayi.
Efektivitas Aromaterapi Atsiri Terhadap Intensitas Nyeri Persalinan Pada Ibu Bersalin Primigravida Di PMB Malini Kecamatan Sembilan Kota Dumai Susanti, Riska; Anggrayani, Nurma; Damanik, Noramita; Situmorang, Tianur; Ridesman, Ridesman
JIDAN: Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 3 No. 1 (2023): Edisi Januari 2023
Publisher : UNIVERSITAS HAJI SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jidan.v3i1.470

Abstract

Nyeri persalinan muncul karena adanya kontraksi rahim yang menyebabkan dilatasi dan penipisan serviks dan iskemia rahim yang diakibatkan kontraksi arteri miometrium. Nyeri yang berlebihan akan menimbulkan rasa cemas yang dapat memicu produksi hormon progstatglandin yang dapat menyebabkan stress dan mempengaruhi kemampuan tubuh menahan rasa nyeri. Persalinan berhubungan dengan dua jenis nyeri yang berbeda. Pertama nyeri berasal dari otot rahim. Nyeri ini tidak dapat ditentukan dengan tepat lokasinya (Pain-Pointed), dan juga dapat dirasakan pada orang lain yang bukan merupakan asalnya disebut nyeri alih (Reffered pain). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas aromaterapi atsiri terhadap intensitas nyeri persalinan pada ibu bersalin primigravida di PMB Malini Litongida Kecamatan Sungai  Sembilan Kota Dumai. Penelitian ini menggunakan metode quasi experiment (eksperimen semu) dengan menggunakan desain penelitian non equivalent control group pretest and posttest. Hasil uji paired sample t test didapatkan hasil P Value = 0,001 artinya p <0,05, menyatakan bahwa terdapat pengurangan nyeri persalinan pada ibu bersalin primigravida di PMB Malini Kecamatan Sungai  Sembilan Kota Dumai setelah diberikan aromatherapy atsiri dengan nilai-P 0,001 (<0,05), menunjukkan hubungan yang signifikan. Kesimpulannya bahwa aromaterapi atsiri efektif dalam mengurangan nyeri persalinan pada Ibu Bersalin Primigravida di PMB Malini Kecamatan Sungai  Sembilan Kota Dumai diperoleh nilai P value 0,001 (<0,05). Diharapkan dengan penelitian ini dapat memberikan informasi kepada ibu bersalin bahwa minyak atsiri dapat mengurangi intensitas nyeri pada persalinan yang bertujuan mengurangi penggunaan efek farmakologi pada kesehatan ibu bersalin.
Hubungan Antara Pengetahuan Ibu Tentang Pola Makan Dan Riwayat BBLR Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 2-5 Tahun Di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Janji Kecamatan Bilah Barat Tahun 2022 Nurhidaya, Nurhidaya; Nuraini, Nuraini; Nurbaiti, Nurbaiti; Nurjannah, Nurjannah; Kartika Tampubolon, Delvi; Nababan, Tiarnida
JIDAN: Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 3 No. 1 (2023): Edisi Januari 2023
Publisher : UNIVERSITAS HAJI SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jidan.v3i1.476

Abstract

Stunting sebuah masalah gizi yang sangat serius merupakan masalah kekurangan gizi kronis yang disebabkan oleh kurang asupan zat gizi atau nutrisi dalam waktu cukup lama. Stunting pada balita dapat disebabkan oleh faktor asupan makanan atau pola makanan yang tidak seimbang, berat badan lahir rendah (BBLR) dan riwayat penyakit. Tingkat pengetahuan yang baik seorang ibu tentang pola makan mempengaruhi sikap dan tindakan dalam memperhatikan status gizi anaknya sehingga dapat mencegah terjadinya stunting pada anak. Anak dengan BBLR yang diiringi dengan konsums makanan yang tidak adekuat, pelayanan kesehatan yang tidak layak, dan sering terjadi infeksi pada masa pertumbuhan akan terus mengakibatkan terhambatnya pertumbuhan dan menghasilkan anak yang kejadian pendek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu tentang pola makan dan BBLR dengan kejadian stunting pada balita usia 2-5 tahun di wilayah kerja UPT Puskesmas Janji Kecamatan Bilah Barat Tahun 2022. Jenis penelitian ini ialah penelitian analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Hasil uji chi square pertama didapatkan nilai p-value sebesar 0,000 sehingga di artikan terdapat hubungan antara pengetahuan ibu tentang pola makan dengan kejadian stunting pada balita usia 2-5 tahun di wilayah kerja UPT Puskesmas Janji Kecamatan Bilah Barat tahun 2022. Hasil uji chi square kedua didapatkan nilai p-value sebesar 0,000 sehingga di artikan terdapat hubungan antara BBLR dengan kejadian stunting pada balita usia 2-5 tahun di wilayah kerja UPT Puskesmas Janji Kecamatan Bilah Barat tahun 2022. Diharapkan dengan penelitian ini dapat dimanfaatkan Puskesmas Janji Kecamatan Bilah Barat untuk merencanakan program edukasi ibu tentang pola makan serta perbaikan gizi penduduk terlebih pada anak-anak.
Hubungan Pengetahuan Terhadap Perilaku Pencegahan Keputihan Pada Siswi Di SMK Malaka Jakarta Randayani Lubis, Dinni; Fadila Putri, Riszka
JIDAN: Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 3 No. 1 (2023): Edisi Januari 2023
Publisher : UNIVERSITAS HAJI SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jidan.v3i1.477

Abstract

World Health Organization (WHO) menaksirkan satu dari dua puluh remaja putri mengalami keputihan setiap tahunnya. Prevalensi keputihan di seluruh dunia adalah 75% namun di Indonesia 70% wanita termasuk remaja pernah mengalaminya. Personal hygiene merupakan suatu keharusan untuk dijaga kebersihannya karena kebersihan dari personal hygine akan berdampak pada kesehatan dan perilaku seseorang, maka sangat penting untuk dimemperhatikan. Salah satu dampak kurangnya menjaga personal hygiene adalah terjadinya keputihan, Infeksi Salurah Kemih (ISK), dan kemungkinan terjadi kanker leher rahim. Banyaknya remaja yang kurang pengetahuan tentang personal hygiene menyebabkan remaja putri melakukan perilaku personal hygiene yang kurang baik (Rohmah, 2016). Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan pengetahuan dengan perilaku pencegahan keputihan pada siswi di SMA Malaka. Penelitian ini menggunakan desain analitik yaitu desain deskriptif untuk mencari hubungan antara variabel. Responden pada penelitian ini adalah sejumlah 60 orang dengan mengunakan total sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner. Dari hasil uji bivariat didapatkan hasil adanya hubungan pengetahuan terhadap perilaku pencegahan keputihan dengan p value 0,004 dan adanya hubungan kejadian keputihan terhadap perilaku pencegahan keputihan dengan p value 0,003. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan mayoritas siswi pernah mengalami keputihan. Diharapkan untuk lebih diperbanyak kembali informasi-informasi seputar kesehatan reproduksi.
Analisis Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Dampak Kecemasan Dalam Menghadapi Persalinan Di Klinik Hj. Khaifah Kelurahan Tegal Sari II Kota Madya Medan Lady Lusiana Manalu, Harauly
JIDAN: Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 3 No. 1 (2023): Edisi Januari 2023
Publisher : UNIVERSITAS HAJI SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jidan.v3i1.490

Abstract

Persalinan merupakan akhir dari kehamilan dimana ibu hamil akan merasakan kegelisahan dan ketidaknyamanan jasmaniah, hal ini akan berpengaruh terhadap psikologis ibu. Jika hal ini dibiarkan, maka akan berdampak negatif terhadap ibu dan bayinya, khususnya pada dampak kecemasan ibu hamil dalam menghadapi persalinan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana analisis pengetahuan ibu hamil tentang dampak kecemasan dalam menghadapi persalinan di klinik Hj. Khaifaah kel. Tegal Sari II Kota Madya Medan tahun 2019. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptip denganxdesain cross sectional. Hasil analisis distribusi frekuensi diperoleh bahwa pengetahuan ibu hamil tentang dampak kecemasan dalam menghadapi persalinan mayoritas pengetahuan kurang sebanyak 14 orang (46,7%) dan minoritas kategori pengetahuan baik sebanyak 6 orang (20%). Kesimpulannya pengetahuan ibu hamil tentang dampak kecemasan dalam menghadapi persalinan di kategorikan kurang di klinik Hj. Khaifaah kel. Tegal Sari II Kota Madya Medan tahun 2019. Diharapkan dengan penelitian ini dapat memberikan informasi bahwa pengetahuan yang kurang tentang kecemasan dalam menghadapi persalinan dapat berdampak terhadap kecemasan ibu dalam menghadapi persalinan sehingga perlu diberikan pendidikan kesehatan
Perilaku Teknik Menyusui Yang Benar Di Wilayah Kerja Puskesmas Sidomulyo Pekanbaru Andriani, Andriani; Sri Wahyuni, Rika
JIDAN: Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 3 No. 1 (2023): Edisi Januari 2023
Publisher : UNIVERSITAS HAJI SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jidan.v3i1.401

Abstract

Teknik menyusui adalah suatu cara pemberian ASI yang dilakukan oleh seseorang ibu kepada bayinya, demi mencukupi kebutuhan nurtisi bayi tersebut. Tanda menyusui yang tepat areola masuk ke mulut bayi, mulut bayi terbuka lebar, dagu bayi menempel ke payudara, bayi menghisap secara teratur. Peneliti ini bertujuan untuk mengetahui Perilaku Ibu Tentang Teknik Menyusui Yang Benar. Jenis penelitian ini bersifat kuantitatif, dengan desain deskriptif yang menggunakan data primer yang diperoleh dari kuesioner terhadap 98 ibu di Wilayah Kerja Puskesmas Sidomulyo Pekanbaru dengan teknik Accidential Sampling. Data yang diperoleh dengan cara univariat disajikan dalam table distribusi frekuensi. Pengolahan data dengan editing, coding, data entry, dan tabulating. Hasil penelitian yang diperoleh dari ibu yang memiliki bayi umur 0-24 bulan mayoritas responden memiliki pengetahuan rendah sebanyak 55 responden (56,1%), mayoritas memiliki sikap positif sebanyak 59 responden (60,2%), dan mayoritas ibu yang tidak melakukan teknik menyusui yang baik dan benar pada bayinya sebanyak 66 responden (67,3%).
Ketepatan Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) Oleh Ibu Di Rumah Bersalin Mitra Ananda Palembang Tahun 2018 Anggrainy Dencik, Devina
JIDAN: Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 3 No. 1 (2023): Edisi Januari 2023
Publisher : UNIVERSITAS HAJI SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jidan.v3i1.437

Abstract

Makanan pendamping ASI (MP-ASI) adalah makanan atau minuman yang mengandung gizi, diberikan kepada bayi atau anak usia 6-24 bulan untuk memenuhi kebutuhan gizi selain ASI. MP-ASI berupa makanan padat atau cair diberikan secara bertahap sesuai dengan usia dan kemampuan pencernaan bayi. Pada usia 6-24 bulan ASI hanya menyediakan ½ kebutuhan gizi bayi. Dan pada usia 12-24 bulan ASI menyediakan 1/3 dari kebutuhan nutrisinya. Sehingga MP ASI sebaiknya diberikan saat bayi berusia 6 bulan (Kemenkes RI, 2014). Dengan menggunakan desain penelitian survey analitik. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi 6-12 bulan di Rumah Sakit Bersalin Mitra Ananda Palembang yang berjumlah 52 responden. Sampel dalam penelitian ini adalah accidental sampling yaitu ibu yang memiliki bayi usia 6-12 bulan yang berjumlah 52 responden di RS Bersalin Ananda Mitra Palembang tahun 2018. Dari 52 responden, responden yang memberikan ASI Eksklusif tepat waktu dalam pemberian MP-ASI 30 responden (57,7,%), yang tidak tepat waktu sebanyak 22 responden (42,3%). Dari 52 responden yang memberikan ASI eksklusif yang benar dalam pemberian MP-ASI sebanyak 30 responden (57,7%) dan yang tidak tepat dalam memberikan MP-ASI sebanyak 22 responden (42,3%). Di atas responden yang memberikan MP-ASI, jumlah ibu bekerja dengan jenis yang tepat dalam pemberian MP-ASI sebanyak 16 (72,7%) dan jenis yang salah sebanyak 6 responden (27,3%). Terdapat 15 (50,0%) ibu yang tidak bekerja pada jenis MP-ASI yang tepat dan ibu yang tidak memiliki jenis MP-ASI yang tepat (15,0%). Diharapkan petugas kesehatan di Rumah Sakit Bersalin Mitra Ananda dapat memberikan informasi tentang pentingnya pemberian MP ASI pada bayi.
Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Ibu Hamil Dalam Mengkonsumsi Tablet Fe Di Rumah Bersalin Mega Palembang Triyanti, Dempi; Oktapianti, Rika
JIDAN: Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 3 No. 1 (2023): Edisi Januari 2023
Publisher : UNIVERSITAS HAJI SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jidan.v3i1.440

Abstract

Menurut WHO (World Health Organization) tahun 2010 mencatat bahwa 40% kematian ibu di negara berkembang berkaitan dengan anemia dalam kehamilan. Penyebab paling umum dari anemia pada kehamilan adalah kekurangan zat besi (Proverawati,2011). Ibu yang mengalami anemia tidak dapat menoleransi kehilangan darah seperti perempuan sehat tanpa anemia.Ibu hamil di Rumah Bersalin Mega tahun 2019 berjumlah 656 orang Dalam setahun, dari sekian jumlah ibu hamil di Rumah Bersalin Mega terdapat 53 orang ibu hamil yang mengalami anemia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Ibu Hamil Dalam Mengkonsumsi Tablet Fe Di Rumah Bersalin Mega Palembang. Desain penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan rancangan penelitian Cross Sectional. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu seluruh hamil yang mengalami anemia di Rumah Bersalin Mega Palembang pada bulan September - Desember 2019 berjumlah 53 responden. Tehnik Pengambilan sampel secara accidental sampling. Analisa yang digunakan univariat dan bivariat dengan uji Chi -Square. Penelitian dilakukan di Rumah Bersalin Mega Palembang. Berdasarkan analisa univariat didapatkan ibu hamil yang patuh sebanyak 63,3 % lebih besar dari ibu hamil yang tidak patuh sebanyak 37,7 %. Pengetahuan baik sebanyak 50,9 % lebih besar dari kurang baik sebanyak 49,1%. Sikap baik sebanyak 45,3 % lebih kecil dari sikap kurang baik sebanyak 54,7 %. tindakan baik sebanyak 54,7 % lebih besar dari tindakan kurang baik sebanyak 45,3%. Berdasarkan data bivariat didapatkan hasil ada hubungan pengetahuan (p value =0,000 ) dengan nilai OR 8,000, sikap (p value = 0.009) dengan nilai OR 1,678. tindakan (p value = 0,000), dengan nilai OR 2,453. Disarankan kepada petugas Rumah Bersalin Mega Palembang agar melakukan peningkatan program promosi serta memberikan pendidikan kesehatan pada ibu hamil tentang pentingnya mengkonsumsi tablet besi (Fe) selama kehamilan.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemilihan Alat Kontrasepsi KB Suntik 3 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Mesidah Kabupaten Bener Meriah Provinsi Aceh Tahun 2022 Rahmita, Rahmita; Ratna Dewi, Eva; Natalia Sinuhaji, Lidya; Putri Damanik, Lisa
JIDAN: Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 3 No. 1 (2023): Edisi Januari 2023
Publisher : UNIVERSITAS HAJI SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jidan.v3i1.442

Abstract

Pada tahun 2019, Populasi dunia mencapai 7,7 miliar jiwa. Jumlah ini akan meningkat 1,08% dari 2018 setara dengan 7,6 miliar orang. Selama dekade terakhir, populasi dunia telah tumbuh terus pada tingkat tahunan sebesar 1-1,2% per tahun. Pada tahun 2050 populasi dunia diperkirakan hanya tumbuh sebesar 0,53%.Berdasarkan laporan kinerja Kementerian Kesehatan Aceh tahun 2021, rasio kematian ibu merupakan ukuran tingkat pelayanan yang diberikan kepada ibu saat melahirkan. Angka kematian ibu di Aceh tahun 2017-2020 bersifat fluktuatif. Kematian ibu di Aceh pada tahun 2020 termasuk dalam kategori rendah. Tujuan penelitian mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi alat kontrasepsi KB suntik 3 bulan di Puskesmas Mesidah. Pelaksanaan penelitian di Wilayah Kerja Puskesmas Mesidah. Desain penelitian yang digunakan ialah deskriptif dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian adalah seluruh wanita yang berjumlah 92 orang. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner mengenai umur, pengetahuan, pendidikan, paritas dan pemilihan kontrasepsi KB Suntik 3 Bulan. Data dianalisis dengan uji Chi Square. Hasil Univariat 92 responden yang mayoritas umur responden berada pada kategori 21-35 tahun sebanyak 35 orang (38%), sebagian besar pengetahuan Cukup sebanyak 65 orang (70.7%), Sebagian besar pendidikan Menengah sebanyak 49 orang (53.5%), sebagian besar paritas berada pada kategori 2 sebanyak 28 orang (30.4%), sebagian besar suntik KB 3 Bulan berada pada kategori cukup sebanyak 76 orang (82.6%). Hasil Bivariat menunjukkan adanya hubungan faktor umur (pvalue=0,008), pengetahuan (pvalue=0,036), pendidikan pvalue=(0,05), dan paritas (pvalue=0,014) dalam pemilihan alat kontrasepsi KB suntik 3 Bulan. Untuk meningkatkan Promosi Kesehatan dan motivasi kesehatan melalui KIE (Komunikasi, Informasi, dan Edukasi) mengenai Keluarga Berencana dan alat-alat kontrasepsi tidak hanya melibatkan sarana di Lembaga Kesehatan tetapi juga seluruh para keluarga.