cover
Contact Name
Rizki Noviyanti
Contact Email
jidanunhaj20@gmail.com
Phone
+6282210320552
Journal Mail Official
jidanunhaj20@gmail.com
Editorial Address
universitas haji sumatera utara jln. Rumah sakit Haji Medan Medan Estate, Kabupaten Deli Serdang
Location
Kota binjai,
Sumatera utara
INDONESIA
JIDAN (JURNAL ILMIAH KEBIDANAN)
ISSN : -     EISSN : 27744671     DOI : https://doi.org/10.51771/jdn
Core Subject : Health,
JIDAN (JURNAL ILMIAH KEBIDANAN) adalah sebuah jurnal kebidanan yang menerbitkan karya ilmiah untuk akademisi, dan praktisi. JIDAN merupakan akses terbuka, menyambut dan mengundang artikel penelitian asli dan relevan di bidang kebidanan, serta studi pustaka dan laporan kasus khususnya di bidang kebidanan. Jurnal ini diterbitkan dua kali setahun..  Semua makalah diterbitkan segera setelah diterima. Penerbit JIDAN adalah UNIVERSITAS HAJI SUMATERA UTARA.
Articles 154 Documents
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN IBU TENTANG POLA MAKAN DAN RIWAYAT BBLR DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 2-5 TAHUN DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS JANJI KECAMATAN BILAH BARAT TAHUN 2022 Nurhidaya; Nuraini; Nurbaiti; Nurjannah; Delvi Kartika Tampubolon; Tiarnida Nababan
JIDAN: Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 3 No. 1 (2023): Edisi Januari 2023
Publisher : UNIVERSITAS HAJI SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Stunting sebuah masalah gizi yang sangat serius merupakan masalah kekurangan gizi kronis yang disebabkan oleh kurang asupan zat gizi atau nutrisi dalam waktu cukup lama. Stunting pada balita dapat disebabkan oleh faktor asupan makanan atau pola makanan yang tidak seimbang, berat badan lahir rendah (BBLR) dan riwayat penyakit. Tingkat pengetahuan yang baik seorang ibu tentang pola makan mempengaruhi sikap dan tindakan dalam memperhatikan status gizi anaknya sehingga dapat mencegah terjadinya stunting pada anak. Anak dengan BBLR yang diiringi dengan konsums makanan yang tidak adekuat, pelayanan kesehatan yang tidak layak, dan sering terjadi infeksi pada masa pertumbuhan akan terus mengakibatkan terhambatnya pertumbuhan dan menghasilkan anak yang kejadian pendek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu tentang pola makan dan BBLR dengan kejadian stunting pada balita usia 2-5 tahun di wilayah kerja UPT Puskesmas Janji Kecamatan Bilah Barat Tahun 2022. Jenis penelitian ini ialah penelitian analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Hasil uji chi square pertama didapatkan nilai p-value sebesar 0,000 sehingga di artikan terdapat hubungan antara pengetahuan ibu tentang pola makan dengan kejadian stunting pada balita usia 2-5 tahun di wilayah kerja UPT Puskesmas Janji Kecamatan Bilah Barat tahun 2022. Hasil uji chi square kedua didapatkan nilai p-value sebesar 0,000 sehingga di artikan terdapat hubungan antara BBLR dengan kejadian stunting pada balita usia 2-5 tahun di wilayah kerja UPT Puskesmas Janji Kecamatan Bilah Barat tahun 2022. Diharapkan dengan penelitian ini dapat dimanfaatkan Puskesmas Janji Kecamatan Bilah Barat untuk merencanakan program edukasi ibu tentang pola makan serta perbaikan gizi penduduk terlebih pada anak-anak.
HUBUNGAN PENGETAHUAN TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN KEPUTIHAN PADA SISWI DI SMK MALAKA JAKARTA Dinni Randayani Lubis; Riszka Fadila Putri
JIDAN: Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 3 No. 1 (2023): Edisi Januari 2023
Publisher : UNIVERSITAS HAJI SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

World Health Organization (WHO) menaksirkan satu dari dua puluh remaja putri mengalami keputihan setiap tahunnya. Prevalensi keputihan di seluruh dunia adalah 75% namun di Indonesia 70% wanita termasuk remaja pernah mengalaminya. Personal hygiene merupakan suatu keharusan untuk dijaga kebersihannya karena kebersihan dari personal hygine akan berdampak pada kesehatan dan perilaku seseorang, maka sangat penting untuk dimemperhatikan. Salah satu dampak kurangnya menjaga personal hygiene adalah terjadinya keputihan, Infeksi Salurah Kemih (ISK), dan kemungkinan terjadi kanker leher rahim. Banyaknya remaja yang kurang pengetahuan tentang personal hygiene menyebabkan remaja putri melakukan perilaku personal hygiene yang kurang baik (Rohmah, 2016). Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan pengetahuan dengan perilaku pencegahan keputihan pada siswi di SMA Malaka. Penelitian ini menggunakan desain analitik yaitu desain deskriptif untuk mencari hubungan antara variabel. Responden pada penelitian ini adalah sejumlah 60 orang dengan mengunakan total sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner. Dari hasil uji bivariat didapatkan hasil adanya hubungan pengetahuan terhadap perilaku pencegahan keputihan dengan p value 0,004 dan adanya hubungan kejadian keputihan terhadap perilaku pencegahan keputihan dengan p value 0,003. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan mayoritas siswi pernah mengalami keputihan. Diharapkan untuk lebih diperbanyak kembali informasi-informasi seputar kesehatan reproduksi.
ANALISIS PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG DAMPAK KECEMASAN DALAM MENGHADAPI PERSALINAN DI KLINIK HJ. KHAIFAH KELURAHAN TEGAL SARI II KOTA MADYA MEDAN Harauly
JIDAN: Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 3 No. 1 (2023): Edisi Januari 2023
Publisher : UNIVERSITAS HAJI SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persalinan merupakan akhir dari kehamilan dimana ibu hamil akan merasakan kegelisahan dan ketidaknyamanan jasmaniah, hal ini akan berpengaruh terhadap psikologis ibu. Jika hal ini dibiarkan, maka akan berdampak negatif terhadap ibu dan bayinya, khususnya pada dampak kecemasan ibu hamil dalam menghadapi persalinan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana analisis pengetahuan ibu hamil tentang dampak kecemasan dalam menghadapi persalinan di klinik Hj. Khaifaah kel. Tegal Sari II Kota Madya Medan tahun 2019. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptip denganxdesain cross sectional. Hasil analisis distribusi frekuensi diperoleh bahwa pengetahuan ibu hamil tentang dampak kecemasan dalam menghadapi persalinan mayoritas pengetahuan kurang sebanyak 14 orang (46,7%) dan minoritas kategori pengetahuan baik sebanyak 6 orang (20%). Kesimpulannya pengetahuan ibu hamil tentang dampak kecemasan dalam menghadapi persalinan di kategorikan kurang di klinik Hj. Khaifaah kel. Tegal Sari II Kota Madya Medan tahun 2019. Diharapkan dengan penelitian ini dapat memberikan informasi bahwa pengetahuan yang kurang tentang kecemasan dalam menghadapi persalinan dapat berdampak terhadap kecemasan ibu dalam menghadapi persalinan sehingga perlu diberikan pendidikan kesehatan
PENGARUH PEMBERIAN INFORMASI COVID-19 TERHADAP SIKAP IBU MEMBAWA BAYINYA UNTUK IMUNISASI CAMPAK DI KLINIK PRATAMA SUNGGAL Debi Novita Siregar; Yukita Sari Irawanti Lubis; Yuliza Yuliza; Yuniwasti Lase; Yuslinda Yuslinda; Yusnita Sari Siagian; Ruth Sarah Junita Saragih
JIDAN: Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 3 No. 1 (2023): Edisi Januari 2023
Publisher : UNIVERSITAS HAJI SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada bayi yang terinfeksi Covid-19 hanya menunjukkan gejala infeksi virus musiman seperti flu, batuk, dan demam hingga sering diabaikan oleh orangtua. Namun gejala tersebut merupakan ancaman, jika sampai terjadi infeksi pada bayi maka peluang paparan virus akan lebih besar ke komunitas yang lebih luas. Penyebaran virus Covid-19 ini dapat dihindari dengan Tidak keluar rumah dan berinteraksi pada hal-hal yang tidak perlu, akan tetapi hal ini akan menyebabkan kekhawatiran bagi para ibu-ibu yang memiliki bayi yang harus mendapatkan imunisasi. Tujuan Penelitian Mengetahui Pengaruh Pemberian Informasi Tentang Covid-19 Terhadap Perubahan Sikap Ibu Dalam Membawa Bayinya Untuk Melakukan Imunisasi Campak Di Klinik Pratama Sunggal Tahun 2022. Metode Penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian eksperimen dengan pendekatan one group pretest posttest, dengan menggunakan Uji statistic menggunakan uji Wilcoxon. Hasil Penelitian diketahui bahwa Sikap Ibu Sebelum dan sesudah mendapatkan informasi memiliki nilai Z -4.397 dan Asymp Sig sebesar 0,000 < 0,05 berarti ada Pengaruh perubahan Sikap Ibu Dalam Membawa Bayinya Untuk Melakukan Imunisasi Campak Di Klinik Pratama Sunggal Sebelum Dan Sesudah Diberikan Informasi. Kesimpulan bahwa pengetahuan yang didapatkan oleh seseorang dari orang lain dalam bentuk informasi akan dapat merubah pengetahuan seseorang sehingga perubahan pengetahuan seseorang tersebut akan berdampak pada perubahan sikap seseorang. Saran diharapkan bagi petugas Kesehatan untuk dapat memberikan informasi yang jelas tentang Covid-19 serta pentingnya imunisasi bagi bayi serta Perlunya setiap Ibu untuk mencari pengetahuan tentang Covid-19 serta pentingnya imunisasi bagi bayi.
PERILAKU TEKNIK MENYUSUI YANG BENAR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIDOMULYO PEKANBARU Andriani Andriani; Rika Sri Wahyuni
JIDAN: Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 3 No. 1 (2023): Edisi Januari 2023
Publisher : UNIVERSITAS HAJI SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknik menyusui adalah suatu cara pemberian ASI yang dilakukan oleh seseorang ibu kepada bayinya, demi mencukupi kebutuhan nurtisi bayi tersebut. Tanda menyusui yang tepat areola masuk ke mulut bayi, mulut bayi terbuka lebar, dagu bayi menempel ke payudara, bayi menghisap secara teratur. Peneliti ini bertujuan untuk mengetahui Perilaku Ibu Tentang Teknik Menyusui Yang Benar. Jenis penelitian ini bersifat kuantitatif, dengan desain deskriptif yang menggunakan data primer yang diperoleh dari kuesioner terhadap 98 ibu di Wilayah Kerja Puskesmas Sidomulyo Pekanbaru dengan teknik Accidential Sampling. Data yang diperoleh dengan cara univariat disajikan dalam table distribusi frekuensi. Pengolahan data dengan editing, coding, data entry, dan tabulating. Hasil penelitian yang diperoleh dari ibu yang memiliki bayi umur 0-24 bulan mayoritas responden memiliki pengetahuan rendah sebanyak 55 responden (56,1%), mayoritas memiliki sikap positif sebanyak 59 responden (60,2%), dan mayoritas ibu yang tidak melakukan teknik menyusui yang baik dan benar pada bayinya sebanyak 66 responden (67,3%).
KETEPATAN PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI ( MP ASI ) OLEH IBU DI RUMAH BERSALIN MITRA ANANDA PALEMBANG TAHUN 2018 Devina Anggrainy Devina
JIDAN: Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 3 No. 1 (2023): Edisi Januari 2023
Publisher : UNIVERSITAS HAJI SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makanan pendamping ASI (MP-ASI) adalah makanan atau minuman yang mengandung gizi, diberikan kepada bayi atau anak usia 6-24 bulan untuk memenuhi kebutuhan gizi selain ASI. MP-ASI berupa makanan padat atau cair diberikan secara bertahap sesuai dengan usia dan kemampuan pencernaan bayi. Pada usia 6-24 bulan ASI hanya menyediakan ½ kebutuhan gizi bayi. Dan pada usia 12-24 bulan ASI menyediakan 1/3 dari kebutuhan nutrisinya. Sehingga MP ASI sebaiknya diberikan saat bayi berusia 6 bulan (Kemenkes RI, 2014). Dengan menggunakan desain penelitian survey analitik. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi 6-12 bulan di Rumah Sakit Bersalin Mitra Ananda Palembang yang berjumlah 52 responden. Sampel dalam penelitian ini adalah accidental sampling yaitu ibu yang memiliki bayi usia 6-12 bulan yang berjumlah 52 responden di RS Bersalin Ananda Mitra Palembang tahun 2018. Dari 52 responden, responden yang memberikan ASI Eksklusif tepat waktu dalam pemberian MP-ASI 30 responden (57,7,%), yang tidak tepat waktu sebanyak 22 responden (42,3%). Dari 52 responden yang memberikan ASI eksklusif yang benar dalam pemberian MP-ASI sebanyak 30 responden (57,7%) dan yang tidak tepat dalam memberikan MP-ASI sebanyak 22 responden (42,3%). Di atas responden yang memberikan MP-ASI, jumlah ibu bekerja dengan jenis yang tepat dalam pemberian MP-ASI sebanyak 16 (72,7%) dan jenis yang salah sebanyak 6 responden (27,3%). Terdapat 15 (50,0%) ibu yang tidak bekerja pada jenis MP-ASI yang tepat dan ibu yang tidak memiliki jenis MP-ASI yang tepat (15,0%). Diharapkan petugas kesehatan di Rumah Sakit Bersalin Mitra Ananda dapat memberikan informasi tentang pentingnya pemberian MP ASI pada bayi.
HUBUNGAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH DENGAN STATUS GIZI BALITA DI DESA BATU BEDULANG KABUPATEN ACEH TAMIANG Sri Wahyuni, Devi; Nella Vista Purba, Agnes; Irma Suryani, Ade; Oni Fatmala, Cut; Eliani, Eliani; Novalinda Ginting, Chrismis
JIDAN: Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 3 No. 2 (2023): Edisi Juli 2023
Publisher : UNIVERSITAS HAJI SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jidan.v3i2.512

Abstract

Berat badan lahir rendah ialah bayi yang baru lahir dan diukur berat badannya langsung setelah kelahiran (24 jam pertama setelah kelahiran), dimana nilai berat badannya dibawah 2500 gram. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan BBLR dengan status gizi balita di Desa Batu Bedulang Wilayah Kerja Puskesmas Bandar Pusaka Kabupaten Aceh Tamiang. jenis penelitian menggunakan metode retrospective, yakni dengan case control, kasus ada 52 balita status gizi tidak baik dan kontrol 52 balita status gizi baik. Ditemukan hasil bahwa mayoritas balita tidak BBLR sebanyak 69 balita (66.4%) dan minoritas balita yang BBLR sejumlah 35 balita (33.6%). Terdapat hubungan antara BBLR terhadap kejadian status gizi balita dengan nilai p = 0,003, dan OR = 10,706. Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara BBLR dengan status gizi balita dengan p = 0.003 (p = <0,05), dan OR = 10.706, yang artinya balita yang mengalami BBLR memiliki resiko 10.706 kali lebih tinggi mengalami status gizi tidak baik ketimbang dengan balita yang berat badan lahir normal.
HUBUNGAN SUPLEMEN VITAMIN A DAN STATUS IMUNISASI DENGAN KEJADIAN INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT PADA BALITA Angraini, Rini; Alvionita, Vinny; Astuti, Astuti; Hasnia, Hasnia; Herawaty, Herawaty
JIDAN: Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 3 No. 2 (2023): Edisi Juli 2023
Publisher : UNIVERSITAS HAJI SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jidan.v3i2.611

Abstract

Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan berbagai infeksi yang mempengaruhi saluran pernafasan, mulai dari hidung, tenggorokan, bronkus, hingga paru-paru. ISPA merupakan salah satu penyakit yang paling umum terjadi pada manusia dan dapat disebabkan oleh berbagai jenis virus, seperti virus influenza, rhinovirus, coronavirus, dan lain-lain. Tujuan penelitan adalah mengetahui hubungan vitamin A dan status imunisasi dengan penyakit ISPA pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Pontap Tahun 2017. Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik dengan metode kuantitatif dengan desain cross sectional study. Populasi adalah balita sakit yang berkunjung ke Puskesmas Pontap pada bulan April sampai Juli 2017. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagian dari populasi yaitu 80 responden yang diambil dengan menggunakan teknik accidental sampling. Data dalam penelitian atau studi ini dikumpulkan melalui dua sumber utama, yaitu data primer dan data sekunder. Data primer merujuk pada data yang dikumpulkan secara langsung oleh peneliti melalui instrumen kuesioner atau lembar checklist dan wawancara. Data sekunder merujuk pada data yang telah ada sebelumnya dan dikumpulkan oleh pihak lain, seperti data dari lembaga pemerintah, publikasi, atau penelitian sebelumnya. Setelah data dikumpulkan, langkah selanjutnya adalah mengolah data menggunakan perangkat lunak analisis statistik seperti SPSS. Hasil dan kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan antara vitamin A dengan ISPA pada balita (p Value = 0,018 < 0,05) dan ada hubungan antara status imunisasi dengan ISPA pada balita (p Value = 0,026 < 0,05).
HUBUNGAN PENGGUNAAN KB SUNTIK 3 BULAN DENGAN USIA MENOPAUSE DI PUSKESMAS KECAMATAN ALASA Haslin, Sharfina; Megawati Sitorus, Friska; Sembiring, Rinawati
JIDAN: Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 3 No. 2 (2023): Edisi Juli 2023
Publisher : UNIVERSITAS HAJI SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jidan.v3i2.643

Abstract

Wanita memasuki masa menopause dengan usia yang berbeda beda tergantung pada faktor faktor yang mempengaruhinyaseperti menarche,psikis,jumlahanak,usia melahirkan,pemakaiankostrasepsi,merokok dan sosial ekonomi.Gangguan kesehatan yang merupakan risiko dari kejadian menopause dini diantaranya osteoporosis dan masalah jantung. Sebagian ibu mengeluh tidak dapat haid terutama pemakaian KB suntik3 bulan dan lambatnya kesuburan lagi setelah memakai KBsuntik dalam waktu yang lama. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah observasional dengan menggunkan desain cross sectionaldimana peneliti melakukan observasi/pengukuran variabel dependent dan independent dilakukan pada waktu yang sama. Uji statistik chi-square digunkan untuk mengetahui adanya hubungan penggunaan KB suntik 3 bulan dengan usia menopause. Setelah dilakukan penelitian terhadap 40 responden,pembahasan menganai hubungan pengggunaan KB suntik 3 bulan dengan usia menopause di UPTD Puskesmas Kecamatan Alasa Kabupaten NiasUtara. Hubungan penggunaan KB suntik 3 bulan dengan usia menopause P-value 0,000. Untuk mengukur menopause seseorang sebaiknya disertakan hasil pemeriksaan hormone reproduksi di dalam tubuh seorang wanita. Bagi petugas Kesehatan hendaknya aktif dalam sosialisasi tentang efek samping penggunaan KB hormonal jangka panjang.
HUBUNGAN STATUS PACARAN DENGAN SIKAP SEKS BEBAS PADA REMAJA PEREMPUAN Nurfitri, Nurfitri; Hasnia, Hasnia
JIDAN: Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 3 No. 2 (2023): Edisi Juli 2023
Publisher : UNIVERSITAS HAJI SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jidan.v3i2.647

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Responden dalam penelitian ini adalah remaja perempuan yang berkujung diwilayah penelitian (Alun-alun Lapangan Andi Makkasau Parepare) saat penelitian dilakukan, rata-rata pengunjung remaja perempuan dalam seminggu sebanyak 117 remaja perempuan. Responden yang digunakan sebanyak 50 remaja perempuan yang dikumpulkan dengan teknik incidental sampling yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis data menggunakan Chi-Square dengan nilai signifikan <5%. Remaja perempuan kebanyakan berpendidikan SMA sebanyak 20 remaja perempuan (40%), berusia 15-20 tahun sebanyak 35 remaja perempuan (72%), dan Remaja perempuan yang berstatus pacaran sebanyak 41 remaja perempuan (82%) dan positif bersikap seks bebas sebanyak 45 remaja perempuan (90%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan status pacaran dengan sikap seks bebas pada remaja perempuan dengan nilai korelasi positif antara variabel, semakin banyak remaja perempuan yang berstatus pacaran maka semakin banyak remaja perempuan yang memiliki sikap seks bebas positif.

Page 6 of 16 | Total Record : 154