Jurnal Administrasi Publik dan Kebijakan (JAPK)
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of public administrations and policies. JAPK, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of public policies and public administration areas as follows: 1. Bureaucracy and Administration Development 2. Decentralization and Regional Autonomy 3. Social Policy 4. Economic and Public Policy 5. Public Management and Governance 6. Regional Development Planning 7. Any specifics issues of public policy and management Articles published on research results and literature review with acceptable research methodologies, qualitative studies, quantitative studies, or a combination of both, statistical analysis, case studies, field research, and historical studies. JAPK received manuscripts from various related circles, such as relevant researchers, professors, students, policy-makers, scientists and others
Articles
46 Documents
ANALISIS PERENCANAAN PEMBANGUNAN PROGRAM RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) DI KOTA MEDAN
Imam aulia Pratama;
Jehan Ridho Izharsyah;
Hawa Maha Putri
Jurnal Administrasi Publik dan Kebijaka (JAPK) Vol 2, No 1 (2022): Jurnal Administrasi Publik dan Kebijakan (JAPK)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30596/japk.v2i1.10633
Ruang terbuka hijau yang ideal adalah 40% dari luas wilayah, selain sebagai sarana lingkungan juga dapat berfungsi untuk perlindungan habitat tertentu atau budidaya pertanian dan juga untuk meningkatkan kualitas atmosfer serta menunjang kelestarian air dan tanah. Ruang terbuka hijau adalah area memanjang atau jalur dan mengelompok, yang penggunaannya lebih bersifat terbuka, tempat tumbuh tanaman, baik yang tumbuh secara alamiah maupun yang sengaja ditanam. Proses untuk mewujudkan tujuan-tujuan pembangunan, penataan ruang sekaligus juga merupakan produk yang memiliki landasan hukum (legal instrument). Berdasarkan Undang-Undang Nomor 26 tahun 2007 tersebut, khususnya pasal 3, termuat tujuan penataan ruang, yakni mewujudkan ruang wilayah nasional yang aman, nyaman, produktif, dan berkelanjutan berlandaskan Wawasan Nusantara dan Ketahanan Nasional. Maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan mengunakan metode penelitian Kualitatif. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu, Pertama Untuk mengetahui bagaimana analisis perencanaan pembangunan program Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Medan, Kedua untuk mengetahui apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi Perencanaan Pembangunan Program Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Medan.
EFEKTIVITAS PENGEMBANGAN USAHA MINA PEDESAAN (PUMP) DALAM PENANGGULANGAN KEMISKINAN BAGI MASYARAKAT NELAYAN DI KOTA SIBOLGA
afriando hutbarat
Jurnal Administrasi Publik dan Kebijaka (JAPK) Vol 2, No 1 (2022): Jurnal Administrasi Publik dan Kebijakan (JAPK)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30596/japk.v2i1.8918
Masalah kemiskinan nelayan merupakan masalah yang bersifat multi dimensi sehingga untut menyelesaikannya di perlukan solusi yang menyeluruh, dan bukan solusi secara parsial. Kota Sibolga yang sebagian besar mata pencaharian masyarakatnya adalah sebagai nelayan, hal ini juga menunjukkan bahwa Kota Sibolga menjadi salah satu kawasan pesisir pantai yang terdapat angka kemiskinan yang cukup tinggi. PUMP Perikanan Tangkap fokus pada kelompok sasaran yang sudah di mulai tahun 2011 melalui pembinaan nelayan skala kecil yang tergabung dalam kelompok usaha bersama. Adanya Kelompok Usaha Bersama (KUB) oleh PUMP yang di bentuk oleh penyuluh PNS dari Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan Kota Sibolga dan juga penyuluh perikanan tenaga kontrak (PPTK) dari kementrian kelautan dan perikanan menjadi satu wadah bagi masyarakat nelayan dalam mensejahterakan diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Pengembangan Usaha Mina Pedesaan Bidang Perikanan Tangkap di Kota Sibolga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Deskriptif analisis kualitatif, dan pengumpulan data melalui wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Efektivitas Pengembangan Usaha Mina Pedesaan Bidang Perikanan Tangkap (PUMP-PT) di Kota Sibolga dapat dikatakan belum efektif dalam menanggulangi kemiskinan masyarakat nelayan di Kota Sibolga karena ketidakmampuan SDM masyarakat dalam mengelola bantuan yang di berikan pemerintah dalam bentuk uang tunai sehingga usaha prikanan para nelayan tidak bisa bertahan, yang mengakibatkan program PUMP-PT berlangsung tidak efektif sehingga program PUMP-PT terhenti sejak Tahun 2014 di Kota Sibolga.
INOVASI PELAYANAN PADA KEPOLISIAN SEKTOR KECAMATAN TAMPAN KOTA PEKANBARU
Rani Raztiani
Jurnal Administrasi Publik dan Kebijaka (JAPK) Vol 2, No 1 (2022): Jurnal Administrasi Publik dan Kebijakan (JAPK)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30596/japk.v2i1.10270
Pada era globaisasi ini, inovasi merupakan sebuah kebutuhan yang dipandang mampu untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, memaksimalkan potensi aparatur, mengembalikan kepercayaan masyarakat, serta mengatasi masalah patologi birokrasi yang sering terjadi. Salah satu perangkat daerah penyelenggara pelayanan publik yang terus berinovasi ialah Kepolisian Sektor Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru yang melakukan proses pelayanan dengan sistem aplikasi (online) dan layanan drive thru untuk pembuatan surat Laporan Kehilangan Barang dan Perpanjangan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui Inovasi Pelayanan Pada Kepolisian Sektor Kecamatan Tampan Kota Pekan Baru, serta faktor yang menjadi penghambat dari Inovasi Pelayanan Pada Kepolisian Sektor Kecamatan Tampan Kota Pekan Baru. Konsep teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori atribut inovasi Teori Inovasi Everett M. Rogers dalam Anjani et 2019. Adapun metode yang di gunakan oleh peneliti dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil yang didapat dalam penelitian ini menunjukan bahwa inovasi yang dilakukan oleh pihak Kepolisian Sektor Kecamatan Tampan masih belum sepenuhnya berjalan optimal, di karenakan dari pencapaian dari beberapa indikantor masih belum tercapai sepenuhnya. Adapun faktor-faktor yang menjadi penghambat dalam penelitian ini yaitu minimnya sumber daya anggaran, sarana dan prasarana yang belum memadai, kuranya pemahaman masyarakat tentang inovasi.Kata kunci: Inovasi, Pelayanan, Kepolisian Sektor Kecamatan Tampan
IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH KABUPATEN TAPANULI UTARA NOMOR 4 TAHUN 2016 DALAM RANGKA OPTIMALISASI PENGELOLAAN POTENSI EKONOMI DI DESA SUKAMAJU
sahrul al azhar nainggolan;
Dedi Amrizal
Jurnal Administrasi Publik dan Kebijaka (JAPK) Vol 2, No 1 (2022): Jurnal Administrasi Publik dan Kebijakan (JAPK)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30596/japk.v2i1.10326
Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sukamaju Kec. Pahae Jae, Kab. Tapanuli utara. Tujuan penelitian untuk mengetahui Pengelolaan Potensi Ekonomi di Desa Sukamaju dalam pendirian BUM Desa di Desa Sukamaju. Jenis penelitian yang digunakan dengan metode deskriptif dengan pengelolaan data kualitatif, yaitu metode yang digunakan untuk membedah suatu fenomena dan peristiwa dan menjabarkan dalam bentuk kalimat dan bahasa berdasarkan hasil temuan di lapangan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan bahwa diketahui peraturan kabupaten tapanuli utara nomor 4 tahun 2016 ini telah terimplementasi namun belum sepenuhnya optimal dan terlaksanakan secara sempurna, hal ini diketahui berdasarkan pada kategorisasi penelitian seperti adanya upaya mencapai tujuan kebijakan pendirian BUM Desa belum optimal dikarenakan sebelumnya tidak adanya program dan kegiatan dalam memperhatikan potensi ekonomi di Desa Sukamaju. Upaya melakukan sosialisasi pengelolaan potensi ekonomi sudah terlaksana dan dilakukan oleh pengurus BUMDes Maju Bersama. Kemudian proses Administrasi pengelolaan potensi ekonomi oleh BUMDes telah dilaksanakan untuk saat ini walaupun masih dalam upaya perbaikan prosedur pelayanan yang lebih baik lagi. Selanjutnya adanya pembuatan suatu keputusan yang dilakukan BUMDes sudah terlaksana sejak adanya perubahan struktur kepengurusan, diketahui bahwa adanya tindakan agenda dan program yang telah ditentukan untuk dicapai kedepannya. Adapun hambatan selama ini dalam mengoptimalkan potensi ekonomi di Desa Sukamaju yaitu disebabkan kurangnya perhatian dan program dari BUMdes Sukamaju terhadap sumber daya alam yang memiliki potensi ekonomi.
STRATEGI MANAJEMEN ORGANISASI DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN KADER PEREMPUAN DI DPD GOLKAR TEBING TINGGI
lira ayunda;
ananda mahardika
Jurnal Administrasi Publik dan Kebijaka (JAPK) Vol 2, No 1 (2022): Jurnal Administrasi Publik dan Kebijakan (JAPK)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30596/japk.v2i1.10629
Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui Bagaimana Strategi Manajemen Organisasi Dalam Upaya Meningkatkan Keaktifan Kader Perempuan Di DPD Golkar Tebing Tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan. Partai Golongan Karya (Golkar) Melaksanakan kegiatan ilmiah yang bertemakan kesetaraan gender, Melaksanakan bakti sosial yang dimotori oleh bagian perempuan Partai Golkar Selalu melibatkan kader perempuan untuk berperan aktif dalam penyelenggaraan setiap acaranya dan memberikan semangat kepada kader perempuan bahwa perempuan juga bisa menjadi pemimpin, khusus dalam pencalonan ataupun kampanye selain sesuai Affirmative Action. Akan tetapi memaksimalkan kualitas kader perempuan yang mencalonkan diri dengan pembekalan pembekalan pelatihan dan kegiatan pengkaderan.Secara fungsional pengawasan organisasi untuk pengembangan tugas dan fungsi peran kaum perempuan DPD Golkar Tebing Tinggi telah menjalankan fungsi Pengawasan Untuk Memastikan Jalan Proses Perencanaan dengan baik. Demikian juga dengan adanya adanya motivasi sebagai keberhasilan organisasi yang dilaksanakan oleh DPD Partai Golkar Tebing Tinggi beserta sayap organisasi kader perempuan produktif dalam orientasi strategi manajemen organisasi dalam upaya meningkatkan keaktifan kader perempuan di DPD Golkar Tebing Tinggi.
Meningkatkan Modal Sosial Yang Berkelanjutan Melalui Pemberdayaan Kelompok Tani Kopi Di Desa Blang Sentang, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah
eriawan kenali;
Sohibul Ansor Siregar
Jurnal Administrasi Publik dan Kebijaka (JAPK) Vol 1, No 2 (2021): Jurnal Administrasi Publik dan Kebijakan (JAPK)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30596/japk.v1i2.11420
Penelitian ini berfokus pada Meningkatkan Modal Sosial Yang Berkelanjutan Melalui Pemberdayaan Kelompok Tani Kopi Di Desa Blang Sentang Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah. Dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana model-model adaptasi yang dilakukan oleh kelompok tani di desa ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknis analisis data primer seperti observasi, wawancara, dan studi dokumen. Sedangkan teknis analisis data meliputi reduksi data, sajian data, hingga penarikan kesimpulan. Kesimpulan bahwasannya Meningkatkan Modal Sosial Yang Berkelanjutan Melalui Pemberdayaan Kelompok Tani Kopi Di Desa Blang Sentang Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah layak dan berhasil dilakukan. Karena Kelompok tani kopi dan masyarakat telah merasakan manfaat adanya modal sosial kesejahteraan masyarakat meningkat. Saran yang direkomendasi peneliti sebagai bahan evaluasi guna Meningkatkan Modal Sosial Yang Berkelanjutan Melalui Pemberdayaan Kelompok Tani Kopi Di Desa Blang Sentang Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah adalah pemerintahan desa lebih meningkatkan lagi keterlibatan dalam kegiatan sosial secara inisiatif membuat pertemuan-pertemuan, bersilaturahmi, pengajian bersama, dan penyuluhan terkait pertanian. Agar terciptanya perubahan untuk pengembangan produktivitas pada kelompok tani kopi di desa ini.
PERAN PEMBINAAN KOPERASI SIMPAN PINJAM DAN PEMBIAYAAN SYARIAH (KSPPS) OLEH DINAS KOPERASI DAN UMKM KOTA PADANG
haviztsa, dava;
mubarak, Aidil
Jurnal Administrasi Publik dan Kebijaka (JAPK) Vol 2, No 2 (2022): Jurnal Administrasi Publik dan Kebijakan (JAPK)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30596/japk.v2i2.12218
Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui peran pembinaan koperasi simpan pinjam dan pembiayaan syariah di Dinas Koperasi dan UMKM Kota Padang. Prosedur dan strategi purposive sampling digunakan untuk mengidentifikasi informan peneliti dalam penelitian metode deskriptif kualitatif. Untuk metode pengumpulan data, digunakan observasi dan wawancara serta dokumentasi. Peneliti menggunakan metodologi triangulasi metode untuk menilai keandalan data. Sementara untuk menggunakan reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan sebagai teknik analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pembinaan Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah oleh Dinas Koperasi dan UMKM belum terlaksana secara maksimal karena kurangnya segi sumber daya manusia. Kendala internal yang dihadapi kurangnya keterampilan manajerial terhadap pekembangan usaha koperasi dan kurangnya kemampuan dalam memanfaatkan teknologi. Sementara itu kendala eksternalnya adalah kurangnya tenaga professional.
PENGAWASAN ATASAN LANGSUNG PELAKSANAAN PEMBERIAN VAKSIN BAGI SISWA SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN KOTAPINANG
MALINDA, FITRIA;
SYAFRUDDIN, SYAFRUDDIN
Jurnal Administrasi Publik dan Kebijaka (JAPK) Vol 2, No 2 (2022): Jurnal Administrasi Publik dan Kebijakan (JAPK)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30596/japk.v2i2.11663
Pelaksanaan pemberian vaksin merupakan suatu program yang dilaksanakan oleh pemerintah dalam mencegah terjadinya penularan virus Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pengawasan atasan langsung dinas kesehatan dalam pelaksanaan pemberian vaksin bagi siswa sekolah dasar di kecamatan Kotapinang. Vaksinasi anak diatur sesuai Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/6688/2021 tentang pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6-11 Tahun. Salah satu yang melaksanakan program vaksin yaitu SD Negeri 112224 Kotapinang, karena disekolah ini memiliki jumlah siswa relatif banyak. Pengawasan atasan langsung memiliki peran penting dalam pelaksanaan pemberian vaksin yaitu melakukan pengorganisasian, pembinaan personil, prosedur, pencatatan dan pelaporan. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode deskritif dengan pendekatan kualitatif dengan jenis data primer dan data sekunder diperoleh melalui wawancara dengan narasumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan atasan langsung berjalan dengan baik hal ini dibuktikan oleh terlaksananya pengawasan atasanĀ langsung dari Dinas Kesehatan melalui pengorganisasian, pembinaan personil, prosedur, pencatatan dan pelaporan. Pelaksanaan vaksin di sekolah dasar ini dapat dikatakan berhasil karena semua peserta termasuk guru telah memperoleh vaksin dan disertai dengan sertifikat vaksin. Masukkan dari penelitian ini adalah dengan terus menerus melakukan pemantauan terhadap vaksinasi.
PERTIMBANGAN PEMBENTUKAN NAGARI DEFINITIF SUNGAI CUBADAK KECAMATAN BASO KABUPATEN AGAM PROVINSI SUMATERA BARAT
muhammad naufal rajif
Jurnal Administrasi Publik dan Kebijaka (JAPK) Vol 2, No 2 (2022): Jurnal Administrasi Publik dan Kebijakan (JAPK)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30596/japk.v2i2.12200
Penelitian ini dilakukan di Nagari Persiapan Sungai Cubadak Kecamatan Baso Kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat, Penulis melakukan penelitian untuk mengetahui apasaja yang menjadi pertimbangan dalam pembentukan Nagari Defenitif Sungai Cubadak Kecamatan Baso Kabupaten Agam berdasarkan indikator penelitian prakarsa masyarakat nagari, asal usul, adat istiadat, kondisi sosial budaya masyarakat nagari dan kemampuan dan potensi nagari. Dalam penelitian ini penulis menggunakan dasar penelitian study deskriptif dimana objek atau masalah yang diteliti kemudian dianalisis secara menyeluruh sebagai satu kesatuan yang terintegritas dengan tujuan akan memperoleh informasi dari sejumlah informan. Untuk teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Di dalam penelitian ini penulis menggunakan data primer dan data sekunder sebagai acuan dalam mengambil data. Mengenai pendefenitifan Nagari Sungai Cubadak Tinggal menunggu keputusan dari Kabupaten karena syarat dalam pembentukan nagari defenitif telah dipenuhi.
Upaya Peningkatan Kinerja Melalui Strategi Pengupahan Di PT. PELNI Cabang Batam
Agnes, Annisa;
Khairiah, Nalil
Jurnal Administrasi Publik dan Kebijaka (JAPK) Vol 2, No 2 (2022): Jurnal Administrasi Publik dan Kebijakan (JAPK)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30596/japk.v2i2.11513
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Upaya Peningkatan Kinerja Melalui Strategi Pengawasan Pengupahan Di PT. PELNI Cabang Batam. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, yaitu prosedur pemecahan fenomena dan peristiwa yang menjabarkan dalam bentuk kalimat serta bahasa berdasarkan hasil temuan di lapangan. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa Upaya Peningkatan Kinerja Melalui Strategi Pengawasan Pengupahan Di PT. PELNI Cabang Batam sudah sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 Tentang Pengupahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengawasan meliputi keakuratan data dalam pengupahan, koordinasi antar sub-bidang, pelaporan lisan dan tertulis, serta evaluasi pelaksanaan masih belum maksimal. Hal ini dikarenakan pengupahan hanya dilihat dari laporan kehadiran atau absensi, beberapa faktor teknis dan non-teknis, yaitu pada faktor non-teknis antara lain: koordinasi kerjasama antar bidang yang belum memadai baik dari Sumber Daya Manusia (SDM) yang kurang berkualitas dan berkuantitas, kurangnya pelatihan SDM dalam penggunaan aplikasi. Selanjutnya pada faktor teknis, yakni: kerusakan jaringan saat pengisian absensi di aplikasi, titik koordinat GPS yang belum sempurna. Oleh sebab itu penelitian ini merekomendasikan agar Peningkatan Kinerja Melalui Pengawasan Pengupahan dapat berjalan transparansi dan sistematis, maka dilakukan evaluasi yang berkelanjutan guna meningkatkan inovasi pengawasan internal dalam pengupahan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di perusahaan dan memberikan pertanggungjawaban secara lengkap, akurat, dan tepat waktu.