cover
Contact Name
Aprilia Nurul Chasanah
Contact Email
aprilianurul@untidar.ac.id
Phone
+62293364113
Journal Mail Official
abdipraja@untidar.ac.id
Editorial Address
Universitas Tidar Jalan Kapten Suparman 39, Magelang Utara, Magelang, Jawa Tengah 56116
Location
Kota magelang,
Jawa tengah
INDONESIA
ABDIPRAJA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat)
Published by Universitas Tidar
ISSN : 27458415     EISSN : 27461823     DOI : 10.31002/abdipraja
ABDIPRAJA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu di antaranya: Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Kedokteran Kesehatan Teknik Bahasa Ekonomi Sosial Humaniora Agama dan Filsafat Seni Desain dan Media
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2024): Maret" : 6 Documents clear
PENGUATAN EKONOMI PESANTREN MELALUI LITERASI EDUKASI LINGKUNGAN, PENGELOLAAN KEUANGAN, DAN PROMOSI DIGITAL Muhlisin, Ahmad; Setyawan, Supanji; Yusuf, Cahyo; Yoshinta, Rolisda; Siswanto, Siswanto
ABDIPRAJA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol 5, No 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/abdipraja.v5i1.8414

Abstract

Pondok Pesantren merupakan lembaga pendidikan untuk mengembangkan sumberdaya manusia yang religius dan berdaya saing. Kemajuan pondok pesantren tergantung dari kemandirian ekonomi pesantren dalam mengoptimalkan potensi yang dimilikinya. Oleh karena itu tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini 1) meningkatkan keterampilan pengelolaan lingkungan hidup; 2) meningkatkan keterampilan pengelolaan keuangan; dan 3) meningkatkan keterampilan promosi digital. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri atas tahap persiapan, tahap pelaksanaan melalui demontrasi dan praktik secara langsung, dan tahap evaluasi dengan menggunakan lembar evaluasi sebelum dan setelah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan 1) peningkatan rata-rata keterampilan pengelolaan lingkungan hidup sebesar 23,8 pada etika lingkungan, 24,9 pada perawatan tanaman, dan 29,5 pada pemahaman kegiatan berbasis lingkungan hidup; 2) peningkatan rata-rata keterampilan pengelolaan keuangan sebesar 25,1 pada transaksi keuangan, 33,4 pada jurnal keuangan, dan 40,2 pada laporan keuangan; dan 3) peningkatan rata-rata keterampilan promosi digital sebesar 39 pada desain inovatif dan 38,9 pada pemasaran berbasis digital. Berdasarkan hal tersebut disimpulkan penguatan kemandirian ekonomi pesantren dapat ditingkatkan melalui peningkatan pengelolaan lingkungan hidup, pengelolaan keuangan, dan peningkatan promosi digital. Upaya tindak lanjut yang dapat dilaksanakan dengan kerja sama pelatihan lanjutan untuk membuat koperasi ekonomi pondok pesantren.
Peningkatan Pengelolaan Kelas Guru MI di Kecamatan Bandongan Melalui Pelatihan dan Pendampingan Pengembangan Model Pembelajaran Kooperatif Franita, Yesi; Hendrastuti, Zuida Ratih; Nurizkytha, Ervinna; Setiawan, Rifqi Ahlul
ABDIPRAJA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol 5, No 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/abdipraja.v5i1.8107

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi adanya permasalahan mitra, yaitu masih banyaknya guru di MIS Raudlatuddin Salamkanci dan MIS Al Ulum Wonolelo Kecamatan Bandongan yang menggunakan metode dan model pembelajaran konvensional berupa ceramah dalam mengajar, sehingga situsi pembelajaran cenderung monoton dan kurang menarik minat siswa. Selain itu, minimnya pelatihan yang diterima oleh guru dari kedua sekolah mitra membuat para guru juga memiliki referensi yang terbatas terkait model-model pembelajaran kooperatif. Program kemitraan masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam pengelolaan kelas melalui pengembangan dan penerapan model pembelajaran kooperatif, sehingga pengetahuan yang diperoleh selama kegiatan pelatihan dan pendampingan dapat langsung digunakan oleh guru di kelas. Pelatihan dilaksanakan dengan ceramah dan diskusi, praktik merancang model pembelajaran, dan simulasi penggunaan model pembelajaran. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Instrumen yang digunakan sebagai evaluasi kegiatan ini berupa angket respon peserta. Hasil dari kegiatan ini, yakni meningkatnya kemampuan dan keterampilan guru-guru dari kedua sekolah mitra dalam hal merencanakan, mengembangkan, dan menerapkan model-model pembelajaran kooperatif. Berdasarkan kegiatan pengabdian yang telah dilaksanakan, secara garis besar dapat disimpulkan bahwa guru dari sekolah mitra mendapatkan manfaat dari kegiatan pengabdian dalam hal peningkatan pengelolaan kelas melalui merancang, mengembangkann, dan menerapkan model pembelajaran kooperatif dengan rerata sebesar 85% dan merasa cukup puas dengan kegiatan yang dilaksanakan berdasarkan angket respon peserta dengan persentase sebesar 82,63%.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGEMBANGAN POJOK LITERASI KEBENCANAAN DI DESA RAHTAWU KECAMATAM GEBOG KABUPATEN KUDUS Maulana, Muhammad Rizqi
ABDIPRAJA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol 5, No 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/abdipraja.v5i1.8539

Abstract

Desa Rahtawu yang berada di Lereng Pegunungan Muria sering mengalami bencana longsor akibat hujan tinggi dan tanah labil. Kurangnya mitigasi dan dukungan stakeholder adalah permasalahan utama. Dalam 20 tahun terakhir, terjadi empat bencana besar dengan korban jiwa. Mahasiswa UKMF Tabularasa menginisiasi literasi bencana melalui Program Peningkatan Kapasitas Ormawa Tabularasa (PPK Ormawa) dengan tema “Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengembangan Pojok Literasi Kebencanaan di Desa Rahtawu Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus”. Tujuan program ini untuk memberi pemahaman kebencanaan kepada masyarakat Desa Rahtawu dengan adanya lima pojok literasi kebencanaan. Pojok literasi ini terdapat program unggulan kelompok wirausaha yang berbeda sebagai bentuk tabungan bencana. Maka tercipta masyarakat yang sadar bencana dengan upaya pra-bencana, saat bencana, dan pasca bencana. Metode yang digunakan kegiatan ini adalah ABCD (Asset Based Community Development) melakukan observasi, wawancara, memberikan pretest dan post test kepada warga untuk mengetahui tingkat pemahaman warga. Hasilnya tercipta 5 pojok literasi dengan kepengurusan yang berbeda pada tiap pojok literasinya. Dari program ini tercipta adanya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap bencana dan cara menanganinya. Kemudian adanya 5 pojok literasi ini menjadi kelompok yang tangguh bencana dengan produk unggulan yang dikembangkan menjadi penghasilan tambahan warga Desa Rahtawu.
PENGUATAN KARAKTER PROFIL PELAJAR PANCASILA MELALUI GERAKAN CINTA LINGKUNGAN DI SDN KEDUNGSARI 1 DAN SDN KEDUNGSARI 5 KOTA MAGELANG Novitasari, Novitasari; Rizal, Muhammad Daniel Fahmi
ABDIPRAJA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol 5, No 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/abdipraja.v5i1.8523

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk melaksanakan penguatan profil pelajar Pancasila melalui Gerakan cinta lingkungan di SDN Kedungsari 1 dan SDN Kedungsari 5 Kota Magelang. Penguatan profil pelajar Pancasila melalui Gerakan cinta lingkungan yang akan dilaksanakan diharapkan mampu mendorong siswa SD untuk memahami dampak aktivitas manusia baik jangka pendek maupun jangka panjang terhadap kelangsungan kehidupan di lingkungan sekitarnya maupun di dunia. Kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui tiga tahap. Pada tahapan pertama, dilaksanakan pengukuran kemampuan awal peserta sebelum dilaksanakan kegiatan pengabdian. Berdasarkan hasil pengukuran awal, diperoleh kesimpulan bahwa siswa di kedua sekolah mitra memerlukan pendampingan dalam penguatan profil pelajar Pancasila. Pada tahapan kedua, dilaksanakan kegiatan pemberian materi, diskusi, dan penugasan terkait penguatan profil pelajar Pancasila melalui gerakan cinta lingkungan. Pada tahapan ketiga, penguatan karakter profil pelajar Pancasila melalui gerakan cinta lingkungan dilaksanakan dengan menggambar, refleksi dan posttest. Berdasarkan pada perbandingan hasil skor pretest dan posttest siswa pada kedua sekolah mitra dapat dikatakan bahwa terdapat peningkatan pemahaman siswa tentang profil pelajar Pancasila melalui gerakan cinta lingkungan.
PENGEMBANGAN INOVASI EDU WISATA SEJARAH NAPAK TILAS DIPONEGORO (DUWI SEGORO) DI DESA KALIREJO Nuratika, Fauziah Diah; Fajar, Hanifan Nur; Sasantri, Saktya Wening
ABDIPRAJA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol 5, No 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/abdipraja.v5i1.7990

Abstract

ABSTRAKDesa Kalirejo berada di Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang yang memiliki luas wilayah/km2 sebesar 6,79 km2 dan jumlah penduduk 5065 jiwa. Dari hasil survei dan wawancara bersama pihak desa, kami mendapatkan data bahwa Desa Kalirejo memiliki potensi yang sangat besar, terutama pada sektor wisata. Salah satu potensi di desa tersebut adalah Sejarah Napak Tilas Diponegoro. Akan tetapi, permasalahan yang dihadapi yakni potensi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal oleh pihak Karang Taruna Desa Kalirejo. Adanya penurunan daya tarik wisatawan merupakan salah satu berhentinya aktivitas pariwisata di Desa Kalirejo dalam bidang wisata dan ekonomi yang mengakibatkan turunnya jumlah pengunjung, serta minimnya inovasi dalam pemanfaatan potensi wisata di Desa Kalirejo yang menjadikan permasalahan tersebut perlu diatasi. Rendahnya tingkat pengetahuan pengunjung mengenai peristiwa sejarah Napak Tilas Diponegoro yang ada di desa tersebut menjadi permasalahan yang ada. Selain itu, tingkat pengetahuan dan ketertarikan masyarakat terkait urgensi kelestarian sejarah yang ada di Desa Kalirejo masih perlu ditingkatkan. Solusi yang diberikan atas permasalahan yang dihadapi yaitu Program Duwi Segoro. Program ini memiliki tujuan untuk menyusun konsep dan struktural pengelolaan berupa peningkatan dan pengoptimalan potensi sumber daya manusia, sumber daya alam, dan sejarah yang nantinya akan menghasilkan luaran berupa wawasan keterampilan baru oleh Karang Taruna di Desa Kalirejo.Kata Kunci: Desa Wisata, Kalirejo, Karang Taruna,  ABSTRACTKalirejo Village is located in Salaman Sub-district, Magelang District, which has an area/km2 of 6.79 km2 and a population of 5065 people. From the survey results and interviews with the village, we obtained data that Kalirejo Village has enormous potential, especially in the tourism sector. One of the potentials in the village is the Diponegoro Napak Tilas History. However, the problem faced is that this potential has not been optimally utilized by the Kalirejo Village Youth Organization. The decline in tourist attraction is one of the cessation of tourism activities in Kalirejo Village in the tourism and economic fields which has resulted in a decrease in the number of visitors, as well as the lack of innovation in the utilization of tourism potential in Kalirejo Village which makes these problems need to be overcome. The low level of knowledge of visitors about the historical events of Napak Tilas Diponegoro in the village is an existing problem. In addition, the level of knowledge and interest of the community regarding the urgency of historical preservation in Kalirejo Village still needs to be improved. The solution given to the problems faced is the Duwi Segoro Program. This program aims to develop concepts and structural management in the form of increasing and optimizing the potential of human resources, natural resources, and history which will produce outputs in the form of new skills insights by Youth Organization in Kalirejo Village.Keywords: Kalirejo, Youth Organization, Village Tourism.
PENGUATAN PENGELOLAAN KEUANGAN BUMDES MANUNGGAL DADI MULYO DESA KWADUNGAN GUNUNG BERDASARKAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (SAK) SEBAGAI UPAYA MENUJU DESA MANDIRI Khotijah, Siti Afidatul; Atika, Atika
ABDIPRAJA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol 5, No 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/abdipraja.v5i1.8007

Abstract

The aim of the Community Partnership Program (PKM) is to provide financial management training for BUMDes Manunggal Dadi Mulyo, Kwadungan Gunung Village. BUMDes Manunggal Dadi Mulyo, Kwadungan Gunung Village has been around for a long time, but it went into hiatus and has only been restarted in the last few years. The manager of BUMDes Manunggal Dadi Mulyo, Kwadungan Gunung Village, has not carried out financial management according to financial accounting standards and also does not have the expertise to prepare financial reports. This service is carried out by providing training to the manager of BUMDes Manunggal Dadi Mulyo, Kwadungan Gunung Village, so that the manager is expected to be able to prepare financial reports independently as an effort towards an independent village. The training is not only given in theoretical form, but participants also practice recording financial reports using an application that can be installed on a smartphone, making it easier for participants to record their finances.

Page 1 of 1 | Total Record : 6