cover
Contact Name
Noneng Siti Rosidah
Contact Email
noneng.strosidah@uika-bogor.ac.id
Phone
+6281384417091
Journal Mail Official
bahrum.subagiya@uika-bogor.ac.id
Editorial Address
Jalan K. H. Sholeh Iskandar KM. 2, Kedung Badak, Tanah Sereal, RT.03/RW.10, Kedungbadak, Kec. Tanah Sereal, Kota Bogor, Jawa Barat 16162
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Prophetic Guidance and Counseling Journal
ISSN : -     EISSN : 27227936     DOI : http://dx.doi.org/10.32832/pro-gcj
Core Subject : Education,
The scope of the Pro-GCJ Journal is Islamic Guidance and Counseling, Child and Youth Counseling, Adult and Elderly Counseling, Family Counseling, School Counseling, Higher Education Counseling, Crisis and Risk Counseling, Occupational Counseling, Cyber Counseling, Educational Counseling, Educational Psychology, School Counseling, Higher Education Counseling, Higher Education Counseling, Crisis and Risk Counseling, Work Counseling, Cyber Counseling, Educational Counseling, Educational Psychology, Counseling and Guidance, Counseling Rehabilitation, Use of technology in Counseling, Counseling and Guidance for Special Education, and Counselor Education.
Articles 50 Documents
Telaah Kritis Worldview Psikologi dan Konseling Kontemporer Rizka Nur Hamidah; Rusdi Kasman
Prophetic guidance and counseling journal Vol 3 No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Bimbingan Konseling dan Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro-gcj.v3i1.11483

Abstract

The hegemonization of Western Psychology in the Modern Psychology and Counseling scene cannot be denied. This situation can certainly have a negative impact on a Muslim, because the development of western counseling is static and is strongly influenced by the western worldview. Syed Naquib Al Attas is a Muslim scholarship who has a deep view of the current Western concept of counseling. One of the concepts developed by Syed Naquib Al Attas is the Islamic worldview. In this study, the researcher used a library research method using a qualitative approach. The results of the study show that the worldview in modern psychology that is currently developing is undeniably full of the dominance of subjective western psychologists' thoughts, which are influenced by their socio-cultural background. In the scientific study of counseling, there is a strong influence from the worldview of psychology and western counseling on the currently developing science of counseling, namely the worldview that is not yet Islamic. Abstrak Hegemonisasi Psikologi Barat dalam kencah pemikiran Psikologi dan konseling Modern  tidak dapat dipungkiri. Situasi ini tentunya bisa berdampak buruk bagi seorang Muslim, sebab perkembangan konseling barat bersifat statis dan sangat dipengaruhi worldview barat itu sendiri. Pengaruh worldview barat pada ilmu psikologi dan konseling kontemporer perlu ditelaah kembali agar dapat diterapkan secara proporsional dalam pengembangan ilmu psikologi dan konseling Islami. Pada penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian kepustakaan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Pada hasil penelitian menunjukkan bahwa Cara pandang alam (worldview) pada psikologi dan konseling modern mendominasi pemikiran psikolog barat yang subjektif, yang terpengaruh latar sosio-kulturalnya. Dalam kajian keilmuan konseling terdapat pengaruh yang kuat dari worldview psikologi dan konseling barat yang terhadapat ilmu konseling yang berkembang saat ini adalah worldview barat.
Pemberian Konseling Islam Terhadap Penurunan Kecemasan Anniez Rachmawati Musslifah; Faqih Purnomosid; Dhian Riskiana Putri; Sri Ernawati
Prophetic guidance and counseling journal Vol 3 No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Bimbingan Konseling dan Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro-gcj.v3i1.14283

Abstract

Islamic counselling plays an important role in anticipating various potential problems in the world of education. This paper aims to determine the effect of providing Islamic counselling on reducing anxiety in Sahid University Surakarta students. This study uses a quantitative approach with the Quasi Experiment Non Equivalent Control Group method. The population was 28 students who were divided into 2 (two) classes. The research instrument in this study used an observation sheet. Normality test; homogeneity test; and hypothesis testing were conducted in data analysis. The results showed that there was a significant effect of using Islamic counselling with reduced anxiety. Abstrak Konseling Islam memegang peran penting dalam mengantisipasi berbagai potensi problematika di dunia pendidikan. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian konseling Islam terhadap penurunan kecemasan pada mahasiswa Universitas Sahid Surakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Quasi Experiment Non Equivalent Control Group. Populasi sebanyak 28 mahasiswa yang terbagi menjadi 2 (dua) kelas. Instrumen penelitian dalam penelitian ini menggunkan lembar observasi. Uji normalitas; uji homogenitas; dan uji hipotesis dilakukan dalam analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan konseling Islam dengan penurunan kecemasan.
Regulasi Emosi pada Korban Bullying di SMP Batik Surakarta Aufi Rahma Fahrunisa
Prophetic guidance and counseling journal Vol 3 No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Bimbingan Konseling dan Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to find out about how the form of emotional regulation shown in victims of bullying and the causes that can be accepted in victims of bullying to not respond to bullying. This research is a qualitative research with descriptive approach. Data collection techniques using observation, interviews and documentation. The subjects involved in this study amounted to seven students of 7, 8 and 9 grade of SMP Batik Surakarta. The results are in accordance with the aspects of emotional regulation that cause victims to adjust to the bullying experienced, among others: (1) the ability to monitor emotions, namely the belief of individuals to understand the whole process that occurs in a problem, such as realizing the bullying actions that victims get and choose to respond calmly, (2) the ability to evaluate emotions, namely the ability of individuals to manage emotions experienced, such as choosing to play with other friends as a diversion of emotions felt, (3) the ability to modify emotions is the ability of individuals to change emotions into self-motivation, the victim has the motivation to focus on studies that are being pursued and improve academic achievement to be able to make the victim's parents happy. Based on the results of the study concluded that the high level of emotional regulation possessed by the victim makes the victim does not respond to the actions of the perpetrator, so that the victim is quite able to limit the impact of bullying so as not to reach too far into the victim's life and assume that the act of bullying experienced is only temporary. The form of attitude that is carried out on the victim of bullying so as not to retaliate for the bullying committed by the perpetrator is the existence of supporting factors such as victim awareness to focus on school in order to get satisfactory grades and graduate well, as well as the belief in the victim that the characteristics and properties of different people. Bullying victims get bullying actions also caused by low interpersonal skills. The victim's inability to interact causes the victim to be less able to blend in with the school environment so that the victim is considered a quiet individual and becomes an easy target for bullies. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang bagaimana bentuk regulasi emosi yang ditunjukkan pada korban bullying serta penyebab yang dapat diterima pada korban bullying hingga tidak membalas tindakan bullying. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengambilan data menggunakan observasi, wawancara serta dokumentasi. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini berjumlah tujuh orang siswa-siswi kelas 7, 8 dan 9 SMP Batik Surakarta. Adapun hasil yang sesuai dengan aspek regulasi emosi yang menyebabkan korban dapat menyesuaikan diri terhadap bullying yang dialaminya antara lain: (1) Kemampuan memonitor emosi yaitu keyakinan individu untuk memahami keseluruhan proses yang terjadi pada suatu masalah, seperti menyadari tindakan bullying yang korban dapatkan serta memilih untuk menyikapi dengan tenang, (2) Kemampuan mengevaluasi emosi yaitu kemampuan individu untuk mengelola emosi yang dialami, seperti memilih bermain dengan teman lain sebagai pengalihan emosi yang dirasakan, (3) Kemampuan memodifikasi emosi yaitu kemampuan individu untuk merubah emosi menjadi motivasi diri, korban memiliki motivasi untuk memfokuskan diri pada studi yang sedang ditempuh dan meningkatkan prestasi akademik untuk dapat membahagiakan orang tua korban. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa tingginya tingkat regulasi emosi yang dimiliki oleh korban membuat korban tidak membalas tindakan pelaku, sehingga korban cukup mampu membatasi dampak bullying agar tidak terlalu jauh menjangkau kehidupan korban dan menganggap bahwa tindakan bullying yang dialami hanya sementara. Bentuk sikap yang dilakukan pada korban bullying sehingga tidak membalas perbuatan bullying yang dilakukan pelaku yaitu adanya faktor pendukung seperti kesadaran korban untuk fokus pada sekolah agar mendapatkan nilai yang memuaskan dan lulus dengan baik, juga keyakinan dalam diri korban bahwasanya karakteristik dan sifat orang yang berbeda-beda. Korban bullying mendapatkan tindakan bullying juga disebabkan karena rendahnya kemampuan interpersonal yang dimiliki. Ketidakmampuan korban untuk berinteraksi menyebabkan korban kurang mampu untuk membaur dengan lingkungan sekolah sehingga korban dianggap sebagai individu yang pendiam dan menjadi target yang mudah bagi para pelaku bullying.
Dorongan Bawah Sadar dan Pengendalian Emosi Menurut Alquran Mirawati
Prophetic guidance and counseling journal Vol 3 No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Bimbingan Konseling dan Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro-gcj.v3i1.14658

Abstract

A person's ability to control his emotions shows that humans are able to maintain self-confidence. humans are also a mirror of one's maturity in dealing with any circumstances and subconscious drives have a role in moving humans to fulfill their own activities controlling emotional forms, the purpose of this writing is to find out emotional impulses based on the Koran and how to overcome them. The research approach used is qualitative with the method of literature review or library research. This research focuses on the study of subconscious drives related to emotions in the Qur'an. Library sources come from the Qur'an and the interpretations of expert tafsir scholars. about and secondary sources, namely writing in books or journals related to discussion variables. The analysis used includes collecting data, content analysis and conclusions. The Qur'an contains emotional drives such as anger, forgiveness, sadness, empathy, love and compassion. In addition, the Qur'an teaches about managing emotions. Abstrak Kemampuan seseorang dalam mengendalikan emosinya menunjukkan bahwa manusia mampu menjaga kepercayaan diri. manusia juga merupakan cermin kedewasaan seseorang dalam menghadapi keadaan apa pun dan dorongan bawah sadar memiliki peran dalam menggerakkan manusia memenuhi aktivitas diri mengendalikan bentuk emosi, tujuan penulisan ini untuk mengetahui dorongan emosi berdasarkan Alquran dan cara mengatasinya. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode kajian literatur atau library research. Penelitian ini berfokus pada kajian dorongan alam bawah sadar terkait emosi dalam Alquran. Sumber Pustaka berasal dari Alquran dan tafsir ulama ahli tafsir. Sumber sekunder yaitu tulisan pada buku atau jurnal terkait variabel pembahasan. Analisis yang digunakan meliputi mengumpulkan data, analisis isi dan kesimpulan. Alquran berisi dorongan emosi seperti marah, memaafkan, kesedihan, empati, cinta dan kasih sayang. Selain itu, Alquran mengajarkan tentang pengelolaan emosi.
Peran Orang Tua Dalam Mengatasi Stres Sekolah Online Melalui Keterampilan Psychological First Aid (PFA) Rusdi Kasman; Nuha Lutfiah; Hadining; Hafsah Nur Afifah; Hikmah Khamelia; Hanisa
Prophetic guidance and counseling journal Vol 3 No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Bimbingan Konseling dan Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  The situation of the Corona Virus Disease 2019 pandemic or Covid-19 which is endemic throughout the world, including Indonesia.These conditions have changed every field of human life, one of which is the field of education. The government then determined that the learning process was carried out at home through online or distance learning to provide a meaningful learning experience for students. Online learning has an impact on students, both positively and negatively. One of the negative impacts is psychological pressure. The written idea submitted is an idea related to efforts to deal with online school stress faced by students during the COVID-19 pandemic. The alleviation of the problem in question is through the Psychological First Aid skill approach. Ways to realize PFA activities include, preparing the PFA concept to deal with online school stress by students. Next, ideas are submitted to the education and culture office to be known and provide legality. Socialization of PFA ideas to schools at every level of education. Abstrak         Situasi pandemi Corona Virus Disease 2019 atau dikenal Covid-19 yang mewabah seluruh dunia termasuk Indonesia. Kondisi tersebut telah merubah setiap bidang kehidupan manusia, salah satunya adalah bidang pendidikan. Pemerintah kemudian menetapkan proses belajar dilaksanakan di rumah melalui pembelajaran daring (Online) atau jarak jauh dilaksanakan untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa. Pembelajaran daring memiliki dampak kepada peserta didik, baik secara positif maupun negatif. Salah satu dampak negatif adalah tekanan psikologis. Gagasan tertulis yang diajukan adalah gagasan terkait upaya penanganan stres sekolah Online yang dihadapi peserta didik selama masa pandemi covid-19. Pengentasan permasalahan yang dimaksud melalui pendekatan keterampilan Psychological First Aid. Cara merealisasikan kegiatan PFA meliputi, Penyusunan konsep PFA untuk mengatasi stres sekolah Online oleh mahasiswa Selanjutnya, gagasan diajukan ke dinas pendidikan dan kebudayaan untuk diketahui serta memberikan legalitas Sosialisasi gagasan PFA ke sekolah di setiap jenjang pendidikan.  
Islamic Education Guidance for Elderly at Pertapis Senior Citizen and Fellowship Home (PSCFH) Einon Bte Mohd Taib; Imas Kania Rahman
Prophetic guidance and counseling journal Vol 3 No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Bimbingan Konseling dan Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maturity is not an indication of age but its development depends on the primary education in Islam nurtured since young. A person needs to equip themselves with religious knowledge to prepare them for the Day of Reckoning and it is found that not all elderly is as well equipped. As such, the objective of this article is to study how senior citizen at Pertapis Senior Citizen and Fellowship Home (PSCFH) are guided in their Islamic Education. The research was planned to be conducted in person at PSCFH through interviews, observation and documentation. However, the Covid-19 pandemic had affected the method due to Safety Management System, as an alternative, the research was conducted through phone interviews, video observation, information found from YouTube and websites as to collect all the relevant data. These are then analyzed using triangulation. It was found that in PSCFH had prioritized religious education guidance for the elderly. Alongside to this, the mission and vision by PSCFH is to provide psychological care towards health and wellness of the elderly, so as to benefit the elderly and not cause issues in the society. It is suggested that the religious education is supplemented with Fiqh studies concerning daily living other than reading the Al-Quran only. The elderly is encouraged to Zikir more as to strengthen faith to be closer to Allah and motivates them to be peaceful and independent. Abstrak         Kematangan sesaorang bukanlah bergantung kepada usia, tetapi perkembangan kematangan adalah dari latar belakang Pendidikan Ilmu agama yang diwarisi. Pengetahuan agama perlu diperoleh sebagai bekal diri untuk bertemu kepada Allah pada hari kebangkitan dan ternyata tidak semua warga tua yang memilikinya. Dengan demikian tujuan penulisan ini menyasarkan kepada warga tua usia lanjut untuk mendapatkan bimbingan Pendidikan Agama Islam di rumah kebajikan Muhibbah Warga Tua Pertapis. Penelitian seharusnya dilakukan secara penelitian lapangan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, tetapi ketika penulisan ini untuk diselesaikan, dunia sedang mengalami wabah covid-19. Oleh yang demikian penelitian secara tatap muka terbatas dengan adanya system  jarak jauh yang dikuat kuasakan. Sebagai alternatif, penelitian dilakukan secara wawancara ditalian, video observasi, menggali informasi melalui akun youtube dan jaringan alam maya untuk mengumpulkan maklumat yang asli. Ianya di Analisa dengan triangulasi. Hasil dari penelitian, terdapat bimbingan pengajian agama dalam pendidikan rohani yang diutamakan untuk orang tua lansia dirumah kebajikan ini. Sejajar dengan Pendidikan agama, penjagaan lansia melalui psikologi yang mengarah kepada kesihatan dan kesejahteraan menjadi  misi dan visi, supaya dapat memberi menafaat kepada lansia dan tidak melahirkan isu-isu kebimbangan kepada masyarakat. Sebagai saranan, bimbingan agama perlu disentuh lebih banyak kepada ilmu ‘fiqh’ yang berkaitan dengan kehidupan harian selain dari membaca al-Quran sahaja. Mengggalakan lebih banyak berzikir supaya lansia dapat meningkatkan keimanan dengan lebih mendekati kepada Allah dan ini akan mendorong lansia lebih merasa tenang dan berdikari.
Guidance of Sex Education for Pre-Puberty Children: Study at Darul Muttaqein Bogor Norhayati Binti Khalil; Imas Kania Rahman
Prophetic guidance and counseling journal Vol 3 No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Bimbingan Konseling dan Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro-gcj.v3i1.7402

Abstract

Sex education is a comprehensive education that needs to be disclosed publicly to pre-puberty-children aged between 7 to 10 years old. To ensure that they understood the meaning of life and are not being affected by western ideology. Providing sex education in Islam is very important to find their true identity and understand the concept of life as a Muslim when they reached puberty. This article aims to find out knowledge taught to pre-puberty age children about sex education. This research used qualitative methods, combining library researched (pedagogies aspect) and field researched (psychologist aspect). The results showed that the guidance of sex education about the body anatomy and their relevance to faith, worship, and sharia is to ensure that the child understands their responsibility and to adopt good morals in life. Abstrak         Pendidikan seks merupakan pendidikan komprehensif yang perlu didedahkan kepada anak pra-akil baligh berumur antara 7 hingga 10 tahun. Ini memastikan mereka memahami erti kehidupan dan tidak terpengaruh dengan ideologi Barat. Menyediakan pendidikan seks dalam Islam adalah penting untuk mencari identitas kebenaran mereka dan memahami konsep kehidupan sebagai seorang Muslim apabila mereka mencapai usia akil baligh. Tujuan artikel ini adalah untuk mengetahui apa yang diajar kepada kanak-kanak umur pra-akil baligh tentang pendidikan seks. Kaedah kualitatif digunakan dalam penyelidikan ini dengan menggabungkan penelitian perpustakaan (aspek paedegogis) dan penyelidikan lapangan (aspek psikologi). Hasil kajian menunjukkan bimbingan pendidikan seks mengenai anatomi tubuh dan kaitannya dengan iman, ibadah dan syariat adalah untuk memastikan anak memahami tanggungjawab mereka dan menyesuaikan akhlak yang baik dalam kehidupan
Virus N-Ach dalam Quran: Dorongan Beragama, Berkompetisi, dan Motivasi Berprestasi Siti Maulida Asmarani; Ahmad Afifullah
Prophetic guidance and counseling journal Vol 3 No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Bimbingan Konseling dan Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro-gcj.v3i2.15157

Abstract

The study of psychological science in the Qur’an and Hadiths is still a controversy among Muslims. This is the case in the epistemological and methodological questions, even the questions arise in the scope of fiqh, fardhu or non-fardhu. The problem specifically affects the study of psychology in the Qur’an, one of which is related to needs and motivation. This research aims to find various incentives or motivations in the Qur’an and Hadiths embedded in a mental virus or N Ach virus. The focus on writing is religious encouragement, competitive encouragement and achievement encouragement. The method used is the study of literature with in-depth analysis and then conclusion. The results of research show that religious encouragement is an important part that cannot be separated from the Qur’an and Hadiths. The Qur’an makes the religion of man a fitrah and a pure confession when man is in danger. Then, the Prophet (peace be upon him) competed in the Qur’an and Hadith to compete in good things to happiness in the world, such as achieving trouble in career and work, household and other things, and competing for good in the Hereafter. In the Qur’an and Hadith, it is said that in this world and in the Hereafter, the people of the world and the world will be blessed. Abstrak Kajian ilmu psikologi dalam Alquran dan Hadits masih menjadi polemik bagi kalangan muslim. Hal ini terjadi pada persoalan epistemologi dan metodologi, bahkan persoalan tersebut menjalar pada lingkup fiqih, fardhu atau tidak fardhu. Permasalahan tersebut secara spesifik berdampak pada kajian psikologi dalam Alquran, salah satunya yaitu berkaitan dengan kebutuhan dan motivasi. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan berbagai dorongan atau motivasi dalam Alquran dan Hadits terkait virus mental atau virus N Ach. Adapun fokus pada tulisan adalah dorongan beragama, dorongan berkompetisi dan dorongan berprestasi. Metode yang digunakan adalah kajian literatur dengan analisis secara mendalam kemudian menyimpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dorongan beragama merupakan bagian penting yang tidak dapat dilepas pisahkan dalam Alquran dan Hadits. Alquran menjadikan dorongan beragama sebagai fitrah manusia dan pengakuan murni ketika manusia berada dalam ancaman. Kemudian, Dorongan berkompetisi dalam Alquran dan hadits mengajak manusia untuk berkompetisi dalam hal kebaikan untuk meraih kebahagiaan di dunia, seperti mencapai kesusksesan dalam karir dan pekerjaan, rumah tangga dan lainnya serta berkompetisi untuk meraih kebahagiaan di akhirat. Adapun dorongan berprestasi dalam Alquran dan Hadits untuk menjadi bagian dari muslim untuk meraih prestasi dalam kehidupan di dunia dan akhirat.
Virus Need of Achievement Pada Motivasi Beragama BJ Habibie dalam Novel Ainun-Habibie Rusdi Kasman; Siti Maria Huaida
Prophetic guidance and counseling journal Vol 3 No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Bimbingan Konseling dan Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro-gcj.v3i2.15158

Abstract

The purpose of this research is to find out the Need Achevement Virus on BJ Habibie's religious motivation in the novel Ainun Habibie. The aspects of religious motivation focused on in this research are aspects of religious nature and obligations; aspects of obtaining peace and safety; aspects of overcoming frustration; aspects of fulfilling social demands; and aspects of getting praise, prestige and prestige. This type of research is library research, with a qualitative research approach. The primary data source is the novel Ainun Habibie. Data analysis uses content analysis with stages including data collecting, data display, data reducing and conclusion and verification. The results showed that BJ Habibie's religious motivation in the aspect of nature and obligation showed a good religious motive; in the motive of obtaining peace, safety to overcome frustration showed a good religious motive; in the aspect of religious motives to fulfil social demands showed a fairly good religious motive; and in religious motives to get praise, prestige and prestige showed a fairly good religious motive. Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Virus Need Achevement pada motivasi beragama BJ Habibie dalam novel Ainun Habibie. Aspek motivasi beragama yang difokuskan dalam penelitian ini adalah aspek fitrah dan kewajiban beragama; aspek memperoleh ketenangan dan keselamatan; aspek mengatasi frustasi; aspek memenuhi tuntutan sosial; dan aspek mendapatkan pujian, gengsi dan prestise. Jenis penelitian ini adalah penelitian pustaka, dengan pendekatan penelitian kualitatif. Sumber data primer adalah novel Ainun Habibie. Analisis data menggunakan content analysis dengan tahapan meliputi data collecting, data display, data reducing dan conclusion and verification. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dorongan motivasi beragama BJ Habibie pada aspek fitrah dan kewajiban menunjukkan motif beragama yang baik; pada motif memperoleh ketenangan, keselamatan mengatasi frustasi menunjukkn motif beragama yang baik; pada aspek motif beragama untuk memenuhi tuntutan sosial menujukkan motif beragama yang cukup baik; dan pada motif beragama untuk mendapatkan pujian, gengsi dan prestise menujukkan motif beragama yang cukup baik.
Sibling Rivalry And Aggressiveness On The Student Of MTSN 4 Banda Aceh Ria Muranda; Nurdin Bakrie; Rawdhah Binti Yasa
Prophetic guidance and counseling journal Vol 3 No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Bimbingan Konseling dan Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro-gcj.v3i2.15159

Abstract

One of the conflicts that often arises in fraternal relationships is sibling rivalry. Sibling rivalry is a competition or an effort to outperform each other among siblings that also occurs during adolescence, to fight over things like attention, and love of parents. Sibling rivalry in adolescents can lead to aggressiveness. One serious aspect in sibling rivalry is that the pattern of bad relationships such as showing aggressive behavior which becomes a pattern of social relations that teenagers will take out of the house to be applied in relationships with peers. This study aimed to determine how the relationship between sibling rivalry and aggressiveness on the students of MTsN 4 Banda Aceh. This research used quantitative methods with the technique of determining non-random sampling samples, namely purposive sampling. The population in this study were all students of MTsN 4 Banda Aceh totaling 314 students with 117 students as the samples. The results showed that there was a positive relationship between sibling rivalry with aggressiveness on the students of MTsN 4 Banda Aceh. With analysis based on the Pearson correlation test shows that the value of r = 0.423 is a positive correlation, p = 0,000 (p <0.05). From the results of the analysis, it can be stated that there is a significant positive relationship between sibling rivalry with aggressiveness on the students of MTsN 4 Banda Aceh. Abstrak Salah satu konflik yang sering timbul pada hubungan persaudaraan adalah sibling rivalry. Sibling rivalry merupakan persaingan atau usaha saling mengungguli antar saudara kandung yang juga terjadi pada masa remaja, untuk memperebutkan sesuatu seperti perhatian, dan cinta orang tua. Sibling rivalry pada remaja dapat memicu timbulnya agresivitas. Salah satu aspek yang serius dalam sibling rivalry, bahwa pola hubungan buruk seperti menunjukkan perilaku agresif ini sering menjadi pola hubungan sosial yang akan dibawa remaja keluar rumah untuk diterapkan dalam hubungannya dengan teman sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan sibling rivalry dengan agresivitas pada siswa MTsN 4 Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik penentuan sampel non random sampling yaitu purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa MTsN 4 Kota Banda Aceh berjumlah 314 siswa dengan diperoleh sampel 117 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara sibling rivalry dengan agresivitas pada siswa MTsN 4 Kota Banda Aceh. Dengan analisis berdasarkan uji korelasi Pearson dan menunjukkan bahwa nilai r= 0,423 merupakan korelasi positif, p=0,000 (p<0,05). Dari hasil analisis tersebut dapat dikatakan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara sibling rivalry dengan agresivitas pada siswa MTsN 4 Kota Banda Aceh.