cover
Contact Name
Ahmad SIboy
Contact Email
siboysalman@unisma.ac.id
Phone
+628121736158
Journal Mail Official
annahdhoh@unisma.ac.id
Editorial Address
Jl. MT. Haryono 193 Malang 65144
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
An Nahdhoh Jurnal Kajian Islam Aswaja
ISSN : 27766748     EISSN : 27770443     DOI : 10.33474
Core Subject : Religion,
AN-NAHDLOH Jurnal Kajian Islam Aswaja adalah jurnal yang menampung dan mempublikasikan tulisan hasil penelitian atau opini yang berkaitan dengan islam ahlussunnah wal jama’ah secara umum dan luas atau bersifat lintas disiplin keilmuan yang diterbitkan oleh Lembaga Pengkajian Islam Keaswajaan Universitas Islam Malang
Articles 59 Documents
Tinjauan Status Nasab Seorang Anak di Luar Nikah dalam Pandangan Hukum Islam (Menurut Madzhab Syafi’i) Umma Rosyidah, Mufti
An Nahdhoh Jurnal Kajian Islam Aswaja Vol. 3 No. 1 (2023): An Nahdhoh Jurnal Kajian Islam Aswaja
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/annahdhoh.v3i1.19993

Abstract

In this study, researchers will analyze the clarity of lineage status of children out of wedlock in the view of Islamic law according to the Shafi'i school of thought. The research method used is normative legal research. This type of research is library research. In this study, the lineage of children born out of wedlock in the view of Islamic law according to the Syafi'i school of thought is children born less than six months after intercourse with a legal husband. And the lineage of a child out of wedlock to his father is cut off, a child born out of wedlock only has a family relationship with his mother and his mother's family. So that it cannot be attributed to the biological father, there are no rights of inheritance, maintenance and guardianship between children born out of wedlock and their biological father.
ASWAJA AN-NAHDLIYAH & REDEFINISI ONTOLOGI ASWAJA DALAM PENDIDIKAN DI ERA KONTEMPORER Qathavi, Muammar
An Nahdhoh Jurnal Kajian Islam Aswaja Vol. 3 No. 2 (2023): An Nahdhoh Jurnal Kajian Islam Aswaja
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/annahdhoh.v3i2.14815

Abstract

Seiring dengan pertumbuhan ilmu pengetahuan serta teknologi, dan buat mengalami persaingan di masa globalisasi diperlukan sumber energi manusia yang bermutu serta bermoral. Eksistensi NU sampai dikala ini tidak lepas dari kedudukan dan warga dalam melindungi, melestarikan, serta meningkatkan, sehingga tercipta kemandirian di dalamnya. Keberadaan lembaga tersebut jadi alternative dari sekian pendidikan yang ada di Indonesia. Organisasi NU yakni mitra sejajar pemerintahan dalam menyelenggarakan pendidikan nasional yang mempunyai kesempatan yang sangat luas buat berperan serta dalam mewujudkan tujuan organisasi. Pembelajaran sebagaimana diucap dalam UU Nomor. 2 tahun 2003 tentang pembelajaran Nasioanal. Penyiapan madrasah/sekolah yang unggul dan berbasis Ahlussunnah Wal- Jama’ ah terus jadi menguat pasca ditetapkannya sebagian keputusan yang dihasilkan dari rapat pleno Pengurus Pusat LP Ma’ arif NU. Pada rapat pleno, menciptakan 9 program Prioritas di 2014. Selaku organisasi sosial kemasyrakatan serta keagamaan, Nahdlatul Ulama( NU) sudah berfungsi dan dalam bidang pembelajaran. Terlebih semenjak kelahirannya pada tahun 1926 organisasi tersebut sangat mencermati pembelajaran sangat utama keberadaan pondok pesantren.
PRINSIP-PRINSIP ASWAJA DALAM PENDIDIKAN UNTUK MEMPERKOKOH KARAKTER BANGSA Rifqi Junaidi, Mohammad; Imam Syafi'i; Rofiq, Ainur
An Nahdhoh Jurnal Kajian Islam Aswaja Vol. 3 No. 2 (2023): An Nahdhoh Jurnal Kajian Islam Aswaja
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/annahdhoh.v3i2.14834

Abstract

Riset ini dilatar belakangi oleh pembelajaran dikala ini butuh ditanamkan norma- norma agama supaya partisipan didik tidak terjerumus dalam pergaulan yang menyimpang. Dalam perihal ini guru Pembelajaran Agama Islam sangat berarti kedudukannya dalam membentuk kepribadian partisipan didik yang sanggup berteman dengan baik tanpa mengesampingkan norma- norma agama. ajaran Islam Ahlussunnah Wal Jamaah disingkat ASWAJA oleh kalangan Nahdliyin (NU) dikira cocok serta cocok denagan Islam Indonesia. Sebab didalmanya ada prinsip- prinsip ataupun nilai- nilai Tawassuth (moderat), Tawazun (balance) serta Tasamuh (toleran). Dan adaptif terhadap tradisi lokal warga Indonesia dengan semboyan al- muhafadhoh ala al qodim al- sholih wa al- akhdzu bi al jadid al- ashlah (melindungi tradisi lama yang baik dan mengambil tradisi baru yang lebih baik). Fokus Penelitiannya merupakan 1) Bagaimana prinsip- prinsip Ahlussunnah wal jama’ ah annahdhiyyah? 2) Bagaimana konsep pembelajaran kepribadian? 3) Bagaimana implementasi prinsip- prinsip Ahlussunnah wal jama’ ah annahdhiyyah dalam memperkokoh kepribadian bangsa?
PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KARAKTER ASWAJA SEBAGAI STRATEGI DERADIKALISASI Maghfiroh, Qoni'ah Hilyatul
An Nahdhoh Jurnal Kajian Islam Aswaja Vol. 3 No. 2 (2023): An Nahdhoh Jurnal Kajian Islam Aswaja
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/annahdhoh.v3i2.15043

Abstract

Sederhananya, pendidikan kita (Indonesia) ibarat kapal berlayar tak tentu arah dan tujuan. Muncul kemudian dari kekalutan ini aneka tafsir tentang pendidikan Indonesia. Semisal Pendidikan Karakter, Pendidikan Berbasis Nilai Budaya, Sosial, Agama dan lainnya. Seirig perkembangan zaman, ide dan gerakan mencari solusi masalah pendidikan di Indonesia terus tumbuh berkembang. Sejumlah peneliti, pakar dan praktisi pendidikan bahu membahu mencari ciri khas pendidikan di Indonesia. Berbagai macam metode dan stratgei dilakukan dalam rangka mencari formulasi pendidikan berkarakter khas ke-Indonesia-an. Ada berbagai macam pendidikan karakter yang diambil dari nilai-nilai baik kelompok, ajaran atau adat tertentu. Penemuan baru ini merupakan bentuk tanggungjawab para pemerhati, praktisi dan pakar pendidikan atas wajah pendidikan di Indonesia. Salah satunya ide Pendidikan Karakter Berbasis Nilai ASWAJA. Bagaimana internalisasi nilai Pendidikan Karakter Aswaja ini efektif dan bisa menjadi bagian dari pembentukan pribadi bangsa yang baik?Data yang disajikan dalam artikel ini berasal dari telaah literatur yang berkaitan dengan topik tulisan. Argumen yang dibangun dalam tulisan ini adalah rekonstruksi dan aktualisasi nilai-nilai yang terkandung di dalam Aswaja yang dapat terinternalisasi secara kokoh dalam diri seseorang. Strategi penting yang dapat ditempuh untuk sosialisasi dan internalisasi Aswaja adalah melalui jalur pendidikan. Di sekolah-sekolah maupun perguruan tinggiperguruan tinggi Islam yang mengaplikasikan mata kuliah agama Islam dengan platform nilai-nilai Aswaja, diharapkan para peserta didiknya memiliki pemahaman keagamaan yang moderat dan terhindar dari arus radikalisasi. Internalisasi nilai-nilai Aswaja pada pendidikan Islam juga dapat menjadi sebuah investasi untuk lahirnya good citizen atau warga negara yang baik, yakni warga negara yang memahami dan menyadari akan hak dan kewajibannya dengan baik, sehingga akan tercapai sebuah masyarakat yang hidup dalam keadaan damai, sejahtera, tentram, aman dan memiliki apresiasi yang besar terhadap adanya perbedaan, demi utuhnya NKRI.
TELAAH KONSEPTUAL IMPLEMENTASI SLOGAN HUBB AL-WATHAN MIN AL-IMAN KH. HASYIM ASY'ARI DALAM PENDIDIKAN KARAKTER CINTA TANAH AIR Rozi, Fahrur
An Nahdhoh Jurnal Kajian Islam Aswaja Vol. 3 No. 2 (2023): An Nahdhoh Jurnal Kajian Islam Aswaja
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/annahdhoh.v3i2.15084

Abstract

Kajian ini mencoba menjawab permasalahan di atas dengan mengkaji implementasi konseptual dari slogan hubb al-wathan min al-iman KH. Hasyim Asy'ari dalam pendidikan karakter cinta tanah air. Slogan hubb al-wathan min al-iman digaungkan oleh KH. Hasyim Asyari sebagai pemantik semangat juang santri untuk menjaga kemerdekaan bangsa, menanamkan rasa nasionalisme dan patriotisme yang membangkitkan keberanian untuk berkorban jiwa, raga dan harta serta kredibilitas keilmuan dan watak KH. Hasyim Asy'ari adalah kombinasi dari karakter religiusnya yang kuat, komitmen kebangsaan, kepemimpinan, dan wawasan kenegaraannya yang luas. Berdasarkan tinjauan konseptual implementasi slogan hubb al-wathan min aliman KH. 
PENDIDIKAN KARAKTER ASWAJA BERBASIS MULTIDISIPLINER Amaliano, Adam Gio
An Nahdhoh Jurnal Kajian Islam Aswaja Vol. 3 No. 2 (2023): An Nahdhoh Jurnal Kajian Islam Aswaja
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/annahdhoh.v3i2.15090

Abstract

Istilah aswaja sudah tidak asing didengar yang mana diindonesia terdapat organisasi NU yang mengikuti faham aswaja, namun banyak orang-orang yang mengaku faham aswaja namun hanya sekedar formalitas sedangkan nilai-nilai karakter aswaja sama sekali tidak nampak dalam pribadi mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pendidikan karakter aswaja berbasis multidisipliner. Penelitian merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu, seharusnya sebagai seorang pendidik sebelum materi disampaikan pada peserta didik diharapkan pendidik telah mengamalkan atau menerapkannya terlebih dahulu dalam pribadinya sendiri, maupun kehidupannya sehari-hari. Berdasarkan konsep ini akan lebih memudahkan pendidik dalam menyampaikan pengetahuan pada peserta didik, sebab hal ini seirama dengan watak manusia. Disamping itu peneliti menambahkan pemahaman, bahwa seharusnya antara pendidik dan peserta didik dalam mengajarkan dan menuntut ilmu harus memiliki sikap saling menghormati dan ikhlas  dalam menjalankannya, agar terjadi sebuah hubungan bukan hanya jasmani namun juga rohani.
Deradikalisasi Dan Deliberalisasi Perpektif Aswaja: Mengurai Moderasi Islam Ahlus Sunnah wal Jama’ah Zuhriyah, Lailatul
An Nahdhoh Jurnal Kajian Islam Aswaja Vol. 1 No. 1 (2021): An Nahdhoh Jurnal Kajian Islam Aswaja
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/annahdhoh.v1i1.10724

Abstract

Kajian tulisan ini untuk melacak wacana dekarilasasi dan deliberalisasi perpektif Aswaja serta mengurai Islam Moderat sesuai Ahlussunnah wal Jama’ah.  Fenomena radikal dan liberal yang telah melebar d kalangan umat muslim sangat membahayakan kehidupan sosial masyarakat dalam jangk panjang . maka dari itu, perlu adanya stimulus dan penanaman nilai-nilai Aswaja baik dari segi historis maupun subtantif dengan berbagai strategi untuk mebendung persebatan ideologi dan gerakan Islam radikal dan paham liberalisme. Penelitian ini berupa library reserach dengan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data dari sumber-sumber berita dan buku sebagai induk primer. Untuk menganalisa data dengan merangkum dari berbagai sumber dan dijabarkan sesuai realita. Hasil penelitian ini adalah upaya penangkalan radikalisme dan liberalisme di publik Indonesia, penanaman nilai-nilai Aswaja dengan berbagai bidang untuk menjunjung Islam moderat sesuai Ahlussunnah wal-Jama’ah merujuk sejarah zaman Nabi berpegang tiga pilar: tawasut, tasamuh, dan tawazun untuk mempertahankan Islam rahmatan lil alamin
Kajian Kritis Pendidikan Karakter Dalam Perspektif Nilai-Nilai Aswaja Yunus, Muhammad
An Nahdhoh Jurnal Kajian Islam Aswaja Vol. 1 No. 1 (2021): An Nahdhoh Jurnal Kajian Islam Aswaja
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji pendidikan karakter dalam perspektif nilai-nilai aswaja. Tujuan utamanya adalah mengelaborasi konsep pendidikan karakter yang diimplementasikan di Indonesia dan melihat nilai-nilai karakter tersebut dalam perspektif nilai-nilai aswaja. Metode yang dipakai adalah kajian pustaka dengan telaah kritis terhadap nilai-nilai pendidikan karakter bangsa dan nilai-nilai aswaja. Ditemukan bahwa ada relefansi atau keterikatan antara nilai-nilai aswaja dalam nilai-nilai pendidikan karakter. Lima pendidikan karakter bangsa dan lima nilai-nilai aswaja memiliki nilai-nilai yang relefan dan tidak bertentangan satu dengan lainnya. Artinya adalah jika pendidikan mampu menginternalisasikan nilai-nilai tersebut akan mampu mengantarkan peserta didik memiliki karakter sesuai dengan yang diharapkan, menjadi generasi bangsa yang ideal; toleran, harmoni, dan sebagainya. Disarankan pendidikan untuk terus memhembuskan baik nilai-nilai karakter aswaja ataupun karakter bangsa tersebut dalam proses pembelajaran sehingga mampu membentuk karakter anak bangsa yang toleran, terampil, terdidik, dan berdaya saing.
Menghasilkan Keunggulan Berkelanjutan Melalui Manejemen Budaya Kerja “Aswaja” di Lembaga Pendidikan Halid, Ahmad
An Nahdhoh Jurnal Kajian Islam Aswaja Vol. 1 No. 1 (2021): An Nahdhoh Jurnal Kajian Islam Aswaja
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ASWAJA's work culture produces work success through building people (personality) fundamentally, namely changing the mindset about workforce and working relationship attitudes well. These two things mean achieving work success by cooperating with others accompanied by faith and good deeds, not by functioning or trying to limit the scope of their activities, close supervision and their approach. The formulation of the problem is how does the work culture of ASWAJA produce sustainable competitive advantages in educational organizations? The main purpose of this article is to demonstrate the efficacy of the "ASWAJA" work culture both in theory and practice has been proven to produce sustainable competitive advantages resulting in sustainable competitive advantages in educational organizations. Therefore, this research is descriptive qualitative. A work culture that produces sustainable competitive advantage is management that uses the "ASWAJA" work culture
Kiai Muchtar Syafa’at Dalam Pendidikan Islam Indonesia Rusydi Syadzili, Muhamad Fatih
An Nahdhoh Jurnal Kajian Islam Aswaja Vol. 1 No. 1 (2021): An Nahdhoh Jurnal Kajian Islam Aswaja
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan: 1) Bagaimana karakter pendidikan islam di indonesia? 2) Bagaimana pendidikan islam yang diharapkan di indonesia? 3) Bagaimana kiai Mukhtar Syafa’at terhadap pendidikan islam indonesia? Metode pengumpulan daata berupa studi pustaka (library reseach) yang proses kepenulisannya dengan menggunakan pengumpulan buku-buku, jurnal serta hasil dari beberapa penelitian terdahulu yang mendukung tema dari kepenulisan ini. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Dalam karakter pendidikan islam di Indonesia, terdapat karakter dalam diri seseorang yang sangat menentukan bagi seseorang dalam pengembangan diri, baik dalam hal aspek mental dan moral 2) Pendidikan islam yang diharapkan di indonesia mampu memberikan suatu bentuk penyelenggaraan pendidikan yang didalamnya menitikberatkan pada pertumbuhan dan perkembangan baik koordinasi motorik (halus dan kasar), kecerdasan emosi, kecerdasan jamak (Multiple Intelegensi) dan kecerdasan spiritual. 3) kiai Mukhtar Syafa’at terhadap pendidikan islam Indonesia berupaya memberikan suatu gambaran berkaitan dengan perkembangan mental peserta didik terhadap kehidupan ukhrawi dan duniawi.