cover
Contact Name
Ns,Yulia Irvani Dewi, M.Kep,Sp.Mat
Contact Email
jni@ejournal.unri.ac.id
Phone
+62761-31162
Journal Mail Official
jni@ejournal.unri.ac.id
Editorial Address
Fakultas Keperawatan Universitas Riau, Jl. Pattimura No. 09 Gedung G Pekanbaru-Riau, Kode Pos 28131, Telp : 0761-31162, Fax : 0761-855928
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ners Indonesia
Published by Universitas Riau
ISSN : 20872763     EISSN : 26853116     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ners Indonesia berisikan artikel tulisan ilmiah dalam bentuk hasil-hasil penelitian dan non penelitian, kajian analisis, aplikasi dan review tentang bidang ilmu keperawatan, masalah-masalah keperawatan, aplikasi dan penanganan keperawatan. Jurnal Ners Indonesia diterbitkan sejak September 2010 oleh Program Studi Ilmu Keperawatan dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Pekanbaru. Terbit dua kali dalam setahun yaitu September dan Maret.
Articles 187 Documents
EKSPLORASI DUKUNGAN HOLISTIK KELUARGA DALAM PERAWATAN HIPERTENSI PADA LANJUT USIA: “ASPEK GENDER” DI KOMUNITAS MELAYU RIAU KOTA PEKANBARU, INDONESIA Reni Zulfitri; Afrizal Afrizal; Hardisman Hardisman; Defriman Djafri
Jurnal Ners Indonesia Vol 7, No 2 (2017): Maret 2017
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (649.547 KB) | DOI: 10.31258/jni.7.2.30-40

Abstract

Keluarga merupakan support system utama bagi lansia penyakit kronis. Dukungan yang diberikan harus bersifat holistik (aspek fisik, spikososial, maupun spiritual) oleh anggota keluarga laki-laki maupun perempuan, sehingga mencegah terjadinya caregiver burden pada salah satu anggota keluarga. Tujuannya adalah untuk mengeksplorasi gambaran dukungan holistik yang diberikan anggota keluarga laki-laki dan perempuan dalam perawatan hipertensi pada lansia. Menggunakan Mixed methods (metode kuantitatif dan kualitatif) dengan desain survey deskriptif dan studi fenomenologi. Lokasi penelitian adalah di komunitas Melayu Riau Kota Pekanbaru (Kecamatan Rumbai Pesisir, Senapelan, dan Lima Puluh). Jumlah sampel sebanyak 110 keluarga atau 220 orang (anggota keluarga jenis kelamin laki-laki dan perempuan) sesuai kriteria inklusi melalui teknik purposive sampling. Mayoritas dukungan holistik keluarga bersifat negatif (56,4%), Mayoritas partisipasi positif dalam perawatan hipertensi pada lansia dilakukan oleh perempuan (56,4%) dibandingkan laki-laki (20%). Laki-laki berpartisipasi jika perempuan meminta tolong. Mayoritas dukungan aspek biologis yang tidak fokus pada perawatan hipertensi lansia yang diberikan oleh anggota keluarga perempuan (49,1%) maupun laki-laki (30,9%). Mayoritas dukungan instrumental diberikan oleh anggota keluarga (perempuan: 64,5%, laki-laki: 28,2%). Hasil uji Chi Square, menunjukkan ada perbedaan antara dukungan holistik yang diberikan oleh laki-laki dengan perempuan dalam perawatan hipertensi pada lansia (p value = 0,001). Dukungan holistik keluarga dalam perawatan hipertensi pada lansia masih rendah, mayoritas diberikan oleh perempuan. Kerjasama yang positif antara anggota keluarga laki-laki dan perempuan dalam merawat lansia hipertensi di rumah mempengaruhi kualitas dukungan kepada lansia hipertensi.
HUBUNGAN TINGKAT STRESSOR DENGAN STRATEGI KOPING MAHASISWA KEPERAWATAN UNIVERSITAS RIAU DALAM MENGATASI STRES MELAKSANAKAN TAHAP PROFESI Putri Rezkia; Veny Elita
Jurnal Ners Indonesia Vol 2, No 1 (2011)
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.401 KB) | DOI: 10.31258/jni.2.1.1-10

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat stressor dengan strategi koping mahasiswa keperawatan Universitas Riau dalam mengatasi stres melaksanakan tahap profesi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif corelation study  dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan pada 30 mahasiswa keperawatan Universitas Riau yang menjalani tahap profesi dengan menggunakan teknik simple random sampling. Analisis yang digunakan adalah uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa mengalami stres sedang dan berat dengan stressor utama yaitu ujian tindakan dan perbedaan antara teori dan praktik. Emotional- focussed coping cenderung lebih sering digunakan oleh mahasiswa. Dari uji statistik diketahui bahwa tidak adanya hubungan antara tingkat stressor dengan strategi koping mahasiswa keperawatan dalam mengatasi stres melaksanakan tahap profesi ( p-value > 0,05). Hasil penelitian ini merekomendasikan pembimbing klinik untuk dapat mengurangi perbedaan teori-praktik yang menjadi stressor utama mahasiswa dan  mengembangkan intervensi yang tepat dalam mengurangi stres mahasiswa
STUDI KASUS : PENGARUH POSISI PRONASI TERHADAP PENURUNAN RESIDU LAMBUNG DAN PENINGKATAN BERAT BADAN PADA BAYI BERAT LAHIR RENDAH DIRUANGAN INSTALASI NEONATUS RSUD ARIFIN ACHMAD PEKANBARU Dwiniesti Riqyah Putri; Oswati Hasanah; Rumina Ginting
Jurnal Ners Indonesia Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.79 KB) | DOI: 10.31258/jni.6.1.33-39

Abstract

Bayi berat lahir rendah (BBLR) adalah bayi yang lahir dengan berat lahir kurang dari 2500 gram tanpamemandang usia kehamilan/ usia gestasi, dimana sistem pencernaan makanan pada BBLR yang kurang bulanbelum terbentuk secara matang, sehingga belum berfungsi dengan sempurna dalam penyerapan makanan,dan pengosongan lambung berkurang. Tujuan dilakukan studi kasus ini untuk mengidentifikasi pengaruhposisi pronasi terhadap penurunan residu lambung dan peningkatan berat badan pada BBLR diruang InstalasiNeonatus RSUD Arifin Achmad pekanbaru. Sampel yang digunakan dalam studi kasus ini sebanyak 6orang neonatus. Kelompok bayi yang dilakukan posisi pronasi sebanyak 3 neonatus dibandingkan dengankelompok bayi yang tidak dilakukan posisi pronasi sebanyak 3 neonatus, kemudian dilakukan observasi dandicatat setiap 2-3 jam sekali. Hasil evaluasi ini menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan residu lambungpada bayi yang dilakukan posisi pronasi dengan yang tidak dilakukan posisi pronasi, begitu juga denganberat badan pada BBLR.
DAPATKAH PROGRAM HOME VISIT LAKTASI PADA 4 MINGGU PERTAMA MENINGKATKAN PRAKTIK MENYUSUI? Oswati Hasanah; Riri Novayelinda
Jurnal Ners Indonesia Vol 10, No 1 (2019): SEPTEMBER 2019
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.81 KB) | DOI: 10.31258/jni.10.1.103-113

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh intervensi pemberian makan bayi selama 3 minggu. Penelitian dilakukan di Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode quasy eksperimen dengan desain pre dan post test. Sampel adalah 40 ibu yang melahirkan di klinik bidan yang dibagi secara acak menjadi dua kelompok yaitu kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Kelompok intervensi menerima informasi pendidikan kesehatan selama mereka dirawat di klinik. Lampiran perlekatan dinilai dengan menggunakan skor LATCH dan diukur sebelum dan sesudah intervensi untuk kedua kelompok. Kelompok intervensi menerima dua kali program kunjungan rumah dan satu kali program tindak lanjut selama 3 minggu pertama. Program intervensi dilakukan berdasarkan modul yang telah dikembangkan oleh peneliti. Program intervensi dilakukan oleh 2 petugas kesehatan yang direkrut untuk penelitian ini dan selama intervensi mereka hanya di bolehkan mengikuti langkah dalam modul menyusui. Studi ini dengan menggunakan T dependen menunjukkan bahwa setelah 4 minggu LATCH skor bayi pada kelompok intervensi lebih tinggi dibandingkan dengan LATCH skor bayi pada kelompok kontrol (p value = 0,00). Studi ini juga menemukan bahwa praktik pemberian ASI eksklusif juga lebih tinggi pada kelompok intervensi daripada kelompok kontrol. Studi ini juga merekomendasikan untuk menilai pengaruh program ini terhadap praktik pemberian makan setelah 4 dan 6 bulan
EFEKTIFITAS ”PAKET RILEKS” TERHADAP TINGKAT NYERI IBU PRIMIPARA KALA I FASE AKTIF DI RSD. Dr. HARYOTO LUMAJANG JAWA TIMUR Umi Sukowati; Setyowati Setyowati; Besral Besral
Jurnal Ners Indonesia Vol 1, No 1 (2010)
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (847.106 KB) | DOI: 10.31258/jni.1.1.10-21

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui efektifitas ”PAKET RILEKS” terhadap nyeri ibu primipara kala I fase aktif. Desain penelitian ”kuasi eksperimen dengan rancangan pre post test with control group”. Sampel dipilih berdasarkan kriteria inklusi sebanyak 64 orang dengan random sampling pendekatan systematic sampling. Intensitas nyeri diukur dengan skala Visual Analoque Scale (VAS) dan Face Pain Rating Scale (FPRS) sebanyak lima kali yaitu saat pre test dan setiap selesai intervensi. Hasil penelitian didapatkan nyeri pre test antara kelompok intervensi dan kontrol tidak berbeda bermakna, p value dengan skala VAS 0,152 dan dengan skala FPRS 0,170. Sedangkan nyeri post test antara kelompok intervensi dan kontrol berbeda bermakna, p value dengan skala VAS 0,000 dan dengan skala FPRS 0,000. Selain itu nyeri setiap setelah intervensi berbeda bermakna dimana mean nyeri kelompok kontrol lebih tinggi. Karakteristik responden (umur, pendidikan dan pekerjaan) homogen dengan p value > alpha 0,05, hal ini berarti ”PAKET RILEKS” memang terbukti bermakna dalam mengurangi nyeri ibu saat kala I fase aktif. Implikasi dalam pelayanan keperawatan maternitas adalah: ”PAKET RILEKS” terbukti dapat mengurangi nyeri persalinan, dengan demikian perlu dibuat suatu Standar Operasional Prosedur (SOP) yang mendapat dukungan institusi rumah sakit agar terjamin legalitasnya.
Hubungan Dukungan Keluarga Terhadap Motivasi Pasien Kanker Payudara Dalam Menjalani Kemoterapi Di Ruang Cendrawasih I Rsud Arifin Achmad Provinsi Riau Mahwita Sari; Yulia Irvani Dewi; Agnita Utami
Jurnal Ners Indonesia Vol 2, No 2 (2012)
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.487 KB) | DOI: 10.31258/jni.2.2.158-166

Abstract

This study aims to determine the corelation between family’s support to motivation of breast cancer patients in undergoingchemotherapy at Cendrawasih I Arifin Achmad Hospital in Riau Province. The research used quantitative with descriptivecorrelation design, and used crosssectional approach. Total sample in this research was 37 respondents with ConsecutiveSampling technique. Measurement tools that has been used a questionnaire. Data was analyzed by using univariate andbivariate analysis with chi – square tests. The results obtained p value =0.008 (pvalue <0,05) with OR=9,000 (95% CI = 1,958-41,364). So it can be conclude there are significant corelation between family’s support to motivation of breast cancer patientsin undergoing chemotherapy. Based on the result, it will suggested for Arifin Achmad Hospital Riau Province to be abledevelopment health services in community for improving the quality of service, especially in motivating breast cancer patientundergoing chemotherapy and establish programme associations of patient and their family.Keyword: Family support, motivation, breast cancer.
HUBUNGAN PERILAKU KEKERASAN AYAH TERHADAP TEMPERAMEN REMAJA Sri Yuliani Putri; Jumaini Jumaini; Erna Marni
Jurnal Ners Indonesia Vol 9, No 2 (2019): MARET 2019
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.604 KB) | DOI: 10.31258/jni.9.2.189-198

Abstract

Perilaku kekerasan ayah seperti membentak dan memberi hukuman fisik termasuk kedalam salah satu pola pengasuhan yang disebut otoriter. Pola asuh ialah salah satu faktor yang mempengaruhi temperamen. Temperamen merupakan perbedaan individu dalam respon perilaku atau karakteristik yang telah ada sejak lahir namun dapat berubah dan berkembang bersamaan dengan pengalaman yang dialami individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku kekerasan ayah terhadap temperamen remaja. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode korelasi menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini sebanyak 596 orang. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 145 orang responden yang diambil menggunakan teknik stratified random sampling dan simple random sampling. Alat ukur yang digunakan berupa kuesioner. Analisa yang digunakan adalah analisa bivariat dengan uji statistik chi-square. Hasil penelitian yang diperoleh adalah tidak terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku kekerasan ayah dengan temperamen remaja dengan p-value surgency = 1000, p-value effortful control = 0,083, p-value negative affectivity = 0,370 dan p-value affiliativeness = 0,550 > (α 0,05). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perilaku kekerasan ayah tidak berpengaruh terhadap temperamen remaja disebabkan adanya faktor lain yang lebih kuat dalam mempengaruhi temperamen remaja seperti lingkungan dan teman sebaya. Orang tua diharapkan dapat memberikan contoh perilaku yang baik pada remaja dengan tidak memperlihatkan kemarahan dan emosi yang berlebihan karena bagaimanapun lingkungan akan mempengaruhi sikap dan perilaku seorang remaja.
HUBUNGAN STRES KERJA TERHADAP KINERJA PERAWAT DI INSTALASI RAWATINAP ( IRNA ) RSUD KOTA DUMAI Juliadi &#039;; Ennimay &#039;
Jurnal Ners Indonesia Vol 1, No 2 (2011)
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.056 KB) | DOI: 10.31258/jni.1.2.77-85

Abstract

penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan stres kerja terhadap kinerja perawat di instalasi rawat inap (IRNA) RSUD Kota Dumai.
HUBUNGAN PENDAPATAN ORANG TUA DAN STATUS GIZI TERHADAP USIA MENARCHE Syarifah Rahmi Asfahani; Raja Fitrina Lestari; Dian Roza Adila
Jurnal Ners Indonesia Vol 9, No 2 (2019): MARET 2019
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.112 KB) | DOI: 10.31258/jni.9.2.109-116

Abstract

Usia menarche adalah usia pertama kali menstruasi. Di Indonesia terjadi penurunan usia menarche sekitar 5,2 %. Percepatan dan perlambatan usia menarche  mempunyai beberapa konsekuensi yang berkaitan dengan aspek biologis dan lingkungan. Usia menarche dipengaruhi oleh banyak faktor, diantaranya adalah faktor gizi dan pendapatan orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pendapatan orang tua dan status gizi terhadap usia menarche. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain retrospektif. Sampel penelitian sebanyak 193 dengan menggunakan teknik purposive sampling. Alat ukur yang digunakan lembar kuesioner. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji pearson chi-square. Hasil penelitian diperoleh tidak terdapat hubungan antara pendapatan orang tua dengan usia menarche dengan p-value = 0,549 dan tidak terdapat hubungan antara status gizi dengan usia menarche dengan p-value = 0,376. Disarankan kepada siswi untuk lebih aktif dalam menggali informasi mengenai kesehatan reproduksi terutama tentang menarche.
GAMBARAN FAKTOR RISIKO OBSTRUCTIVE SLEEP APNEA (OSA) PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 (DM TIPE 2) Lara Okta Ningsih; Gamya Tri Utami; Jumaini Jumaini
Jurnal Ners Indonesia Vol 9, No 1 (2018): SEPTEMBER 2018
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.875 KB) | DOI: 10.31258/jni.9.1.41-50

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 (DM tipe 2) merupakan salah satu penyakit kronis yang banyak terjadi di masyarakat. Salah satu kondisi yang berhubungan gangguan tidur Obstructive Sleep Apnea (OSA) adalah DM tipe 2. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran faktor risiko OSA pada pasien DM Tipe 2 dengan desain penelitian deskriptif. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 57 orang responden DM Tipe 2 yang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner Berlin unruk mengukur tingkat risiko OSA dan dan alat ukur meteran dan timbangan berat badan untuk mengukur lingkar leher dan kejadian obesitas. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat untuk melihat distribusi frekuensi faktor risiko OSA pada pasien DM tipe 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 35 responden yang memiliki risiko tinggi terhadap OSA, dimana proporsi responden berdasarkan usia dewasa awal (100%) dan manula (100%), proporsi responden berdasarkan indeks massa tubuh responden yang mengalami obesitas sebanyak 76,5%, proporsi responden berdasarkan jenis kelamin laki-laki (71%), proporsi responden berdasarkan lingkar leher sebanyak 71,4% responden memiliki lingkar leher besar, proporsi responden berdasarkan status merokok sebanyak 62,5% responden adalah perokok. Dari hasil penelitian ini maka diharapkan kepada masyarakat agar dapat mencegah dan mengontrol terjadinya OSA dengan mengontrol berat badan dan menerapkan gaya hidup yang sehat.

Page 9 of 19 | Total Record : 187