cover
Contact Name
Syadzadhiya Qothrunada Zakiyayasin Nisa
Contact Email
syadzadhiya.tl@upnjatim.ac.id
Phone
+6285262444345
Journal Mail Official
envirous@upnjatim.ac.id
Editorial Address
Jl. Rungkut Madya No.1, Kel. Gunung Anyar, Kec. Gunung Anyar, Kota Surabaya, Jawa Timur
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Envirous
ISSN : 27771040     EISSN : 27771032     DOI : https://doi.org/10.33005/envirous.v2i1
EnviroUS gives particular to manuscript submissions that employ integrated methods resulting to analyses that provide new insights in environmental engineering, science and management, particularly in the areas of: environmental planning and management; protected areas development, planning, and management; community-based resources management; environmental chemistry and toxicology; environmental restoration; social theory and environment; and environmental security and management. Other relevant fields EnviroUS Journal published research results or application technology from an academic, consultant, or professional field.
Articles 248 Documents
Penurunan Kadar Mikroplastik Tipe Serat Pada Limbah Laundry dengan Metode Elektrokoagulasi Rizkia, Putri Nur; Hendrasarie, Novirina
Envirous Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Envirous
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirous.v3i2.16

Abstract

Peningkatan kadar mikroplastik tipe serat pada pada perairan yang diakibatkan oleh limbah laundry dapat mengganggu ekosistem yang ada di air dan kehidupan manusia. Mikroplastik tipe serat ukuran yaitu 3 nm-15 mm, memiliki sifat hidrofobik dapat mengikat zat berbahaya seperti Dichloro Diphenyl Trichloroethane (DDT). Terdapat pengolahan yang dapat digunakan dalam menurunkan kelimpahan mikroplastik dengan proses elektrokoagulasi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektivitas penurunan kadar mikroplastik tipe serat dengan pengolahan elektrokoagulasi dan elektroda aluminium, serta proses koagulasi flokulasi dengan koagulan PAC sebagai variabel kontrol. Proses elektrokoagulasi dilakukan dengan variasi kuat arus 6 ampere; 7 ampere; 8 ampere; dan 9 ampere. Dari penelitian didapatkan variasi kuat arus yang paling optimal yaitu 6 ampere dengan persentase removal sebesar 90% dengan nilai zeta potensial +0,421 mV. Adapun penelitian dengan proses koagulasi-flokulasi dengan koagulan PAC dengan dosis 46,4 mg/l dengan kecepatan pengadukan saat proses koagulasi 400 rpm selama 0,5 menit, flokulasi 40 rpm selama 20 menit, dan pengendapan 30 menit, persentase penurunan kadar mikroplastik 71% dengan nilai zeta potensial -7,5 mV.
Penggunaan Aplikasi Primer 7 Dalam Menganalisis Tingkat Keanekaragaman Vegetasi dan Daya Serap Karbon Pada Kawasan Hutan Mangrove Wonorejo Indrawanto, Mochammad Shaifullah; Rachmanto, Tuhu Agung
Envirous Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Envirous
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirous.v3i2.17

Abstract

Isu krisis iklim akibat rumah kaca yang salah satu penyebabnya adalah gas karbon dioksida (CO2) memang sedang menjadi topik hangat bagi para peneliti, perlu adanya mitigasi atau pencegahan dalam kasus ini. Penelitian ini diharapkan dapat menganalisis berdasarkan tingkat keanekaragaman vegetasi (mayor, minor, asosiasi) di kawasan Hutan Mangrove Wonorejo. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari hingga Mei 2022 di 3 stasiun pengamatan yang berada di Kawasan Hutan Mangrove Wonorejo dan Juga 3 titik sampling di Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Rungkut Surabaya. Berdasarkan hasil pengamatan yang didapatkan diperoleh diketahui bahwa rata-rata keanekaragaman vegetasi mangrove pada stasiun Wonorejo 1 sebesar 0,398, stasiun Wonorejo 2 sebesar 0,3957 sehingga keanekaragamannya tergolong rendah karena H’<1. Sementara pada stasiun 3 sebesar 1,169 sehingga nilai keanekaragaman vegetasi mangrove tergolong sedang karena 1 ≤ H’ ≤ 3.
Penyisihan Chemical Oxygen Demand (COD) Pada Limbah Batik Jetis Sidoarjo Sasdika, Azzahra Hanggararas; Rachmanto, Tuhu Agung
Envirous Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Envirous
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirous.v3i2.18

Abstract

Industri batik merubah kain kosong menjadi produk kain yang bercorak yang dinamakan batik. Dalam tahapan prosesnya, digunakan bahan-bahan kimia . Hal ini menyebabkan industri batik ini menjadi salah satu industri yang dapat menghasilkan limbah cair berbahaya. Penelitian ini akan digunakan pengolahan biologi yang memanfaatkan bakteri pesudomonas sp dan bakteri konsorsium. untuk mendegradasi limbah batik dengan penambahan aerasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan penurunan nilai COD dengan variabel bakteri pseudomonas, konsorsium kombinasi pseudomonas dan bacillus, serta tanpa bakteri pada konsentrasi limbah yang berbeda. Variasi konsentrasi COD yang diteliti dalam penelitian ini adalah 100%, 60% dan 30% konsentrasi substrat.. Dari hasil penelitian diketahui bahwa penyisihan zat organik COD terbesar pada konsentrasi substrat 30% dan 60% berada pada bakteri konsorsium kombinasi pseudomonas sp dan bacillus sp, sedangkan pada konsentrasi substrat 100% terdapat pada sampel tanpa bakteri.
Evaluasi Sistem Pengelolaan Sampah TPS 3R Jambangan Dan TPS 3R Tenggilis Berdasarkan 5 Aspek Putri, Adellia Zanati; Purnomo, Yayok Suryo
Envirous Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Envirous
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirous.v3i2.19

Abstract

Kota Surabaya telah mendapatkan banyak penghargaan berskala internasional, yang menjadikan Kota Surabaya sebagai role model pengelolaan sampah di Asia-Pasifik. Salah satu contoh aplikasi pengelolaan sampah yang diterapkan oleh Pemerintah Kota Surabaya adalah dengan dibangunnya TPS 3R di Surabaya. Namun demikian Kota Surabaya masih harus berbenah dengan melakukan evaluasi kepada TPS 3R. Dalam penelitian kali ini terdapat 2 TPS 3R yang dipilih untuk diteliti, yaitu TPS 3R Jambangan dan TPS 3R Tenggilis. Evaluasi didasarkan pada 5 aspek yang terdapat dalam SNI 3242:2008. 5 Aspek Tersebut adalah Aspek Peraturan/Hukum, Aspek Kelembagaan/Organisasi, Aspek Pembiayaan/Retribusi, Aspek Teknis Operasional, dan Aspek Peran Serta Mayarakat. Berdasarkan hasil Observasi & wawancara, TPS 3R Tenggilis tidak memenuhi Aspek Kelembagaan/Organisasi, Sub Aspek Struktur Organisasi. Menurut hasil kuesioner, Kedua TPS memenuhi semua Aspek beserta Sub Aspek yang dijadikan pertanyaan. Berdasarkan hasil uji laboratorium untuk pupuk kompos, kedua TPS memiliki pupuk kompos dengan kandungan Nitrogen (N), Fosfor ( ), Kalium ( ), dan juga C organik sesuai dengan ketentuan SNI 19-7030-2004, namun untuk rasio C/N belum memenuhi.
Penurunan Konsentrasi COD Limbah Cair Industri Batik Jetis Pada Proses Aklimatisasi Menggunakan Mikroorganisme Bacillus Sp. Arohmah, Nicken Elok; Rachmanto, Tuhu Agung
Envirous Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Envirous
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirous.v3i2.20

Abstract

Proses pewarnaan kain batik menyebabkan tingginya kadar senyawa organik pada air limbah batik. Senyawa organik yang tinggi dapat ditunjukkan oleh nilai COD. Baku mutu nilai COD air limbah industri batik pada Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 72 Tahun 2013 tentang baku mutu air limbah bagi industri tekstil sebesar 150 mg/l dan rentang pH yang diperbolehkan adalah 6-9. Sehingga diperlukan adanya pengolahan air limbah batik sebelum dibuang ke badan air. Salah satu pengolahan biologis yang dapat digunakan adalah lumpur aktif. Berdasarkan latar belakang di atas, tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui penurunan konsentrasi COD pada proses aklimatisasi pengolahan air limbah industri batik Jetis. Penelitian ini dilakukan dengan sistem batch dengan variasi jenis bakteri, konsentrasi substrat dan pH yang berbeda beda. Parameter yang dianalisis adalah COD. Dari penelitian ini didapatkan hasil efisiensi penyisihan tertinggi terjadi pada konsentrasi substrat 100% pH 7. Hal itu disebabkan oleh adanya pengaruh nilai pH optimum untuk pertumbuhan bakteri dan jumlah susbtrat.
Evaluasi Pengelolaan Limbah Medis Padat B3 Rumah Sakit Kelas A, B, C, dan D Azmi, Nabilah Tsabitul; Hendrasarie, Novirina
Envirous Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Envirous
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirous.v3i2.21

Abstract

Tempat salah satu penghasil limbah paling banyak adalah rumah sakit. Limbah yang terdapat dalam rumah sakit salah satu contohnya yaitu limbah medis padat. Limbah medis padat yang dihasilkan rumah sakit oleh kegiatan pelayanan medis berbentuk padat seperti: limbah benda tajam, limbah infeksius, limbah patologis, limbah toksik genetik, limbah farmasi, limbah radioaktif, dan limbah kimia. Tidak memadainya teknologi pelayanan medis, penanganan bahan dan peralatan yang tidak tepat, serta pemeliharaan peralatan yang tidak tepat adalah faktor penyebab gangguan masalah kesehatan bagi manusia oleh karena itu maksud dari dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk menganalisis pengelolaan limbah medis padat B3 pada rumah sakit seperti pemilahan, pewadahan, pengumpulan, penyimpanan, pemusnahan, dan pengangkutan secara keseluruhan.
Pemanfaatan Limbah Daun Kersen untuk Pembuatan Bioethanol dengan Fermentasi Lutfiah, Evi; Jannah, Leona Roudhotul; Billah, Mu’tasim
Envirous Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Envirous
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirous.v3i2.22

Abstract

Ketergantungan pemakaian bahan bakar minyak (BBM) terutama di bidang transportasi masih tinggi, bisa dilihat teknologi transportasi listrik belum mampu menyingkirkan dominasi teknologi transportasi berbasis BBM. Indonesia adalah negara dimana negara ini memiliki keragaman hayati terbarukan diman sangat berkapasitas menghasilkan bioenergi salah satunya yaitu Bioethanol. Kersen merupakan tanaman penghasil buah kecil yang manis dan tersebar dalam Indonesia. Daun kersen memiliki senyawa flavonoid, tannin, triterpene, saponin, polifenol dimana menampilkan adanya peristiwa antioksidatif. Penelitian ini dilakukan ntuk mengetahui kadar bioethanol yang dihasilkan oleh daun kersen dengan proses fermentasi, untuk mengetahui jenis ragi yang menghasilkan kadar bioethanol optimumnya. Prosedur pembuatan bioethanol dari daun kersen ini dimulai menganalisa kadar pati, kadar selulosa, dan kadar air yang terdapat pada daun kersendengan.. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan adanya berbagai variasi yeast Sacharomyches cerevisiae kadar bioethanol yang relatif tinggi terdapat pada yeast Sacharomyches cerevisiae ragi roti. Dengan hasil kadar relatifnya pada proses fermentasi 9 hari dengan konsentrasi yeast Sacharomyches cerevisiae 0,9% yaitu sebesar 43,87%.
Penerapan Sustainable Water Management Sebagai Solusi Pengoptimalan Pengelolaan Air Pada Kawasan Pemukiman (Studi Kasus Di Perumahan Beringin Asri, Ngaliyan, Semarang, Jawa Tengah) Bagusrama, Hafidho Asyam; Syafera, Tera
Envirous Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Envirous
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirous.v3i2.23

Abstract

Air adalah sumber daya alam paling krusial bagi makhluk hidup. Keterbatasan air pada jangka waktu tertentu dan bencana banjir pada musim penghujan merupakan permasalahan yang dialami oleh kawasan pemukiman. Tujuan penulisan paper ini yaitu membuat inovasi suatu sistem tata air pada kawasan pemukiman Beringin Asri dengan rekayasa pengelolaan air yang terintegrasi guna menjaga ketersediaan air bersih dengan instrumen pengendali kuantitas, kualitas, serta manajemen berbasis Internet of Things. Metode penulisan yang digunakan dalam penulisan yakni metode analisis deskriptif kuantitatif dengan data sekunder. Sustainable Water Management adalah sistem pengelolaan air yang mengintegrasikan rainwater harvesting serta wasted water filtration pada pengolahan kuantitas dan kualitas dengan penggunaan Internet of Things pada sistem manajemen tata kelola. Konsep ini memberikan keuntungan ekonomi dalam penggunaan air. Dengan demikian, Sustainable Water Management dapat mengupayakan kawasan pemukiman yang mandiri akan ketersediaan air bersih serta pengolahan air limbah.
MAFLEXTOR (Smart And Flexible Photobioreaktor): Inovasi Kultivasi Mikroalga Dilengkapi Panel Surya Berbasis IoT Guna Mewujudkan Sustainable Environment Di Indonesia Cahyadi, Nurahmad Hadi; Solakhudin, Muhammad Rafi; Nastiti, Vanny
Envirous Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Envirous
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirous.v3i2.24

Abstract

Perubahan iklim yang disebabkan oleh peningkatan gas rumah kaca merupakan masalah global. Total emisi pada tahun 2018 adalah 55,3 GtCO2e. Dampak perubahan iklim diantaranya peningkatan bencana dan penurunan kualitas udara. Pengembangan teknologi serapan karbon secara biologis menggunakan fotobioreaktor mikroalga dilakukan sebagai upaya meminimalisasi dampak pemanasan global. Mikroalga yang ditumbuhkan dalam fotobioreaktor mengubah CO2 menjadi biomassa dengan bantuan sinar matahari melalui proses fotosintesis. MAFLEXTOR merupakan inovasi teknologi yang mampu menyerap emisi gas CO2 serta media budidaya mikroalga dengan mengintegrasikan teknologi IoT untuk mengetahui tingkat kualitas udara. MAFLEXTOR dilengkapi dengan panel surya sebagai suplai listrik mandiri untuk mengaktifkan aerator, mikrokontroler, sensor dan lampu. Metode penelitian yang digunakan yakni metode kombinasi deskriptif dan metode eksperimen, dengan melakukan percobaan dalam skala prototype. Hasil penelitian yang dilakukan yaitu terciptanya sebuah sistem budidaya mikroalga yang efektif agar mampu menyerap kadar CO2 secara maksimal dan menghasilkan desain implementasi MAFLEXTOR yang flexible.
Pengaruh Lingkungan Terhadap Pemakaian Lensa Blue Ray Pengguna Handphone Pada Anak Usia Remaja Ditinjau Dari Keluhan Penglihatannya Irwanto, Rachman; Affandi, Samsudin
Envirous Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Envirous
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirous.v3i2.25

Abstract

Handphone seakan sudah menjadi kebutuhan yang sulit dilepaskan dari kegiatan sehari-hari. Banyak orang dari yang muda sampai yang tua menggunakan handhone untuk mempermudah tugas, pekerjaan dan sebagai alat rekreasi salah satunya bermain game. Melihat hal tersebut peneliti tertarik untuk meneliti waktu timbul keluhan penglihatannya dengan menggunakan kacamata lensa Blue Ray dan tidak menggunakan kacamata lensa Blue Ray dengan jarak pemakaian 20 cm pada suhu ruangan 200C dan 250C. Penelitian ini dilakukan secara observasi yang bersifat Cross Sectional di ARZI Optik Jl. Kalijudan XI Surabaya pada bulan November 2022–Januari 2023 dengan populasi anak remaja usia 12 sampai 21 tahun pengguna handphone jarak pemakaian 20 cm dengan suhu ruangan 200C dan 250C. Dari hasil penelitian didapatkan kesimpulan bahwa bermain game di handphone menggunakan kacamata lensa Blue Ray lebih lama timbul keluhan penglihatannya dibandingkan dengan tanpa menggunakan kacamata dengan lensa Blue Ray. Akan tetapi hal tersebut juga dipengaruhi oleh suhu ruangan atau kelembaban udara. Waktu timbul keluhan penglihatannya tanpa kacamata lensa Blue Ray dengan suhu ruang 250C pada menit 57 dan pada suhu ruang 200C pada menit 45. Sedangkan dengan kacamata lensa Blue Ray dengan suhu ruang 250C pada menit 90, sedangkan pada suhu ruang 200C pada menit 69. Keluhan penglihatan yang paling banyak dialami responden adalah Mata Kering. Dengan demikian penggunaan kacamata lensa Blue Ray memberikan kontribusi positif terhadap pengguna handphone.

Page 11 of 25 | Total Record : 248