cover
Contact Name
Shinta Purnamasari
Contact Email
shintapurnamasari@uniga.ac.id
Phone
+62262-544214
Journal Mail Official
jpps.ipafpik@uniga.ac.id
Editorial Address
Jln. Raya Samarang No. 52A Hampor-Tarogong Garut,Jawa Barat 44151 (0262) 544-214
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Kajian Pendidikan IPA
Published by Universitas Garut
ISSN : 27985636     EISSN : 27987043     DOI : http://dx.doi.org/10.52434/jkpi
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Kajian Pendidikan IPA (JKPI) dengan nomor P-ISSN: 2798-7043 dan E-ISSN: 2798-7043 merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan IPA, FPIK, Universitas Garut. Jurnal ini bertujuan mempublikasikan artikel hasil penelitian atau pemikiran pada bidang Pendidikan IPA, Pendidikan Kimia, Pendidikan Fisika, dan Pendidikan Biologi. Konten artikel yang dimuat mencakup isu-isu kekinian pada bidang Pendidikan IPA, Pendidikan Kimia, Pendidikan Fisika, dan Pendidikan Biologi yang berkaitan dengan proses pembelajaran, media pembelajaran, bahan ajar pembelajaran, dan penilaian pembelajaran IPA.
Articles 155 Documents
Profil argumentasi calon guru IPA pada materi energi alternatif Dudung Abdurrahman
Jurnal Kajian Pendidikan IPA Vol 3, No 1 (2023): Jurnal Kajian Pendidikan IPA
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jkpi.v3i1.2387

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan argumentasi calon guru IPA pada materi energi alternatif. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Sampel pada penelitian ini adalah calon guru IPA yang mengikuti perkuliahan materi dan energi  sebanyak 27 orang. Kemampuan argumentasi diperoleh dari jawaban tugas mengenai energi alternatif. Argumentasi yang diperoleh di analisis komponennya menurut Toulmins Argumentation Pattern (TAP). Hasilnya  kemampuan argumentasi calon guru IPA pada materi energi alternatif berada pada level 2, yaitu sudah mampu membuat claim, data, dan atau warrant. Calon guru IPA yang memiliki kemampuan lebih tinggi memperoleh level argumentasi lebih tinggi. Dan koherensi antar komponen argumen dominan pada limited coherency, yaitu penjelasan yang dibuat kurang relevan dengan claim yang dibuat.
Implementasi problem based learning (PBL) terintegrasi education for sustainable development (ESD) terhadap literasi lingkungan siswa pada topik energi Neng Leli Nailul Zulfah; Shinta Purnamasari; Dudung Abdurrahman
Jurnal Kajian Pendidikan IPA Vol 4, No 1 (2024): Jurnal Kajian Pendidikan IPA
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jkpi.v4i1.3424

Abstract

Pendidikan berkelanjutan mengenai energi memiliki peran penting dalam membangun pemahaman siswa terhadap lingkungan. Dengan pendekatan interdisipliner dan pemikiran kritis, pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan (ESD) mendukung visi UNESCO dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB. ESD juga melibatkan literasi lingkungan yang mendorong pemahaman tentang isu-isu sosial, ekonomi, dan lingkungan dalam konteks keseimbangan antara kebutuhan manusia dan lingkungan. Integrasi metode pembelajaran berbasis masalah (PBL) dengan ESD, khususnya dalam konteks energi, berpotensi meningkatkan literasi lingkungan siswa, dengan melibatkan mereka dalam pemecahan masalah nyata dan memberi mereka peran aktif dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengintegrasikan ESD dan literasi lingkungan melalui pendekatan Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran, serta untuk mengukur efektivitasnya dalam meningkatkan literasi lingkungan siswa pada topik energi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain Pre-Experimental Desain. Sampel terdiri dari 27 siswa. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test, serta observasi untuk mengukur keterlaksanaan pembelajaran PBL yang terintegrasi dengan ESD. Hasil N-gain literasi lingkungan sebesar 0,61 menunjukkan bahwa pembelajaran PBL yang terintegrasi dengan ESD memiliki dampak positif pada peningkatan literasi lingkungan siswa. Dengan integrasi ESD dan literasi lingkungan melalui PBL, siswa dapat lebih memahami isu-isu berkelanjutan dan mengembangkan sikap yang peduli terhadap lingkungan. Hasil ini menunjukkan pentingnya pendekatan ini dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan dan merangsang perubahan perilaku siswa menuju lingkungan yang lebih baik
Kajian Literatur: Pemanfaatan puzzle game sebagai media pembelajaran IPA Ai Tuti Kusmiati; Dela Sri Astuti; Aflah Aolanisa
Jurnal Kajian Pendidikan IPA Vol 3, No 2 (2023): Jurnal Kajian Pendidikan IPA
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jkpi.v3i2.2735

Abstract

Penulisan artikel ini bertujuan untuk memaparkan hasil analisis berupa kajian literatur pada hasil penelitian mengenai pemanfaatan media puzzle pada pembelajaran IPA. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah literatur review pada 8 jurnal yang dipublikasikan dari tahun 2010-2019. Metode literatur review ini memiliki 4 langkah, yaitu pemilihan topik yang akan direview, pencarian dan penyeleksian artikel yang berkaitan dengan topik yang sudah ditentukan, melakukan analisis dan sintesis literatur, dan melakukan organisasi tulisan. Hasil dari literatur review ini menunjukkan bahwa: 1) media puzzle bisa digunakan dengan beberapa model pembelajaran, seperti model ADDIE dan model TGT (Teams Games Tournament). Kemudian media puzzle juga sesuai jika digunakan dengan pendekatan saintifik dan Teknik story telling. 2) penggunaan media puzzle memberikan dampak positif pada keaktifan, hasil belajar, pemahaman konsep IPA, motivasi, kompetensi sikap, kompetensi pengetahuan, dan kompetensi keterampilan. Sehingga hal ini menunjukkan bahwa media puzzle layak digunakan sebagai media pembelajaran.Kata kunci : media pembelajaran, puzzle,
Pengembangan buku cerita IPA terpadu bermuatan karakter Siti Nurhalimah; Ikna Nurma'ripat; Shinta Purnamasari
Jurnal Kajian Pendidikan IPA Vol 3, No 1 (2023): Jurnal Kajian Pendidikan IPA
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jkpi.v3i1.2243

Abstract

Penulisan artikel ini bertujuan untuk memaparkan hasil analisis berupa kajian literatur pada hasil penelitian mengenai pengembangan buku cerita IPA terpadu bermuatan pendidikan karakter yang digunakan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Kajian pustaka dilakukan pada 7 artikel yang dipublikasikan di berbagai jurnal dari tahun 2014 sampai 2022. Kajian pustaka dilakukan dengan menggunakan 4 metode yaitu pemilihan topik yang akan direview, melakukan pencarian dan penyeleksian artikel yang berkaitan dengan topik yang sudah ditemukan, melakukan analisis dan sintesis literatur, serta melakukan organisasi tulisan. Hasil dari literatur review ini menunjukkan bahwa buku cerita IPA terpadu bermuatan pendidikan karakter dapat digunakan untuk meningkatkan minat baca siswa, motivasi belajar siswa, mempermudah siswa dalam memahami materi dan  menumbuhkan karakter dalam diri siswa.  Dalam alur ceritanya pun mengandung pesan-pesan moral sehingga dapat menumbuhkan nilai karakter ke dalam diri siswa secara langsung tanpa unsur paksaan melalui peranan dari tokoh cerita.
Peningkatan kemampuan argumentasi tertulis siswa melalui pembelajaran argument driven inquiry pada pembelajaran IPA terpadu di SMP kelas VII Yuli Andriani
Jurnal Kajian Pendidikan IPA Vol 3, No 1 (2023): Jurnal Kajian Pendidikan IPA
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jkpi.v3i1.2207

Abstract

ABSTRAKSalah satu keterampilan yang dapat di latihkan agar siswa-siswa menjadi manusia yang dapat berkontribusi bagi masyarakat dan memiliki kemampuan berkomunikasi adalah keterampilan untuk beragumentasi secara ilmiah. Tetapi kenyataan di lapangan sekolah-sekolah pada umumnya belum melatihkan kemampuan ini. Pembelajaran Argument Driven Inquiy dipandang dapat melatihkan kemampuan argumentasi karena pembelajaran Argument Driven Inquiy membelajarkan kemampuan argumentasi secara eksplisit, hal ini dimaksudkan agar siswa terbiasa terlibat dalam diskusi untuk membangun sebuah argumen ilmiah. Penelitian ini dilakukan untuk melihat peningkatan kemampuan argumentasi tertulis siswa melalui pembelajaran Argument Driven Inquiy. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas VII di salah satu di salah satu SMP Negeri di kabupaten Garut sebanyak 66 orang yang terbagi kedalam dua kelas dimana satu kelas lainnya menggunakan pembelajaran inquiry terbimbing. Hasil penelitian menunjukan penerapan model pembelajaran Argument Driven Inquiry secara signifikan dapat meningkatkan kemampuan argumentasi tertulis siswa dibandingkan pembelajaran dengan inquiry terbimbing. Nilai rata-rata N-gain setiap komponen argumentasi pada kelas eksperimen lebih besar dibandingkan kelas kontrol, dimana komponen argumen yang paling meningkat adalah komponen klaim di kelas yang menggunakan pembelajaran Argument Driven Inquiry sedangkan di kelas yang menggunakan pembelajaran Inquiry terbimbing komponen yang paling meningkat adalah komponen pembenaran,.Key words: Pembelajaran Argument Driven Inquiy, Kemampuan argumentasi tertuli
Pembelajaran IPA Berorientasi Pada Framework Strategic Vision and Direction for Science (SVDS) PISA 2024 Abdul Latip
Jurnal Kajian Pendidikan IPA Vol 4, No 1 (2024): Jurnal Kajian Pendidikan IPA
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jkpi.v4i1.3579

Abstract

Penelitin ini bertujuan mengkaji secara literatur megnenai pembelajaran IPA berorientasi pada Framework Strategic Vision and Direction for Science (SVDS). Kajian literatur yang dilakukan menggunakan Narrative Literatur Review (NLR) dengan 4 tahapan utama, yaitu menentukan topik kajian, mencari dan menyeleksi literatur, menganalisis dan mengkritisi literatur, dan menentukan struktur logis untuk narasi dari kajian literaturnya. Hasil kajian literatur menunjukkan bahwa 1) pada SVDS terdapat penambahan domain literasi saintifik, yaitu scientific identity yang menggantikan scientific attitude. 2) Domain scientific knowledge terdiri atas pengetahuan yang mendukung untuk pemecahan masalah kompleks berkaitan dengan isu-isu di sekitar, pengetahuan dalam memberikan apresiasi dalam perkembangan ilmu, serta pengetahuan tentang data, struktur dan perilaku sistem pemorsesan informasi. 3) Pada domain scientific competencies terjadi penambahan dua kompetensi dan mengeliminasi satu kompetensi, yaitu kompetensi menggunakan pengetahuan sains dalam memutuskan tindakan, keterampilan berpikir probabilistik, keterampilan mengevaluasi dan merancang penyelidikan ilmiah, dan keterampilan menginterpretasi data dan bukti ilmiah. 4) Pada domaian tambahan, yaitu scientific identitiy terdiri atas Science Capital, Critical science agency, Inclusive science experiences and practices, Ethics and values. Pembelajaran IPA yang dapat dirancang antara lain pembelajaran IPA berpendekatan socio-scientific issues (SSI), pembelajaran IPA dengan tema-tema sustainable development goals, pembelajaran IPA dengan pendekatan Historical Inquiry Cases (HIC), pembelajaran IPA berbantuan Machine learning and artificial intelligence, dan pembelajaran IPA dengan Inquiry Based Learning (IBL)
Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran IPA sebagai upaya peningkatan hasil belajar Mariam Hoerunnisa; Siti Rahayu Fauziah
Jurnal Kajian Pendidikan IPA Vol 3, No 2 (2023): Jurnal Kajian Pendidikan IPA
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jkpi.v3i2.3030

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk  memaparkan  hasil analisis berupa kajian pustaka pada hasil penelitian mengenai pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran IPA yang digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan Metode Studi Literatur atau  Kajian pustaka, kajian pustaka ini dilakukan pada 8 artikel yang dipublikasikan di berbagai jurnal dari tahun 2015-2022. Kajian Pustaka dilakukan dengan 4 langkah yaitu pemilihan topik yang akan di review,  mencari informasi berupa artikel yang sesuai dengan topik yang telah ditentukan,  melakukan analisis serta sintesis pada jurnal yang telah di seleksi, dan  melakukan pengorganisasisan tulisan. Hasil Kajian Pustaka dan analisisnya menunjukan bahwa : 1) Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran IPA untuk meningkatkan hasil belajar siswa terdiri dari berbagai bentuk yaitu : E- book berekstensi EPUB, Video Pembelajaran, Web, Media komputer interaktif dan metode pembelajaran, Google Classroom, Quizizz. 2) Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran IPA dapat memberikan dampak terhadap peningkatan hasil.belajar siswa. Hasil tersebut menunjukan bahwa pemanfaatan teknologi dalam Pembelajaran  IPA dapat dikembangkan dalam berbagai bentuk media dan memberikan peranan dalam meningkatkan hasil belajar siswaKata kunci : Pemanfaatan Teknologi, Hasil belajar. ABSTRACTThis study aims to describe the results of the analysis in the form of a literature review on the results of research on the use of technology in science learning  used to improve student learning outcomes. This research uses the Literature Study Method or literature review, this library research was carried out on eight articles in various journals from 2015-to 2022 Literature review is carried out in 4 steps, namely selecting topics to be reviewed, seeking information in the form of articles that are by predetermined topic, analyzing and synthesizing selected journals, and organizing writings. The results of the Literature Review and its analysis show that: The use of technology in science learning to improve student learning outcomes consists of various forms, that are:1) Ebooks with EPUB extension, Learning Videos, Web, interactive computer media and learning methods, Google Classroom, and Quizzes. 2) The use of technology in science learning can have an impact on increasing student learning outcomes. These results indicate that the use of various technologies in science learning can be developed in the form of media and provide a role in improving student learning outcomesKeyword: Utilization of Technology, Learning Outcomes 
Pengembangan e-modul berbasis problem based learning berbantuan liveworksheets untuk mengoptimalkan keterampilan pemecahan masalah Alfiani Syarifatul Ajri; Tsania Nur Diyana
Jurnal Kajian Pendidikan IPA Vol 3, No 2 (2023): Jurnal Kajian Pendidikan IPA
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jkpi.v3i2.2377

Abstract

Proses pembelajaran perlu mengikuti transformasi pendidikan yang mulai berorientasi pada media berbasis digital. E-Modul dapat menjadi pendamping bagi peserta didik dalam pembelajaran yang berorientasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan pengembangan E-Modul berbasis problem based learning berbantuan Liveworksheets yang dirancang mampu mengoptimalkan keterampilan pemecahan masalah pada materi fluida dinamik. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D yang dimodifikasi menjadi 3D terdiri dari tahap define, tahap design, dan tahap develop terbatas yaitu pengujian kelayakan media yang dikembangkan. Instrumen yang digunakan berupa lembar validasi media. Lembar validasi media diisi oleh dosen ahli dan guru fisika SMA. Hasil pengisian lembar validasi tersebut dianalisis dengan menghitung persentase kelayakan lalu dikategorikan dalam rentang persentase kelayakan media. Hasil penelitian yang diperoleh melalui uji kelayakan aspek isi, penyajian, dan kebahasaan dalam tahap develop terbatas menunjukkan bahwa pengembangan E-Modul problem based learning berbantuan Liveworksheets memiliki kategori layak. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa media E-Modul yang dikembangkan dapat digunakan dalam proses menemukan masalah hingga mengambil kesimpulan pemecahan masalah.
Pembelajaran berbasis Next Generation Science Standards untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah menengah pertama pada materi energi Wiwit Yuli Lestari
Jurnal Kajian Pendidikan IPA Vol 3, No 1 (2023): Jurnal Kajian Pendidikan IPA
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jkpi.v3i1.2120

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi berdasarkan hasil analisis potensi dan masalah yang diambil dari standar pembelajaran yang digunakan di sekolah. Berdasarkan hasil wawancarai pihak sekolah menyatakan bahwa hanya menggunakan perangkat pembelajaran berdasarkan pemerintah. Dari hal tersebut maka peneliti ingin menerapkan pembelajaran Next Generation Science Standard pada peserta didik dengan menggunakan pembelajaran berbasis Next generation science standard dengan model 5M (mengamati, menanya, mencoba, menalar dan mengkomunikasikan) materi energi pada peserta didik kelas 7 di tingkat sekolah menengah pertama salah satu kota di Yogyakarta. Tujuan penelitian ini yaitu ingin mengetahui bagaimana hasil penerapan pembelajaran NGSS untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis pada materi energi. Subjek penelitian yaitu peserta didik kelas VII sebanyak 31 peserta didik. Pakar ahli memvalidasi perangkat pembelajaran berbasis NGSS. Hasil validasi rata-rata ahli perangkat dan ahli materi masing-masing adalah 92,70% dan 90% (sangat layak). Efektivitas perangkat pembelajaran diukur melalui pretest dan posttest kemudian dihitung peningkatannya dengan  rumus N-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap indikator pemikiran kritis telah meningkat dengan rata-rata N-gain 0,31. Sehingga disimpulkan dengan pembelajaran berbasis NGSS menjadikan kemampuan berpikir kritisnya meningkat.
Pengembangan modul berbasis multirepresentasi berorientasi keterampilan argumentasi pada topik kalor Pina Musdalipah; Dudung Abdurrahman; Andinisa Rahmaniar
Jurnal Kajian Pendidikan IPA Vol 4, No 1 (2024): Jurnal Kajian Pendidikan IPA
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jkpi.v4i1.3351

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran yang berbasis multirepresentasi dan berorientasi pada keterampilan argumentasi pada topik kalor. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D yang dimodifikasi menjadi 3D terdiri dari tahap define, tahap design, dan tahap develop terbatas yaitu pengujian kelayakan produk yang dikembangkan. Penelitian ini melibatkan siswa kelas VII SMP sebagai sampel penelitian. Instrumen yang digunakan berupa lembar validasi bahan ajar diisi oleh dosen ahli dan guru IPA. Hasil pengisian lembar validasi tersebut dianalisis dengan menghitung presentase kelayakan lalu dikategorikan dalam rentang presentase kelayakan bahan ajar. Hasil penelitian yang diperoleh melalui uji kelayakan aspek materi, penyajian, dan bahasa dalam tahap develop terbatas menunjukan bahwa pengembangan modul berbasis multirepresentasi keterampilan argumentasi pada topic kalor memiliki kategori layak. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa bahan ajar berupa modul yang dikembangkan dapat digunakan dalam proses pembelajaran. 

Page 5 of 16 | Total Record : 155