cover
Contact Name
Shinta Purnamasari
Contact Email
shintapurnamasari@uniga.ac.id
Phone
+62262-544214
Journal Mail Official
jpps.ipafpik@uniga.ac.id
Editorial Address
Jln. Raya Samarang No. 52A Hampor-Tarogong Garut,Jawa Barat 44151 (0262) 544-214
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Kajian Pendidikan IPA
Published by Universitas Garut
ISSN : 27985636     EISSN : 27987043     DOI : http://dx.doi.org/10.52434/jkpi
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Kajian Pendidikan IPA (JKPI) dengan nomor P-ISSN: 2798-7043 dan E-ISSN: 2798-7043 merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan IPA, FPIK, Universitas Garut. Jurnal ini bertujuan mempublikasikan artikel hasil penelitian atau pemikiran pada bidang Pendidikan IPA, Pendidikan Kimia, Pendidikan Fisika, dan Pendidikan Biologi. Konten artikel yang dimuat mencakup isu-isu kekinian pada bidang Pendidikan IPA, Pendidikan Kimia, Pendidikan Fisika, dan Pendidikan Biologi yang berkaitan dengan proses pembelajaran, media pembelajaran, bahan ajar pembelajaran, dan penilaian pembelajaran IPA.
Articles 155 Documents
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Pada Mata Kuliah Kimia Fisika Berdasarkan Kurikulum KKNI Sandy Yudha
Jurnal Kajian Pendidikan IPA Vol 4, No 1 (2024): Jurnal Kajian Pendidikan IPA
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jkpi.v4i1.2755

Abstract

Perangkat pembelajaran merupakan salah satu faktor penting dalam mempengaruhi keberhasilan pembelajaran terutama diperguruan tinggi. Dengan meningkatkan kualitas perangkat pembelajaran, maka dapat memudahkan mahasiswa dalam memahami materi termasuk materi pembelajaran kimia. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran berupa Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dan Modul Pembelajaran sesuai kurikulum kerangka kualifikasi nasional indonesia (KKNI). Pengembangan ini dilakukan pada mata kuliah kimia fisika di jurusan Teknik kimia Universitas Bung Hatta (UBH). Penelitian ini menggunakan model penelitian pengembangan model 4-D, namun pada penelitian ini hanya sampai pada 3 tahap yaitu tahap pendefinisian, tahap perancangan, dan tahap pengembangan. Validator yang terlibat pada penelitian ini adalah validator ahli pengembangan dan ahli materi. Hasil validasi perangkat pembelajaran diperoleh nilai rata-rata kedua perangkat adalah 3,79 (kriteria sangat layak). Hal ini berarti perangkat pembelajaran yang dibuat sudah sesuai dengan kerangka kualifikasi nasional Indonesia
Analisis materi ajar kimia SMA/MA kelas XI pada konsep larutan penyangga Sandy Yudha
Jurnal Kajian Pendidikan IPA Vol 3, No 2 (2023): Jurnal Kajian Pendidikan IPA
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jkpi.v3i2.2724

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa label konsep dan kesesuaian  materi ajar terhadap kurikulum 2013 pada konsep larutan penyangga dan mengidentifikasi proporsi yang menimbulkan kesalahan konsep (miskonsepsi) pada buku teks kimia SMA. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Instrumen yang digunakan adalah table analisis konsep yang disesuaikan dengan Silabus pada kurikulum 2013. Pada penelitian ini dilakukan analisis pada dua buah buku teks kimia SMA kelas XI dan hasil penelitian menunjukkan label konsep yang dianalisis secara keseluruhan berjumlah 9 label konsep, label konsep pada buku A ada 9 label sesuai dengan silabus kurikulum 2013 dan pada Buku B ada 8 Label konsep dan sesuai dengan silabus kurikulum 2013. Materi Larutan Penyangga berdasarkan struktur makro wacana pada buku teks A pembahasan konsep pada dimensi elaborasi mencapai 4 level dan pada dimensi progresi pada level 2 terdapat 3 konsep yaitu: komponen, cara kerja dan pH larutan penyangga. Sedangkan pada buku teks B pembahasan konsep pada dimensi elaborasi mencapai level 4 dan pada dimensi progresi pada level 2 terdapat 4 konsep, yaitu: Komponen, Prinsip, Fungsi dan Perhitungan pH larutan penyangga. Proposisi yang berpotensi kesalahan konsep pada buku teks A ada dua, yaitu: keterangan rumus pH larutan penyangga dan perhitungan contoh soal  larutan penyangga asam yang dihitung adalah mol garam. Proposisi yang berpotensi kesalahan konsep pada buku teks B ada empat, yaitu: penggunaan kata yang kurang lengkap, penjelasan cara kerja larutan penyangga hanya pada larutan penyangga asam, kekurangan penjelasan tentang pembentukan larutan penyangga dari asam lemah dengan basa kuat atau sebaliknya dari asam kuat dan basa lemah serta penyelesaian conotoh soal hanya menghitung mol garam.
Profil Kemampuan Kreativitas Mahasiswa Calon Guru IPA dalam Membuat Peta Konsep pada Materi Reproduksi Manusia Lestari, Wiwit Yuli; Putri, Iffa Ichwani
Jurnal Kajian Pendidikan IPA Vol 4, No 2 (2024): Jurnal Kajian Pendidikan IPA
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jkpi.v4i2.3999

Abstract

Kemampuan kreatif dalam membuat peta konsep merupakan kemampuan kreatif menyajikan hubungan setiap konsep. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kemampuan mahasiswa dalam membuat peta konsep dari membaca buku dan internet. Subjek penelitian adalah mahasiswa program studi pendidikan IPA sebanyak 30 orang. Dalam hal ini peneliti menggunakan jenis penelitian kuantitatif, dengan cara mengumpulkan data produk peta konsep yang telah dibuat mahasiswa, pada materi reproduksi manusia di mata kuliah fisiologi manusia. Hasil penelitian menunjukkan nilai tertinggi mahasiswa sebesar 87,29, sedangkan nilai terendah sebesar 54,24, dan untuk rata-rata seluruh mahasiswa sebesar 65,90 yang termasuk kedalam kategori sedang dari kreativitas mahasiswa dalam membuat peta konsep. Komponen penting yang harus diperhatikan dalam menyusun peta konsep adalah keterkaitan, konsep, keterkaitan silang, contoh, hierarki, dan mengenai kreativitas dalam menampilkan peta konsep dalam bentuk dan warna harus diperhatikan sesuai tingkatan hierarkinya karena jika tidak maka akan terjadi. sulit untuk dideskripsikan atau dapat terjadi miskonsepsi pada saat membaca peta konsep.
Articulate Storyline: Inovasi Pembelajaran Sains yang Menarik dan Interaktif Miftahurrahman, Ujang; Zulfitria, Zulfitria; Amirullah, Febry
Jurnal Kajian Pendidikan IPA Vol 4, No 2 (2024): Jurnal Kajian Pendidikan IPA
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jkpi.v4i2.4181

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji media berbasis articulate storyline dalam pembelajaran IPA sebagai upaya menghadirkan pembelajaran yang menarik dan interaktif. Penelitian ini menggunakan library research dengan fokus pada analisis dan kajian berbagai artikel dengan tema articulate storyline pada pembelajaran IPA. Pengumpulan informasi dilakukan dengan cara menganalisis isi artikel dan menuangkan dalam struktur temuan penelitian. Hasil library research menunjukkan bahwa articluate storyline merupakan salah satu platform yang dapat membantu dalam mengembangkan media yang lebih interaktif untuk pembelajaran IPA. Pada proses pembelajaran IPA dengan media berbasis articulate storyline dapat diintegrasikan dalam berbagai strategi pembelajaran IPA, seperti model discovery learning dan pendekatan STEM. Selain itu, media pembelajaran berbasis articulate storyline juga dapat dikemas dalam bentuk media langsung yang digunakan dalam pembelajaran maupun dikemas dalam bentuk website yang dapat diakses secara fleksible. Media pembelajaran berbasis articulate storyline memiliki dampak pada kualitas pembelajaran, seperti menhadirkan pembelajaran yang interaktif dan meningkatkan keterlibatan peserta didik. Lebih lanjut, media pembelajaran berbasis articulate storyline juga berdampak pada peningkatan hasil belajar dan kemampuan komunikasi peserta didik
Peran Media Interaktif Virtual Laboratory Pada Pembelajaran IPA di Sekolah: A Literatur Review Aspariga, Diesti; Zulfitria, Zulfitria; Okgi Nugroho, Arma
Jurnal Kajian Pendidikan IPA Vol 4, No 2 (2024): Jurnal Kajian Pendidikan IPA
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jkpi.v4i2.4137

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara literatur peran media interaktif virtual laboratory dalam pembelajaran IPA di Sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan literatur review denegan fokus pada kajian tentang peran V-Lab dengan menganalisis artikel-artikel yang sudah dipublikasikan. Sumber artikel berasal dari Google Scholar dan website lainnya. Hasil kajian literatur menunjukkan bahwa media interaktif dalam bentuk virtual laboratory merupakan salah satu jenis media yang memiliki peran penting dalam pembelajaran IPA. V-Lab dapat mengakomodasi berabgai aspek kegiatan pembelajaran IPA, seperti memfasilitasi kegiatan eksperimen dan simulasi untuk materi pelajaran IPA yang sulit diajarkan secara langsung. Lebih lanjut, V Lab dapat meningkatkan pemahaman konsep, keterlibatan, dan motivasi siswa. Selain itu, V Lab juga menghadirkan pembelajaran yang menghadirkan lingkungan yang aman dengan aksesibilitas yang dapat diakses secara fleksibel. Dengan demikian, V Lab menjadi alternatif dalam pembelajaran IPA yang dapat menghadirkan berbgai peran yang dapat menjadikan pembelajaran bermakna. 
Upaya Peningkatan Kompetensi Guru dalam Meningkatkan Literasi Sains Siswa Sukisnawati, Sukisnawati; Zulfitria, Zulfitria; Muharawati, Dasa Agtiani
Jurnal Kajian Pendidikan IPA Vol 4, No 2 (2024): Jurnal Kajian Pendidikan IPA
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jkpi.v4i2.4183

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplor mengenai upaya peningkatan kompetensi guru dalam rangka meningkatkan literasi sains siswa. penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur dengan mengkaji berbagai artikel yang telah diterbitkan pada berbagai jurnal dengan fokus kajian tentang kompetensi guru dan literasi sains. Hasil studi literatur menunjukkan bahwa upaya pengembangan kompetensi guru dalam meningkatkan literasi sains siswa dapat dilaksanakan melalui berbagai cara, baik yang bersifat insidental maupun berkelanjutan. Upaya yang dapat dilaksanakan diantaranya pengembangan kompetensi pedagogi dan konten pada guru melalui workshop dan pelatihan dengan tema serta fokus pada menghadirkan pembelajaran berbasis literasi sains. Selain itu, pengembangan kompetensi guru juga dapat dilaksanakan dengan program kelas yang mengarahkan pada pelatihan menciptkan lingkungan belajar yang inovatif, interaktif, dan mengarah pada literasi sains siswa. Lebih lanjut, upaya pengembangan kompetensi lain yang bisa dilakukan yaitu pengembangan kompetensi guru dalam penguasaan teknologi. Dengan menguasai teknologi yang baik, maka guru dapat menghadirkan e-modul dan mutlimedia interaktif yang khusus untuk literasi sains
Blended Learning dalam Pembelajaran IPA: Kajian Literatur Aspek Kelebihan Pembelajaran Tatap Muka dan Online Arifin, Maolana; Zulfitria, Zulfitria; Rahmah, Zihan Fauziah
Jurnal Kajian Pendidikan IPA Vol 4, No 2 (2024): Jurnal Kajian Pendidikan IPA
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jkpi.v4i2.4140

Abstract

Penelitian ini bertujuan melakukan kajian literatur pada artikel dengan fokus kajian tentang pembelajaran blended learning dalam mata pelajaran IPA. Penelitian ini menggunakan pendekatan literatur review dengan 4 tahapan utama, yaitu pencarian artikel, seleksi artikel, analisis artikel dan penarikan simpulan. Hasil kajian literatur menunjukkan bahwa  Pembelajaran blended learning dalam mata pelajaran IPA dapat dilaksanakan dengan memperhatikan tahap persiapan, pelaksanaan, dan penilaian. Salah satu bagian penting dalam tahapan persiapan, yaitu memastikan kesiapan siswa dapat menggunakan teknologi dan menyiapkan saran prasarananya. Pembelajaran IPA dengan blended learning ini memiliki kelebihan, yaitu fleksibilitas waktu dan tempat, kemudahan siswa dalam mengakses materi, keberagaman media pembelajaran yang dapat digunakan, serta penilaian yang komprehensif dan dapat dianalisis dengan baik oleh guru
Profil kemampuan afektif siswa SMP pada mata pelajaran IPA ditinjau dari gaya belajar Anas, Aswar; Budi Sartika, Septi
Jurnal Kajian Pendidikan IPA Vol 1 No 1 (2021): Jurnal Kajian Pendidikan IPA
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jkpi1988

Abstract

Abstrak Kemampuan afektif adalah salah satu kemampuan penting yang harus dikuasai oleh siswa baik dalam kegiatan belajar mengajar ataupun di luar kegiatan belajar mengajar. Kemampuan afektif siswa dapat dipengaruhi oleh beberapa hal termasuk gaya belajar. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan triangulasi sumber. Angket kemampuan afektif menjadi instrumen untuk mengambil data secara online melalui google form. Hasil data dari angket akan dianalisis menggunakan triangulasi sumber, hasil data dari subyek siswa akan dianalisis dengan data dari subyek lain. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan afektif yang dimiliki gaya belajar visual baik dengan semua indikator kemampuan afektif muncul. Kemampuan afektif pada gaya belajar visual juga baik dengan semua indikator kemampuan afektif muncul, namun kemampuan afektif gaya belajar kinestetik tidak baik dengan tidak adanya indikator kemampuan afektif yang muncul. Penelitian ini diharapkan bisa menjadi referensi praktisi maupun peneliti selanjutnya dalam menganalisis kemampuan afektif siswa dari berbagai faktor yang mempengaruhinya. Kata kunci: Kemampuan Afektif, Gaya Belajar, Siswa SMP, IPA.
Efektivitas model pembelajaran conceptual understanding procedures terhadap peningkatan penguasaan konsep dan keterampilan proses sains siswa SMA pada materi elastisitas dan hukum Hooke Sulistio, Fuad; Hakim, Abdul; Efwinda, Shelly
Jurnal Kajian Pendidikan IPA Vol 1 No 1 (2021): Jurnal Kajian Pendidikan IPA
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jkpi11020

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Conceptual Understanding Procedures (CUPs) terhadap peningkatan penguasaan konsep dan keterampilan proses sains siswa SMA pada materi elastisitas dan hukum Hooke. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 9 Samarinda tahun ajaran 2019/2020. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA 1 dan XI MIPA 3 yang masing-masing berjumlah 33 orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan desain penelitian static-group pre-test post-test design. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik tes berupa soal pilihan ganda penguasaan konsep dan keterampilan proses sains dan teknik non-tes berupa lembar observasi siswa. Hasil analisis data dengan menggunakan uji t independen berbantuan SPSS menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan pada peningkatan penguasaan konsep dan keterampilan proses sains siswa antara kelas eksperimen dan kontrol dengan perolehan p-value 0,040. Penerapan model CUPs dapat meningkatkan penguasaan konsep siswa dengan tingkat efektifitas sedang untuk tingkat kognitif C3 mengaplikasikan dengan nilai effect size 0,46 dan C4 menganalisis dengan nilai effect size 0,52, serta dapat meningkatkan keterampilan proses sains siswa pada indikator mengidentifikasi variabel dan mengolah data dengan tingkat efektifitas kecil dan pada indikator menyajikan data, merumuskan hipotesis, merancang penelitian dan melaksanakan eksperimen dengan tingkat efektifitas sedang.
Penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis audio-visual dengan aplikasi Powtoon untuk meningkatkan minat dan hasil belajar siswa pada materi impuls dan momentum di SMK Negeri 6 Samarinda Thesarah, Ravena Hardyanti; Subagiyo, Lambang; Qadar, Riskan
Jurnal Kajian Pendidikan IPA Vol 1 No 1 (2021): Jurnal Kajian Pendidikan IPA
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jkpi11050

Abstract

Pembelajaran fisika yang terkesan sulit menyebabkan siswa kurang tertarik mengikuti pembelajaran. Media pembelajaran interaktif berbasis audio-visual dengan aplikasi powtoon digunakan untuk menarik minat belajar sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat dan hasil belajar siswa setelah diterapkannya media pembelajaran interaktif. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu purposive sampling sehingga kelas X Teknik Alat Berat (TAB) dipilih menjadi sampel dari penelitian ini. Pengambilan data pada penelitian ini menggunakan angket, wawancara, dan tes tertulis. Hasil analisis angket minat belajar siswa menunjukkan bahwa siswa memiliki minat yang tinggi terhadap pembelajaran dengan persentase rata-rata sebesar 83%. Minat siswa pada kategori sangat tinggi sebesar 35%, kategori tinggi sebesar 60%, dan kategori sedang sebesar 5%. Hasil wawancara menunjukkan bahwa siswa tertarik dan bersemangat terhadap proses pembelajaran. Analisis hasil belajar siswa menunjukkan bahwa kelas X TAB memperoleh N-gain sebesar 0.66 yang termasuk kategori sedang dengan nilai rata-rata sebesar 76,90.

Page 6 of 16 | Total Record : 155