cover
Contact Name
Edi Susilo
Contact Email
faperta.unras@gmail.com
Phone
+6285235229104
Journal Mail Official
faperta.unras@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Pertanian Universitas Ratu Samban Jl. Jend. Sudirman No 87 Arga Makmur Bengkulu Utara website : www.faperta-unras.ac.id HP. 081328676033 / 085235229104 Email : faperta.unras@gmail.com
Location
Kab. bengkulu utara,
Bengkulu
INDONESIA
PUCUK : Jurnal Ilmu Tanaman
ISSN : 2809784X     EISSN : 28091035     DOI : -
PUCUK: Jurnal Ilmu Tanaman (Pucuk Journal) is a journal managed by Agriculture Faculty and published by the Universitas Ratu Samban, E-ISSN : 2809-1035 Pucuk Journal provides a forum for researchers on applied agricultural science to publish the original articles. The Jurnal PUCUK publishes research articles on advanced agronomy which its focuses related to various themes, topics and aspects including (but not limited) to the following topics: Agriculture, plant journal, the, biochemistry, botany, cell biology, genetic engineering, genetic, genetics, molecular biology, molecular genetics, physiology, phytopathology, plant pathology, plants.
Articles 83 Documents
PEMANFAATAN EKSTRAK DAUN MIMBA (Azadirachta indica) SEBAGAI PESTISIDA NABATI DALAM MENANGGULANGI HAMA ULAT BUAH (Helicoverpa armigera) PADA TANAMAN TOMAT (Solanum lycopersicum Nona mina, Maria Sri kartika; Jeksen , Julianus; Bolly, Yovita Yasintha
PUCUK : Jurnal Ilmu Tanaman Vol 5 No 1 (2025): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Ratu Samban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/pucuk.v5i1.364

Abstract

Hama ulat buah tomat (Helicoverpa armigera) merupakan salah satu faktor utama yang menyebabkan kerusakan signifikan pada tanaman tomat, sehingga dapat menurunkan produktivitas hasil panen. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas pestisida nabati berbahan dasar daun mimba (Azadirachta indica) sebagai alternatif pengendalian hama yang ramah lingkungan dan membandingkannya dengan pestisida kimia. Penelitian ini dilakukan dengan konsentrasi ekstrak daun mimba 40%, dan pestisida kimia sebagai pembanding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pestisida nabati daun mimba mampu menurunkan populasi hama ulat buah tomat secara signifikan. Efektivitas pengendalian meningkat dengan konsentrasi larutan, dimana pada konsentrasi 40% efektivitas mencapai 80%. Tingkat kerusakan buah juga menurun hingga 40% . Pestisida kimia menunjukkan efektivitas lebih tinggi (90%) dengan tingkat kerusakan buah hanya 20%. Meskipun pestisida kimia lebih efektif, pestisida nabati dari daun mimba menawarkan solusi yang lebih ramah lingkungan dengan resiko residu kimia yang lebih rendah. Oleh karena itu daun mimba dapat menjadi alternatif yang baik bagi petani untuk mengurangi ketergantungan pada pestisida kimia, terutama dalam mendukung praktek pertanian yang berkelanjutan. Kata Kunci: Azadirichta indica; pestisida nabati; ulat buah tomat;, ramah lingkungan; pengendalian hama.
Studi Perbandingan Sistem Pemangkasan Pada Budidaya Tanaman Melon (Cucumis Melo L.) Yoseph Archilles Tangar; Julianus Jeksen; Yuyun Wahyuni
PUCUK : Jurnal Ilmu Tanaman Vol 5 No 1 (2025): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Ratu Samban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/pucuk.v5i1.365

Abstract

Melon is a garden plant that grows naturally in the Mediterranean region, namely the border between Europe, Africa and west Asia. This research aims to determine the comparison of pruning in melon plants. This research uses a comparative method. Namely using data from field observations by comparing the diameter of melons with a system that uses pruning, consisting of 10 samples, namely 5 sample groups that use pruning and 5 sample groups that do not use pruning. The results of the data from the comparison method show that the diameter of the fruit that uses the pruning system is larger than the size of the fruit that does not use the pruning system
Dampak Sosial Ekonomi Keberadaan Umkm Briket Cangkang Sawit Terhadap Masyarakat Desa Riak Siabun Kabupaten Seluma Aji Wibowo, Ahmad; Herri Fariadi; Ana Nurmalia
PUCUK : Jurnal Ilmu Tanaman Vol 5 No 1 (2025): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Ratu Samban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/pucuk.v5i1.366

Abstract

Riak Siabun Village, Seluma Regency, one of the areas in Bengkulu Province has a lot of potential for palm kernel shells. In the last few years, one of the palm shell briquette MSMEs in this village has shown that waste from palm shells can be utilized and has economic value after being made into palm shell briquettes. This influence not only covers economic aspects, but also social aspects. The aim of this research is to evaluate the social impact of the existence of palm shell briquette MSMEs in Riak Sibun Village, Seluma Regency and to evaluate the economic impact of the existence of palm shell briquette MSMEs on the community in Riak Siabun Village, Seluma Regency. The method used is a qualitative method. The results of the research show that the social impact felt by the people of Riak Siabun Village is living more productively using time, this was approved by 78 people, reducing waste was approved by 70 people, and improving lifestyle was approved by 63 people. Meanwhile, the economic impact of causing labor absorption was approved by 83 people, then increased employment was approved by 81 people and the addition of alternative energy was approved by 75 people. Community income from the sale of palm shell waste to MSMEs of palm shell briquettes is IDR. 2,800,000/ month. These results were obtained through interviews with the community.
Konservasi Tanah Dan Pencegahan Degradasi Lahan Kering (Studi Kasus Di PT. Agromar) Selsi, Theresia Oktaviana
PUCUK : Jurnal Ilmu Tanaman Vol 5 No 1 (2025): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Ratu Samban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/pucuk.v5i1.367

Abstract

The purpose of this study is to find effective methods in preventing erosion, increasing soil organic content, and improving soil structure in dryland. This research activity was carried out at PT. Agromar Maumere, Uneng City Village, Alok District, Sikka Regency. For this data collection technique, the author uses interview and observation methods. Meanwhile, secondary data is usually stored in documents that have become archives. Data sources are usually obtained from journals, past reports, company websites and other sources. This research activity includes observation of soil conditions, experiments with various soil conservation techniques such as making terraces, planting ground cover plants, or the use of mulch and the impact of these treatments on plant growth and soil quality. From the results of observations of soil conservation activities to prevent land degradation that already exists in PT. Agromar includes the use of mulch, the use of organic fertilizers and crop rotation. Soil conservation measures and prevention of dryland degradation are important efforts to maintain soil fertility. Soil conservation activities involve plant rotation techniques, the use of organic fertilizers and the use of mulch, to prevent erosion. Soil conservation activities that can be carried out are by using plastic mulch and adding organic materials for soil conservation efforts that are able to maintain soil chemical properties such as increasing the availability of organic C, total N, Kdd (carrying capacity), and Cadd (Acid Dissociation Capacity) and can maintain pH to remain stable in the neutral category. The use of mulch, crop rotation and the addition of soil organic matter can improve the physical properties of the soil both lowering BI and increasing soil porosity.
ISOLASI DAN IDENTIFIKASI FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA PADA TANAMAN JAGUNG (Zea Mays L) DI DESA SUKA DAMAI KECAMATAN UJUNG BATU KABUPATEN ROKAN HULU yenny, Yenny liseria lestrai
PUCUK : Jurnal Ilmu Tanaman Vol 5 No 1 (2025): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Ratu Samban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/pucuk.v5i1.370

Abstract

Keberadaan unsur hara P di tanah melimpah namun konsentrasi yang dapat diserap oleh tanaman sangat rendah. Upaya peningkatan efisiensi ketersediaan fosfat bagi tanaman dapat dilakukan dengan cara memanfaatkan kelompok mikroorganisme yaitu Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA). Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi FMA pada rizosfer tanaman jagung. Penelitian ini dilakukan di lapangan dan di laboratorium. Metode yang di gunakan di lapangan meliputi, peninjauan lokasi, dan pengambilan sampel akar tanaman jagung. Penelitian yang dilakukan di laboratorium meliputi ekstraksi spora dan isolasi spora FMA menggunakan metode tuang saring (Paiconi, 1992) dan teknik sentrifugasi (Brundrett, 1996), kemudian perbanyakan spora FMA, dan analisis data menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian pada pertanaman jagung didapatkan lima genus FMA yaitu Glomus sp, Acaulospora sp, Gigaspora sp, Scutellospora sp. dan Entrophospora sp. Genus FMA paling banyak di temukan adalah Glomus sp. Jumlah spora FMA yang didapatkan yaitu sebanyak 2.328 spora yang terdiri dari 1.412 spora Glomus sp, 419 spora Acaulospora sp, 363 spora Gigaspora sp, 122 spora Scutellospora sp dan 12 spora genus Entrophospora sp. Kepadatan spora tertinggi terdapat pada sub petak 1a dengan rata rata spora yaitu 42 per 100 g sampel Kata kunci : Fungi Mikoriza Arbuskula, Tanaman Jagung, Identifikasi
The Analisis Harga Pupuk dan Harga Pestisida terhadap Besarnya Biaya Usahatani Jagung di Desa Padang Lebar Kecamatan Seginim Kabupaten Bengkulu Selatan lalla tiara dinta
PUCUK : Jurnal Ilmu Tanaman Vol 5 No 1 (2025): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Ratu Samban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/pucuk.v5i1.371

Abstract

Jagung adalah salah satu produk pertanian yang paling banyak ditanam di Kecamatan Seginim Kabupaten Bengkulu Selatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk 1) menganalisis jumlah biaya yang dikeluarkan petani jagung, 2) mengetahui harga pupuk dan pestisida yang diterima petani jagung, dan 3) menganalisis hubungan antara harga pupuk dan pestisida dan jumlah biaya usahatani jagung (Zea Mays L.). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang menggunakan analisis biaya dan analisis rank spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rata-rata total biaya yang harus dikeluarkan oleh petani jagung yakni sebesar Rp 3.618.70,20 rupiah setiap musim tanam. Pupuk urea digunakan sebanyak 137,16/Ut, dengan harga rata-rata Rp2.282 per kilogram; pupuk TSP digunakan sebesar 76,69/Ut, dengan harga rata-rata Rp2.739 per kilogram; dan pupuk NPK digunakan sebanyak 8,57/Ut, dengan harga rata-rata Rp13.423 per kilogram. jenis pestisida herbisida Supremo adalah yang paling banyak digunakan, dengan harga rata-rata Rp 7.500 per liter dan biaya petani sebesar Rp 176.670/Ut untuk jenis pestisida ini. Harga pupuk urea pada taraf kepercayaan 95% menunjukkan bahwa rs sebesar 0,170 dan nilai thitung (-0.2189) <ttabel (1.688) sehingga hal menunjukkan harga pupuk urea memiliki hubungan yang lemah pada total biaya usahatani jagung. harga pupuk TSP mempunyai bahwa rs sebesar 0,482 dan nilai t-hitung (2.885) > t-tabel (1.688) sehingga variabel pupuk TSP berhubungan yang kuat terhadap biaya total usahatani jagung. harga NPK berdasarkan pengujian t membuktikan jika nilai rs sebesar 0,127 dan t-hitung (-1.642) <ttabel (1.688) (maka harga pupuk NPK memberi hubungan yang lemah pada total biaya hatani jagung. Harga pestisida (supremo) pada total biaya adalah 0.424, dan t-hitung (2.114) t-tabel (1.688) artinya memiliki hubungan kuat harga pestisida terhadap biaya produksi total biaya usahatani jagung di Desa Padang Lebar Kecamatan Seginim Kabupaten Bengkulu Selatan.
pangan Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Ketahanan Pangan Rumah Tangga Petani Padi Di Kelurahan Panorama Kecamatan Singaran Pati Kota Bengkulu susanti, pujisusanti
PUCUK : Jurnal Ilmu Tanaman Vol 5 No 1 (2025): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Ratu Samban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/pucuk.v5i1.379

Abstract

Penelitian ini bertujuan: 1) menganalisis tingkat ketahanan pangan, 2) faktor-faktor yang mempengaruhi ketahanan pangan rumah tangga petani padi di Kelurahan Panorama Kecamatan Singaran Pati Kota Bengkulu. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari petani melalui wawancara langsung dengan jumlah sampel sebanyak 41 petani di kelurahan panorama. Dalam penelitian ini tingkat persentase ketahanan pangan rumah tangga petani padi sawah di Kelurahan Panorama sebesar 78.04, artinya rumah tangga tahan pangan. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap tingkat ketahanan pangan rumah tangga petani padi di kelurahan Panorama yaitu variabel pendapatan, luas lahan, jumlah anggota keluarga, dan pengeluaran, sedangkan variabel, pendidikan, dan umur tidak berpengaruh terhadap tingkat ketahanan pangan. Kata Kunci : Ketahanan Pangan, rumah tangga, petani , regresi linier berganda.
Pengaruh Mol Nasi Basi Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Bawang Merah (Allium Ascalonicum L.) Bahar, Edwar
PUCUK : Jurnal Ilmu Tanaman Vol 5 No 1 (2025): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Ratu Samban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/pucuk.v5i1.383

Abstract

Bawang merah (Allium ascallonicum L.) merupakan salah satu komoditas sayuran unggulan yang sejak lama telah diusahakan oleh petani secara intensif. Nugroho, (2017) menyatakan produksi dalam negeri bawang merah belum bisa memenuhi kebutuhan konsumen bawang merah karena sistem bercocok tanam yang kurang maksimal, keadaan lahan yang kurang baik dan optimal, dan penggunaan bahan tanam benih yang terjadi penurunan kualitas. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan budidaya tanaman bawang merah saat ini adalah dengan meningkatkan kesuburan tanah melalui perbaikan terhadap sifat fisik, kimia dan biologi tanah serta penambahan bahan organik dan anorganik yang optimal. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan MOL nasi basi sehingga diharapkan mampu memperbaiki sifat fisik dan kimia pada tanah, menggemburkan tanah dan mempermudah akar tanaman menyerap unsur hara pada tanah. Tujuan penelitian Untuk mengetahui pengaruh MOL nasi basi terhadap peningkatan pertumbuhan dan produksi tanaman bawang merah, dan Untuk mendapatkan dosis MOL nasi basi dalam meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman bawang merah. Penelitian ini dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan sehingga diperoleh 15 satuan percobaan setiap satuan percobaan terdiri dari 6 tanaman dimana terdapat 3 tanaman sampel. Hasil analisis menunjukan pemberian konsentrasi MOL nasi basi dan tanpa pemberian MOL nasi basi menunjukan hasil yang berbeda terhadap berat umbi kering, berat umbi basah, jumlah daun, jumlah anakan, tinggi tanaman dan susut bobot umbi.
IDENTIFIKASI HAMA PADA TANAMAN Eucalipyus pellita DI KAWASAN PT ARARA ABADI PERAWANG Mustopa, Nurul
PUCUK : Jurnal Ilmu Tanaman Vol 5 No 1 (2025): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Ratu Samban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/pucuk.v5i1.393

Abstract

Hutan Tanaman Industri (HTI) berfungsi sebagai penghasil kayu bulat untuk industri, dengan Eucalyptus pellita sebagai salah satu tanaman utama karena pertumbuhan cepat dan volume kayu tinggi. Produksi kayu Eucalyptus menunjukkan tren peningkatan signifikan, mencapai 15,8 juta m³ pada 2021. Namun, serangan hama, seperti ulat penggulung daun, penghisap pucuk, rayap, dan penggerek batang, menjadi tantangan utama yang menghambat produktivitas, dengan kerusakan dominan pada daun (96,25%). Penelitian menunjukkan variasi serangan hama berdasarkan jenis dan umur tanaman, misalnya, ulat penggulung daun menyerang hingga 56%, dan penghisap pucuk hingga 90% pada E. pellita umur 6 bulan. Upaya pengendalian hama memerlukan identifikasi jenis, perilaku, dan pola serangan untuk menentukan teknik pengendalian yang tepat. Informasi lebih lanjut tentang serangan hama, terutama pada tanaman muda, diperlukan untuk mendukung pengelolaan intensif dan peningkatan produktivitas HTI. Penelitian ini telah dilaksanakan di PT Arara Abadi Perawang pada bulan September sampai dengan bulan Oktober 2024. Metode penelitian yang digunakan menggunakan metode survey transek line (transek jalur). Hasil penelitian ini memperoleh jenis hama yang menyerang tanaman Eucalyptus pellita umur 3 dan 6 bulan terdiri dari 3 jenis yang sama yaitu ulat penggulung daun (Strepsicrates sp.), ulat penggerek batang (Zeuzera sp.), ulat jengkal palsu (Chrysoideixis chalcites). Intensitas serangan tertinggi pada 3 dan 6 bulan adalah ulat penggulung daun (Strepsicrates sp.).
PENGARUH PUPUK KOMPOS PAKIS KELABANG (Nephrolepis cardifolia) TERHADAP PERTUMBUHAN KACANG TANAH (Arachis hypogaea L.) Alfiah, Lufita Nur; Khusnu Abdillah Siregar; Putri, Sannia
PUCUK : Jurnal Ilmu Tanaman Vol 5 No 1 (2025): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Ratu Samban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/pucuk.v5i1.395

Abstract

Rendahnya produksi tanaman kacang tanah disebabkan oleh berbagai faktor yang mempengaruhinya, Salah satunya adalah kesuburan tanah yang masih rendah dan Penggunaan pupuk kimia dalam jangka panjang sehingga dapat merusak fisik tanah, biologi tanah dan kimia tanah. untuk itu perlu dilakukan upaya perbaikan, salah satunya adalah dengan pemberian kompos pakis kelabang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk kompos pakis terhadap pertumbuhan dan produksi kacang tanah dan untuk mendapatkan dosis yang optimum dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil kacang tanah. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Pasir Pengaraian. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari satu faktor dengan 4 perlakuan. Masing-masing perlakuan terdiri dari 3 ulangan sehingga terdapat 12 satuan percobaan. Satu satuan percobaan terdiri dari 6 tanaman dan dijadikan sampel 4 tanaman. Adapun perlakuannya sebagai berikut : P0 = 0 g/polybag kompos pakis kelabang, P1 = 800 g/polybag kompos pakis kelabang, P2 = 1000 g/polybag kompos pakis kelabang, P3 = 1200 g/polybag kompos pakis kelabang.Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian berbagai dosis kompos pakis kelabang memberikan pengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan. Perlakuan P3 dengan dosis 1200 g/polybag kompos pakis kelabang memberikan hasil lebih tinggi pada semua pengamatan dibanding perlakuan yang lain.