cover
Contact Name
Abdulloh Ubet
Contact Email
jilsa@uinsa.ac.id
Phone
+6282257622145
Journal Mail Official
jilsa@uinsa.ac.id
Editorial Address
Program Studi Bahasa dan Sastra Arab Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Jl. Jend. Ahmad Yani 117 Surabaya Jawa Timur
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JILSA (Jurnal Ilmu Linguistik dan Sastra Arab)
ISSN : 26147777     EISSN : 26151952     DOI : https://doi.org/10.15642/jilsa
Core Subject : Humanities,
Jurnal Ilmu Linguistik & Sastra Arab (JILSA) adalah Jurnal yang diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun oleh Program Studi Bahasa & Sastra Arab Fakultas Adab & HUmaniora Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Jurnal ini memfokuskan bidang kajiannya dalam bidang Bahasa & Sastra Arab.
Articles 134 Documents
Al-ʽAnāṣir al-Dākhiliyyah fī Masraḥiyyah Aglā min al-Ḥub li ʽAlī Aḥmad Bākaṡir Titik Musfiyatul Hidayah
JILSA (Jurnal Ilmu Linguistik dan Sastra Arab) Vol. 4 No. 1 (2020): April
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.884 KB) | DOI: 10.15642/jilsa.2020.4.1.92-110

Abstract

Penelitian ini berjudul “Unsur-Unsur Intrinsik dalam Drama Aghla Min al-Hubb Karya Ali Ahmad Bakatsir”. Pembahasan dalam penelitian ini adalah unsur intrinsik yang meliputi tema, tokoh dan penokohan, alur, setting, gaya bahasa serta amanat. Drama ini terdiri dari tiga babak dan 14 adegan. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, sumber data peneliti adalah naskah drama Aghla Min al-Hubb. Peneliti menyimpulkan bahwa tema dalam karya tersebut tentang perkembangan Islam, manusia dan kehidupan dari kebanyakan manusia modern yang mengalami krisis spiritual serta gangguan kecemasan psikologis., 7 tokoh dan penokohan yang terdiri dari 1 tokoh utama yaitu Hamid, dan 6 tokoh tambahan terdiri dari Ibtasam, Mahmud, Salim, Fatimah, Khadijah dan Zainab. 1 alur yaitu alur maju, 9 latar tempat dan 4 setting waktu. Terdapat 6 gaya bahasa yaitu kalam insyai thalabi, kalam khabari, jinas ghoiru tam, tashbih, qosam (sumpah) dan tiqror (pengulangan).
Anwāʽ al-Khabar wa Istikhdāmuhū fī Kitāb ʽAqīdah al-ʽAwwām: Dirāsah Naḥwiyah Aimmatun Nihayati
JILSA (Jurnal Ilmu Linguistik dan Sastra Arab) Vol. 4 No. 2 (2020): Oktober
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.123 KB) | DOI: 10.15642/jilsa.2020.4.2.111-127

Abstract

Mengenai ketersinambungan antara ilmu nahwu terhadap kitab-kitab berbahasa Arab, sangat penting untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang susunan kalimat seperti mubtada’ khabar, fi’il fa’il maf’ul atau dhamir-dhamir yang kembali pada fi’il, na’at man’ut, dan yang lain sebagainya. Penelitian ini mengkaji kitab Aqidah al-Awwam dari segi nahwu, yaitu khabar dan macam-macamnya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan cara meneliti isi teks kitab kemudian mendeskripsikan dan mengklasifikasikan serta menjelaskan macam-macamnya khabar yang terdapat dalam kitab Aqidah al-Awwam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa khabar dalam kitab Aqidah al-Awwam ada 68 khabar, sedangkan macam-macam khabar yang terdapat dalam kitab Aqidah al-Awwam yaitu khabar mufrad musytaq sebanyak 13, khabar mufrad jamid sebanyak 26, khabar jumlah ismiyah sebanyak 1, khabar jumlah fi’liyah sebanyak 9, khabar syibhul jumlah 19. Sedangkan penggunaan khabar dalam kitab Aqidah al-Awwam yaitu dzikru, taqdim al-khabar, jumlah ismiyah, jumlah fi’liyah, syibhul jumlah dan al-tankir.
Al-Taḥlīl al-Taqābulī Bayn al-Lugah al-ʽArabiyah wa al-Lugah al-Injlīziyah ʽalā Mustawā al-Tafḍīl Wahidah Wahidah
JILSA (Jurnal Ilmu Linguistik dan Sastra Arab) Vol. 4 No. 2 (2020): Oktober
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.533 KB) | DOI: 10.15642/jilsa.2020.4.2.128-141

Abstract

Language is the most important thing in human life. Each language has different rules. Like Arabic and English. In this regard, the researcher is interested in discussing the contrastive analysis between Arabic and English, using the isim tafdlil in Arabic and the degree of comparison in English as the object of his research. The researcher uses a contrastive analysis method, with a descriptive approach. That is by comparing Arabic and English and predicting difficulties that may arise in learning the two languages and using linguistics as a tool of analysis. The conclusion of the article is very important to study because it will greatly help the academic community and make it easier for students to understand one of the important language forms, namely isim tafdlil or prepositional level, both in Arabic and English.
Al-Istiʽārah fī Qaṣīdah Simṭ al-Durar: Dirāsah Balāgiyah Muhammad Taufiq Hidayatullah
JILSA (Jurnal Ilmu Linguistik dan Sastra Arab) Vol. 4 No. 2 (2020): Oktober
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.248 KB) | DOI: 10.15642/jilsa.2020.4.2.142-153

Abstract

Pengguna bahasa Arab tidak terbatas hanya pada pengungkapan bahasa sederhana dalam memproduksi suatu teks, namun terkadang juga menggunakan variasi-variasi tertentu dalam ilmu balaghah sehingga menjadi menarik dan tentunya mengamdung bias makna yang mendalam dalam setiap pilihan katanya. Di antara pembahasan pokok ilmu balaghah adalah pembahasan tentang isti’arah yang merupakan bagian dari majaz lughawi. Penelitin ini mengkaji kitab Simthu al-Durar yang berisi tentang sejarah hidup Rasulullah saw. dalam bentuk syair yang kemudian dianalisis menggunakan teori isti’arah dalam ilmu balaghah. Penulis menyimpulkan bahwa kasidah Simthu al-Durar banyak mengandung makna majazi yang digunakan untuk memperindah gaya bahasa. Penulis juga menyebutkan macam-macamnya, seperti isti’arah tashrihiyah, makaniyah, ashliyah, tab’iyah, murasyahah, mujarradah, dan mutlaqah.
Al-Ḥikmah fī Khuṭbah Ilā al-Ṭullāb li al-Imām Ḥasan al-Bannā M. Zainal Abidin
JILSA (Jurnal Ilmu Linguistik dan Sastra Arab) Vol. 4 No. 2 (2020): Oktober
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.739 KB) | DOI: 10.15642/jilsa.2020.4.2.154-163

Abstract

Salah satu medium yang kerap digunakan oleh orang Arab dalam menyampaikan gagasan ataupun dakwahnya dalam bentuk verbal adalah khotbah. Para sastrawan, memasukkan khotbah dalam bagian karya sastra prosa (natsr) yang sangat berpotensi dalam menyampaikan pesan-pesan hikmah kepada orang lain. Hasan al-Banna seorang tokoh dan pemikir Arab sering menggunakan khotbah sebagai suatu medium dakwah kepada gagasan-gagasannya tentang Islam. Bahkan, banyak khotbah beliau yang telah dibukukan dan sangat terkenal hingga saat ini, di antaranya adalah khotbah yang berjudul Ilaa al-Thullab (kepada mahasiswa) yang terdapat dalam kitab Majmu’ah al-Rasail. Artikel ini mencoba meneliti khotbah Imam Hasan al-Banna tersebut dari sisi hikmah yang terkandung di dalamnya. Melalui metode penelitian instrinsik dalam khotbah, dapat disimpulkan bahwa pada khotbah tersebut terdapat banyak sekali hikmah yang dapat diambil sebagai pelajaran hidup dan semangat berdakwah yang semua itu mencakup aspek kehidupan yang paling asasi, yakni agama, sosial dan politik.
Ḥurriyyah al-Mar’ah fī Qiṣṣah Wardah al-Hānī li Jibrān Khalīl Jibrān: Dirāsah al-Adab al-Ijtimāʽī Annisaa Sukma Kumala Sari
JILSA (Jurnal Ilmu Linguistik dan Sastra Arab) Vol. 4 No. 2 (2020): Oktober
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.582 KB) | DOI: 10.15642/jilsa.2020.4.2.164-179

Abstract

Penelitian ini membahas bentuk kebebasan perempuan untuk menentukan pasangan dalam cerita Wardah al-Hani 1908 karya Khalil Jubran yang merupakan salah satu cerita dari antalogi cerpen al-Arwah al-Mutamarridah. Cerita menggambarkan sebuah bentuk kebebasan perempuan dalam menentukan pasangan hidup. Pada masa sekarang ini, seorang perempuan tidak dapat mengekspresikan kebebasan yang diinginkannya dengan mudah. Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan memanfaatkan teori sosiologi sastra Rene Wellek dan Austin Warren serta tambahan teori feminisme. Tujuan penelitian ini untuk ?endeskripsikan kebebasan wanita dalam hal menentukan pasangan hidup yang terdapat pada teks Wardah al-Hani.
Al-Kalām al-Insyā’ī al-Ṭalabī fī Kitāb Mukhtār al-Aḥādīṡ al-Nabawiyah wa al-Ḥikam al-Muḥammadiyah Dwiki Hari Wijaya
JILSA (Jurnal Ilmu Linguistik dan Sastra Arab) Vol. 4 No. 2 (2020): Oktober
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (531.95 KB) | DOI: 10.15642/jilsa.2020.4.2.180-205

Abstract

Mukhtar al-Ahadits merupakan salah satu kitab yang disusun oleh Sayyid Ahmad al-Hasyimi. Kitab ini memiliki peranan yang penting bagi umat Islam, sebab di dalamnya berisi hadis-hadis pilihan yang paling mendasar berkaitan kehidupan umat Islam. Penelitian ini membahas tentang kalam insya’i thalabi dalam Mukhtar al-Ahadits yang berfokus pada macam-macam dan makna-maknanya. Dengan metode deskriptif kualitatif, dan melalui pendekatan stilistika Arab, penulis memperoleh beberapa data yang mengacu pada kesimpulan bahwa dalam Mukhtar al-Ahadits terdapat beberapa ragam kalam insya’i thalabi, di antaranya amar, nahi, istifham, nida’ dan tamanni.
Asrār Taʽdiyah al-Fiʽl bi Ḥarf Jarr fī Baʽḍ al-Āyāt min Sūrah al-Baqarah: Dirāsah Naḥwiyah Balāgiyah Tajuddin Tajuddin
JILSA (Jurnal Ilmu Linguistik dan Sastra Arab) Vol. 5 No. 1 (2021): April
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.081 KB) | DOI: 10.15642/jilsa.2021.5.1.1-26

Abstract

Al-Qur’an selain menjadi pedoman dan petunjuk bagi manusia juga menjadi referensi beberapa disiplin ilmu pengetahuan, seperti ilmu nahwu, balaghah, fikih, tauhid dan lain-lain. Surah yang terpanjang di dalam al-Qur’an adalah surah al-Baqarah. Jika dilihat dari sisi kebahasaan, khususnya nahwu dan balaghah, maka di dalam surah al-Baqarah tersebut terdapat fi’il muta’addi yang menggunakan huruf jarr yang bermacam-macam (misalnya: ?? ???? ???? ??). Hal itu berimplikasi pada perubahan makna fi’il tersebut. Ragam makna akibat penggunaan huruf jarr untuk ta’diyat al-af’al di dalam beberapa ayat dari surat al-Baqarah dengan segala macam rahasianya akan dikupas di dalam artikel ini berdasarkan teori kajian nahwu dan balaghah.
Al-ʽAnāṣir al-Dākhiliyah fī Riwāyah Banāt al-Riyāḍ li Rajā’ ʽAbd Allāh al-Ṣāniʽ: Dirāsah Adabiyah Fifi Puspitasari
JILSA (Jurnal Ilmu Linguistik dan Sastra Arab) Vol. 5 No. 1 (2021): April
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.772 KB) | DOI: 10.15642/jilsa.2021.5.1.27-51

Abstract

Novel Banat Riyadh adalah sebuah novel yang menceritakan tentang kehidupan para perempuan Riyadh yang merasa dibatasi dan terbelenggu oleh latar belakang sosial, kultur budaya serta adat istiadat yang dominan yang terlihat tidak mampu untuk melindungi, memperdulikan perasaan, pikiran dan hati para perempuan Riyadh. Novel ini membuka sesuatu yang disebut sebagai aib bagi masyarakat Arab. Bagi masyarakat Arab, cinta bukanlah sesuatu yang indah, namun justru ditakuti, diawasi dan dibatasi. Novel karya Rajaa Al Sanea ini menarik untuk dikaji karena di samping dari segi tema, alur dan setting, novel ini memiliki empat tokoh utama yang mana hal tersebut membedakan dengan novel pada umumnya. Gaya bahasa dan penulisannya menarik untuk di teliti. Oleh karena itu, melalui pendekatan strukturalisme yang mencakup unsur-unsur yang membangun sebuah karya, artikel ini akan mengulas novel tersebut sehingga pada akhirnya akan ditemukan tema, tokoh , alur, setting, dan gaya bahasa karya tersebut.
Al-Tanāṣ al-Adabī fī Masraḥiyah Muḥammad Ṣallā Allāh ʽAlaih wa Sallam li Taufīq al-Ḥakīm Kholifah Wahidatun Nisa
JILSA (Jurnal Ilmu Linguistik dan Sastra Arab) Vol. 5 No. 1 (2021): April
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.457 KB) | DOI: 10.15642/jilsa.2021.5.1.52-67

Abstract

One of the Egyptian famous writer is Taufiq Al-Hakim. Of the many drama scripts that he wrote, namely "Muhammad SAW" which is a biography of the life of the Prophet SAW which is outlined in the form of a drama. Of course a writer has the inspiration to be the main idea during the writing of his literary work. This is what is commonly referred to as intertextual. The problems examined in this research are: First, what are the forms of intertext in the drama script "Muhammad SAW" by Taufiq Al-Hakim? Second, what are the influences that arise on the drama script "Muhammad SAW?. The method used in this research is a qualitative descriptive method with a literature study approach. From the research results, it is founded that in the drama script "Muhammad SAW" there are 22 direct intertext and 9 indirect intertext. As for the influence of the previous texts on the drama script "Muhammad”, namely the value of the Islamic religion and the Al-quran as the foundation of drama script writing.

Page 2 of 14 | Total Record : 134