Articles
185 Documents
PKM Uji Kompetensi Bidang Keahlian Akuntansi di SMK Pembangunan Kota Bogor
Sudradjat Sudradjat;
Firdaus Amyar
Jurnal Abdimas Dedikasi Kesatuan Vol 1 No 1 (2020): JADKES Edisi Juli 2020
Publisher : LPPM Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37641/jadkes.v1i1.321
Uji Kompetensi Keahlian (UKK) bertujuan untuk mengukur pencapaian kompetensi siswa pada level tertentu sesuai kompetensi keahlian yang ditempuh selama masa pembelajaran di SMK. UKK dilaksanakan oleh satuan pendidikan dalam bentuk ujian praktik yang menguji aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap. UKK dilaksanakan menggunakan standar yang ditetapkan oleh industri, Lembaga Sertifikasi Profesi, dan/atau perangkat uji yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Satuan pendidikan yang menyelenggarakan UKK harus dinyatakan layak sebagai tempat uji kompetensi oleh koordinator Ujian Nasional Tingkat Provinsi atau Lembaga Sertifikasi Profesi. Sebagaimana tahun sebelumnya, nilai UKK akan diperhitungkan sebagai Nilai Ujian Sekolah untuk mata pelajaran kompetensi kejuruan. Perangkat UKK yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bersifat terbuka dan peserta uji dapat berlatih menggunakan perangkat ujian tersebut sebelum pelaksanaan ujian. Secara umum perangkat Uji Kompetensi Keahlian terdiri atas : (1) Soal Praktik Kejuruan (SPK) adalah berupa penugasanbagi peserta uji untuk membuat atau proses dan mengerjakan suatu produk/jasa; (2) Pedoman Penilaian Soal Praktik (PPSP) adalah instrumen yang digunakan untuk pemberian skor setiap komponen penilaian. Lembar penilaian memuat komponen penilaian, sub-komponen penilaian, pencapaian kompetensi, dan kriteria/rubrik penilaian; dan (3) Instrumen Verifikasi Penyelenggara Ujian Praktik Kejuruan (InV) adalah instrumen yang digunakan untuk menilai kelayakan satuan pendidikan atau institusi lain sebagai tempat penyelenggaraan ujian Praktik Kejuruan. Instrumen verifikasi memuat standar persyaratan peralatan utama, standar persyaratan peralatan pendukung,standar persyaratan tempat/ruang serta memuat persyaratan penguji yang terdiri atas penguji internal dan eksternal. Kata Kunci : Kompetensi, Pembelajaran, Siswa
Pelaksanaan Pelatihan Strategi Kepemimpinan Bagi Pegawai BPR Mitra Daya Mandiri Bogor
Annaria Magdalena Marpaung;
Bintang Sahala Marpaung
Jurnal Abdimas Dedikasi Kesatuan Vol 1 No 1 (2020): JADKES Edisi Juli 2020
Publisher : LPPM Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37641/jadkes.v1i1.335
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para pegawai BPR Mitra Daya Mandiri di Kota Bogor yang terkait dengan pengetahuan strategi kepemimpinan. Minimnya pengetahuan tentang strategi kepemimpinan bagi para calon pemimpin di BPR Mitra Daya Mandiri, menimbulkan kesulitan dalam mengembangkan usaha BPR karena tidak mengetahui dengan strategi kepemimpinan yang akan dijalankan oleh seluruh karyawan yang terlibat dalam kegiatan di BPR Mitra Daya Mandiri, tentu hal ini juga berdampak kepada terbatasnya perkembangan usaha di BPR Mitra Daya Mandiri. Untuk dapat membuat mengarahkan seluruh karyawan yang terlibat dalam aktivitas perusahaan, sebagai seorang pemimpin di BPR Mitra Daya harus memiliki strategi dalam menjalankan kepemimpinannya. Karena itu, pimpinan BPR Mitra Daya perlu memberikan pengarahan kepada seluruh karyawannya terkait dengan strategi yang akan dijalankan dalam pencapaian tujuan perusahaan, khususnya pencapaian tujuan di BPR Mitra Daya Mandiri. Melalui pelatihan ini diharapkan akan membuka wawasan para calon pemimpin di BPR Mitra Daya Mandiri terutama terkait dengan strategi kepemimpinan, seperti : pengertian kepemimpinan, pentingnya peran kepemimpinan, dan strategi kepemimpinan guna membantu karyawan untuk bekerja dan pencapaian tujuan organisasi. Hasil dari pelaksanaan pelatihan ini, diharapkan para calon pemimpin BPR Mitra Daya Mandiri di Kota Bogor akan mengatahui dan mempraktekan yang terkait dengan strategi kepemimpinan, guna membantu karyawannya agar bekerja dengan lebih baik, sehingga akan berdampak pada kemajuan dan perkembangan usaha BPR Mitra Daya Mandiri menjadi semakin berkembang dan semakin baik. Kata Kunci: Strategi Kepemimpinan, Calon Pemimpin BPR Mitra Daya Mandiri
Pendampingan Penguasaan Akuntansi Dasar Bagi Pegawai BPR Mitra Daya Mandiri Bogor
Muanas Muanas;
Isnan Mulia
Jurnal Abdimas Dedikasi Kesatuan Vol 1 No 1 (2020): JADKES Edisi Juli 2020
Publisher : LPPM Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37641/jadkes.v1i1.336
Pemahaman mengenai sistem akuntansi dan laporan keuangan diperlukan oleh entitas maupun lembaga yang menyalurkan kredit produktif. Bagi entitas, sistem akuntansi berguna untuk memproses transaksi keuangan dan menyajikan informasi keuangan dalam bentuk laporan keuangan. Sedangkan kegunaan sistem akuntansi dan laporan keuangan bagi lembaga yang menyalurkan kedit produktif yakni untuk menilai posisi keuangan, kinerja serta perputaran arus kas calon nasabah dalam proses penyaluran kredit. Dengan demikian harapannya agar kredit yang disalurkan dapat digunakan sesuai dengan tujuan sehingga dapat meningkatkan kinerja keuangan calon nasabah. Upaya untuk memitigasi kredit bermasalah dapat dimulai sejak nasabah mengajukan kredit kepada BPR. Pegawai yang melakukan penanganan atas proses pengajuan kredit konsumtif harus dapat memastikan source of repayment (sumber pengembalian) atas kredit yang disalurkan. Sedangkan bagi nasabah yang mengajukan kredit produktif, maka pegawai harus dapat memahami karakteristik usaha yang dilakukan dan informasi keuangan calon nasabah agar kredit yang disalurkan BPR digunakan sesuai dengan tujuannya, meningkatkan kinerja keuangan serta dapat dikembalikan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Berdasarkan kondisi tersebut, pegawai bagian kredit BPR dituntut untuk memiliki pengetahuan yang memadai mengenai pencatatan akuntansi dan penyajian laporan keuangan. Sehingga informasi keuangan yang disajikan oleh nasabah dapat dijadikan dasar dalam melakukan analisis atas penyaluran kredit kepada calon nasabah. Pelatihan akuntansi dasar yang diberikan kepada pegawai BPR Mitra Daya Mandiri, merupakan realisasi atas rencana manajemen BPR Mitra Daya Mandiri untuk meningkatkan portfolio penyaluran kredit produktif di seluruh jaringannya yang tersebar di wilayah Kota dan Kabupaten Bogor. Pelatihan ini merupakan implementasi kerjasama antara BPR Mitra Daya Mandiri dengan STIE Kesatuan dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia BPR Mitra Daya Mandiri. Kata Kunci: akuntansi dasar, pelaporan keuangan, BPR
Pendampingan Penguasaan Table Manners Untuk Bisnis Bagi Karyawan BPR Mandiri
Nani Cahyani;
Ratih Puspitasari;
Rini Syarif
Jurnal Abdimas Dedikasi Kesatuan Vol 1 No 1 (2020): JADKES Edisi Juli 2020
Publisher : LPPM Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37641/jadkes.v1i1.338
Kegiatan makan bersama kolega dalam rangka berbisnis menjadi bagian yang seringkali tidak terpisahkan. Kegiatan yang sederhana ini memiliki dampak besar terhadap keberhasilan suatu kerjasama bisnis. Adat istiadat ketimuran menunjukkan bahwa menjamu makan rekan kerja atau kolega bisnis menjadi bagian yang penting untuk menjalin komunikasi yang hangat dan cair. Untuk itu menjadi penting bagi pelaku bisnis untuk menguasai konsep dan teknik table manner dengan benar. Tujuan diadakannya pelatihan Table Manners adalah untuk memberikan tutorial secara langsung mengenai bagaimana mengaplikasikan tata cara makan secara formal sesuai dengan kaidah table manners. Metode pelatihan melalui tutorial secara langsung, dimana seluruh partisipan diberikan jamuan makan siang mulai dari appetizer, soup, main course hingga dessert. Pada setiap course jamuan, diberikan pemaparan terkait food knowledge dan juga table manners. Penyampaian materi diberikan secara oral dengan bantuan power point pada layar televsi di dalam restoran. Melalui pelatihan ini, diharapkan partisipan dapat mengaplikasikan bagaimana berperilaku dan bersikap serta memahami tata cara dalam jamuan secara formal Kata Kunci: bisnis, komunikasi bisnis, table manner, kolega bisnis
PKM Donasi Alat Pelindung Diri Bagi Tenaga Kesehatan Puskesmas di Kota Bogor pada Masa Pandemi Covid-19
Nusa Muktiadji;
Bambang Hengky Rainanto;
Nani Cahyani;
Heti Herawati;
Mumuh Mulyana;
Tubagus Dicky Faldy Syahid Noor
Jurnal Abdimas Dedikasi Kesatuan Vol 1 No 2 (2020): JADKES Edisi Desember 2020
Publisher : LPPM Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37641/jadkes.v1i2.479
Kegiatan donasi saat ini sangat dibutuhkan, karena adanya wabah pandemic covid-19 yang terlah menyebar di Indonesia sejak Maret 2020 dengan kasus terkonfirmasi positif hingga 2 Juni 2020 sebanyak 27.549 orang. menyebabkan masker yang sangat dibutuhkan menjadi langka dan memiliki harga yang cukup tinggi dan tidak terjangkau. Di sisi lain, selain para tenaga medis yang membutuhkan masker, para masyarakat pun memerlukannya. Selain masker, kebutuhan akan sabun cuci tangan yang cukup tinggi membuatnya mahal Oleh karena itu, kegiatan donasi dirasa sangat diperlukan untuk membantu dan meringankan beban bagi masyarakat ataupun tenaga medis. Mengingat bahwa seluruh lapisan masyarakat dari berbagai bidang terkena dampak yang signifikan dari merebahnya wabah pandemi covid-19. Seluruh elemen masyarakat, tak terkecuali institusi pendidikan ikut bahu membahu untuk meringankan beban yang dirasakan.
Pelatihan Pengembangan Merek Dan Kemasan Bagi UMKM Kota Bogor
Sulistiono Sulistiono;
Mumuh Mulyana;
Muhammad Fikri Firmansyah
Jurnal Abdimas Dedikasi Kesatuan Vol 1 No 2 (2020): JADKES Edisi Desember 2020
Publisher : LPPM Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37641/jadkes.v1i2.512
Ketatnya persaingan dalam dunia usaha menjadikan pengusaha berupaya untuk mendominasi pasar. Strategi pemasaran lewat pengembangan merek dan kemasan inilah sebagai saluran agar dapat menarik calon pembeli, Merek merupakan investasi jangka panjang,apabila dikelola dengan baik akan memberikan keuntungan besar bagi perusahaan yang mengelolanya. Disamping pengembangan merek, yang harus diperhatikan dalam sebuah produk adalah kemasan. Oleh karenanya, kemasan ini termasuk strategi produk, dengan cara memperbaiki bentuk luar dari produk, seperti pembungkus, etiket, warna dan lain-lain. Dalam rangka pemenuhan ketercapaian dalam penjualan produk maka diperlukan adanya pemahaman tentang pengembangan merek dan kemasan . Salah satu yang perlu diberikan informasi tersebut adalah para pelaku UMKM yang merupakan penyumbang terbesar dalam perekonomian Nasional. Sasaran kegiatan ini adalah pelaku UMKM di wilayah Bogor. Pertimbangan penetapan sasaran pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam memasarkan produknya melalui pengembangan merek dan kemasan sehingga dapat meningkatkan volume penjualan UMKM.
PKM Pembekalan Pelaku UMKM Kota Bogor Tentang Strategi Diferensiasi Dan Positioning Untuk Bertahan Dan Menang
Bambang Hengky Rainanto;
Rita Fathiah
Jurnal Abdimas Dedikasi Kesatuan Vol 1 No 2 (2020): JADKES Edisi Desember 2020
Publisher : LPPM Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37641/jadkes.v1i2.513
Tujuan diadakannya PKM Pembekalan Pelaku UMKM dengan materi Strategi Diferensiasi dan Positioning untuk Mempertahankan dan Memenangkan Pasar adalah untuk memberi informasi dan melatih mental pelaku UMKM Kota Bogor tentang strategi bertahan dan sukses para kepada pelaku UMKM di tengah pasar yang selalu berubah. Membuat diferensiasi dan memperkuat positioning oleh para pelaku UMKM perlu diinfromasikan karena sebagian pelaku UMKM masih melakukan perubahan para produk yang dihasilkan sehingga mereka tidak memiliki pasar yang tetap. Metode pelaksanaan yang dilakukan adalah memberikan contoh-contoh industri yang ada di sekitar kita terkait dengan cara-cara mereka melakukan diferensiasi, kemudian memperkuat positioning di pasar. Melalui pelatihan pelaku UMKM ini, diharapkan partisipan dapat menjadi pelaku UMKM yang mampu bertahan dan semakin meningkat di masa mendatang.
Pelatihan Digital Marketing Bagi Karyawan PT Mahatani Bogor di Era Pandemi Covid 19
Wadudi Wibowo
Jurnal Abdimas Dedikasi Kesatuan Vol 1 No 2 (2020): JADKES Edisi Desember 2020
Publisher : LPPM Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37641/jadkes.v1i2.514
Perusahaan senantiasa akan berusaha untuk mengembangkan usahanya salah satunya dengan cara meningkatkan volume usaha. Hal ini bertujuan agar perusahaan mencapai laba optimal. Dalam proses pengembangan usaha, perusahaan membutuhkan kegiatan promosi yang digunakan untuk menunjang kelancaran operasional perusahaan . Digital marketing adalah kegiatan promosi dan pencarian pasar melalui media digital secara online dengan memanfaatkan berbagai sarana misalnya jejaring sosial. Tujuan diadakannya pelatihan digital marketing ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman mengenai pentingnya digital marketing di era Covid-19 bagi Karyawan PT. Mahatani. Ditengah situasi pandemi covid-19 saat ini membuat bisnis dipaksa beradaptasi dengan industri 4.0 dan ekonomi digital yang nyatanya dibutuhkan serta it works for customers! Adanya covid-19 ini bisa berdampak pada perubahan yang permanen dalam consumer purchase journey. Oleh sebab itu, transformasi digital menjadi kata kunci kelangsungan hidup sebuah bisnis atau brand.
Pelatihan Merancang Sistem Informasi Akuntansi Atas Prosedur Pembelian PT. Mahatani Kota Bogor
Suharmiati Suharmiati
Jurnal Abdimas Dedikasi Kesatuan Vol 1 No 2 (2020): JADKES Edisi Desember 2020
Publisher : LPPM Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37641/jadkes.v1i2.515
UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menegah) di Indonesia menjadi salah satu sektor usaha yang cukup mendominasi dijalankan oleh pelaku usaha. Pengolahan data yang berhubungan dengan persediaan dilakukan menggunakan sistem manual, hal ini menyebabkan proses yang lama dalam menghitung stock persediaan, juga mengalami kesulitan dalam membuat laporan persedian dan keuangan terutama pada laporan pembelian. Sering terjadi data-data yang hilang. Pengelolaan data dan penyusunan laporan persediaan, terutama dalam hal melakukan pembelian untuk memenuhi kebutuhan stock persediaan membutuhkan sistem informasi untuk membantu dalam menuyusun laporan pembelian agar mendapatkan hasil data yang lebih akurat dan cepat. Jika tidak ada sistem pencatatan laporan pembelian yang terprogram dalam aplikasi komputerisasi, maka informasi tentang pembelian akan menghambat kelancaran sistem lainnya yang terdapat pada PT. Mahatani tersebut, karena didalam terdapat semua aktivitas operasional pekerjaan yang saling berkaitan. Untuk itu penulis melakukan Pelatihan Merancang Sistem Informasi Akuntansi atas Prosedur Pembelian studi kasus pada PT. Mahatani di Kota Bogor, dengan konsep desain yang mudah dipahami oleh pengguna sistem/user untuk membantu mempermudah dalam penyusunan laporan pembelian dengan tujuan untuk mendapatkan data dan informasi yang tepat dan akurat serta mempercepat dalam pengambilan keputusan. Kata kunci : UMKM, Sistem Informasi Akutansi, PT.Mahatani
Membangun Motivasi Dan Spirit Kewirausahaan Bagi Pelaku UMKM Di Kota Bogor Melalui Kegiatan Klinik Untuk Menciptakan Pengusaha Unggul
Ani Mekaniwati;
Haniel Victor
Jurnal Abdimas Dedikasi Kesatuan Vol 1 No 2 (2020): JADKES Edisi Desember 2020
Publisher : LPPM Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37641/jadkes.v1i2.516
Tujuan diadakannya kegiatan KUMPUL bagi pelaku UMKM Kota Bogor adalah untuk Memberi motivasi dan semangat kepada pelaku UMKM untuk melakukan wirausaha serta Meningkatkan kreativitas dan inovasi para pelaku UMKM. Metode pelaksanaan yang dilakukan adalah mengenalkan dan menjelaskan pemahaman tentang digital marketing, memberikan cara yang tepat dalam memasarkan produk dan jasa di era digital, memberikan pemahaman untuk dapat menganalisa produk pesaing. Melalui kegiatan ini, diharapkan partisipan dapat menjadi pelaku UMKM yang sukses baik ditingkat lokal Kota Bogor maupun Internasional.