cover
Contact Name
Wong Foek Tjong
Contact Email
duts_editor@petra.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
duts_editor@petra.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Dimensi Utama Teknik Sipil
ISSN : -     EISSN : 26563312     DOI : https://doi.org/10.9744/duts
Core Subject : Engineering,
Jurnal Dimensi Utama Teknik Sipil (DUTS) promotes the widest possible dissemination of civil engineering knowledge by encouraging researchers to conduct research, build new or extend existing theoretical foundations, and contribute to practice at the corporate and national level. We aim to improve the dissemination quality in civil engineering field. The DUTS Journal welcomes technical/review/research papers, which publishes articles under the following fields: Construction Project Management, Construction Materials, Structural Engineering, and Geotechnical Engineering
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol. 12 No. 2 (2025): Oktober 2025" : 9 Documents clear
THE EFFECT OF FREQUENCY AND PATTERN OF SAFETY COMMUNICATION ON SAFETY BEHAVIOR ON CONSTRUCTION PROJECTS IN SURABAYA Randy Karuna Dharmawan; Andi; Jani Rahardjo
Dimensi Utama Teknik Sipil Vol. 12 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Program Studi Magister Teknik Sipil - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/duts.12.2.71-87

Abstract

Construction project in Indonesia is one of the most significant contributors to the number of work accidents. Safety communication is generally a top priority in the field, considering that the construction industry is most prone to accidents and injuries. In this study, data were collected by distributing questionnaires to 39 working groups in the Surabaya construction industry, which aims to determine the effect of the frequency and pattern of safety communication on safety behavior, consisting of safety compliance and safety participation of workers in construction projects. The results showed that safety communication occurs once a week in a workgroup. The supervisor performs safety communication with 63.80% of all members in a workgroup. Meanwhile, the average value of safety compliance in all construction projects is considered relatively high, which is 3,582. This shows that construction workers are pretty obedient to the existing rules in construction projects. On the other hand, the average value of safety participation in the whole project is relatively low, which is 2.815. This shows that workers still do not know the importance of safety participation in construction projects. Safety communication and supervisory out-centrality positively and significantly impact safety compliance. In addition, supervisory out-centrality also completely and greatly influences safety participation.
PENGARUH ORGANIZATIONAL CULTURE TERHADAP ORGANIZATIONAL PERFORMANCE DENGAN DUKUNGAN TOTAL QUALITY MANAGEMENT PADA PERUSAHAAN KONTRAKTOR DI SURABAYA Michael Anthony; Andi; Jani Rahardjo
Dimensi Utama Teknik Sipil Vol. 12 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Program Studi Magister Teknik Sipil - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/duts.12.2.88-107

Abstract

Faktor yang mempengaruhi Organizational Performance (OP) adalah Organizational Culture (OC). Penelitian bertujuan untuk mencari tahu tipe budaya yang dominan diterapkan, implementasi Total Quality Management (TQM), kualitas performa dari perusahaan kontraktor di Surabaya serta pengaruh yang diberikan OC secara langsung terhadap OP dan pengaruh OC terhadap OP apabila didukung oleh TQM. Partial Least Square-Structural Equation Model (PLS-SEM) digunakan untuk mendefinisikan pengaruh OC terhadap OP. Hasil akhir penelitian ditemukan bahwa penerapan budaya organisasi pada perusahaan kontraktor di Surabaya cenderung merata (tidak ada yang dominan diantara budaya clan, adhocracy, market, dan hierarchy) walaupun secara mean value, budaya clan yang memiliki penerapan tertinggi, sedangkan kualitas implementasi TQM dan performa pada perusahaan kontraktor di Surabaya sudah tergolong berkualitas baik. Untuk model final pengaruh budaya organisasi terhadap performa perusahaan menunjukkan bahwa OC berpengaruh signifikan secara langsung terhadap OP, sedangkan apabila OC didukung oleh TQM, pengaruh yang diberikan tidak signifikan terhadap OP pada perusahaan kontraktor di Surabaya.
PERAN KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL SEBAGAI MEDIATOR DALAM PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL KEPADA KEPUASAN TERHADAP MANAJER PROYEK Gregorio Reinaldo; Jani Rahardjo; Andi
Dimensi Utama Teknik Sipil Vol. 12 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Program Studi Magister Teknik Sipil - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/duts.12.2.108-121

Abstract

Kecerdasan emosional merupakan suatu kompetensi yang digunakan manajer proyek untuk berhubungan dengan orang lain serta perilaku kepemimpinan transformasional merupakan kepemimpinan yang lebih digunakan untuk organisasi demi suatu tujuan proyek. Jika staf proyek merasa puas dengan pemimpinnya maka peningkatan produktivitas dapat diharapkan. Penelitian ini menggunakan metode analisa Partial Least Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata – rata deskriptif setiap variabel adalah kurang lebih 4 skala likert, tingkat penggunaan kecerdasan emosional dan kepemimpinan transformasional manajer proyek sudah baik dan anggota tim proyek merasa puas terhadap manajer proyek yang memimpinnya. Kemudian diperoleh juga bahwa kecerdasan emosional mempengaruhi kepuasan terhadap manajer proyek dengan kepemimpinan transformasional sebagai mediator. Besar kecerdasan emosional mempengaruhi kepuasan terhadap manajer proyek melalui kepemimpinan transformasional adalah sebesar 39%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kecerdasan emosional memiliki pengaruh positif dan signifikan kepada kepuasan terhadap manajer proyek melalui kepemimpinan transformasional.
FREE VIBRATION ANALYSIS OF PLANE STRESS/STRAIN MODELS USING KRIGING-BASED FINITE ELEMENT METHOD Christiana; Wong Foek Tjong
Dimensi Utama Teknik Sipil Vol. 12 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Program Studi Magister Teknik Sipil - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/duts.12.2.122-142

Abstract

Metode elemen hingga merupakan metode numerik dengan proses meshing yang diterapkan dengan program komputer. FEM dapat memecahkan masalah baik dalam bidang teknik sederhana maupun kompleks. FEM memiliki beberapa kelemahan seperti akurasi yang rendah dan tidak dapat diterapkan pada elemen dengan rasio Poisson kurang dari 0,5. Kekurangan ini dapat diatasi dengan FEM-K, meskipun FEMK tidak kontinu sepanjang batas antar elemen. Penelitian ini akan dilakukan dengan kondisi getaran bebas dan redaman yang dapat diabaikan. Penelitian dilakukan terhadap enam model tegangan bidang atau regangan bidang, yaitu balok kantilever, balok sederhana, busur, dinding geser, lereng, dan model pelat kantilever tirus berlubang. Pada masing-masing model, hasil metode FEMK menunjukkan adanya konvergensi seiring dengan bertambahnya jumlah layer dan bertambahnya base yang digunakan.
ANALISIS BIAYA KONTINGENSI DENGAN METODE MONTE CARLO PADA STUDI KASUS PROYEK GUDANG Rivaldi Giantara; Doddy Prayogo; Januar Budiman
Dimensi Utama Teknik Sipil Vol. 12 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Program Studi Magister Teknik Sipil - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/duts.12.2.143-153

Abstract

Risiko ketidakpastian selalu ada pada proyek konstruksi yang dapat berdampak signifikan pada meningkatnya biaya proyek yang berdampak signifikan pada sektor konstruksi, terutama dalam segi harga material yang cenderung tidak dapat diprediksi kenaikannya. Untuk itulah diperlukan menejemen resiko untuk mengidentifikasi item pekerjaan dengan biaya terbesar, sehingga kontraktor dapat menganggarkan biaya kontingensi. Untuk mengatasi risiko ini maka digunakan Monte Carlo Simulation dengan distribusi logistik untuk memodelkan ketidakpastian kenaikan harga material baja. Pada penelitian ini akan menggunakan studi kasus proyek gudang dimana bahan yang banyak digunakan adalah material baja. Untuk dapat memodelkan ketidakpastian harga baja, diambil data historis material baja selama 10 tahun terakhir. Setelah itu akan dilakukan simulasi Monte Carlo dengan menggunakan random variable dari fluktuasi harga baja agar dapat ditemukan berapa biaya kontingensi bagi kontraktor. Berdasarkan hasil simulasi, kontraktor perlu biaya kontingensi sebesar 5,76 % dan 11,11 % dengan degree of confidence sebesar 90% dan 95%.
PENGARUH CHANGE ORDER MANAJEMEN PADA PERFORMA PROYEK DENGAN PERAN MANAJEMEN KONSTRUKSI SEBAGAI MODERATOR: Indonesia Felix Pangindra; Jani Rahardjo
Dimensi Utama Teknik Sipil Vol. 12 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Program Studi Magister Teknik Sipil - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/duts.12.2.154-169

Abstract

Change order yang terjadi pada proyek konstruksi merupakan suatu hal yang tidak bisa dihindari, terutama pada proyek rumah tinggal. Change order tersebut menyebabkan terhambatnya performa proyek dari segi biaya, mutu dan waktu. Change order manajemen merupakan cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi terjadinya perubahan sekaligus meningkatkan performa proyek. Selain change order manajemen, kehadiran manajemen konstruksi pada suatu proyek juga dapat meningkatkan performa proyek. Penelitian ini meneliti mengenai pengaruh change order manajemen kepada performa proyek rumah kelas menengah dan mewah di Surabaya dengan manajemen konstruksi sebagai moderator. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa change order manajemen mempengaruhi performa proyek secara langsung, manajemen konstruksi mempengaruhi performa proyek baik secara langsung maupun sebagai moderator. Sehingga dapat disimpulkan bahwa manajemen konstruksi mampu memperkuat hubungan change order manajemen dengan performa proyek pada proyek rumah kelas menengah dan mewah di Surabaya.
PENERAPAN SISTEM INVENTORY MANAGEMENT PADA PROYEK KONSTRUKSI (STUDI KASUS PROYEK X) Vincenzo Rahardjo; Doddy Prayogo; Januar Budiman
Dimensi Utama Teknik Sipil Vol. 12 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Program Studi Magister Teknik Sipil - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/duts.12.2.170-189

Abstract

Material memainkan peranan penting dalam menentukan biaya proyek konstruksi, dan pengelolaan material yang buruk dapat menambah biaya hingga 5-10% dari total proyek. Ketidakpastian ketersediaan material juga sering menghambat kelancaran proyek. Penelitian ini merupakan studi kasus pada proyek x yang berlokasi di Sulawesi Tengah yang ditemukan beberapa tantangan dalam pengelolaan material. Oleh karena itu, penerapan sistem inventory management yang efektif sangat diperlukan. Penelitian ini bertujuan merancang sistem inventory management melalui entity relationship diagram (ERD) dan Data Flow Diagram untuk mendukung manajemen inventaris. Metode yang digunakan adalah observasi dan wawancara dengan project manager, staf logistik, admin purchasing dan sebagainya. Hasil penelitian mengidentifikasi 4 aktor utama dalam Data Flow Diagram, 17 entitas kunci dalam sistem, serta informasi yang dapat diperoleh setelah implementasi sistem inventory management menggunakan Microsoft Access.
IDENTIFIKASI FAKTOR KRITIS KESUKSESAN CONSTRUCTION WASTE MANAGEMENT PADA PROYEK KONSTRUKSI DI SURABAYA Jonathan Tandjung; Andi
Dimensi Utama Teknik Sipil Vol. 12 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Program Studi Magister Teknik Sipil - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/duts.12.2.211-228

Abstract

Industri konstruksi merupakan industri yang berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi sebuah negara, namun industri ini menyumbang waste cukup besar. Dalam mengurangi waste tersebut, muncullah metode manajemen yang dapat mengurangi produksi waste yang di sebut construction waste management (cwm). Penelitian ini ingin mencari faktor kritis kesuksesan dan tingkat pelaksanaan cwm di Surabaya. Pengambilan data dilakukan dengan interview terstruktur mengenai tingkat kritis dan pelaksanaan faktor kesuksesan cwm di Surabaya oleh 5 responden yang bergerak di kontraktor dan pengawasan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa hampir keseluruhan faktor dianggap kritis oleh responden. Faktor dari tenaga kerja, kebijakan, dan strategi merupakan faktor yang perlu diperhatikan lebih. Alasannya adalah diperlukan tenaga kerja yang kompeten dan budaya peduli waste dalam perusahaan. Sayangnya pelaksanaan dari faktor-faktor menunjukkan hasil yang kurang baik. Pada pelaksanaan kontraktor merasa banyak faktor yang tidak bisa dilakukan karena adanya keterbatasan dengan teknologi, pengetahuan, dan regulasi yang tidak tegas untuk menjalankan faktor-faktor tersebut dengan baik.
IMPLEMENTASI VALUE STREAM MAPPING PADA PEMBANGUNAN PROYEK RUKO Daniel Steven; Lie Arijanto
Dimensi Utama Teknik Sipil Vol. 12 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Program Studi Magister Teknik Sipil - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/duts.12.2.190-210

Abstract

Proyek pembangunan ruko sering menghadapi berbagai tantangan berupa pemborosan, seperti waktu tunggu, pekerjaan ulang, pergerakan yang tidak efisien, stok berlebihan, transportasi tidak optimal, proses berlebih, dan produksi berlebih. Penelitian ini bertujuan memperlancar aliran proses pembangunan ruko dengan menggunakan Value Stream Mapping (VSM), sehingga dapat meningkatkan efisiensi tahap akhir dengan memetakan dan mengurangi aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah (non value added activity). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif analitis dengan studi kasus pada proyek pembangunan ruko di Eastgate, Surabaya. Pekerjaan yang diamati meliputi plesteran, acian, waterproofing, atap, tampak depan, dan plafon. Data aktivitas kerja dikumpulkan untuk mengidentifikasi pemborosan, kemudian digunakan untuk membuat future state value stream mapping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengurangan aktivitas seperti perbaikan plesteran, perapian dimensi pengecoran, jajan, jalan-jalan di luar jam istirahat, mengobrol dengan tukang lain yang tidak berkaitan dengan pekerjaan dan transportasi bahan yang tidak efisien dapat dihilangkan.

Page 1 of 1 | Total Record : 9