cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 473 Documents
ANALISIS PERFORMANSI JARINGAN WIFI UNTAN DI AREA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TANJUNGPURA MENGGUNAKAN METODE WALK TEST Padlillah, -; Imansyah, Fitri; Suryadi, Dedy
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 2, No 1 (2019): Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1066.169 KB)

Abstract

Dengan adanya kualitas internet yang bagus maka hal ini dapat membantu dan menunjang sarana prasarana dalam mengolah data dan bertukar informasi. Di Fakultas Teknik Univeritas Tanjungpura sendiri menggunakan layanan jaringan nirkabel (wireless) untuk menunjang sarana dan prasarana Akademik. Perlu di ketahui layanan berbasis nirkabel (wireless) merupakan jaringan dengan media berupa gelombang elektromagnetik. Pada jaringan ini tidak diperlukan kabel untuk menghubungkan antar user karena menggunakan gelombang  elektromagnetik yang akan mengirimkan sinyal informasi antar jaringan. Seperti yang kita ketahui Fakultas Teknik terdapat wifi Untan yang dapat digunakan pada area Fakultas Teknik saja dan disini diukur performansi dari wifi Untan dengan parameter yang meliputi RSSI (Received Signal Strength Indicator) dengan menggunakan metode walk test. Berdasarkan pengukuran yang dilakukan data hasil pengkuran yang menunjukkan kualitas nilai RSSI yang bervariasi Pada rute 1 titik A – B nilai RSSI -48 dBm, berada pada skala yang sangat bagus dengan kualitas sinyal 100%. Titik B – C nilai RSSI -61 dBm berada  skala yang sedang dengan kualitas sinyal 78%. Titik C – D nilai RSSI -79 dBm berada pada skala yang buruk dengan kualitas sinyal 42%. Titik D – E nilai RSSI -73 dBm berada pada skala yang buruk dengan kualitas sinyal 54%. Titik E – F nilai RSSI -62 dBm berada pada skala sedang dengan kualitas sinyal 76%. Titik F – G nilai RSSI -61 dBm berada pada skala yang sedang dengan kualitas sinyal 78%. Pada rute 2 titik A – B nilai RSSI -69 dBm berada pada skala sedang dengan kualitas sinyal 62%. Titik B – C nilai RSSI -70 dBm berada pada skala yang buruk dengan kualitas sinyal 60%. Titik C – D nilai RSSI -61 dBm berada pada skala sedang dengan kualitas sinyal 78%. Pada rute 3 titik A – B ini nilai RSSI -70 dBm berada pada skala yang buruk dengan kualitas sinyal 70%. titik B – C nilai RSSI -68 dBm berada pada skala  sedang dengan kualitas sinyal 64%. Titik C – D nilai RSSI -62 dBm berada skala bagus dengan kualitas sinyal 76%. Berdasarkan hasil pengukuran data maka kualitas wifi Untan di area Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura berada pada skala sedang. Perlunya penambahan akses point pada rute 3, Titik A – B terdapat ruang kuliah yang tidak terlayani dengan baik karena tidak adanya akses point yang dapat melayani area tersebut. Pada titik tersebut juga sering berlangsung perkuliahan dan dengan adanya akses point diarea itu, tentunya juga dapat membantu proses perkuliahan.
ANALISIS DAYA TERIMA ANTENA AIRGRID M5HP CLIENT PT. JAWA POS NATIONAL NETWORK MEDIALINK PONTIANAK ., Ya’ Zulhikma Akbar
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Mahasiswa Prodi Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1239.142 KB)

Abstract

Antenna received power is one of the parameters that can indicate the quality of the Internet network used by the client. Technician PT. JPNN Media Link Pontianak installing client antenna to get good acceptance simply by estimating the distance and direction of the antenna manually into consideration to gain acceptance without performing mathematical calculations. This study was conducted on 10 client PT. JPNN Media Link Pontianak. Then the results of some research data comparisons will be drawn conclusions and suggestions about the factors that influence the quality of the received power antenna AirGrid M5HP client PT. JPNN Media Link Pontianak. The average yield received power at the antenna AirGrid M5HP 10 client PT. JPNN Media Link Pontianak is entered in both categories that have a range between -73 dBm to -66 dBm, based on the received power standards set by Ubiquiti Networks. From the testing that was done on 10 client, the client only 2 that have received power value in the category enough antenna, this is because the client 2 has the farthest distance of 20 km, the frequency used is also high at 5700 MHz and are a barrier in the beam path between the transmitter antenna and receiver antenna on the client 2. Factors that could cause the value of the received power decreases M5HP AirGrid antenna is the distance between the transmitter antenna and receiver antenna, the geographical situation of the earth through which the signal, frequency of use, and precision pointing of the antenna.   Keywords: Receive Power Antenna, AirGrid M5HP, Media Link, Wireless.  
Rancang Bangun Kompor Gas Pintar Berbasis Mikrokontroler Arduino Mega ., Harmoko
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (595.627 KB)

Abstract

Abstrak.-- Perkembangan teknologi memberi kemudahan dan keamanan dalam kehidupan sehari-hari. Meningkatnya jumlah penduduk maka kebutuhan manusia  khususnya dalam proses memasak juga meningkat. Oleh sebab itu bermacam alat untuk memasak seperti kompor,  mulai dari yang manual sampai yang sudah menggunakan teknologi canggih. Beberapa teknologi yang digunakan telah memiliki berbagai fitur-fitur canggih seperti untuk keamanan dan kemudahan dalam proses memasak sehingga lebih aman dan nyaman dalam proses memasak. Kompor gas pintar ini dilengkapi dengan sensor gas MQ-5 sehingga mampu mendeteksi kebocoran gas di sekitar area memasak dan dapat memberi informasi apabila terjadi kebocoran gas dengan buzzer, Alat ini juga dilengkapi dengan sensor suara voice recognition vr3 sehingga bisa dikendalikan menggunakan perintah suara manusia. Kompor gas pintar ini bekerja efektif pada jarak 1-5 meter dengan persentase keberhasilan sekitar 70%. Kata kunci: sensor gas MQ-5, voice recognition vr3, arduino mega, buzzer.
RANCANG BANGUN TAMPILAN SISTEM INFORMASI BERBASIS SMS DI FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TANJUNGPURA ., JHEPRI YOGGA NURWARNO
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 1, No 1 (2019): Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.767 KB)

Abstract

Informasi merupakan kumpulan pesan dari simbol, atau makna yang dapat ditafsirkan berupa pesan atau kumpulan pesan yang bisa dikatakan sebagai pengetahuan yang didapatkan dari pembelajaran, pengalaman, atau intruksi. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan sebuah sistem tampilan informasi dalam bentuk alat yang bisa menampilkan informasi secara cepat dan berubah – ubah dari jarak jauh menggunakan handphone pengguna. Sistem tampilan informasi dibangun menggunakan tampilan LED dan modul GSM. Hasil pengujian menyimpulkan sistem tampilan informasi akan bekerja berdasarkan data teks yang dikirim oleh pengguna ke rangkaian alat yang digunakan setelah berhasil diproses, alat tersebut akan mengirim berupa data teks ke pengguna untuk dapat diketahui bahwa proses telah berhasil.
ANALISIS LINK BUDGETING BERBASIS GUI (GRAPHICAL USER INTERFACE) MATLAB PADA DAERAH PUSAT KOTA (DPK), PERKANTORAN, DAN PERUMAHAN ., Eko Saputra
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 1, No 1 (2018): Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.695 KB)

Abstract

At  this  time,  the  need  for  wireless  communication  is  so  high  that  a  wireless communication network planning is required. In the planning of wireless communication system required calculation of link budget which is the loss calculation from antenna transmitter to receiver. The calculation of link budgeting has an important role for communication network design to achieve optimum and efficient results both in terms of technical reliability and cost. Therefore in this final task has been made a visualization software link budget calculation from GSM providers in urban areas of the City Center (DPK), Office and Housing. The data used in the calculation of GSM link budget is the measurement data with the drive test method and data obtained from PT. Telkomsel as reference data from each BTS used as research material. From the data is calculated pathloss value and power level received. To calculate the path loss and receive power level in the urban area using the COST 231 Walfisch Ikegami model and the application used is matlab. Based on Path loss Link Budgeting software that has been created with high base stations that have the strongest signal quality is the City Center with a Power Level Accept of -51 dBm and the lowest -53 dBm, the smallest path loss 101.8 dB and the largest 103, 8 dB, whereas the weakest quality area is the residential area with the strongest receptivity level is -51 and the lowest is -63 with the smallest path loss 101,8 dB and biggest 113,8 dB. Keywords : Path Loss, link budget, COST 231 Walfisch Ikegami model
ANALISIS SISTEM PEMANCAR PADA PT. MEDIA KHATULISTIWA TELEVISI/ KOMPASTV PONTIANAK ., Eko Prasetyo Manalu
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Mahsiswa Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.544 KB)

Abstract

Television Station PT. Media Khatulistiwa Televisi or more known KompasTV Pontianak is one of the television transmitter located on Pontianak city. Television Station Pontianak KompasTV located at coordinates -0°01'766” southern latitude 109°20'145” east longitude which is located at the 3rd floor of the Kompas Gramedia Building at Hos Cokroaminoto Number 56 Pontianak, West Kalimantan. Kompas television station transmitting antenna Pontianak located at the rear of the building whose height reach 62 meters above the ground, operate on channel 39 using frequency 615.25 MHz. Antenna transmit power belongs Pontianak television companies is 1000 watt with 8 panels transmitting that located upper tower which each direction consists of two panels where direction to North 0o, West 90o, South 180o and East 270o. The number of panels 8 units be expected can make clear the broadcasts in terms of both image and sound. The calculations that the maximum range of the transmitting antenna KompasTV Pontianak Station is 15 km, as for the analysis of reception quality video and audio authors conducted a study testing the use directly to the people who use the television which use yagi antenna  as an antenna that use a broadcast signal receiver and see firsthand the quality of the video and audio are received. After conducting research and trials, limit the maximum range of very good quality and a good KompasTV television station covers an area of northern region: Budi Utomo (5,1 km), Batu Layang (5,6 km), and Wajok Hulu (11,1 km). Eastern region: Tanjung Hulu (4,6 km), Parit Aim(8,6 km) and Jawa Tengah Ambawang (13,1 km), southern region: Parit Haji Husein 2 (5,3 km), A.Yani 2 (9,4km) and Desa Limbung (14,8 km). And western region: Pal 9 (6,1 km) and Jl. Raya Sungai Kakap (10,2 km).   Keyword- Television, transmitter, KompasTV Pontianak, Antenna, Quality of Vision and Sound.
RANCANG BANGUN INVERTER DENGAN MENGGUNAKAN SUMBER BATERAI DC 12V Mundus, Ray; Khwee, Kho Hie; Hiendro, Ayong
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 2, No 1 (2019): Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (631.962 KB)

Abstract

Inverter merupakan salah satu alat elektronika yang berfungsi untuk mengubah arus searah (DC) menjadi arus bolak-balik (AC) dengan besaran tegangan dan frekuensi yang dapat diatur. Output suatu inverter berupa tegangan AC dengan bentuk berupa gelombang kotak (square wave), gelombang sinus modifikasi (sine wave modified), gelombang sinusoidal (pure sine wave). Dalam melakukan penelitiannya penulis menentukan jenis inverter push pull yang akan digunakan. Inverter  jenis push pull ini mengeluarkan output CT. dimana pemasangan kaki drain mosfet 1 dan 2 terpisah dari kaki drain mosfet 3 dan 4. Dalam perancangan inverter push pull sumber tegangan berasal dari baterai DC 12 volt 7,2. Tegangan output dari rangkaian inverter menghasilkan 7 volt, ini terjadi karena adanya beban resistif dari perancangan yang dilakukan berpengaruh pada performa inverter. Pada saat pengukuran bagian output CT dihubungkan pada osiloskop frekuensi output dari inverter ini sebesar 41,66 Hz. Standar frekuensi pada peralatan elektronik sebesar 50-60 Hz. Sedangkan bentuk gelombang output rangkaian inverter berbeda dengan pengukuran pada kaki gate mosfet dan output pin 10 dan 11 IC CD4047 yang mengalir tegangan menuju pin gate berbentuk gelombang kotak. Pada saat pengujian ini, beban yang digunakan adalah resistor dengan nilai sebesar 10 Ω 5 watt dan 100 Ω 5 watt. Pada pengujian beban R = 10 Ω bentuk gelombang kotak dengan frekuensi = 41.67 Hz, perioda = 23.99 ms, Vpp = 128V, Vrms = 107V. Pada saat pengukuran menggunakan beban R = 100 Ω hasil frekuensi = 41,66 Hz, perioda = 24,00 ms, Vpp = 132V dan Vrms = 109 volt. Kesimpuan dari penelitian ini bahwa tegangan output rangkaian inverter kecil dari tegangan input. Bentuk gelombang output rangkaian inverter ini berbeda pada saat tidak berbeban dan berbeban.
EVALUASI KAPASITAS JARINGAN DISTRIBUSI PREMIER UNTUK PERKEMBANGAN BEBAN PADA PT. PLN (PERSERO) AREA SINGKAWANG ., Hero Putra Perdana
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7011.91 KB)

Abstract

Peramalan pada dasarnya merupakan suatu dugaan atau prakiraan mengenai terjadinya suatu kejadian atau peristiwa dimasa yang akan datang. Dalam kegiatan perencanaan peramalan merupakan kegiatan mula dari proses tersebut. Peramalan di bidang tenaga elektrik pada dasarnya merupakan ramalan kebutuhan energi elektrik (watt jam) dan ramalan beban tenaga elektrik (watt). Keduanya sering disebut dengan istilah  Demand and Load Forecasting. Hasil peramalan ini dipergunakan untuk membuat rencana pemenuhan kebutuhan maupun pengembangan penyediaan tenaga elektrik setiap saat secara cukup dan baik serta terus menerus. Pada penelitian ini menitikberatkan peningkatan beban setiap tahunnya terhadap kemampuan kuat hantar arus (KHA) penghantar yang digunakan pada penyulang yang terdapat di PT. PLN (Persero) Area Singkawang, sehingga data historis yang digunakan adalah arus maksimum rata-rata per tahun yang terjadi pada masing-masing penyulang. Perhitungan peramalan beban pada penelitian menggunakan 3 (tiga) jenis regresi yaitu : regresi linier, regresi eksponensial, dan regresi power. Salah satu dari ketiga jenis regresi tersebut dipilih yang mempunyai nilai standar kesalahan terkecil (minimum) untuk peramalan beban pada penyulang-penyulang PT. PLN (Persero) Area Singkawang sebagai bahan evaluasi kuat hantar arus (KHA) penyulang pada perkembangan beban di masa yang akan datang. Kuat hantar arus (KHA) penghantar pada penyulang-penyulang Kota Singkawang dengan menggunakan jenis penghantar AAAC 150 mm2 menurut PUIL 2000 sebesar 425 Ampere. Setelah dilakukannya peramalan beban pada kelima penyulang PT. PLN (Persero) Area Singkawang, penyulang yang berpotensi dalam rentang waktu terdekat untuk kemampuan kuat hantar arus dalam melayani beban adalah penyulang Borneo pada tahun 2027 dengan arus maksimum sebesar 439,357 Ampere, sedangkan penyulang yang berpotensi dalam rentang waktu lama untuk kemampuan kuat hantar arus dalam melayani beban adalah Kota 2 pada tahun 2052 dengan arus maksimum sebesar 427,308 Ampere.   Kata kunci  : regresi linier, regresi eksponensial, regresi power, KHA, arus maksimum
Kendali dan Monitoring Pompa Pendingin pada PLTD Siantan Berbasis IoT (Internet Of Things) ., Puji Suwanto
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 1, No 1 (2019): Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.201 KB)

Abstract

Pompa Dermaga merupakan pompa yang termasuk dalam sistem pendingin pada PLTD Siantan, yang berfungsi memindahkan air dari sungai Kapuas ke bak penampung. Pompa Dermaga terdiri dari pompa dermaga satu, dua, tiga, dan empat. Jarak antara bak penampung menuju pompa Dermaga PLTD Siantan adalah 280 meter dengan kondisi lalu lintas yang menyulitkan para teknisi untuk mengoperasikan dan memantau pompa yang berada di dermaga, termasuk pompa dermaga kedua. Sehingga dalam menyelesaikan permasalahan tersebut, dibuat kendali on/off dan monitoring jarak jauh berbasis IoT (Internet Of Things). Alat ini menggunakan Modul Arduino Uno dan Nano sebagai pengembangan dari mikrokontroler atmel serta modul NodeMCU ESP8266 sebagai media penghubung menuju internet. Variabel yang digunakan sebagai alat monitoring adalah variabel arus sedangkan SSR (Solid State Relay) sebagai aktuatornya dengan plantnya pompa dermaga dua. Hasil diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa kendali on/off jarak jauh dengan perintah digital 1 adalah  on dan perintah digital 0  adalah off, melalui server Cayenne. Proses pada server Cayenne memerlukan waktu 3-6 detik untuk menghidupkan atau mematikan pompa, dengan kecepatan pengiriman data dari sensor 14-16 detik. Pengukuran ini dilakukan pada CT 150/5 yang terdapat dalam panel box, adapun proteksi tambahan pada pompa adalah pemutusan arus. Pemutusan dilakukan saat kondisi arus CT terbaca lebih dari 5 A dan saat kurang dari 1,5 A. Dengan adanya alat kendali dan pemantauan jarak jauh ini dapat membantu para pekerja dalam mengefisienkan waktu kerja dan memudahkan dalam pemantauan.
ANALISIS PENENTUAN TARIF HARGA LISTRIK PLTS LAYAK UNTUK PULAU KABUNG BENGKAYANG KALIMANTAN BARAT ., Arfan Gandiar1
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Mahasiswa Prodi Elektro UNTAN
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (644.852 KB)

Abstract

Provinsi Kalimantan Barat sangat luas dan banyak desa-desa yang belum teraliri listrik. Sumber energi yang digunakan untuk membangkitkan listrik hingga saat ini masih didominasi oleh bahan bakar fosil. Matahari merupakan sumber energi terbarukan dan ramah lingkungan yang memiliki potensi untuk menggantikan bahan bakar fosil dan potensinya banyak terdapat di daerah Kalimantan Barat. Skripsi ini membahas tentang analisis pembangkit listrik tenga surya yang berada di Desa Karimunting khususnya untuk rumah penduduk. Adapun metode yang digunakan dalam penyelesaian skripsi ini adalah dengan berbantuan Analisa ekonomi teknik  untuk menentukan tarif per kWh kelayakan pembangunan pembangkit listrik tenaga surya yang ada di Desa tersebut dengan Generator Listrik (genset) yang berkapasitas sama dengan PLTS sebagai pembanding dimana akan dilihiat angka LCC (Life Cycle Cost t Present Cost) dan COE (Cost Of Energy) terendah.Dari hasil penelitian di peroleh tariff dasar listrik layak di pulau kabung 3.700.004/kWh Kata Kunci : Analisis Tarif Listrik Pembangkit listrik tenaga surya PLTS