cover
Contact Name
suparna wijaya
Contact Email
life.jurnalku@gmail.com
Phone
+6287780663168
Journal Mail Official
life.jurnalku@gmail.com
Editorial Address
Serpong, Tangerang Selatan
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Indonesian Journal of Health Science
Published by PT WIM Solusi Prima
ISSN : -     EISSN : 28091167     DOI : https://doi.org/10.54957/ijhs
Core Subject : Health,
Indonesian Journal of Health Science is a place for disseminating research results in the field of health, including, but not limited to topics of public health, environmental health, occupational health, pharmacy, nutrition, epidemiology, medical laboratories, physiotherapy, or other general health.
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 4 (2024)" : 20 Documents clear
Analisis Implementasi Program Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Di Puskesmas Kutalimbaru Syahadah, Rahmah Fadlilatu; Hariyani, Elva; Fadila, Naswa; Gurning, Fitriani Pramita
Indonesian Journal of Health Science Vol 4 No 4 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v4i4.910

Abstract

Kesehatan adalah hak fundamental setiap warga Oleh karenanya setiap individu, keluarga dan masyarakat berhak memperoleh perlindungan terhadap kesehatannya. Tingginya jumlah peserta BPJS dari kategori PBI   menggambarkan   bahwa   tingginya kebutuhan layanan kesehatan bagi masyarakat miskin. Namun, pada   kenyataannya   akses layanan kesehatan yang baik masih menjadi permasalahan    bagi    masyarakat    miskin    di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam. Informan dari penelitian ini adalah kepala puskesmas, penerima layanan kesehatan dan kepala tata usaha di Puskesmas Kuta Limbaru. Hasil penelitian ini menunjukkan Puskesmas Kutalimbaru berperan penting dalam memberikan layanan kesehatan tanpa diskriminasi. Koordinasi yang baik dan sikap proaktif petugas kesehatan menjadi faktor krusial. Kendala seperti ketidakakuratan data dan keterbatasan anggaran ditemukan. Program PBI JKN memberikan manfaat signifikan dalam meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat miskin. Kesimpulan penelitian ini bahwa Puskesmas. Kutalimbaru memainkan peran penting dalam menyediakan layanan kesehatan yang setara bagi peserta PBI dan non-PBI. Koordinasi yang baik, komunikasi efektif, pemanfaatan sumber daya yang optimal, dan sikap positif dari petugas kesehatan mendukung keberhasilan program.
Analisis Kebijakan Kawasan Tanpa Rokok Di Lingkungan Fakultas Kesehatan Masyarakat Kampus UINSU Tuntungan Simangunsong, Rizky Aulia; Putri, Dea Hamiche; Purba, Rahmadani; Purba, Sri Hajijah
Indonesian Journal of Health Science Vol 4 No 4 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v4i4.916

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pentingnya kebijakan kawasan tanpa rokok (KTR) dalam lingkungan kampus, khususnya di Fakultas Kesehatan Masyarakat UINSU Tuntungan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan terhadap kebijakan KTR dan meningkatkan pengetahuan akan pentingnya menjaga kesehatan, terutama terkait bahaya merokok. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif studi kasus dengan melibatkan 31 mahasiswa FKM melalui wawancara kuesioner menggunakan metode simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa telah mengetahui adanya peringatan KTR di kampus, meskipun masih ada yang merasa perlu peningkatan kejelasan peringatan tersebut. Kendala utama dalam implementasi kebijakan KTR adalah ketidakpedulian individu dan kurangnya penegakan aturan. Namun, mayoritas responden merasa bahwa kebijakan KTR cukup atau sangat efektif dalam mengurangi aktivitas merokok di kampus. Dalam konteks ini, partisipasi mahasiswa dianggap sangat penting dalam mendukung implementasi kebijakan KTR. Mereka dipandang sebagai agen perubahan potensial dalam mendukung gaya hidup sehat dan meningkatkan efektivitas kebijakan KTR. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah lebih lanjut untuk meningkatkan kesadaran individu, penegakan aturan, dan sosialisasi mengenai KTR guna mengatasi kendala-kendala dalam implementasinya. Kata Kunci : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Peningkatan Kepatuhan Mahasiswa, Partisipasi Mahasiswa, Kesehatan, Kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR). 
Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan Kesehatan Terhadap Kepuasan Pasien Pada Rumah Sakit Rawat Inap: Studi Literatur Ridwan, Muhammad; Syarifah, Ummi; Nasution, Yulia Adinda; Purba, Sri Hajijah
Indonesian Journal of Health Science Vol 4 No 4 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v4i4.917

Abstract

Rumah sakit merupakan suatu instansi yang menyediakan jenis pelayanan kesehatan diantaranya pelayanan medik, pelayanan penunjang medik, pelayanan perawatan, pelayanan rehabilitasi, pencegahan dan peningkatan kualitas kesehatan pasien. Kualitas pelayanan kesehatan berkaitan erat dengan kepuasan pasien. Kepuasan pasien sebagai hal yang sangat subyektif, sulit diukur, dapat berubah-ubah, serta terdapat banyak sekali faktor yang berpengaruh sebanyak dimensi di dalam kehidupan manusia. Tujuan dari literature review ini untuk mengetahui bagaimana analisis pengaruh kualitas pelayanan kesehatan terhadap kepuasan pasien di rumah sakit rawat inap. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah studi literature review. Hasil 5 jurnal diperoleh bahwa faktor yang mempengaruhi kepuasan pasien terhadap kualitas pelayanan dalam perspektif rumah sakit yaitu dari segi bentuk fisik (tangibles), kehandalan (reliability), ketanggapan (responsiveness), keyakinan (assurance) dan empati (empathy). Dapat disimpulkan bahwa analisis yang mempengaruhi layanan kesehatan berpengaruh pada dengan kepuasan pasien dari faktor bagaimana tenaga kesehatan mampu memberikan pelayanan, pemahaman, memberikan rasa nyaman, dan meningkatkan fasilitas kesehatan untuk menunjang kesembuhan pasien.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Peserta Mandiri Membayar Iuran BPJS Di Wilayah Kerja Puskesmas Kutalimbaru Fanisa, Siti; Pasaribu, Riska Fadilla; Gurning, Fitriani Pramita
Indonesian Journal of Health Science Vol 4 No 4 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v4i4.927

Abstract

Kesehatan merupakan hak asasi manusia dan merupakan salah satu unsur kesejahteraan yang harus diwujudkan bagi segenap bangsa Indonesia. Tujuan: Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan peserta mandiri membayar iuran BPJS di Wilayah Kerja Puskesmas Kutalimbaru. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dan sampel yang digunakan sebanyak 100 orang dengan teknik pengambilan sampel adalah dengan menggunakan teknik stratified random sampling. Hasil: Uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan (p=0,000), tingkat kepuasan terhadap layanan BPJS kesehatan (p=0,045), tingkat kesulitan (p=0,000) dan tingkat faktor yang menghambat membayar iuran (p=0,000) dengan kepatuhan peserta mandiri membayar iuran BPJS di Wilayah Kerja Puskesmas Kutalimbaru. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan signifikan antara tingkat penghasilan tetap dan akses ke fasilitas kesehatan terhadap kepatuhan peserta mandiri membayar iuran BPJS di Wilayah Kerja Puskesmas Kutalimbaru. BPJS Kesehatan juga diharapkan memberikan informasi kepada peserta tentang cara menggunakan program BPJS Kesehatan, tata cara pembayaran, kepesertaan, dan sanksi yang diberikan apabila menunggak iuran.
Profil Penggunaan Antibiotik Pasien Covid-19 Terhadap Pasien Rawat Inap Di Rumah Sakit “X” Periode Januari-Maret 2021 Maulita, Fadia Putri; Adiana, Sylvi; Lakoan, Milda Rianty
Indonesian Journal of Health Science Vol 4 No 4 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v4i4.929

Abstract

SARS CoV-2 merupakan virus menular yang dikenal dengan Severe Acute Respiratory Syndrom Coronavirus-2. World Health Organization memberi nama SARS CoV-2 dengan sebutan covid-19 yaitu wabah yang bermula di kota Wuhan, China pada Desember 2019. Covid-19 merupakan penyakit menular melalui percikan liur (droplet) yang dikeluarkan oleh pasien yang terinfeksi Covid-19. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Profil Penggunaan Antibiotik Pasien Covid-19 Terhadap Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit “X” Periode Januari-Maret 2021. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan kuantitatif yang meggunakan metode deskriptif dalam desain penelitian, yang kemudian data diambil secara retrospektif. Penelitian ini menggunakansampel rekam medis pasien Covid-19 di Rumah Sakit “X” yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian berdasarkan karakteristik pasien yaitu jenis kelamin paling banyak perempuan yaitu 164 pasien (50,15%) dan usia paling banyak yaitu 46-55 tahun sebanyak 69 pasien (21,10%). Pada penggunaan berdasarkan jenis antibiotik paling banyak yaitu seftriaxone 276 pasien, penggunaan berdasarkan golongan antibiotik paling banyak yaitu sefalosporin dan makrolida yaitu 190 pasien (58,10%), dan lama perawatan pasien paling banyak yaitu <14 hari sebanyak 271 pasien (82,87%).
Gambaran Penggunaan Antihipertensi Pada Pasien BPJS Poliklinik Penyakit Dalam Rumah Sakit X Periode Mei–Juli 2023 Shas, Mutiara Diva Azzahra; Adiana, Sylvi; Rochjana, Anna Uswatun Hasanah
Indonesian Journal of Health Science Vol 4 No 4 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v4i4.931

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskular yang paling umum di dunia, khususnya di Indonesia. Penanganan Hipertensi dapat dilakukan dengan terapi farmakologis tunggal maupun kombinasi. Jika pemberian farmakologis tunggal tidak mencapai sasaran tekanan darah yang dianjurkan, maka terapi farmakologis kombinasi baru dapat diberikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis Antihipertensi dan tipe terapi yang paling banyak digunakan di Poliklinik Penyakit Dalam BPJS Rumah Sakit X periode Mei sampai Juli 2023. Penelitian ini dilakukan dengan metode Purposive Sampling. Dari penelitian ini didapatkan resep pasien berdasarkan jenis kelamin perempuan lebih banyak (61,19%) dibanding resep pasien laki-laki (38,81%), berdasarkan kriteria usia terbanyak adalah resep pasien Masa Lansia Akhir (35,82%), berdasarkan penyakit penyerta terbanyak adalah resep pasien Hipertensi dengan penyerta Diabetes (79,10%), berdasarkan Tipe Terapi terbanyak adalah Tipe Terapi Tunggal (50,37%), berdasarkan penggunaan Tipe Terapi Tunggal terbanyak adalah Amlodipine 10 mg (22,96%), dan berdasarkan penggunaan Tipe Terapi Kombinasi terbanyak adalah kombinasi ARB dan CCB (59,40%). Kata Kunci : Antihipertensi, Pola Penggunaan, Rumah SakitHipertensi merupakan penyakit kardiovaskular yang paling umum di dunia, khususnya di Indonesia. Penanganan Hipertensi dapat dilakukan dengan terapi farmakologis tunggal maupun kombinasi. Jika pemberian farmakologis tunggal tidak mencapai sasaran tekanan darah yang dianjurkan, maka terapi farmakologis kombinasi baru dapat diberikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis Antihipertensi dan tipe terapi yang paling banyak digunakan di Poliklinik Penyakit Dalam BPJS Rumah Sakit X periode Mei sampai Juli 2023. Penelitian ini dilakukan dengan metode Purposive Sampling. Dari penelitian ini didapatkan resep pasien berdasarkan jenis kelamin perempuan lebih banyak (61,19%) dibanding resep pasien laki-laki (38,81%), berdasarkan kriteria usia terbanyak adalah resep pasien Masa Lansia Akhir (35,82%), berdasarkan penyakit penyerta terbanyak adalah resep pasien Hipertensi dengan penyerta Diabetes (79,10%), berdasarkan Tipe Terapi terbanyak adalah Tipe Terapi Tunggal (50,37%), berdasarkan penggunaan Tipe Terapi Tunggal terbanyak adalah Amlodipine 10 mg (22,96%), dan berdasarkan penggunaan Tipe Terapi Kombinasi terbanyak adalah kombinasi ARB dan CCB (59,40%).
Analisis Potensi Interaksi Obat Pada Pasien Rawat Jalan Eksekutif Poliklinik Penyakit Dalam Di Rumah Sakit X Periode Januari-Maret 2023 Kania, Michelle; Adiana, Sylvi
Indonesian Journal of Health Science Vol 4 No 4 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v4i4.932

Abstract

Obat yang dikonsumsi memiliki efek yang baik untuk tubuh seperti untuk mendiagnosa, mencegah, atau menyembuhkan berbagai penyakit, tetapi juga memiliki potensi yang menyebabkan seseorang keracunan atau menimbulkan efek yang tidak diinginkan selama proses pengobatan seperti Interaksi obat. Interaksi Obat merupakan kejadian yang memberikan efek toksik yang tidak diharapkan selama masa pengobatan pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa, mengetahui dan memperoleh potensi terjadinya interaksi obat serta tingkat keparahan pada resep pasien yang digunakan di Poliklinik Penyakit Dalam Rumah Sakit X periode Januari sampai Maret 2023. Penelitian ini dilakukan dengan metode Random Sampling secara deksriptif. Hasil dari penelitian ini dari 320 sampel resep Poliklinik Penyakit Dalam Rumah Sakit X periode pengambilan data Januari sampai dengan Maret 2023, sebanyak 68 resep yang mengalami interaksi dengan tingkat keparahan minor sebanyak 52 kasus (45,61%), tingkat keparahan moderat 42 kasus (36,84%), tingkat keparahan mayor 20 kasus (17,55%).
Analisis Implementasi Kebijakan Program BPJS Kesehatan Dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan: Studi Literatur Shifah Sagala, Rizqa Auliyah; Vanda, Medina Elly; Hariyani, Elva; Syahadah, Rahmah Fadhilatu; Purba, Sri Hajijah
Indonesian Journal of Health Science Vol 4 No 4 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v4i4.933

Abstract

Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan merupakan program strategis pemerintah Indonesia untuk meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat, BPJS Kesehatan sebagai program jaminan kesehatan nasional telah diimplementasikan sejak tahun 2014 dengan tujuan untuk memberikan akses kesehatan yang merata dan berkualitas bagi seluruh masyarakat. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode systematic review yang diambil dari beberapa jurnal menggunakan database Google Scholar dengan kata kunci: Implementasi, Program BPJS Kesehatan, Kualitas Pelayanan Kesehatan. Literatur menggunakan sejumlah jurnal berbahasa Indonesia diambil berdasarkan penerbitan lima tahun terakhir, yaitu dari tahun 2021 sampai tahun 2023 serta diteliti sesuai dengan kriteria inklusi peneliti. Hasil literatur ini menunjukan bahwa Implementasi BPJS Kesehatan di Indonesia masih dalam tahap berkembang dan masih terdapat berbagai kendala yang perlu diatasi. Namun, BPJS Kesehatan telah memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat Indonesia, terutama dalam hal akses dan pembiayaan pelayanan kesehatan. Upaya berkelanjutan dari pemerintah dan seluruh pihak terkait sangat diperlukan untuk meningkatkan efektivitas implementasi BPJS Kesehatan dan mencapai tujuannya untuk mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) di Indonesia.
Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Ekstrak Daun Binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) Sebagai Sabun Padat Fairus Izza, Aisyah Risqita; Adrianto, Dimas
Indonesian Journal of Health Science Vol 4 No 4 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v4i4.935

Abstract

Daun Binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) memiliki potensi untuk menghentikan pertumbuhan bakteri karena kandungan flavonoidnya, Sabun digunakan untuk membersihkan kulit dari berbagai peralatan yang digunakan sehari-hari. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan sediaan sabun padat dari ekstrak Daun Binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) dan menilai kualitas fisiknya. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental, yaitu jenis penelitian di mana percobaan atau trial dilakukan untuk mengetahui bagaimana perlakuan tertentu akan mempengaruhi atau mengubah suatu variabel. Hasil penelitian dari keempat formula sabun ekstrak daun binahong dengan formulasi: F0 tidak ada kandungan ekstrak daun binahong, F1 yang mengandung 2 gram ekstrak daun binahong, F2 yang mengandung 2,5 gram ekstrak daun binahong, dan F3 yang mengandung 3 gram ekstrak daun binahong didapatkan bahwa formula 3 paling baik diantara formula lain karena penambahan ekstrak tidak berpengaruh pada bentuk dan tekstur sediaan (selama proses stabilitas bentuk tetap padat), berpengaruh terhadap kestabilan pH dan tinggi busa (semakin banyak kandungan ekstrak semakin tinggi nilainya), tetapi masih masuk dalam rentang standar. Metabolit sekunder kandungan alkaloid, tanin, flavonoid, triterpenoid memang benar adanya terkandung dalam sampel.
Studi Literatur: Analisis Efektivitas Pemanfaatan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama Di Indonesia Sabila, Farah; Ningrum, Tiara Pakar; Andika, Wulan; Gurning, Fitriani Pramita
Indonesian Journal of Health Science Vol 4 No 4 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v4i4.939

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan tinjauan literatur tentang efektivitas Program Kesehatan Nasional (JKN) di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) di Indonesia. Program JKN bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan aksesibilitas perawatan kesehatan bagi seluruh warga Indonesia, tanpa memandang status sosial atau ekonomi. Penelitian ini mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber literatur yang relevan, seperti artikel jurnal, laporan penelitian, dan dokumen kebijakan yang diterbitkan selama beberapa tahun terakhir. Program Kesehatan Nasional (JKN) merupakan program wajib yang memberikan akses perawatan kesehatan komprehensif kepada seluruh warga negara Indonesia, termasuk individu dalam angkatan kerja dan masyarakat umum. Diluncurkan pada 1 Januari 2014, JKN berupaya memberikan layanan kesehatan melalui Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), yang mencakup klinik, puskesmas, dan klinik masyarakat. Program ini menawarkan layanan pencegahan, terapi, promosi kesehatan, dan rehabilitasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa efektivitas JKN dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk status pekerjaan, tingkat pendidikan, dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya perawatan kesehatan. Selain itu, keterbatasan infrastruktur dan sumber daya manusia di FKTP juga memainkan peran penting dalam menentukan keberhasilan program ini. Dengan meninjau literatur yang ada, penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik tentang tantangan dan peluang dalam pelaksanaan JKN di Indonesia serta memberikan rekomendasi untuk perbaikan di masa depan.

Page 1 of 2 | Total Record : 20