cover
Contact Name
Dwi Pela Agustina
Contact Email
pikma@amikom.ac.id
Phone
+6287711948294
Journal Mail Official
pikma@amikom.ac.id
Editorial Address
Building VI.3.2 Universitas AMIKOM Yogyakarta Jl. Ringroad Utara, Condongcatur, Depok Sleman, Yogyakarta, 55283 Phone: +62 274-884201 ext. 632
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal PIKMA : Publikasi Ilmu komunikasi Media dan Cinema
ISSN : 26225476     EISSN : 26556405     DOI : https://doi.org/10.24076/pikma
Core Subject : Education,
Jurnal PIKMA : Publikasi Ilmu komunikasi Media dan Cinema adalah publikasi ilmiah yang pertama kali terbit pada tahun 2018. Jurnal PIKMA dipublikasikan oleh Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ekonomi dan Sosial, Universitas AMIKOM Yogyakarta. Selain itu, Jurnal PIKMA diterbitkan dua kali dalam setahun, yakni bulan Maret dan September. Adapun fokus tulisan Jurnal PIKMA adalah mengenai Media Baru dan Teknologi Komunikasi (New Media and Communication Technologies), Media dan Jurnalistik (Media and Journalism), Komunikasi Pemasaran (Marketing Communication), Kajian Film (Film Studies), Komunikasi Antar Budaya (Cross-cultural communication), Komunikasi Politik (Political communication) dan Teknologi Informasi dan Komunikasi (Information and Communication Technology).
Articles 161 Documents
Bingkai Pemberitaan Kenaikan Suhu Bumi di Media DW Indonesia dan Kompas.com Prabandono, Barlian Anung
Jurnal PIKMA : Publikasi Ilmu Komunikasi Media Dan Cinema Vol. 8 No. 2 (2026): Maret 2026
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas AMIKOM Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/pikma.2026v8i2.2605

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui arah pembingkaian pemberitaan kenaikan suhu bumi di portal media online baik internasional seperti DW.com dan nasional seperti Kompas.com. Keduanya memiliki cakupan wilayah dan arah pembingkaian yang berbeda. Isu kenaikan suhu bumi sendiri merupakan isu penting pada saat ini yang oleh banyak ahli dianggap semakin mengancam keberlangsungan hidup manusia. Penelitian ini menggunakan teori framing yang menyatakan bahwa pemberitaan tidak muncul dari ruang hampa namun melalui proses penyeleksian dan penonjolan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yang menggunakan metode analisis framing Robert Entman dalam menganalisis empat teks berita dari dua media menggunakan empat elemen yakni define problem, diagnose cause, moral judgement, dan treatment solution. Empat berita tersebut merupakan hasil pencarian kata kunci yang sama di portal media masing-masing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media nasional Kompas.com cenderung tidak ingin membuat khawatir pembaca meski hal ini agak berlebihan karena menormalisasi perbandingan yang semu. Media internasional DW.com cenderung menggunakan diksi lugas dengan menuding langsung persekutuan industri migas dan politik sebagai penyebab bencana di berbagai negara.