cover
Contact Name
Agus Yulianto
Contact Email
pej@unublitar.ac.id
Phone
+6287867104193
Journal Mail Official
pej@unublitar.ac.id
Editorial Address
Jalan Masjid 22, Kota Blitar, Jawa Timur
Location
Kab. blitar,
Jawa timur
INDONESIA
Patria Educational Journal
ISSN : 28094298     EISSN : 28093178     DOI : https://doi.org/10.28926/pej
Core Subject : Education,
Patria Educational Journal (PEJ) adalah jurnal penelitian peer-review dengan sistem akses terbuka yang diterbitkan oleh oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar,. Patria Educational Journal menyediakan platform yang menyambut dan mengakui artikel ilmiah hasil penelitian empiris, kajian dan ulasan yang berkualitas di bidang pendidikan karya oleh para peneliti, akademisi, profesional, dan praktisi dari seluruh dunia.
Articles 137 Documents
Pengembangan Panduan Pembelajaran Pengenalan Air Dalam Renang Untuk Anak Usia PAUD dan TK Nohantiya, Peni
Patria Educational Journal (PEJ) Vol 5 No 4 (2025): Volume 5 Nomor 4 Desember 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/pej.v5i4.2597

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk menghasilkan panduan pembelajaran pengenalan air dalam renang kepada anak usia PAUD dan TK. Subyek dalam penelitian dan pengembangan ini adalah siswa TK Saint Hanna, TK Ben Alim, dan TK Alam Al-Ghifari Kota Blitar yang berusia 2-7 tahun. Metode Penelitian ini menggunakan model Borg dan gall. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa hasil validasi ahli dan subjek uji coba. Hasil penelitian dan pengembangan pengenalan air untuk anak usia PAUD dan TK menunjukkan bahwa (1) panduan pembelajaran pengenalan air dalam renang signifikan meningkatkan kemampuan awal anak di kolam renang, (2) hasil uji ahli menunjukkan bahwa tahapan 20 langkah panduan layak digunakan untuk pembelajaran di TK (3) keefektifan panduan pembelajaran pengenalan air terdapat peningkatan antara pre-test dan post-test. Kesimpulannya panduan pembelajaran pengenalan air dan renang untuk anak usia PAUD dan TK layak digunakan dan dapat meningkatkan hasil belajar.
Pengaruh media sosial edukatif (TikTok) terhadap motivasi belajar siswa SD Hinda Suris Ekawati; Ragil Tri Oktavian
Patria Educational Journal (PEJ) Vol 5 No 2 (2025): Volume 5 Nomor 2 Juni 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/pej.v5i2.2618

Abstract

Abstrak: Dalam era saat ini tik tok telah berkembang menjadi platform yang sangat populer dikalangan para pelajar terutama di kalangan siswa SD. Review literatur ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media sosial edukatif ( Tik Tok ) terhadap motivasi belajar siswa SD. Sumber data yang diperoleh dari penelitian ini adalah dari google scholar yang membahas penggunaan tik tok dalam konteks pendidikan serta dampaknya terhadap motivasi belajar siswa. Hasil studi menunjukkan bahwa tik tok memiliki potensi sebagai media yang edukatif yang berguna untuk meningkatkan motivasi belajar siswa melalui konten yang kreatif dan menarik. Namun, penggunaan tik tok pada siswa SD harus didampingi dan diawasi oleh orang tua dan guru agar tidak terjerumus ke dalam konten yang negatif. Abstract: In the current era, Tik Tok has developed into a very popular platform among students, especially among elementary school students. This literature review aims to analyze the effect of educational social media (Tik Tok) on elementary school students’ learning motivation. The data source obtained from this research is from google scholar which discusses the use of tik tok in the context of education and its impact on student learning motivation. The results of the study show that Tik Tok has the potential as an educational media that is useful for increasing students’ learning motivation through creative and interesting content. However, the use of tik tok in elementary school students must be accompanied and supervised by parents and teachers to avoid falling into negative content.
Transformasi nilai sosial lirik lagu anak Indonesia (Studi komparatif lagu anak era 1990-an dan masa Kini) Fatkhurohman, Erfan; Sagita, Reni Maisatus
Patria Educational Journal (PEJ) Vol 6 No 1 (2026): Volume 6 Nomor 1 Maret 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/pej.v6i1.2617

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis pergeseran representasi nilai sosial dalam lirik lagu anak Indonesia melalui studi komparatif antara lagu era 1990-an (Paman Datang) dan era digital (Sayang Semuanya versi Nussa & Rara). Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis konten, temuan menunjukkan transformasi signifikan dari kolektivisme agraris-komunal menuju kolektivisme domestik-nuklir berbasis nilai religius. Terdapat pergeseran gaya bahasa dari narasi puitis-deskriptif menjadi instruksi langsung yang lugas. Hal ini mengindikasikan bahwa lagu anak masa kini lebih fokus pada internalisasi karakter individu dan nilai spiritual dibandingkan interaksi fisik dengan lingkungan alam dan sosial yang luas. Abstract: This study aims to analyze the shift in the representation of social values in Indonesian children's song lyrics through a comparative study between songs from the 1990s era (Paman Datang) and the digital era (Sayang Semuanya version by Nussa & Rara). Using a descriptive qualitative method with a content analysis approach, the findings reveal a significant transformation from agrarian-communal collectivism to domestic-nuclear collectivism based on religious values. There is also a shift in language style from poetic-descriptive narration to more direct and straightforward instruction. This indicates that contemporary children's songs tend to focus more on the internalization of individual character and spiritual values rather than physical interaction with the broader natural and social environment.
Analisis wacana ekokritik: Representasi alam dan ideologi pembangunan dalam pidato Menteri Pertanian “Amran Sulaiman” (tentang penurunan harga pupuk 20%) Lestari, Dian Nur; Hadi, Saptono; Hermawan, Agus; Ansori, Redhitya Wempi
Patria Educational Journal (PEJ) Vol 6 No 1 (2026): Volume 6 Nomor 1 Maret 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/pej.v6i1.2621

Abstract

This study analyzes ecological discourse in a speech by the Minister of Agriculture, Amran Sulaiman, regarding a policy to reduce fertilizer prices by 20%. Employing a descriptive qualitative approach with Garrard’s ecocritical framework, the study examines how nature is represented within a narrative of productivity. The findings reveal a discursive contradiction: on the one hand, the policy is positioned as support for farmers; on the other hand, it reinforces an anthropocentric development ideology that views nature merely as a commodity input. The study further shows that government narratives remain dominated by a technocentric logic, which has the potential to trigger long-term environmental degradation in pursuit of short-term economic stability.
Pengaruh penggunaan media sosial terhadap kesadaran beragama anak Sekolah Dasar Wulansari, Silva Dwi; Oktaviani, Ragil Tri
Patria Educational Journal (PEJ) Vol 4 No 3 (2024): Volume 4 Nomor 3 September 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/pej.v5i3.2622

Abstract

Abstrak: Penelitian ini ditulis untuk mengetahui tentang dampak yang ditimbulkan media sosial terhadap kesadaran beragama anak usia sekolah dasar. Media sosial adalah sebuah media online, dengan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual. Umumnya media sosial yang digunakan oleh anak sekolah dasar adalah WhatsApp, Instagram, Tiktok, dan YouTube. Orang tua dan guru mempunyai peran penting dalam memberikan pemahaman kesadaran beragama anak. Orang tua juga bisa membatasi penggunaan media sosial bagi anak sesuai dengan usianya. Abstract: This research is written to find out about the impact of social media on religious awareness of elementary school children. Social media is an online media, where users can easily participate, share, and create content including blogs, social networks, wikis, forums and virtual worlds. Generally, social media used by elementary school children are WhatsApp, Instagram, and YouTube. Parents and teachers have an important role in providing an understanding of children’s religious awareness. Parents can also limit the use of social media for children according to their age.
Pemanfaatan aplikasi YouTube sebagai inovasi pembelajaran untuk mendukung perkembangan siswa sekolah dasar Bekti, Sovi Setyo Nur; Oktaviani, Ragil Tri
Patria Educational Journal (PEJ) Vol 5 No 2 (2025): Volume 5 Nomor 2 Juni 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/pej.v5i2.2625

Abstract

Abstrak: Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk di jenjang Sekolah Dasar (SD). Salah satu tantangan utama yang dihadapi guru adalah menciptakan suasana belajar yang menarik dan tidak monoton, sesuai dengan karakteristik siswa di era digital yang lebih responsif terhadap media visual dan audio. Aplikasi YouTube muncul sebagai solusi inovatif yang dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran yang interaktif, menarik, dan relevan dengan kebutuhan siswa. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan YouTube dalam pembelajaran SD, metode yang digunakan yaitu literatur review yang bersumber dari berbagai jurnal pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan YouTube dapat memberikan manfaat besar terhadap perkembangan kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa. Namun, penggunaan yang tidak terarah juga dapat menimbulkan dampak negatif seperti kecanduan, paparan konten tidak layak, dan gangguan perkembangan bahasa. Oleh karena itu, dibutuhkan strategi pemanfaatan yang tepat, seperti seleksi konten yang relevan, integrasi dengan metode pembelajaran aktif, pemanfaatan fitur interaktif, pengawasan orang tua, serta pelatihan guru. Dengan strategi yang tepat, YouTube dapat menjadi media pembelajaran yang efektif dan mendukung perkembangan siswa secara menyeluruh. Abstract The development of information and communication technology has brought significant changes in the world of education, including at the elementary school level. One of the main challenges faced by teachers is to create a learning atmosphere that is interesting and not monotonous, in accordance with the characteristics of students in the digital era who are more responsive to visual and audio media. YouTube has emerged as an innovative solution that can be utilized as an interactive, engaging and relevant learning medium for students. This article aims to examine the utilization of YouTube in elementary school learning, the method used is a literature review sourced from various educational journals. The results show that the use of YouTube can provide great benefits to students' cognitive, affective, and psychomotor development. However, undirected use can also have negative impacts such as addiction, exposure to inappropriate content, and impaired language development. Therefore, proper utilization strategies are needed, such as selection of relevant content, integration with active learning methods, utilization of interactive features, parental supervision, and teacher training. With the right strategies, YouTube can be an effective learning medium and support students' overall development.
Alih kode dan campur kode dalam Akun Tiktok Kang Dedi Mulyadi (KDM) Bulan Oktober-Nopember 2025 Salsabila, Fitri; Hadi, Saptono; Hermawan, Agus; Sagita, Reni Maisatus
Patria Educational Journal (PEJ) Vol 5 No 2 (2025): Volume 5 Nomor 2 Juni 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/pej.v5i2.2619

Abstract

Abstrak: Penelitian kualitatif deskriptif ini bertujuan menganalisis fenomena sosiolinguistik berupa alih kode dan campur kode dalam konten TikTok Kang Dedi Mulyadi (KDM) periode Oktober-November 2025. Data dikumpulkan melalui teknik simak dan catat pada unggahan video terpilih. Hasil penelitian mengungkap bahwa penggunaan bahasa didominasi oleh percampuran unsur bahasa Sunda ke dalam bahasa Indonesia untuk membangun kedekatan emosional dan menegaskan identitas kultural. Temuan menunjukkan bahwa praktik lingual ini bukan sekadar interferensi bahasa, melainkan strategi komunikasi politik yang efektif untuk menjangkau audiens akar rumput. Penelitian ini berimplikasi pada pemahaman dinamika bahasa di media sosial kontemporer. Abstract: This descriptive qualitative study aims to analyze a sociolinguistic phenomenon in the form of code-switching and code-mixing in TikTok content by Dedi Mulyadi (KDM) during the period of October–November 2025. The data were collected using observation and note-taking techniques on selected video uploads. The findings reveal that language use is dominated by the mixing of Sundanese elements into Indonesian to build emotional closeness and reinforce cultural identity. The study also shows that this linguistic practice is not merely a form of language interference, but rather an effective political communication strategy to reach grassroots audiences. This research contributes to a deeper understanding of language dynamics in contemporary social media.
Refleksi diri dan aktualisasi: Analisis semiotika lirik “di akhir perang” karya Nadin Amizah (pendekatan psikologi humanistik Carl Rogers) Anjun Nuraini; Agus Yulianto
Patria Educational Journal (PEJ) Vol 6 No 1 (2026): Volume 6 Nomor 1 Maret 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/pej.v6i1.2620

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi representasi refleksi diri dan proses aktualisasi diri dalam lirik lagu "Di Akhir Perang" karya Nadin Amizah melalui lensa semiotika dan psikologi humanistik Carl Rogers. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan analisis semiotika Roland Barthes (denotasi, konotasi, mitos), studi ini membedah bagaimana simbolisme "perang" merepresentasikan inkongruensi internal individu. Temuan menunjukkan bahwa lirik tersebut merupakan manifestasi perjalanan dari organismic valuing process menuju fully functioning person. Novelty penelitian ini terletak pada sintesis antara struktur tanda linguistik dengan dinamika kepribadian humanistik dalam karya musik kontemporer Indonesia. Abstract: This study aims to explore the representation of self-reflection and the process of self-actualization in the song lyrics “Di Akhir Perang” by Nadin Amizah through the lenses of semiotics and Carl Rogers’ humanistic psychology. Employing a descriptive qualitative method and Roland Barthes’ semiotic analysis (denotation, connotation, and myth), this research examines how the symbolism of “war” represents an individual’s internal incongruence. The findings indicate that the lyrics embody a journey from the organismic valuing process toward becoming a fully functioning person. The novelty of this study lies in its synthesis of linguistic sign structures with the dynamics of humanistic personality within contemporary Indonesian music.
Ekokritik puisi Made Adnyana Ole: Studi interseksionalitas kerusakan lingkungan dan ketidakadilan sosial “dongeng dari Utara” Siswanto, Puji; Hadi, Saptono; Hermawan, Agus; Yulianto, Agus
Patria Educational Journal (PEJ) Vol 5 No 3 (2025): Volume 5 Nomor 3 September 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/pej.v5i3.2624

Abstract

Abstrak: Artikel ini mengeksplorasi interseksionalitas antara kerusakan lingkungan dan ketidakadilan sosial dalam puisi Dongeng dari Utara karya Made Adnyana Ole. Menggunakan kerangka ekokritik, penelitian ini menganalisis bagaimana teks sastra berfungsi sebagai "arsip forensik" yang mengungkap penindasan berlapis berdasarkan gender, kelas sosial, dan geografi. Temuan menunjukkan bahwa degradasi ekologis di wilayah "Utara" merupakan manifestasi kapitalisme predatoris yang memarjinalkan nelayan dan petani. Krisis ini mengakibatkan alienasi ruang hidup dan terputusnya warisan ekologis antargenerasi. Penelitian menyimpulkan bahwa restorasi alam harus inklusif terhadap keadilan sosial guna mencegah gentrifikasi hijau oleh elit kekuasaan. Abstract: This article explores the intersectionality between environmental degradation and social injustice in the poetry collection Dongeng dari Utara by Made Adnyana Ole. Using an ecocritical framework, the study analyzes how literary texts function as a “forensic archive” that reveals layered oppression based on gender, social class, and geography. The findings indicate that ecological degradation in the “North” region is a manifestation of predatory capitalism that marginalizes fishermen and farmers. This crisis leads to the alienation of living spaces and the disruption of intergenerational ecological heritage. The study concludes that environmental restoration must be inclusive of social justice to prevent green gentrification by the ruling elite.
The independence character of elementary school children with autism: A case study Setiawan, Ari; Fajaruddin, Syarief; Astuti, Nuryani Dwi; Ertanti, Devi Wahyu; Budyartati, Sri; Jamilah, Jamilah; Machmudah, Machmudah
Patria Educational Journal (PEJ) Vol 5 No 3 (2025): Volume 5 Nomor 3 September 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This case study explores the development of independence in an elementary school-aged child with Autism Spectrum Disorder (ASD). Using qualitative methods—including direct observation, semi-structured interviews, and document analysis—the study identified key factors that facilitated independent behavior in both home and school settings. The child demonstrated increased autonomy in daily tasks such as toileting, dressing, and class participation, particularly when supported by structured interventions including visual schedules, task analysis, and token reinforcement systems. A significant finding was the role of consistent collaboration between parents and teachers, which enabled the child to generalize skills across environments. These results affirm the importance of individualized support strategies and inter-setting consistency in promoting independence among children with ASD. The study concludes by recommending sustained, context-sensitive interventions and further research across multiple participants and settings to inform evidence-based practices in special education.