cover
Contact Name
lestariningsih
Contact Email
jsnu@unublitar.ac.id
Phone
+6281236710930
Journal Mail Official
jsnu@unublitar.ac.id
Editorial Address
Jalan Masjid 22, Blitar. Jawa Timur
Location
Kab. blitar,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Science Nusantara
ISSN : -     EISSN : 2809428X     DOI : https://doi.org/10.28926/jsnu
Journal of Science Nusantara (JSNU) is a journal that contains scientific papers from researchers, academics, and practitioners, in the form of research results, literature reviews, and/or other forms of scientific writing, which specifically examines the field of : 1) Animal science which covers the scope of production science, nutrition, yield technology livestock, livestock socio-economics and animal health. 2) MIPA which covers the scope of computer science, informatics engineering, and systems information, pure mathematics and physics. 3) Engineering which covers the scope of civil engineering and mechanical engineering.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 91 Documents
Jalur Tata Niaga Pupuk Bokashi Berbasis Kotoran Ternak di Desa an Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar Lestariningsih Lestariningsih; M Najib Zam Zami; Aris Syarifudin; Ahmad Rizqi Murtadho; M Aziz Hidayatullah
Journal of Science Nusantara Vol 4 No 1 (2024): Vol 4 No 1 Maret 2024
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jsnu.v4i1.1436

Abstract

Pupuk bokashi menjadi salah satu pupuk organik yang banyak diproduksi. Penggunaan pupuk bokashi sangat diminati oleh konsumen. Hal tersebut dapat dievaluasi berdasarkan usaha Bapak Sholikul Hima dalam pengolahan pupuk bokashi di Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui jalur tata niaga pupuk bokashi sebagai salah satu usaha yang dikelola oleh Bapak Sholikul Hima. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni survei, wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan jika jalur tata niaga pada proses suplai bahan dilakukan dengan 2 sistem yaitu terdiri dari sistem ambil dan setor. Bahan baku yang diperoleh selanjutnya dilakukan pengolahan berupa pembuatan pupuk bokashi selama 7 – 10 hari. Pupuk bokashi yang sudah jadi kemudiani dikemas dengan kapasitas 20 kg. Produksi pupuk bokashi dilaksanakan pada satu kali seminggu dengan kapasitas produksi 2 ton. Pupuk bokashi tersebut selanjutnya dipasarkan dengan sistem ambil oleh mitra serta dijual secara langsung pada masyarakat sekitar.
Analisis Penilaian Kriteria Green Building Pada Pasar Kanigoro Berdasarkan GBCI Mohammad Kharis Solikan; Trisno Widodo; Risma Dwi Atmajayani
Journal of Science Nusantara Vol 4 No 2 (2024): Vol 4 No 2 Juni 2024
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jsnu.v4i2.1479

Abstract

The term "green building" denotes buildings that prioritize enhancing health and comfort, with a primary goal of minimizing energy and water usage and reducing environmental impact. The assessment of green buildings at Kanigoro Market considers various criteria such as building appropriateness, land utilization, energy efficiency, water preservation, sustainable materials, indoor air quality, and environmental management. This evaluation adheres to the guidelines established by the Green Building Council Indonesia (GBCI). Buildings are classified into platinum, gold, silver, or bronze categories based on the assessment results, reflecting their environmental sustainability performance levels.
Perancangan Dan Pembuatan Tungku Krusibel Sederhana Kapasitas 10 Kg Aluminium Serta Percobaan Proses Peleburannya Lufia Asmarani; Abrianto Akuan; Mashudi Mashudi; Hardyansyah Satria Putra
Journal of Science Nusantara Vol 4 No 1 (2024): Vol 4 No 1 Maret 2024
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jsnu.v4i1.1484

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membuat tungku krusibel sederhana dengan kapasitas 10 kg aluminium serta melakukan percobaan proses peleburannya di Laboratorium Teknik Mesin Universitas Nahdlatul Ulama Blitar. Tungku ini menggunakan bahan bakar arang kayu yang mudah diperoleh dan terjangkau. Pengujian tungku dilakukan dengan melebur kaleng bekas minuman dari aluminium. Dalam percobaan, tungku berhasil mencapai suhu tertinggi 800°C dalam waktu 50 menit hingga seluruh aluminium seberat 10 kg mencair sepenuhnya. Hasil percobaan menunjukkan bahwa tungku krusibel sederhana ini efektif untuk digunakan dalam proses peleburan aluminium skala laboratorium. Desain tungku meliputi perhitungan dimensi krusibel dan ruang bakar, serta pemilihan bahan tahan api dan bahan bakar yang sesuai. Penggunaan arang kayu sebagai bahan bakar juga membuktikan bahwa metode ini efisien dan ekonomis untuk pengujian laboratorium. Pengembangan tungku ini diharapkan dapat mendukung pembelajaran dan penelitian lebih lanjut dalam bidang pengecoran logam, serta dapat diaplikasikan dalam proses produksi yang lebih besar. Kesimpulan penelitian ini menekankan pentingnya inovasi dalam desain alat dan pemilihan bahan yang tepat untuk mencapai hasil yang optimal dalam pengecoran logam.
Perancangan Dan Pembuatan Alat Uji Keras Pin Brinell Portabel ASTM E10 Serta Percobaan Pengujian Kekerasan Pelat Baja SS400 Pria Irvani; Hardyansyah Satria Putra; Abrianto Akuan; Mashudi Mashudi
Journal of Science Nusantara Vol 4 No 1 (2024): Vol 4 No 1 Maret 2024
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jsnu.v4i1.1489

Abstract

Ilmu untuk mengetahui sifat mekanik material salah satunya pengujian kekerasan menjadi metode paling efisien karena melalui proses ini, kita dapat dengan cepat memahami karakteristik mekanis suatu bahan. Uji kekerasan juga merupakan salah satu pendekatan untuk mengevaluasi dampak perlakuan panas atau dingin terhadap material. Kekerasan suatu material dapat diuji dengan berbagai metode, salah satunya adalah metode Brinnel. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membuat alat uji kekerasan Pin Brinell portabel sesuai dengan standar ASTM E10. Perancangan dan pembuatan alat uji kekerasan portable ini juga untuk tambahan fasilitas di Laboratorium Teknik Mesin Universitas Nahdlatul Ulama Blitar. Perancangan alat uji keras Pin brinel Portabel sesuai standar ASTM E10. Komponen-komponen utama alat uji keras ini adalah housing, cover, as pin, pegas, specimen pembanding dan bola baja. Material yang digunakan adalah baja S45C untuk housing dan cover serta material chrome vanadium untuk as pin. Dimensi total alat uji memiliki diameter 50 mm dan Panjang 220 mm. Penggunaan alat uji keras Pin Brinell Portabel pada percobaan pengujian kekerasan terhadap pelat baja SS400 yang dilakukan sebanyak 3 kali pengujian, didapatkan hasil nilai kekerasan: 149.7 HB (147.43 HV) dan didapatkan nilai kekuatan luluh sebesar: 335.29 MPa dan kekuatan tarik sebesar: 438.22 MPa.
Pengaruh Diameter serta Gulungan Terhadap Arus danTegangan dalam Pengisian Fullwave Motor Supra Ahmad Irfa’i Darojad; Hardyansyah Satria Putra; Yeni Ratih Pratiwi; Abrianto Akuan
Journal of Science Nusantara Vol 4 No 2 (2024): Vol 4 No 2 Juni 2024
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jsnu.v4i2.1490

Abstract

Perkembangan teknologi pada bidang otomotif mempunyai beberapa dampak yang positif di dalam kehidupan manusia. Saat ini, masyarakat lebih suka menggunakan sepeda sebagai alat transportasi. Sistem kelistrikan yang menghasilkan arus listrik membutuhkan sepul. untuk melayani sistem kelistrikan sepeda motor. Terdapat beberapa bagian yaitu pengapian, sistem pengisian, dan sistem penerangan. Berapa besar Arus listrik yang dihasilkan kumparan dipengaruhi oleh jumlah lilitan pada kumparan dan diameter kawat pada kumparan. Tembaga adalah bahan yang baik untuk menghantarkan arus listrik dan tidak korosi. Kiprok sangat berperan penting dalam sistem kelistrikan untuk mengubah arus AC ke DC. Metode penelitian ini adalah pengaruh Diameter Kawat serta Jumlah Gulungan Terhadap Kuat Arus dan Tegangan dalam perubahan pengsian halfwafe ke Pengisian Fullwave. Ukuran diameter kawat tembaga 0,8 mm, 0,9 mm dan 1,00 mm menggunakan panjang kawat tembaga berukuan sama pada tiap pengujian diameter kawat tembaga denagn kecepatan 1000 rpm, 3000 rpm dan 6000 rpm. Diuji menggunakan alat ukur Ampermeter dan Volmeter. Hasil pengujian dapat dikatakan bahwa lebih efisien menggunakan diameter kawat tembaga 0,8 mm (standart) dengan 0,9 mm daripada menggunakan diameter kawat tembaga 0,8 mm (standart) dengan 1,0 mm. Berdasarkan hasil penghitungan kuat arus dan dari hasil penelitian menunjukkan hasil yang sama.
Studi Kasus Pengetahuan Peternak Sapi Perah Terhadap Mastitis di Desa Krisik Rino Rastika; Tika Fitria Wulan Afrilia; Lestari Ningsih
Journal of Science Nusantara Vol 4 No 2 (2024): Vol 4 No 2 Juni 2024
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jsnu.v4i2.1493

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar untuk mengetahui tingkat pengetahuan peternak tentang mastitis. Metode penelitian meliputi pendekatan kualitatif dan kuantitatif, dengan data dikumpulkan melalui survei, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasilnya menunjukkan bahwa 75% peternak telah berusaha lebih dari 15 tahun, 75% berusia di atas 40 tahun, 79,2% berpendidikan SD, dan 37,5% memiliki 11-15 ekor ternak. Penanganan mastitis meliputi tingkat kejadian 100%, dengan 45,8% kejadian dalam 1-6 bulan terakhir. Sebanyak 66,7% tidak memberikan antibiotik intra-mammary, 75% memberikan antibiotik injeksi intramuskular, dan 70,8% memberikan vitamin secara injeksi atau oral. Penanganan tradisional tidak dilakukan oleh 70,8% peternak, dan tingkat keberhasilan penanganan mencapai 41,7%. Upaya pencegahan meliputi sanitasi lingkungan dan ternak dua kali sehari (100% dan 58,3%), teat dipping tidak pernah dilakukan oleh 91,6%, pengecekan mastitis rutin tidak dilakukan oleh 58,3%, penggunaan bedding 1 ternak 1 alas (70,8%), dan striping puting sebelum dan sesudah pemerahan (54,2%). Tingkat pengetahuan peternak terhadap mastitis di Desa Krisik mendapatkan skor 3,1 (tahu).
Analisis Jumlah Sumur Resapan Berdasarkan Kebutuhan Air Bersih dan Irigasi Kecamatan Kanigoro Moh. Fahmi Ferdiansyah; Trisno Widodo; Risma Dwi Atmajayani
Journal of Science Nusantara Vol 4 No 1 (2024): Vol 4 No 1 Maret 2024
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jsnu.v4i1.1499

Abstract

The increase in population and regional development in Kanigoro Subdistrict, Blitar District, has caused environmental changes that impact groundwater availability. To address this issue, infiltration pond planning was conducted using a quantitative method with Capacity-Based Method calculations. Calculation of clean water needs for the next 20 years of projected total discharge with the highest value of Sawentar Village 37,663 l/d. The need for irrigation water using the Blaney-Criddle method in each hectare is 5589416 L/Ha. Planning infiltration wells in Kanigoro Subdistrict is planned with SRB 1 design, with dimensions of 80 cm by 200 cm and dimensions of 70 cm by 150 cm, obtained the capacity of infiltration wells one of which is Minggirsari settlement 0.101531045 m3/s, as well as for Minggirsari rice fields 0.083962657 m3/s, The number of infiltration wells for Sawentar settlement 27 units and 80 units of rice fields. The planning results show that infiltration ponds can reduce the flow rate with an average of 2% in settlements and 4% in rice fields. The total planning of infiltration ponds for the entire Kanigoro sub-district is 19.49% for housing and 47.64% for rice fields.
Penerapan Lubang Resapan Biopori di Kawasan Pemukiman Kecamatan Kanigoro Sebagai Pengendali Limpasan Air Hujan Wahyu Niyati Sholikah; Trisno Widodo; Risma Dwi Atmajayani
Journal of Science Nusantara Vol 4 No 2 (2024): Vol 4 No 2 Juni 2024
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jsnu.v4i2.1502

Abstract

Increasing population density has an impact on the area of ​​open green land which is reduced because it is converted into residential land. According to the 2019 land use map, the residential area is 1764 ha, but this will increase to 1867 ha in 2023. This causes the rainwater catchment area to decrease, so that rainwater flows directly into the river. Research that applies quantitative techniques is research that adheres to scientific standards that can be measured, rational, empirical, objective and methodical. The discharge calculation shows that the area with the highest flow discharge is Sawentar Village, namely 100.96 m3/s. The area that has the smallest runoff discharge is Kuningan Village, namely 19.95 m3/s. The area with the highest number of biopores in Kanigoro District is the Sawentar Village area, namely 33,405 biopores. Sawentar Village is the highest area capable of accommodating the volume of runoff based on the number of biopores, namely 209.78 m3.
K-Means dan K-Medoids Clustering Pada Kasus Tindak Pidana Khusus EWING RUDITA ARINI
Journal of Science Nusantara Vol 4 No 2 (2024): Vol 4 No 2 Juni 2024
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jsnu.v4i2.1519

Abstract

Tindak pidana khusus merupakan bagian dari hukum pidana yang diatur dalam undang-undang. Pada penelitian ini, metode clustering yang digunakan adalah K-Means dan K-Medoids dan dievaluasi menggunakan Davies Bouldin Index. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data tindak pidana khusus tahun 2023. Berdasarkan perhitungan diperoleh nilai DBI K-Means lebih rendah dibandingkan DBI pada K-Medoids. Untuk itu, metode K-Means dipilih untuk data tindak pidana khusus. Adapun hasil K-Means clustering adalah cluster-I sebanyak 8 wilayah diduga rawan tinggi, cluster-II sebanyak 11 wilayah diduga rawan sedang dan cluster-III sebanyak 14 wilayah diduga rawan rendah
Rancang Bangun Penambahan Booster Udara dengan Memanfaatkan Uap Bahan Bakar Terhadap Perubahan Emisi yang Dihasilkan Putra, Hardyansah Satria; Mashudi, Mashudi
Journal of Science Nusantara Vol 4 No 3 (2024): Vol 4 No 3 September 2024
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jsnu.v4i3.1145

Abstract

Pada proses pembakaran diperlukan percampuran bahan bakar, udara dan api sebagai komponen pembakaran di perlukan campuran yang mendekati stokiometri, dengan demikian dalam penelitian ini kami menggunakan uap bahan bakar sebagai booster udara tambahan yang diharapkan dapat menurukan tingkat emisi yang dihasilkan oleh kendaraan dikarenakan Air Fuel Ratio (AFR) mendekati campuran sempurna. kadar gas carbon monoksida yang berbahaya selalu mengalami kenaikan pada setiap parameter kecuali pada booster 40% dan 45% hal ini dikarenakan campuran bahan bakar dan udara yang akan dilakukan pembakaran mendekati stokiometeri, dengan demikian maka booster dengan isi 40 – 45 % dari tangki booster adalah salah satu solusi untuk mengurangi angka karbon monoksida yang dihasilkan dalam proses pembakaran

Page 8 of 10 | Total Record : 91