Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Pengolahan Tepung Telur untuk Meningkatkan Pengetahuan Kelompok PKK dan Kelompok Wanita Tani Desa Jatinom Kanigoro Blitar Lestariningsih Lestariningsih; Rosidi Aziz; Binti Khopsoh
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 4, No 1 (2019): Volume 4 Nomor 1, Februari 2019
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.621 KB) | DOI: 10.28926/briliant.v4i1.258

Abstract

Blitar merupakan salah satu produsen telur terbesar di Indonesia. Setiap harinya kurang lebih 450 ton telur keluar dari Blitar. Desa Jatinom merupakan salah satu Desa di Blitar yang cukup berpotensi dalam produksi telur. Namun demikian, telur tersebut masih dijual dalam bentuk segar dan hanya dijadikan bahan konsumsi lauk pauk seperti biasanya. Selain itu, telur merupakan salah satu produk ternak yang mudah sekali terkontaminasi mikroorganisme sehingga mudah mengalami kerusakan. Oleh karena itu perlu bimbingan kepada Kelompok PKK dan Kelompok Wanita Tani sebagai organisasi social Desa Jatinom untuk mengolah telur menjadi tepung telur. Tepung telur merupakan salah satu produk yang cukup mudah pengolahaannya dan dapat meningkatkan daya simpan telur. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah survei, wawancara dan pelatihan. Hasil yang didapatkan bahwa terdapat peningkatan 45% pengolahan telur menjadi tepung telur.
The Chemical Quality of Maggot Flour Uses Sangrai Method Processing Lestariningsih Lestariningsih; Tika Fitria Wulan Afrilia; Muhammad Muhsin; Muhammad Yusuf Yasin; Mas'ud Zakqi Hupron
Journal of Development Research Vol. 5 No. 1 (2021): Volume 5, Number 1, May 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jdr.v5i1.140

Abstract

The purpose of this study is to determine the differences of chemical quality of fresh maggot flour processed by using sangrai method. Currently maggot flour is popular among breeders because it contents high enough protein and has potential as a substitution of fish meal which has been imported at in very costly price. This research is conducted experimental methods on April 2021. The research consists of making maggot flour and continued to chemical analysis (proximate). Maggot which is processed into flour is obtained from maggot breeders in Blitar district. Maggot is processed by using sangrai method is carried out in Dayu Village, Nglegok District, Blitar Regency. Proximate analysis is carried out at the Nutrition and Animal Feed Laboratory of the Fisheries and Livestock Service Office of Blitar Regency. The sangrai method processing produces lower moisture content (5.69%) so that it is predicted to have a better shelf life. The rough protein is 28.73%, the rough fat content is 15.79%, and the rough fiber content is 10.60%. The results are considering higher. The maggot processed by using sangrai method can be applied, but it needs to be accompanied by further researches to reduce the higher rough fat and rough fiber content, one of them is fermentation.
Improving the Quality of Broiler Duck Carcasses with the Addition of Meniran Plan (Phylanthus niruri L.) Extract as a Feed Additive Lestariningsih Lestariningsih; Fatra Nonggala Putra
Journal of Development Research Vol. 5 No. 2 (2021): Volume 5, Number 2, November 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jdr.v5i2.176

Abstract

The purpose of this research was to determine the improvement of the carcass quality of broiler ducks with the addition of meniran extract as a feed additive. This is based on the fluctuating price of feed 70 – 80% is part of the operational costs and the prohibition on the use of antibiotics requires alternative feed additives that are safe for human consumption. This research was carried out in Juni – August 2021 in Dayu Village, Nglegok District Blitar Regency. The method used is experimental with 4 treatments and 3 replications. The design used is Completely Randomized Design. The result showed that giving meniran extract as a feed additive could improve the carcass quality of broiler duck including carcass weight and carcass percentage and dit not have a significant effect on slaughter weight. It is recommended to use meniran plan extract level 3% to improve the carcass quality of broiler ducks.
Bimbingan Teknis Olahan Pangan Hewani untuk Meningkatkan Pengetahuan TP PKK Desa Jatinom, Kabupaten Blitar . Lestariningsih; Peni Nohantiya
Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2019): Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrokreatif.5.1.27-32

Abstract

The purpose of this dedication to miter increase knowledge on animal food potential benefited in the miter village. That was cause the problem of miner less understand technology to process animal food. Besides, Jatinom village had animal food pontential. Jatinom society used animal food such as milk and egg only to side dish in their family. Besides, many inhabitant works in the farm of animal as farmer and employees. Therefore, they have opportunity to get animal material product with low prices. When it proceses better so its can get high prices. By of this dedication, official give solution on the miter problem to pioneer movement proceses of animal food had economic value with proceses animal food guidance. Specially target in this dedication, its to increase miter knowledge on animal food proceses to get high prices. The methods used observation, interview, and partnership to finish the problems there with 12 times in the week as long this dedication in December 2017, prepare the planning program such as give guidance about important of animal food process to increase miner knowlegde (TP PKK Jatinom Village). The result of this dedication was guidance animal food process can open knowledge to increase miner productive (TP PKK Jatinom Village, Kanigoro Subdistrict, Blitar District). The dedication need to follow by direct coaching animal food proceses.
Sosialisasi Penyimpanan Pakan Untuk Meningkatkan Pengetahuan Peternak Sulthon Farm Lestariningsih Lestariningsih; Rosidi Azis
Jurnal Abdimas UNU Blitar Vol 1 No 1 (2019): Volume 1, Nomor 1, Juli 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jppnu.v1i1.2

Abstract

Mitra dalam pengabdian ini adalah Sulthon farm yang merupakan peternak mandiri ayam pedaging yang terletak di Dusun Centong, Kecamatan Kanigoro, Desa Sawentar Kabupaten Blitar. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mitra dalam penyimpanan pakan ayam pedaging. Mitra mengalami kesulitan dalam melakukan penympanan pakan. Berdasarkan pengalaman yang telah dilaksanakan oleh mitra diketahui bahwa pakan mitra sering sekali berjamur sehingga tidak dapat bertahan lama. Hal ini dapat berdampak kepada produktivitas dari ayam pedaging mitra. Metode yang digunakan adalah survey, wawancara dan dilanjutkan dengan sosialisasi penyimpanan pakan ayam pedaging. Berdasarkan hasil pre test dan post test diketahui bahwa sosialisasi penyimpanan pakan ayam pedaging kepada mitra dapat meningkatkan tingkat pengetahuan mitra sebesar 40%. Hal ini perlu ditindaklanjuti dengan praktek secara langsung dalam penyimpanan pakan ayam pedaging di peternakan mitra.
Bimbingan Teknik Penulisan Ilmiah untuk Meningkatkan Pengetahuan Mahasiswa Prodi Peternakan Fakultas Ilmu Eksakta Universitas Nahdlatul Ulama Blitar Lestariningsih Lestariningsih
Jurnal Abdimas UNU Blitar Vol 2 No 1 (2020): Volume 2, Nomor 1, Juli 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa Prodi Peternakan Fakultas Ilmu Eksakta Universitas Nahdlatul Ulama Blitar dalam bidang karya tulis ilmiah mahasiswa. Bimtek penulisan karya tulis kepada mahasiswa ini sangat diperlukan mengigat banyaknya mahasiswa peternakan Fakultas Ilmu Eksakta Universitas Nahdlatul Ulama Blitar yang belum mengetahui dan memahami penulisan karya tulis ilmiah. Kegiatan bimtek telah dilaksanakan di Kampus 2 Universitas Nahdlatul Ulama Blitar pada 17 November 2019 yang diikuti oleh 30 mahasiswa angkatan 2019 Prodi Peternakan Fakultas Ilmu Eksakta Universitas Nahdlatul Ulama Blitar. Metode kegiatan dilaksanakan dengan survei, wawancara, bimbingan teknis, dan diskusi. Kegiatan diawali degan dilaksanakan pre test untuk mengetahui tingkat pengetahuan mahasiswa Prodi Peternakan. Selain itu, setelah bimtek dilaksanakan post test untuk mengevaluasi kenaikan tingkat pengetahuan mahasiswa Prodi Peternakan dibidang karya tulis ilmiah. Selanjutnya data ditabulasi dan dianalisis dengan pendekatan deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa terdapat peningkatan 40% pengetahuan mahasiswa Prodi Peternakan dalam bidang penulisan karya ilmiah. Saran untuk lebih memahami penulisan karya tulis ilmiah diperlukan pelatihan penulisan karya tulis ilmiah mahasiswa Prodi Peternakan Fakultas Ilmu Eksakta Universitas Nahdlatul Ulama Blitar.
Pelatihan Manajemen Pakan Itik Pedaging untuk Meningkatkan Pengetahuan Peternak Itik Pedaging di Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar Lestariningsih Lestariningsih; Muhammad Yusuf Yasin; M. Khoirul Abidin; Mas'ud Zakqi Hupron; M. Muhsin; Husna Fikriya; Riska Mei Puspitasari; Qurrotul A'yun; Isna Nurul Fajriyah; Umril Mu'minin; Poppy Yuliana Putri
Jurnal Abdimas UNU Blitar Vol 2 No 2 (2020): Volume 2, Nomor 2, Desember 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan manajemen pakan peternak itik pedaging di Desa Dayu Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar. Kegiatan ini berawal dari hasil survei tim yang menunjukkan hasil bahwa kegiatan manajemen pakan itu perlu diperbaiki. Manajemen pakan yang kurang bagus berdampak kepada produktivitas ternak. Pelatihan manajemen pakan itik pedaging perlu dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan peternak itik di Desa Dayu Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar. Kegiatan ini dilaksanakan pada September 2020 dengan peserta 20 Peternak itik pedaging. Metode kegiatan yang telah dilaksanakan yaitu survei, dan pelatihan manajemen pakan itik pedaging. Data trend pengetahuan didapatkan dari hasil pre test dan posttes peserta. Berdasarkan hasil analisa diketahui bahwa trend kenaikan pengetahuan mitra terhadap pelatihan menegemen pakan itik pedaging sebesar 40%. Setelah pengabdian ini, mitra dapat mengembangkan manajemen pakan itik pedaging dengan lebih baik di Desa dayu Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar.
Introduksi Berbagai Hijauan sebagai Sumber Serat Pakan Kelinci di Desa Nglegok Kabupaten Blitar Anna Lidiyawati; Riska Faradila; Binti Khopsoh; Nining Haryuni; Lestariningsih Lestariningsih; Tika Afrilia
Jurnal Abdimas UNU Blitar Vol 3 No 2 (2021): Volume 3 Nomor 2, Desember 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jppnu.v3i2.49

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di Desa Nglegok Kabupaten Blitar pada 27 Juli 2021 kepada peternak kelinci. Tujuan dari PKM ini adalah untuk meningkatkan pemahaman peternak kelinci tentang keragaman hijauan yang bisa di introduksi sebagai pakan ternak. Metode yang digunakan adalah pendidikan masyarakat melalui penyuluhan yang dengan melihat langsung hijaun berdasarkan anatomi dan morfologi dari hijauan pakan antara lain Asystasia gangentica (bayam-bayaman), Chromolaena odorata dan putri malu (Mimosa pudica). Data didapatkan dari hasil quisioner sebelum dan sesudah penyuluhan yang dianalisa secara deskriptif. Hasil dari pengabdian ini adalah pengetahuan peternak kelinci dengan meningkat sebesar 40% baik terhadap jenis hijauan dari segi nutrisi maupun jumlah yang bisa digunakan dalam ransum. Dengan meningkatnya pengetahuan, diharapkan peternak mengaplikasikan hijauan yang diperkenalkan sebagai alternatif hijauan pakan ternak kelinci.
Potensi Lactobacillus plantarum sebagai Bahan Pengawet Alami Bakso Daging Kelinci Lestariningsih Lestariningsih; Rosidi Azis
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 3, No 3 (2018): Volume 3 Nomor 3, Agustus 2018
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.345 KB) | DOI: 10.28926/briliant.v3i3.220

Abstract

Masyarakat Indonesia sangat mengemari Bakso. Bakso yang umum diproduksi dan dikonsumsi masyarakat Indonesia adalah bakso daging ayam dan sapi. Padahal disisi lain kelinci juga menghasilkan daging yang jauh lebih cepat. Hal ini disebabkan siklus reproduksi singkat sehingga sangat menguntungkan ketika diambil dan diolah dagingnya. Selain itu, daging kelinci rendah akan kolestrol. Pengolahan bakso selama ini banyak bercampur dengan bahan kimia berbahaya. Hal ini menyebabkan residu didalam tubuh dan mengganggu kesehatan sehingga diperlukan alternative bahan pengawet alami. Salah satu bahan tersebut adalah Lactobacillus plantarum.  Bakteri ini mampu menghasikan asam laktat dan hidroksi peroksida yang mampu menghambat pertumuhan bakteri pathogen yang dapat merusak bakso.
Potensi Vitamin C sebagai Feed Additive untuk Mengurangi Stress pada Ternak Puyuh Lestariningsih Lestariningsih; Riska Mei Puspitasari; Andi Setiawan; Fuguh Fernandi
International Journal of Animal Science Vol. 4 No. 01 (2021): International Journal of Animal Science
Publisher : Litbang PEMAS Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/ijasc.v4i01.31

Abstract

Tingginya suhu lingkungan didaerah tropis menyebabkan ternak unggas mengalami stress panas. Stresss panas pada unggas khususnya puyuh dapat memicu timbulnya berbagai penyakit, mempengaruhi pertumbuhan dan produksi telur. Cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi stress panas pada puyuh ialah dengan memberikan feed additive berupa vitamin C, mengingat vitamin C mengandung antioksidan yang dap at digunakan untuk meredam radikal bebas yang menyebabkan stress pada puyuh. Tujuan ditulisnya artikel ini adalah untuk mengetahui seberapa besar manfaat vitamin C sebagai feed additive untuk mengurangi stress pada ternak puyuh. Materi dan metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah kajian pustaka yang selanjutnya dianalisis menggunakan pendekatan diskriptif kualitatif. Hasil dan pembahasan berisi tentang Stress pada unggas yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah, otot, sensitivitas saraf, gula darah dan respirasi. Ketika stress terjadi secara berkelanjutan maka tubuh akan mengaktifkan hypothalamic-pituitary-adrenal cortical system. Penggunaan antioksidan yang murah bisa dengan memanfaatkan vitamin C, tak hanya itu vitamin C juga memiliki kelebihan lain seperti vitamin C, yakni mampu mengembalikan radikal tokoferol menjadi alfa tokoferol yang stabil.
Co-Authors Abd. Charis Fauzan Agus Edi Winarto Agus Hermawan Ahmad Jamil Ababil Kuroma Ahmad Rizqi Murtadho Ahmad Saifudin Alfi Khusnita Alfi Mayasari Alfina Sefti Rahmaningtyas Amirul Mukhlisin Anang Catur Sulaksono Andi Setiawan Andika Fajar Hadiarto Anifiatiningrum Anifiatiningrum Anna Lidiyawati Anna Lidyawati Anna Lidyawati Ansori, Redhitya Wempi Aris Syarifudin Arum Ayu Lestari Azis, Rosidi Binti Khopsoh Binti Khopsoh Caska - Danang Ananda Yudha Deviana Diah Probowati Dimyati Huda Elinda Rahayu Ermawati ermawati Fachulun Maulana Arizunda Rokhmandanu Farid Abdullah FATRA NONGGALA PUTRA Fifi Susanti Fikrima Sinta Nuriyah Fuguh Fernandi Ghea Chika Yeiputa Hidayatul Rosidah Husna Fikriya Indah Palupi Isna Nurul Fajriyah Ita Nurhasanah M Aziz Hidayatullah M Najib Zam Zami M Subhan Anshori M. Fathoali M. Khoirul Abidin M. Muhsin M. Rizal Fanani M. Zainnudin Marsanda Avilia Putri Mas'ud Zakqi Hupron Masahid Masahid Mas’ud Zakqi Hupron Moch Ikhsanudin Mochamad Buqori Muslim Moh Mimbar Fauzi Muhamad Iza Dzulfikar Amin Muhammad Khomarudin Muhammad Muhsin Muhammad Sabiqun Nada Muhammad Yusuf Yasin Muhammad Yusuf Yasin nafisatuzzahro' nafisatuzzahro' nafisatuzzahro' Nendra Eka Wardana Ngabdus Sholihin Nining Haryuni Peni Nohantiya Poppy Yuliana Putri Qurrotul A'yun Reza Anggapratama Riska Mei Puspitasari Riska Mei Puspitasari Rosidi Aziz Saptono Hadi, Saptono Selania Nova Siti Karomah Surayanah Syafina Syafi'ina Tika Afrilia Tika Fitria Tika Fitria Wulan Afrilia Tika Fitria Wulan Afrilia Tito Prabowo Umril Mu'minin Veradella Yuelisa Mafula Vion Age Tricahyo Wika Nestria Santika Yuniawatika