cover
Contact Name
Wayan Sali
Contact Email
jurnalkesehatanlingkungan@gmail.com
Phone
+628124693546
Journal Mail Official
jurnalkesehatanlingkungan@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sanitasi No 1 Sidakarya Denpasar Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Lingkungan (JKL)
ISSN : 20895674     EISSN : 26848015     DOI : https://doi.org/10.33992/jkl
Core Subject : Health, Social,
Jurnal Kesehatan Lingkungan (JKL) accepts original research articles and literature review articles covering the following topics: 1. Environmental Health 2. Environmental Epidemiology 3. Environmental Health Risk Assessment 4. Environmental Health Technology 5. Environmental-Based Diseases 6. Environmental Toxicology 7. Water and Sanitation 8. Waste Management 9. Pesticides Exposure 10. Vector Control 11. Food Safety
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 15, No 1 (2025)" : 6 Documents clear
HUBUNGAN ANTARA JUMLAH KENDARAAN PADA SAAT WEEKDAY DAN WEEKEND DENGAN KADAR KARBON MONOKSIDA (CO) DI SEKITAR KANTONG PARKIR KOTA YOGYAKARTA Ningsih, Silvia
Jurnal Kesehatan Lingkungan (JKL) Vol 15, No 1 (2025)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jkl.v15i1.3836

Abstract

Penelitian ini mengkaji kadar Karbon Monoksida (CO) di lima lokasi parkir di Kota Yogyakarta selama weekday dan weekend. Pengukuran dilakukan pada Juli-Agustus 2024 menggunakan metode Cross Sectional dan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan variasi kadar Karbon Monoksida (CO) berdasarkan lokasi, hari, dan waktu pengukuran. Parkir Abu Bakar Ali mencatat kadar Karbon Monoksida (CO) tertinggi pada Selasa sore (36.600 μg/m³), sementara Parkir Beskalan memiliki kadar Karbon Monoksida (CO) terendah, mencapai 0 μg/m³ pada beberapa waktu. Meskipun uji Mann Whitney menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan kadar Karbon Monoksida (CO) antara weekday dan weekend, uji Korelasi Pearson mengungkapkan hubungan signifikan antara jumlah kendaraan dan kadar Karbon Monoksida (CO) di semua lokasi. Peningkatan kendaraan berkorelasi dengan peningkatan kadar Karbon Monoksida (CO), menunjukkan risiko pencemaran udara di kawasan parkir ramai, terutama di Parkir Wisata Ngabean. Penelitian ini menyoroti pentingnya mengelola emisi kendaraan di area perkotaan padat.
Eksternalitas Negatif Dari Keberadaan TPS Terhadap Sosial-Ekonomi Masyarakat Di RT. 25 Kelurahan Sidodadi, Kota Samarinda Dewi, Susi Artika; Br Purba, Eka Cristina; Utami, Alya Nindityas; Putri, Dina Hayati
Jurnal Kesehatan Lingkungan (JKL) Vol 15, No 1 (2025)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jkl.v15i1.4119

Abstract

Latar belakang: Keberadaan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang tidak dikelola dengan baik di RT 25 Kelurahan Sidodadi, Kota Samarinda, menimbulkan berbagai eksternalitas negatif terhadap masyarakat sekitar. Sebanyak 70% warga mengaku merasakan dampak negatif, dengan 30% mengalami gangguan kesehatan dan 40% terganggu kenyamanannya akibat bau menyengat dari TPS. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis dampak lingkungan serta sosial-ekonomi yang ditimbulkan oleh keberadaan TPS terhadap masyarakat setempat.Metode: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis dampak eksternalitas negatif dari keberadaan TPS terhadap kondisi lingkungan dan sosial-ekonomi masyarakat di RT 25 Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengambilan sampel secara purposive pada 10 responden yang tinggal di sekitar TPS. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terstruktur menggunakan kuesioner yang mencakup aspek eksternalitas negatif, pandangan masyarakat, dan kerugian ekonomi.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 70% responden merasakan dampak negatif dari keberadaan TPS, dengan 40% menyatakan bahwa bau tidak sedap dari TPS cukup mempengaruhi kenyamanan mereka. Sebanyak 30% responden mengalami gangguan kesehatan, dengan 33% menderita diare dan 67% mengalami gangguan kesehatan lainnya. Biaya pengobatan yang dikeluarkan bervariasi antara Rp 50.000 hingga Rp 95.000, dengan 11% responden mengalami penurunan pendapatan akibat gangguan kesehatan. Sistem pengelolaan TPS dinilai kurang baik oleh 40% responden, dan 50% mengeluhkan terganggu oleh kondisi lalu lintas di sekitar TPS.Simpulan: Eksternalitas negatif dari keberadaan TPS di RT 25 Kelurahan Sidodadi berdampak signifikan terhadap kenyamanan, kesehatan, dan ekonomi masyarakat sekitar. Diperlukan perbaikan sistem pengelolaan sampah dan upaya mitigasi dampak dengan menerapkan teknologi pengelolaan sampah yang ramah lingkungan serta komunikasi yang efektif antara masyarakat dan pengelola TPS.
PENGARUH MIKROORGANISME LOKAL (MOL) NASI BASI TERHADAP KUALITAS FISIK KOMPOS SAMPAH ORGANIK EFFECT OF LOCAL MICROORGANISMS (MOLs) OF RAW RICE ON PHYSICAL QUALITY OF ORGANIC WASTE COMPOSITION Ayuni Sari, Ni Putu Nina; Mahayana, Made Bulda; Posmaningsih, D.A.A; Indayani, Iin
Jurnal Kesehatan Lingkungan (JKL) Vol 15, No 1 (2025)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jkl.v15i1.4115

Abstract

Abstract. Organic waste management is important to prevent negative impacts on health and the environment. One effective method is composting. This research looked at the composting process by adding local microorganisms (MOL) of stale rice to three types of waste: canang (F1), straw (F2), and leaves (F3). A total of 27 samples with three replications were used. Observations include changes in pH, temperature, and organoleptic tests (color, texture, aroma) of compost. The results showed that the pH of the compost increased to close to pH 7, the temperature of the compost reached 30-40°C on the 6th day, and organoleptic tests showed that the color, texture and aroma of the compost varied according to the type of waste. Statistical analysis showed significant differences in all parameters between canang, straw and leaf compost (p0.05). Future research is expected to examine the chemical quality of the compost and pay attention to the C/N ratio and humidity during composting.Key words: organic waste, composting. Abstrak. Pengelolaan sampah organik penting untuk mencegah dampak negatif terhadap kesehatan dan lingkungan. Salah satu metode yang efektif adalah pengomposan. Penelitian ini mengamati proses pengomposan dengan penambahan Mikroorganisme Lokal (MOL) nasi basi pada tiga jenis sampah: canang (F1), jerami (F2), dan daun (F3). Sebanyak 27 sampel dengan tiga kali replikasi digunakan. Pengamatan meliputi perubahan pH, suhu, dan uji organoleptik (warna, tekstur, aroma) kompos. Hasil menunjukkan pH kompos meningkat mendekati pH 7, suhu kompos mencapai 30-40°C pada hari ke-6, dan uji organoleptik menunjukkan warna, tekstur, dan aroma kompos bervariasi sesuai jenis sampah. Analisis statistik menunjukkan perbedaan signifikan pada semua parameter antara kompos canang, jerami, dan daun (p0,05). Penelitian selanjutnya diharapkan memeriksa kualitas kimia kompos dan memperhatikan C/N rasio serta kelembaban selama pengomposan. Kata kunci: sampah organik, pengomposan
HUBUNGAN KONDISI LINGKUNGAN FISIK RUANG TUNGGU POLI RAWAT JALAN DENGAN KEPUASAN PENGUNJUNG DI RSUD KABUPATEN KLUNGKUNG Sudarmiyanthi, Ni Putu Ayu; Rusminingsih, Ni Ketut; Aryana, I Ketut; Elly Yulianti, Anysiah
Jurnal Kesehatan Lingkungan (JKL) Vol 15, No 1 (2025)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jkl.v15i1.4132

Abstract

Abstrak. Rumah sakit sebagai sarana pelayanan kesehatan merupakan tempat berkumpulnya orang sakit maupun orang sehat, atau menjadi tempat penularan penyakit serta memungkinkan terjadinya pencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan. Adanya tuntutan memberikan pelayanan yang baik, pihak rumah sakit perlu mengutamakan citra managemen rumah sakit, sehingga menimbulkan kepuasan bagi pasien. Salah satu hal yang perlu diperhatikan oleh pihak rumah sakit yaitu kondisi lingkungan fisik ruang tunggu rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kondisi lingkungan fisik ruang tunggu poli rawat jalan dengan kepuasan pengunjung di RSUD. Kabupaten Klungkung. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik kuantitatif dengan metode cross sectional. Populasi dari penelitian ini adalah pengunjung ruang tunggu poli rawat jalan RSUD. Kabupaten Klungkung. Pengambilan sampel penelitian menggunakan rumus Slovin sebanyak 84 pengunjung, dan teknik pengambilan sampelnya menggunakan nonprobability sampling dengan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan uji statistik chi square, dan cross tab. Berdasarkan Uji statistik dengan menggunakan Chi-Square test diperoleh nilai Sig. Sebesar 0,000, jika dibandingkan dengan nilai ά (0,05), maka nilai sig kurang dari daripada nilai ά (0,000 ≤ 0,05) makan Ho ditolak yang artinya menunjukkan ada hubungan kondisi lingkungan fisik dengan kepuasan pasien di ruang tunggu poli rawat jalan RSUD Kabupaten Klungkung. 
Media Video Edukasi Efektif Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Cuci Tangan Pakai Sabun Siswa Sekolah Dasar Rahayu, Ni Ketut Werdi; Sudiadnyana, I Wayan; Hadi, M. Choirul; Jana, I Wayan; Aryasih, I G A Made
Jurnal Kesehatan Lingkungan (JKL) Vol 15, No 1 (2025)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jkl.v15i1.4068

Abstract

Title:  Effective Educational Video Media to Improve Elementary School Students' Knowledge and Skills of Handwashing with Soap  (silahkan di isi judul bahasa inggrisnya, jangan di buang atau di hapus)Background: Counseling on hand washing with soap using educational video media has never been done in SD Negeri 2 Serangan and students do not know the steps to wash their hands properly. The purpose of the study was to determine the benefits of educational video media to improve the knowledge and skills of hand washing with soap of elementary school students.Method: The type of research used Pre Experimental with One Group Pretest Posttest Design. Statistical test of increasing knowledge and skills of washing hands with soap after the intervention using Paired T-Test.Result:  The average knowledge before the intervention was 5.90 and after the intervention 8.38 with an increase of 42%, while the average skills before the intervention were 5.43 and after the intervention 7.49 with an increase of 39%. The results of the statistical test calculations using the Paired T-Test test showed that the asymp. Sig (2-tailed) value was 0.000 α (0.05), both for student knowledge and skills.Conclusion:  There was an increase in knowledge and skills before and after washing hands with soap after being given an intervention in the form of counseling using educational video media. The increase was influenced by factors of media utilization, as well as additional information about hand washing.ABSTRAK Latar belakang: Penyuluhan cuci tangan pakai sabun menggunakan media video edukasi belum pernah dilakukan di SD Negeri 2 Serangan dan siswa belum mengetahui langkah mencuci tangan dengan benar. Tujuan penelitian mengetahui manfaat media video edukasi untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan cuci tangan pakai sabun siswa sekolah dasar.Metode: Jenis penelitian menggunakan Pre Experimental dengan rancangan One Grop Pretest Posttest Design. Uji statistik peningakatan pengetahuan dan keterampilan cuci tangan pakai sabun setelah setelah dilakukan intervensi menggunakan uji Paired T-Test.Hasil: Rata-rata pengetahuan sebelum intervensi adalah 5.90 dan sesudah intervensi 8.38 dengan peningkatan sebanayak 42% , sedangkan rata-rata keterampilan sebelum  intervensi adalah 5.43 dan sesudah intervensi 7.49 dengan peningkatan 39%. Hasil perhitungan uji statistik menggunakan uji Paired T-Test diketahui bahwa nilai asymp. Sig (2-tailed) 0,000 α (0,05), baik untuk  pengetahuan dan maupun keterampilan siswa.Simpulan: Terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan sebelum dan sesudah cuci tangan pakai sabun setelah diberikan intervensi berupa penyuluhan dengan menggunakan media vidio edukasi. Peningkatan dipengaruhi faktor pemanfaatan media, serta tambahan informasi mengenai cuci tangan
Hubungan Self-Awareness Perawat Dengan Pemilahan Sampah Medis Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali Lesminiantini, Ni Wayan; Aryana, I Ketut; Rusminingsih, Ni Ketut; Sujaya, I Nyoman; Sali, I Wayan
Jurnal Kesehatan Lingkungan (JKL) Vol 15, No 1 (2025)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jkl.v15i1.4092

Abstract

. Hospitals generate waste, both medical and non-medical waste that can cause disease in the surrounding environment pollution, an important role is needed for nurses in the management of infectious waste because they are the producers of medical waste from health service activities. Nurses' self-awareness plays an important role in sorting medical waste. This study aims to determine the relationship between nurses' self-awareness and sorting medical waste at the Bali Provincial Mental Hospital. The type of research was correlation analytic with a cross sectional approach. The research sample was nurses in the Bali Provincial Mental Hospital Inpatient Room, sampling that met the inclusion criteria of 100 people with proportional random sampling technique. The types of data used were primary and secondary data. Data processing with Spearman Rank test. The results showed that nurses' self-awareness was mostly in the good category, as many as 44 people (44%). The sorting of medical waste by nurses is mostly in the good category as many as 46 people (46%). There is a significant relationship between nurses' self-awareness and sorting of medical waste in Bali Province Mental Hospital. The results of the Rank Spearman test also obtained a coefficient corelation value of 0.949 indicating a strong correlation with a positive direction that the better the nurse's self-awareness, the better the sorting of medical waste. It is recommended to nurses to pay attention to behaviour when sorting waste when it will be disposed of in the appropriate waste bin.

Page 1 of 1 | Total Record : 6