cover
Contact Name
Hasanuddin
Contact Email
prismafisika@physics.untan.ac.id
Phone
+65895372682757
Journal Mail Official
prismafisika@physics.untan.ac.id
Editorial Address
Kantor Jurusan Fisika, Komplek Fakultas MIPA, Universitas Tanjungpura Jl. Proff. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
PRISMA FISIKA
ISSN : 23378204     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal ini berisi publikasi ilmiah hasil penelitian di bidang fisika baik yang bersifat teoritis maupun terapan.
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 2 (2021)" : 17 Documents clear
Prediksi Awal Musim Hujan Menggunakan Metode Jaringan Syaraf Tiruan Backpropagation Wibawanty, Dinda Rosyia; Simanjuntak, Presli Panusunan
PRISMA FISIKA Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v9i2.46283

Abstract

Informasi prediksi Awal Musim Hujan merupakan salah satu rekomendasi utama bagi petani dalam menentukan musim tanam. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memprediksi Awal Musim Hujan dengan menggunakan metode statistik yang telah banyak diuji kehandalannya yakni metode Jaringan Syaraf Tiruan (JST) Backpropagation. Arsitektur model JST yang digunakan terdiri dari 1 hidden layer, 2 hidden neuron dan 3 neuron input dengan fungsi aktivasi sigmoid biner. Penelitian dilakukan pada titik Stasiun Klimatologi Palembang dengan menggunakan data curah hujan harian periode 1981-2017. Prediktor yang digunakan meliputi suhu muka laut (SST), angin zonal 850 mb dan precipitable water (PW). Hasil penelitian menunjukkan prediksi curah hujan dasarian memiliki nilai korelasi antara 0.3 hingga 0.6 dengan RMSE berkisar antara 29 hingga 53 mm per sub-musim. Prediksi awal musim hujan mencapai kategori “Sesuai Prakiraan” sebesar 42.86%.   
Sifat Fisis dan Mekanis Papan Partikel Berbahan Baku Cabang Kayu Jabon Berdasarkan Ukuran Partikel Asni, Asni; Asri, Asifa; Hasanuddin, Hasanuddin
PRISMA FISIKA Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v9i2.48811

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat fisis dan mekanis papan partikel dari cabang kayu jabon dengan memvariasikan ukuran partikel. Selain itu digunakan Urea Formaldehide sebagai matriks, parafin untuk penghambat air serta katalis. Variasi ukuran partikel yang digunakan ada 3 jenis, yaitu partikel kasar, sedang,dan halus yang akan diuji sifat fisis dan mekanisnya dengan menggunakan standarisasi Japanese Industrial Standars (JIS) A 5908-2003. Variasi partikel kasar meliputi ukuran partikel lolos 4 mesh dan 6 mesh, partikel sedang lolos 8 dan 10 mesh serta partikel halus lolos 12 mesh.Secara umum, papan partikel berbahan baku cabang kayu jabon dengan ukuran partikel lolos 6 mesh (partikel sedang) merupakan sampel terbaik dibandingkan dengan sampel yang lain. Nilai rata-rata hasil penelitian yang di peroleh adalah kerapatan 0.69 g/cm3, kadar air 12.40%, pengembangan tebal 10.31%, MOE 126.236 kg/cm2, MOR 192.993 kg/cm2 , keteguhan rekat internal 4.75 kg/cm2 dan kuat pegang sekrup 94.15 kg.
Studi Distribusi Tingkat Bahaya Kebakaran Menggunakan Fire Weather Index (FWI) di Kalimantan Barat Anastasia, Anastasia; Putra, Yoga Satria; Adriat, Riza
PRISMA FISIKA Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v9i2.49509

Abstract

Telah dilakukan berdasarkan perhitungan indeks Fire Weather Index (FWI) di daerah Kalimantan Barat data suhu udara, kelembapan relatif, kecepatan angin dan curah hujan pada tahun 2015-2019 berdasarkan data ECMWF ( European Center for Medium-Range Weather Forecasts ) untuk mengetahui tingkat bahaya kebakaran hutan dan lahan. Hasil penelitian menunjukkan indeks FWI rata-rata tahunan tertinggi terjadi pada tahun 2015 dengan nilai sebesar 1,74 dan pada tahun 2019 dengan nilai 2,23 yang termasuk kelas FWI sedang. Sedangkan FWI rata-rata bulanan terjadi pada bulan Juli, Agustus, September dengan nilai berturut-turut sebesar 3,37, 4,25, dan 3,55 yang termasuk dalam kelas FWI sedang. Nilai FWI yang tinggi akan diikuti oleh banyak titik api ( hotspot) dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,98 yang memiliki tingkat hubungan yang sangat tinggi.
Studi Sensitivitas Aliran Dalam Kanal Terbuka Menggunakan Pendekatan Komputasi Dinamika Fluida Model Turbulen K-Epsilon Astuti, Ayu Dwi; Putra, Yoga Satria; Kushadiwijayanto, Arie Antasari
PRISMA FISIKA Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v9i2.49488

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis secara numerik sensitivitas aliran air dalam kanal terbuka menggunakan pendekatan komputasi dinamika fluida dengan bantuan perangkat lunak open source OpenFOAM yang menerapkan model turbulen RANS K-Epsilon. Simulasi aliran air dibangun dengan mengikuti tahapan eksperimen yang telah dilakukan oleh Coleman (1986). Simulasi aliran air berhasil dibangun yang ditunjukkan dengan pola grafik profil kecepatan aliran air yang mendekati data acuan eksperimen Coleman (1986) dan persamaan analitik Logarithmic Law pada ukuran grid irreguler Δx = 0,004 dan Δy = 0,01 m dan nilai k = 0,003. Nilai koefisien korelasi dan error yang didapat masing-masing adalah 0,996 dan 1,01 %. Berdasarkan hasil yang telah diperoleh, disimpulkan bahwa aliran air dalam sebuah kanal terbuka dapat disimulasikan menggunakan pendekatan komputasi dinamika fluida yang menerapkan model turbulen RANS K-Epsilon. Profil distribusi kecepatan air yang dihasilkan dalam simulasi ini telah menunjukkan kesamaan fisis dengan konsep mekanika fluia, yaitu kecepatan di dasar lebih rendah dibandingkan kecapatan di permukaan.Kata kunci: Aliran kanal terbuka, RANS K-Epsilon, OpenFOAM, Komputasi dinamika fluida
Rancang Bangun Sistem Pemantau Kedatangan Tamu Berbasis Internet Of Things (IOT) Ape Pane Basabilik, Plasida Arri
PRISMA FISIKA Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v9i2.49316

Abstract

Salah satu penggunaan teknologi internet of things (IoT) adalah pada sistem pemantauan jarak jauh, misalnya sistem pemantau keadaan rumah. Salah satu media yang dapat digunakan untuk mengontrol sistem IoT adalah aplikasi pesan. Aplikasi pesan merupakan aplikasi yang banyak digunakan karena kemampuannya untuk menyampaikan informasi dengan cepat dan luas. Informasi yang disampaikan sangat beragam baik berupa tulisan, gambar, maupun video. Pada penelitian ini, sistem pemantau kedatangan tamu berbasis IoT dirancang dengan menghubungkan infrared sensor dengan ESP32-CAM. Infrared sensor digunakan sebagai pengganti tombol bel untuk mengurangi kontak secara langsung di masa pandemi COVID-19. ESP32-CAM digunakan sebagai mikrokontroler yang menghubungkan semua perangkat. Kelebihan dari ESP32-CAM adalah memiliki Wi-Fi, bluetooth, modul secure digital (SD) card, serta kamera yang langsung tertanam pada board. Infrared sensor dan ESP32-CAM saling terhubung dengan buzzer, relay, solenoid door lock serta power supply. Untuk mengoperasikan alat, digunakan sebuah aplikasi pesan Telegram dengan memanfaatkan bot yang dimiliki Telegram. Bot Telegram dapat diakses dengan sebuah ID bot dan bot token yang dibuat menggunakan BotFather. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infrared sensor dapat mendeteksi dan bekerja dengan baik sebagai tombol bel tanpa sentuh dalam jangkauan 0.5-3 cm. Kamera ESP32-CAM dapat mengambil gambar dengan kualitas baik dan pengujian pada chat bot berjalan dengan baik. Buzzer, relay, dan solenoid door lock dapat bekerja sesuai dengan perintah pada chat bot Telegram serta seluruh perintah telah diujicoba dan memberikan informasi dalam bentuk chating berupa teks dan gambar. Sistem ini memungkinkan pemilik rumah dapat melihat dan memantau tamu melalui smartphone secara real-time.Kata kunci: Iot, Telegram, ESP32-CAM, infrared sensor, solenoid door lock
Identifikasi Struktur Bawah Permukaan Daerah Potensi Panas Bumi Pada Lembar Kota Agung Menggunakan Data Global Gravity Model Plus (GGMplus) Putra, Nurdin Satria; Arman, Yudha; Zulfian, Zulfian
PRISMA FISIKA Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v9i2.49545

Abstract

Tersedianya informasi gravitasi di daerah Lembar Kota Agung pada kawasan yang memiliki potensi panas bumi memberikan peluang dilakukan pemodelan struktur bawah permukaan. Memanfaatkan data anomali percepatan gravitasi yang diperoleh dari Global Gravity Model plus (GGMplus) dengan spasi antar titik sejauh 220 m. Hasil penafsiran data gravitasi berupa Anoamli Bougeur Lengkap (ABL) pada  daerah Lembar Kota Agung menunjukkan bahwa nilai anomali daerah ini dikelompokkan menjadi dua bagian, yaitu kelompok dengan nilai rendah dan nilai tinggi, yang masing-masing menggambarkan daerah busur vulkanik dan daerah lembah. Model gravitasi berbasis perhitungan dengan pemilihan nilai rapat massa dan geologi bawah permukaan menunjukkan bahwa struktur lapisan bawah permukaan di kawasan potensi panas bumi daerah Lembar Kota Agung berupa batuan pasir, batuan lempung, batuan andesit, batuan granit, dan untuk batuan breksi tersusun atas mineral penyusun berupa kuarsa dengan nilai densitas berkisar antara  2,314 g/cm3 hingga 2,782 g/cm3.Kata Kunci : Anomali Bougeur, GGMplus, Potensi Panas BumiTersedianya informasi gravitasi di daerah Lembar Kota Agung pada kawasan yang memiliki potensi panas bumi memberikan peluang dilakukan pemodelan struktur bawah permukaan. Memanfaatkan data anomali percepatan gravitasi yang diperoleh dari Global Gravity Model plus (GGMplus) dengan spasi antar titik sejauh 220 m. Hasil penafsiran data gravitasi berupa Anoamli Bougeur Lengkap (ABL) pada  daerah Lembar Kota Agung menunjukkan bahwa nilai anomali daerah ini dikelompokkan menjadi dua bagian, yaitu kelompok dengan nilai rendah dan nilai tinggi, yang masing-masing menggambarkan daerah busur vulkanik dan daerah lembah. Model gravitasi berbasis perhitungan dengan pemilihan nilai rapat massa dan geologi bawah permukaan menunjukkan bahwa struktur lapisan bawah permukaan di kawasan potensi panas bumi daerah Lembar Kota Agung berupa batuan pasir, batuan lempung, batuan andesit, batuan granit, dan untuk batuan breksi tersusun atas mineral penyusun berupa kuarsa dengan nilai densitas berkisar antara  2,314 g/cm3 hingga 2,782 g/cm3.Kata Kunci : Anomali Bougeur, GGMplus, Potensi Panas Bumi
Pengaruh Kerapatan Vegetasi terhadap Suhu Permukaan menggunakan Data Landsat 8 (Study Kasus: Kota Pontianak, Kalimantan Barat) Fitriana, Zuliya Eka; Putra, Yoga Satria; Zulfian, Zulfian
PRISMA FISIKA Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v9i2.49489

Abstract

Pesatnya pertambahan penduduk dan perkembangan infrastruktur di Kota pontianak telah menimbulkan perubahan kerapatan vegetasi. Perubahan kerapatan vegetasi (NDVI) dapat berpengaru terhadap distribusi suhu permukaan (LST). Hal tersebut akan mempengaruhi perubahan iklim dan cuaca. Suhu permukaan merupakan salah satu faktor penyebab meningkatnya energi panas di permukaan bumi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kerapatan vegetasi terhadap perubahan distribusi suhu permukaan di Kota Pontianak melalui data satelit Landsat 8 tahun 2013 – 2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Kota Pontianak telah terjadi perubahan distribusi suhu permukaan yang terletak di daerah panas yaitu daerah urban dan daerah non-urban. Daerah tersebut dicirikan menurunnya nilai kerapatan vegetasi dan meningkatnya nilai suhu permukaan. Nilai rata-rata suhu permukaan tertinggi tahun 2013 – 2019 sebesar 30,8°C yang termasuk kedalam kategori panas. Kecenderungan naik ini diduga sebagai akibat adanya perubahan lahan bervegetasi menjadi daerah yang lebih terbuka seperti lahan kosong dan daerah terbangun.Kata Kunci : Suhu Permukaan, LST, Kerapatan Vegetasi, NDVI, Landsat 8.
Komputasi Numerik Persamaan Dinamika Nonlinier Untuk Pendulum Elastik dengan Massa Berubah Raditiya, Muhammad; Azwar, Azrul; Hasanuddin, Hasanuddin
PRISMA FISIKA Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v9i2.49387

Abstract

Gerak osilasi pada pendulum merupakan salah satu kajian dasar dari fisika. Pada beberapa kasus dari fenomena alam dapat dianalisa dengan pendekatan gerak osilasi pendulum. Berkurangnya massa dari pendulum elastik merupakan salah satu jenis kasus yang cukup menarik, dikarenakan pada kasus semacam ini penyederhanaan bentuk gaya F = ma tidak dapat digunakan dan dibutuhkan beberapa penyesuaian dalam penulisan bentuk persamaan. Penelitian yang dilakukan kali ini merupakan penelitian lanjutan dari Rodigues tentang analisis gerak osilasi massa berkurang, dengan menambahkan variasi sudut dan efek redaman. Pembentukan persamaan gerak dari sistem pendulum elastik teredam massa berkurang dibentuk oleh persamaan Lagrangian sistem yang ditentukan dari energi kinetik dan energi potensial sistem serta disipasi gaya pada sistem. Penyelesaian yang didapat dari Lagrangian diselesaikan secara numerik dengan metode Runge-Kutta orde 4. Dari hasil yang diproleh didapatkan kesimpulan bahwa Amplitudo osilasi berkurang seiring dengan berjalannya waktu, Bentuk pola gerak dari sistem dibentuk oleh superposisi keadaan osilasi sudut  dan keadaan osilasi perubahan , yang dimana perubahan  pada sistem dengan variasi  memberikan respon yang lebih sensitif pada pembentukan pola gerak sistem. Kata Kunci : Pendulum Elastik, Lagrangian, Disipasi gaya, Runge-Kutta Orde 4
Pendulum Fisis dengan Massa Berubah Herkulanus, Herkulanus; Azwar, Azrul; Nugroho, Bintoro Siswo
PRISMA FISIKA Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v9i2.49549

Abstract

Telah dilakukan kajian eksperimental osilasi pendulum fisis dengan massa berubah untuk menganalisis pengaruh perubahan massa pendulum fisis terhadap gerak pendulum tersebut. Pendulum fisis terbuat dari pipa PVC  yang ditutup di bagian bawahnya dan massanya dapat divariasikan dengan memasukkan sejumlah air ke dalam pipa tersebut. Analisis data dilakukan menggunakan bantuan perangkat lunak tracker. Laju air yang keluar dari pipa dapat dihitung menggunakan pendekatan yang diperoleh melalui bantuan perangkat lunak excel. Nilai momen inersia air pada pendulum dihitung menggunakan teorema sumbu sejajar dengan mensubstitusikan persamaan laju air yang keluar dari pendulum. Faktor redaman berbanding terbalik dengan pertambahan massa pendulum.Kata kunci : pendulum fisis, osilasi, tracker, momen inersia, teorema sumbu sejajar
Keterkaitan Outgoing Longwave Radiation dengan Intensitas Curah Hujan di Paloh Kabupaten Sambas Kalimantan Barat Natasha, Ingga; Putra, Yoga Satria; Adriat, Riza
PRISMA FISIKA Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v9i2.49490

Abstract

Outgoing Longwave Radiation (OLR) adalah radiasi gelombang panjang yang dipantulkan ke angkasa luar. OLR mengindikasikan tutupan awan yang ada, jika nilai OLR rendah maka dapat diindikasikan banyak terbentuk awan, karena radiasi tersebut terserap oleh awan. Penelitian ini bertujuan mengkaji keterkaitan OLR dengan intensitas curah hujan di daerah Paloh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode transformasi wavelet untuk melihat kekuatan sinyal dari masing- masing parameter, serta metode cross wavelet untuk melihat keterkaitan antara OLR dan curah hujan selama 10 tahun (2007- 2017). Berdasarkan hasil penelitian transformasi wavelet diketahui bahwa kekuatan sinyal OLR dan curah hujan tertinggi terjadi pada periode 10- 12 bulanan (satu tahunan) di bulan Juni-Juli dan Desember- Januari. Fenomena monsun Timur dan Barat diduga sebagai penyebab tingginya nilai OLR dan curah hujan di periode tersebut.

Page 1 of 2 | Total Record : 17