cover
Contact Name
Hasanuddin
Contact Email
prismafisika@physics.untan.ac.id
Phone
+65895372682757
Journal Mail Official
prismafisika@physics.untan.ac.id
Editorial Address
Kantor Jurusan Fisika, Komplek Fakultas MIPA, Universitas Tanjungpura Jl. Proff. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
PRISMA FISIKA
ISSN : 23378204     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal ini berisi publikasi ilmiah hasil penelitian di bidang fisika baik yang bersifat teoritis maupun terapan.
Articles 409 Documents
Estimasi Arus Laut Permukaan Yang Dibangkitkan Oleh Angin Di Perairan Indonesia Octavia, Yollanda Pratama; Jumarang, Muhammad Ishak; Apriansyah, Apriansyah
PRISMA FISIKA Vol. 6 No. 1 (2018)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2408.065 KB) | DOI: 10.26418/pf.v6i1.11169

Abstract

Penelitian mengenai kondisi arus laut permukaan di perairan Indonesia telah dilakukan. Perhitungan arus laut permukaan menggunakan data kecepatan angin tahun 2013 s.d. 2015 yang diproses dengan menggunakan software surfer dengan menganalisis kecepatan arus laut permukaan selama empat musim. Nilai kecepatan arus laut permukaan rata-rata musiman tertinggi terjadi pada musim timur sebesar 0,19 m/s terjadi di Laut Halmahera dan Laut Arafuru. Nilai kecepatan arus laut permukaan rata-rata musiman terendah terjadi pada musim peralihan I dengan nilai 0,05 m/s terjadi di Selat Makasar. Verifikasi penelitian membandingkan data spasial kecepatan angin dan kecepatan arus laut permukaan dari Badan Meteorologi dan Klimatologi Geofisika(BMKG) dengan data hasil penelitian. Kata Kunci: Arus laut permukaan, Software Surfer
Estimasi Curah Hujan Di Kota Pontianak Berdasarkan Suhu, Ketebalan dan Tekanan Puncak Awan Niyati, Nurasniyati; Muliadi, Muliadi; Adriat, Riza
PRISMA FISIKA Vol. 6 No. 3 (2018)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.589 KB) | DOI: 10.26418/pf.v6i3.28898

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai estimasi curah hujan berdasarkan tekanan, suhu dan ketebalan puncak awan untuk studi kasus Kota Pontianak. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan karakteristik jenis awan di Kota Pontianak dan pengaruhnya terhadap curah hujan. Penelitian ini menggunakan data curah hujan yang dikorelasikan terhadap tiga variabel yaitu suhu, ketebalan dan tekanan puncak awan. Hasil yang diperoleh yaitu jenis awan yang paling banyak di Kota Pontianak pada tahun 2015 dan 2016 adalah jenis awan tinggi yaitu jenis Cirrostratus. Persentase jenis awan Cirrostratus pada tahun 2015 sebesar 41% dan tahun 2016 sebesar 49%. Hasil korelasi antara suhu puncak awan, ketebalan puncak awan, dan tekanan puncak awan terhadap curah hujan secara berturut-turut sebesar -0,29, -0,35 dan 0,41 menunjukkan korelasi rendah. Dapat disimpulkan bahwa ketebalan puncak awan berpengaruh terhadap curah hujan karena semakin tebal awan yang terbentuk maka kemungkinan besar akan terjadi hujan dengan koefisien korelasi sebesar 0,41.
PERBANDINGAN KECEPATAN ARUS PASANG SURUT DIBEBERAPA LOKASI DI PANTAI BARAT KALIMANTAN BARAT Suryani, Dina; Jumarang, Muhammad Ishak; Apriansyah, .
PRISMA FISIKA Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.165 KB) | DOI: 10.26418/pf.v4i2.15517

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk membandingkan kecepatan arus pasang surut (pasut) pada beberapa lokasi di Perairan Pantai Barat Kalimantan Barat (Kalbar). Data yang digunakan adalah nilai elevasi pasut dan kecepatan arus diperoleh dari software Tidal Model Driver (TMD) selama 15 hari dengan interval waktu 1 jam. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa tipe pasut di Perairan Pulau Lemukutan adalah campuran condong ke harian ganda, sementara di Perairan Sungai Duri memiliki tipe campuran condong ke harian tunggal, sedangkan di Perairan Jungkat, Kubu Raya, dan Selat Karimata bertipe harian tunggal. Dari kelima lokasi penelitian didapatkan bahwa kecepatan arus pasut maksimum terjadi di Perairan Pulau Lemukutan sebesar 0,84 m/s yang terjadi pada kondisi surut terendah menuju pasang.Kata Kunci: Pasang surut, arus pasut, Pulau Lemukutan, Sungai Duri, Selat Karimata
Analisis Konsentrasi dan Laju Angkutan Sedimen Melayang pada Sungai Sebalo di Kecamatan Bengkayang Pratiwi, Yenni; Muliadi, Muliadi; Jumarang, Muh. Ishak
PRISMA FISIKA Vol. 5 No. 3 (2017)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (968.944 KB) | DOI: 10.26418/pf.v5i3.22135

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang konsentrasi dan laju angkutan sedimen melayang di Sungai Sebalo Kecamatan Bengkayang Kabupaten Bengkayang. Penelitian ini dilakukan dalam dua tahap yaitu pengambilan data di lapangan dan uji laboratorium. Pengambilan data di lapangan berupa data debit sungai, dan sampel sedimen melayang yang dilaksanakan pada tanggal 9 Desember 2016 s.d 11 Desember 2016. Lokasi penelitian terdiri dari 5 stasiun pengamatan. Penentuan lokasi pengambilan sampel sedimen menggunakan metode purpose sampling. Debit sungai diperoleh dengan menggunakan metode interval tengah (mid section method). Pengujian di laboratorium untuk mendapatkan nilai konsentrasi sedimen melayang dengan menggunakan metode spektrofotometri. Nilai konsentrasi sedimen melayang digunakan untuk mendapatkan debit sedimen melayang sungai. Konsentrasi rata-rata sedimen melayang pada Stasiun 1 sebesar 133,1 mg/l, Stasiun 2 sebesar 137,2 mg/l, Stasiun 3 sebesar 116,9 mg/l, Stasiun 4 sebesar 83,5 mg/l dan Stasiun 5 sebesar 109,6 mg/l. Sedangkan konsentrasi rata-rata sedimen melayang di Sungai Sebalo yaitu sebesar 116,1 mg/l. Debit rata-rata sedimen melayang pada Stasiun 1 sebesar 22,872 ton/hari, Stasiun 2 sebesar 32,126 ton/hari, Stasiun 3 sebesar 71,787 ton/hari, Stasiun 4 sebesar 63,246 ton/hari dan Stasiun 5 sebesar 86,215 ton/hari. Sedangkan debit rata-rata sedimen melayang di Sungai Sebalo yaitu sebesar 55,249 ton/hari. Kata Kunci : Bengkayang, Sedimen Melayang, Spektrofotometri, Sungai Sebalo
Prakiraan Kejadian Hujan di Kota Pontianak dengan Metode JST-Logika Fuzzy Winarti, Vina; Jumarang, Muhammad Ishak; Apriansyah, Apriansyah
PRISMA FISIKA Vol. 6 No. 2 (2018)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.596 KB) | DOI: 10.26418/pf.v6i2.26522

Abstract

Hujan merupakan unsur iklim yang penting bagi kelangsungan kehidupan di bumi. Penelitian ini memprakirakan kejadian hujan di Kota Pontianak dengan metode JST-Logika Fuzzy. Parameter yang digunakan sebagai basis prakiraan adalah suhu udara, kelembaban udara dan kecepatan angin bulanan periode 1996 s.d 2016. Ketiga parameter tersebut diprediksi menggunakan JST dan selanjutnya hasilnya digunakan sebagai variabel masukan pada sistem Fuzzy untuk memprakirakan kejadian hujan. Validasi tingkat keakuratan kejadian hujan sistem JST-Logika Fuzzy untuk Kota Pontianak yaitu 92%. Karakteristik pola curah hujan di Kota Pontianak berdasarkan sistem JST-Logika Fuzzy menunjukkan pola ekuatorial. Kata Kunci : Prakiraan Hujan, JST, Logika Fuzzy
Pengaruh Dipole Mode dan El Nino Southern Oscillation Terhadap Awal Tanam dan Masa Tanam di Kabupaten Mempawah Fronika, Yohana; Jumarang, Muhammad Ishak; Ihwan, Andi
PRISMA FISIKA Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (48.314 KB) | DOI: 10.26418/pf.v4i1.14417

Abstract

Dampak dari fenomena Dipole Mode(DM) danEl Nino Southern Oscillation(ENSO) mempengaruhi tingkat curah hujan sehingga dapat mempengaruhiawal tanam dan masa tanam. Penelitian ini mengkaji dampak DM dan ENSO terhadap awal tanam dan masa tanam berdasarkan variabilitas curah hujan Kabupaten Mempawah. Analisis data curah hujan dilakukan berdasarkan tahun-tahun kejadian DM(+), DM(-), El Nino dan La Nina,dari tahun 1983 s.d. 1999 menggunakan metode Ranking. Hasil analisis menunjukkan bahwa awal tanam dan masa tanam pertama (Gardu) cenderung mengalami pergeseran lebih awal satu bulan atau tiga bulan dari patokan masa tanam Gardu.Sedangkan awal tanam dan masa tanam kedua (Bendengan) tidak mengalami pergeseran. Kata Kunci: Awal Tanam, Masa Tanam, Curah Hujan, Dipole Mode, ENSO
Rancang Bangun Kotak Peredam Generator Set (Genset) dengan Beberapa Variabel Bahan dalam Skala Rumah Tangga Amanda, Ulvi Loly; Nurhasanah, .; Wahyuni, Dwiria
PRISMA FISIKA Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (940.69 KB) | DOI: 10.26418/pf.v4i2.15848

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang analisis tingkat kebisingan yang diakibatkan oleh kerja mesin generator set. Analisa tersebut dilakukan dengan menentukan nilai NR (Noise Reduction) dan TL (Tranmission Loss) setelah dimasukkan ke dalam kotak peredam. Kotak peredam dibuat dengan beberapa variabel bahan. Variabel bahan 1 yaitu papan, busa, kardus telur dan karpet. Variabel bahan 2 yaitu papan, semen, busa dan karpet. Variabel bahan 3 yaitu papan, semen, busa, kardus telur dan karpet. Nilai tingkat kebisingan tertinggi generator set mencapai 90,3 dB diukur dengan menggunakan alat sound level meter. Hasil analisis peredam yang diperoleh untuk beberapa variabel bahan menunjukkan variabel bahan yang paling cocok untuk meredam kebisingan suara mesin generator set adalah variabel bahan 2 dengan nilai efisiensi sebesar 29,25 %. Kata Kunci : Kebisingan, Kotak Peredam, Generator Set
Variabilitas Suhu dan Salinitas Perairan Selatan Jawa Timur Arisandi, Riska Candra; Jumarang, Muhammad Ishak; Apriansyah, Apriansyah
PRISMA FISIKA Vol. 5 No. 3 (2017)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (865.646 KB) | DOI: 10.26418/pf.v5i3.22508

Abstract

Telah dilakukan penelitian variabilitas suhu dan salinitas perairan Selatan Jawa Timur (8,5 °LS s.d 15 °LS dan 111 °BT s.d 114,5 °BT). Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh ENSO terhadap variabilitas suhu dan salinitas. Data SOI dan indeks SST Nino 3.4 diolah Ms. Excel sehingga menghasilkan grafik SOI dan indeks SST Nino 3.4. Penentuan tahun ENSO dilihat berdasarkan grafik SOI dan indeks SST Nino 3.4. Data suhu dan salinitas dari Argo Float diolah menggunakan Ocean Data View, kemudian setiap output dianalisis berdasarkan fenomena ENSO, selanjutnya dilakukan analisis korelasi SOI dan indeks SST Nino 3.4 terhadap suhu dan salinitas untuk melihat hubungan ENSO terhadap variabilitas suhu dan salinitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenomena ENSO berdasarkan SOI dan Indeks SST Nino 3.4 tidak mempengaruhi variabilitas suhu dan salinitas, sehingga variabilitas suhu dan salinitas pada kondisi El Niño lebih tinggi daripada kondisi La Niña. Tingkat kekuatan SOI terhadap suhu dan salinitas lebih lemah daripada indeks SST Nino 3.4. Tingkat kekuatan SOI terhadap suhu adalah 0,141 dan -0,05 terhadap salinitas. Tingkat kekuatan indeks SST Nino 3.4 terhadap suhu adalah 0,557 dan 0,711 terhadap salinitas.Kata kunci : ENSO, Indeks SST Nino 3.4, Salinitas, SOI, Suhu
Estimasi Intensitas Radiasi Matahari di Wilayah Kota Makassar Octavianti, Angelia; Muliadi, Muliadi; Apriansyah, Apriansyah
PRISMA FISIKA Vol. 6 No. 3 (2018)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.242 KB) | DOI: 10.26418/pf.v6i3.28711

Abstract

Intensitas radiasi matahari sebagai salah satu parameter dari cuaca dan iklim dianalisis dengan menggunakan metode regresi non linier. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar potensi intensitas radiasi matahari sehingga bisa dimanfaatkan sebagai energi terbaharukan. Data yang digunakan yaitu data intensitas radiasi matahari dari Automatic Weather Station (AWS) dari Januari 2012 s.d Desember 2015. Data intensitas radiasi matahari dianalisis dengan 3 metode regresi non linier yaitu metode exponential, metode logarithmic, dan metode power. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa metode exponential memberikan nilai error yang lebih kecil dibandingkan dua metode lainnya. Nilai error yang diperoleh berkisar antara 0,06% s.d 100%.
Pengaruh Sifat Fisik Tanah Terhadap Konduktivitas Hidrolik Jenuh pada Lahan Pertanian Produktif di Desa Arang Limbung Kalimantan Barat Handayani, Tri; Wahyuni, Dwiria
PRISMA FISIKA Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.718 KB) | DOI: 10.26418/pf.v4i1.14840

Abstract

Pengukuran Nilai Konduktivitas Hidrolik Jenuh (KHJ) sangat penting untuk lahan pertanian, karena KHJ dapat mempengaruhi kesuburan tumbuhan. Nilai KHJ yang rendah pada lahan pertanian akan mengakibatkan tumbuhan menjadi layu dan kering, dan lahan pertanian memiliki nilai KHJ yang tinggi akan mengakibatkan tumbuhan menjadi layu akibat terganggunya penyerapan air. Jika lahan pertanian memiliki nilai KHJ yang cukup maka tumbuhan akan lebih segar dan baik untuk dikonsumsi. Pengolahan lahan pertanian juga dapat mempengaruhi sifat fisik tanah dan KHJ. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya nilai KHJ tanah pada dua lahan pertanian produktif dengan menggunakan metode Variabel/Falling Head Permeability Test dan mengetahui pengaruh sifat fisik tanah terhadap KHJ. Penelitian dilakukan di Desa Arang Limbung Kalimantan Barat pada bulan April 2015 hingga bulan Oktober 2015. Penentuan sifat fisik tanah yaitu KHJ, bobot isi, berat jenis partikel, porositas tanah, dan tekstur tanah pada dua lahan pertanian produktif yaitu lahan gambas dan lahan sawah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai KHJ lahan sawah lebih tinggi daripada lahan gambas. Sifat fisik tanah yang mempengaruhi KHJ yaitu bobot isi, porositas, dan tekstur tanah. Kata Kunci : Sifat Fisik Tanah, KHJ, Falling Head Permeability Test