cover
Contact Name
Sahrir Sillehu
Contact Email
jurnalghs@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalghs@gmail.com
Editorial Address
Communication and Social Dynamics, Jln. Sudirman, Kebun Cengkeh/Sumatra,Lrg. RT.004 / RW. 018, Kota Ambon, Provinsi Maluku
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Global Health Science (GHS)
ISSN : 25035088     EISSN : 26221055     DOI : https://doi.org/10.33846/ghs
Core Subject : Health,
Global Health Science (GHS) adalah jurnal ilmiah yang memublikasikan artikel-artikel ilmiah dalam bidang kesehatan meliuti: kesehatan masyarakat, kedokteran, kedokteran gigi, farmasi, keperawatan, kebidanan, teknologi kesehatan, epidemiologi, informatika kesehatan, administrasi dan kebijakan kesehatan, fisioterapi, gizi, laboratorium kesehatan, kesehatan kerja, statistika kesehatan, manajemen kesehatan, promosi kesehatan, dan sebaginya. Jenis-jenis arikel yang bisa diterima untuk diterbitkan antara lain: 1. Hasil penelitian 2. Tinjauan literatur 3. Tinjauan buku 4. Komentar 5. Opini 6. Studi kasus 7. Berita ilmiah 8. Letter to editor 9. Tutorial 10. Lain-lain sesuai pertimbangan editor
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2020): Maret 2020" : 10 Documents clear
PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU BALITA TENTANG KEJADIAN IKUTAN PASCA IMUNISASI DENGAN PENYULUHAN MENGGUNAKAN MEDIA LEAFLET DI DESA OLILIT TIMUR KEC.TANIMBAR SELATAN KAB. MALUKU TENGGARA BARAT Fasiha Fasiha
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 5, No 1 (2020): Maret 2020
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.158 KB) | DOI: 10.33846/ghs5105

Abstract

Imunisasi adalah suatu upaya untuk menimbulkan/meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatupenyakit, sehingga bila suatu saat terpapar dengan penyakit tersebut tidak akan sakit atauhanya mengalami sakit ringan. Seiring dengan cakupan imunisasi yang tinggi, maka penggunaan vaksin juga meningkat sehingga reaksi vaksinasi yang tidak diinginkan juga meningkat. Kejadian ikutan pasca imunisasi adalah suatu kejadian sakit yang terjadi setelah menerima imunisasi yang diduga disebabkan oleh imunisasi. Untuk menanggulangi dan meminimalisasi kejadian maupun dampak KIPI penting dilakukan pemantauan KIPI. kegiatan penyuluhan di masyarakat sebagai pendekatan edukatif untuk menghasilkan perilaku, maka terjadi proses komunikasi antar penyuluh dan masyarakat. Dari proses komunikasi ini ingin diciptakan masyarakat yang mempunyai sikap mental dan kemampuan untuk memecahkan masalah yang dihadapinya. Pada kegiatan ini penyuluhan dilakukan dengan menggunakan media Leaflet. Terjadi peningkatan pengetahuan Ibu Balita dengan penggunaan media ini. Kata kunci: kejadian ikutan pasca imunisasi; pengetahuan; leaflet
Analisis Zat Besi dan Daya Terima Pada Nuget Ikan Tongkol Dengan Substitusi Bayam Nilfar Ruaida; Octovina Soumokil
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 5, No 1 (2020): Maret 2020
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.818 KB) | DOI: 10.33846/ghs5110

Abstract

Makanan cepat saji biasanya mempunyai kelemahan pada kandungan seratnya, untuk itu diperlukan penambahan sayuran untuk meningkatkan kandungan serat. Sayuran yang akan ditambahkan pada nugget ikan tongkol adalah bayam yang tinggi zat besi dan mudah ditemukan sehingga bisa menjadi sumber pangan alternatif sumber zat besi dan diharapkan dapat membantu menanggulangi anemia pada balita dan remaja. tujuan penelitian untuk menganalisis kandungan zat besi dan daya terima pada nuget ikan tongkol dengan substitusi bayam. Penelitian menggunakan eksperimen semu dengan rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan. dengan menggunakan spektrofotometer serapan atom (SSA). Uji organoleptik dengan metode uji hedonik dengan menggunakan form hedonik. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kandungan zat besi yang paling tinggi pada produk nuget dengan penambahan bayam adalah produk A3B3 yaitu sebesar 3,45 ppm dan yang paling rendah adalah produk A0B0 sebesar 1,13. Analisis hasil analisis diperoleh kandungan zat besi nuget ikan yang disubstitusi bayam lebih tinggi dibandingkan tanpa penambahan bayam. Rata-rata tingkat kesukaan panelis terhadap warna nuget ikan yang paling tinggi pada produk nuget dengan penambahan bayam adalah produk A1B1 pengulangan kedua sebesar 2,37. Rata-rata tingkat kesukaan panelis terhadap rasa nuget ikan yang paling tinggi pada produk nuget dengan penambahan bayam adalah produk A1B1 pengulangan kedua sebesar 2,57. Rata-rata tingkat kesukaan panelis terhadap aroma nuget ikan yang paling tinggi pada produk nuget dengan tanpa penambahan bayam adalah produk A0B0 pengulangan kedua sebesar 2,23. Rata-rata tingkat kesukaan panelis terhadap tekstur nuget ikan yang paling tinggi pada produk nuget dengan tanpa penambahan bayam adalah produk A0B0 dan A1B1 yaitu sebesar 2,23. Kata kunci: zat besi; daya terima; substitusi bayam
Analisa Tingkat Pengetahuan Remaja Tentang Gejala Premenstruasi Sindrom Dengan Aplikasi Kalender Menstruasi Nyna Puspita Ningrum
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 5, No 1 (2020): Maret 2020
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.924 KB) | DOI: 10.33846/ghs5101

Abstract

Siklus pada perempuan dianggap lebih rumit, karena seorang perempuan kodratnya adalah untuk haid, hamil, melahirkan, menyusui, dan mengalami menopause, sehingga memerlukan pemeliharaan kesehatan yang lebih intensif selama hidupnya. Pada remaja seringkali datangnya menstruasi diiringi dengan gejala yang tidak nyaman yang dikenal dengan premenstrual syndrome (PMS). Gejala premenstruasi sindrom merupakan keadaan munculnya beberapa keluhan ketidaknyamanan secara fisik dan psikis. Gejala PMS merupakan gangguan kesehatan paling banyak yang dikeluhkan oleh wanita usia reproduksi. Gejala PMS yang sering muncul seperti nyeri perut, sakit kepala, mudah emosi dan cemas. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil analisa tingkat pengetahuan remaja tentang gejala premenstruasi sindrom dengan aplikasi kalender menstruasi. Desain penelitian ini bersifat analitik kuantitatif dengan pendekatan one group pretest posttest design. Sampel penelitian adalah anggota Posyandu Remaja di Kelurahan Gunung Anyar Tambak sejumlah 40 orang. Setelah dilakukan uji statistik pada tabulasi silang diatas dengan menggunakan metode Chi-square test, dengan berdasarkan x² tabel : 3,841 dan besaran x² hitung : 6,423; maka x² hitung 6,423 > x² tabel 3.841. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa “penggunaan aplikasi kalender menstruasi secara teratur memiliki kaitan dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang gejala premenstruasi sindrom”. Kata kunci: remaja; pengetahuan; premenstrual syndrome; aplikasi kalender menstruasi
HUBUNGAN TINDAKAN RESUSITASI DENGAN TINGKAT KECEMASAN KELUARGA PASIEN DI UGD RSUD PIRU KAB SBB PROPINSI MALUKU Endah Fitriasari; Muhammad Taufan Umasugi; Gwenda L. Dady
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 5, No 1 (2020): Maret 2020
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.809 KB) | DOI: 10.33846/ghs5106

Abstract

Pasien yang datang diunit gawat darurat harus segera ditolong karena setiap detik, menit dan waktu sangat berharga bagi pasien dalam keadaan kegawatdaruratan yang memerlukan tindakan resusitasi, keluarga pasien merasa takut kehilangan pasien yang menjalani tindakan diruang resusitasi dan umumnya keluarga mengalami kecemasan yang bervariasi. Hasil observasi dan pengamatan klinik penulis di UGD RSUD Piru melihat banyak hal yang dapat menimbulkan kecemasan pada keluarga terhadap tindakan resusitasi yaitu cemas akan kematian pasien, pengobatan yang diberikan, penyakit pasien, dan lingkungan ruang gawat darurat yang sibuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tindakan resusitasi dengan tingkat kecemasan keluarga pasien di UGD RSUD Piru Kab SBB. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif non eksperimental dengan metode cross sectional. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan observasi tingkat kecemasan menurut HARS, sampel berjumlah 32 orang keluarga pasien di UGD RSUD Piru. Kecemasan yang dialami responden sebagian besar mengalami kecemasan ringan sebanyak 24 orang (75%), kecemasan sedang sebanyak 8 orang (25%), tindakan resusitasi yang dilakukan oleh perawat diruang resusitasi sebanyak 17 orang (53.1%). Analisis fisher’s exact tes didapatkan tingkat kemaknaan pValue = 0,031 (p
STUDY OF ELEMENTS OF HARA MACRO ON AGRICULTURE IN VILLAGE WAIHERU RT 06 RW 008 KECAMATAN BAGUALA AMBON CITY 2017 Wa Rina
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 5, No 1 (2020): Maret 2020
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.154 KB) | DOI: 10.33846/ghs5102

Abstract

Soil fertility is largely determined by the presence of nutrients in the soil, both macro nutrients, secondary nutrients and micro nutrients. Macro nutrients include nitrogen (N), phosphorus (P), potassium (K), and C, H, O. The research objective was to determine the nutrients of Phosphorus, Potassium, C-organic and pH on Agricultural Land in Waiheru Village RT 06 RW 008. The research design was descriptive research with the method used was colorimetry adjusted to the PUTK color chart. The population is the agricultural land area of Waiheru Village, RT 06 RW 008, with a sample of 5 points in part of the land in the area. Results Phosphorus 4 point nutrient content is high in blue, and 1 bladder point is bluish. Potassium content of 3 points has a high colored content of fog, 1 point contains a little fog and 1 tittik is marked with no fog. The content of organic C is 1 point with a medium content with high foam in the test tube reaching more than 3 cm, while the 4 point content is low characterized by foam height in the test tube less than 3 cm and the soil pH content of 4 points is somewhat acidic colored yellow, and 1 acidic pH point marked orange. Suggestions that farmers should give time to rest on the ground and use fertilizer according to their needs. Keywords: agricultural land; macro nutrients ABSTRAK Kesuburan tanah sangat ditentukan oleh keberadaan unsur hara dalam tanah, baik unsur hara makro, unsur hara sekunder maupun unsur hara mikro. Unsur hara makro meliputi nitrogen (N), fosfor (P), kalium (K), dan C,H,O. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui unsur hara Fosfor, Kalium, C-organik dan pH pada Lahan Pertanian Di Desa Waiheru RT 06 RW 008. Rancangan penelitian adalah penelitian penelitian deskriptif dengan metode yang digunakan adalah kolorimetri disesuaikan dengan bagan warna PUTK. Populasi yaitu area lahan pertanian Desa waiheru RT 06 RW 008 dengan sampel sebagian tanah di area lahan sebanyak 5 titik. Hasil Kandungan unsur hara fosfor 4 titik kandungannya tinggi berwarna biru, dan 1 titik kandunganya sedang berwarna kebiruan. Kandungan unsur hara kalium 3 titik kandungannya tinggi berwarna ada kabut, 1 titik kandungannya sedang berwarna sedikit kabut dan 1 tittik rendah ditandai warna tidak ada kabut. Kandungan C-organik terdapat 1 titik yang kandungannya sedang dengan tinggi busa pada tabung reaksi mencapai lebih dari 3 cm, sementara 4 titik kandungannya rendah ditandai dengan tinggi busa pada tabung reaksi kurang dari 3 cm dan kandungan unsur pH tanah terdapat 4 titik bersifat agak masam berwarna kuning, dan 1 titik pHnya bersifat masam ditandai dengan warna orange. Saran para petani sebaiknya memberikan waktu istirahat pada tanah serta menggynakan pupuk sesuai dengan kebutuhannya. Kata kunci: lahan pertanian; unsur hara makro
Pembuatan Sagu Lempeng Dengan Substitusi Tepung Tulang Ikan Tuna (Thunnus albacores) Michran Marsaoly; Mahmud Mahmud
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 5, No 1 (2020): Maret 2020
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.387 KB) | DOI: 10.33846/ghs5107

Abstract

Sagu adalah makanan pokok bagi warga Indonesia yang tinggal di sebagian besar wilayah Indonesia Timur. Mulai dari Maluku, Papua, bahkan Nusa Tenggara umumnya mengenal sagu dalam struktur menu makanan utama penduduk aslinya. Sagu sendiri sebenarnya berasal dari tepung yang didapat dari batang pohon sagu (Metroxylon sagu Rottb.) yang bentuknya menyerupai pohon palma. Mengingat sagu lempeng merupakan makanan khas Maluku dimana nilai gizinya rendah karena hanya mengandung karbohidrat saja, sedangkan limbah hasil laut (tulang ikan Tuna) juga tinggi dengan kandungan kalsium yang tinggi, maka penulis tertarik untuk berinovasi produk baru yaitu sagu lempeng yang disubtitusi dengan tepung tulang ikan tuna. Dengan tujuan meningkatkan kandungan gizi dari sagu lempeng, dimana sagu lempeng merupakan salah satu makanan yang digemari penduduk lokal Maluku. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan produk sagu lempeng yang disubstitusi tepung tulang ikan tuna sebagai pangan tinggi kalsium. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimental. Penelitian dilaksanakan pada Tiga lokasi yaitu, pembutan sagu lempeng dilakukan pada laboratorium Penyelenggaraan Makanan Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Maluku, uji kandungan gizi dilakukan pada Laboratorium Badan Perindustrian Provinsi Maluku dan uji organoleptic dilakukan di desa Tulehu. Penelitian dilaksanakan pada bulan April - Mei 2018. Produk sagu lempeng dengan substitusi tepung tulang ikan tuna kurang disukai oleh panelis. Produk sagu lempeng dengan substitusi tepung tulang ikan tuna terbukti mempunyai kandungan gizi (kalsium, lemak, dan protein) yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan sagu lempeng biasa tanpa substitusi dengan tepung tulang ikan tuna. Kata kunci: sagu lempeng; tulang ikan tuna
Pemanfaatan Ekstrak Kulit Biji Jambu Mete (Anacarium occidentale) Sebagai Insektisida Nabati Nyamuk Aedes Aegypti Jumarni Ely
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 5, No 1 (2020): Maret 2020
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.316 KB) | DOI: 10.33846/ghs5103

Abstract

Cashew Nutshells extract also work as natural larvicides. Purpose: to find out the dose, time and the number of death Aedes aegypti mosquito. This type of research is a type of experimental research using the one pretest posttest design. There is no comparison group (control). Research development is carried out. The first observation (pre-test) sample in this study is 50 Ae. aegypti mosquitoes that can be used to produce breeding larvae. A trial study using a dose of cashew nutshell extract showed that administering a dose of 1 ml, 2 ml, 2.5 ml, 3 ml, 3.5 ml of cashew nutshell extract which was more effective against the risk of virus was dose 3, 5 ml For the time of death of a mosquito after extracting cashew nutshells (Anacardium occidentale) the faster time in the 20th minute with a total of 17 mosquito deaths. Meanwhile, if seen from the number of mosquito deaths from doses of 1 ml, 2 ml, 2.5 ml, 3 ml, 3.5 ml as many as 50 mosquitoes died. The greater the dose, the higher the number of deaths, and the fewer time of death. With the use of cashew nutshell extract can be seen from the dose, time of death, and the number of mosquito deaths. Further research needs to be carried out on controlling mosquito vectors in different research applications, namely identification of variables that have not been studied can be developed into future research topics with better results. Keywords: plant-based insecticide; dosage; time; number of Ae.aegypti deaths ABSTRAK Ekstra kulit biji mete juga berpotensi sebagai larvasida alami. Kulit biji mete yang selama ini hanya menjadi limbah di wilayah Namlea ternyata memiliki kandungan senyawa kimiawi yang dapat berfungsi sebagai larvasida. Tujuan: untuk mengetahui dosis, waktu, dan jumlah kematian nyamuk Aedes aegypti Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian eksperimen dengan menggunakan rancangan One Group Pretest Posttest rancangan ini tidak ada kelompok pembanding (control) tetapi pengembangannya dilakukan observasi pertama (pre test ) sampel dalam penelitian ini adalah 50 ekor nyamuk Ae.aegypti yang di dapat dari hasil perkembangbiakan larva. Penelitian dengan uji coba efektivitas pemberian dosis ekstrak kulit biji jambu mete menunjukan bahwa pemberian dosis 1 ml, 2 ml, 2,5 ml, 3 ml, 3,5 ml ekstrak kulit biji jambu mete yang lebih efektif terhadap kematian nyamuk adalah dosis 3,5 ml Untuk waktu kematian nyamuk setelah diberi ekstrak kulit biji jambu mete (Anacarium occidentale) waktu yang lebih cepat dimenit ke 20 dengan jumlah kematian nyamuk sebanyak 17 ekor. Sedangkan jika dilihat dari jumlah kematian nyamuk dari dosis 1 ml, 2 ml, 2,5 ml, 3 ml, 3,5 ml sebanyak 50 ekor nyamuk mati. Semakin besar pemberian dosis maka jumlah kematian semakin banyak dan waktu kematian semakin sedikit. Dengan penggunaan ekstrak kulit biji jambu mete dapat di lihat dari pemberian dosis, waktu kematian, dan jumlah kematian nyamuk. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang pengendalain vector nyamuk dalam aplikasi penelitian yang berbeda yaitu identifikasi variabel yang belum diteliti, dapat dikembangkan menjadi topik penelitian mendatang dengan hasil yang lebih baik. Kata Kunci: insektisida nabati; dosis; waktu; jumlah kematian Ae. aegypti
Hubungan Pengetahuan dan Dukungan Keluarga Dengan Kunjungan Pemeriksaan Antenatal Care di Puskesmas Hila Meilany Laisouw
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 5, No 1 (2020): Maret 2020
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.748 KB) | DOI: 10.33846/ghs5108

Abstract

Latar Belakang: Kehamilan merupakan sesuatu yang unik pada kehidupan perempuan dan bagian dari pengalaman yang signifikan bagi pasangan suami istri, kehamilan adalah kondisi yang menimbulkan perubahan fisik maupun psikologi seseorang perempuan karena pertumbuhan dan perekembang alat reproduksi dan janinnya. Pemeriksaan kehamilan Antenatal Care (ANC) yaitu suatu program yang tercantum berupa observasi, edukasi dan penanganan medic pada ibu hamil untuk memperoleh kehamilan dan persalinan yang aman dan memuaskan. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pengetahuan keluarga, dan dukungan keluarga dengan kunjungan pemeriksaan antenatal care di Puskesmas Hila. Metode: Jenis penelitian yang di gunakan adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang berkunjung ke Puskesmas Hila pada bulan Januari-Juli 2016 sebanyak 51 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil yang berkunjung ke Puskemas Hila pada tanggal 16-23 Agustus 2016 sebanyak 35 orang. Data di kumpulkan menggunakan kuesioner dan kemudian di analisa menggunakan uji Chi-Square dan di presentasikan dalam bentuk tabel yang disertai dengan narasi. Hasil: Hasil perhitungan uji Chi-Square untuk hubungan pengetahuan dengan kunjungan pemeriksaan antenatal care di dapatkan nilai p 0,002. Dan hubungan dukungan keluarga dengan kunjungan pemeriksaan antenatal care di dapatkan nilai p 0,000. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara pengetahuan dan dukungan keluarga dengan kunjungan pemeriksaan antenatal care. Kata kunci: pengetahuan; dukungan keluarga; antenatal care
Gambaran Kualitas Layanan dan Citra Tentang Kepuasan Pasien Rawat Jalan di Puskesmas Tomalehu Maryam Lihi; Suryanti Tukiman; Abdul Topan Samallo
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 5, No 1 (2020): Maret 2020
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.525 KB) | DOI: 10.33846/ghs5104

Abstract

Pelayanan kesehatan adalah setiap upaya yang diselenggarakan sendiri atau secara bersama-sama dalam suatu organisasi untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan, mencegah dan menyembuhkan penyakit serta memulihkan kesehatan perorangan, keluarga, kelompok dan atupun masyarakat. Kepuasan pasien merupakan indikator utama keberhasilan (Hafid, 2014). Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kualitas layanan dan citra tentang kepusaan pasien rawat jalan di Puskesmas Tomalehu tahun 2018. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Teknik pengambilan sampel adalah teknik simple random sampling, dengan jumlah sampelnya sebesar 158 responden. Hasil dalam penelitian ini ditemukan responden dengan kategori puas yaitu sebanyak 84 responden (53.2%), sedangkan untuk kategori tidak puas yaitu sebanyak 74 responden (46.8%), kategori responden berdasarkan kualitas layanan dengan kategori baik yaitu sebanyak 135 responden (85.4%), sedangkan untuk kategori kurang baik yaitu sebanyak 23 responden (14.6%), kategori responden berdasarkan citra dengan kategori baik yaitu sebanyak 80 responden (50.6%), sedangkan untuk kategori kurang baik yaitu sebanyak 78 responden (49.4%). Kesimpulannya kepuasan, kualitas layanan, dan citra Puskesmas yang ditemukan berdasarkan hasil penelitian hampir semua responden menjawab puas dan baik. Kata kunci: kepuasan; kualitas layanan; citra puskesmas
Pengaruh Metode Abdominal Lifting Terhadap Intensitas Nyeri Ibu Inpartu Kala I Fase Aktif di Rumah Sakit Tkt II Dr. J. Latumeten Ambon Ratna Malawat
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 5, No 1 (2020): Maret 2020
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.97 KB) | DOI: 10.33846/ghs5109

Abstract

Latar belakang: Persalinan suatu proses membuka dan menipisnya serviks serta terjadi kontraksi uterus. Sehingga menyebabkan nyeri pada proses persalinan. Manajemen nyeri persalinan dapat diterapkan secara nonfarmakologi, salah satunya adalah masase yang bertujuan melepaskan senyawa Endorphin sehingga mengurangi nyeri, mengurangi kecemasan dan waktu persalinan lebih pendek secara bermakna. Tujuan: untuk mengidentifikasi pengaruh metode masase terhadap nyeri persalinan kala I fase aktif. Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penetian ini adalah Quasy-Eksperimen research yang bersifat pre-test post-test. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 12 subjek penelitian dengan teknik total sampling artinya sampel yang digunakan adalah total populasi. Analisa data yang digunakan adalah uji t-independent. Hasil: Karakteristik subjek penelitian keseluruhan berusia 20-35 tahun, paritas yang paling banyak adalah 1-2 orang sebanyak 8 subjek penelitian (66,72%) tingkat pendidikan responden adalah SMA sebanyak 11 subjek penelitian (78,6%), serta pekerjaan subjek penelitian sebagian besar adalah ibu rumah tangga sebanyak 7 (58,38). Intensitas nyeri sebelum dilakuakan metode abdominal lifting diketahui bahwa keseluruhan subjek penelitian mengalami nyeri. Setelah diberika metode abdominal lifting diketahui bahwa sebagian besar subjek penelitian mengalami nyeri yang berkurang sebanyak 10 subjek penelitian (83,3%) nyeri tetap 1 subjek penelitian (8,33%) dan nyeri bertambah 1 subjwk (8,33%). Hasil uji t terdapat perbedaan yang begitu signifikan antara sebelumdan sesudah diberikan metode abdominal lifting. Kesimpulan: Ada pengaruh metode abdominal lifting terhadap penurunan intensitas nyeri pada ibu inpartu kala I fase aktif Kata kunci: abdominal lifting; intensitas nyeri; kala I

Page 1 of 1 | Total Record : 10