cover
Contact Name
Nur Lailatul Musyafa'ah
Contact Email
jurnalmakmal@gmail.com
Phone
+6282233376729
Journal Mail Official
jurnalmakmal@gmail.com
Editorial Address
Laboratorium Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. A. Yani 117 Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Ma'mal: Jurnal Laboratorium Syariah dan Hukum
ISSN : 27751333     EISSN : 27746127     DOI : 10.15642/mal
Core Subject : Social,
Mamal Jurnal Laboratorium Syariah dan Hukum covers various issues on interdisciplinary Syariah and Law from Islamic history, thought, law, politics, economics, education, to social and cultural practices.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2024): April" : 5 Documents clear
Penggunaan Lem Fibrin dalam Pengobatan Menurut Hukum Islam Zahro, Fatimatuz; Radithitya, Adhillah Syafa; Sholicah, Aimmatus; Junaidy, Abdul Basith
Ma’mal: Jurnal Laboratorium Syariah dan Hukum Vol. 5 No. 2 (2024): April
Publisher : Laboratorium Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Ampel Surabaya (https://uinsa.ac.id/fsh/facility)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/mal.v5i2.309

Abstract

Abstract: With the development of the times, many researchers have made various discoveries, including drugs such as fibrin glue. Fibrin glue is a glue made from human blood plasma; therefore, there are different opinions regarding the legal status of its use. This article discusses the use of fibrin glue in treating Islamic law. This research is normative legal research. The data was taken from the fatwa of the Indonesia Ulema Council and books and articles. The collected data was analyzed descriptively. The study results concluded that fibrin glue is considered one of the glues with perfect adhesive power. Fibrin glue is used to glue the surgical wound. In Islamic law, the Indonesia Ulema Council issued a fatwa number 05 of 2022, which states that the law on the use of fibrin glue for treatment is permissible as long as it is used for emergency purposes and as needed. It is based on verses of the Qur'an, hadith, and qawaid fiqhiyyah. Keywords: Fatwa, MUI, fibrin, medicine Abstrak: Dengan berkembangnya zaman, banyak para peneliti yang menemukan berbagai penemuan, di antaranya mengenai obat-obatan seperti penggunaan lem fibrin. Lem fibrin merupakan sebuah lem yang terbuat dari plasma darah manusia dan karena itu terjadi perbedaan pendapat mengenai status hukum penggunaannya. Artikel ini bertujuan membahas tentang penggunaan lem fibrin dalam pengobatan menuurt hukum Islam. Penelitian ini adalah penelitian hukum normative. Data diambil dari fatwa Majelis Ulama Indonesia dan buku maupun artikel. Data terkumpul dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa lem fibrin dianggap sebagai salah satu lem yang memiliki daya perekat yang sempurna. Lem fibrin digunakan untuk merekatkan luka operasi. Dalam hukum Islam, Majelis Ulama Indonesia mengeluarkan sebuah fatwa nomor 05 tahun 2022 yang menyatakan bahwa hukum penggunaan lem fibrin untuk pengobatan adalah boleh selama untuk keperluan darurat dan sesuai kebutuhan. Hal tersebut didasarkan pada ayat al-Qur’an, hadis dan kaidah fiqhiyyah. Kata Kunci: Fatwa, MUI, fibrin, obat
Reading Indonesian Criminal Code through the Lens of Surah Al-Maidah Verse 44 Najib, M. Ainun; Candra, Marli; Khalil, Shahidra Abdul
Ma’mal: Jurnal Laboratorium Syariah dan Hukum Vol. 5 No. 2 (2024): April
Publisher : Laboratorium Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Ampel Surabaya (https://uinsa.ac.id/fsh/facility)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/mal.v5i2.311

Abstract

Abstract: Adherence to the teachings of Islamic law is obligatory for Muslims. The law is sacred and stems from revelation, whereas in a modern state system, the source of obligation comes from man-made law. This article will discuss Indonesian criminal law from the surah Al-Māidah verse 44 perspective and the potential seismic shift of Islamic criminal law becoming a positive law in Indonesia. This research is normative research, which examines law from written sources with a comparative approach. The results show that despite differences in several rules, Indonesian criminal law is in so far the philosophical perspective is in accordance with Islamic criminal law. The potential implications of this shift are significant, not only presenting a major change in the legal landscape of Indonesia but also opening up new avenues for legal research and discourse. Keywords: Islamic criminal law, Indonesian Criminal Code, Al-Māidah, Integration of Islamic law. Abstrak: Kepatuhan terhadap ajaran hukum Islam adalah kewajiban bagi umat Islam. Hukum itu suci dan berasal dari wahyu, sedangkan dalam sistem negara modern, sumber kewajiban berasal dari hukum buatan manusia. Artikel ini akan membahas hukum pidana Indonesia dari perspektif surah Al-Māidah ayat 44 dan potensi pergeseran seismik hukum pidana Islam menjadi hukum positif di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian normatif, yang mengkaji hukum dari sumber tertulis dengan pendekatan komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun ada perbedaan dalam beberapa aturan, hukum pidana Indonesia sejauh ini dalam perspektif filosofis sesuai dengan hukum pidana Islam. Pergeseran potensial ini tidak hanya menghadirkan perubahan signifikan dalam lanskap hukum Indonesia, tetapi juga membuka jalan baru untuk penelitian dan wacana hukum. Kata kunci: Hukum Pidana Islam, KUHP Indonesia, Al-Māidah, Integrasi Hukum Islam.  
Keluarga Maslahah dalam Platform NU Online perspektif Maqasid al-Shari’ah Ubaidillah, Muh. Hafidh; Abdalla, Aufa Ulil Abshar; Frambudi, Satmoko Aji
Ma’mal: Jurnal Laboratorium Syariah dan Hukum Vol. 5 No. 2 (2024): April
Publisher : Laboratorium Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Ampel Surabaya (https://uinsa.ac.id/fsh/facility)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/mal.v5i2.354

Abstract

Abstract: This article discusses the concept of Keluarga Maslahah in the NU Online platform. The maslahah family is a happy, prosperous, and obedient family unit in Islam. This article uses a qualitative method with a text analysis approach. Primary data is taken from the NU Online website, and secondary data is taken from various scientific articles, books, and relevant websites. The data was analyzed deductively. The study results concluded that a happy family is essential in achieving personal and societal well-being, emphasizing the role of suitable partners, obedient children, and a harmonious environment. The relationship between the concept of the Maslahah Family and the principles of maqasid al-shari'ah shows that following these principles can lead to a better understanding of family dynamics and the path to a successful and fulfilling life. Efforts to realize a family maslahah include implementing the Family Planning (KB) program, rejecting child marriage or early marriage, providing family guidance and counseling, and holding pre-marriage guidance and counseling. Thus, the family can reject the existing mafsadat and feel the benefits. Keywords: NU Online, maslahah family, sakinah family, maqasid al-shari’ah. Abstrak: Artikel ini membahas konsep Keluarga Maslahah dalam platform NU Online. Keluarga maslahah adalah unit keluarga yang bahagia, sejahtera, dan taat dalam Islam. Artikel ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis teks. Data primer diambil dari website NU Online dan data sekundernya diambil dari berbagai artikel ilmiah, buku-buku, dan website yang relevan. Data dianalisis secara deduktif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa bahwa tercapainya keluarga yang bahagia penting dalam mencapai kesejahteraan pribadi dan masyarakat, dengan menekankan peran pasangan yang baik, anak-anak yang taat, dan lingkungan yang harmonis. Hubungan antara konsep Keluarga Maslahah dan prinsip-prinsip maqasid al-shari’ah, menunjukkan bahwa mengikuti prinsip-prinsip ini dapat mengarah pada pemahaman yang lebih baik tentang dinamika keluarga dan jalan menuju kehidupan yang sukses dan memuaskan. Upaya-upaya untuk mewujudkan keluarga maslahah, antara lain dengan menerapkan program Keluarga Berencana (KB), menolak pernikahan anak atau pernikahan dini, mengadakan bimbingan dan konseling keluarga, serta mengadakan bimbingan dan konseling pra pernikahan. Dengan demikian, keluarga dapat menolak mafsadat yang ada serta dapat merasakan maslahat-maslahatnya. Kata kunci: NU Online, keluarga maslahah, keluarga sakinah, maqasid al-shari’ah.
Tradisi Malam Selawe di Gresik Jawa Timur dalam perspektif Urf Wijaya, Moch. Chanif Hendi; Jinnah, Naufal Ali; Jannah, Zahrotul
Ma’mal: Jurnal Laboratorium Syariah dan Hukum Vol. 5 No. 2 (2024): April
Publisher : Laboratorium Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Ampel Surabaya (https://uinsa.ac.id/fsh/facility)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/mal.v5i2.356

Abstract

Abstract: In Gresik, East Java, there is a unique tradition every month of Ramadan, namely the selawe night tradition. There is a debate among scholars because this tradition is considered to confuse local culture with Islamic teachings. Therefore, this study aims to describe the tradition of night selawe in Gresik Regency from an urf perspective. This research is a field research conducted in Gresik, East Java. Data collection was carried out through interviews and observations. This research is also supported by data from literature, such as books, documents, and articles related to the Selawe night tradition. The collected data were then analyzed descriptively to provide an in-depth picture of the practice of night selawe according to urf. This study concludes that the tradition of the night of selawe that takes place in Gresik during Ramadan has been a cultural heritage since the time of Sunan Giri. This tradition is carried out on the 25th night of Ramadan by holding iktikaf activities and reading the Qur'an at the mosque to get the blessings of the night of Lailatul Qadar. In addition, this tradition is closely related to the milkfish market, a competition event that presents the largest milkfish that depicts the livelihood of the local people as fishermen. This tradition does not contradict urf, because this tradition is a local ritual with positive values such as gratitude, blessings, and togetherness. This tradition does not contradict Islamic principles because it does not cover the elements of shirk and superstition. Keywords: Tradition, Selawe Night, Ramadhah, Urf. Abstrak: Di Gresik Jawa Timur terdapat tradisi unik pada setiap bulan Ramadhan yaitu tradisi malam selawe. Terdapat perdebatan di kalangan ulama karena tradisi ini dianggap mencampuradukkan budaya lokal dengan ajaran Islam. Karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tradisi malam selawe di Kabupaten Gresik dalam perspektif urf. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang dilakukan di Gresik, Jawa Timur. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan pengamatan. Penelitian ini juga didukung data dari kepustakaan, seperti buku, dokumen, dan artikel yang berkaitan dengan tradisi malam selawe. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara deskriptif untuk memberikan gambaran mendalam tentang praktik malam selawe menurut urf. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa tradisi malam selawe yang berlangsung di Gresik selama bulan Ramadhan merupakan warisan budaya sejak zaman Sunan Giri. Tradisi ini dilaksanakan pada malam ke 25 bulan Ramadhan dengan mengadakan kegiatan iktikaf dan membaca Al-Qur'an di masjid dengan tujuan mendapatkan keberkahan malam Lailatul Qadar. Selain itu, tradisi ini erat kaitannya dengan pasar bandeng, sebuah acara perlombaan menyajikan bandeng terbesar yang menggambarkan mata pencaharian masyarakat setempat sebagai nelayan. Tradisi ini tidak bertentangan dengan urf, karena tradisi ini merupakan ritual lokal yang memiliki nilai-nilai positif seperti rasa syukur, keberkahan, dan kebersamaan. Tradisi ini tidak bertentangan dengan prinsip Islam karena tidak mengandung unsur syirik dan takhayul. Kata Kunci: Tradisi, malam selawe, Ramadhah, urf.
Eksploitasi Anak melalui Konten Youtube Menurut Undang-Undang dan Hukum Pidana Islam Rizki, Moh. Adam; Azizah, Vivi Rohmi; Fuady, Mohammed Zulvyqar
Ma’mal: Jurnal Laboratorium Syariah dan Hukum Vol. 5 No. 2 (2024): April
Publisher : Laboratorium Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Ampel Surabaya (https://uinsa.ac.id/fsh/facility)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/mal.v5i2.357

Abstract

Abstract: Lately, there has been a lot of news about Youtubers who are considered to be exploiting their children. Exploitation involving the child of the couple J and S became a victim of adsense from the content created by his parents. This case has become a hot topic in the community. Therefore, this article discusses the exploitation of children through youtube content according to Islamic laws and criminal law. This research is a library. Data is taken from YouTube, law number 35 of 2014, and books or journals that discuss child exploitation. The data were analyzed descriptively and deductively. This study concludes that child exploitation through content on youtube is due to economic factors, namely profit. If the criminal element is met, the perpetrator can be subject to punishment as stated in article 88 in law number 35 of 2014. Islam also prohibits the exploitation of children, the perpetrator can be punished with ta'zir. Keywords: exploitation, children, Islamic criminal law, law. Abstrak: Akhir-akhir ini ramai diberitakan tentang Youtuber yang dianggap melakukan eksploitasi terhadap anaknya. Eksploitasi yang melibatkan anak dari pasangan J dan S menjadi korban adsense dari konten yang dibuat oleh orang tuanya. Kasus ini menjadi topik hangat di masyarakat. Karena itu artikel ini membahas tentang eksploitasi anak melalui konten youtube menurut undang-undang dan hukum pidana Islam. Penelitian ini adalah Pustaka. Data diambil dari youtube, undang–undang nomor 35 tahun 2014, dan buku atau jurnal yang membahas tentang eksploitasi anak. Data dianalisis secara deskriptif dan deduktif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa eksploitasi anak melalui konten di youtube karena faktor ekonomi yaitu mendapatkan keuntungan. Jika terpenuhi unsur pidana, pelaku bisa dikenai hukuman sebagaimana tercantum dalam pasal 88 di undang-undang nomor 35 tahun 2014. Islam juga melarang eksploitasi anak, pelaku dapat dihukum hukuman ta’zir. Kata kunci: eksploitasi, anak, hukum pidana Islam, undang-undang

Page 1 of 1 | Total Record : 5