cover
Contact Name
Diah Astika
Contact Email
jaf@malahayati.ac.id
Phone
+6285269630720
Journal Mail Official
jurnal.analisfarmasi@gmail.com
Editorial Address
JL. Pramuka No 27 Kemiling Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
JAF (Jurnal Analis Farmasi)
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 2503233X     EISSN : 26567598     DOI : 10.33024
Core Subject : Health,
Jurnal ini berisikan hasil penelitian di bidang analisa obat, obat tradisional, makanan, minuman, kosmetik. Jurnal ini diharapkan dapat bermanfaat bagi dunia pendidikan dan masyarakat umum yang ingin mengetahui mengenai informasi mengenai keamanan obat, bahan pangan, kosmetik,serta informasi nilai gizi pangan dan informasi terkait lainnya
Articles 228 Documents
PENENTUAN ANGKA DISSOLVED OXYGEN (DO) PADA AIR SUMUR WARGA SEKITAR INDUSTRI CV. BUMI WARAS BANDAR LAMPUNG Agung Sutisna
Jurnal Analis Farmasi Vol 3, No 4 (2018)
Publisher : Program Studi Analisis Farmasi dan Makanan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.206 KB) | DOI: 10.33024/jaf.v3i4.2816

Abstract

Pencemaran air adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat,energi dan atau komponen lain ke dalam air oleh kegiatan manusia, sehingga kualitas air turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan air tidak dapat berfungsi sesuai dengan peruntukannya. Sumur gali menyediakan air yang berasal dari lapisan air tanah yang relatif dekat dari permukaan tanah, yang mudah terkontaminasi oleh rembesan, sehingga berpotensi mengalami penurunan kualitas air. Kontaminasi paling umum berasal dari sampah rumah tangga atau sarana pembuangan sampah, septic tank WC yang kurang permanen dan limbah industri. Tujuan dari penelitian ini untuk menentukan angka Dissolved Oxygen (DO) pada air sumur warga Kampung Jambu ;,Way Lunik, Panjang Bandar Lampung. Penentuan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling. Sampel air diambil di tiga sumur gali yang berbeda dan dianalisis menggunakan metode titrasi iodometri. Hasil penelitian didapatkan rata-rata Angka Dissolved Oxygen (DO) pada sampel 1 yaitu 3,7781 mg/L, pada sampel 2 yaitu 4,5877 mg/L dan pada sampel 3 yaitu 4,3178 mg/L. Ketiga sampel air sumur gali memiliki angka Dissolved Oxygen (DO) dibawah angka batas minimum 6 mg/L, sehingga tidak memenuhi syarat air kelas satu yang telah ditentukan dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air.Kata kunci: Pencemaran air, Sumur gali, Dissolved Oxygen (DO), Iodometri.
UJI EFEKTIFITAS EKSTRAK ETANOL AKAR WANGI (Vetiveria zizanoides L.) SEBAGAI ANTIFEEDANT TERHADAP HAMA KUBIS-KUBISAN (Plutella xylostella) Tutik Tutik
Jurnal Analis Farmasi Vol 2, No 3 (2017): Volume 2 Nomor 3
Publisher : Program Studi Analisis Farmasi dan Makanan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.766 KB) | DOI: 10.33024/jaf.v2i3.1161

Abstract

Akar wangi (Vetiveria zizanoides L.) merupakan salah satu tanaman yang diketahui memiliki aroma yang lembut dan halus yang dihasilkan oleh ester asam vetivenat, senyawa vetivenon dan vetivenol.  Senyawa tersebut diketahui mempunyai daya repelan terhadap nyamuk.  Aktivitas biologi tersebut disebabkan oleh adanya senyawa metabolit sekunder. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kandungan senyawa metabolit sekunder dalam Akar wangi (Vetiveria zizanoides L.) dengan menggunakan uji fitokimia menggunakan pereaksi Lieberman Buchard, Dragendorf dan NaOH serta dianalisis dengan Kromatografi Lapis Tipis (KLT) menggunakan pereaksi visualisasi. Dari uji fitokimia dan uji KLT, diketahui bahwa dalam Akar wangi (Vetiveria zizanoides L.) mengandung senyawa metabolit sekunder golongan terpenoid.  Dari uji bioaktivitas diketahui bahwa ekstrak kasar Akar wangi (Vetiveria zizanoides L.) positif sebagai antifeedant terhadap hama kubis-kubisan (Plutella xylostella). Kata Kunci : Akar wangi, skrining fitokimia, senyawa bahan alam
PENETAPAN KADAR LEMAK TOTAL PADA SUSU KENTAL MANIS COKELAT YANGDIJUAL DI MINIMARKET KOTA BANDAR LAMPUNG DENGAN METODESOKLETASI Gusti Ayu Rai Saputri; Ade Maria Ulfa; Ni Kadek Dewi Utami
Jurnal Analis Farmasi Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Analisis Farmasi dan Makanan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.303 KB) | DOI: 10.33024/jaf.v5i2.4082

Abstract

Susu kental manis cokelat merupakan salah satu sumber lemak yangmerupakan sumber energi. Selain sebagai sumber energi, lemak juga merupakanpenyusun terbesar dari membran sel yang berfungsi sangat penting dalammempertahankan bentuk organ tubuh dan suhutubuh. Kelebihan konsumsi lemak dariyang dibutuhkan oleh tubuh dapat menyebabkan dampak negatif yaitu keadaanhiperlipidemia.Hiperlipidemia ialah kelainan metabolisme lipid yang ditandai denganpeningkatan lemak dalam darahyangdapat menimbulkan obesitas dan ateroskleosis.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa kadar lemak total pada susu kentalmanis cokelat merk A, B dan C yang dijual di Minimarket Kota Bandar Lampung dankesesuaiannya dengan persyaratan Standar Nasional Indonesia 2971:2011 yaitu 8–10%. Penetapan kadar lemak total pada susu kental manis cokelat dilakukan denganmenggunakan metode Sokletasi yang sederhana dan memiliki ketepatan yang baikdengan prinsip ekstraksi lemak bebas dengan pelarut non polar, ekstraksi terjadisecara terus-menerus dengan adanya pendingin balik. Pelarut yang digunakan adalahheksana yang memiliki sifat yang sama dengan sampel yaitu non polarHeksana juga merupakan pelarut anhidrat yaitu pelarut yaitu pelarut yang bebas airsehingga bahan-bahan yang larut air tidak ikut terekstrak dan terhitung.Hasil analisismenunjukkan bahwa kadar rata-rata dari sampel merk A sebesar 9,86%, merk Bsebesar 9,73% dan merk C sebesar 9,88% sehingga dapat disimpulkan bahwa ketigasampel susu kental manis cokelat memenuhi Standar Nasional Indonesia 2971:2011.Kata kunci : Susu Kental Manis, Lemak Total, Sokletasi
UJI CEMARAN BAKTERI Coliform PADA MINUMAN ES DAWET YANG BEREDAR DI KECAMATAN KEDATON BANDAR LAMPUNG DENGAN METODE MOST PROBABLE NUMBER (MPN) Annisa Primadiamanti; Niken Feladita; Iga Jelita Budiono
Jurnal Analis Farmasi Vol 3, No 3 (2018): Volume 3 Nomor 3
Publisher : Program Studi Analisis Farmasi dan Makanan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.166 KB) | DOI: 10.33024/jaf.v3i3.2803

Abstract

Di Kecamatan Kedaton Bandar Lampung, terdapat beberapa pedagang esdawet yang menggunakan gerobak keliling maupun menetap. Bakteri Coliformmerupakan kelompok bakteri indikator untuk menentukan kualitas air. Penelitian inibertujuan untuk menentukan uji bakteriologis pada es dawet yang beredar dikecamatan Kedaton Bandar Lampung. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakanmetode Most Probable Number (MPN), dimana terdapat dua uji dalam metode MostProbable (MPN) tersebut, yaitu uji penduga yang menggunakan media Lactose Broth Single Strength (LBSS) dan Lactose Broth Double Strength (LBDS). Selanjutnya sampel positif dari hasil uji penduga dilanjutkan untuk uji penegasan, yang menggunakan media Brilliant Green Lactose Bile 5% Broth (BGLBB). Sampeldiinokolum menggunakan jarum ose yang telah dipanaskan, kelima sampel dibeli saat hari penelitian. Penelitian dilakukan di UPTD Balai Laboratorium Kesehatan Provinsi Lampung. Dari hasil yang dilakukan terhadap kelima sampel es dawet tersebut didapatkan 100% sampel es dawet mengandung bakteri Coliform Dapat disimpulkan bahwa es dawet yang beredar di kecamatan Kedaton Bandar Lampung, terdapat bakteri Coliform melebihi ambang batas yang ditetapkan oleh Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan nomor HK.00.06.1.52.4011 batasan Coliform pada kelapa dan hasil olahannya yaitu) 3 koloni/gram.Kata Kunci : Cemaran Bakteri, Coliform, Es dawet, MPN.
STORABILITY ANALYSIS OF KLEPON SWEET POTATO FROZEN ANALISIS DAYA SIMPAN PRODUK KLEPON UBI JALAR BEKU Devy Cendekia; Agus Slamet Pujiono; Arif Muladi
Jurnal Analis Farmasi Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Analisis Farmasi dan Makanan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (839.962 KB) | DOI: 10.33024/jaf.v4i2.2233

Abstract

Klepon merupakan makanan tradisional yang saat ini sudah mulai kehilangan penggemarnya. Produk klepon sangat mudah sekali mengalami pembusukkan sehingga diperlukan metode penyimpanan yang baik hingga konsumen dapat mengkonsumsi kapanpun. Metode pembekuan atau frozen food mampu menghambat proses pembusukkan makanan. Hal ini dapat dikontrol dengan pengujian kadar air dan uji mikrobiologi. Berdasarkan uji mikrobiologi produk klepon beku dapat bertahan hingga 14 hari penyimpanan dalam lemari pendingin. Begitu pula dengan nilai kadar air produk klepon beku sebesar 50%, nilai yang sama dengan produk klepon tanpa pembekuan. Produk klepon ubi jalar beku dapat dikonsumsi kembali dengan cara direbus ulang dan tidak mengurangi rasa serta tekstur produk klepon baik sebelum atau sesudah proses pembekuan.Kata kunci : kleopon, ubi jalar, daya simpan
AKTIVITAS INFUSA KULIT DAUN LIDAH BUAYA (ALOE VERA L.) SEBAGAI PENGOBATAN INFEKSI JAMUR Rafika Sari
Jurnal Analis Farmasi Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Analisis Farmasi dan Makanan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.893 KB) | DOI: 10.33024/jaf.v6i2.5950

Abstract

Dermatophytosis is an infection of tissue containing horny substances, such as the stratum corneum in the epidermis, hair, and nails. The infection is caused by the fungus of the genus Trichophyton, one of which is Trichophyton mentagrophytes. Aloe vera leaves contain saponins and flavonoids which are known to have an antimicrobial effect and inhibit fungi. Antifungal products can be processed in various dosage forms, one of which is spray. This study aims to determine the ability of the preparation of aloe vera L. leaf spray in killing T. mentagrophytes. Aloe vera leaves are made using the infusion method with concentrations of 20%, 40%, 60%, 80%, and 100%. Evaluation of preparations made included organoleptic examination and determination of pH values. Testing of antifungal activity was carried out using the diffusion method. The results showed that the spray produced had a liquid texture with sediment, cloudy yellow, menthol odor, pH on days 0, 7, and 14 had a range of values from 4.5 to 4.7. Aloe vera leaf peel spray preparations have antifungal activity against Trichophyton mentagrophytes with a maximum concentration of 100%. 
PENETAPAN KADAR LOGAM BERAT TIMBAL (Pb) PADA LIP LINERDENGAN METODE INDUCTIVELY COUPLED PLASMA MASS SPECTROMETRY(ICP-MS) Verlia Agustina
Jurnal Analis Farmasi Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Analisis Farmasi dan Makanan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (577.595 KB) | DOI: 10.33024/jaf.v5i1.3977

Abstract

Lip lineradalah golongan lipstik yang digunakan untuk membingkai bibir sebelum menggunakan lip productlainnya dan dapat membantu menjaga pewarna bibir yang berminyak agar tidak berantakan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah lip lineryang dijual di Lorong King Pasar Tengah Bandar Lampung mengandung timbal dan berapakah kadar timbal yang ada pada lip linertersebut dengan menggunakan metode ICP-MS. Prinsip dasar ICP-MS adalah bahwa atom-atom suatu logam yang diukur yaitu atom yangterionisasi positif sedangkan atom yang bermuatan negatif dan bahkan tidak memiliki muatan akan dibuang. Berdasarkan hasil penandaan kemasan pada sampel lip lineryang digunakan yaitu sampel A, B, C tidak memenuhi persyaratan BPOM No.18 tahun 2015 tentangpersyaratan kosmetika sedangkan sampel D memenuhi persyaratan. Dari hasil penelitian uji kualitatif sampel negatif mengandung timbal dan hasil uji kuantitatif didapatkan kadar rata-rata timbal pada sampel A yaitu 1,7276 mg/kg, sampel B yaitu 0,7713 mg/kg,sampel C yaitu 0,8564 mg/kg, sampel D yaitu 0,6284 mg/kg. Jadi kesimpulannya bahwa sampel lip linermemenuhi persyaratan BPOM RI No.17 tahun 2014 yaitusebesar ≤ 20 mg/kg.Kata Kunci : Lip Liner, Timbal(Pb), ICP-MS, Lorong King Pasar Tengah
PENETAPAN KADAR KADMIUM (Cd) PADA WORTEL YANG DITANAM DI DAERAH LIWA SECARA SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM DETERMINATION OF CADMIUM CONTENT IN CARROTS GROW IN THE AREA OF LIWA WITH ATOMIC ABSORPTION SPECTROPHOTOMETRY Nofita Nofita; Annisa Primadiamanti
Jurnal Analis Farmasi Vol 3, No 2 (2018): Volume 3 Nomor 2
Publisher : Program Studi Analisis Farmasi dan Makanan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.753 KB) | DOI: 10.33024/jaf.v3i2.2786

Abstract

Wortel sering kali diberi pestisida dan pupuk kimia agar hasil panen bagus dankualitasnya baik. Pupuk dan pestisida yang digunakan secara berlebihan akanmenjadi sumber cemaran logam berat seperti kadmium (Cd)bagi wortel tersebut.Badan Standardisasi Nasional telah menetapkan batas maksimum cemaran kadmium dalam sayuran berupa umbi yaitu 0,2 mg/kg.Toksisitas kronis Cd bisa merusak sistem fisiologis tubuh, antara lain sistem urinaria, respirasi, sirkulasi darah dan jantung, juga mengakibatkan kerapuhan tulang. Oleh karena itu, dilakukan penelitian mengenai penetapan kadar kadmium pada wortel yang ditanam di daerah Liwa_ secara spektrofotometri serapan atom dengan tujuan untuk mengetahui apakah kadar kadmium dalam wortel didaerah tersebut memenuhi syarat yang telah ditetapkan oleh badan standardisasi nasional.Metode spektrofotometri serapan atom dalam analisis logam memiliki beberapa keunggulan yaitu akurat, sensitif dan cepat. Sebelum dapat dianalisis terlebih dahulu dilakukan preparasi sampel, sampel diubah menjadi abu menggunakan tanur pada suhu 250°C sampai 500°C agar zat organik yang terdapat dalam sampel dapat lebur dan tersisa logam yang akan dianalisis. Abu putih hasil preparasi kemudian dilarutkan dengan HNO; 1%.Setelah itu larutan sampel dapat langsung dianalisis menggunakan spektrofotometri serapan atom. Dari hasil penelitian kadar rata- rata kadmium dalam wortel A  sebesar 0,0338 mg/kg dan wortel B sebesar 0,0348 mg/kg. Maka dapat disimpulkan kadar kadmium dari wortel yang ditanam di Daerah Liwa memenuhi persyaratan yaitu kurang dari 0,2 mg/kg.Kata kunci: Kadmium (Cd), Logam Berat, Spektrofotometri Serapan Atom, Wortel
IDENTIFIKASI KANDUNGAN LOGAM BERAT MERKURI PADA SEDIAAN KOSMETIK SEDIAAN WHITENING BODY LOTION TANPA NOMOR REGISTRASI YANG DIJUAL SECARA ONLINE DENGAN UJI AMALGAM DAN UJI REAKSI WARNA Annisa Primadiamanti; Robby Candra Purnama; Siti Khamidaturrohmah
Jurnal Analis Farmasi Vol 2, No 4 (2017): Volume 2 Nomor 4
Publisher : Program Studi Analisis Farmasi dan Makanan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.524 KB) | DOI: 10.33024/jaf.v2i4.2139

Abstract

ABSTRAKMerkuri termasuk bahan yang dilarang dalam penambahan pada kosmetik sesuai dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia Nomor HK.03.1.23.08.11.07517 Tahun 2011 tentang larangan penggunaan Merkuri dalam sediaan kosmetik. Telah dilakukan identifikasi kandungan merkuri (Hg) dalam sepuluh kosmetik sediaan whitening body lotion tanpa nomor registrasi yang dijual secara online dengan uji amalgam dan uji reaksi warna. Pada pengujian amalgam dibuat tiga larutan uji yang terdiri dari, larutan sampel, larutan baku dan larutan spiked sample, dengan menggunakan baku HgCl2. Pengujian amalgam menunjukkan hasil negatif karena tidak terdapat bercak abu-abu mengkilap pada batang tembaga.Pada pengujian reaksi warna dilakukan pengujian garam I merkuri dan garam IImerkuri. Sebelum dilakukan pengujian sampel dideksruksi menggunakan campuran aqua regia. Pengujian garam I merkuri dilakukan dengan menggunakan reagen HCl P, KI LP dan NaoH 1 N. Pengujian garam II merkuri dilakukan dengan menggunakan reagen KI LP dan NaOH 1 N. Pengujian reaksi warna menunjukkan hasil negatif merkuri, karena pada hasil yang didapat tidak sesuai dengan kontrol positif.Dari penelitian yang telah dilakukan pada kosmetik sediaan whitening body lotion, didapat kesimpulan bahwa kesepuluh sampel negatif mengandung merkuri.Kata Kunci : Merkuri (Hg), Whitening Body Lotion, Uji Amalgam, Uji Reaksi Warna
PENETAPAN KADAR PROTEIN PADA JAMUR GRIGIT (Schizophyllum commune) DENGAN METODE KJELDAHL Siti Komariyah
Jurnal Analis Farmasi Vol 3, No 4 (2018)
Publisher : Program Studi Analisis Farmasi dan Makanan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (644.448 KB) | DOI: 10.33024/jaf.v3i4.2821

Abstract

Masalah gizi di Indonesia salah satunya adalah Kurang Energi Protein (KEP).Hal ini disebabkan oleh kurangnya konsumsi bahan pangan sumber energi, salahsatunya protein. Seiring berkembangnya zaman kini telah banyak sumber nabati yang dikembangkan diantaranya adalah jamur yang dikenal mengandung protein yang cukup tinggi. Untuk mengetahui kadar protein pada jamur dapat digunakan metode Kjeldahl dan sampel yang digunakan merupakan sampel jamur segar. Penetapan kadar protein dengan metode kjeldahl dilakukan dengan tiga tahapan yaitu destruksi, destilasi dan titrasi. Pada tahap destruksi bertujuan untuk memecahkan H2S0O4 menjadi unsur-unsurnya. Kemudian pada tahap destilasi bertujuan untuk memisahkan zat yang diinginkan. Dan pada tahap titrasi bertujuan untuk mengetahui kelebihan HCl 0,1N. Kemudian dilakukan penetapan kadar nitrogen lalu kadar protein dapat ditentukan dengan mengalikan kadar nitrogen yang diperoleh dengan faktor konversi (6,25). Dari hasil penelitian kadar protein pada jamur grigit didapat kadar yaitu 2,23%.Kata kunci : jamur grigit, protein, kjeldahl.

Page 9 of 23 | Total Record : 228