cover
Contact Name
Diah Astika
Contact Email
jaf@malahayati.ac.id
Phone
+6285269630720
Journal Mail Official
jurnal.analisfarmasi@gmail.com
Editorial Address
JL. Pramuka No 27 Kemiling Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
JAF (Jurnal Analis Farmasi)
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 2503233X     EISSN : 26567598     DOI : 10.33024
Core Subject : Health,
Jurnal ini berisikan hasil penelitian di bidang analisa obat, obat tradisional, makanan, minuman, kosmetik. Jurnal ini diharapkan dapat bermanfaat bagi dunia pendidikan dan masyarakat umum yang ingin mengetahui mengenai informasi mengenai keamanan obat, bahan pangan, kosmetik,serta informasi nilai gizi pangan dan informasi terkait lainnya
Articles 228 Documents
PERBANDINGAN KADAR ZAT BESI (Fe) PADA HATI AYAMBROILER DAN HATI AYAM KAMPUNGYANG DIJUAL DI PASAR SMEP SECARASPEKTROFOTOMETRISERAPAN ATOM Sudewi Mukharomah Khoirunisa
Jurnal Analis Farmasi Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Analisis Farmasi dan Makanan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (667.117 KB) | DOI: 10.33024/jaf.v5i1.3981

Abstract

Hati ayam merupakan produk jeroan yang sangat diminati. Hati ayam banyak dikonsumsi karena kaya akan zat besi (Fe). Zat besi sangat berguna untuk mencegah anemia. Masyarakat mengetahui hati ayam broiler dan hati ayam kampung. Diketahui bahwa jenis pakan kedua ayam tersebut berbeda, sehingga hal ini memungkinkan adanya perbedaan kadar Fe pada hatinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan yang signifikan antara hati ayam broiler dan hati ayam kampung. Sampel didapatkan dari salah satu Pasar Tradisional Di Bandar Lampung yaitu Pasar Smep. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposif sampling, sampel yang digunakan sebanyak empat sampel. Alat yang digunakan untuk analisa zat besi yaitu Spektrofotometri Serapan Atom SHIMADZU AA-7000 pada panjang gelombang 248.44 nm. Diperoleh persaman garis regresi linear yaitu y = 0.0340 + 0.0865x, dengan koefisien korelasi (r) adalah 0.9973. kadar rata-rata zat besi dari hati ayam broiler dan hatiayam kampung berturut-turut 6.1422± 1.4073 mg/100g dan 36.8537 ± 0.8169mg/100g. Hasil dari perhitungan uji t didapatkan bahwa thitung= 40.7300 Nilai thitungini yang akan dibandingkan dengan ttabeldengan taraf kepercayaan 99% yaitu 3,17. Jika thitunglebih besar dari ttabelmaka Ha diterima dan Ho ditolak sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara zat besi hati ayam broiler dan hati ayam kampung yang dijual di pasar Smep Bandar Lampung.Dengandemikian, kadar Fe pada hati ayam kampung lebih besar dari hati ayam broiler sehingga ayam kampung dapat digunakan sebagai alternatif sumber zat besi. Kata kunci :Fe, Anemia, hati ayam kampung, hati ayam broiler, spektrofotometri serapan atom.  
PENGARUH PIJAT MINYAK LAVENDER TERHADAP NYERI MENSTRUASI PADA MAHASISWI KEBIDANAN DI ASRAMA GREEN DORMITORY UNIVERSITAS MALAHAYATI TAHUN 2017 ana mariza; Dwi Sriwinih
Jurnal Analis Farmasi Vol 3, No 2 (2018): Volume 3 Nomor 2
Publisher : Program Studi Analisis Farmasi dan Makanan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.073 KB) | DOI: 10.33024/jaf.v3i2.2790

Abstract

Masa pubertas adalah masa peralihan antara masa kanak-kanak dan masadewasa. Pubertas mulai dengan awal berfungsinya ovarium, pubertas berakhir padasaat ovarium sudah berfungsi dengan mantap dan teratur. Menurut WHO (2012)didapatkan kejadian sebesar 1.769.425 jiwa (90%) wanita yang mengalamidismenorea dengan 10-15% mengalami dismenorea berat. Dari hasil prasurvey yang dilakukan peneliti terhadap 35 orang mahasiswi kebidanan yang mengalami nyeri menstruasi, terdapat 20 mahasiswi mengkonsumsi obat penghilang rasa nyeri, 15 mahasiswi beristirahat saat merasakan nyeri. Tujuan penelitian adalah diketahui pengaruh pijat Minyak Lavender terhadap Nyeri Menstruasi Pada Mahasiswi di Asrama Green Dormitory Universitas Malahayati tahun 2017Metode penelitian ini merupakan penelitian tindakan pra-eksperimen denganmengunakan pendekatan one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswi Kebidanan yang mengalami nyeri menstruasi dan yang tinggal di Asrama Green Dormitory Universitas Malahayati sebanyak 35 orang. Sampel 20 orang, teknik sampling yang digunakan purposive sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan lembar kuesioner dan analisa data yang digunakan adalah uji T-dependent.Hasil penelitian didapatkan bahwa frekuensi nyeri menstruasi pada remajasebelum diberikan pijat minyak lavender diasrama Green Dormitory dengan nilai rata-rata score frekuens  nyeri 4,6, standar devisiasi 0,94 standar error 0,21 sesudah frekuensi nyeri dengan nilai rata-rata score frekuensi nyeri menstruasi 3,2, standar devisiasi 0,83 standar error 0,18. Disarankan remaja yang mengalami_ nyeri menstruasi untuk menggunakan minyak lavender pada hari pertama sampai ketiga, karena minyak lavender efektif untuk mengurangi nyeri menstruasi.Kata Kunci : Pijat, minyak lavender, nyeri menstruasi
PENETAPAN KADAR KALSIUM PADA BROKOLI (Brassica oleracea, L.) SEGAR, KUKUS, DAN REBUS SECARASPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM (SSA) Gusti Ayu Rai Saputri; Ayu Putri Afrila
Jurnal Analis Farmasi Vol 2, No 4 (2017): Volume 2 Nomor 4
Publisher : Program Studi Analisis Farmasi dan Makanan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.803 KB) | DOI: 10.33024/jaf.v2i4.2143

Abstract

ABSTRAKBrokoli (Brassica oleracea L) adalah tanaman sayuran yang termasuk dalam suku kubis-kubisan atau Brassicaceae. Brokoli mengandung beragam mineral seperti kalsium, kalium, besi dan selenium. Brokoli merupakan sayuran asli Italia yang dapat dikonsumsi atau dimakan segar, dikukus, atau direbus. Ditinjau dari cara konsumsi brokoli baik secara segar, dikukus atau direbus maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan kalsium pada brokoli yang segar, dikukus dan direbus. Sampel didapatkan di GIANT Kemiling Bandar Lampung.Sampel brokoli terlebih dahulu dipreparasi agar dapat dianalisis melalui destruksi kering. Kemudian penetapan kadar kalsium dilakukan dengan menggunakan metode Spektrofotometri Serapan Atom SHIMADZU AA-7000 dengan nyala udara asetilen pada panjang gelombang 422,51 nm. Diperoleh persamaan garis regresi linear yaitu y = -0,0028 + 0,0345x, dengan koefisien korelasi (r) adalah 0,0994. Hasil penelitian menunjukkan kadar kalsium pada brokoli segar sebesar (8,0617 ± 0,1518) mg/100g, kadar kalsium pada brokoli kukus sebesar (5,3013 ± 0,0581) mg/100g dan kadar kalsium pada brokoli rebus sebesar (5,1246 ± 0,0713) mg/100g. Dari masing-masing sampel brokoli segar merupakan sampel yang mengandung kalsium lebih tinggi dibandingkan brokoli kukus dan brokoli rebus.Kata kunci : Brokoli, Kalsium, Spektrofotometri Serapan Atom.
UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK KULIT NANAS (Ananas comosus L) JENIS SMOOTH CAYENNE DAN QUEEN TERHADAP BAKTERIStreptococcus mutans PENYEBAB KARIES GIGI Diah Astika Winahyu; Robby Chandra Purnama; Senja Safitri
Jurnal Analis Farmasi Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Analisis Farmasi dan Makanan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.516 KB) | DOI: 10.33024/jaf.v5i1.3973

Abstract

Nanas merupakan salah satu komoditas buah unggulan di Indonesia yang banyak digemari masyarakat lokal maupun luar negeri karena memiliki rasa asam manis yang khas. Kulit nanas hanya dibuang begitu saja sebagai limbah, padahal kulit nanas mengandung enzim Bromelin dan senyawa flavonoid yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui uji daya hambat ekstrak kulit nanas smooth cayenne dan queen terhadap bakteri Streptococcus mutans. Ekstrak kulit nanas didapat darimaserasi serbuk kulit nanas dengan pelarut etanol 96%. Uji antimikroba terhadap bakteri Streptococcus mutans mengunakan difusi agar. Konsentrasi ekstrak kuli nanas yang digunakan 100%, 80%, 60%, 40%, 20% dengan antibiotik Clindamycin sebagai kontrol positif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak kulit nanas dapat menghambat pertumbuhan bakteri dengan diameter rata-rata pada kulit nanas Smooth Cayenne konsentrasi 100% diameter zona hambat 11,29 mm, 80% yaitu 10,63 mm, 60% yaitu 9,87 mm, 40% yaitu 9,50 mm, dan 20% yaitu 9,33 sedangkan zona hambat terhadap Kulit Queen pada konsentrasi 100% yaitu 10,55 mm, 80% yaitu 10,01 mm, 60% yaitu 9,67 mm, 40% yaitu 9,25 mm, dan 20% yaitu 9,19 mm. Hasil pengujian daya hambat ekstrak kulit nanas memiliki aktivitas antibakteri dengan kategori sedang hingga kuat.Kata kunci : Antibakteri, Kulit Nanas, Streptococcus mutans, Difusi Agar
PERBANDINGAN KADAR NIFEDIPIN PADA TABLET GENERIK DAN NAMA DAGANG SECARA SPEKTROFOTOMETRI ULTRAVIOLET Sudewi Mukharomah Khoirunisa
Jurnal Analis Farmasi Vol 3, No 1 (2018): Volume 3 Nomor 1
Publisher : Program Studi Analisis Farmasi dan Makanan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.048 KB) | DOI: 10.33024/jaf.v3i1.2779

Abstract

Hipertensi merupakan keadaan tekanan darah lebih tinggi dari normal. Tablet nifedipin merupakan salah satu obat antihipertensi lini pertama golongan antagonis kalsium. Tablet nifedipin tersedia dalam tablet generik dan nama dagang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah tablet nifedipin memenuhi persyaratan Farmakope Indonesia Edisi IV yaitu tidak kurang dari 90,0 % dan tidak lebih dari 110,0 % dari jumlah yang tertera pada etiket dan mengetahui apakah terdapat perbedaan kadar yang signifikan antara tablet nifedipin dan nama dagang. Obat nifedipin diambil di Apotek Enggal Bandar Lampung dan tersedia tiga sampel yaitu sampel tablet nifedipin generik, nama dagang 1, dan nama dagang 2. Metode yang digunakan untuk menganalisis tablet nifedipin adalah spektrofotometri ultraviolet. Dari hasil penelitian diperoleh x maksimum 212 nm dan persamaan regresi y = 0,043 x -0,0058 dengan r = 0,9968. Hasil kadar yang didapat dari nifedipin generik adalah 95,8331 0/0, kadar nifedipin nama dagang 1 101,8283 0/0, kadar nifedipin nama dagang 2 99,6063 0/0. Kadar nifedipin yang diperoleh melalui penetapan kadar kemudian diuji signifikansinya dengan menggunakan uji statistik yaitu uju t. Dari uji t untuk nifedipin generik dan nama dagang 1 -percobaan< ttabel, yaitu 2,0412 < 2,132 dan nifedipin generik dan nama dagang 2 -percobaan< ttabel yaitu 1,5092 < 2,132 maka dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak artinya tidak terdapat perbedaan kadar yang signifikan antara tablet nifedipin generik dan nama dagang 1, maupun tablet nifedipin generik dan nama dagang 2. Kata Kunci : Hipertensi, Tablet Nifedipin, Spektrofotometri Ultraviolet
FORMULASI DANPEMBUATANOBATGOSOK (Linimentum) MINYAK JAHE (Oleum Zingiberis) DAN MINYAK SEREH (Oleum Citronelae) Indra Gunawan
Jurnal Analis Farmasi Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Analisis Farmasi dan Makanan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.749 KB) | DOI: 10.33024/jaf.v4i1.1306

Abstract

FORMULATION AND MAKING OF GINGER OIL LINIMENT (OleumZingiberis) AND LEMONGRASS OIL (OleumCitronelae)Liliniment is The pharmaceutical preparations commonly used by the community in order to reduce the pain, cold, and warmth of the body. The study was conducted to see the effect of different liniment formula on the sensation of comfort felt by the panelists by making liniment with 4 formulas, namely ginger oil 25% (F1), citronella oil 25% (F2), ginger oil 12,5% and citronella oil 12.5% (F3) and methyl salicylate 25% (F0) respectively as positive controls using the National Formulary standard formula.The results of the organoleptictest, homogeneity test, pH, displaced volume, viscosity, and stability test produced by each formula were analyzed using descriptive statistics, while the panelists sensed the comfort sensation for all liniment formulas using the visual analog scale (VAS) method and then non parametric statistical analysis, Friedman Test. The research hypothesis is that all four liniment formulas provide the same quality of comfort sensation.Organoleptic test results of liniment each formula; F0 is light yellow, typical gandapurasmell, and watery texture, yellow F1, distinctive smell of ginger, and watery texture, light yellow F2, lemongrass distinctive smell, and watery texture, yellow F3, lemongrass distinctive smell, and runny texture. The pH value of all formulas does not meet the requirements. The homogeneity of all formulas meets the requirements. Moved volumes that meet the requirements are F0 and F3. Viscosity that meets the requirements is F0, F2, and F3. The stability of all formulas meets the requirements. The formula that has the highest sense of comfort is F0 (control). Keywords: Liniment, Gungeroil, Lemongrassoil, National formulary Obat gosok adalah sediaan farmasi yang lazim digunakan oleh masyarakat dalam rangka swamedikasi meringankan nyeri, masuk angin, dan penghangat tubuh. Penelitian dilakukan untuk melihat pengaruh perbedaan formula obat gosok terhadap sensasi rasa nyaman yang dirasakan panelis dengan cara membuat obat gosok dengan 4 formula yaitu minyak jahe 25% (F1), minyak sereh25% (F2), minyak jahe12,5% dan minyak sereh12,5% (F3) serta metil salisilat 25% (F0) sebagai kontrol positif menggunakan formula standar dari Formularium Nasional. Hasil uji sifatfisik (organoleptis), uji homogenitas, pH, volume terpindahkan, viskositas, dan uji stabilitas yang dihasilkan masing-masing formula dianalisis menggunakan statistic deskriptif, sedangkan uji sensasi rasa nyaman yang dirasakan panelis terhadap seluruh formula obat gosok menggunakan metode visual analog scale (VAS) kemudian dilakukan analisis statistik non parametric yaitu Uji Friedman. Hipotesis penelitian yaitu keempat formula obat gosok memberikan kualitas sensasi rasa nyaman yang sama. Hasil uji organoleptik masing-masing formula; F0 warna kuning muda, bau khas gandapura, dan tekstur encer, F1 warna kuning, bau khas jahe, dan tekstur encer, F2 warna kuning muda, bau khas sereh, dan tekstur encer, F3 warna kuning, bau khas sereh, dan tekstur encer. Nilai pH seluruh formula tidak memenuhi persyaratan. Homogenitas seluruh formula memenuhi persyaratan. Volume terpindahkan yang memenuhi persyaratan adalah F0 dan F3. Viskositas yang memenuhi persyaratan adalah F0, F2, dan F3. Stabilitas seluruh formula memenuhi persyaratan. Formula yang memiliki sensasi rasa nyaman paling tinggi adalah F0 (kontrol).Kata kunci: Obat gosok, Minyak Jahe, Minyahsereh, Formularium Nasional
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN PATIKAN KEBO (Euphorbia hirta L) TERHADAP Staphylococcus aureus dengan METODE DIFUSI CAKRAM Habib Abdul Muiz; Shinta Wulandari; Annisa Primadiamanti
Jurnal Analis Farmasi Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Analisis Farmasi dan Makanan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.61 KB) | DOI: 10.33024/jaf.v6i2.5942

Abstract

Patikan kebo (Euphorbia hirta L) is a grass-shaped plant and is often used as a traditional medicine by the community. The people of Pasir Sakti use patikan kebo as a medicine for skin infections. Skin infection is the most common disease caused by Staphylococcus aureus bacteria. Based on research by Harlis 2010 patikan kebo leaves has active compounds of flavonoids and tannins that can inhibit bacterial growth. This study aimed to examine the potential of patikan kebo leaf extract in inhibiting the growth of Staphylococcus aureus bacteria using variants of the concentration of patikan kebo leaf extract, namely 30%, 40%, 50%, and 60%. Tetracyline as positive control and sterile distilled water as negative control. Antibacterial activity test was carried out by disc diffusion method. Based on the results of the inhibition test with three repetitions, the consentration of 30% has inhibition zone of 10.48 mm, the concentration of 40% has inhibition zone 12.26 mm, the concentration of 50% has inhibition zone 14.32 mm, and the concentration of 60% has inhibition zone of 15.26 mm. The conclusion of this study, patikan kebo leaf extract has antibacterial activity against the growth of Staphylococcus aureus bacteria.
AKTIVITAS ANTIMIKROBA KOMBINASI AIR PERASAN DAUN MENGKUDU (Morinda citrifolia L.) DAN DAUN PEPAYA (Carica papaya L.) TERHADAP BAKTERI Escherichia coli DAN Shigella dysenteriae Annisa Primadiamanti; Agustina Retnaningsih; Ariza Setya Ningrum
Jurnal Analis Farmasi Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Analisis Farmasi dan Makanan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (972.972 KB) | DOI: 10.33024/jaf.v4i2.2243

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek antimikroba dari kombinasi air perasan daun mengkudu (Morinda citrifolia L. ) dan daun pepaya (Carica papaya L.) terhadap bakteri Escherichia coli dan Shigella dysenteriae. Konsentrasi kombinasi perasan yang digunakan adalah 100%, 75%, 50%, dan 25% dengan antibiotik ciprofloxacin sebagai kontrol positif. Uji antimikroba kombinasi air perasan daun mengkudu (Morinda citrifolia L. ) dan daun pepaya (Carica papaya L.) terhadap bakteri Escherichia coli dan Shigella dysenteriae menggunakan metode difusi agar melalui pengukuran zona hambat disekitar kertas cakram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi air perasan daun mengkudu (Morinda citrifolia L. ) dan daun pepaya (Carica papaya L.) dapat menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli dengan diameter rata-ratapada konsentrasi 100% = 11,43 mm, 75% = 9,21 mm, dan untuk 50% = 8,02 mm dan pada konsentrasi 25% = 7,71 mm. Pada bakteri Shigella dysenteriae diperoleh diameter rata-rata yaitu untuk konsentrasi 100% = 11,68 mm, 75% = 10,68 mm, 50% = 10,08 mm dan 25% = 8,61 mm. Kontrol positif yang digunakan yaitu ciprofloxacin, diameter zona hambat terhadap bakteri Escherichia coli = 33,21 mm, dan bakteri Shigella dysenteriae = 23,38 mm. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kombinasi air perasan daun mengkudu (Morinda citrifolia L. ) dan daun pepaya (Carica papaya L.) dapat menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli dan Shigella dysenteriae.Kata kunci :Morinda citrifolia L., Carica papaya L., Escherichia coli, Shigella dysenteriae, Difusi agar
PENGARUH MASSA DAN WAKTU PENYEDUHAN TERHADAP KADAR KAFEIN DARI KOPI BUBUK INDUSTRI RUMAH TANGGA SECARA SPEKTROFOTOMETRI UV Niken Feladita; Nofita Nofita; Tyas Putri Wulandari
Jurnal Analis Farmasi Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Program Studi Analisis Farmasi dan Makanan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.81 KB) | DOI: 10.33024/jaf.v2i2.1173

Abstract

Kafein adalah salah satu alkaloid yang banyak terdapat pada biji kopi, daun teh, dan biji coklat. Pada pria maupun wanita dewasa asupan maksimal kafein kedalam tubuh yaitu 400 mg. Kelebihan mengkonsumsi kafein dapat menyebabkan gangguan pencernaan, insomnia, kegelisahan, dan ketidakterarturan detak jantung. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar kafein dalam kopi bubuk industri rumah tangga yang biasa diminum masyarakat Perumahan Karunia Indah Bandar Lampung. Dengan memvariasikan massa dan waktu penyeduhan yaitu 3, 4,5, dan 6 gram masing-masing selama 5,7, dan 10 menit untuk melihat ada atau tidak nya peningkatan yang dipengaruhi oleh massa dan waktu penyeduhan tersebut. Pengukuran kadar kafein ditentukan dengan menggunakan metode Spektrofotometri UV dengan panjang gelombang 274nm. Didapatkan kadar kafein dari bubuk kopi industri rumah tangga dengan massa Sampel 3 g yang diseduh selama 5, 7, 10 menit yaitu, 1,66 %, 4,67%, 5,42%. Sampel 4,5g yang diseduh selama 5, 7, 10 menit yaitu, 3,52%, 3,78%, 5,25%. Sampel 6g yang diseduh selama 5, 7, 10 menit yaitu, 3,32%, 3,66%, 5,89%. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa semakin banyak massa dan semakin lama waktu penyeduhan maka kadar kafein semakin besar. Kata kunci : Kopi, Kafein, Spektrofotometri UV
PENETAPATAN KADAR BETA KAROTEN PADA KULIT BUAH NAGA MERAH DAN KULIT BUAH NAGA PUTIH DENGAN MENGGUNAKAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS Diah Astika Winahyu; Ade Maria Ulfa; Risqi Indri Lestari
Jurnal Analis Farmasi Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Analisis Farmasi dan Makanan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (625.98 KB) | DOI: 10.33024/jaf.v6i1.5486

Abstract

Buah naga merah terkenal sebagai salah satu sumber beta karoten yang sangat berguna sebagai pengganti antioksidan, meningkatkan sistem imun dan mengobati berbagai penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuikadar beta karoten pada kulit buah naga merah dan kulit buah naga putih dengan menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Ekstraksi senyawa beta karoten dari kulit buah naga dilakukan dengan menggunakan petroleum eter kemudian di sentrifuge selama 5 menit. Setelah itu ditambahkan natrium sulfat anhidrat dan dibekukan selama 24 jam.Setelah dilakukan analisis senyawa beta karoten dengan menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kulit buah naga mengandung senyawa beta karoten. Berdasarkan hasil analisis spektrofotometri UV-Vis, pada panjang gelombang maksimum sebesar 451 nm, kulit buah naga merah memiliki kadar rata-rata beta karoten sebesar 0,015%dan kulit buah naga putih memiliki kadar rata-rata beta karoten sebesar 0,027%. Hasil ini sesuai dengan Ha dimana kadar beta karoten pada kulit buah naga merah lebih besar daripada kulit buah naga putih.Kata kunci :kulit buah naga, beta karoten, spektrofotometri UV-Vis

Page 8 of 23 | Total Record : 228