cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 47 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2017): Oktober 2017" : 47 Documents clear
PENGARUH PUPUK PHONSKA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL PADI VARIETAS CIHERANG DI LAHAN TADAH HUJAN Faiz, Muhammad; Radian, -; Astina, -
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 6, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis pupuk phonska yang tepat untuk pertumbuhan dan hasil  padi varietas Ciherang di lahan tadah hujan. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Teluk Kapuas, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya . Penelitian ini berlangsung selama ± 4 bulan (16 minggu) dimulai dari tanggal 6 Juni 2014 sampai dengan tanggal 18 september 2014. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen lapang dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 5 taraf perlakuan, yaitu sebagai berikut : P1 (dosis 600 g phonska), P2 (dosis 660 g phonska), P3 (dosis 720 g phonska), P4 ( dosis 780 g phonska), dan P5 (dosis 840 g phonska) dengan 4 ulangan. Variabel yang diamati pada penelitian adalah tinggi tanaman, jumlah anakan maksimum, jumlah anakan produktif, persentase gabah isi per malai, berat 1000 biji gabah dan hasil gabah kering per petak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian berbagai kombinasi pupuk phonska memberikan pengaruh nyata terhadap variabel  jumlah anakan produktif, persentase gabah isi permalai, berat 1000 biji gabah serta hasil gabah kering per petak. Dari variabel jumlah anakan produktif, persentase gabah isi permalai, berat 1000 biji gabah serta hasil gabah kering per petak rerata tertinggi diperoleh dari perlakuan dengan dosis 840 g phonska. Kata  kunci:Phonska, Varietas Ciherang, Lahan Tadah Hujan
Karakter Fisika Tanah Entisols Pada Dua Sistem Pengelolaan Lahan Budidaya Tanaman Jeruk Siam Di Desa Tebing Batu Kabupaten Sambas ANA GUSTARI; urai edi suryadi; Bambang widiarso
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 6, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i2.22824

Abstract

Tanaman jeruk siam (Citrus nobilis L. var microcarpa) merupakan salah satu komoditas holtikultura andalan Kalimantan barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan karakter fisika tanah Entisols pada penggunaan lahan lokasi A (terumbuk dengan sistem tumpangsari tanaman cabai, dan lada) dan lokasi B (terumbuk kosong) di Desa Tebing Batu Kabupaten Sambas. Lokasi penelitian terdiri dari 2 lokasi pnelitian yaitu lokasi A luas  1 ha dan lokasi B 2 ha. Parameter penelitian meliputi: parameter lapangan ( profil tanah, dan kedalaman muka air tanah) sifat fisika tanah (warna tanah, tekstur, struktur, kemantapan agregat, bobot isi, porositas total, kadar air kapasitas lapangan, dan konduktivitas hidraulik) serta kimia tanah (reaksi tanah, C-organik, N-total dan C/N ratio tanah ). Hasil pengamatan warna tanah di lapangan pada lokasi A coklat (7,5 YR 5/2) abu–abu (7,5 YR 6/1), dan abu-abu sangat gelap (10 YR 3/1) dan pada lokasi B coklat (7,5 YR 5/2), abu-abu (7,5 YR 6/1), dan abu-abu gelap (7,5 YR 4/1). Tekstur tanah pada lokasi A lempung berdebu dan lempung liat berdebu, sedangkan pada lokasi B lempung liat berdebu, debu dan lempung berdebu. Struktur tanah pada kedua lokasi tergolong masif. Kemantapan agregat tanah pada kedua lokasi penelitian tergolong kuat, Bobot isi tanah kedua lokasi tergolong sedang. Porositas total tanah pada lokasi A tergolong kurang baik dan lokasi B tergolong baik. Kadar air kapasitas lapangan lokasi A 61,20% dan lokasi B 63,80 %. Permeabilitas tanah pada kedua lokasi tergolong cepat. Kedalaman muka air tanah pada lokasi A dan B tergolong dalam. Reaksi tanah (pH) pada kedua lokasi termasuk sangat masam. C-Organik tanah pada lokasi A dan B dan tergolong tinggi.  N-total pada lokasi A dan B tergolong sedang. C/N Ratio tanah pada lokasi A dan B tergolong rendah. Kata Kunci: Budidaya Jeruk, Tanah Entisols     
KARAKTERISTIK GIZI MAKANAN FERMENTASI TRADISIONAL KABUPATEN SANGGAU surianto surianto; sulvi purwayanti; lucky hartanti
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 6, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i2.19798

Abstract

Tujuan  penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik  dan gizi makanan fermentasi tradisional Kabupaten Sanggau yaitu pekasam ikan, peje ikan, jeruk rebung dan jeruk sawi. Variabel pengamatan meliputi pH, total asam, kadar garam, kadar air, kadar abu, protein, lemak dan kadar karbohidrat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik produk fermentasi perikanan (pH, total asam, dan kadar garam) pekasam ikan dan peje ikan (pH 5,20-5,83, total asam 0,39-0,63, total garam 3,95-6,03%) lebih tinggi dibandingkan produk fermentasi sayuran jeruk rebung dan jeruk sawi (pH 4,20-5,63, total asam 0,14-0,24%, total garam 2,95-5,11%). Hasil komposisi gizi menunjukan kadar air produk fermentasi perikanan pekasam ikan dan peje ikan (kadar air 58,36-59,40%) lebih rendah dibandingkan kadar air produk fermentasi sayuran jeruk rebung dan jeruk sawi (kadar air 65,75-90,55%) sedangkan kadar abu, protein, lemak dan karbohidrat produk fermentasi perikanan pekasam ikan dan peje ikan (kadar abu 16,35-18,13%, protein 4,02-4,46%, lemak 2,13-2,44%, karbohidrat 17,05-17,66%) lebih tinggi dibandingkan kadar abu, protein, lemak dan karbohidrat produk fermentasi sayuran jeruk rebung dan jeruk sawi (kadar abu 2,25-16,52%, protein 1,66-1,75%, lemak 0,09-0,17%, karbohidrat 5,38-15,90%). Dengan demikian, hasil penelitian ini dapat dijadikan dasar labeling makanan fermentasi tradisional Kabupaten Sanggau. Kata kunci : fermentasi, gizi, karakteristik, tradisional
EVALUASI KESESUAIAN LAHAN UNTUK TANAMAN KELAPA SAWIT DI DESA ENGKASAN KECAMATAN TAYAN HULU KABUPATEN SANGGAU Iyus Iyus; Asmahan Akhmad; Ari Krisnohadi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 6, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i2.14859

Abstract

Land evaluation is the process of assessing the potential of the land for specific uses. Land is a medium used for an activity in the field of agriculture or natural resources and at the same major agrarian resources that are essential for support lives and livelihoods of people on earth. This study aims to determine the level/grade suitability of land for oil palm plantations and attempt to provide management recommendations. Results of land evaluation, whether the results obtained from the field and the results of laboratory analysis results will provide information and guidance necessary land use and finally value of production expectations increased. The research was conducted in the village of Engkasan Tayan Hulu subdistrict Sanggau district with an area of 100 hectares. Analysis of soil samples carried out in the Laboratory of Chemistry and Soil Fertility Faculty of Agriculture, University Tanjungpura Pontianak. The study started from April 2015 until the end of April 2016. The research was conducted by survey method using a grid system. Implementation of the research include: 1) Preparation, consisting of cartography topography of the site of research, collecting secondary data research sites and tools and materials used, 2) field observations, consisting of drilling and profiling of land, 3) Analysis soil samples in the laboratory, 4) Analysis and compilation of data, which consists of determining ratings soil chemical properties, determining the nomenclature of land, determination of land suitability classes, determination of the limiting factors of land, 5) Interpretation of the data and presenting the results, the data obtained in the field associated with the results of the analysis in the laboratory. The interpretation of field data and analysis in the laboratory showed that among the sites there are 4 Soil Mapping Unit, but it has one type of soil and is classified into the Order Ultisol, Sub-order Udik, Great-group Kandiudults, Sub-order Typic Kandiudults with epipedon ocric and horizon diagnostic kandik. Soil Mapping Unit 1 has a land suitability classes S3-n (nutrient status) actual and potential land suitability classes S1, Soil Mapping Unit 2 has a land suitability classes S3-ns (slope and nutrient status) actual and potential land suitability classes S1, Soil Mapping Unit 3 has the actual land suitability classes N1-s (slope). N1-s (slope) can not do so any improvement potential land suitability classes Soil Mapping Unit remain N1-s (slope) 3 and Soil Mapping Unit 4 has the actual land suitability classes N2-s (slope). N2-s (slope) can not do so any improvement potential land suitability classes Soil Mapping Unit remain N2-s (slope). Recommended management consists of organic materials recommendation, liming, fertilizing and terracing. The results of the lime requirement calculations amounted to 0.5344 ton / mgCa (CO3) 2 / ha, the result of calculation of P and K fertilizer demand respectively 159.8 kg / ha SP36 and 130 kg / ha KCl. Keywords: Land Suitability Evaluation, Palm Oil, Quality Land.
RESPON BEBERAPA VARIETAS PADI UNGGUL TERHADAP SERANGAN PENGGEREK BATANG AMELIA AMELIA; Ir. SARBINO, MP Ir. SARBINO, MP; Dr. Ir. TRIS HARIS RAMADHAN, MP Dr. Ir. TRIS HARIS RAMADHAN, MP
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 6, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i2.19703

Abstract

Penggerek batang padi merupakan salah satu hama yang dapat mengakibatkan penurunan produksi padi. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat serangan hama penggerek batang padi pada 5 varietas padi unggul yaitu Inpara 1, Inpara 2, Inpara 3, Cilosari dan Ciherang. Penelitian dilaksanakan di Desa Sungai Itik. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) terdiri dari 5 perlakuan dan 5 ulangan. Setiap perlakuan terdapat 120 rumpun padi dalam satu petak dengan  jumlah sampel yang diamati sebanyak 12 rumpun per perlakuan dengan jarak tanam 20 x 20 cm dan  menggunakan sistem jajar legowo 4:1 dengan luas setiap petakan masing-masing petakan 2 x 3 meter. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah tingkat serangan penggerek batang padi, jumlah malai perumpun, intensitas serangan malai perumpun, berat gabah perumpun, dan jenis penggerek yang menyerang. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 5 varietas yang diteliti yang paling rentan terhadap serangan penggerek batang padi adalah varietas Inpara 1 dan Inpara 3. Kata kunci : Penggerek Batang Padi (PBP), Respon tanaman, Tingkat serangan
PENGARUH PUPUK ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT PADA TANAH ALUVIAL JURIANTO JURIANTO; EDDY SANTOSO; TATANG ABDURRAHMAN
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 6, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.874 KB) | DOI: 10.26418/jspe.v6i2.19442

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk organik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat pada tanah aluvial. Penelitian dilaksanakan di Asrama Mahasiswa Kabupaten Kayong Utara, Kota Pontianak. pada bulan September 2016 sampai Januari 2017. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5  taraf  perlakuan  4 ulangan dan setiap ulangan terdiri dari  4  sampel tanaman. perlakuan tersebut yaitu b0= tanpa pemberian pupuk organik, b1= 50 g/polibag setara 10 ton/ha, b2= 100 g/polibag setara 20 ton/ha, b3= 150 g/polibag setara 30 ton/ha dan b4= 200 g/polibag setara 40 ton/ha.  Variabel pengamatan yaitu tinggi tanaman, volume akar, berat kering tanaman, berat per buah, jumlah buah per tanaman dan berat buah per tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik 50 g/polibag setara 10 ton/ha memberikan pertumbuhan dan hasil tanaman tomat terbaik pada tanah aluvial.     Kata kunci : aluvial, pupuk organik, tomat  
PENGARUH KONSENTRASI NUTRISI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL SELADA MERAH SECARA HIDROPONIK RIDWAN RIDWAN; SETIA BUDI; RAHMIDIYANI RAHMIDIYANI
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 6, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i2.21944

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi nutrisi AB mix yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil selada merah secara hidroponik. Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Plastik Fakultas Pertanian Univesitas Tanjungpura Pontianak. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang diberikan yaitu pemberian nutrisi dengan konsentrasi 500 ppm, 750 ppm, 1000 ppm, 1250 ppm, 1500 ppm. Variabel yang diamati dalam penelitian meliputi jumlah daun, luas daun, volume akar, berat segar tanaman dan berat kering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian nutrisi AB mix dengan berbagai konsentrasi memberikan pengaruh nyata terhadap variabel berat segar tanaman namun berpengaruh tidak nyata terhadap variabel lainnya. Kata Kunci : AB mix, hidroponik, nutrisi, selada merah
Pengaruh Komposisi Biji Karet dan Kacang Tanah Terhadap Karakteristik Fisikokimia dan Sensori Mentega Kacang Campur ajeng khuldiah; Tri Rahayuni; Sulvi Purwayanti
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 6, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i2.19450

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan komposisi biji karet dan kacang tanah dengan sifat fisikokimia dan sensori mentega kacang terbaik. Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan satu faktor yaitu perbandingan biji karet dan kacang tanah dengan taraf perlakuan masing-masing perbandingannya yaitu (10:90 %), (20:80 %), (30:70 %), (40:60 %), (50:50 %) dan (60:40 %) diulang sebanyak 4 kali. Variabel pengamatan meliputi kadar air, kadar abu, kadar protein, kadar lemak, kadar karbohidrat dan uji sensori, jika perlakuan berpengaruh nyata dilanjutkan uji BNJ 5 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi biji karet dan kacang tanah dalam pengolahan mentega kacang campur memberikan pengaruh nyata terhadap kadar air, kadar protein, kadar lemak dan kadar karbohidrat namun tidak berpengaruh nyata terhadap kadar abu, aroma, rasa dan tekstur. Mentega kacang campur pada perlakuan 20:80 % memiliki karakteristik fisikokimia dan sensori terbaik menghasilkan kadar air 2,0865 %, kadar abu 1,2089 %, kadar protein 20,8500 %, kadar lemak 46,8325 % dan karbohidrat 29,0221 %. Hasil analisis sensori terbaik yaitu aroma 3,6667 (agak suka), rasa 3,9667 (agak suka) dan tekstur 3,8000 (agak suka). Kata kunci : Biji karet, Kacang tanah, Mentega kacang campur
Upaya Peningkatan Viabilitas Benih Cabai Menggunakan Matriconditioning plus ekstrak touge kacang hijau JANG JOKO; TANTRI PALUPI; AGUS RULIYANSYAH
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 6, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i2.21843

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak touge kacang hijau terhadap peningkatan viabilitas benih cabai serta mencari konsentrasi ekstrak touge kacang hijau terbaik yang digunakan terhadap peningkatan viabilitas benih cabai. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Agroklimatologi Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak pada bulan Maret-April 2015. Penelitian ini menggunakan pola rancangan acak lengkap (RAL) satu faktor dengan faktor perlakuan yaitu matriconditioning+larutan eksrak touge yang terdiri dari 7 perlakuan yaitu P0, P1, P2, P3, P4, P5, P6, dan masing-masing perlakuan diulang sebanyak 5 kali, tiap ulangan terdiri dari 2 sampel. Banyaknya benih yang dikecambahkan tiap sampel adalah 50 benih. Adapun perlakuan yg dimaksud yaitu P0 =  kontrol (tanpa matric), P1= matriconditioning abu gosok+aquades,P2=matriconditioning abu gosok+larutan ekstrak touge 10%, P3= matriconditioning abu gosok+larutan ekstrak touge 20%, P4=  matriconditioning abu gosok + larutan ekstrak touge 30%, P5=matriconditioning abu gosok + larutan ekstrak touge 40%, P6=  matriconditioning abu gosok + larutan ekstrak touge 50%. Variabel pengamatan terdiri dari daya berkecambah benih, indeks vigor, keserempakan tumbuh dan kecepatan tumbuh. Hasil yang didapat dari penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak touge kacang hijau dengan konsentrasi 40% memberikan hasil terbaik terhadap viabilitas benih cabai. Kata kunci : benih cabai, viabilitas, matriconditioning dan ekstrak touge
PERTUMBUHAN DAN HASIL SELADA PADA MEDIA ARANG SEKAM DENGAN SISTEM HIDROPONIK Sri Wahyuni; Henny Sulistyowati; Nurjani Nurjani
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 6, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i2.19444

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi bio urine sapi terbaik bagi pertumbuhan dan hasil selada pada media arang sekam dengan sistem hidroponik. Penelitian ini dilaksanakan pada 12 April 2016 sampai 1 Juni 2016 di desa Sungai Purun Besar, Kecamatan Segedong, Kabupaten Mempawah. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang diberikan yaitu pemberian bio urine dengan konsentrasi 10 ml/l , 20 ml/l, 30 ml/l, 40 ml/l, dan 50 ml/l. Variabel yang diamati dalam penelitian meliputi jumlah daun, luas daun, volume akar, berat segar tanaman dan berat kering tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian bio urine dengan berbagai konsentrasi memberikan pengaruh tidak nyata terhadap semua variabel pengamatan.