cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 44 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 2 (2020)" : 44 Documents clear
Respon Kailan Terhadap Pemberian Biochar Tandan Kosong Kelapa Sawit Pada Media Campuran Gambut dan Lumpur Kering Rizky Septianti Anugrah; Henny Henny Sulistyowati; Rini Rini Susana
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i2.38987

Abstract

Penyerapan logam berat oleh tanaman dapat dikurangi dengan penambahan amelioran seperti biochar tandan kosong kelapa sawit pada media tanam. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis biochar tandan kosong kelapa sawit yang terbaik bagi pertumbuhan dan hasil tanaman kailan dengan kandungan Pb yang rendah di dalam tanaman. Penelitian ini dilaksanakan di Fakultas Pertanian Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi, berlangsung dari tanggal 1 Juli sampai dengan 29 Agustus 2019. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor, yang terdiri dari 5 perlakuan yaitu (b0 = tanpa biochar, b1 = 38 g/polybag, b2 = 75g/polybag ,b3 = 113g/polybag , b4  = 150 g/polybag). Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 4 kali dan terdiri dari 3 sampel tanaman. Variabel pengamatan yang diamati dalam penelitian ini adalah jumlah daun, berat segar tanaman, volume akar,  luas daun, berat kering atas tanaman, berat kering akar tanaman, kadar klorofil daun, dan kandungan Pb pada daun kailan. Pemberian biochar tandan kosong kelapa sawit sebesar 12 ton/ha setara dengan 150 g/polybag merupakan dosis terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman kailan pada media campuran gambut dan lumpur kering, namun kandungan Pb pada bagian atas tanaman kailan berada di atas ambang batas SNI 7378 tahun 2009 sehingga tidak dapat dikonsumsi.
KAJIAN PENGARUH BIOCHAR TONGKOL JAGUNG TERHADAP SIFAT KIMIA PADA TANAH PASCA TAMBANG EMAS YANG DITANAMI SAWI HIJAU Rossie Wiedya Nusantara, Asrifin Aspan, Darwin
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i2.40128

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian biochar tongkoljagung terhadap unsur nitrogen dan mengetahui dosis optimum pemberian biochartongkol jagung untuk pertumbuhan sawi hijau pada tanah pasca tambang emas.Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 (enam)perlakuan dan ulangan sebanyak 3 (tiga) kali. Pengukuran parameter tanah adalah pHtanah, C-organik, N-total, kapasitas tukar kation dan kejenuhan basa. Pengukuranparameter tanaman adalah tinggi tanaman, bobot segar tanaman, panjang akartanaman, bobot akar tanaman. Hasil pengukuran parameter tanaman menunjukkanbahwa perlakuan bichar tongkol jagung pada tanah pasca tambang emas tidakberpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, bobot segar tanaman, panjang akar danbobot akar. Meskipun demikian terdapat peningkatan pada perlakuan dibandingkankontrol. Nilai rata-rata tertinggi untuk tinggi tanaman pada perlakuan B5 dengan nilai27,00 cm, bobot segar tanaman pada perlakuan B5 dengan nilai 4,42 gram, panjangakar pada perlakuan B5 dengan nilai 23,00 cm dan bobot akar pada perlakuan dengannilai 2,75 gram. Pemberian biochar tongkol jagung pada tanah pasca tambang emas tidak berpengaruh nyata pada N-total tanah. Perlakuan B3 dan B5 memiliki nilai rataratatertinggi setelah inkubasi dengan nilai 0,05% dan perlakuan B3 memiliki nilairata-rata tertinggi setelah tanam dengan nilai 0,06%.Kata kunci : Tanah pasca tambang Emas, Biochar, Sifat kimia, Sawi hijau,Monterado.
PENGARUH KONSENTRASI POC LIMBAH BUAH PISANG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH PADA TANAH GAMBUT Maulidi Siti Hadijah Benny Fernanda Saragih
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i2.40368

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi POC limbah buah pisang yang terbaik bagi pertumbuhan dan hasil bawang merah pada tanah gambut. Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Kompos Pendidikan Untan (RKPU) Fakultas Pertanian, berlangsung dari tanggal 7 November 2019 sampai 20 Januari 2020. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari 5 perlakuan konsentrasi POC limbah buah pisang yaitu, p1 (konsentrasi 5 ml/liter), p2 (konsentrasi 10 ml/liter), p3 (konsentrasi 15 ml/liter), p4 (konsentrasi 20 ml/liter) dan p5 (konsentrasi 25 ml/liter). Masing – masing perlakuan diulang sebanyak 5 kali dan setiap ulangan terdapat 4 sampel tanaman. Variabel yang diamati pada penelitian ini adalah tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, klorofil daun, berat basah tanaman dan berat kering umbi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian POC limbah buah pisang berbeda nyata terhadap jumlah daun pada 8 mst dan klorofil daun pada 6 mst, namun berbeda tidak nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah anakan, berat segar tanaman dan berat kering tanaman. Konsentrasi POC limbah buah pisang dari variabel tinggi tanamam (cm), jumlah anakan (anakan), jumlah daun (helai), klorofil daun (spad unit), berat segar tanaman (g) dan berat kering umbi (g) dapat disimpulkan bahwa konsentrasi 5 ml/liter merupakan konsentrasi terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah.
KARATERISTIK MORFOLOGI FASE VEGETATIF PADI BERAS HITAM SELASIH ASAL BELITANG HULU KABUPATEN SEKADAU Kingkun Karismando; Tantri Palupi; Fajar Rianto
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i2.38960

Abstract

KARAKTERISASI MORFOLOGI FASE VEGETATIF PADI BERAS HITAM SELASIH ASAL BELITANG HULU KABUPATEN SEKADAU Kingkun karismando (1), Tantri Palupi (2), Fadjar Rianto (2)(1)    Mahasiswa Fakultas Pertanian, dan (2) Staf Pengajar Fakultas PertanianUniverisitas Tanjungpura Pontianak ABSTRAKPenelitian ini dilaksanakan di dusun Cendrawasih, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kuburaya. Penelitian berlangsung selama 6 bulan dari 25 april sampai 30 oktober 2019. Penelitian mengunakan eksperimen lapangan dengan sistem tanam jajar legowo 2:1 dengan penanaman mengunakan satu bibit/lobang tanam, sampel yang diamati sebanyak 100 dengan 15 variabel pengamatan.  Karakter padi beras hitam lokal di Kalimantan Barat perlu dilakukan untuk memahami sifat dan karakter padi hitam. Karakter yang dimiliki padi beras hitam Selasih yang baik dapat dimanfaatkan untuk program pemuliaan. Hasil pengamatan karakter morfologi fase vegetatif  yang dimiliki padi beras hitam Selasih adalah bentuk lidah daun 2-cleft, panjang lidah daun tergolong panjang, sudut daun tergolong tegak, sudut daun bendera tergolong tegak, warna leher daun tergolong hijau muda, warna telinga daun tergolong putih, warna pelepah daun tergolong hijau, warna lidah daun tergolong putih, permukaan daun tergolong sedang, sudut batang tergolong sedang, panjang daun tergolong sedang, lebar daun tergolong sedang, jumlah anakan tergolong banyak, dan tinggi tanaman tergolong pendek. Kata kunci: Karakterisasi, Padi beras hitam, Varietas lokal  
The Effect of Nutrition combination Ab-Mix and fermented cow urine To Growth and Results Mustard of Hydroponic Culture abdul syukur; setia budi; nurjani .
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i2.39339

Abstract

This research was conducted to determine the combination of ab-mix nutrients and fermented cow urine for growth and results mustard of hydroponic culture. This research was conducted in the district Ngabang in district Landak West Kalimantan  which lasted 13 January until 23 February 2019. The method used is the complete randomized design (CRD) consisted of 6 treatments, 4 replitions, and 6 sampling unit plants. The combination of ab-mix nutrients and fermented cow urine where P1 = 5 ml Ab-Mix/L solution, P2 = 2.5 ml Ab-Mix + 50 ml fermented cow urine/L solution, P3 = 2.5 ml Ab-Mix + 60 ml fermented cow urine/L solution, P4 = 2.5 ml Ab-Mix + 70 ml fermented cow urine/l solution, P5 = 2.5 ml Ab-Mix + 80 ml fermented cow urine/L solution and P6 = 90 ml of fermented cow urine/L solution. Variable observations in this research  were plant height, number of leaves, area of leaf, plants fresh weight, plants dried weight, and the volume of roots. The results showed that combination of nutrients ab-mix and fermented cow urine had a significant effect on all observation variables, the best treatments of control 5 ml ab-mix/L solution, lowest treatment of control 90 ml of fermented cow urine/L solution and the best combination treatment 2.5 ml Ab-Mix + 80 ml fermented cow urine/L solution.   Keywords : Ab-mix goodplant, cow urine is fermented, hydroponics, Mustard.
Pengaruh Pupuk Orgnik Cir Limbah Ikan terhadap Pertumbuhan dan Hasil Terung Ungu pada Tanah Aluvial khusnul barudah; Purwaningsih Purwaningsih; Agus Hariyanti
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i2.38845

Abstract

Limbah ikan merupakan limbah yang cukup banyak di Pontianak yang belum dimanfaatkan, padahal limbah ikan dapat dimanfaatkan sebagai pupuk tanaman.Penggunaan pupuk organik cair (POC) limbah ikan bertujuan untuk mencari konsentrasi POC limbah ikan yang terbaik bagi pertumbuhan dan hasil tanaman terung ungu (varitas Pertiwi).Penelitian dilakukan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura dimulai pada tanggal 15 Juni –31 Agustus tahun 2019. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap, terdiri dari 5 perlakuan konsentrasi (k1=  5%., k2 = 10%., k3 = 15%., k4 = 20%., dan k5 = 25%). Jumlah tanaman sampel ada 4, dengan  banyaknya ulangan 5. Pemberian POC dengan volume200 ml/tanaman dan diberikan 7 hari sekali.Pengamatan dilakukan terhadap tinggi tanaman,jumlah buah per tanaman, berat buat per tanaman, panjang buah per tanaman, volume akar dan berat kering tanaman.Hasil penelitian penggunaan POC limbah ikan pada konsentrasi 20% memberikan pertumbuhan dan hasil terung yang terbaik pada tinggi tanaman, jumlah buah per tanaman dan berat buah per tanaman. Kata Kunci :Aluvial, POC Limbah Ikan, Terung Ungu.
Substitusi Tepung Terigu dengan Tepung Biji Cempedak Terhadap Karakteristik Fisikokimia dan Sensori Kulit Kue Sus ZAHID, KHALIS THIFAL; rahayuni, tri; priyono, suko
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 9, No 2 (2020): April 2020
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Biji cempedak merupakan bahan pangan dengan sumber karbohidrat, protein, energi dan mineral yang baik sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan yang potensial. Pengaplikasian tepung biji cempedak sebagai bahan substitusi pada pembuatan kulit kue sus perlu dilakukan diversifikasi pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan substitusi tepung terigu dengan tepung biji cempedak terbaik pada pembuatan kulit kue sus terhadap sifat fisikokimia dan sensori. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) satu faktor yang terdiri dari 6 taraf perlakuan dengan 4 kali ulangan Data yang diperoleh dianalisis dengan uji ANOVA taraf uji 5%. Perlakuan terbaik menggunakan uji indeks efektivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik diperoleh pada substitusi 80 g tepung terigu : 20 g tepung biji cempedak. Karakteristik kimia kulit kue sus yang dihasilkan yaitu kadar air 13,49 %, abu 2,09 %, protein 9,19 %, dan daya pengembangan 49,41 %. Karakteristik sensori kulit kue sus yang dihasilkan yaitu aroma (3,93), warna (4,10), tekstur (4,00), rasa (4,10), dan kesukaan keseluruhan (4,03). Nilai formulasi terbaik metode De Garmo (0,63) Kata kunci: tepung biji cempedak, tepung terigu, kulit kue sus
PENGARUH BOKASI ISI RUMEN SAPI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KAILAN PADA TANAH PODSOLIK MERAH KUNING Heatubun, Antonius_tomy; Santoso, Eddy; Maulidi, Maulidi
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 9, No 2 (2020): April 2020
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PERTUMBUHAN DAN HASIL KAILAN PADA TANAH PODSOLIK MERAH KUNING Antonius Tomy Heatubun(1),Eddy Santoso(2),Maulidi(2),(1)Mahasiswa Fakultas Pertanian dan(2)Dosen Fakultas Pertanian Universitas TanjungpuraPontianak ABSTRAK  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian bokasi isi rumen sapi dan mencari dosis terbaik untuk pertumbuhan dan kailan pada tanah podsolik merah kuning. Penelitian ini berlangsung dari tanggal 29 september  2018 - 29 november 2018. Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari lima perlakuan dan lima ulangan, setiap ulangan terdiri dari empat sampel tanaman. Perlakuan yang dimaksud yaitu bokasi isi rumen sapi dengan dosis 386 g/polybag setara dengan 5% bahan organik (b1), 717 g/polybag setara dengan 8% bahan organik (b2), 1.048 g/polybag setara dengan 11% bahan organik (b3), 1.379 g/polybag setara dengan 14% bahan organik (b4) dan 1.710 g/polybag setara dengan 17% bahan organik (b5). Variabel pengamatan meliputi : jumlah daun, kadar klorofil, volume akar, luas daun, berat kering tanaman, dan berat segar tanaman. Hasil analisis keragaman pemberian berbagai dosis bokasi isi rumen sapi memberikan pengaruh yang tidak nyata terhadap komponen pertumbuhan tanaman kailan pada tanah podsolik merah kuning yaitu variabel kadar klorofil daun, volume akar, dan berat kering tanaman, tetapi berpengaruh nyata terhadap komponen hasil tanaman kailan pada tanah podsolik merah kuning yaitu jumlah daun,  berat segar tanaman dan luas daun. Pada penelitian ini ditemukan dosis Bokasi isi rumen sapi yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil kailan pada tanah podsolik merah kuning yaitu dosis 1.048 g/polybag setara dengan 11% bahan organik.Kata Kunci :bokasi isi rumen sapi, kailan, podsolik merah kuning   
Finansial Feasibility Analysis of Copra Processing Business at Jeruju Besar Village Sungai Kakap District Kubu Raya Regency Artadewa, Azmi; Yurisinthae, Erlinda; Suyatno, Adi
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 9, No 2 (2020): April 2020
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aim is to analyze financial feasibility of copra processing enterprises in the Jeruju Besar village,  Sungai Kakap district, Kubu Raya regency . The research uses data primary and secondary data with the number of respondents as many as 13 people and wearing a method of the census. The value of the discount factor is 7%. Analysis of the data used was analysis feasibility financial as Net Present Value (NPV), Net Benefit-Cost ratio ( Net B/C), Internal Rate of Return (IRR), Payback Period (PP) and sensitivity analysis. The research results show that it is still appropriate to copra processing enterprises followed by the value of Net Present Value (NPV) as much as Rp. 172.935.815, Net Benefit-Cost ratio ( Net B/C) is 2,996, Internal Rare of Return (IRR)  is 44,5 %, and scores of the Payback Period (PP) is 0,27 years or about 2 months and 7 days. Despite the Net Present Value (NPV)  , So it could be conclusion that the processing enterprises of corpa is still worth to be operations. In the analysis sensitivity, researchers chose the scenario 2 scenario 45 copra price increase of percent and scenario wages increase employment of 2 %. The results show that the two scenarios analisiss senstivitas sensitivity analysis is still worth planted. Key Words : financial feasibility, copra processing, discount factor, Net Preseent Value (NPV), Net Benefit-Cost Ratio (Net B/C), Internal Rare of  Return (IRR), Payback Period (PP), Sensitivity Analyze.
SIFAT FISKOKIMIA DAN SENSORI PERMEN JELLY BERBAHAN DASAR SARI DAUN CINCAU DAN LIDAH BUAYA Ziza Ariska
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i2.38969

Abstract

Permen jelly yang terbuat dari sari daun cincau dan lidah buaya merupakan upaya untuk penganekaragaman produk olahan yang berbasis daun cincau. Pembuatan permen jelly daun cincau (cycle barbata) dengan perbandingan daun cincau yang telah diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formulasi daun cincau dan lidah buaya untuk menghasilkan permen jelly berdasarkan sifat kimia dan sensori. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan satu faktor dengan enam taraf yang terdiri( p1; 9,6:38,4, p2; 14,4:33,6, p3; 19,2:28,8, p4; 28,8:19,2, p5; 33,6:14,4, p6; 38,4: 9,5, g/g). Permen jelly terbaik dihasilkan dengan formulasi 38,4:9,6. Karakteristik kimia permen jelly terbaik menghasilkan kadar air (18,03%), kadar abu (0,28%), kadar serat (1,62%), TPT (27,28), total kalsium (0,0015%), Fosfor (0,014,%). Tingkat sensori menghasilkan skala hedonic warna 2,90 (agak tidak suka) rasa 3,13 (cukup suka) aroma 3,47 (cukup suka) tekstur 3,40 (cukup suka) dan kesukaan 3,27 (cukup suka) Kata kunci : daun cincau, jelly, lidah buaya, sari