Claim Missing Document
Check
Articles

Characteristics of Soil Derived from Ultramafic Rocks for Extensification of Oil Palm in Langgikima, North Konawe, Southeast Sulawesi Tufaila, M.; Sunarminto, Bambang Hendro; Shiddieq, DjaÂ’far; Syukur, Abdul
AGRIVITA, Journal of Agricultural Science Vol 33, No 1 (2011)
Publisher : Faculty of Agriculture University of Brawijaya and Indonesian Agronomic Assossiation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Oil palm plantation in Langgikima was mostly grown in soils derived from ultramfic rocks which contain low productivity. Therefore, a study was required to determine the charac-teristics of soils evolved from ultramafic rocks evaluated from the aspects of soil formation and classification as well as land suitability for oil palm extensification. Soil observation in field had been carried out in locations of oil palm plantation with slope gradient < 15%, with ultramafic bedrocks (harzburgite, serpentinite, and olivine websterite). Soils from ultramafic rocks were characterized by almost acid to neutral soil reaction, poor nutrient content available (N, P, and K) and exchangeable base cations, with very low to low CEC, low to medium BS, and clay minerals dominated by goethite and magnetite. Soils from harzburgite and serpentinite rocks were classified as Acrustoxic Kanhaplustults while those from olivine websterite rocks were classified as Rhodic Kanhaplustalfs. Nowadays, soils from ultramafic rocks were unsuitable (N2) for oil palm with the very low level of available P as the main limiting factor. Therefore, efforts on soil management were necessary to be performed by adding suitable organic materials and fertilizers based on soil characteristics and crops’ needs.Keywords: soil characteristics, ultramafic rock, oil palm
NILAI STRATEGIS KOMPETENSI PROFESSIONAL DAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU DALAM PENINGKATAN HASIL UJIAN NASIONAL (Studi Kasus di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Global Blotongan Kota Salatiga) Abdul Syukur
INFERENSI: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan Vol 9, No 2 (2015)
Publisher : State Institute of Islamic Studies (IAIN) Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/infsl3.v9i2.515-536

Abstract

This study aims to describe the strategic value of professional competence and pedagogical competence of teachers in improving the results of national examinations (UN). This study used a qualitative approach. Data were collected using a naturalbackground (natural setting) as the data source directly. This research data collection method used interviews, observation, and documentation study. The results showed that: teacher competence, ethics and morale seen from strata taken adequate education, the development of creativity and innovation in average position. National exam performance in the past three years has shown that the results are far cry from satisfactory state yet they always reached 100% success.
Utilization of mixed cellulolytic microbes from termite extract, elephant faecal solution and buffalo ruminal fluid to increase in vitro digestibility of King Grass Agung Prabowo; Soemitro Padmowijoto; Zaenal Bachruddin; Abdul Syukur
Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner Vol 12, No 2 (2007): JUNE 2007
Publisher : Indonesian Center for Animal Research and Development (ICARD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.38 KB) | DOI: 10.14334/jitv.v12i2.547

Abstract

Cellulose is a compound of plant cell walls which is difficult to be degraded because it composed of glucose monomers linked by β-(1.4)-bound. It will be hydrolysed by cellulase enzyme secreted by cellulolytic microbes. The effective digestion of cellulose needs high activity of cellulase enzyme. This research aims to increase in vitro king grass digestibility utilizing mixed cellulolytic microbes of termite extract, elephant faecal solution, and buffalo ruminal fluid. Twelve syringes contained gas test media were randomly divided into four treatments based on sources of microbe (SM), namely: S (SM: cattle ruminal fluid [S]), RGK (SM: mixed cellulolytic microbes of termite extract, elephant faecal solution, and buffalo ruminal fluid [RGK], with composition 1 : 1 : 1), S-RGK (SM: S + RGK, with composition 1:1), and TM (without given treatment microbe). Digestibility was measured using gas test method. Average of gas production treatment of S-RGK (70.2 + 0.6 ml) was higher and significantly different (P<0.01) compared to treatment of S (60.3 + 0.8 ml), RGK (40.8 + 2.3 ml), and TM (13.3 + 2.0 ml). Utilization of mixed cellulolytic microbes of termite extract, elephant faecal solution, and buffalo ruminal fluid (RGK) that combined with microbes of cattle ruminal fluid (S) could increase in vitro digestibility of king grass. Key Words: Cellulolytic Microbe, Termite Extract, Elephant Faecal, Buffalo Ruminal Fluid
Prediksi Rentet Waktu Jangka Pendek Harga TBS Berbasis Algoritma Backpropagation Neural Network Desy Ika Puspitasari; Abdul Syukur; Catur Supriyanto
E-JURNAL JUSITI : Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi Informasi Vol 4 No 1 (2015): e-jurnal JUSITI
Publisher : Universitas Dipa Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prediksi harga tandan buah segar adalah suatu proses menganalisa dan menentukan harga tandan buah segar di masa yang akan datang. Dengan analisis teknikal, prediksi harga tandan buah segar di masa datang dapat ditentukan dari pembelajaran pola harga tandan buah segar tersebut di masa lampau. Data prediksi yang digunakan adalah harga tandan buah segar kelapasawit Kalimantan Timur dari tahun 2008-2012. Backpropagation merupakan salah satu metode pembelajaran pada artificial neural network yang mempopulerkan sebuah cara untuk melatih unit – unit hidden. Parameter-parameter yang mempengaruhi kinerja BPNN yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah learning rate, momentum, iterasi (training cycles) dan windowing. Masing-masing parameter akan dibandingkan kinerja prediksinya dengan mengukur masing-masing Root Mean Square Error (RMSE). Penentuan pengambilan nilai learning rate, momentum, training cycles dan konsep windowingpredict series sangat mempengaruhi kinerja neural network, dalam mencapai hasil yang diharapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan parameter learning rate 0.1, momentum 0.6, training cycles 500, input neuron 15, hidden layer 9 dan windowing 15, menghasilkan tingkat rata-rata error yang lebih baik dalam memprediksi harga tandan buah segar dengan nilai RMSE terkecil yaitu 70,015. 
PENGETAHUAN EKOLOGI MASYARAKAT LOKAL SEBAGAI INDIKATOR PENILAIAN POTENSI LAMUN (SEAGRASS) DI TANJUNG LUAR LOMBOK TIMUR Abdul Syukur
Jurnal Biologi Tropis Jurnal Biologi Tropis. Vol.13 No. 2 Desember 2013
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (977.499 KB) | DOI: 10.29303/jbt.v13i2.153

Abstract

AbstraksLamun adalah jenis tumbuhan tingkat tinggi yang telah dikenal cukup lama olehmasyarakat di wilayah pesisir. Tujuan dari artikel ini adalah memformulasikan secarakonseptual bentuk pengetahuan ekologi masyarakat lokal sebagai instrumen penilaianperubahan kondisi lamun. Teknik sampling yang digunakan adalah quota sampling dengankriteria responden umurnya ≥ 40 tahun dan jenis pekerjaan utama sebagai nelayan. Selain ituuntuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap dan mendalam digunakan teknik snowballsampling. Analisis data di lakukan secara diskriftif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwapengetahuan ekologi masyarakat lokal cukup komprehensip. tentang lamun. Klasifikasi jenislamun oleh masyarakat lokal menjadi 4 jenis yaitu lamun kaken (Enhalus acoroides), lamunranten (alga), lamun hijau dan lamun pupak (rumput). Distribusi tiap jenis lamun dan fungsilamun terhadap ikan dan biota laut dalam perspektif masyarakat tidak berbeda dengan yangdijelaskan oleh sumber-sumber secara ilmiah. Kesimpulan dari penelitian ini adalahpengetahuan ekologi masyarakat lokal dapat menjadi instrumen pengelolaan lamun, terutamadalam mendeteksi perubahan kondisi lamun akibat gangguan baik dari alam maupunantropogenik.Kata kunci: Pengetahuan Ekologi dan Potensi LamunABSTRACTSeagrass is a kind of higher plants that have been known for a long time by the people in thecoastal areas . The purpose of this article is to formulate a conceptual form of local ecologicalknowledge as an instrument of change in the condition assessment of seagrass . The samplingtechnique used was quota sampling criteria respondents aged ≥ 40 years and the main job as afisherman . Moreover, to obtain more detailed information and in-depth use snowballsampling technique . Data analysis was done in descriptive . The results of this study indicatethat local ecological knowledge quite comprehensively . on seagrass . Classification ofseagrass by local communities into 4 types: seagrass Kaken ( Enhalus acoroides ) , seagrassRanten ( algae ) , seagrass and seagrass pupak green ( grass ) . Distribution and function ofeach type of seagrass seagrass on fish and marine life in the perspective of society notdissimilar to that described by scientific sources . The conclusion of this study is localecological knowledge can be instrumental seagrass management , especially in the detectionof changes in the condition of seagrass due to interference from both natural andanthropogenic .Key Words: Ecology Knowledge and Potential Seagrass
Distribusi, Keragaman Jenis Lamun (Seagrass) dan Status Konservasinya di Pulau Lombok Abdul Syukur
Jurnal Biologi Tropis Jurnal Biologi Tropis. Vol.15 no.2 Desember 2015
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.435 KB) | DOI: 10.29303/jbt.v15i2.205

Abstract

ABSTRAKLamun adalah salah satu jenis tumbuhan berbunga yang hidup di perairan laut. Keberadaan padang lamun sangat penting untuk keberlanjutan biota laut dan  bermanfaat secara ekonomi dan sosial bagi masyarakat lokal. Penulisan peper ini bertujuan untuk mendiskripsikan potensi spesies lamun dan distribusinya di pesisir Pulau Lombok dan status konservasinya. Metode pengumpulan data menggunakan penelusuran dokumen yang relevan dan internet dengan kata kunci spesies lamun, distribusi lamun dan status konservasi lamun.  Analisis data secara diskriptif dengan proses identifikasi, sintesis dan merumuskan kesimpulan. Hasil analisis data adalah studi yang berkaitan dengan keberadaan lamun di perairan pesisir Pulau Lombok yang telah dipublikasi masih sangat sedikit.  Selanjutnya jumlah spesies lamun di perairan pesisir Pulau Lombok sebanyak 9 spesies dari 12 spesies lamun di perairan Indonesia. Status konservasi  lamun di perairan pesisir Pulau Lombok sampai saat ini hanya pada kawasan konservasi yaitu di Taman Wisata Laut Gili Air, Trwangan dan Meno serta Kawasan Konservasi Laut Daerah di Gili Sulat. Kesimpulan dari peper  ini adalah dibutuhkan penelitian yang lebih komprehensip tentang lamun di perairan pesisir Pulau Lombok agar status konservasinya dapat diperluas untuk menjamin kelestarian sumberdaya ikan dan biota laut lainnya agar dapat mendukung pengembangan parawisata di Pulau Lombok. Kata kunci: spesies lamun, Distribusi lamun, Status konservasi Lamun dan Pesisir Pulau Lombok ABSTRACTSeagrass is a flowering plant species that live in marine waters. The existence of seagrass is vital to the sustainability of marine and beneficial both economically and socially for the local community. Writing peper aims to describe potential seagrass species and their distribution in the coastal island of Lombok and its conservation status. Methods of data collection using the relevant documents and search the Internet by keyword species of seagrass, seagrass distribution and conservation status of seagrass. Descriptive analysis of the data with the identification, synthesis and drawing conclusions. The results of data analysis is the study related to the presence of seagrass in the coastal waters of the island of Lombok that have been published are still very few. Furthermore, the number of species of seagrass in the coastal waters of the island of Lombok as many as 9 out of 12 species of seagrass species in Indonesian waters. Conservation status of seagrass in the coastal waters of the island of Lombok to date only in the conservation area that is in the Marine Park of Gili Air, Meno and Trwangan and Regional Marine Conservation Area in Gili Sulat. The conclusion of this peper is more comprehensive research is needed on seagrass in the coastal waters of the island of Lombok so that its conservation status can be expanded to ensure the sustainability of fish resources and other marine organisms in order to support the development of tourism in Lombok Island              Keywords: Species of seagrass, Seagrass distribution Seagrass conservation status and Coastal Lombok Island
Konservasi Lamun untuk Keberlanjutan Sumberdaya Ikan di Perairan Pesisir Indonesia Abdul Syukur
Jurnal Biologi Tropis Jurnal Biologi Tropis. Vol.16 No. 1 Juni 2016
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.579 KB) | DOI: 10.29303/jbt.v16i1.217

Abstract

ABSTRAK Lamun berperan penting dalam penyediaan habitat keragamn jenis  ikan, khususnya  yang masih dalam massa juvenil. Peper ini  bertujuan untuk mendiskripsikan nilai konservasi lamun untuk keberlanjutan sumberdaya ikan di perairan pesisir Indonesia. Sumber data yang  digunakan adalah data sekunder dari dokemen yang relevan. Analisis data dilakukan secara diskriptif. Data yang dianalisis adalah data tentang fungsi ekologi lamun untuk keberlanjutan  suberdaya ikan dan data tentang status konservasi lamun di perairan pesisir Indonesia. Hasil analisis menunjukkan bahwa keberdaaan padang lamun dibutuhkan oleh keragaman jenis ikan, khususnya pada tahapan yang sangat krusial yaitu pada tahapan pembesaran, terutama dari jenis ikan demersal. Selain itu usaha konservasi lamun khususnya pada areal lamun di luar kawasan konservasi belum ada standar operasional untuk menekan tingkat eksploitasi yang sudah mengancam kelestarisn lamun. Kesimpulannya  adalah dibutuhkan  standar  konservasi lamun di luar kawasan konservasi perairan yang telah ada saat ini  sebagai strategi  pengelolaan perikanan berkelanjutan berbasis ekologi di perairan pesisir Indonesia. Kata kunci: Konservasi Lamun, Ikan dan Perairan Pesisir Indonesia. ABSTRACT Seagrass has a vital role in providing habitat diversity of fish species, especially those who are in the juvenile mass. This article aims to describe the seagrass conservation value to the sustainability of fish resources in the coastal waters of Indonesia. Source data used are secondary data from relevant dokemen. The data were analyzed descriptively. The analyzed data is data about the ecological function of seagrass to the sustainability of fish resources and data on the conservation status of seagrass in the coastal waters of Indonesia. The analysis showed that the existence of seagrass required by the diversity of fish species, especially at crucial stages, namely the juvenile stages, especially of demersal fish species. In addition seagrass conservation efforts, especially in areas outside of protected areas seagrass yet operational standards to reduce the level of exploitation that have been threatening the survival of seagrass. The conclusion is required seagrass conservation standards outside the water conservation areas that already exist today as a sustainable fishery management strategies based on the ecology of coastal waters of Indonesia Keywords: Seagrass Conservation, Fish and Coastal Water Indonesia.
Sosialisasi Model Cooperatif Learning tipe think pair sher Menggunakan Media Poster Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep IPA Anak Didik Pada Materi Tata Surya Di Kelas VII SMPN 3 Narmada Tahun 2021/2022 Ferniawan; Abdul Syukur; Yuni Kurniasi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 2 (2022): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (594.961 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i2.1596

Abstract

Sosialisasi model Cooperatif Learning tipe think pair sher menggunakan media poster terhadap kemampuan pemahaman konsep IPA anak didik pada materi tata surya di kelas VII SMPN 3 Narmada. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang model Cooperatif Learning tipe think pair sher menggunakan media poster yang bermuara pada kemampuan menerapkan dalam proses pembelajaran di kelas, serta untuk mengetahui kemampuan pemahaman konsep IPA anak didik pada materi tata surya di kelas VII. Diperoleh hasil Ketercapaian KKM pada kelas eksperimen dan kelas kontrol masing-masing sebesar 85,78 dan 78,15. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model Cooperatif Learning tipe think pair sher menggunakan media poster atas kemampuan pemahaman konsep IPA anak didik dalam materi tata surya kelas VII SMPN 3 Narmada Tahun 2021/2022 dapat dikatakan tuntas secara klasikal.
Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning untuk Meningkatkan Sikap Ilmiah dan Hasil Belajar Siswa MTs Ikhwanul Muslimin NW pada Materi Ekosistem Adam Restu; Abdul Syukur
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 2 (2022): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.322 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i2.1605

Abstract

Discovery Learning adalah proses menemukan dan mengidentifikasi diri sendiri. Guru memberikan bahan ajar yang belum selesai dalam sistem belajar mengajar ini, tetapi siswa diberi kemampuan untuk mencari dan menemukan sendiri dengan menggunakan teknik pendekatan pemecahan masalah. Sikap ilmiah adalah sikap yang menghargai kebenaran dan keadilan objektif, mengakui bahwa kebenaran sains tidak mutlak, tidak percaya pada takhayul, astrologi, atau keberuntungan, berusaha untuk belajar lebih banyak, tidak berpikir praduga, tidak percaya pada kesimpulan tanpa bukti nyata, optimis, teliti, dan berani menyimpulkan, dalam pengabdian ini rata-rata sikap ilmiah sebesar 3,8 dengan kategori baik. Siswa memperoleh hasil belajar melalui proses belajar mengajar, yang dibedakan dalam kemampuan kognitif, emosional, dan psikomotorik dari pengalaman kelas siswa. Dalam hasil belajar sisswa, siswa kelas VII A terdapat 17 siswa yang mendapat nilai 70-80, dan 5 siswa yang mendapat nilai 81-90. Sedangkan pada kelas VII B 13 siswa mendapatkan nilai 70-80, 7 siswa mendapatkan nilai 81-90, dan 1 siswa mendapat nilai 91-100.
Pelatihan Penerapan Desain Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis STEM Materi Pencemaran Lingkungan Untuk Meningkatkan Keterampilan Sains Dan Sikap Ilmiah Peserta Didik MTsN 4 LOTIM Raudatul Jannah; Abdul Syukur
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 2 (2022): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (727.247 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i2.1607

Abstract

LKPD adalah perangkat pembelajaran berupa lembaran kertas. STEM (sains, teknologi, teknik, dan matematika) adalah pendekatan interdisipliner yang menuntut siswa untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan dalam mata pelajaran tersebut. Keterampilan Sains adalah keterampilan berdasarkan fenomena. Sikap ilmiah adalah sikap terbuka, ojektif, rasa ingin tahu, bertanggung jawab. Ketercapaian keterampilan sains dengan tes didapatkan hasil dengan perolehan pada kelas VII A sebanyak 22 siswa dengan nilai 70-80, 3 siswa dengan nilai 81-90, dan 5 siswa memperoleh nilai 90-100. Sedangkan aspek sikap ilmiah memiliki nilai untuk ketelitian sebesar 2,8 (cukup), kejujuran 4,5 (baik), bertanggung jawab 4,0 (baik), dan kerjasama 4,0 (baik). Dengan nilai rata-rata sebesar 4,0 dengan kategori Baik. Dalam pengabdian ini, teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan desain keterampilan sains dan sikap ilmiah melalui desain LKPD berbasis STEM pada materi pencemaran lingkungan kelas VII di MTsN 4 Lombok Timur
Co-Authors A Zainul Fanani Aan Setiawan Abda Abda Adam Restu Ade Yusupa Adityo Putro Wicaksono Agil Al Idrus Agung Prabowo Ahmad Raksun Ahmad Raksun, Ahmad Ahmad Zainul Fanani Akhmad Khanif Zyen Alawiyah, Desi Altanova Reza Anak Agung Gede Sugianthara Annisa Zikri Robbia Arina Rahma Tika Aris Tri Jaka Harjanta, Aris Tri Asmadi Astri Aristiani Ayu Safitri Melita Ayudya Lestari Baiq Fitri Rahmayanti Baiq Indriana Sukawati Baiq Serena Diva sabatani Baiq Serena Diva Sabatini Baiq Tuluk Parawansa Rahayu Bambang Hendro Sunarminto Candra Putra Pamungkas Catur Supriyanto Daeng Mas'ud Ibrahim Desy Ika Puspitasari Didan Arya Ramadhan DIDIK SANTOSO Diwahana Mutiara Candrasari Hermanto DjaÂ’far Shiddieq Dwi Alya R.R Kurnia Erlita Praha Ardila Putri Erna Martia Anggraini Fajriyanto Fajriyanto Fathmawati Febriyan Yusaputra Fegi Sentiana Ferniawan, Ferniawan Firman Santoso Fisha Shalsabila Frans K. Selly Gafaruddin, Abdul Gemma Maya Gustin Ghinayatul Amjad Gustina Alfa Trisnapradika Hadiyatun Najjichah Hafizul Khatomy Hamidatul Aeni Hendro Subagyo Humaira Agustini I Wayan Merta Ine Fausayana Inggrid Tania Rinaryanto Jamaluddin JAMALUDIN Jami’atul Aulia Junia Efriana Khairuddin - Khairudin Khairudin Lakui Johary Lalu Japa Lalu Raftha Patech Lalu Zulkifli Lina Kurniatun M. Fahmi Khairul Umam M. Tufaila M. Yamin Mahrus Mahrus Mahrus Makleat, Nirwaning Mariana Ikun RD Pareira Mario Rere Garcia Djaro Masita Mattalatta Mattalatta Miftahul Khairat Mila Mentari Moch Arief Soeleman Mohamad Ilyas Abas Muh Arafatir Al Jarwi Muhamad Bisri Mustofa Muhammad Danial Ali Yafi Muhammad Khalid Rozani Muhammad Yamin Nanang Riadi Nina Nurraudatul Jannah Nisrina Nisrina Noffiyanti Norrodzoh Binti Hj Siren Nugrohotomo Nugrohotomo Nuraeni S Nurhudayati Nurjani Nurlaili Agustin Nurul Hatika Oktaviana Wirnis Agrian Fani Paulina Prapto Yudono Rabbiyatul Diah Yananda Raudatul Jannah Rian Aprianto Ricardus Anggi Pramunendar Rifqi Aulia Erlangga Rika Damayanti Rizky Jasahuldia Sajili, Lalu Alvin Maulana Salbiah Kastari Salsa Dela Asmarini Samtika , Nuning Saraswati, Galuh Setia Budi Shonhaji Shonhaji Sigit Wibowo Siti Wuryan Sitti Munifah Soemitro Padmowijoto Sofyan Hidayat Sri Tejowulan Stofani S. Lima Suharno suhendi suhendi Sulakhudin Sulakhudin Suprapedi Suprapedi Susilawati Suwardji Syachruddin Tania Fadillah Tiara Karantina Tita Syahru Ramdhani Umasih Umasih Umasih Wahyu Saputra Weni Wahyuni Aprilya Yadi Sumyadi Yeni Susanti Yohannes Panca Mukti Yosephina K. Sogen Yudira Adhani Yuli Murdianingsih Yuni Kurniasi Zaenal Bachruddin Zelisa Nudia Fitri Zoul Fakar Zulhalifah Zulhalifah