cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 1,901 Documents
Analisis Kelayakan Finansial Usaha Sarang Burung Walet (Colacallia fuciphaga) Di Kecamatan Matan Hilir Selatan Kabupaten Ketapang Vina Yuniarti; Dr. Ir. Erlinda Yurisinthae, MP; Maswadi SP, M.Sc
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 2, No 3: Desember 2013
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v2i3.4079

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan finansial usaha sarang burung walet di Kecamatan Matan Hilir Selatan Kabupaten Ketapang. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode survei. Lokasi penelitian dipilih secara sengaja yaitu di Kecamatan Matan Hilir Selatan dengan pertimbangan bahwa daerah ini merupakan salah satu Kecamatan yang memiliki letak geografis yang sesuai dengan kehidupan burung walet. Jumlah sampel yang digunakan adalah sebanyak 43 penangkar burung walet. Penelitian ini menggunakan analisis finansial dengan 5 kriteria yaitu Net Present Value (NPV), Net Benefit Cost Ratio (Net B/C), Internal Rate of Return (IRR), Payback Period (PP) dan Analisis Sensitivitas. Hasil penelitian menunjukkan menggunakan discount factor 12% menunjukan NPV sebesar Rp. 287,642,243.80,- Net B/C sebesar 2.27 dan IRR sebesar 21.79%. Payback Period menunjukan bahwa pengembalian investasi yaitu 2.1 yang artinya selama kurun waktu 2 tahun 1 bulan. Berdasarkan kegiatan tersebut usaha sarang burung walet ini layak untuk diusahakan secara finansial. Sementara Analisis Sensitivitas didapatkan bahwa kenaikan biaya operasional, kenaikan benefit, dan penurunan benefit sebesar 10% masih layak diusahakan dan dikembangkan.
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KACANG TANAH TERHADAP BERBAGAI DOSIS BIOCHAR TONGKOL JAGUNG PADA TANAH PODSOLIK MERAH KUNING Suhartarto, Agung
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 8, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis biochar tongkol jagung yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang tanah  pada tanah PMK. Penelitian ini dimulai dari 31 Mei sampai 22 September 2018. Penelitian dilaksanakan di Jl.Purnama Agung VII, Komplek Pondok Agung Permata, Kelurahan Pari tokaya, Pontianak Selatan. Metode yang digunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 5 perlakuan, 5 ulangan dan setiap ulangan terdapat 4 sampel tanaman. Perlakuan sebagai berikut : (b1) 400 g/polybag, (b2) 800 g/Polybag, (b3) 1200 g/polybag, (b4) 1600 g/polybag dan (b5) 2000 g/polybag. Variabel yang diamati pada penelitian ini adalah Volume Akar (cm3), Jumlah Klorofil Daun (Spad Unit), Luas Daun (cm2), Berat Kering Tanaman (g), Jumlah Polong per Tanaman (Polong), Berat Biji Kering per Tanaman (g), dan Berat 100 Biji Kering (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan dan hasil tanaman kacang tanah yang terbaik ditunjukkan dengan pemberian biochar tongkol jagung dengan dosis 800 g/polybag.Kata kunci: biochar tongkol jagung, kacang tanah, tanah pmk
Respon Tanaman Bawang Merah Terhadap Pemberian Pupuk Kandang Puyuh pada Tanah Podsolik Merah Kuning Respon Tanaman Bawang Merah Terhadap Pemberian Pupuk Kandang Puyuh pada Tanah Podsolik Merah Kuning razikin, khoirul; sulistyowati, henny; mulyadi, ahmad
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 5, No 3 (2016): Desember 2016
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon tanaman bawang merah terhadap pemberian pupuk kandang puyuh pada tanah podsolik merah kuning. Penelitian dilaksanakan pada Bulan Agustus sampai Oktober 2015 di Kebun Percobaan Fakutas Pertanian Universitas Tanjungpura, Pontianak. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari lima perlakuan dan empat ulangan. Perlakuan dalam penelitian adalah pemberian 992 g/polybag pupuk kandang puyuh atau setara dengan 10 % bahan organik dalam tanah (a1), 1.509 g/polybag pupuk kandang puyuh atau setara dengan 15 % bahan organik dalam tanah (a2), 2.026 g/polybag pupuk kandang puyuh atau setara dengan 20 % bahan organik dalam tanah (a3), 2.543 g/polybag pupuk kandang puyuh atau setara dengan 25 % bahan organik dalam tanah (a4) dan 3.060 g/polybag pupuk kandang puyuh atau setara dengan 30 % bahan organik dalam tanah (a5). Variabel yang diamati dalam penelitian meliputi volume akar, jumlah daun, jumlah anakan, jumlah umbi, berat segar umbi dan berat kering umbi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang puyuh berpengaruh tidak nyata untuk variabel jumlah daun, jumlah anakan dan jumlah umbi tetapi berpengaruh nyata terhadap volume akar, berat segar umbi dan berat kering umbi. Pemberian pupuk kandang puyuh dengan dosis 1.509 g/polybag atau setara dengan 15 % bahan organik dalam tanah sudah memberikan pengaruh yang baik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah pada tanah podsolik merah kuning. Kata kunci :    bawang merah , pupuk kandang puyuh, tanah podsolik merah kuning.
Upaya Peningkatan Viabilitas Benih Cabai Menggunakan Matriconditioning plus ekstrak touge kacang hijau JANG JOKO; TANTRI PALUPI; AGUS RULIYANSYAH
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 6, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i2.21843

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak touge kacang hijau terhadap peningkatan viabilitas benih cabai serta mencari konsentrasi ekstrak touge kacang hijau terbaik yang digunakan terhadap peningkatan viabilitas benih cabai. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Agroklimatologi Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak pada bulan Maret-April 2015. Penelitian ini menggunakan pola rancangan acak lengkap (RAL) satu faktor dengan faktor perlakuan yaitu matriconditioning+larutan eksrak touge yang terdiri dari 7 perlakuan yaitu P0, P1, P2, P3, P4, P5, P6, dan masing-masing perlakuan diulang sebanyak 5 kali, tiap ulangan terdiri dari 2 sampel. Banyaknya benih yang dikecambahkan tiap sampel adalah 50 benih. Adapun perlakuan yg dimaksud yaitu P0 =  kontrol (tanpa matric), P1= matriconditioning abu gosok+aquades,P2=matriconditioning abu gosok+larutan ekstrak touge 10%, P3= matriconditioning abu gosok+larutan ekstrak touge 20%, P4=  matriconditioning abu gosok + larutan ekstrak touge 30%, P5=matriconditioning abu gosok + larutan ekstrak touge 40%, P6=  matriconditioning abu gosok + larutan ekstrak touge 50%. Variabel pengamatan terdiri dari daya berkecambah benih, indeks vigor, keserempakan tumbuh dan kecepatan tumbuh. Hasil yang didapat dari penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak touge kacang hijau dengan konsentrasi 40% memberikan hasil terbaik terhadap viabilitas benih cabai. Kata kunci : benih cabai, viabilitas, matriconditioning dan ekstrak touge
INVENTARISASI DAN KARAKTERISASI TUMBUHAN PAKU DI KAWASAN WISATA ALAM BUKIT SEBUBUS KALIMANTAN BARAT Erlangga Tungga Dewa; Agustina Listiawati; Darussalam -
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 1, No 1: Desember 2012
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v1i1.1179

Abstract

Kalimantan Barat adalah salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki keanekaragaman flora yang cukup tinggi, salah satu diantaranya tumbuhan paku. Tumbuhan paku mempunyai keindahan dari susunan dan bentuk daunnya yang menarik dan bervariasi sesuai dengan jenisnya Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan karakterisasi tumbuhan paku yang ada di kawasan wisata alam bukit Sebubus Kalimantan Barat. Penelitian ini dilakukan di Kawasan Wisata Alam Bukit Sebubus Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas pada ketinggian 0-125 m dpl dengan lama penelitian mulai 18 Pebruari 24 Pebruari 2012. Penelitian ini terdiri dari 3 jalur pengamatan dimana pada jalur I yaitu pada ketinggian 10-50 m dpl, jalur II yaitu pada ketinggian 50-100 m dpl dan pada jalur III yaitu pada ketinggian 100-125. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah metode stratified sampling. Rata-rata jenis tumbuhan paku yang ditemukan pada tiap lokasi penelitian hampir sama, hal ini dikarenakan secara keseluruhan lokasi penelitian mempunyai topografi dan kondisi lingkungan yang hampir sama walaupun terdapat sedikit perbedaan dari jenis tumbuhan paku yang ada pada tiap lokasi penelitian. Secara keseluruhan tumbuhan paku yang ditemukan pada tiga lokasi penelitian berdasarkan ketinggian tempat dan habitat di Kawasan Wisata Alam Bukit Sebubus Kalimantan Barat. Hasil penelitian diperoleh 26 genus dan 35 spesies tumbuhan paku yang terdiri dari 13 famili. Spesies yang paling banyak ditemukan adalah Asplenium 2 jenis, Blechnum 2 jenis, Lindsaea 2 jenis, Lygodium 2 jenis, Pteris 2 jenis, Selliguea 2 jenis, Selaginella 2 jenis, Tectaria 2 jenis dan Vittaria 2 jenis.Kata kunci : Inventarisasi dan Karakterisasi, Tumbuhan Paku, Bukit Sebubus
Resistance Test of Several Types of Local Rice to Fe Stress in the Nursery Phase NURHAYATI, NURHAYATI; Ir.Rini Susana,M.Sc, Ir.Rini Susana,M.Sc; Dr.Tantri Palupi,SP.,M.Si, Dr.Tantri Palupi,SP.,M.Si
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 8, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nurhayati (1) ,Rini Susana (2) , Tantri Palupi (2)(1) Students of the Faculty of Agriculture and(2) Lecturer at the Faculty of Agriculture, Tanjungpura University PontianakEmail: nurhayatiaya099@gmail.com ABSTRACT  Efforts to increase rice production include being able to use marginal land. One marginal land that can be used is tidal land that has not been used optimally to meet national food needs. The main problem in tidal land that is often encountered is the growth of plants experiencing disruption due to iron (Fe) poisoning. To get the type of rice that is suitable to be cultivated on marginal land can be done by using selection on water culture media. This study aims to look at the resistance of several types of local rice that are resistant to Fe stress in the nursery phase. This study began in April until June 2018 in the greenhouse of the Faculty of Agriculture, Tanjungpura University, Pontianak. The method used was Random Block Design (RBD) Single Factor with one factor, namely 10 types of rice consisting of 2 superior varieties of rice and 8 types of local rice with 3 replications. Each replication consists of 10 plant samples. The treatment in this study used 300 ppm Fe concentration. Observation variables consisted of crop scoring, seedling height, root length, number of leaves, number of tillers, dry weight of shoot and root dry weight. Based on the results of the study it can be concluded that application of Fe with 300 ppm concentration provides very severe stress on all types of rice tested, namely Asmo, Mandiri, Canting, Ringkak Samut, Ketumbar, Banjar, Galo, Dewi Ratih, Ciherang, and Inpara2. Scoring results show that all types of rice very severe leaf damage, the plants become dry and dead. It’s shows that all types of rice tested were not resistant to Fe stress with a concentration of 300 ppm.  Keywords: iron stress, local rice, nursery phase
EVALUASI KESESUAIAN LAHAN UNTUK TANAMAN KELAPA SAWIT DAN PADI DI DESA KARIMUNTING KECAMATAN SUNGAI RAYA KABUPATEN BENGKAYANG Joni Gunawan Ari Krisnohadi Yulius Densi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 2 (2019): April 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i2.32085

Abstract

Abstak Penelitian ini dilakukan di Desa Karimunting, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan Kabupaten Bengkayang dengan luas 60 ha. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui tingkat kesesuaian lahan sampai pada tingkat sub kelas dan faktor-faktor pembatas untuk pengembangan tanaman kelapa sawit dan padi serta menyusun rekomendasi pengelolaan berdasarkan fakor-faktor pembatasnya.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode survey tanah, pengumpulan data primer dan data sekunder. Data data yang terkumpul dianalisis dengan metode deskriptif dan spasial. Penelitianan ini dilakukan dalam beberapa tahap meliputi: Tahap Persiapan, Survei Lapangan, Analisis tanah di Laboratorium, Penentuan Tata Nama Tanah, Sifat Kimia Tanah, Status Kesuburan Tanah, Analisis Kesesuaian Lahan, dan Penyajian Hasil. Parameter pengamatan pH Tanah, C-Organik, Salinitas, N-Total, P-Tersedia, KTK Tanah, KB, K-dd, Ca-dd, Mg-dd, Al-dd, P-total dan K-total.Hasil pengamatan di lapangan dan hasil analisis di laboratorium serta hasil evaluasi kesesuaian lahan sampai tingkat sub-kelas menampilkan faktor-faktor pembatas pada SPT 1 dan SPT 2 yang mengindikasikan perlunya pengelolaan lahan dalam upaya pemanfaatan lahan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 2 satuan peta tanah (SPT) di lokasi penelitian. SPT 1 (Typic Sulfudepts) memiliki topografi datar (0-3%), berdrainase baik, kedalaman sulfidik dalam 8 cm- 28 cm, mempunyai kelas kesesuaian lahan aktual N2-x pada tanaman kelapa sawit dan padi dengan kelas kesesuaian lahan potensial S3, dengan luas lahan 36,69 ha. SPT 2(Oxiaquix dystrudepts) memiliki topografi datar (0-3%), berdrainase baik, Pada lapisan didalam 90 cm dari permukaan tanah mineral mengalami jenuh air, mempunyai kelas kesesuaian lahan Aktual  N2-f  pada tanaman kelapa sawit dan padi dengan  kelas kesesuaian lahan potensial S3, dengan luas luas 23, 31ha.Rekomendasi pengapuran dan pemupukan untuk tanaman kelapa sawit Lokasi I:130 kg dolomit 254,34 kg Urea/ha, 361,21 kg SP-36/ha , 183,03 kgKCL/ha. Lokasi II : 1.460 kg dolomit 250,06 kg Urea/ha, 41,29 kg SP-36/ha, 596,3 KCL/ha Kata kunci: Evaluasi Lahan, Kelapa Sawit, Padi, Tanah Inceptisols.
HUBUNGAN DINAMIKA KELOMPOK DENGAN PENDAPATAN NELAYAN DI DESA SUNGAI PANGKALAN II KECAMATAN SUNGAI RAYA KABUPATEN BENGKAYANG Eva Rinanty Nainggolan; Abdul Hamid A Yusra; Komariyati Komariyati
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 3, No 1: April 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i1.4292

Abstract

Hubungan Dinamika Kelompok Nelayan Di Desa Sungai Pangkalan II Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Bengkayang, bertujuan untuk mengetahui tingkat dinamika kelompok nelayan dan mengetahui hubungan dinamika kelompok dengan pendapatan nelayan di Desa Sungai Pangkalan II. Jumlah sampel dalam penelitian ini ditetapkan menggunakan rumus slovin, sehingga doperoleh 42 sampel, penentuan jumlah sampel dilakukan dengan tehnik acak proporsional (proportionate random sampling). Data yang dikumpulkan merupakan data primer melalui wawancara langsung terhadap nelayan dengan bantuan kuesioner dan data skunder diperoleh dari literatur. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis Spearman Rank. Hasil penelitian menyatakan bahwa adanya hubungan yang nyata dan signifikan antara Dinamika kelompok dengan Pendapatan. Hasil perhitungan dengan rumus diperoleh nilai Rho hitung (rs) = 0,33162. Kemudian nilai tersebut dimasukkan kedalam rumus t dan diperoleh nilai t hitung = 2,2231. Nilai t hitung dibandingkan dengan nilai t tabel untuk mengetahui signifikansinya. Dari Tabel Nilai t dengan dk = 40 taraf kesalahan = 0,05 diperoleh nilai tabel t = 2,2064 Hal ini menunjukkan bahwa nilai t hitung > nilai t tabel , artinya Ho ditolak Ha diterima. Dari hasil penelitian ini membuktikan bahwa hipotesis dalam penelitian ini terbukti.
Evaluasi Daya Hasil Beberapa Klon Lidah Buaya pada Media Tanah Gambut santi nofrisa lestari
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 5, No 3 (2016): Desember 2016
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v5i3.16654

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya hasil klon lidah buaya yang ditanam pada media tanah gambut yang berasal dari dua lokasi pengambilan yang berbeda. Penelitian ini dilaksanakan di Kota Pontianak Jalan Sepakat II, dengan lama penelitian selama enam bulan dari tanggal 3 Februari 2015 sampai dengan tanggal 11 Agustus 2015 dengan menggunakan metode eksperimen Rancangan Petak Terbagi (RPT) yang terdiri dari 2 faktor, yakni faktor tanah gambut sebagai petak utama dan faktor klon sebagai petak bagian. Variabel yang diamati adalah pertambahan tinggi tanaman (cm), pertambahan jumlah pelepah, jumlah anakan, panjang pelepah hasil (cm), lebar pelepah hasil (cm), tebal pelepah hasil (cm), berat pelepah hasil per tanaman (g), jumlah pelepah hasil, dan berat total pelepah hasil (g). Berdasarkan hasil penelitian, dapat diketahui bahwa klon E8 memberikan hasil yang lebih baik pada media tanah gambut asal Rasau Jaya I.Kata kunci: daya hasil, klon, lidah buaya, gambut, Rasau Jaya I 
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG MANIS TERHADAP PUPUK KANDANG KOTORAN SAPI DAN KAPUR DOLOMIT PADA TANAH ALUVIAL Maharani, Holitia; Sasli, Iwan; Santoso, Eddy
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 8, No 2 (2019): April 2019
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to see the interaction between cow manure and dolomite lime on the growth and yield of sweet corn on tan on aluvial soil. Research conducted at the District Sibawek Mempawah Hulu Landak. This study uses a randomized block design (RAK) factorial design with two factors and three replications. The first factor is giving cow manure 3 levels: p1 (giving cow manure) 10,000kg/ha equivalent to 4 kg/bedengan, p2 (giving cow manure) 20,000kg/ha equivalent to 8 kg/bedengan, p3 (giving cow manure) 30,000kg/ha equivalent to 12 kg/bedengan and second factor giving dolomite lime with 3 levels: k1 (dolomite lime) 0.90 kg dolomite/ha equivalent to 0.36g/bedengan, k2 (dolomite lime) 1.26kg/ha equivalent to 0.50g/bedengan and k3(dolomite lime) 1.51kg of dolomite/ha equivalent to 0.60g/bedengan.Variables observed included plant height, flowering age, number of leaves, ear length of plant, ear diameter and ear weight of plant. The 5% BNJ test results that there are interactions on the administration of cow manure and dolomite lime on the cob variable, which is shown in the treatment of p2k2 ( 8kg cow manure / beds and 0,50 g dolomite lime / beds).

Page 12 of 191 | Total Record : 1901