cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 1,901 Documents
KARAKTERISASI MORFOLOGI DAN HABITAT ASAM KALIMBAWAN (Sarcotheca diversifolia (Miq) Hallier F) Rizky Wahyuni; Mulyadi Safwan; Nurjani -
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 2, No 2: Agustus 2013
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v2i2.2491

Abstract

Asam Kalimbawan merupakan tumbuhan buah-buahan hutan memiliki potensi ekonomis tinggi. Hasil buahnya dapat dimanfaatkan sebagai bahan makanan, antioksidan dan sebagai petunjuk adanya kandungan nikel dalam lapisan tanah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan karakterisasi morfologi dan habitat Asam Kalimbawan (Sarcotheca diversifolia (Miq) Hallier F). Penelitian dilaksanakan di Desa Sengkubang Kabupaten Pontianak dan Desa Lingga Kabupaten Kubu Raya. Penelitian dilakukan selama 1 bulan (Januari hingga Februari 2012) efektif mulai persiapan sampai pengolahan dan penyusunan hasil penelitian.Metode penelitian yang digunakan adalah metode observasi dan survei penjelasan (explanatory research). Analisa data dalam penelitian ini dengan melakukan deskriptif pada variabel penelitian.Secara karakteristik morfologi tidak terdapat perbedaan antara tanaman Asam Kalimbawan di Desa Sengkubang dan Desa Lingga. Perbedaan pada pengamatan kuantitatif diduga karena perbedaan habitatnya, namun perbedaannya tidak terlalu jauh berbeda. Umumnya tanaman ini dapat tumbuh dengan baik pada habitat yang sesuai dengan lingkungan tumbuhnya saat ini. Kata Kunci : Sarcotheca diversifolia (Miq) Hallier F, Karakterisasi, Morfologi, Habitat.
TESTER TOLERANCE SOME OF LOCAL MAIZE TO THE SALINITY STRESS ON PHASE OF GERMINATION SARJUN HENDRY SIGALINGGING; DWI ZULFITA; ASNAWATI ASNAWATI
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 7, No 2 (2018): April 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i2.25121

Abstract

ABSTRACT                                                                                                                    One of the obstacles in increasing the production of maize is salinity stress. Not all varieties that have been developed have good tolerance to stressful environments especially on saline areas. Therefore, the purpose of this research was to obtain local varieties of maize tolerant to salinity stress in the germination phase. The initial step to obtain salinity tolerant maize varieties was to test the tolerance of several local varieties to be assessed for their tolerance level based on the used NaCl concentration of 0,8%. The design used in this research is Completely Random Design (RAL) consisting of 8 varieties with 4 replications. Each treatment consists of 2 sets. The first set is used to measure the vigor index, and the germinating power. The second set is used to measure the growth rate, plumula length, root length, and normal dry weight of sprouts. Varieties used in this research are varieties Lamuru, Sukmaraga, Srikandi Kuning, Srikandi Putih, Bantil, Ensalang, Jagung Susu, and Semoncol. The result of the research showed that there was no local corn varieties tolerant to salinity stress in germination phase with mean value of Giving Power below 50%.  Keywords: Drought Stress, NaCl Sodium Chloride, Local Maize.
CHARACTERIZATION OF SOME GENERATIVE PHASES OF BLACK RICE ORIGIN OF WEST KALIMANTAN ON RED YELLOW PODZOLIC SOIL Hearnes Napitupulu; Wasi'an Wasi'an; Fadjar Rianto
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 7, No 2 (2018): April 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.041 KB) | DOI: 10.26418/jspe.v7i2.24308

Abstract

Characterization of black rice is needed to know the character information of the plant. This study aims to determine the generative phase morphology characteristic and the level of similarity of some black rice from West Kalimantan on RYP soil. This research was conducted in experimental garden of Faculty of Agriculture of Tanjungpura University. The study used Completely Randomized Design (CRD), consisting of 4 treatments A = Nanga Taman, B = Sanggau, C = Senakin and D = Ensalang. Each treatment were replicated 6 times and each replication consisted of 3 plant samples.  The observed  measurement were stem strength, plant height, leaf maturity (yellowing), panicle emergence, grain fertility, plant age, leaf color, number of productive tillers, stem color, number of grain per panicle, pannicle type, secondary panicle, males, lemma and palea, hair on lemma and palea, color of grain tip, grain tip, grain end, long grain, diameter of stem segment, length of panicle, seed width and weight of 100 grains. Character observation data were analyzed using MVSP program to obtain dendogram. Based on the analysis of generative phase character, the plant was divided into 3 groups. The first group consists of Senakin black rice. The second group consisted of the black rice species of Ensalang and Sanggau. The third group consists of Nanga Taman black rice.
AKTIVITAS INSEKTISIDA EKSTRAK DAUN Piper aduncum TERHADAP Callosobruchus maculatus (COLEOPTERA: BRUCHIDAE) Dwi Andriyani; Edy Syahputra; Tris Haris Ramadhan
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 4, No 1: April 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v4i1.9657

Abstract

Callosobruchus maculatus merupakan  salah satu hama penting kacang hijau di penyimpanan yang biasanya dikendalikan dengan menggunakan insektisida sintetik. Pengendalian alternatif hama ini dengan menggunakan insektisida botani perlu dilakukan. Penelitian bertujuan mengevaluasi aktivitas ekstrak tumbuhan Piper aduncum terhadap C. maculatus. Pengujian dilaksanakan dengan metode residu pada permukaan gelas. Pengamatan mortalitas dilakukan setiap hari hingga 6 hari setelah perlakuan. Hubungan konsentrasi-mortalitas dianalisis dengan probit. Pengujian hambatan peletakan peneluran dilakukan  dengan  metode pilihan dan tanpa pilihan. Pada pengujian ini ekstrak diuji pada konsentrasi setara LC25, LC50 dan LC75.  Jumlah telur yang diletakan dihitung selanjutnya ditentukan persentase penghambatan peletakan telur. Hasil pengujian menunjukkan  bahwa  ekstrak  daun P. aduncum  memiliki aktivitas insektisida dengan LC50 sebesar 0,29%.  Ekstrak pada konsentrasi 0,18%-0,45% tidak menunjukan aktivitas penghambatan peletakan peneluran.   Kata Kunci: Aktivitas insektisida, Callosobruchus maculatus, ekstrak daun, insektisida botani, Piper aduncum
PERTUMBUHAN DAN HASIL SELADA PADA MEDIA ARANG SEKAM DENGAN SISTEM HIDROPONIK Sri Wahyuni; Henny Sulistyowati; Nurjani Nurjani
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 6, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i2.19444

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi bio urine sapi terbaik bagi pertumbuhan dan hasil selada pada media arang sekam dengan sistem hidroponik. Penelitian ini dilaksanakan pada 12 April 2016 sampai 1 Juni 2016 di desa Sungai Purun Besar, Kecamatan Segedong, Kabupaten Mempawah. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang diberikan yaitu pemberian bio urine dengan konsentrasi 10 ml/l , 20 ml/l, 30 ml/l, 40 ml/l, dan 50 ml/l. Variabel yang diamati dalam penelitian meliputi jumlah daun, luas daun, volume akar, berat segar tanaman dan berat kering tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian bio urine dengan berbagai konsentrasi memberikan pengaruh tidak nyata terhadap semua variabel pengamatan.
STUDI KARAKTERISTIK DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) PENITI Windy Paramitha, Tino Orciny Chandra Ari Krisnohadi
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 8, No 2 (2019): April 2019
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKDAS merupakan suatu hamparan wilayah atau kawasan yang dibatasi oleh pembatas topografi (punggung bukit) yang menerima, mengumpulkan air hujan, sedimentasi dan unsur hara serta mengalirkannya melalui anak – anak sungai dan keluar pada sungai utama ke laut atau danau. Penelitian ini bertujuan mempelajari karakteristik DAS Peniti, hubungan antara kedalaman sungai dengan debit serta kualitas air sungai untuk irigasi berdasarkan SAR dan RSC. Luas DAS Peniti adalah 33.111 ha.Pengamatan lapangan dan pengambilan sampel air selama 10 hari di bagian hilir DAS Peniti dan sampel yang diambil di analisis di Laboratorium Kualitas dan Kesehatan Lahan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura.Hasil penelitian menunjukkan DAS Peniti memiliki pola dentritik dan berbentuk memanjang seperti bulu burung. Kerapatan drainase pada DAS Peniti adalah 1,27 km/km2 termasuk dalam kategori sedang. Profil melintang melintang sungai berbentuk parabola yang memiliki 4 orde sungai dan indek tingat percabangan sungai (WRb) adalah 2,72. Dari hasil pengamatan di lapangan, luas penampang rata – rata DAS peniti sebesar 306,94 m2 dengan debit sebesar 94,78 m3/detik. Konsentrasi sedimen rata-rata sebesar 84 mg/l dengan rata – rata debit sedimen sebesar 662,84 ton/hari. Untuk kualitas air sungai terdiri dari temperatur dengan rata – rata sebesar 26,7 0C, kecerahan dengan rata – rata sebesar 20,05 cm, pH dengan rata – rata sebesar 4,87, DHL dengan rata – rata sebesar 0,2244 dS/m termasuk kategori rendah, SAR dengan rata – rata sebesar 4,8545 termasuk kategori rendah dan RSC dengan rata – rata sebesar0,027099 termasuk kategori rendah.Kata Kunci : Karakteristik, DAS, Peniti
KAJIAN PENAMBAHAN JAHE PADA KUALITAS MANISAN KERING BIJI KARET astuti rabayani; tri rahayuni; lucky hartanti
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 5, No 3 (2016): Desember 2016
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v5i3.17086

Abstract

Manisan kering biji karet merupakan salah satu inovasi hasil olahan pangan fungsional. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan perlakuan terbaik dari penambahan jahe pada kualitas manisan biji karet yang dihasilkan. Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) menggunakan 1 faktor  perlakuan yaitu penggunaan penambahan jahe dengan 6 taraf perlakuan yaitu 0, 20,40,60, 80 dan 100 g jahe. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak empat kali. Variabel pengamatan meliputi sifat fisikokimia dan organoleptik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan jahe berpengaruh nyata terhadap lemak, karbohidrat,  dan Total Padatan Terlarut serta berpengaruh tidak nyata terhadap kadar air, kadar abu, protein serta vitamin C. Perlakuan penambahan jahe terbaik adalah 80 g jahe dengan karakter fisikokimia berupa kadar air (7,80 %), kadar abu (4,18 %),protein (5,67 %),  lemak (19,36 %), karbohidrat (61,94 %), Total Padatan Terlarut (40,50 0Brix) dan vitamin C (8,58 %) dengan karakter organoleptik terbaik yaitu rasa 3,86 (sangat pedas jahe), aroma 4,08 (wangi), tekstur 4,24 (renyah) dan kesukaan 3,9 (suka).
PENGARUH PUPUK KOTORAN KAMBING TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT TANAMAN PALA DI TANAH ALUVIAL indra darmawan; Ir. Hj. Siti Hadijah, M.Sc Ir. Hj. Siti Hadijah, M.Sc; Ir. Rini Susana, M.Sc Ir. Rini Susana, M.Sc
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 5, No 3 (2016): Desember 2016
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v5i3.16727

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk kotoran kambing terhadap pertumbuhan bibit tanaman pala di tanah aluvial. Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak, sejak 23 November 2015 sampai dengan 8 April 2016. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen lapangan dengan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari satu faktor yaitu dosis pupuk kotoran kambing (m), dan 6 taraf perlakuan dengan 4 ulangan dan setiap satuan percobaan terdiri dari 3 tanaman sampel. Perlakuan tersebut adalah tanpa pemberian pupuk kotoran kambing (m0), 250 g/ polybag setara dengan 5% pupuk kotoran kambing (m1), 500 g/polybag setara dengan 10% pupuk kotoran kambing (m2), 750 g/polybag setara dengan 15% pupuk kotoran kambing (m3), 1000 g/polybag setara dengan 20% pupuk kotoran kambing (m4) dan 1250 g/polybag setara dengan 25% pupuk kotoran kambing (m5). Variabel pengamatan dalam penelitian ini adalah pertambahan tinggi tanaman, pertambahan jumlah daun, volume akar dan berat kering tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kotoran kambing memberikan pengaruh nyata terhadap variabel pertambahan tinggi tanaman pada bibit tanaman pala, sedangkan pada variabel pertambahan jumlah daun, volume akar dan berat kering tanaman berpengaruh tidak nyata. Penambahan pupuk kotoran kambing menghasilkan pertambahan jumlah daun, volume akar, dan berat kering yang sama dengan tanpa penambahan pupuk kotoran kambing. Kata Kunci : Aluvial, Pala, Pupuk Kotoran Kambing
PENGARUH KOMPOS LIMBAH TAOGE TERHADAP PERTUMBUHAN KELAPA SAWIT DI PRE NURSERY PADA TANAH ALLUVIAL Yosua Edi Sukartono; Henny Sulistyowati; - Maulidi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 4, No 2: Agustus 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v4i2.10489

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dosis terbaik kompos limbah taoge untuk pertumbuhan kelapa sawit di pre nursery pada tanah aluvial. Penelitian di laksanakan di Kota Pontianak, terhitung mulai bulan Oktober 2014 sampai Januari 2015. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL), yang terdiri dari 5 perlakuan dan 5 ulangan, masing-masing perlakuan terdiri dari 4 tanaman sampel, sehingga terdapat 100 tanaman. Perlakuan tersebut adalah tanpa kompos limbah taoge/polibag, setara dengan 11,48% bahan organik dalam tanah, 170 g kompos limbah taoge/polibag setara dengan 15% bahan organik dalam tanah, 250 g kompos limbah taoge/polibag setara dengan 30% bahan organik dalam tanah, 460 g kompos limbah taoge/polibag setara dengan 45% bahan organik dalam tanah, 670 g kompos limbah taoge/polibag setara dengan 60% bahan organik dalam tanah. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah tinggi tanaman, volume akar, berat kering, luas permukaan daun, dan muncul daun ke empat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kompos limbah taoge berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, volume akar, berat kering, luas permukaan daun, dan muncul daun ke empat. Penambahan 460 g kompos limbah taoge/polibag setara dengan 45% bahan organik dalam tanah memberikan pertumbuhan terbaik kelapa sawit di pre nursery pada tanah alluvial.
PENGARUH KONSENTRASI POC GUANO TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT LADA PADA TANAH ALUVIAL Sambas, Qomarul; Warganda, -; Anggorowati, Dini
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 6, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh konsentrasi POC guano serta untuk mengetahui konsentrasi terbaik terhadap pertumbuhan bibit lada pada tanah aluvial. Penelitian ini dilaksanakan dari tanggal 10 Januari sampai 4 April di rumah penelitian yang terletak di Asrama Mahasiswa UNTAN Jalan M. Syafe’i No. 1, Kecamatan Pontianak Tenggara, Kelurahan Bansir Laut. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan konsentrasi POC guano yaitu g1 = 5 ml/liter air, g2 = 10 ml/liter air, g3 = 15 ml/liter air, g4 = 20 ml/liter air, g5 = 25 ml/liter air, g6 = 30 ml/liter air. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 4 kali, dan setiap satuan percobaan terdiri dari 4 sampel tanaman. Variabel pada penelitian ini yaitu jumlah tunas, tinggi tunas, jumlah daun, volume akar, berat kering akar dan berat kering tunas. Hasil analisis keragaman pada penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan konsentrasi POC guano berpengaruh tidak nyata terhadap semua variabel pengamatan, hasil penelitian menunjukkan konsentrasi yang dicoba dari 5 ml/liter air sampai dengan 30 ml/liter air menunjukkan pertumbuhan sama baiknya.Kata kunci : Aluvial, Lada, POC, Guano.

Page 14 of 191 | Total Record : 1901