cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
contact@unismuhpalu.ac.id
Editorial Address
Jalan Jabal Nur No.1, Talise, Mantikulore, Talise, Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94118
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Kolaboratif Sains
ISSN : -     EISSN : 26232022     DOI : https://doi.org/10.31934/jom
Jurnal Kolaboratif Sains merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Palu. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dalam bentuk Hasil Penelitian, Laporan Penelitian, Literatur Review. Semua manuskrip yang dikirimkan adalah peer review oleh para ahli di bidang yang relevan. Tujuan dan Lingkup Jurnal Kolaboratif Sains untuk mendukung para akademisi/peneliti pada penelitian multidisiplin untuk mempublikasikan karya ilmiahnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,284 Documents
Pengaruh Edukasi Kesehatan Terhadap Tingkat Pengetahuan Siswa Mengenai Penyalahgunaan NAPZA di SMKN 1 Banawa Kabupaten Donggala: The Influence of Health Education on Students' Knowledge Level Regarding Drug Abuse at SMKN 1 Banawa, Donggala Regency Desimawati; Ahmad Yani; Indra Afrianto; Fathurahmi F. Rum; Vidyana Aulia Rahma; Revi Ekasetya Pratiwi; Renni
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 8: Agustus - 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i8.12169

Abstract

Pendahuluan: Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA) merupakan salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang mengancam kehidupan remaja. Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap penyalahgunaan NAPZA karena tingginya rasa ingin tahu, pengaruh teman sebaya, serta kurangnya pengetahuan mengenai bahaya NAPZA. Edukasi kesehatan merupakan salah satu strategi promosi kesehatan yang dapat meningkatkan pengetahuan sehingga mampu mencegah perilaku penyalahgunaan NAPZA sejak dini. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh edukasi kesehatan terhadap tingkat pengetahuan siswa mengenai penyalahgunaan NAPZA di SMKN 1 Banawa Kabupaten Donggala. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Pre-Experimental menggunakan rancangan One Group Pre-Test Post-Test Design. Penelitian dilaksanakan di SMKN 1 Banawa Kabupaten Donggala dengan jumlah sampel sebanyak 100 siswa yang dipilih menggunakan teknik Simple Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) pemberian edukasi kesehatan. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Sebelum diberikan edukasi kesehatan, tingkat pengetahuan siswa berada pada kategori kurang sebanyak 33%, kategori cukup 35%, dan kategori baik 32%, dengan rata-rata skor pengetahuan sebesar 10,39. Setelah diberikan edukasi kesehatan terjadi peningkatan tingkat pengetahuan, yaitu kategori cukup sebesar 5% dan kategori baik sebesar 95%, dengan rata-rata skor meningkat menjadi 14,23. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai Z = -7,084 dengan p-value = 0,000 (p<0,05) yang menunjukkan terdapat pengaruh signifikan edukasi kesehatan terhadap peningkatan tingkat pengetahuan siswa mengenai penyalahgunaan NAPZA. Kesimpulan: Edukasi kesehatan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan tingkat pengetahuan siswa mengenai penyalahgunaan NAPZA di SMKN 1 Banawa Kabupaten Donggala. Edukasi kesehatan dapat dijadikan sebagai salah satu strategi promotif dan preventif dalam mencegah penyalahgunaan NAPZA di lingkungan sekolah. Introduction: Drug abuse remains a major public health problem among adolescents. Adolescents are particularly vulnerable to drug abuse due to curiosity, peer influence, and limited knowledge regarding the dangers of drugs. Health education is one of the health promotion strategies that can improve knowledge and prevent drug abuse among students. This study aimed to determine the effect of health education on students' knowledge regarding drug abuse at SMKN 1 Banawa, Donggala Regency. Methods: This study employed a quantitative approach using a Pre-Experimental One Group Pre-Test Post-Test Design. The study involved 100 students selected through Simple Random Sampling. Data were collected using knowledge questionnaires administered before and after the health education intervention. Data were analyzed using univariate analysis and the Wilcoxon Signed Rank Test. Results: Before the intervention, students' knowledge levels were categorized as poor (33%), moderate (35%), and good (32%) with a mean score of 10.39. After the intervention, knowledge increased, with 95% of students categorized as having good knowledge and 5% moderate knowledge. The mean score increased to 14.23. The Wilcoxon test yielded Z = -7.084 and p-value = 0.000 (p<0.05), indicating a significant effect of health education on students' knowledge regarding drug abuse. Conclusion: Health education significantly improved students' knowledge regarding drug abuse at SMKN 1 Banawa, Donggala Regency. Health education should be implemented continuously as a preventive strategy to reduce the risk of drug abuse among adolescents.
Pengaruh Efektivitas Komunikasi Bisnis dan Strategi Pitching terhadap Minat Investasi pada Wirausaha Lokal : The Influence of Business Communication Effectiveness and Pitching Strategies on Investment Interest in Local Entrepreneurs Fathul Huda; Lisa Anggaini; Indriany
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 8: Agustus - 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i8.12171

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh efektivitas komunikasi bisnis dan strategi pitching terhadap minat investasi pada wirausaha lokal. Efektivitas komunikasi bisnis dipandang sebagai kemampuan wirausaha dalam menyampaikan informasi usaha secara jelas, sistematis, persuasif, dan meyakinkan kepada calon investor, sedangkan strategi pitching mencakup kemampuan dalam mempresentasikan ide bisnis, model usaha, potensi pasar, keunggulan kompetitif, serta prospek pengembangan usaha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk menguji hubungan dan pengaruh antara efektivitas komunikasi bisnis dan strategi pitching terhadap minat investasi. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada responden yang memiliki pengetahuan atau pengalaman dalam menilai peluang investasi pada usaha lokal. Analisis data dilakukan menggunakan analisis regresi untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel, baik secara parsial maupun simultan. Hasil penelitian diharapkan menunjukkan bahwa efektivitas komunikasi bisnis dan strategi pitching memiliki peran penting dalam meningkatkan minat calon investor terhadap wirausaha lokal. Kemampuan menyampaikan informasi bisnis secara efektif, didukung oleh strategi pitching yang terstruktur dan persuasif, dapat meningkatkan kepercayaan investor terhadap kelayakan, potensi pertumbuhan, dan prospek usaha. Penelitian ini memberikan implikasi bagi wirausaha lokal untuk meningkatkan kompetensi komunikasi dan kemampuan pitching sebagai bagian dari strategi memperoleh pendanaan serta memperluas pengembangan usaha.
Literasi Kesehatan Ibu sebagai Determinan Perilaku Pencegahan Stunting pada Anak Usia Dini : Maternal Health Literacy as a Determinant of Stunting Prevention Behavior among Mothers of Young Children Faridha Nasir
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 8: Agustus - 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i8.12172

Abstract

Stunting masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang berdampak terhadap pertumbuhan, perkembangan kognitif, dan kualitas hidup anak. Upaya pencegahan stunting tidak hanya bergantung pada ketersediaan pelayanan kesehatan, tetapi juga pada kemampuan ibu dalam memahami, memperoleh, menilai, dan menerapkan informasi kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan literasi kesehatan ibu dengan perilaku pencegahan stunting pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah ibu yang memiliki anak usia dini, dengan sampel yang ditentukan berdasarkan kriteria inklusi dan teknik pengambilan sampel yang sesuai. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang mengukur tingkat literasi kesehatan ibu dan perilaku pencegahan stunting, meliputi pemenuhan gizi, praktik pemberian makanan, pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak, penerapan perilaku hidup bersih dan sehat, serta pemanfaatan pelayanan kesehatan. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat untuk mengetahui hubungan antara literasi kesehatan ibu dan perilaku pencegahan stunting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu dengan tingkat literasi kesehatan yang lebih baik cenderung memiliki perilaku pencegahan stunting yang lebih baik dibandingkan ibu dengan tingkat literasi kesehatan yang rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan literasi kesehatan ibu merupakan salah satu strategi penting dalam memperkuat upaya pencegahan stunting pada anak usia dini. Intervensi edukasi yang mudah dipahami, berbasis keluarga, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat perlu dikembangkan secara berkelanjutan.
Pengaruh Pemanfaatan Artificial Intelligence Terhadap Kinerja Karyawan Melalui Kompetensi Digital: The Effect of Artificial Intelligence Utilization on Employee Performance Through Digital Competence Hijrah Haji Tampa; Rizal
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 8: Agustus - 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i8.12180

Abstract

Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) semakin berkembang dalam lingkungan kerja dan berpotensi meningkatkan efisiensi, kecepatan, serta kualitas penyelesaian pekerjaan. Namun, manfaat AI tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan teknologi, melainkan juga oleh kemampuan karyawan dalam memahami dan menggunakan teknologi digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemanfaatan Artificial Intelligence terhadap kinerja karyawan melalui kompetensi digital sebagai variabel mediasi. Artikel ini disusun menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan penelitian eksplanatori. Data dapat dikumpulkan melalui kuesioner kepada karyawan yang menggunakan teknologi AI dalam pekerjaannya dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS). Secara konseptual, pemanfaatan AI diperkirakan meningkatkan kompetensi digital dan kinerja karyawan, sedangkan kompetensi digital berperan dalam menjembatani hubungan antara pemanfaatan AI dan kinerja. Implikasi penelitian menunjukkan bahwa organisasi perlu mengintegrasikan investasi teknologi dengan pengembangan kompetensi digital, pelatihan penggunaan AI, serta tata kelola penggunaan teknologi yang bertanggung jawab.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 8: Agustus - 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 7: Juli 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 6: Juni 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 5: Mei 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 4: April 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 3: Maret 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 2: Februari 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 1: Januari 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) April 2026 (Special Issue) Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - July 2026 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Mei 2026 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Januari 2026 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Agustus 2026 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Februari 2026 (Special Issue) Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juni 2026 Vol. 8 No. 12: Desember 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 11: November 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 10: Oktober 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 9: September 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 8: Agustus 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 7: Juli 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 6: Juni 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 5: Mei 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 4: April 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 3: Maret 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 2: Februari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 1: Januari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Agustus 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juni 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Desember 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Oktober 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Mei 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - September 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juli 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - November 2025 Vol. 7 No. 12: Desember 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 11: November 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 10: Oktober 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 9: September 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 8: Agustus 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 7: July 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 6: Juni 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 5: MEI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 4: APRIL 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 3: MARET 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 1: JANUARI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 12: DESEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 11: NOVEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 10: OKTOBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 12: DESEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 11: NOVEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 9: SEPTEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 8: AGUSTUS 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 7: JULI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 6: JUNI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 5: MEI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 4: APRIL 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 3: MARET 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 2: FEBRUARI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 1: JANUARI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 9: SEPTEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 7: JULI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 6: JUNI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 5: MEI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 4: APRIL 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 3: MARET 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 2: FEBRUARI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 1: JANUARI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 10: OKTOBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 12: DESEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 11: NOVEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 10: OKTOBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2022 Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 8: AGUSTUS 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 7: JULI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 6: JUNI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 5: MEI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 4: APRIL 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 3: MARET 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 2: FEBRUARI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 1: JANUARI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 9: DESEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 8: NOVEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2021 Vol. 3 No. 7: OKTOBER 2021 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 6: SEPTEMBER 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 5: AGUSTUS 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 4: JULI 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 3: JUNI 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 2: MEI 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 1: APRIL 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 2 No. 1: Oktober 2019 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 1 No. 1: Oktober 2018 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) More Issue