Articles
2,321 Documents
ANALISIS KANDUNGAN BAKTERI PADA DAGING SAPI DAN AYAM YANG DIJUAL DI PASAR SENTRAL DAYA KOTA MAKASSAR
Adelin Paerunan;
Jamaluddin Sakung;
Hamidah Hamidah
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (687.516 KB)
|
DOI: 10.56338/jks.v1i1.329
Daging ayam dan daging sapi merupakan bahan pangan yang mudah tercemar oleh berbagai mikroorganisme dari lingkungan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan bakteri pada daging sapi dan daging ayam yang dijual di Pasar Sentral Daya Makassar. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian survei yang bersifat deskriptif. Penelitian ini menggunakan metode perhitungan lempeng total untuk mengetahui jumlah bakteri/kuman dan metode perhitungan Most Probable Number (MPN) untuk mengetahui jumlah bakteri Coliform E.coli pada sampel daging ayam dan daging sapi yang dijual di Pasar Sentral Daya Makassar.Hasil penelitian ini menunjukkan jumlah bakteri/kuman pada daging ayam dan daging sapi yang dijual di Pasar Sentral Daya Makassar tidak memenuhi syarat (1 x 105/gr) yaitu jumlah bakteri daging ayam sebelum dibekukan 35,5 x 105/gr dan setelah dibekukan 9,5 x 105/gr serta jumlah bakteri pada daging sapi sebelum dibekukan 74,8 x 105/gr dan setelah dibekukan 10,25 x 105/gr. Jumlah bakteri Coliform E.coli pada daging ayam dan daging sapi juga tidak memenuhi syarat (10/kg) yaitu jumlah bakteri Coliform E.coli daging ayam sebelum dan sesudah dibekukan > 240 serta jumlah bakteri Coliform E.coli pada daging sapi sebelum dan sesudah dibekukan > 240. Dengan adanya penelitian ini diharapkan kepada pihak Dinas Kesehatan Kota Makassar agar meningkatkan sosialisasi melalui penyuluhan mengenai hygiene dan sanitasi tempat pengolahan serta tempat penjualan makanan khususnya daging sapi dan daging ayam.
HUBUNGAN KEPEMIMPINAN DAN LINGKUNGAN KERJA DENGAN KINERJA PEGAWAI DI PUSKESMAS MABELOPURA KOTA PALU
Heni Aditya;
Sudirman Sudirman;
Mohammad Andri
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (231.002 KB)
|
DOI: 10.56338/jks.v1i1.331
Cakupan Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Puskesmas Mabelopura tahun 2015 ada beberapa kegiatan yang tidak mencapai target, seperti cakupan peserta KB aktif hanya mencapai 18,5 % dari 100% yang ditargetkan, cakupan kunjungan Neonatal 97,6% dari 100% yang di targetkan dan penemuan penderita diare 44,6% dari 100% yang ditargetkan serta cakupan pemeriksaan IVA (Infeksi Vixual Asam Asetat) 17,8% dari 100%. Kinerja pegawai dipengaruhi oleh faktor Kepemimpinan dan Lingkungan Kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepemimpinan dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai di Puskesmas Mabelopura Kecamatan Palu Selatan. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah populasi yaitu 48 pegawai PNS yang semuanya dijadikan responden (total sampling). Data dianalisis secara deskriptif yaitu analisis univariat dan bivariat, pada taraf kepercayaan 95% (ρ<0,05). Hasil uji Rank Spearman, menunjukkan bahwa ada hubungan kepemimpinan (ρ=0,015) dan lingkungan kerja (ρ=0,026) dengan kinerja pegawai di Puskesmas Mabelopura. Disarankan kepada kepala puskesmas agar lebih meningkatkan pengawasan dan selalu mengontrol tugas-tugas yang diberikan dengan melakukan pengarahan (breafing) secara rutin serta memperhatikan lingkungan kerja agar pegawai merasa nyaman dalam melaksanakan tugas sehingga dapatmeningkatkan kinerja pegawai.
HUBUNGAN GAYA KEPEMIMPINAN DAN DISIPLIN KERJADENGAN KINERJA PEGAWAIDIPUSKESMAS DONGGALA KECAMATAN BANAWA KABUPATEN DONGGALA
Ahmad Afandi;
Sudirman Sudirman;
H. Usman Y Tantu
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (412.334 KB)
|
DOI: 10.56338/jks.v1i1.332
Sesuai dengan keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia 857/Menkes/SK/IX/2010 tentang Pedoman Penilaian Kinerja Sumber Daya Manusia Kesehatan di Puskesmas, dimana puskesmas merupakan sarana pelayana kesehatan serta pertama yang bertanggung jawab menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat di wilaya kerjanya dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di Puskesmas antara lain dilakukan dengan meningkatkan kinerja sumber daya manusia kesehatan di Puskesmas. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan gaya kepemimpinan dan disiplin kerja dengan kinerja pegawai di Puskesmas Donggala Kecamatan Banawa Kabupaten Donggala. Metode yang digunakan pada penelitian yaitu survei analitik dengan pendekatan cross sectional study. Dengan jumlah sebanyak 44 responden pegawai di Puskesmas Donggala Kecamatan Banawa Kabupaten Donggala dengan menggunakan teknik total sampling. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan Uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak ada hubungan gaya kepemimpinan otoriter dengan kinerja pegawai dengan nilai p = 0,749 ≥ 0,05, tidak ada hubungan gaya kepemimpinan demokratis dengan kinerja pegawai dengan nilai p = 1.000 ≥ 0,05, tidak ada hubungan gaya kepemimpinan laissez faire dengan kinerja pegawai dengan nilai p = 1.000 ≥ 0,05, tidak ada hubungan disiplin kerja dengan kinerja pegawai dengan nilai p = 0,055 ≥ 0,05. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi sumber informasi bagi Puskesmas Donggala Kecamatan Banawa Kabupaten Donggala agar dapat meningkatkan gaya kepemimpinan yang lebih baik dan disiplin kerja untuk meningkatkan kinerja pegawai.
ANALISIS AKTIVITAS PEMBUKAAN LAHAN PERKEBUNAN KELAPA SAWIT TERHADAP KESEHATAN MASYARAKAT DI DESA LAMPASIO KABUPATEN TOLI-TOLI
Arianggy Setiadi;
Munir Salham;
Budiman Budiman
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (223.993 KB)
|
DOI: 10.56338/jks.v1i1.333
Pembukaan lahan (Land clearing) adalah salah satu langkah awal untuk bercocok tanam, pada suatu areal atau lahan hutan yang sebelumnya banyak ditumbuhi oleh pepohonan, gulma dan keanekaragaman hayati di dalamnya, pembukaan lahan di lakukan untuk keperluan seperti lahan perkebunan, pertanian, transmigrasi, dan keperluan lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk Mengetahui Apakah Ada Pengaruh Aktivitas Pembukaan Lahan Perkebunan Kelapa Sawit Terhadap Kesehatan Masyarakat Di Desa Lampasio Kabupaten Tolitoli. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan Deskriptif dimana dalam penelitian ini peneulis ingin mengetahui Apakah ada pengaruh aktivitas pembukaan lahan perkebunan kelapa sawit terhadap kesehatan masyarakat di Desa Lampasio Kabupaten Tolitoli. Hasil penelitian dari penjelasan informan dapat di tarik kesimpulan bahwa pembukaan lahan perkebunan kelapa sawit di desa lampasio sudah memberikan dampak negatif bagi masyarakat, memberikan dampak bagi sumber air bersih, tapi belum memberi dampak untuk kesehatan masyarakat di Desa Lampasio. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah referensi bacaan di perpustakaan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Palu mengenai pengaruh aktivitas pembukaan lahan perkebunan kelapa sawit terhadap kesehatan masyarakat di Desa Lampasio Kabupaten Toli-toli.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN PELAYANAN KESEHATAN PADA USIA LANJUT DI POSYANDU LANSIA WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAOLAN KABUPATEN TOLI-TOLI
Ashar Ashar;
Sudirman Sudirman;
Abdul Kadri
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (240.756 KB)
|
DOI: 10.56338/jks.v1i1.334
Berdasarkan data dari Profil Dinas Kesehatan Kabupaten Toli-toli tahun 2015 cakupan pelayanan kesehatan lansia yang berumur ≥ 60 tahun di Kabupaten Toli-toli sebanyak 843 jiwa dengan jumlah lansia sebanyak 1.902 jiwa. Data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Toli-toli tahun 2016, Puskesmas Baolan merupakan salah satu puskesmas yang memiliki capaian kinerja standar pelayanan kesehatan pada usia lanjut terendah dengan jumlah lansia yang berumur ≥60 tahun sebanyak 110 jiwa. Untuk mengetahui Faktor yang berhubungan dengan Pemanfaatan pelayanan kesehatan pada usia lanjut di Puskesmas Baolan Kabupaten Toli-toli. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan pendekatan secara Cross Sectional Study dimana variabel dependent dan variabel independent dikumpulkan dalam waktu bersamaan. Hasil dari penelitian ini adalah tidak ada hubungan antara Sikap Lansia dengan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Pada Lansia di posyandu lansia Wilayah Kerja Puskesmas Baolan Kabupaten Toli-toli dengan nilai P = 0,248 (>0,05), ada hubungan antara Dukungan Sosial dengan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Pada Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Baolan Kabupaten Toli-toli dengan nilai P = 0,021 (>0,05), ada hubungan antara pengetahuan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan lanjut usia di puskesmas baoalan kabupaten Toli-toli p = 0,021 (<0,05). Berdasarkan penelitian tersebut maka disarankan agar Diharapkan pihak instansi untuk mengikut sertakan peran keluarga lansia dalam mendukung pemanfaatan pelayanan kesehatan. Serta meningkatkan penyuluhan berbagai macam hal terkait masalah kesehatan dalam pelayanan kesehatan lansia.
VARIABILITAS IKLIM SEBAGAI PREDIKTOR INSIDENSI PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE DI KOTA PALU TAHUN 2014-2016
Bella Retno Jamalludin;
Sudirman Sudirman;
Nur Afni
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (255.497 KB)
|
DOI: 10.56338/jks.v1i1.335
Penyakit Demam Berdarah Dengue di Kota Palu pada tahun 2014 sebesar 335 kasus, pada tahun 2015 sebesar 325 kasus dan sebesar 373 kasus pada tahun 2016. Angka ini menunjukkan bahwa terjadi fluktuasi penyakit Demam Berdarah Dengue dalam kurun waktu tiga tahun. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan rancangan penelitian studi ekologi. Studi ekologi merupakan studi yang mengaitkan hubungan antara faktor atau kejadian alam (tanpa intervensi) dengan kejadian penyakit menular. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dinamika dari insidensi penyakit Demam Berdarah Dengue yang dihubungkan dengan variabilitas iklim berupa suhu udara, kelembaban udara, curah hujan, dan kecepatan angin di Kota Palu tahun 2014-2016. Pada tahun 2014-2016 tidak terdapat hubungan antara variabilitas iklim terhadap kejadian penyakit Demam Berdarah Dengue. Sementara di tahun 2015 terdapat hubungan antara variabilitas iklim dengan penyakit Demam Berdarah Dengue. Variabilitas iklim yang berpengaruh terhadap penyakit Demam Berdarah Dengue adalah suhu udara dan kelembaban udara. Adapun curah hujan yang tidak memiliki pengaruh terhadap kejadian penyakit Demam Berdarah Dengue namun memiliki hubungan yang kuat terhadap kejadian penyakit Demam Berdarah Dengue, disisi lain Kecepatan angin tidak memiliki pengaruh maupun hubungan terhadap kejadian penyakit Demam Berdarah Dengue hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor eksternal seperti adanya pertambahan vektor nyamuk namun nyamuk bersifat tidak infektif dan sebaran data yang kurang representatif.
KANDUNGAN ZAT GIZI MAKRO PADA BUBUR BERBASIS UBI JALAR UNGU (Ipomoea batatas var Ayamurasaki) SEBAGAI MAKANAN PENDAMPING ASI
Deby Rezki Ananda;
Abdul Hakim Laenggeng;
Zhanaz Tasya
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (158.924 KB)
|
DOI: 10.56338/jks.v1i1.337
Ubi jalar ungu merupakan sumber karbohidrat dan sumber kalori yang cukup tinggi. Ubi jalar ungu juga merupakan sumber vitamin dan mineral, vitamin yang terkandung dalam ubi jalar ungu antara lain vitamin A, vitamin C, thiamin (vitamin B1) dan ribovlavin sedangkan mineral dalam ubi jalar ungu diantaranya adalah zat besi (fe), fosfor (p), kalsium (Ca). Kandungan lainnya adalah protein, lemak, serat kasar dan abu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kadar zat gizi makro berbasis ubi jalar ungu. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen laboratorium dengan menganalisis kadar zat gizi makro pada bubur ubi jalar ungu. Penelitian sampel dilakukan di Laboratorium Kimia FMIPA Universitas Tadulako dan adapun objek dalam penelitian ini adalah bubur ubi jalar ungu.Kadar karbohidrat tertinggi terletak pada perlakuan 1 yaitu sebanyak 45.866% sedangkan kadar karbohidrat terendah terdapat pada perlakuan 3 yaitu sebanyak 31.152%. Kadar protein tertinggi terdapat pada perlakuan 5 sebanyak 1.010% sedangkan kadar protein terendah terdapat pada perlakuan 1 yaitu sebanyak 0.44%. Kadar lemak tertinggi terdapat pada sampel 5 sebanyak 0.305% sedangkan kadar lemak terendah terdapat pada perlakuan 1 yaitu sebanyak 0.211%. Berdasarkan hasil penelitian, perlakuan 5 dapat direkomendasikan untuk menjadi makanan pendamping asi yang baik dari segi zat gizi makro. Hal ini dapat dilihat dari hasil kadar karbohidrat pada perlakuan 5 sudah dapat memenuhi sekitar 54,5% kebutuhan kabohidrat pada bayi 0-6 bln, dan mempunyai kandungan protein dan lemak lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan yang lainnya. Penelitian ini menyarankan agar masyarakat dapat membuat bubur ubi jalar ungu untuk menjadi makanan pendamping asi guna memenuhi kebutuhan zat gizi perharinya.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN PEMILIHAN METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG DI KELURAHAN LOLU SELATAN WILAYAH KERJAPUSKESMAS BIROBULI
Dewi Canda;
Jamaluddin Sakung;
Herlina Yusuf
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (438.215 KB)
|
DOI: 10.56338/jks.v1i1.338
Jumlah penduduk dunia terus tumbuh dan telah mencapai 7,2 milyar pada tahun 2013, demikian juga di Indonesia menurut Badan Pusat Statistik jumlah penduduk Indonesia pada sensus 2015 mencapai 253.609.643 juta orang. Pemerintah dalam rangka upaya pengendalian jumlah penduduk, menerapkan program Keluarga Berencana (KB) sejak tahun 1970 dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan pelayanan Keluarga Berencana (KB) dan kesehatan reproduksi yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan dukungan suami dengan pemilihan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di Kelurahan Lolu Selatan Wilayah Kerja Puskesmas Birobuli.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei analitik dengan pendekatan cross sectional yang dalam pelaksanaannya baik variabel bebas (independent) maupun variabel terikat (dependent) dilakukan secara bersamaan dalam waktu yang sama.Berdasarkan hasil uji chi-square yang dilakukan menunjukkan bahwa pengetahuan memiliki hubungan dengan pemilihan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) dengan nilai p value = 0,018 dan dukungan suami tidak memiliki hubungan dengan pemilihan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) dengan nilai p value = 0,660.Hasil penelitian ini menyarankan melakukan pembinaan kepada akseptor KB aktif yang menggunakan MKJP agar tetap sebagai percontohan (role model) bagi calon akseptor yang baru, dengan demikian nantinya dapat meningkatkan cakupan pelayanan MKJP di wilayah kerjanya.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU DAN STATUS EKONOMI KELUARGA DENGAN KEJADIAN ANAK BALITA BAWAH GARIS MERAH (BGM) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NOKILALAKI
Dessy Purnama Sari;
Abdul Hakim Laenggeng;
Zhanaz Tasya
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (435.559 KB)
|
DOI: 10.56338/jks.v1i1.339
BGM merupakan penyebab pertama kematian anak balita yaitu sebesar 54% kematian anak balita di dunia, Indonesia sebagai peringkat kelima dunia yang anak balitanya mengalami gangguan pertumbuhan dengan jumlah anak balita yang berat badannya berada di bawah garis merah sebesar 3,1% juta anak balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kejadian anak balita bawah garis merah (BGM) di Wilayah Kerja Puskesmas Nokilalaki. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode propotional random sampling dengan pendekatan cross sectional study yang dalam pelaksanaannya baik variabel bebas (independent) maupun variabel terikat (dependent) dilakukan secara bersamaan dalam waktu yang sama. Berdasarkan hasil uji chi-square yang dilakukan menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan Ibu tidak memiliki hubungan dengan kejadian anak balita bawah garis merah (BGM) dengan nilai p value = 0,073 dan status ekonomi memiliki hubungan dengan kejadian anak balita bawah garis merah (BGM) dengan nilai p value = 0,020. Diharapkan tenaga kesehatan dapat lebih meningkatkan penyuluhan yang lebih baik lagi mengenai pentingnya melakukan pencegahan kejadian anak balita bawah garis merah (BGM) yang dapat dilakukan oleh masyarakat khususnya ibu balita dalam memperbaiki tingkat pengetahuan melalui penyuluhan-penyuluhan yang dilakukan oleh tenaga kesehatan dan memperbaiki status ekonomi keluarga.
EFEKTIVITAS LUBANG RESAPAN BIOPORI SEBAGAI PENGURAIAN SAMPAH ORGANIK DAN MENCEGAH GENANGAN AIR DI RUMAH SAKIT MADANI
Dewi Puspita;
Sudirman Sudirman;
Budiman Budiman
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (154.202 KB)
|
DOI: 10.56338/jks.v1i1.340
Untuk menghindari resiko pencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan maka penyelenggara lingkungan rumah sakit harus sesuai dengan persyaratan kesehatan dan kebersihan salah satunya yaitu pelestarian lingkungan hidup dengan kriteria terdapat pohon pelindung yang cukup, program penghijauan, pengomposan sampah, pembuatan resapan air Biopori, dan efisiensi penggunaan air. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui efektifitas Lubang Resapan Biopori sebagai pengurai sampah organik dan mencegah genangan air di rumah sakit Daerah Madani Mamboro Kecamatan Palu Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Experimen,sampel sebanyak 5 buah Analisa data yang digunakan berdasarkan kajian teori yaitu hasil experimen pada Lubang Resapan Biopori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disimpulkan bahwa Lubang Resapan biopori memiliki tingkat keefektifan yang tinggi dalam meresapkan air, dengan nilai laju resapan yaitu 4-8 cm/perjam dengan perbandingan laju inflasi normal tanah yaitu 2 cm per jam dan sangat evektif dalam menguraikan sampah ditandai dengan perubahan warna,tekstur,suhu,dan kelembaban.Perlu dikaji lebih mendalam lagi tentang Penbuatan Lubang Resapan Biopori agar ditemukan terobosan-trobosan baru dalam peanggulangan sampah organik dan genangan air di Provinsi Sulawesi tengah